0 Comments

Pemkot Metro Perkuat Sinergi Kamtibmas, Wali Kota Hadiri Apel Sabuk Kamtibmas Polres Metro

Kota Metro — Pemerintah Kota Metro terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan daerah melalui penguatan sinergi lintas sektor. Hal tersebut terlihat saat Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menghadiri langsung Apel Sabuk Kamtibmas yang digelar oleh Polres Metro di halaman apel Mapolres Metro, Senin (13/04/2026). Kehadiran Wali Kota bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi simbol kuat sinergitas antara Pemerintah Kota Metro, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah. Apel tersebut juga diikuti oleh seluruh personel Polres Metro serta berbagai organisasi kemasyarakatan di Kota Metro. Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Metro mendukung penuh upaya penguatan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan. “Pemerintah Kota Metro berkomitmen untuk terus bersinergi dengan TNI-Polri serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kita siap menghadapi berbagai potensi situasi kontinjensi dengan mengedepankan koordinasi, kewaspadaan, dan respon cepat,” ujar Bambang. Sementara itu, Kapolres Metro, Hangga Utama Darmawan, dalam amanatnya menyampaikan bahwa apel Sabuk Kamtibmas merupakan langkah strategis dalam memastikan kesiapan seluruh unsur, baik pemerintah daerah, TNI-Polri, maupun masyarakat. “Apel ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian penting untuk mengukur kesiapan kita bersama. Diperlukan kewaspadaan tinggi, kecepatan bertindak, serta sinergi yang solid dalam menghadapi berbagai kemungkinan gangguan kamtibmas, baik yang bersifat alamiah maupun akibat dinamika sosial,” tegas Kapolres. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat komunikasi dan meningkatkan peran aktif masyarakat dalam mendeteksi potensi gangguan sejak dini. “Dengan kesiapsiagaan yang matang dan kolaborasi yang kuat, setiap potensi kerawanan dapat kita antisipasi secara cepat dan tepat sehingga tidak berkembang menjadi gangguan nyata,” tambahnya. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Metro bersama Polres Metro menegaskan komitmen bersama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif. Sinergi yang terbangun diharapkan menjadi kekuatan utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Bumi Sai Wawai.(Bsr/Yd/Bgs)

0 Comments

Gelar Apel Mingguan, Pemkot Serahkan Penghargaan Prestasi MTQ dan Peacemaker Justice Award

Pemerintah Kota Metro menggelar apel mingguan dengan khidmat di Halaman Kantor Pemerintah setempat. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, yang bertindak sebagai pembina upacara dan diikuti oleh jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Metro, Senin (13/04/2026). Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Metro juga melaksanakan penyerahan reward kepada para pemenang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-52 tingkat Provinsi Lampung. Kota Metro berhasil meraih peringkat ketiga dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, dengan capaian prestasi yang membanggakan yakni juara pertama sebanyak 6 orang, juara kedua 10 orang dan juara ketiga 9 orang. Wali Kota Metro, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh kafilah MTQ Kota Metro atas dedikasi, kerja keras, serta semangat juang yang telah ditunjukkan sehingga mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penyelenggaraan MTQ tidak hanya dimaknai sebagai ajang perlombaan semata tetapi juga sebagai sarana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an memperdalam pemahaman serta mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari. “Momentum MTQ ini diharapkan dapat menjadi wahana dalam memasyarakatkan nilai-nilai Al-Qur’an serta memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat Kota Metro yang berpendidikan, sehat, sejahtera, dan bahagia,” ujar Bambang. Selain itu dalam rangkaian apel mingguan tersebut juga dilakukan penyerahan piagam penghargaan Top II Peacemaker Justice Award dan Posbankum Layanan Perdamaian di Luar Pengadilan tingkat nasional kepada Lurah Rejomulyo, Margono. Penghargaan tersebut diberikan atas prestasi dan kontribusinya dalam pelayanan bantuan hukum kepada masyarakat khususnya melalui Pos Bantuan Hukum (Posbankum) yang berperan strategis dalam memberikan konsultasi, pendampingan, serta penyelesaian permasalahan hukum melalui jalur non-litigasi. Wali Kota menegaskan bahwa peran aparatur di tingkat kelurahan sangat penting dalam mendukung keberhasilan program pelayanan hukum, terutama dalam menyelesaikan konflik masyarakat secara damai melalui mediasi dan musyawarah. Ia berharap penghargaan yang diraih tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam bidang hukum dan keadilan. “Semangat perdamaian dan keadilan yang kita bangun bersama ini diharapkan dapat terus terjaga dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Metro,” tambahnya. Apel mingguan ini tidak hanya menjadi sarana konsolidasi aparatur pemerintah tetapi juga momentum untuk memberikan apresiasi atas capaian prestasi daerah sekaligus memperkuat komitmen dalam mewujudkan visi Kota Metro sebagai kota cerdas berbasis jasa dan budaya yang religius. Kegiatan ditutup dengan harapan agar seluruh jajaran Pemerintah Kota Metro senantiasa mendapatkan petunjuk dan hidayah dari Allah SWT dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat. (Md/Sr)

0 Comments

Festival : 285 Burung Kicau, Hidupkan Ekonomi dan Ramaikan Kota Metro

Ajang bergengsi Event Perdana Festival dan Lomba Burung Berkicau Launching Bintang Nusantara resmi digelar dan berhasil memukau publik dengan antusiasme luar biasa, menghimpun sebanyak 285 tiket perlombaan burung yang datang dari 15 kabupaten/kota di wilayah tersebut. Ketua Umum Bintang Nusantara, Rudi Hartono, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas dukungan yang diberikan serta komitmen yang dibangun oleh seluruh panitia untuk menjunjung tinggi profesionalisme, kejujuran, dan transparansi demi kenyamanan seluruh komunitas kicau mania. “Alhamdulillah, acara ini sukses besar. Total burung yang dilombakan mencapai 285 ekor, meski satu pemilik bisa mendaftarkan beberapa burung. Ini membuktikan kepercayaan teman-teman kicau mania sangat luar biasa,” ujar Rudi dalam sambutannya yang dilaksanakan di Terminal 16 Kota Metro, Minggu (12/04/2026). Berbagai jenis burung dilombakan dalam kegiatan ini, diantaranya Murai Batu, Kacer, Jendet, Lovebird, Pleci, hingga Kenari tersebut hadir untuk memperebutkan hadiah utama bagi sang juara yaitu berupa 2 unit motor Beat. Meskipun telah berhasil menggelar festival dan lomba burung berkicau tingkat Provinsi Lampung, Rudi berharap ke depan kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan dalam waktu yang lebih panjang mengingat banyaknya komunitas -komunitas yang belum dapat mengikuti kegiatan ini karena keterbatasan waktu. Rudi juga mengatakan bahwa salah satu nilai strategis dari kegiatan ini bukan hanya sebagai ajang hobi tetapi juga memiliki dampak positif sebagai motor penggerak yang mampu menghidupkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi acara. “Harapan kita besar, bahwa ke depan RTH (Ruang Terbuka Hijau) ini bisa kita manfaatkan untuk pelatihan burung sehingga dampak ekonomi untuk UMKM juga insya Allah akan terasa,” ujarnya. Sementara itu, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menilai kegiatan yang diadakan Bintang Nusantara memiliki nilai ganda, bukan hanya sebagai sarana silaturahmi, wadah pengembangan prestasi, tetapi juga penggerak ekonomi kreatif. “Kegiatan ini bukan hanya hiburan, tapi mampu mendorong tumbuhnya ekonomi masyarakat, mulai dari penangkaran, pembuatan sangkar, hingga para pedagang UMKM yang bisa mengais rezeki di sini,” ungkap Bambang. Pemerintah Kota Metro juga menyambut baik harapan agar Kota Metro ini dapat menjadi pusat kegiatan kicau mania kelas nasional dengan mendukung penyediaan fasilitas yang layak dan representatif, bahkan menjadikannya sebagai ikon kota yang mendukung pelestarian lingkungan dan satwa seperti yang diharapkan Ketua Umum Bintang Nusantara Rudi Hartono. “Saya atas nama pribadi dan atas nama pemerintah, tentunya mendukung dan mensupport jika ke depan ada kegiatan ini. Dimana Kota Metro dapat menjadi tuan rumah pada event-event yang lebih besar lagi. Bukan hanya di tingkat Provinsi Lampung, tetapi kegiatan kicau mania tingkat nasional, yang akan membawa dampak ekonomi yang sangat luar biasa di Kota Metro,” harapnya. (Yl/Bsr)

0 Comments

Kebakaran di Banjarsari, Pemkot Metro Gerak Cepat dan Pastikan Dukungan untuk Korban

Pemerintah Kota Metro bergerak cepat menangani peristiwa kebakaran yang terjadi di Kelurahan Banjarsari. Dalam hal ini, Wali Kota Metro H. Bambang Iman Santoso, memastikan tim pemadam kebakaran langsung dikerahkan begitu kejadian berlangsung, sehingga api dapat segera dikendalikan. “Tim pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengatasi api, sehingga situasi dapat segera dikendalikan,” ujarnya, saat meninjau lokasi kebakaran, Minggu (12/04/2026). Ia menjelaskan, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerugian material. Sejumlah aset, termasuk tempat usaha milik warga, dilaporkan hangus terbakar. “Yang patut kita syukuri, seluruh anggota keluarga selamat. Namun memang ada kerugian harta benda, termasuk warung yang terbakar,” jelasnya. Pada kesempatan ini, Wali Kota Metro Bambang juga mengatakan, melalui dinas terkait pihaknya akan memberikan dukungan bagi korban terdampak, agar dapat segera pulih dari musibah tersebut. “Insyaallah pemerintah akan memberikan support dan bantuan agar keluarga yang terdampak bisa kembali bangkit,” tambahnya. Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Sosial Kota Metro, Wahyuningsih, bahwa pihaknya bersama pemerintah daerah akan segera menyalurkan bantuan kepada warga terdampak. “Baik berupa kebutuhan dasar maupun dukungan lainnya guna membantu meringankan beban warga terdampak,” tuturnya. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut bergotong royong membantu para korban agar dapat segera bangkit kembali. “Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling peduli terhadap sesama,” imbuhnya. Sementara itu, Camat Metro Utara, Heri Hendarto, menyampaikan keprihatinannya atas musibah tersebut. Ia menegaskan pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan penanganan berjalan cepat. “Kami turut prihatin atas musibah ini. Sejak kejadian, kami langsung berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan kebutuhan warga terdampak dapat segera terpenuhi,” terangnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dalam aktivitas sehari-hari. “Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada agar kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang,” pungkasnya. (Bgs/Sr)

0 Comments

Pesantren Bank Sampah Jadi Contoh, Wali Kota Metro : Ini Langkah Luar Biasa

Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, mengapresiasi kehadiran Pesantren Bank Sampah sebagai inisiatif luar biasa dalam mendorong kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah, sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, Minggu (12/4/2026). “Inisiatif tersebut merupakan langkah luar biasa dalam mendorong kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” kata Bambang. Ia berharap, program tersebut tidak hanya berhenti di satu wilayah, tetapi dapat menjadi contoh dan berkembang ke seluruh kelurahan di Kota Metro. “Kalau bisa, Pesantren Bank Sampah ini nantinya hadir di 22 kelurahan. Dengan begitu, dampaknya akan lebih luas dalam membantu mengatasi persoalan sampah,” tambahnya. Selain itu, Pemerintah Kota Metro juga siap memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan program tersebut. Bentuk dukungan yang dimaksud mencakup kolaborasi dengan berbagai pihak serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung. “Kami akan mensupport dan mempersiapkan bentuk dukungan yang dibutuhkan. Jika diperlukan kolaborasi, pemerintah siap hadir memberikan solusi terbaik, termasuk penyediaan fasilitas seperti tempat sampah agar gerakan ini tidak hanya menjadi slogan,” jelasnya. Sementara itu, ia juga menekankan pentingnya membangun budaya malu membuang sampah sembarangan di tengah masyarakat. Menurutnya, kesadaran kolektif menjadi kunci keberhasilan program pengelolaan sampah. “Ayo bersama-sama kita jadikan Kota Metro ini kota yang bersih, sehat, dan membahagiakan bagi seluruh warganya,” kata Wali Kota Metro. Hal yang sama juga disampaikan Fonder Pesantren Bank Sampah Slamet Riyadi, bahwa sebagai pengelola Pesantren Bank Sampah, pihaknya berkomitmen terus bergerak dan berkembang dalam semangat pemberdayaan masyarakat. “Ke depan, tidak hanya pembangunan fasilitas yang menjadi fokus, tetapi juga peningkatan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah,” ungkapnya. Dirinya bercita-cita menjadikan lingkungan RT 43 RW 09 Banjarsari sebagai pusat edukasi dan aktivitas pengelolaan sampah. “Di mana masyarakat dapat belajar, bertransaksi, serta memperdalam pemahaman tentang sampah secara berkelanjutan. Dengan ini saya berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif untuk peduli terhadap sampah sekaligus mewujudkan mimpi bersama menuju lingkungan yang lebih bersih dan berdaya,” pungkasnya. (Bgs/Sr)

0 Comments

Pengajian Akbar dan Halal Bihalal, Wali Kota Metro Tekankan Nilai Religius

Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menggelar pengajian akbar sekaligus Halal Bihalal yang menghadirkan para alumni serta wali santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah Ploso, yang berlangsung di halaman Rumah Dinas Walikota Metro, Sabtu (11/04/2026). Walikota Metro, H. Bambang Iman Santoso, dalam sambutannya menyampaikan bahwa agenda ini bukan sekadar pertemuan, melainkan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat. Menurutnya, sinergi antara ulama,pemerintah dan wali santri sangat krusial dalam membangun karakter kota sesuai dengan visi Kota Metro yaitu “Kota Cerdas Berbasis Jasa dan Budaya yang Religius”. Dimana nilai-nilai keagamaan menjadi fondasi dalam membangun masyarakat yang maju dan berdaya saing. “Kegiatan pengajian ini adalah langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat. Melalui doa dan kajian bersama, kita ingin mewujudkan keberkahan bagi Kota Metro,” ujarnya. Lebih lanjut, dirinya menekankan kegiatan keagamaan menjadi sarana penting untuk mempertegas identitas Kota Metro. Ia juga menyampaikan bahwa nilai-nilai kebersamaan, saling memaafkan, dan menjaga keharmonisan sosial merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah. Dengan pembinaan kerohanian yang berkelanjutan, dirinya berharap Kota Metro dapat bertransformasi menjadi kota yang religius, berbudaya, dan memiliki sumber daya manusia yang berakhlak mulia.(tm/yd/md)

0 Comments

Pemkot Metro Perkuat Peran Strategis dalam Pengelolaan Sampah Terintegrasi di Lampung

Pemerintah Kota Metro menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan sistem pengelolaan sampah terintegrasi dan berkelanjutan di Provinsi Lampung melalui kolaborasi bersama pemerintah pusat dan daerah. Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi dan rapat koordinasi pengelolaan sampah terpadu serta pengembangan pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) yang digelar bersama Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) dan Pemerintah Provinsi Lampung, Jumat (10/4/2026). Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Metro siap menjadi bagian penting dalam transformasi pengelolaan sampah yang lebih modern dan ramah lingkungan. “Pemerintah Kota Metro berkomitmen penuh untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Ini bukan hanya soal kebersihan kota, tetapi juga menyangkut kesehatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang,” ujar Bambang. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota menjadi kunci dalam menjawab tantangan peningkatan volume sampah yang terus terjadi setiap tahun. “Kami di Kota Metro terus mendorong perubahan pola pengelolaan sampah, mulai dari peningkatan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah, hingga penguatan infrastruktur dan tata kelola yang lebih modern,” lanjutnya. Dalam forum tersebut, Pemerintah Kota Metro juga mendukung penuh kebijakan strategis Pemerintah Provinsi Lampung dalam pengembangan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) regional serta penerapan sistem pengelolaan yang beralih dari metode open dumping menuju controlled land fill. Selain itu, Pemkot Metro menekankan pentingnya edukasi masyarakat sebagai fondasi utama keberhasilan program pengelolaan sampah. “Edukasi menjadi kunci. Kami terus mengajak masyarakat untuk membiasakan memilah sampah dari rumah, karena keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat,” tambahnya. Pemerintah Kota Metro juga siap mendorong keterlibatan sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) guna memperkuat pembiayaan dan inovasi dalam pengelolaan sampah. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Lampung bersama KLH/BPLH turut menekankan pentingnya percepatan pengelolaan sampah secara sistematis, termasuk pengaktifan kembali fasilitas pengelolaan yang belum optimal serta penguatan sistem dari hulu hingga hilir. Sebagai bentuk komitmen bersama, seluruh pemerintah daerah di Provinsi Lampung, termasuk Kota Metro, turut menandatangani kesepakatan penerapan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle), penyusunan rencana induk pengelolaan sampah, serta target pengelolaan sampah 100 persen pada tahun 2029. Dengan langkah kolaboratif ini, Pemerintah Kota Metro optimistis mampu mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan bernilai ekonomi. (Bsr)

0 Comments

Penyegaran Birokrasi, Bambang Iman Santoso Resmi Lantik 43 Pejabat Pemkot Metro

Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik 43 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Metro, Kamis (9/4/2026). Pelantikan yang berlangsung di Aula Pemerintahan Kota Metro tersebut meliputi jabatan administrator, pengawas, kepala sekolah, serta pejabat fungsional. Pelantikan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kinerja pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pengembangan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Metro. Dalam sambutannya, Bambang menegaskan pentingnya peningkatan kinerja dan profesionalisme ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan. “Saya minta kepada seluruh pejabat yang dilantik hari ini untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab, menunjukkan integritas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya. Ia juga menekankan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dijaga dengan komitmen tinggi. “Jabatan ini adalah kepercayaan,oleh karena itu harus kita jalanu dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan komitmen untuk kemajuan Kota Metro,” ujarnya. Lebih lanjut, Bambang membuka peluang bagi pejabat eselon III yang ingin naik ke eselon II, dengan melalui mekanisme seleksi terbuka (selter). “Bagi pejabat eselon 3 yang memiliki kemampuan dan memenuhi syarat, silakan mengikuti seleksi terbuka untuk naik ke eselon 2. Saat inilah kesempatan untuk berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar,” ungkapnya. Ia berharap, seluruh pejabat yang dilantik mampu beradaptasi dengan dinamika kerja serta menghadirkan inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Ke depan, kita dituntut untuk lebih responsif, inovatif, dan mampu menjawab harapan masyarakat. Saya ingin ASN di Kota Metro benar-benar menjadi pelayan masyarakat yang profesional,” pungkasnya.(Bsr/Tm/Md) Untuk mengetahui lebih lengkap pejabat yang di lantik bisa lihat pada link ini nama-nama pejabat yang baru dilantik

0 Comments

Pemkot Metro Bangga Atas Capaian Lurah Rejomulyo Sabet Apresiasi Nasional

Serang Banten – Lurah Rejomulyo, Margono, menjadi salah satu tokoh dari Lampung yang berhasil mengharumkan nama daerah di tingkat nasional melalui ajang Peacemaker Justice Award 2025. Dalam ajang tersebut, Margono masuk sebagai 2 peacemaker terbaik nasional bersama kepala desa/lurah lain dari daerah berbeda di Indonesia. Bentuk apresiasi yang diraih berupa dua capaian sebagai Terpilih sebagai peserta terbaik nasional (Top 2) yang merupakan pencapaian utama yang menunjukkan kualitas kepemimpinan di tingkat nasional. Kedua sebagai pengakuan sebagai pelopor penyelesaian masalah hukum di masyarakat (Non Litigation Peacemaker/NLP). Hal ini bisa diartikan sebagai Lurah yang dinilai aktif menyelesaikan konflik warga melalui pendekatan mediasi tanpa pengadilan. Prestasi ini tidak lepas dari peran aktif lurah dalam membentuk Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di kelurahan. Menyelesaikan konflik masyarakat secara damai dan humanis. Dan yang terakhir mendorong akses keadilan berbasis masyarakat. Program ini bahkan menjadi bagian dari strategi nasional untuk memperkuat akses keadilan (access to justice) di tingkat desa/kelurahan. Dalam hal ini, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso merasa bangga dan senang atas capaian Lurah Rejomulyo yang berhasil mengharumkan nama Lampung karena, masuk Top 3 nasional Peacemaker Justice Award 2025 dan diakui sebagai pelopor penyelesaian konflik hukum berbasis masyarakat. “Prestasi ini menunjukkan bahwa inovasi di tingkat kelurahan bisa berdampak hingga level nasional. Dengan ini menandakan bahwa kinerja lurah melalui penekanan pada kualitas pelayanan, kepemimpinan, dan peran penting kelurahan dalam pembangunan daerah telah berhasil,” ujar Bambang, Rabu (08/04/2026). Selain itu juga, Bambang berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat peran dalam melayani masyarakat, serta membangun budaya penyelesaian konflik yang konstruktif di tengah kehidupan sosial. “Pemerintah Kota Metro akan terus memberikan dukungan penuh terhadap program-program yang mendorong peningkatan kapasitas aparatur, serta penguatan akses keadilan bagi masyarakat,” ungkapnya. (Sr)

0 Comments

Pemkot Metro dan Kementerian Perumahan RI Bersinergi, Fokus pada Penyediaan Hunian Layak

Jakarta – Pemerintah Kota Metro bersama kabupaten/kota se-Provinsi Lampung dan Pemerintah Provinsi Lampung bersinergi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI dalam pelaksanaan program perumahan dan permukiman yang di gelar di Gedung Wisma Mandiri 2 Jl. M.H Thamrin Lt.21 No.05 Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (06/04/2026). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memenuhi urusan wajib pelayanan dasar yang memiliki peran strategis dalam menjamin kualitas hidup masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan wilayah yang berkelanjutan. Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, menegaskan bahwa ketersediaan hunian yang layak, lingkungan permukiman yang sehat, serta dukungan infrastruktur dasar menjadi faktor utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing daerah. “Perumahan dan kawasan permukiman bukan hanya soal tempat tinggal, tetapi juga menyangkut kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. Oleh karena itu, diperlukan sinergi kuat antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat,” ujarnya. Sebagai salah satu pusat pelayanan regional di Provinsi Lampung, Kota Metro menghadapi dinamika pertumbuhan penduduk yang cukup pesat. Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya kebutuhan hunian yang hingga kini masih dihadapkan pada berbagai tantangan. “Di antaranya masih ditemukannya Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), adanya backlog perumahan, keberadaan kawasan permukiman kumuh, serta belum optimalnya pemanfaatan aset tanah daerah. Selain itu, ketimpangan dalam penyediaan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) juga menjadi perhatian serius pemerintah,” ungkap Bambang. Lebih lanjutnya, ia mengungkapkan permasalahan terkait adanya kesenjangan antara kebutuhan riil masyarakat dengan ketersediaan perumahan saat ini. “Oleh karena itu, penanganannya harus dilakukan secara terintegrasi, tidak bisa hanya sektoral,” ujarnya. Dalam kesempatannya, Wali Kota Metro juga menyampaikan karakteristik persoalan perumahan dan permukiman bersifat multidimensional, mencakup aspek fisik, ekonomi, sosial, hingga legalitas. Hal ini menuntut adanya intervensi yang adaptif dan berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, Pemkot Metro memandang penting adanya dukungan dari pemerintah pusat, khususnya melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, guna mempercepat penanganan berbagai persoalan yang ada. “Kami berharap adanya dukungan program dan fasilitasi dari pemerintah pusat, sehingga upaya penanganan RTLH, pengurangan backlog perumahan, serta peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh dapat berjalan lebih optimal,” tambahnya. Melalui sinergi ini, Pemkot Metro juga mendorong optimalisasi pemanfaatan aset daerah untuk penyediaan perumahan, serta peningkatan kualitas prasarana, sarana, dan utilitas umum sebagai penunjang kawasan permukiman yang layak. “Dengan langkah strategis tersebut, diharapkan masyarakat, khususnya berpenghasilan rendah, dapat memperoleh akses terhadap hunian yang layak, aman, dan sehat. Pemkot Metro optimistis, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah akan menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan perumahan dan kawasan permukiman yang berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,” pungkasnya saat ditanyai tim Humas Kominfo Metro. (Bse/Yd/Sr)