Wakil Wali Kota Metro, Dr. M. Rafieq Adi Pradana, memberikan apresiasi tinggi kepada Madrasah Aliyah Muhammadiyah Metro atas terselenggaranya kegiatan Intihaussanah (perpisahan siswa kelas XII) sekaligus Launching Buku karya guru dan siswa, yang dilaksanakan di Aula Gedung Buya Hamka Universitas Muhammadiyah Metro, Kamis (08/05/2025). Sebanyak 52 peserta didik resmi dinyatakan lulus dan dikembalikan kepada orang tua wali. Dimana acara ini mencerminkan sinergi yang kuat antara lembaga pendidikan islam dan Pemerintah Kota Metro dalam mendorong kemajuan pendidikan. Pemkot Metro berkomitmen terus mendukung kegiatan-kegiatan serupa yang menumbuhkan semangat belajar, literasi, dan pembangunan karakter generasi muda. Wakil Wali Kota Metro Rafieq Adi Pradana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa MA Muhammadiyah Metro telah menunjukkan peran aktif dalam memperkuat kualitas pendidikan berbasis nilai-nilai Islam dan literasi di Kota Metro. “Madrasah ini menjadi salah satu penggerak pendidikan Islam di Kota Metro. Semangat literasi yang ditunjukkan melalui peluncuran buku karya guru dan siswa menjadi bukti bahwa pendidikan Islam mampu bersaing dan memberi kontribusi nyata dalam mencetak generasi unggul”, ujar Wakil Wali Kota. Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Metro akan terus mendukung institusi pendidikan yang mendorong kemajuan sumber daya manusia, tidak hanya secara akademik tetapi juga dalam pembentukan karakter. “Kalau hari ini belum tahu mau jadi apa, sekolah tetap menjadi jawabannya. Pendidikan adalah jalan membuka berbagai pintu masa depan,” kata Rafieq. Menurut Wakil Wali Kota Metro, peluncuran buku sebagai Bukti Budaya Literasi. Momentum ini juga diwarnai dengan peluncuran tiga buku karya guru dan siswa, yang merupakan langkah nyata dalam mendorong budaya menulis dan berpikir kritis di lingkungan madrasah. “Dengan peluncuran ini diharapkan jumlah karya yang diterbitkan akan terus bertambah setiap tahunnya.Tahun ini tiga buku, insyaallah tahun depan lima atau lebih. Kota Metro harus menjadi pelopor literasi Islami, dan MA Muhammadiyah Metro telah memberi contoh yang baik,” ucapnya. Wakil Rektor IV Universitas Muhammadiyah Metro, yang turut hadir juga menyampaikan kesiapan UM Metro dalam menerima lulusan MA Muhammadiyah Metro melalui berbagai program studi dan beasiswa, termasuk beasiswa potongan 50% bagi siswa berprestasi. UM Metro kini memiliki lebih dari 30 program studi, termasuk Fakultas Kedokteran yang sedang berkembang, dan membuka kesempatan bagi lulusan madrasah untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus keluar dari Kota Metro. “Kami menyambut dengan tangan terbuka generasi muda dari MA Muhammadiyah Metro. Kota Metro punya potensi besar di sektor pendidikan dan kami siap mendukung,” ujar Wakil Rektor. Diakhir acara Kepala MA Muhammadiyah Metro, secara simbolis menyerahkan kembali para siswa kepada orang tua. Ia menyampaikan bahwa selama tiga tahun, madrasah telah berupaya maksimal dalam menjalankan amanah pendidikan dan membentuk karakter Islami pada siswa. “Kami mohon maaf atas segala kekurangan. Tapi yakinlah, kami mendidik mereka dengan hati. Hari ini kami serahkan kembali, semoga mereka menjadi pribadi yang bertaqwa, cerdas, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya. Ia juga berpesan kepada para siswa untuk tetap menjaga ibadah, menghormati orang tua, serta melanjutkan hafalan Al-Qur’an bagi yang telah mengikuti program tahfidz. Acara Intihaussanah ini ditutup dengan doa bersama dan penyerahan tanda kelulusan, dihadiri oleh para tokoh pendidikan, pimpinan sekolah Muhammadiyah, orang tua siswa, serta tamu undangan dari berbagai unsur masyarakat. (Md/Sr)
Sinergi Pendidikan Islam dan Pemkot Metro: Launching Buku dan Wisuda Siswa MA Muhammadiyah
Momentum Perkuat Kolaborasi Antar Kota, Walikota Metro Hadiri Gala Dinner Munas APEKSI VII Tahun 2025 di Surabaya
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyambut hangat seluruh wali kota se-Indonesia dalam acara Gala Dinner Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Ke-VII Tahun 2025, yang digelar di Taman Surya, Balai Kota Surabaya, Rabu malam (07/05/2025). Acara yang berlangsung meriah ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan komitmen kolaboratif antar pemerintah kota. Wali Kota Metro, Hi. Bambang Iman Santoso, S.Sos., M.Pd.I, hadir bersama Ketua TP-PKK Kota Metro, Eni Sumiati Bambang, S.IP. turut bergabung bersama para wali kota lainnya dari seluruh penjuru Indonesia. Turut hadir pula Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya, yang memberikan dukungan penuh terhadap semangat sinergi dan kerja sama yang digaungkan dalam Munas APEKSI kali ini. Dalam sambutannya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Munas dan menekankan pentingnya kolaborasi antar daerah dalam menjawab tantangan pembangunan nasional. “Selamat datang Bapak dan Ibu Wali Kota seluruh Indonesia di Surabaya. Saya mengajak kita semua untuk merapatkan kolaborasi demi mensukseskan pembangunan kota kita untuk Indonesia yang lebih hebat,” ujar Eri Cahyadi. Lebih lanjut, Eri menegaskan bahwa keberhasilan APEKSI bukan ditentukan oleh siapa yang paling menonjol, tetapi oleh kekuatan kebersamaan seluruh kota yang tergabung di dalamnya. “Ini bukan soal persaingan, tetapi tentang bagaimana kita bersama-sama memberikan yang terbaik untuk negeri melalui kota-kota yang kita pimpin. Mari satukan kota-kota kita di bawah APEKSI sebagai kekuatan dan contoh bahwa potensi kota adalah untuk Indonesia, sesuai tagline Dari APEKSI Untuk Negeri,” tegasnya. Acara gala dinner dikemas dengan nuansa budaya yang kental. Para tamu disuguhi sajian kuliner khas Surabaya dan dihibur dengan berbagai penampilan seni, termasuk tarian tradisional. Sebagai puncak hiburan, diva Indonesia Krisdayanti turut memeriahkan suasana dengan membawakan lagu-lagu terbaiknya. Acara juga diwarnai dengan pertukaran cinderamata antar kepala daerah sebagai simbol persahabatan dan kerja sama. Usai acara, Wamendagri Bima Arya menyempatkan diri bertemu dengan Wali Kota Metro untuk berdiskusi singkat dan berfoto bersama. Gala dinner ini menjadi pembuka yang menggugah semangat dalam rangkaian Munas APEKSI VII, sebagai wujud komitmen bersama dalam membangun Indonesia dari kota-kota yang maju, inklusif, dan berdaya saing. Tak hanya itu, para tamu VIP termasuk wali kota didampingi istri ,disambut Cak dan Ning Surabaya. Seni musik gamelan yang berada tepat di depan pintu masuk juga turut meramaikan acara gala dinner Munas Apeksi. (Yn/Sr)
Pemkot Metro Hadiri Forum KomDigi 2025 di Surabaya: Dorong Kolaborasi Menuju Masa Depan Digital Indonesia
Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Metro, mewakili Kepala Dinas, menghadiri Forum Komunikasi dan Digital (KomDigi) 2025 yang diselenggarakan di Grand City Convention and Exhibition, Ballroom Lantai 4, Surabaya, pada Rabu (07/05/2025). Mengusung tema “Bersama, Kita Bentuk Masa Depan Digital di Indonesia – The Future is Us”, acara ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung transformasi digital nasional. Acara turut dihadiri oleh para Kepala Dinas Kominfo dari berbagai pemerintah kota se-Indonesia, Staf Ahli Menteri Bidang Sosial, Ekonomi, dan Budaya Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi), Tenaga Ahli Bidang Transformasi Digital Kementerian BUMN, Co-Founder BINAR, serta Analis Kebijakan Ahli Madya Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri. Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2024–2029 telah menetapkan lima arah kebijakan strategis nasional terkait digitalisasi dan pengembangan smart city, yaitu Transformasi Digital Nasional, Pengembangan Infrastruktur Digital, Peningkatan Literasi Digital, Keamanan Siber, Pengembangan Smart City. Sebagai bagian dari rangkaian Musyawarah Nasional VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), Forum KomDigi 2025 diselenggarakan oleh APEKSI dan Pemerintah Kota Surabaya. Kegiatan ini meliputi Forum Nasional dan Expo Komunikasi dan Digital (KomDigi) pada 7 Mei 2025 di Ballroom. Kemudian Indonesia-Korea Smart City Forum tanggal 8 Mei 2025 di Stage Indonesia City Expo (ICE), Exhibition Hall. Selanjutnya Business Matching, Coaching Clinic dan Expo KomDigi tanggal 8-10 Mei 2025 di ICE, Exhibition Hall. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Kinarya Cipta Kreasi, serta Korea Trade-Investment Promotion Agency (KOTRA) Surabaya. Lalu, didukung Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Kementerian Dalam Negeri, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serta para mitra pembangunan ekosistem digital di bidang TIK dan smart city dari dalam maupun luar negeri. Plt Kepala Diskominfo Surabaya, M Fikser mengatakan, latar belakang Forum KomDigi ialah kebijakan nasional mengenai percepatan transformasi digital di seluruh sektor pemerintahan, termasuk di tingkat daerah. “Fokus utama kegiatan ini mencakup pengembangan infrastruktur digital, peningkatan literasi digital masyarakat, penguatan keamanan siber, serta pengembangan smart city untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat,” kata Fikser. Pada sesi diskusi panel pertama, topik yang dibahas meliputi pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam tata kelola digital daerah oleh Dita Aisyah (Tenaga Ahli Menteri BUMN dan Co-Founder BINAR). Solusi keamanan siber dan Gen AI oleh ekosistem digital dari INTI, Google Cloud Indonesia, dan GIKIsu keamanan siber pemerintah (Government Cyber Security) oleh Fortinet. Lalu pada diskusi panel kedua mengeksplorasi penguatan kolaborasi sektor swasta oleh Gensly dari Kemendagri, solusi TIK dan smart city dari NEC Indonesia, Amazon Web Services (AWS) Indonesia, ICS Compute, dan PT Infomedia Nusantara, serta city branding bersama influencer oleh Ade Bhakti Ariawan, Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang. Wali Kota Surabaya, Dr. Eri Cahyadi, S.T., M.T., dalam sambutannya menyampaikan harapan agar forum ini menghasilkan rumusan cerdas dan sinergi konkret antar sektor. “Mari kita jadikan momentum ini sebagai pijakan kuat menuju tata kelola pemerintahan yang adaptif, kolaboratif, dan semakin digital. Kita harus terus berbagi praktik baik, saling belajar, dan melangkah bersama dalam membangun kota-kota cerdas yang humanis,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa melalui penguatan sistem digital mulai dari e-Government, smart city, layanan publik daring, hingga pengelolaan big data Surabaya ingin menjadi kota yang tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga bijak secara sosial.Forum KomDigi ini bertujuan untuk memperbarui pengetahuan dan menjalin kolaborasi antara pemerintah daerah dan mitra pembangunan terkait digitalisasi, teknologi informasi dan komunikasi (TIK), serta pengembangan smart city baik dari dalam maupun luar negeri. Kegiatan ini juga menjadi wadah diskusi berbagai tantangan dan peluang, serta solusi konkret dalam bidang TIK di tingkat pusat dan daerah. Format kegiatan mencakup pidato kunci (keynote speech), diskusi panel interaktif, serta sesi tanya jawab. Tak sampai disitu, peserta juga mendapatkan sesi peningkatan kapasitas, khususnya dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (AI), terutama Generative AI, untuk mendukung tata kelola pemerintahan. Forum KomDigi 2025 diorganisasi oleh Performa Optima Group, perusahaan berpengalaman di bidang komunikasi dan pengembangan digital, dengan dukungan sponsor utama Fortinet dan Rainer. Performa Optima Group juga menghadirkan Asisten Pintar “Robotemi” sebagai pemberi sambutan kepada Eri Cahyadi dan jajaran tamu VIP. Robotemi hadir untuk mendukung terwujudnya semangat kolaborasi dan inovasi digital masa depan Indonesia. Dengan kehadiran perwakilan Pemerintah Kota Metro pada Forum KomDigi 2025 menunjukkan komitmen Kota Metro dalam mendukung kebijakan nasional dan menjalin kolaborasi strategis lintas sektor guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, inklusif, dan berbasis teknologi. “Melalui forum ini, Kota Metro juga memperoleh pembaruan informasi serta praktik baik terkait transformasi digital dan pengembangan smart city yang dapat diterapkan dalam konteks lokal,” ujar Cita Hudaniarti. (Yn/Sr)
Wali Kota Metro Melepas 378 Calon Jamaah Haji Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab Petugas Haji
Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, melepas 378 Calon Jamaah Haji (CJH) Kota Metro, Selasa, (6/5/2025). Acara pelepasan yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Metro ini menandai dimulainya perjalanan spiritual para jamaah menuju Tanah Suci. Dalam sambutannya yang penuh pesan moral, Bambang menekankan pentingnya integritas dan tanggung jawab para petugas haji untuk memberikan pelayanan dan mendampingi yang merupakan prioritas utama bagi jamaah. “Petugas haji bukan sekadar menjalankan ibadah pribadi, tetapi juga memiliki tanggungjawab besar untuk memastikan kelancaran ibadah para jamaah,” tegasnya. Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas, Wali Kota Metro, Bambang, juga membuka jalur pelaporan langsung bagi para jamaah untuk menyampaikan keluhan atau masukan terkait kinerja petugas haji selama di Tanah Suci. “Mereka nanti harus melayani jamaah dengan sebaik-baiknya, karena itu juga bagian daripada ibadah. Nanti 378 jamaah itu semuanya bisa melaporkan kepada kami bagaimana kinerja petugas itu selama melayani jamaah kita di sana,” tandasnya. Bambang juga memberikan pesan bijak kepada para calon jamaah haji agar mereka senantiasa menikmati ibadah dengan tenang dan lapang dada, serta selalu bertawakal kepada Allah SWT dalam menghadapi segala ujian dan tantangan. Sementara itu, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Metro, H. Abdul Haris, menjelaskan terkait teknis pemberangkatan CJH yang terbagi menjadi dua gelombang. “Gelombang pertama pemberangkatan akan dilaksanakan pada tanggal 10 Mei 2025, membawa Kloter 28 JKG yang terdiri dari 318 jamaah yang pemberangkatan dijadwalkan pukul 06.00 WIB, “paparnya. Lebih lanjut, Haris juga menuturkan bahwa gelombang kedua akan dilaksanakan pada tanggal 25 Mei 2025, dengan Kloter 56 JKG yang berjumlah 59 jamaah yang pemberangkatan dijadwalkan pukul 14.00 WIB. “Pemberangkatan jamaah haji tahun 2025, kita miliki jamaah termuda yaitu Muhammad Dimas Bentang Hati yang berusia 19 tahun, dan jamaah tertua Sariady Kartido Adam yang berusia 85 tahun,”terangnya. Kemenag Kota Metro, di bawah kepemimpinan H. Abdul Haris, juga telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan kelancaran dan keamanan para jamaah selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah. “Persiapan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari penyediaan transportasi yang nyaman dan aman hingga koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan proses pemberangkatan berjalan lancar, “ujar Haris. Salah satu fokus utama persiapan adalah memastikan kesehatan para jamaah tetap terjaga selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah di Tanah Suci. “Kita juga menurunkan Tim medis akan mendampingi para jamaah untuk memberikan perawatan dan penanganan kesehatan jika dibutuhkan serta menyediakan transportasi langsung menuju lokasi pemberangkatan juga telah disiapkan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi para jamaah, “paparnya. Haris berharap dengan berbagai persiapan yang matang tersebut, perjalanan ibadah haji para jamaah Kota Metro tahun ini akan berjalan lancar dan penuh berkah. “Semoga para jamaah dapat menjalankan ibadah haji dengan khusyuk dan mendapatkan haji mabrur, “tuturnya. (Yl/Erw)
PEMKOT METRO JALIN KERJA SAMA DENGAN UNIVERSITAS MALAHAYATI DALAM BIDANG PENDIDIKAN DAN KESEHATAN
Pemerintah Kota Metro resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Malahayati Bandar Lampung melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilaksanakan di Aula Pemerintah Daerah Kota Metro, Selasa (06/05/2025). Penandatanganan ini bertujuan memperkuat sinergi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan layanan kesehatan di Kota Metro. Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Metro Hi. Bambang Iman Santoso, S.Sos., M.Pd.I, Rektor Universitas Malahayati Dr. H. Muhammad Kadafi, SH., MH., serta Direktur RSUD Ahmad Yani dr. Fitri Agustina, M.K.M. Dalam sambutannya, Wali Kota Metro menyampaikan bahwa kerja sama ini sejalan dengan arah pembangunan Kota Metro sebagai “Kota Cerdas berbasis jasa dan budaya yang religius”. “Kerja sama ini harus saling menguntungkan. Bukan hanya untuk universitas, tapi juga untuk masyarakat Kota Metro secara keseluruhan. Ini langkah nyata membangun kualitas SDM dan memperkuat identitas Kota Metro sebagai kota yang unggul di bidang pendidikan,” tegas Wali Kota. Sementara itu, Rektor Universitas Malahayati menyampaikan bahwa MoU ini merupakan wujud dari Dwi Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam hal pembelajaran dan pengabdian masyarakat. Ia berharap ke depan akan hadir mahasiswa asing di Kota Metro sebagai bagian dari penguatan hubungan internasional. “Kami menerima mahasiswa dari lebih dari 20 provinsi setiap tahunnya, dan dengan MoU ini kami membuka peluang pertukaran pelajar, termasuk mahasiswa internasional. Ini akan memperkaya interaksi budaya dan ekonomi di Kota Metro,” ujar Dr. H. Muhammad Kadafi. Sebagai mitra kesehatan, Direktur RSUD Ahmad Yani menambahkan bahwa rumah sakit yang dipimpinnya telah berstatus sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama Universitas Malahayati sejak 2022 dan telah meluluskan lebih dari 300 dokter muda. Kami sangat mendukung kerja sama ini untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kota Metro dan memastikan pendidikan kedokteran berlangsung optimal di fasilitas kami, ucap dr. Fitri Agustina. Pemerintah Kota Metro berharap kerja sama ini dapat segera ditindaklanjuti dengan program-program konkret yang mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan pelayanan masyarakat. Pemerintah Kota Metro adalah lembaga pemerintahan daerah yang berkomitmen untuk menciptakan kota yang cerdas, religius, dan berbasis jasa serta budaya. Salah satu pilar utama dalam pembangunan Kota Metro adalah sektor pendidikan dan kesehatan yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. (Md/Sr)
RPJMD Kota Metro 2025-2029 Fokus pada Pembangunan Sumber Daya Manusia dan Infrastruktur
Pemerintah Kota Metro gelar Forum Perangkat Daerah dan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Metro periode 2025-2029 yang diselenggarakan di Aula Pemerintah Kota Metro. Acara ini menekankan komitmen pembangunan berkelanjutan dan sinergi antar-tingkat pemerintahan, Senin (05/05/2025). Gubernur Lampung yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan, menekankan pentingnya sinergi antara program pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, terutama dalam mendukung program prioritas nasional. RPJMD Provinsi Lampung Tahun 2025-2029 berpedoman pada visi “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas” dan tiga misi utama (TIGA CITA). “Pemerintah Provinsi Lampung telah menetapkan tiga Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) untuk memberikan dampak langsung kepada masyarakat dengan Mengoptimalkan potensi ekonomi desa dan daerah, Penyediaan pupuk organik yang terjangkau dan Mewujudkan stabilitas harga bahan pokok, “tuturnya. Tak hanya itu, Provinsi Lampung juga memiliki 3 program prioritas Provinsi Lampung untuk lima tahun ke depan yaitu Pemberian makan bergizi untuk anak sekolah dan santri, Lampung sebagai lumbung pangan nasional, Pembangunan lumbung energi terbarukan. Dalam pertemuan tersebut, Mulyadi Irsan juga menyampaikan 4 pesan Gubernur kepada Pemerintah Kabupaten/Kota dalam menyusun RPJMD untuk melakukan konvergensi terhadap Penyusunan kebijakan, penganggaran, dan pemantauan yang harus terpadu. Tak hanya itu, Kerangka kerja perencanaan juga harus berorientasi untuk memperkuat koordinasi, Perencanaan harus berpijak pada kebutuhan nyata masyarakat, Kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan. Sinergi dengan Pembangunan Provinsi Lampung, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyampaikan bahwa pelaksanaan Forum Perangkat Daerah dan Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Metro periode 2025-2029 bukan sekadar formalitas lima tahunan, melainkan amanah konstitusional dan perintah peraturan perundang-undangan. Landasannya adalah Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah. “Penyusunan dokumen perencanaan periode 2025-2029 juga harus mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2025 yang memberikan arahan terbaru agar RPJMD relevan dengan isu strategis terkini dan prioritas pembangunan nasional, “jelasnya. Untuk itu, Bambang mengingatkan kepada seluruh OPD terkait urgensi penyelesaian RPJMD sesuai amanat hukum harus ditetapkan dengan Peraturan Daerah (Perda) paling lambat enam bulan setelah pelantikan kepala daerah yang akan menjadi dokumen induk perencanaan pembangunan Kota Metro selama lima tahun ke depan. “Dengan pelantikan pada 20 Februari 2025, tenggat waktu penetapan Perda RPJMD Kota Metro 2025-2029 adalah sekitar 20 Agustus 2025. Waktu yang singkat ini menuntut kerja efektif, efisien, fokus, dan kolaboratif, “ungkap Bambang. Kualitas dokumen juga sangat menentukan arah dan keberhasilan pembangunan dan menjadi acuan utama dalam penyusunan dokumen perencanaan turunan, termasuk Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD). “Partisipasi Aktif Masyarakat dalam Forum Perangkat Daerah dan Musrenbang merupakan forum partisipatif yang melibatkan pemerintah daerah, DPRD, akademisi, dunia usaha, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan perwakilan warga untuk memberikan masukan, saran, gagasan, dan kritik konstruktif, “tegasnya. Ada 5 penekanan arah kebijakan utama yang disampaikan Wali Kota Bambang pada RPJMD tahun 2025-2029. “Pembangunan Sumber Daya Manusia dengan Peningkatan kualitas pendidikan berkarakter dan perluasan akses serta mutu layanan kesehatan, Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dan pelayanan publik yang prima, Pemberdayaan UMKM dengan penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi, “terangnya. Sebagai Wali Kota Metro, Infrastruktur fisik, infrastruktur digital (jaringan internet), penataan ruang dan pengelolaan lingkungan hidup, serta Penguatan Budaya dan Kerukunan tak luput dari kebijakan utama. Sementara itu, Plt. Kepala BAPPEDA Kota Metro, Herri Ehwan, melaporkan beberapa capaian pembangunan Kota Metro yang positif. “Capaian tersebut meliputi kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 79,85 (2023) menjadi 80,41 (2024), penurunan persentase penduduk miskin dari 8,47% (2020) menjadi 6,78% (2024), dan penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dari 5,40% (2020) menjadi 3,71% (2024), “paparnya. Tak cukup sampai disitu, Kota Metro juga memiliki rasio Gini 0,277 persen dengan kategori ketimpangan rendah, usia harapan hidup yang panjang yaitu 75,43 tahun, capaian Universal Health Coverage (UHC) 99,76% dan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat 94,41%. Selain itu, Kota Metro juga mendapatkan penghargaan dari Ombudsman RI atas kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik yang memiliki Mall Pelayanan Publik (MPP) dengan 248 jenis layanan, dan mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK selama 14 tahun berturut-turut. (Yl/Sr)
Pemkot Metro dan Pemprov Lampung Bersinar Meningkatkan Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor
Wali Kota Metro bersama Wakil Wali Kota Metro melakukan peninjauan terhadap pelaksanaan program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Lampung. Kegiatan ini berlangsung di kantor Samsat Metro pada Senin, 5 Mei 2025. Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, yang secara langsung meninjau proses pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran dr. Jihan menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi dalam mendukung pelaksanaan program tersebut secara menyeluruh. dr. Jihan menjelaskan bahwa program pemutihan pajak ini berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2025 dan mencakup kendaraan roda dua maupun roda empat. Program ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang mengalami tunggakan pajak. Pemutihan pajak yang dimaksud berupa penghapusan denda keterlambatan pembayaran pajak kendaraan. Namun, pokok pajak tetap harus dibayarkan oleh pemilik kendaraan. Selain itu, denda jasa Raharja yang tertunggak juga turut dihapuskan dalam program ini. Hal ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang telah lama menunggak pembayaran. Dalam sambutannya, dr. Jihan mengajak seluruh masyarakat Kota Metro untuk memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan bahwa kesempatan seperti ini tidak datang setiap tahun. Saat meninjau langsung proses pelayanan di kantor Samsat Metro, dr. Jihan mendapati potensi antrean panjang, terutama di loket informasi dan pelayanan pengecekan fisik kendaraan. Hal ini disebabkan tingginya antusiasme masyarakat. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, dr. Jihan meminta agar dilakukan penambahan dua petugas di area pelayanan. Penambahan ini diharapkan dapat mempercepat alur pelayanan dan mengurangi antrean yang mengular. Meskipun ada antrean, dr. Jihan memastikan bahwa pelayanan di loket-loket lain secara umum berjalan lancar dan terkendali. Ia mengapresiasi kerja para petugas yang tetap sigap melayani warga. Namun demikian, terdapat kendala teknis pada proses pengecekan fisik kendaraan, di mana kendaraan harus melalui proses pendinginan mesin terlebih dahulu sebelum diperiksa. Hal ini menambah durasi antrean di titik tersebut. dr. Jihan menegaskan kembali bahwa program ini hanya menghapuskan denda keterlambatan, bukan membebaskan keseluruhan pajak kendaraan. Oleh karena itu, masyarakat tetap wajib membayar pokok pajak sesuai ketentuan. Kehadiran Wakil Gubernur Lampung di Samsat Metro disambut positif oleh masyarakat yang hadir. Banyak warga merasa senang karena pemerintah menunjukkan perhatian langsung terhadap pelaksanaan program tersebut. Sebagian warga juga mengaku terbantu dengan adanya pemutihan denda, karena beban pembayaran menjadi lebih ringan dan bisa segera melunasi kewajiban pajaknya. Dalam kesempatan tersebut, dr. Jihan juga menyampaikan rasa puasnya terhadap pelayanan yang diberikan oleh Samsat Metro. Ia berharap pelayanan publik terus ditingkatkan demi kenyamanan masyarakat. Program pemutihan pajak ini dinilai mampu meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor. Dengan begitu, potensi pendapatan asli daerah (PAD) juga ikut terdongkrak. Pemerintah Provinsi Lampung berharap program ini dapat memperbaiki kondisi administrasi kendaraan di masyarakat dan mengurangi angka kendaraan tidak tertib pajak. Sementara itu, Pemerintah Kota Metro menegaskan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi terhadap pelayanan publik. Evaluasi ini dilakukan guna memastikan responsivitas terhadap kebutuhan masyarakat. Wali Kota Metro menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan program pemutihan ini berjalan efektif hingga akhir periode. Wakil Wali Kota Metro juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini harus terus dikawal dan didorong agar masyarakat merasa terbantu dan pemerintah semakin dipercaya. Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat semakin meningkat dan berjalan lebih profesional. Dengan adanya kunjungan langsung dari para pejabat tinggi daerah, masyarakat Kota Metro merasa lebih diperhatikan, dan diharapkan semakin sadar akan pentingnya membayar pajak kendaraan tepat waktu. (Yd/Sr).
Lebih dari 800 Peserta Ikuti Lari Sehat Bertema Cinta
Lebih dari 800 peserta dari berbagai daerah di Provinsi Lampung memadati kawasan Taman Merdeka Kota Metro dalam kegiatan KasmaRUN yang diselenggarakan oleh Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Metro bersama komunitas pelari dengan mengusung tema unik dan inspiratif, “Larilah Seperti Kau Mengejar Cintamu”, event ini menjadi magnet baru dalam dunia olahraga rekreasional di Lampung. Ketua KAGAMA Metro, Bangkit Haryo Utomo, mengungkapkan rasa bangganya atas tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini yang menurutnya tidak sekadar menghadirkan olahraga lari, namun juga membawa semangat kebersamaan dan kebahagiaan yang menyentuh banyak hati. “Kami sangat bersyukur atas antusiasme yang luar biasa. KasmaRUN membuktikan bahwa semangat hidup sehat dan kebahagiaan bisa menyatukan berbagai kalangan. Ini adalah simbol bahwa semangat ‘lari dari kesendirian’ telah menyatukan banyak hati,” ujarnya. Bangkit juga menyampaikan bahwa gaya hidup sehat kini menjadi kebutuhan yang semakin penting, terlebih di tengah dinamika kehidupan modern yang sarat akan tantangan. “Oleh karena itu, KasmaRUN hadir sebagai ajakan untuk hidup lebih aktif, menjaga kesehatan fisik dan mental, serta menjalin silaturahmi antar peserta, “tuturnya, Minggu (04/05/2025). Pada sambutannya, dirinya juga menjelaskan bahwa KasmaRUN mengusung konsep unik dengan menggabungkan olahraga dengan nuansa romantis dan hangat serta tagline “Larilah Seperti Kau Mengejar Cintamu”. “Tagline ini mengajak peserta berlari penuh semangat layaknya mengejar sesuatu yang berharga dalam hidup—baik cinta, impian, maupun harapan, “ungkapnya. Tak hanya itu, kemeriahan acara juga didukung dengan hadiah dan door prize menarik dengan total nilai ratusan juta rupiah, diantaranya hadiah tersebut terdapat voucher potongan biaya haji dan umroh, down payment rumah, voucher hotel, sepeda, alat elektronik, hingga beasiswa kuliah hingga lulus dari Universitas Islam. “Kehadiran hadiah-hadiah ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus semangat berbagi kepada masyarakat,”tuturnya. Sementara itu, Wakil Wali Kota Metro, M. Rafieq Adi Pradana, yang turut hadir membuka acara KasmaRUN mendukung penuh terhadap kegiatan tersebut karena dinilai salah satu bentuk kegiatan positif yang sangat relevan dengan kebutuhan kesehatan masyarakat. “Lari adalah olahraga murah, mudah, dan sangat efektif untuk meningkatkan kebugaran serta menjaga kesehatan jantung,” ujarnya. Rafieq juga menyampaikan apresiasi kepada KAGAMA Metro dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara KasmaRUNdan menjadi kegiatan makan telur bersama. “Harapannya kegiatan ini bisa menjadi titik awal bagi masyarakat untuk membangun pola hidup sehat secara berkelanjutan, “paparnya. KasmaRUN juga melibatkan kerja sama dengan berbagai pihak mulai dari Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kota Metro, Forkopimda, sponsor dan mitra pendukung, komunitas pelari Metro Runners, hingga para alumni Universitas Gadjah Mada. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung acara ini, dari Gubernur Lampung hingga tim panitia yang bekerja keras. Semoga kegiatan ini menjadi ruang untuk menjalin silaturahmi, meningkatkan gaya hidup sehat, dan membawa pulang lebih dari sekadar medali,” ucap Rafieq. (Yl/Sr)
Wali Kota Metro dan Kapolres Metro Gelar Audiensi Perdana, Jalin Sinergitas untuk Kemajuan Kota
Wali Kota Metro lakukan audensi bersama Kapolres Metro yang diselenggarakan di Ruang Kerja Wali Kota Metro, Jumat (02/05/2025). Pertemuan tersebut menandai komitmen kuat kedua pemimpin dalam membangun sinergitas yang erat untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Metro dan berbagai isu strategis, termasuk peningkatan keamanan, penegakan hukum, dan pembangunan berkelanjutan. Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, S. Sos., M. Pd. I, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. “Keberhasilan pembangunan di Kota Metro sangat bergantung pada keamanan dan ketertiban masyarakat. Oleh karena itu, sinergi yang kuat antara Pemkot Metro dan Polres Metro menjadi kunci utama,” katanya. Hal itu perlu dilakukan, mengingat keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan pilar utama pembangunan yang memerlukan kerjasama antara Pemkot Metro dan Polres Metro untuk mencapai tujuan tersebut. “Saya Mari kita ciptakan kondisi lingkungan yang aman dan kondusif secara bersama-sama agar sinergitas ini dapat diterjemahkan dalam program-program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat, ” tuturnya. Sementara itu, Kapolres Metro, AKBP Hangga Utama Darmawan, S.I.K.merespon positif inisiatif audiensi tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh program-program pembangunan yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Metro. “Polres Metro berkomitmen untuk memberikan pengamanan optimal dan penegakan hukum yang berkeadilan. Kami siap berkolaborasi dalam berbagai kegiatan untuk mewujudkan Metro yang aman, damai, dan sejahtera,” tegasnya. Hangga juga berharap dalam kondusifitas yang dilakukan akan mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kota Metro, TNI, Bhabinkamtibmas, dan para pamong yang ada di Kota Metro. (Yl/Sr)
Cetak Generasi Berakhlak dan Cerdas, Kota Metro Komitmen Wujudkan Pendidikan Bermutu
Peringatan Hari Pendidikan Nasional bukanlah sekadar seremonial tahunan yang ditandai dengan upacara bendera dan berbagai ragam lomba. Pendidikan itu adalah benar-benar menciptakan sebuah karakter yang baik, agar supaya anak-anak generasi bangsa nantinya menjadi anak-anak yang berakhlakhul karimah, cetaklah anak-anak bangsa kita ini khususnya anak-anak Kota Metro, Jumat (02/05/2025). Dengan Peringatan Hari Pendidikan Nasional diharapkan anak Kota Metro menjadi anak-anak yang pinter. Sebagai mana kita seorang pendidik juga harus benar-benar mampu menjadi contoh, mampu menjadi tauladan dan pada hakikatnya ke depan pendidikan di kota metro benar-benar berhasil dan semuanya mendapatkan penghargaan yang terbaik dari alloh SWT Tuhan yang Maha Esa,”ujar Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso dalam membacakan sambutan resmi Mendikdasmen Hardiknas 2025. Bertempat di Halaman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, mengatakan bahwa Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum untuk kita meneguhkan dan meningkatkan dedikasi, komitmen, dan semangat untuk memenuhi amanat konstitusi yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan layanan pendidikan yang terbaik, bermutu, dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa. “Undang-undang Dasar 1945 menegaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Di dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional nomor 20 tahun 2003 disebutkan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang bermutu,” ungkapnya. Sesuai amanat konstitusi, Bambang juga menegaskan bawa tidak boleh ada diskriminasi atas dasar agama, fisik, suku, bahasa, ekonomi, jenis kelamin, domisili dan sebab- sebab lain yang menyebabkan seseorang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan. “Pendidikan adalah hak asasi dan hak sipil yang melekat dalam diri setiap insan baik sebagai pribadi maupun warga negara. Pada hakikatnya pendidikan adalah proses membangun kepribadian yang utama, akhlak mulia, dan peradaban bangsa,” katanya. Selanjutnya, Wali Kota Metro mengutarakan bahwa secara individual, pendidikan adalah proses menumbuh kembangkan fitrah manusia sebagai makhluk pendidikan (homo educandum) yang dengannya manusia menguasai ilmu pengetahuan, memiliki keterampilan, dan berbagai kecerdasan yang memungkinkan mereka meraih kesejahteraan dan kebahagiaan material dan spiritual. Dalam konteks kebangsaan, pendidikan adalah sarana mobilitas sosial politik yang secara vertikal mengangkat harkat dan martabat bangsa. “Oleh sebab itu, ketika Presiden Prabowo menempatkan pendidikan sebagai prioritas. Sebagaimana disebutkan dalam Asta Cita keempat, Presiden Prabowo berkomitmen membangun sumber daya manusia yang kuat sebagai aktor dan agen perubahan yang mengantarkan Indonesia menjadi bangsa dan negara yang adil dan Makmur. Melalui pendidikan, Presiden Prabowo berkomitmen memutus mata rantai kemiskinan,”papar Bambang. Presiden bertekad memajukan pendidikan melalui revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan, pembelajaran digital dan peningkatan kualitas, kualifikasi, serta kinerja guru melalui pemenuhan kualifikasi, peningkatan kompetensi, dan kesejahteraan. “Dengan cara demikian, guru diharapkan dapat menjadi agen pembelajaran dan agen peradaban. Para guru tidak hanya menjadi fasilitator pembelajaran tetapi juga mentor dan konselor para murit. Guru adalah orang tua yang senantiasa berada di sisi para murid dalam suka dan duka serta memandu para muridnya mencapai cita-cita luhur,” tuturnya. Masih pada kesempatan yang sama, Bambang mengajak untuk bekerja sama semua pihak baik pemerintah, orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan media massa. Dimana pemerintah sebagai penyelenggara negara tidak dapat bekerja sendiri karena keterbatasan sumber daya dan sumber dana. Perlu dukungan dan partisipasi semesta agar pendidikan sebagai layanan publik dapat berperan mengantarkan anak-anak menjadi generasi hebat dan kuat. “Sejak Oktober 2024, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah melakukan langkah- langkah nyata membangun layanan pendidikan yang bermutu. Secara manajerial, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memperbaiki tata kelola, pembinaan, dan kinerja guru. Secara kurikuler, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah akan menerapkan Pembelajaran Mendalam (deep learning), pemberlakuan Tes Kemampuan Akademik (TKA), serta pembelajaran Coding, dan Kecerdasan Artifisial (AI), “ terangnya. Kemudian secara pedagogis, dalam rangka membentuk karakter, Kementerian membuat kebijakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang meliputi bangun pagi, beribadah, berolah raga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat, program Pagi Ceria yang meliputi Senam Anak Indonesia Hebat (SATH), menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan doa bersama. Pendidikan karakter pada tingkat pendidikan Taman Kanak- kanak diluncurkan Album Kicau yang berisi lagu anak-anak. “Dengan semangat Hari Pendidikan Nasional mari kita saling bergandeng tangan, bahu membahu dan bergotong royong mewujudkan “Pendidikan Bermutu untuk Semua” pungkas Bambang dalam menutup acara Peringatan Hari Pendidikan Nasional. (Yd/Md/Sr).