Wali Kota Metro, Bambang Imam Santoso, menerima audiensi dari Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro di ruang kerjanya, Kamis (17/4/2025). Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Ketua PDM Metro, Gustono, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi serta menyampaikan sejumlah agenda strategis organisasi. “Kehadiran kami hari ini atas nama pimpinan daerah Muhammadiyah. Kami ingin menyampaikan bahwa secara umum, Muhammadiyah selalu beriringan dengan visi dan harapan pemerintah,” ujar Gustono. Ia menambahkan, Muhammadiyah Kota Metro berkomitmen untuk mendukung penuh program-program dan visi misi pembangunan daerah yang ditujukan untuk pengembangan Kota Metro. Dalam kesempatan itu, Gustono juga memaparkan sejumlah rencana kegiatan, termasuk pelatihan pengolahan sampah organik yang akan digelar dalam waktu dekat. “Melalui Lazismu, kami akan menyelenggarakan pelatihan pengolahan sampah organik pada 25 April di SMK Muhammadiyah 1 Metro, dengan peserta sekitar 66 orang yang diharapkan Wali Kota Metro dapat hadir untuk membuka kegiatan sekaligus memberikan sambutan, ” terang Gustono. Selain itu, Gustono menyampaikan terkait persoalan pengelolaan lahan wakaf Edupark 29 yang merupakan fasilitas pendidikan yang diresmikan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro pada 16 Oktober 2024 yang berlokasi di Jalan Kepadang Banjarsari dan telah diamanahkan kepada PDM beberapa waktu lalu. “Tanah itu saat ini masih berstatus Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), atau lahan pertanian. Kami berharap ada arahan dari Pak Wali terkait alih fungsi lahan agar bisa digunakan secara optimal, mengingat lahan tersebut sudah dibangun masjid dan rencananya akan dijadikan kawasan pusat kegiatan umat seperti sport center, auditorium, pusat kegiatan lansia oleh Aisyiyah, dan fasilitas lainnya,” ungkapnya. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Metro menyambut baik inisiatif dan komitmen Muhammadiyah dalam mendukung pembangunan di Edupak 29 memiliki luas sekitar 6,5 hektare, yang menurutnya sangat potensial untuk pengembangan berbagai fasilitas umat. “Terkait tanah wakaf yang telah didirikan masjid, dan masih dalam zona LP2B, kita akan cari jalan keluar terbaik bersama,” ujar Bambang. Pada pertemuan tersebut, Bambang juga menyampaikan bahwa visi pembangunan Kota Metro ini sejalan dengan semangat yang diusung Muhammadiyah, terutama di sektor pendidikan. “Kita ingin membangun Kota Metro sebagai kota cerdas, berbasis jasa dan budaya yang religius,” terang Bambang. Hal tersebut juga telah banyak berdiskusi dengan Universitas Muhammadiyah Metro terkait pengembangan pendidikan dan amal usaha. “Saya bangga karena Universitas Muhammadiyah Metro kini sudah memiliki prodi unggulan, seperti Fakultas Kedokteran, yang bisa mendongkrak kualitas pendidikan kita,” ujarnya. Sementara itu, terkait pelatihan sampah organik oleh Lazismu, Bambang mengapresiasi inisiatif tersebut, dan menyebutnya sebagai langkah konkret mendukung pengelolaan sampah di Kota Metro.“Persoalan sampah itu sebenarnya punya potensi ekonomi, bukan sekadar limbah. Kita sedang mencari pola terbaik, termasuk menggandeng pihak ketiga,” ucapnya. Bambang menilai, pelatihan yang digagas Lazismu bisa menjadi cikal bakal kerja sama lebih luas antara pemerintah dan ormas dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Menurutnya, Lazismu dan Basnas juga berperan penting dalam penanggulangan kemiskinan yang ada di Kota Metro . “Saya yakin jika Lazismu, Lazisnu dan Basnas bersinergi dengan pemerintah, maka persoalan kemiskinan dan bencana bisa lebih cepat diatasi,” tegasnya.(Yl/Sr)
Walikota Metro Terima Audiensi Muhammadiyah Bahas Kerjasama dan Pengembangan Kota
Wali Kota Metro Kukuhkan Pengurus Dekranasda Kota Metro Periode 2025–2030
Pemerintah Kota Metro secara resmi mengukuhkan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Metro masa bakti 2025–2030 dalam sebuah upacara yang berlangsung khidmat di Aula Pemerintah Kota Metro, Kamis (17/4/2025). Pengukuhan tersebut dilaksanakan langsung oleh Wali Kota Metro, disaksikan oleh jajaran termasuk kepada OPD terkait, para pelaku UMKM, serta tamu undangan lainnya. Acara diawali dengan pembukaan, pembacaan laporan kegiatan, dan dilanjutkan dengan pelantikan serta sambutan dari sejumlah pejabat. Dalam sambutannya, Wali Kota Metro menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dikukuhkan, serta harapan besar agar Dekranasda mampu semakin maju dan berkontribusi nyata dalam memberdayakan para pengrajin serta melestarikan budaya lokal. “Atas nama Pemerintah Kota Metro, kami ucapkan selamat kepada seluruh pengurus Dekranasda periode 2025–2030. Kami harapkan jajaran ini mampu memajukan organisasi, serta memberikan manfaat nyata bagi pengrajin melalui pengembangan produk-produk unggulan daerah,” ujar Wali Kota. Ia menambahkan bahwa hal ini selaras dengan misi Pemerintah Kota Metro, khususnya pada poin ketujuh, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi kreatif dan pertanian perkotaan (urban farming). “Dekranasda harus lebih maju, membangkitkan industri kerajinan lokal. Dibutuhkan terobosan, inovasi, dan sinergi yang erat dengan pemerintah dan para mitra agar dapat bersaing di pasar global. Setelah dilantik, para pengurus tidak bisa hanya berdiam diri. Harus bergerak dan berinovasi demi perubahan Kota Metro yang lebih baik lagi,” ungkapnya. Ketua Panitia Pelaksana, Budiyono, SH, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan pengukuhan ini mengacu pada Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri. Tentang pengesahan pengangkatan pengurus Dekranasda Kota Metro masa bakti 2025–2030. “Kerajinan merupakan perpaduan keterampilan dan nilai seni yang tidak hanya memiliki keindahan, tetapi juga memberikan akses usaha dan pendapatan bagi masyarakat. Acara ini dilaksanakan pada hari Kamis, 17 April 2025, dan didanai melalui APBD Kota Metro Tahun Anggaran 2025,” jelasnya. Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Metro, Eny Sumiyati Bambang, menyampaikan apresiasi dan harapannya kepada seluruh pengurus yang telah dikukuhkan. Ia menegaskan bahwa Dekranasda memiliki peran penting dalam pembinaan UMKM dan pelestarian budaya. “Dekranasda merupakan organisasi nirlaba yang menghimpun pecinta dan pelaku seni kerajinan untuk mengembangkan usaha, serta meningkatkan kesejahteraan pengrajinnya, yang sebagian besar berasal dari pelaku usaha mikro dan kecil,” ucapnya. Berdasarkan hasil Musyawarah Nasional (Munas) Dekranas tahun 2024, ia juga menekankan pentingnya inovasi digital dalam mempromosikan dan memasarkan produk kerajinan lokal. “Kami mengajak seluruh pengurus untuk berkoordinasi dengan instansi terkait, serta bersama Dekranasda Provinsi Lampung melakukan pemutakhiran data pengrajin dan produk unggulan daerah. Dengan demikian, program kerja dapat berjalan optimal dan tepat sasaran,” tambahnya. Dengan dikukuhkannya pengurus baru Dekranasda Kota Metro, diharapkan organisasi ini dapat menjadi motor penggerak dalam pengembangan potensi kerajinan lokal, mendorong inovasi dan digitalisasi UMKM, serta memperkuat identitas budaya Kota Metro di kancah nasional maupun internasional. (Md/Rn/Sr)
Pemkot Metro Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Sosialisasi Sekolah Unggulan Garuda Bersama Kemendagri
Metro – Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kota Metro, Yulia Candra Sari, didampingi oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Metro serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi dan Sosialisasi Penyelenggaraan Sekolah Unggulan Garuda bersama Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri RI) Senin (14/04/2025). Kegiatan yang digelar secara virtual dari Ruang OR Setda Kota Metro, dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir. Dalam arahannya, Tomsi mengajak seluruh kepala daerah untuk aktif melakukan penanaman sebagai upaya menjaga ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan. Ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang dalam pengelolaan komoditas pangan guna menghindari gejolak harga, khususnya bawang merah, cabai merah, dan cabai rawit yang kerap menjadi pemicu inflasi. “Tidak perlu terlalu luas, namun cukup untuk memenuhi kebutuhan di wilayah masing-masing. Yang penting, kita harus mampu mengendalikan harga komoditas seperti bawang merah, cabai merah, dan cabai rawit,” ujarnya. Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, memaparkan Tinjauan Perkembangan Harga pada minggu kedua April 2025. Ia menyampaikan bahwa inflasi Tahun ke Tahun (Maret 2025 terhadap Maret 2024) tercatat sebesar 1,03%, sementara inflasi Bulan ke Bulan (Maret 2025 terhadap Februari 2025) sebesar 1,65%. “Inflasi bulan Maret 2025 tercatat lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya dan Maret 2024. Sedangkan inflasi tahunan Maret 2025 memang lebih tinggi dari bulan sebelumnya, namun lebih rendah dari Maret 2024,” terang Amalia. Ia menambahkan, inflasi bulanan Maret 2025 disebabkan oleh naiknya harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau, serta berakhirnya diskon tarif listrik sebesar 50%. Komoditas utama penyumbang inflasi di antaranya adalah bawang merah (24,07%), cabai rawit (13,67%), dan daging ayam ras (1,64%). Secara nasional, harga bawang merah, cabai merah, dan cabai rawit hingga minggu kedua April 2025 umumnya berada di atas rentang Harga Acuan Penjualan (HAP). Bawang merah mengalami kenaikan harga sebesar 8,67% dibanding Maret, cabai merah naik 3,79%, sementara cabai rawit justru menurun 6,15%. Dalam sesi sosialisasi Sekolah Unggulan Garuda, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Wamendiktisaintek) RI, Stella Christie, memaparkan rencana pembangunan SMA Unggul Garuda Baru. Program ini merupakan gagasan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang ingin menyediakan akses pendidikan berkualitas di seluruh pelosok tanah air. “Bapak Presiden Prabowo Subianto menilai bahwa akses terhadap pendidikan sains dan teknologi masih belum merata. Melalui Sekolah Unggulan Garuda, diharapkan siswa-siswi yang sebelumnya tidak memiliki kesempatan, kini bisa menikmati pendidikan yang berkualitas, dan turut berkontribusi dalam pengembangan sains dan teknologi nasional,” jelasnya. Program ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo-Gibran, pada poin keempat, yakni penguatan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, dan kesetaraan sosial.(Yl/Sr)
Universitas Muhammadiyah Metro Gelar Halal Bihalal, Wujudkan Silaturahmi dan Sinergi dalam Kesucian Idul Fitri
Bertemakan Menikmati dan Menebar Keindahan Islam Rahmatan Lil Alamin Universitas Muhammadiyah Metro menggelar acara halal bihalal, Minggu (13/04/2025). Universitas Muhammadiyah Metro menggelar kegiatan Halal Bihalal yang penuh kehangatan dan kekeluargaan, dihadiri oleh civitas akademika, pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah, serta sejumlah tokoh pemerintahan, termasuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro. Dalam suasana yang khidmat dan penuh kekeluargaan, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, menyoroti makna Halal Bihalal sebagai budaya hasanah khas Indonesia. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol kebersamaan pasca-Ramadhan, melainkan juga momentum untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan mempererat hubungan sosial antar sesama. “Halal bihalal ini bukan semata kegiatan formal. Ini budaya khas bangsa kita, yang mendorong kita untuk saling memaafkan dengan penuh keikhlasan. Ada kekuatan batin yang mendorong seseorang untuk berani meminta maaf dan memaafkan tanpa gengsi, terutama di bulan Syawal,” ungkap Wali Kota dalam sambutannya. Beliau juga mengapresiasi Universitas Muhammadiyah Metro atas perannya dalam mendukung pembangunan daerah, dan berharap terjalin sinergi yang kuat antara perguruan tinggi dan Pemerintah Kota Metro dalam mewujudkan visi “Kota Cerdas Berbasis Jasa dan Budaya Religius”. Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Metro Nyoto Suseno dalam sambutannya menekankan bahwa Halal Bihalal merupakan agenda rutin yang harus terus dilestarikan sebagai media silaturahmi dan rekonsiliasi antar elemen kampus. “Kami sangat bersyukur dan bahagia atas kehadiran semua pihak. Ini bukan sekadar ajang temu kangen, tapi juga refleksi bersama dan penguatan sinergi ke depan,” ujar Rektor. Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga mengungkapkan sejumlah pencapaian penting, salah satunya adalah terwujudnya Fakultas Kedokteran, sebuah cita-cita lama yang akhirnya terealisasi setelah 24 tahun dirintis. Tak hanya itu, universitas juga tengah menyiapkan program vokasi berbasis dunia kerja, sebagai respons atas tantangan pendidikan tinggi agar lebih berdampak pada masyarakat. “Kami akan meluncurkan tiga program studi vokasi yang dirancang agar mahasiswa lebih banyak belajar di lapangan. Kuliah bukan lagi sekadar di kelas, tetapi langsung pada praktik dan pemecahan masalah nyata,” jelasnya. Acara yang digelar di kediaman Wakil Rektor IV itu juga dihadiri oleh segenap dosen, tenaga kependidikan, keluarga besar kampus, dan masyarakat umum. Halal Bihalal ini juga menjadi ruang untuk melanjutkan mimpi-mimpi besar yang belum terwujud oleh para pendahulu, dengan semangat kolaborasi dan tanggung jawab bersama. Dengan usia yang telah mencapai 57 tahun, Universitas Muhammadiyah Metro terus menunjukkan komitmennya untuk berperan aktif dalam pembangunan pendidikan dan sosial di Kota Metro dan Provinsi Lampung. Acara ditutup dengan tausiah keagamaan dan ramah tamah, membawa semangat baru untuk terus bersinergi dalam membangun Kota Metro yang cerdas dan religius. (Md/Yd/Sr)
GOW Metro Gelar Musdalub, Wakil Wali Kota Dorong Peran Aktif Perempuan dalam Pembangunan
Wakil Wali Kota Metro, Rafieq Adi Pradana, secara resmi membuka Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) ke-2 Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Metro Tahun 2025. Acara penting ini berlangsung di aula Pemerintah Kota Metro pada hari Jumat (11/04/2025). Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Rafieq Adi Pradana menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kota Metro terhadap peran serta organisasi wanita dalam pembangunan daerah. Beliau menekankan bahwa wanita merupakan pilar penting dalam struktur sosial dan ekonomi, dan keberadaan GOW menjadi wujud komitmen bersama untuk memastikan aspirasi mereka didengar dan diimplementasikan dalam kebijakan publik. “Sebagai pelindung dalam Organisasi Wanita Kota Metro ini, saya sangat mendukung langkah-langkah yang diambil oleh organisasi ini untuk meningkatkan peran serta wanita dalam pembangunan Kota Metro,” ujar Wakil Wali Kota Rafieq Adi Pradana. Lebih lanjut, beliau mengapresiasi kerja keras panitia penyelenggara yang telah mempersiapkan Musdalub ke-2 GOW Kota Metro dengan baik. Beliau berharap musyawarah ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi seluruh anggota GOW dan Kota Metro secara keseluruhan. “Semoga musyawarah ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi kita semua. Mari kita jaga semangat kebersamaan dan kolaborasi yang telah terbangun di antara kita. Dengan bekerja bersama, kita dapat mencapai tujuan-tujuan besar yang kita impikan untuk Kota Metro,” tambahnya. Wakil Wali Kota juga mengajak seluruh peserta Musdalub untuk menjadikan momen ini sebagai refleksi bersama dalam upaya terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya kaum perempuan yang memiliki peran sentral dalam keluarga dan masyarakat. Sementara itu, Ketua Pelaksana Musdalub ke-2 GOW Kota Metro, Ibu Royahati, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memilih Ketua Umum GOW Kota Metro periode 2021-2026 dengan masa bakti 2025-2026. Hal ini dikarenakan Ketua GOW sebelumnya telah mengundurkan diri. Acara pembukaan Musdalub ke-2 GOW Kota Metro ini dihadiri oleh Penasehat GOW Kota Metro, Ketua I TP-PKK Kota Metro, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (PPPA-PPKB) Kota Metro, Ketua Panitia Musdalub ke-2 GOW Kota Metro, serta para anggota organisasi wanita se-Kota Metro. Dengan mengucapkan “Bismillahirohmannirrohim”, Wakil Wali Kota Metro secara resmi membuka Musyawarah Daerah Luar Biasa ke-2 (Musdalub) Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Metro Tahun 2025. Diharapkan, musyawarah ini dapat menghasilkan keputusan-keputusan strategis dan kepengurusan baru yang mampu membawa GOW Kota Metro ke arah yang lebih baik dan semakin berkontribusi bagi kemajuan Kota Metro.(Ydh/Sr/Ber/Rni/)
Rakor Bulanan – Pemerintah Kota Metro Berkomitmen Dalam Peningkatan Pelayanan Publik dan Ketahanan Pangan
Pemerintah Kota Metro kembali menunjukkan komitmen kuat dalam membenahi pelayanan publik dan sektor kesehatan dan pangan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) bulanan yang digelar di Aula Pemerintah Kota Metro, Rabu (09/04/2025). Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso mengawali rakor dengan menekankan pentingnya kerja sama yang solid antar instansi pemerintah dan menjadi pedoman bagi seluruh pihak untuk bekerja dengan arah dan target yang lebih terarah selama sebulan ke depan, terutama setelah masa libur panjang. “Kita baru memulai aktivitas kerja pasca libur panjang dan alhamdulillah langsung bisa melaksanakan rakor. Ini penting agar satu bulan ke depan kita bekerja dengan arah dan target yang lebih jelas,” ujarnya. Bambang juga menyoroti peran penting Bulog dalam menghadapi panen raya dan menjaga stabilitas harga gabah yang diharapkan Bulog dapat berperan tidak hanya menjadi penampung gabah, tetapi juga pelindung petani agar mereka dapat menikmati hasil panen mereka dengan harga yang layak dan terhindar dari praktik tengkulak yang merugikan. “Jangan sampai petani tidak menikmati hasil panennya karena harga jatuh di tangan tengkulak, sehingga saya berharap Bulog bisa menjaga kestabilan harga yang sudah ditetapkan oleh pemerintah yaitu dengan harga Rp6.500. Agar supaya seluruh petani dapat menikmati hasil panen dan menikmati hasil penjualannya sesuai dengan harga yang diharapkan,” tegas Bambang. Tak hanya itu, Bambang juga menginginkan Kota Metro sebagai pusat gudang Bulog dapat menjadi contoh dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Sebagai Wali Kota Metro, dirinya berpesan kepada seluruh OPD yang hadir untuk dapat menjadikan Rakor bulanan ini menjadi momentum untuk meningkatkan pelayanan dan responsivitas dengan mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tidak hanya melaporkan hal-hal positif, tetapi juga berani mengungkapkan permasalahan yang terjadi di masyarakat agar dapat ditangani secara bersama-sama. “Saya tidak ingin masyarakat merasa sendiri saat menghadapi masalah. Pemerintah harus hadir bahkan sebelum mereka meminta,” ujarnya. Wakil Wali Kota Metro, Muhammad Rafieq Adi Pradana, memaparkan sejumlah agenda prioritas, termasuk salah satu program unggulan yang dibahas adalah program pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga di hari ulang tahun atau dalam waktu 30 hari setelahnya yang dapat di akses masyarakat melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile dengan menggerakkan RT dan RW dalam pengumpulan data. Pemeriksaan kesehatan ini juga menjadi langkah awal dari kepedulian Pemerintah Kota Metro terhadap masyarakat dan juga sebagai penggerak minat masyarakat menjadi pendonor. Hal tersebut perlu dilakukan mengingat kebutuhan kantong darah di Kota Metro saat ini sangat tinggi, terutama karena keberadaan Rumah Sakit Regional 2 yang melayani warga dari dalam dan luar kota yang membutuhkan kurang lebih 2.500 kantong darah. Selain itu, isu penting lainnya yang disorot Wakil Wali Kota Metro adalah meningkatnya kasus gagal ginjal pada anak yang disinyalir berkaitan dengan kualitas jajanan sekolah. Menurutnya, penyebab gagal ginjal anak salah satunya adalah konsumsi makanan yang tidak sehat, seperti jajanan bertepung aci dan mengandung penyedap berlebihan (micin) yang tidak terkontrol. Untuk itu, Pemkot akan membentuk forum UMKM khusus jajanan sekolah dengan melibatkan Dinas Kesehatan dan Dinas UMKM. Langkah tersebut bertujuan membina pelaku usaha kecil agar memproduksi makanan yang aman dan memenuhi standar kesehatan.Rafieq juga mengungkapkan maraknya makanan beku (frozen food) yang rendah kandungan dagingnya, bahkan hanya berkisar antara 3 hingga 14 persen juga menjadi pemicu dari HD atau gagal ginjal. “Pada bulan April ini, saya minta Dinkes, Dinas Perdagangan, dan UMKM melakukan rapat dan koordinasi terkait hal tersebut, termasuk warung bakso, mie ayam, dan restoran lainnya,” tegasnya. Ia juga meminta, pengawasan tidak hanya pada bahan berbahaya seperti formalin atau daging palsu, tetapi juga pada dampak jangka panjang bagi kesehatan masyarakat. Sementara itu, terkait target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Metro pada awal April 2025 yang masih dinilai jauh dari diharapkan, dikarenakan masih adanya kebocoran retribusi pajak yang masih terjadi karena transaksi dilakukan secara non-digital. Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkot telah bekerja sama dengan sejumlah bank, termasuk Bank Mandiri, guna mengimplementasikan sistem digitalisasi pembayaran. “Bank Mandiri disebut telah siap mengelola sistem digital retribusi pasar yang sebelumnya telah sukses diterapkan di Tulang Bawang, “bebernya. Pemkot Metro juga merencanakan melakukan kunjungan ke restoran dengan volume transaksi besar untuk memastikan penggunaan sistem pembayaran yang dilakukan digital dan meminta Inspektorat untuk memastikan semua kebijakan dilaksanakan, serta aktif melakukan audit dan pengawasan yang lebih intensif.“Kita semua bekerja untuk membahagiakan masyarakat dan mencari rezeki yang halal,” tambahnya. (Yl/Sr)
Apel Mingguan Berbalut Silaturahmi: Pemkot Metro Gelar Halal Bihalal 2025
Suasana keakraban dan kehangatan mewarnai halaman Kantor Pemerintah Kota Metro pada Selasa pagi (8/4/2025). Pemerintah Kota Metro menggelar apel mingguan yang istimewa, menggabungkannya dengan acara Halal Bihalal dalam rangka mempererat tali silaturahmi pasca Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Apel yang diikuti oleh seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Metro ini terasa berbeda dengan nuansa penuh kekeluargaan. Usai pelaksanaan apel rutin, seluruh peserta saling bersalaman dan bermaaf-maafan, mencerminkan semangat kebersamaan dan persaudaraan yang kental. Walikota Metro, Bambang Iman Santoso, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Bulan Syawal merupakan momentum yang baik untuk mempererat tali persaudaraan, kekeluargaan, persatuan, dan kesatuan di antara sesama umat muslim. Beliau menekankan bahwa silaturahmi dan Halal Bihalal bukan hanya sekadar tradisi, melainkan kesempatan berharga untuk saling memaafkan dan memperbarui komitmen dalam membangun Kota Metro yang lebih maju dan sejahtera. “Halal bihalal bukan hanya sekedar tradisi, tetapi, merupakan kesempatan bagi kita untuk saling memaafkan, mempererat tali silaturahmi dan memperbarui komitmen kita dalam bekerja membangun Kota Metro yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Walikota Bambang Iman Santoso di hadapan seluruh peserta apel dan Halal Bihalal. Pada kesempatan tersebut, Walikota Bambang Iman Santoso atas nama jajaran Pemkot Metro serta pribadi dan keluarga, menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin yang sedalam-dalamnya atas segala kekurangan, kekhilafan, maupun hal-hal yang kurang berkenan selama berinteraksi. Selanjutnya Bambang berharap seluruh ASN yang hadir dapat berjiwa besar dan memberikan maaf secara tulus dan ikhlas. “Saya berharap kepada kita semua yang hadir pada kesempatan ini, agar senantiasa berjiwa besar dan harapannya agar bersedia memberikan maaf secara tulus dan ikhlas terhadap saudara-saudaranya,” lanjutnya. Lebih lanjut, Walikota Bambang Iman Santoso mengajak seluruh jajaran Pemkot Metro untuk terus memantapkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dengan saling mengingatkan dalam kebaikan. Tak hanya itu, Wali Kota Metro Beliau meminta kepada peserta apal untuk berniat baik dan setiap langkah dalam menjalankan tugas akan mendapatkan imbalan pahala dari Allah SWT. Acara Apel Mingguan sekaligus Halal Bihalal ini diakhiri dengan saling bersalaman dan ramah tamah antar seluruh peserta, mempererat hubungan personal dan profesional di lingkungan Pemerintah Kota Metro. Diharapkan, semangat saling memaafkan dan kebersamaan ini dapat terus terjaga dan meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat Kota Metro. (Ydh/Sr/Rni/Ber)
Hari Pertama Lebaran, Wakil Walikota Metro Gelar Open House Halal Bihalal di Rumah Dinas
Metro, 31/03/2025 Pada hari pertama Lebaran, Wakil Walikota Metro, M. Rafiq Pradana, mengadakan acara open house halal bihalal di rumah dinasnya. Acara ini dihadiri oleh sejumlah jajaran Pemerintahan Kota Metro serta masyarakat setempat, yang datang untuk saling bersilaturahmi dan mempererat hubungan antar sesama. Acara halal bihalal yang terbuka untuk umum menjadi momen penting bagi masyarakat dan Pemerintah Kota Metro untuk mempererat silaturahmi, terutama setelah menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Wakil Walikota Metro, M. Rafiq Pradana, menyatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat tali persaudaraan serta membangun hubungan yang lebih harmonis antara pemerintah dan masyarakat. Sebagai bagian dari tradisi Idul Fitri, acara ini diharapkan bisa menjadi momentum untuk memperbaharui semangat kebersamaan dan saling memaafkan, serta mendukung terciptanya keharmonisan dalam kehidupan sosial di Kota Metro. (Md/Sr)
Metro Siap Menuju Smart City Digital Transaction
Wakil Wali Kota Metro, Rafieq Adi Pradana, menghadiri audiensi dengan Kepala BPKAD dan BPPRD bersama dengan perwakilan dari Bank Indonesia dan Bank Lampung untuk membahas langkah-langkah strategis dalam mewujudkan Metro sebagai smart city yang berfokus pada transaksi digital. Audiensi tersebut dilaksanakan di ruang kerja Wakil Wali Kota Metro dan dihadiri oleh perwakilan dari kedua bank serta sejumlah pejabat terkait, Selasa (25/03/2025). Dalam pertemuan tersebut, Rafieq Adi Pradana menyampaikan komitmennya untuk mengembangkan Kota Metro sebagai smart city yang mengutamakan kemajuan teknologi, terutama dalam bidang transaksi digital. Ia juga menekankan bahwa pengembangan ini sangat penting untuk mendukung efisiensi layanan publik, mempermudah transaksi ekonomi, serta meningkatkan inklusi keuangan bagi masyarakat Metro. “Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Bank Indonesia dan Bank Lampung dalam mewujudkan visi Metro menjadi smart city. Melalui transformasi digital, kami ingin memastikan bahwa seluruh aspek kehidupan warga kota, dari transaksi harian hingga layanan pemerintahan, dapat berjalan lebih efisien dan aman,” ucap Rafieq. Selanjutnya, Wakil Wali Kota Metro menyatakan komitmen Pemerintah Kota untuk mendukung penuh inisiatif ini. “Kami percaya bahwa digitalisasi transaksi akan membawa banyak manfaat bagi masyarakat Metro, seperti kemudahan, kecepatan, dan transparansi,” lanjutnya. Sementara itu, perwakilan Bank Indonesia, Agus Kurniawan, mengungkapkan dukungannya terhadap inisiatif tersebut. Bank Indonesia siap untuk memberikan dukungan dalam hal pengembangan sistem pembayaran digital, serta memperkenalkan berbagai teknologi finansial yang dapat mempermudah transaksi bagi masyarakat Metro. “Metro memiliki potensi besar untuk menjadi contoh bagi kota-kota lain dalam penerapan transaksi digital. Dengan dukungan teknologi yang tepat, kami yakin Metro bisa menjadi kota yang lebih modern dan inklusif dalam hal layanan keuangan,” kata Agus. Bank Lampung juga menambahkan bahwa mereka siap untuk berkolaborasi dalam menghadirkan solusi digital yang lebih mudah diakses oleh masyarakat, terutama dalam hal perbankan dan transaksi digital lainnya. Kerjasama dengan Pemerintah Kota Metro diharapkan dapat mempercepat implementasi dan adopsi teknologi digital di berbagai sektor. Audiensi ini menjadi langkah awal bagi Metro untuk menuju masa depan yang lebih digital, dengan harapan agar transformasi ini dapat menciptakan kota yang lebih efisien, cerdas, dan berkelanjutan. Pihak terkait berjanji untuk terus berkoordinasi dalam mempersiapkan berbagai kebijakan dan infrastruktur yang dibutuhkan untuk mewujudkan tujuan tersebut. Dengan semakin dekatnya implementasi sistem transaksi digital di Metro, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari mereka.(Yd/Brn/Sr)
Kolaborasi antara Bank Mandiri dan Pemkot Metro untuk Percepatan Digitalisasi dan Peningkatan PAD
Bank Mandiri Cabang Metro Barat lakukan Audensi dengan Wali Kota Metro dan Wakil Wali Kota Metro beserta jajaran guna membahas kolaborasi dalam percepatan digitalisasi dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sistem pembayaran digital yang lebih efisien dan transparan. Kepala Cabang Bank Mandiri Metro Barat, Muthia khairunnisa Hapsari, menyampaikan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan Pemkot Metro untuk mewujudkan visi Metro sebagai kota cerdas berbasis jasa dan budaya dan 9 program, salah satunya terkait infrastruktur dan digitalisasi. “Saya rasa kalau digabungin sama budaya bank mandiri itu sudah sangat cocok, termasuk pengembangan infrastruktur, teknologi informasi, guna menjadikan kota metro sebagai kota berbasis digital Itu tentunya Bank Mandiri siap mendukung tidak hanya menawarkan produk keuangan, tetapi juga solusi inovatif untuk mempercepat digitalisasi di berbagai sektor, “ujarnya. Sebagai bukti nyata, Bank Mandiri memaparkan keberhasilannya dalam digitalisasi sistem retribusi pasar di Kabupaten Tulang Bawang dengan melalui sistem e-retribusi yang diluncurkan pada Maret 2024, sehingga PAD dari sektor pasar meningkat drastis hingga 1.400% dalam waktu delapan bulan. “Awalnya, pendapatan dari retribusi pasar hanya puluhan juta rupiah per tahun, tapi dengan digitalisasi, angka ini melonjak menjadi ratusan juta rupiah,”paparnya. Selain di pasar, Bank Mandiri juga telah mengimplementasikan sistem digitalisasi di sektor pariwisata dan perparkiran dengan penggunaan e-money, kartu debit/kredit, serta QRIS di tempat wisata dan parkiran yang berhasil menutup celah kebocoran PAD. Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Metro, M. Rafieq Adi Pradana, menegaskan ambisinya agar Kota Metro dapat memenangkan penghargaan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) tahun ini yang memerlukan dorongan transaksi digital di seluruh aspek pemerintahan dan ekonomi kota. “Saat ini masih banyak potensi PAD yang tertahan karena utang masyarakat kepada Pemkot. Jika kita bisa menagih semua, pembangunan di Kota Metro, maka Kota Metro bisa lebih maju,” ujarnya. Ia juga mengungkapkan bahwa target digitalisasi transaksi di Kota Metro selama 5 tahun telah mencapai 80%.Namun untuk mencapai 90-95%, Pemerintah Kota Metro masih memiliki tantangan dari sektor UMKM yang lebih memilih transaksi tunai serta beberapa pelaku usaha besar yang masih belum mengunakan sistem digital. Dalam diskusi tersebut, Wakil Wali Kota Metro juga menyoroti kendala dalam sistem pembayaran pajak dan retribusi yang saat ini baru bekerjasama dengan Bank Lampung dan Bank BCA. “Kami ingin semua bank, termasuk Bank Mandiri, bisa langsung host-to-host dalam pembayaran pajak dan retribusi,”pintanya. Rafieq juga berharap Bank Mandiri Kota Metro dapat memfasilitasi ATM di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Metro, mengingat banyaknya transaksi pembayaran retribusi perizinan yang dilakukan di tempat tersebut. “Kalau kami mau memprioritaskan pembayaran izin melalui Bank Mandiri, sehingga kami juga harus didukung dengan ada ATM di MPP. Ini penting agar masyarakat tidak punya alasan untuk tetap membayar tunai,” jelasnya. Menurutnya, dengan adanya pembayaran melalui digitalisasi dan ATM akan membantu pemerintah dalam melakukan penghapusan penggunaan bukti pembayaran berbasis kertas dan menggantinya dengan sistem digital yang lebih praktis dan efisien. Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyambut baik inisiatif ini dan menegaskan dukungannya terhadap digitalisasi Kota Metro bersama Bank Mandiri. “Kami sangat mendukung upaya ini. Kota Metro harus maju dan siap bersaing dengan kota-kota lain dalam digitalisasi layanan publik,” tegasnya. Dengan kolaborasi yang semakin erat antara Pemkot Metro dan Bank Mandiri, diharapkan berbagai tantangan dalam digitalisasi layanan publik dapat teratasi. “Transformasi digital bukan hanya meningkatkan efisiensi layanan, tetapi juga mencegah kebocoran PAD serta mendukung pembangunan Kota Metro yang lebih modern dan maju, “ungkapnya. (Yl/Sr)