Minggu (27/04/2025) Wali Kota Metro H. Bambang Iman Santoso, menghadiri kegiatan senam bersama Lansia Lanjut Usia Indonesia (LLI) di Lapangan Sepakbola Hadimulyo Timur, Minggu pagi. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta senam yang antusias mengikuti gerakan demi gerakan yang dipandu oleh instruktur. Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas semangat para lansia yang tetap aktif dan menjaga kesehatan melalui kegiatan positif seperti senam. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Metro akan terus mendukung kegiatan-kegiatan yang mendorong pola hidup sehat di tengah masyarakat. “Ini bukti bahwa usia bukan penghalang untuk tetap bugar dan bahagia. Dimana usia manusia tidak menjadi batasan untuk seseorang tetap sehat dan bahagia, melainkan kesehatan dan bahagia merujuk pada kesejahteraan mental dan emosional,” kata Bambang Lanjutnya, hal ini dapat dilihat dari potensi dan kemampuan yang tidak pandang usia, akan tetapi yang memiliki potensi dan kemampuan untuk tetap sehat dan bahagia, serta yang memiliki semangat dan motivasi yang tepat. “Terlebih nya inspirasi dan motivasi kepada lansia agar tetap lebih akti, sehat dan bahagia dalam menjalani hidup,” ujar Wali Kota. Acara berlangsung meriah dengan nuansa kebersamaan dan penuh semangat, menjadi wadah silaturahmi sekaligus sarana menjaga kebugaran tubuh bagi masyarakat Hadimulyo Timur dan sekitarnya. (Md/Sr)
Tasyakuran Sertifikasi Dosen Unisla, Walikota Minta Unisla Ikut Dukung Metro Sebagai Kota Cerdas
Dorong peningkatan mutu dan komitmen akademik Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, menghadiri acara tasyakuran atas keberhasilan enam dosen Universitas Islam Lampung (UNISLA) Kota Metro yang telah meraih sertifikasi dosen sebagai bentuk pengakuan pemerintah pusat terhadap kualitas dan profesionalisme para dosen UNISLA. Dalam sambutannya, Wali Kota Metro menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada para dosen yang telah menunjukkan dedikasi dalam dunia akademik. “Sertifikasi ini bukan hanya bukti pencapaian administratif, tetapi juga bentuk penghargaan terhadap kompetensi dan integritas para pendidik,” ungkap Bambang saat memberikan sambutan, Sabtu (26/04/2025). Bambang menuturkan bahwa Sertifikasi dosen merupakan salah satu indikator penting dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia sehingga harapannya capaian ini dapat membawa manfaat tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa secara luas. “Semoga keberkahan menyertai apa yang didapat hari ini dan menjadi motivasi untuk terus memberikan kontribusi terbaik,” kata Bambang. Ia juga berharap para dosen yang belum tersertifikasi dapat termotivasi untuk mengikuti jejak enam rekan mereka. “Ini harus menjadi penyemangat. Ayo kita sama-sama berjuang agar semakin banyak dosen UNISLA tersertifikasi,” ajaknya. Dirinya juga menegaskan bahwa kehadirannya bukan semata sebagai kepala daerah, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar UNISLA yang mengajak seluruh sivitas akademika untuk bersama-sama membangun kampus menuju visi sebagai kampus unggulan. “Dulu Metro dikenal sebagai kota pendidikan, sekarang kita tingkatkan menjadi kota cerdas. UNISLA harus ikut dalam transformasi ini,” tegas Bambang. Sebagai kota cerdas, Bambang juga merasa bangga kegiatan Festival Guru dan murid yang diikuti oleh 5.000 peserta dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendikdasmen-RI), Prof. Abdul Mu’ti, M.Ed.Ia juga mengingatkan agar keberhasilan yang diraih oleh 6Dosen UNISLA ini tidak membuat siapa pun merasa tinggi hati atau berpuas diri. “Mari tetap rendah hati. Jangan merasa cukup. Justru dengan pencapaian ini, harus lebih semangat lagi meningkatkan kualitas dosen, tidak hanya dari sisi jumlah jam mengajar, tetapi juga dari inovasi pembelajaran, ” tekannya. Menurutnya, kemajuan zaman di era sekarang menuntut dosen untuk dapat beradaptasi, kreatif, dan mampu menyampaikan ilmu dengan cara yang menarik dengan terus meningkatkan kualitas SDM dan sistem pembelajaran yang ada. Sertifikasi ini, menurutnya, menjadi bentuk tanggung jawab baru yang melekat pada para dosen untuk terus memperkaya diri. “Jangan sampai hanya sekadar menyelesaikan kewajiban, tapi dosen juga harus berkembang sebagai ilmuwan dan pembimbing mahasiswa,” pesannya. Sementara itu, Rektor UNISLA Metro Dr.Muslim, M. Pd. I juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wali Kota dalam acara yang menurutnya menjadi salah satu momen penting bagi kampus UNISLA. “Kami juga ucapkan selamat kepada dosen yang lolos sertifikasi. Semoga ini meningkatkan semangat untuk menjalankan tridarma perguruan tinggi,” ujar Rektor. Muslim juga berharap UNISLA Metro dapat terus memberikan kontribusi yang positif bagi kemajuan bangsa dan negara. “Semoga UNISLA Metro dapat terus menjadi perguruan tinggi yang unggul dan terdepan dalam bidang pendidikan di Indonesia, khususnya di Kota Metro, ” tuturnya. (Yl/Sr)
GELARAN KE-4 SAY WAWAY 2025 RESMI DIBUKA, ANGKAT KREATIVITAS FASHION KOTA METRO
Kota Metro kembali menunjukkan eksistensinya di dunia fashion dengan dibukanya secara resmi gelaran keempat SAY WAWAY 2025 (Say No Waste is Our Way). Acara tahunan yang diinisiasi oleh Komunitas Pegiat Fashion (KOMPASION) ini menjadi wadah kreatif bagi para desainer lokal dan regional untuk menampilkan karya terbaik mereka, Sabtu (26/04/2025). Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Metro Rafieq Adi Pradana, mengungkapkan kebanggaannya terhadap perkembangan dunia fashion lokal. Menurutnya, SAY WAWAY merupakan bukti bahwa Kota Metro memiliki sumber daya manusia yang tidak hanya kreatif, tetapi juga kapabel dalam menciptakan inovasi. Bertempat di Taman Merdeka Kota Metro, SAY WAWAY menjadi contoh nyata bahwa gerakan kreatif bisa bersinergi dengan nilai-nilai keberlanjutan. Tema besar “Say No Waste” yang diusung acara ini menjadi seruan kuat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, melalui pemanfaatan limbah tekstil dan bahan ramah lingkungan dalam desain fashion. Sebanyak 11 desainer dari Kota Metro, Kota Bandar Lampung, dan Kabupaten Lampung Timur turut serta dalam gelaran ini. Mereka menampilkan karya-karya inspiratif yang menggabungkan unsur budaya lokal dengan tren fashion masa kini. Keterlibatan para desainer dari berbagai daerah menunjukkan bahwa acara ini bukan sekadar ajang unjuk karya, tetapi juga menjadi titik temu penting bagi pertukaran ide, kolaborasi, dan peningkatan kualitas industri fashion di Provinsi Lampung. Wakil Wali Kota Metro menyatakan bahwa kegiatan seperti SAY WAWAY adalah bentuk nyata dari geliat ekonomi kreatif daerah. Ajang ini tidak hanya memamerkan karya, tetapi juga menggerakkan sektor UMKM, seni, dan budaya secara bersamaan. “Dengan dilaksanakannya SAY WAWAY ke-4 ini, diharapkan akan tercipta dampak positif yang berkelanjutan bagi pelaku industri fashion, khususnya dalam mengangkat wastra Lampung ke panggung nasional maupun internasional. Antusiasme masyarakat dan dukungan pemerintah daerah menjadi energi besar bagi terselenggaranya acara ini,” katanya. Selanjutnya, Rafieq juga menekankan bahwa hal ini menunjukkan Kota Metro memiliki ekosistem yang kondusif untuk perkembangan dunia kreatif. Selain fashion show, SAY WAWAY 2025 juga menghadirkan sejumlah kegiatan menarik seperti talkshow, workshop, dan pameran produk. Ragam aktivitas ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus hiburan bagi pengunjung. “Gelaran tahun ini tidak hanya menjadi ajang selebrasi, tetapi juga refleksi atas bagaimana fashion bisa menjadi alat perubahan sosial dan lingkungan. Komitmen terhadap konsep sustainable menjadi pesan utama yang diangkat oleh seluruh desainer,” ujarnya. Menurutnya, kehadiran komunitas, desainer, pelaku UMKM, dan masyarakat umum dalam satu panggung menunjukkan kekuatan kolaborasi dalam memajukan daerah. SAY WAWAY menjadi simbol pergerakan baru fashion yang lebih sadar lingkungan dan budaya. Dekranasda Kota Metro berharap agar gelaran ini bisa terus berlanjut dan semakin luas jangkauannya. Mereka menyambut baik inisiatif-inisiatif serupa yang mendorong ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Acara ini ditutup dengan pernyataan resmi pembukaan oleh Wakil Wali Kota Metro, yang menyampaikan, “Bismillahirrahmaanirrahim, Gelaran ke-4 SAY WAWAY 2025 secara resmi saya nyatakan DIBUKA,” disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin. Dengan semangat kebersamaan, kreativitas, dan keberlanjutan, SAY WAWAY 2025 menjadi tonggak penting dalam perkembangan fashion berwawasan lingkungan, sekaligus mempertegas posisi Kota Metro sebagai kota kreatif di Lampung. (Yd/Sr).
Lazismu Gelar Pelatihan Pengelolaan Sampah Organik
Upaya penanganan sampah di Kota Metro Lazismu mengadakan pelatihan pengelolaan sampah organik. Kegiatan yang diikuti oleh 65 peserta dari seluruh kelurahan ini resmi dibuka oleh Wali Kota Metro. Dengan harapan besar terhadap transformasi sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan. Wali Kota Metro dalam sambutan menegaskan bahwa sebagian besar sampah yang dihasilkan di Kota Metro merupakan sampah organik. “Namun, hal ini justru menjadi peluang besar bagi masyarakat untuk mengelolanya menjadi kompos, pupuk organik, hingga menjadi usaha produktif berbasis komunitas. Sehingga, pelatihan hari ini menjadi langkah penting. Bukan hanya untuk menambah pengetahuan, tetapi juga untuk membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita semua,” ujarnya. Sambungnya, Wali Kota Bambang Iman Santoso juga menekankan pentingnya tindak lanjut dari kegiatan ini agar tidak berhenti pada seremoni semata. Ia berharap hasil pelatihan ini dapat diaplikasikan langsung oleh masyarakat, sehingga pengelolaan sampah tak lagi menjadi momok, melainkan peluang ekonomi yang menjanjikan. Ketua Lazismu Kota Metro, Bekti Satriadi menyampaikan bahwa keterlibatan Lazismu dalam pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui pilar lingkungan hidup. Salah satu inisiatif unggulannya adalah Program Sedekah Sampah, di mana hasil pengelolaan sampah digunakan untuk pembelian kitab suci, alat ibadah, serta mendukung kegiatan keagamaan. “Komunitas Hijau ini adalah wadah inklusif yang menghimpun siapa pun yang peduli terhadap lingkungan tanpa membedakan latar belakang. Lazismu bergabung sejak awal karena kami percaya kebaikan bisa dimulai dari sampah yang dikelola dengan benar,” jelasnya. Dengan mengusung tema Lazismu Green Impact: Komposkan Sampah, Hijaukan Bumi, Bantu Sesama’ kegiatan ini diharapkan mampu mengurangi volume sampah di Kota Metro sekaligus meningkatkan nilai ekonomi bagi warga. “Pelatihan ini akan berlangsung selama tiga bulan dan dibimbing oleh tim dari Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Metro di bawah asuhan Dr. Agus Sutanto, M.Si. Tahap pertama akan difokuskan pada produksi kompos, pupuk cair, dan nikoenzim. Lanjutnya, para peserta akan mempraktikkan ilmu yang diperoleh langsung di lingkungan tempat tinggalnya,” terang Bekti. Pada bulan kedua, peserta akan mengikuti pelatihan lanjutan tentang budidaya tanaman menggunakan hasil pengelolaan sampah organik tersebut, sehingga manfaat dari pelatihan ini benar-benar dapat dirasakan secara berkelanjutan. Tak hanya sampai disitu, Ketua Pelaksana menekankan bahwa pelatihan ini bukan hanya sekadar program, melainkan gerakan kolektif yang mengedepankan nilai-nilai sosial dan ekologis. Serta mengajak seluruh elemen Muhammadiyah, komunitas, serta masyarakat umum untuk mendukung gerakan ini secara aktif. “Mari jadikan pengelolaan sampah sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan amal kebaikan kita bersama. Semoga pelatihan ini dapat menjadi tonggak perubahan bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat yang lebih sehat dan mandiri,” pungkas Bekti. (Md/Sr)
Turnamen Tenis COPA Meri Tennis Club Antar Klub Resmi Digelar di Kota Metro
Metro, 25 April 2025 — Semangat olahraga menyala di Kota Metro dengan digelarnya turnamen tenis lapangan COPA Meri Tennis Club Antar Klub, yang melibatkan para petenis muda dari berbagai daerah di Provinsi Lampung. Turnamen ini merupakan inisiatif dari anak-anak muda yang tergabung dalam komunitas tenis, dengan tujuan mempererat silaturahmi antar klub dan menumbuhkan bibit-bibit atlet berprestasi. Acara ini dibuka langsung secara resmi oleh Wali Kota Metro yang turut hadir bersama para tokoh penting, termasuk pelatih-pelatih tenis dari daerah sekitar. Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini dan berharap turnamen bisa menjadi ajang pencarian bakat yang konsisten di masa mendatang. “Atas nama pemerintah dan masyarakat olahraga Kota Metro, saya menyambut baik dilaksanakannya kejuaraan ini. Semoga kompetisi ini dapat menghasilkan bibit-bibit atlet yang membanggakan dan mengharumkan nama Kota Metro serta Provinsi Lampung di kancah nasional,” ujarnya. Dengan nada santai namun penuh makna, beliau juga sempat berseloroh mengingatkan pentingnya latihan untuk mencapai prestasi. “Latihan itu membuat kita sempurna, maka berhati-hatilah dengan apa yang sedang kita latih,” ungkapnya. Turnamen ini mengangkat istilah “Copa” sebagai simbol ajakan untuk bertanding bersama. Salah satu panitia menjelaskan, “Rupanya ‘Copa’ ini maksudnya mari bertanding bersama, ayo mari-mari kita bertanding,” katanya dengan semangat. Bahkan, dalam suasana penuh keakraban, salah satu panitia sempat mengajak Wali Kota langsung bermain di lapangan. Ajang ini diikuti oleh berbagai klub tenis dari Metro dan Bandar Lampung, sebagai bentuk komitmen menjaga serta mengembangkan prestasi yang telah diraih. Salah satunya adalah keberhasilan tim Kota Metro dalam ajang Porprov Lampung, di mana mereka berhasil meraih tujuh medali emas. “Alhamdulillah, kita dari Metro berhasil menjadi juara pertama di Porprov. Ini semua berkat kerja keras dan pembinaan yang baik dari PLD Bapak Haris,” kata salah satu panitia. Wali Kota juga menegaskan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas selama turnamen berlangsung, dan mengajak semua peserta untuk menjadikan kompetisi ini sebagai wadah membangun keakraban serta memperkuat persaudaraan antar klub. “Kemenangan harus diraih dengan cara yang sportif. Dan jika kalah, terimalah dengan lapang dada. Jadikan kekalahan sebagai kemenangan yang tertunda,” tuturnya. Dengan semangat dan optimisme yang tinggi, turnamen tenis COPA Meri Tennis Club ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum kebangkitan olahraga tenis di tingkat lokal. Turnamen ini resmi dibuka dengan ucapan “Bismillahirrahmanirrahim, Kopa Tennis Tournament secara resmi saya nyatakan dibuka! Selamat bertanding!” kata Bambang. Acara pun ditutup dengan harapan agar kegiatan serupa terus berlanjut, menjadi sarana hiburan bagi masyarakat serta wadah pengembangan atlet-atlet berbakat dari seluruh penjuru Lampung. (Yd/Sr)
Kolaborasi Pemkot Metro dan Gerakan Pramuka: Menuju Kota Metro yang Lebih Maju dan Berkarakter
Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, S.Sos., M.Pd.I., mengadakan audiensi dengan Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Metro, dr. Silfia Naharani, Sp.KKLP., M.M., beserta jajaran pengurus. Dengan diberikannya handuk, Audiensi yang berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota ini sebagai simbolis bahwa Wali Kota Metro ditunjuk menjadi Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka sekaligus membahas sinergi antara Pemerintah Kota Metro dan Gerakan Pramuka dalam membangun kota yang lebih maju dan berkarakter. Kakak dr. Silfia Naharani mengawali pertemuan mengungkapkan bahwa Pramuka bukan hanya sekadar organisasi ekstrakurikuler, melainkan mitra strategis pemerintah dalam berbagai program pembangunan. “Kami tidak hanya fokus pada kegiatan pramukaan di sekolah-sekolah, tetapi juga mempersiapkan calon guru sebagai pembina pramuka yang berkualitas. “Kerjasama dengan lembaga pendidikan, khususnya perguruan tinggi keguruan, menjadi kunci keberhasilan program ini,” jelasnya. Para calon guru juga dilatih untuk mengintegrasikan nilai-nilai kepramukaan ke dalam proses pembelajaran melalui pelatihan khusus dalam bidang kepramukaan, termasuk ilmu kepramukaan dasar hingga teknik-teknik khusus. “Tak hanya itu kami juga memberikan pembinaan bagi siswa SMP yang akan melanjutkan ke SMA, bertujuan untuk meningkatkan prestasi akademik dan non-akademik siswa, sehingga mereka memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi persaingan di jenjang pendidikan yang lebih tinggi,”tambah dr. Silfia. Turut serta juga siswa yang. berprestasi akan diberikan kesempatan untuk mengikuti kompetisi tingkat nasional dan internasional dengan dukungan pendanaan dari berbagai sumber, termasuk beasiswa. “Keberhasilan siswa kita dalam kompetisi internasional, telah menjadi kebanggaan kita semua. Sehingga saya berharap dukungan dan support dari pemerintah untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan pelatihan kepada, khususnya para calon guru, ” tuturnya, Kamis (24/042025). Pada pertemuan tersebut, Dr. Silfia juga menyampaikan beberapa kebutuhan Kwarcab Kota Metro, terutama terkait sarana dan prasarana dan lokasi pelaksanaan Pramuka yang memadai di Kota Metro. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso menyatakan apresiasinya terhadap peran dan kontribusi yang telah diberikan oleh organisasi Gerakan Pramuka dalam pembangunan Kota Metro yang dinilai sangat penting dan tidak dapat diabaikan dalam pendidikan karakter generasi muda. “Pramuka mengajarkan kemandirian, agama, kedisiplinan, dan berbagai keterampilan hidup lainnya, untuk membentuk generasi muda yang multitalenta, berkarakter, dan patriotik, ” lanjutnya. Terlebih, pendidikan moral Pancasila yang diganti dengan PPKN merupakan bagian dari pembelajaran dalam Pramuka tentang nilai-nilai Pancasila.Sebagai Wali Kota Metro, Bambang juga menekankan adanya revitalisasi kehadiran Pramuka di sekolah-sekolah. “Kita perlu meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan kepramukaan. Saya ingin melihat kegiatan kepramukaan di sekolah-sekolah kembali bergairah,” kata Wali Kota Bambang. Ia menginginkan bukan hanya seragam Pramuka yang dikenakan, tetapi juga kegiatan kepramukaan yang sesungguhnya dijalankan secara aktif sejak usia dini. (Yl/Fq)
SKPT Kota Metro Kelebat Monitoring Swalayan Terhadap Temuan Produk Makanan Mengandung Babi
Pemerintah Kota (Pemkot) Metro bergerak cepat terkait adanya temuan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait sembilan produk makanan olahan yang mengandung unsur babi (porcine), dimana Tujuh dari sembilan produk tersebut bahkan telah mengantongi sertifikat halal. Tim Sistem Keamanan Pangan Terpadu (SKPT) Kota Metro yang dipimpin oleh Asisten II Sekda Bagian Pembangunan dan Ekonomi, Kepala Dinas KP3 yang diwakili Bidang Ketahanan Pangan sebagai Sekretariat tim, didampingi oleh Bidang lingkup DKP3, Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan, Kementerian Agama, dan Satgas Pangan langsung mengambil langkah-langkah konkret untuk melindungi masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim SKPT Kota Metro, Yerri Ehwan, melakukan respon cepat terhadap informasi yang disampaikan melalui Siaran Pers Nomor 242/KB.HALAL/HM.1/04/2025 pada tanggal 21 April 2025 dari BPJPH dan BPOM. “Kami Tim SKPT hari ini lakukan pengawasan secara langsung yang dilakukan di sejumlah retail modern, termasuk Indomaret Fresh, PB Swalayan, Superindo, Chandra, dan Alfa Midi,”ujarnya, Rabu (23/04/2025). Menurutnya, hal ini dilakukan sebagai tindakan tegas pemerintah untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam mengonsumsi produk-produk makanan yang terindikasi mengandung unsur babi masih beredar dipasaran. “Dari hasil monitoring di lapangan, kami masih menemukan adanya beberapa retail yang masih memajang produk-produk (marshmallow) di rak-rak display dan kami langsung melakukan tindakan tegas dengan penarikan terhadap produk-produk yang masih dipajang,”bebernya. Yerri mengungkapkan bahwa ada beberapa retail juga yang ditemukan telah proaktif menarik dan mengembalikan produk ke distributor. “Kerjasama Pemkot Metro dan retail merupakan kunci keberhasilan penarikan cepat ini, “terangnya. Dalam paparannya, Ketua Tim SKPT Kota Metro menyebutkan 9 produk makanan olahan yang terdeteksi mengandung unsur babi adalah Corniche Fluffy Jelly (Filipina) yang bersertifikat halal, Corniche Marshmallow Rasa Apel Bentuk Teddy (Filipina) bersertifikat halal, ChompChomp Car Mallow (China) bersertifikat halal, ChompChomp Flower Mallow (China) bersertifikat halal, ChompChomp Marshmallow Bentuk Tabung (China) bersertifikat halal, Hakiki Gelatin bersertifikat halal, Larbee – TYL Marshmallow Isi Selai Vanila (China) bersertifikat halal, AAA Marshmallow Rasa Jeruk (China) tanpa sertifikat halal dan SWEETIME Marshmallow Rasa Coklat (China) tanpa sertifikat halal. Fakta bahwa tujuh dari sembilan produk tersebut telah memiliki sertifikat halal, Pemerintah Kota Metro mendesak lembaga terkait untuk melakukan investigasi mendalam terhadap proses sertifikasi halal tersebut, dimana berdasarkan fakta tujuh dari sembilan produk tersebut telah memiliki sertifikat halal. Di lapangan ditemukan nomor sertifikat halal yg sama pada bbrp produk berbeda. Selain itu, Pemerintah Kota Metro juga mengeluarkan surat edaran resmi kepada seluruh ritel dan distributor di Kota Metro untuk segera menarik sembilan produk tersebut dari peredaran dan mengembalikannya kepada produsen atau distributor utama. “Langkah ini bertujuan untuk memastikan tidak ada lagi produk yang terkontaminasi beredar di masyarakat, “tegasnya. Tidak hanya fokus pada sembilan produk yang telah teridentifikasi, Pemkot Metro juga mengambil langkah antisipatif untuk mencegah beredarnya produk sejenis yang berpotensi mengandung babi. Yerri juga menghimbau masyarakat untuk teliti dalam membeli produk makanan, khususnya 9 produk marshmallow yang telah teridentifikasi mengandung unsur babi dan selalu mengecek label halal serta keaslian produk sebelum membelinya. “Kewaspadaan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan pangan serta perlindungan konsumen menjadi prioritas utama Pemkot Metro untuk melindungi hak konsumen agar dapat mengonsumsi produk makanan yang aman dan halal. ” ungkapnya. Sementara itu, Sekretaris Tim SKPT Kota Metro Kepala Dinas KP3 yang diwakili Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Pipi Puspita, menjelaskan Tim SKPT juga akan melakukan pengecekan di laboratorium terdapat beberapa produk marshmallow impor dari merek dan produsen yang sama, namun di luar sembilan produk yang telah teridentifikasi. “Pengujian akan kami lakukan di Laboratorium Kesehatan Hewan (Kesmavet) RPH DKP3 Metro untuk memastikan apakah produk tersebut terdapat kandungan pork/babi, jika produk terbukti aman maka akan diizinkan kembali beredar, dan Informasi terkait perkembangan penanganan kasus ini akan terus di update kepada masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi, “tutur Pipi. (Yl/Sr)
Pemkot Metro Perluas Digitalisasi Keuangan Daerah Lewat QRIS dan Aplikasi QLau
Pemerintah Kota Metro terus berkomitmen mempercepat digitalisasi transaksi keuangan daerah melalui perluasan penggunaan “QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard)”. Inovasi ini kini tidak hanya menyasar transaksi belanja dan pendapatan daerah, tetapi juga diperluas ke sektor sosial-keagamaan seperti infaq dan sedekah. Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Metro menyampaikan bahwa digitalisasi transaksi keuangan melalui QRIS adalah bagian dari misi besar Pemerintah Kota Metro untuk mewujudkan masyarakat yang “cerdas dan religious”. “Kita manfaatkan platform digital untuk mempermudah pelaksanaan ibadah, termasuk infaq dan sedekah. Tidak hanya BAZNAS dan 28 masjid, ke depan QRIS akan difasilitasi untuk seluruh masjid melalui kelurahan dan kecamatan bersama Bank Lampung,” ujar Wakil Wali Kota. QRIS juga digunakan untuk mempermudah pembayaran pajak daerah, khususnya PBB-P2, melalui integrasi sistem host to host antara Pemkot Metro dan Bank Lampung menggunakan aplikasi QLau. Wajib Pajak kini dapat bertransaksi langsung menggunakan ID billing NOP melalui QRIS. Pemkot Metro juga akan mengoptimalkan penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI) untuk belanja daerah, dengan penyusunan roadmap yang akan dilakukan oleh BPPRD. Inisiatif ini membutuhkan koordinasi lintas OPD serta pemahaman dan dukungan masyarakat luas. “Kami adalah satu tim, ETPD (Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah) bisa berhasil jika seluruh unsur mendukung dan masyarakat percaya serta memahami pentingnya digitalisasi keuangan daerah,” tegas Wakil Wali Kota Metro. Selain itu, penggunaan QRIS juga dibuka untuk Wajib Pajak dan Wajib Retribusi dengan nominal transaksi maksimal Rp10 juta. Pemkot juga menegaskan komitmen mereka untuk mempercepat digitalisasi dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tambahnya. Kegiatan “High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Metro Tahun 2025” mengusung tema “Transaksi Makin Mudah dengan QRIS untuk Metro Cerdas dan Religius.” Ketua Pelaksana HLM 2025, Syachri Ramadhan,S.Sos, MM menjelaskan bahwa digitalisasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan dan pertumbuhan ekonomi daerah. HLM 2025 juga menjadi momen evaluasi pelaksanaan ETPD Semester Tahun 2024 serta penyusunan program kerja untuk tahun mendatang. Acara yang digelar di Metro Garden ini diawali dengan senam bersama pengurus PKK se-Kota Metro dan dilanjutkan dengan sosialisasi penggunaan QRIS untuk pembayaran PBB-P2 melalui aplikasi QLau. Hal ini sebagai bentuk apresiasi, masyarakat yang membayar PBB-P2 menggunakan QRIS hari ini mendapat 1 liter minyak goreng dari Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung, dengan total 200 liter disediakan untuk 200 transaksi. Sosialisasi QLau disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Cabang Bank Lampung Kota Metro. QLau sendiri adalah aplikasi pembayaran yang terintegrasi dengan sistem pajak kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Zainal Abidin, Anggota Forkopimda, Kepala Bank Indonesia Provinsi Lampung, OJK Lampung, Pimpinan perbankan nasional seperti BCA, BNI, dan Bank Mandiri, Deputi Perwaklian BI Provinsi Lampung dan Ketua TP PKK Kota Metro. Acara diakhiri dengan evaluasi ETPD 2024 dan pemaparan rencana kerja 2025, serta ajakan kepada seluruh Kepala OPD untuk menjadi panutan dengan membayar PBB-P2 secara non tunai di lokasi.“Mari kita menjadi contoh dalam kepatuhan sebagai Wajib Pajak dan mendukung gerakan transaksi non tunai,” tutup Ketua Pelaksana HLM 2025. (Md/Yd/Sr)
Wali Kota Metro Hadiri Peringatan Hari Bumi dan Penanaman 1 Juta Pohon Matoa
Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso menghadiri kegiatan Peringatan Hari Bumi dan Penanaman 1 Juta Pohon Matoa yang diselenggarakan di Kantor Kementerian Agama Kota Metro pada Selasa, 22/04/2025. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali hubungan manusia dengan alam dan lingkungan hidup sekitar. Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa Hari Bumi adalah pengingat bahwa bumi yang kita tinggali saat ini bukanlah warisan dari nenek moyang, melainkan titipan dari anak cucu kita yang harus dijaga dan dirawat. Ia menegaskan, menjaga dan melestarikan lingkungan adalah tanggung jawab bersama lintas generasi yang harus dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan komitmen. Penanaman 1 juta pohon matoa dipilih sebagai simbol gerakan besar dalam menjaga keseimbangan alam dan mengurangi dampak kerusakan lingkungan yang kian terasa. “Pohon matoa dinilai cocok untuk wilayah Kota Metro karena mampu beradaptasi dengan baik terhadap kondisi tanah dan cuaca, serta memiliki manfaat ekologis yang tinggi,” katanya. Wali Kota juga berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk terus menanam, merawat, dan menjaga lingkungan secara berkelanjutan. Ia mengajak seluruh masyarakat Kota Metro untuk menjadikan momen Hari Bumi sebagai awal dari gerakan bersama menjaga bumi, dimulai dari lingkungan yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari. “Mencintai bumi tidak cukup dengan sekadar kata-kata, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk tindakan nyata, seperti menanam pohon dan mengurangi sampah. Menanam satu pohon hari ini adalah warisan hidup bagi generasi yang akan datang,” ungkap Wali Kota dengan penuh semangat di hadapan peserta kegiatan. Kegiatan tersebut juga melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk para ASN, pelajar, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan, yang bersama-sama melakukan penanaman bibit pohon matoa. Penanaman dilakukan secara simbolis di halaman Kantor Kemenag Kota Metro, dan selanjutnya akan dilakukan secara bertahap di sejumlah titik lainnya di wilayah kota. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Metro, H. Abdul Haris, S.Ag., M.H.I., turut memberikan apresiasi atas dukungan pemerintah kota dalam kegiatan penghijauan ini, dan menegaskan komitmen jajarannya untuk turut menjaga kelestarian lingkungan. Ia menyebut bahwa menjaga alam merupakan bagian dari ajaran agama dan bentuk tanggung jawab moral terhadap ciptaan Tuhan yang harus dihormati dan dijaga. Di akhir kegiatan, Wali Kota Metro kembali menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan semua elemen dalam menjaga bumi sebagai rumah bersama bagi generasi kini dan yang akan datang. (Yd/Sr)
Kota Metro Tuan Rumah Rapat Kerja Wilayah II APEKSI Sumbagsel Tahun 2025
Kota Metro menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Komisariat Wilayah II Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang digelar secara daring. Kegiatan ini diawali dengan Pra Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskonwil) yang dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Metro, M. Supriadi, S.H., M.M. Senin, 21/04/2025. Rakerwil ini menghasilkan kesepakatan bersama dalam bentuk rekomendasi isu-isu strategis yang akan diusulkan dalam Musyawarah Nasional (Munas) VII APEKSI Tahun 2025 di Surabaya, Jawa Timur, pada 6–10 Mei 2025 mendatang. Dalam sambutannya, M. Supriadi menegaskan bahwa Rakerwil APEKSI Sumbagsel merupakan momentum penting untuk membahas berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah kota, merumuskan kebijakan yang efektif, serta memperkuat kolaborasi antar daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan mengusung tema “Kota Berdaya Saing, Inovatif, dan Berkelanjutan,” forum ini diharapkan dapat melahirkan rekomendasi strategis yang dapat diimplementasikan oleh pemerintah kota, sekaligus menjadi ruang berbagi pengalaman, best practices, dan solusi inovatif antar daerah. Rakerwil ini turut menyoroti berbagai tantangan pembangunan seperti kemiskinan, stunting, inflasi, penguatan investasi, serta isu lingkungan hidup. Dalam konteks ini, APEKSI berperan sebagai wadah penguatan pemerintah kota dalam merumuskan strategi jangka menengah dan panjang, menuju Indonesia Emas 2045. Untuk rekomendasi Strategis Rakerwil II APEKSI Sumbagsel 2025: Kemudian acara ini diikuti oleh para pejabat daerah dari sejumlah kota di Regional Sumbagsel, di antaranya Drs. Sukarma Wijaya (Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Bandar Lampung) Heri Aprian, S.H. (Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Palembang) M. Supriadi, S.H., M.M. (Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Metro) Dr. Eko Agusrianto, M.Si. (Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Bengkulu, Zulwachdi, S.Pd., M.Si. (Kabag Tapem Setda Kota Sungai Penuh, Drs. Akhmad Subekti, M.Si. (Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Pangkal Pinang) Dahnial Nasution, AP., M.Si. (Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Pagar Alam) Fahmi, S.P. (Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Jambi) Syamsul Feri, S.E., M.Si. (Kabag Kerja Sama Setda Kota Prabumulih) Ira Dwi Ariyati, S.STP., M.Si. (Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Lubuk Linggau) Dengan terselenggaranya Rakerwil ini, diharapkan sinergi antar kota di wilayah Sumbagsel semakin kuat dan mampu merespons berbagai tantangan dengan strategi yang tepat guna menciptakan pembangunan kota yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. (Md/Sr)