Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman menghadiri Launching 12 Buku Baru karya guru SD Aisyiyah Metro (AIRO). Acara berlangsung di Aula gedung E Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Metro, Sabtu (27/03/2021). Peresmian 12 buku karya guru SD Airo yang diantaranya berjudul, Jalan Terjal Rejomulyo, Terima Kasih Cinta, Pendidikan Indonesia Maju, Sejak Dari Hati, Rekam Jejak, Bukan Pemuda Biasa, Jiwa Yang Menggoda, Mudik Ke Surga, Ummaku, Bertapak Diatas Bara Api, Sekuter Matic, dan Jalan Juang Sang Guru. Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, menyampaikan atas nama Pemerintah Kota mengapresiasi kepada SD Airo serta Guru SD Airo, yang telah berhasil membuat karya tulis guru sebanyak 12 buku. “Dengan peresmian seperti ini, saya berharap kepada SD Airo, yang dibawah binaan pimpinan Aisyiyah Metro, agar dapat lebih berkembang dan hebat, demi masa depan pendidikan yang luar biasa di Kota Metro,” ucapnya. Tambahnya, Qomaru Zaman juga mengatakan bahwa, Pemerintah berkomitmen memajukanpendidikan Kota Metro dari SD sampai SMP di Kota Metro. “Pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan kepada para guru SD Airo, bahwasannya akses jalan di Kota Metro akan segera diperbaiki, sehingga dapat memudahkan para guru untuk mengakses,” pungkasnya. (Lia/Ian).
Wahdi Apresiasi BTS, Dalam Membudidayakan Bersepeda di Kota Metro
Sebanyak 131 anggota BTS (Bersepeda Santai Taqwa) pada pagi hari ini melakukan aktivitasnya, dengan rute awalnya pada Halaman Rumah Dinas (Rumdis) Walikota Metro, Sabtu (27/03/2021). Pada kesempatan, ini Walikota Metro Wahdi melepas langsung para BTS. Dengan harapan kegiatan ini dapat bisa membudayakan Sepeda Santai Silaturahmi atau bisa di singkat (3S). “Saya pribadi merasa bangga sekali atas terlaksananya kegiatan ini. Semoga dapat terus terjalan untuk dapat mempererat tali silaturahmi kita bersama, itu yang paling penting,” ujarnya. Selain Walikota Metro Wahdi, Imam Masjid Taqwa Kota Metro, beserta para pengurus Masjid Taqwa Kota Metro tampak hadir dalam pelepasan ini. (Lia/Ian)
Walikota Metro Lepas Atlet Junior Tenis Lapangan
Walikota Metro Wahdi melepas atlet junior Kota Metro cabang olahraga tenis lapangan, dalam rangka mengikuti event Sirkuit Tenis Junior Lampung tahun 2021, di Lapangan Tenis C Kota Metro, Sabtu (27/03/2021). Pada kesempatannya, Walikota Metro Wahdi menyampaikan atas nama Pemerintah Kota Metro, menyambut baik dan mengapresiasi atas kegiatan ini. Dari kegiatan ini nantinya atlet junior terpilih akan mengikuti event sirkuit tenis Junior Lampung tahun 2021, yang akan diselenggarakan di Lapangan Tenis Korem 043/Garuda Hitam dan Lapangan Tenis PTPN VII di Bandar Lampung. “Kami berharap kiranya para atlet Junior dapat membawa nama baik Kota Metro, serta nama baik tersebut bukan saja dalam perolehan prestasi, tetapi juga dalam hal berperilaku dan bergaul dengan atlet lainnya,” ujar Wahdi. Lanjutnya, Wahdi berpesan kepada Pengurus Cabang PLTI Kota Metro, untuk tetap bekerja keras membimbing dan menyiapkan mental dan fisik para peserta, agar mampu meraih prestasi terbaik dalam event kejuaraan ini. “Saya juga mengingatkan agar atlet semua dapat menjaga kondisi kesehatan dengan sebaik-baiknya. Sehingga pada saat mengikuti pertandingan tetap dalam kondisi prima. Dan kepada atlet junior ini bisa menjadi atlet senior nantinya,” ungkap Wahdi. Ketua PELTI Ampian Bustomi, menyampaikan alasannya berkumpul di sini dalam rangka untuk memberikan support kepada anak-anak kami. “Atlet Junior yang mengikuti lomba ini dari umur 10 tahun dan umur 20 tahun keatas. Dengan keseluruhan yang mengikuti event terdiri dari 15 orang lebih yang akan bertanding pada tanggal 27-28 Maret. Serta kami juga berharapan dapat membawa nama baik Kota Metro,” kata Ampian. Dalam kegiatan tersebut turut hadir Walikota Metro Wahdi, Kadisporapar Try Hendriyanto serta jajarannya dan Walikota Metro periode 2016-2021 Pairin. Beserta Ketua PELTI Kota Metro. (in/la)
Wakil Walikota Metro : Kendaraan Dinas Harus Dirawat dan Bayar Pajak Tepat Waktu
Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, mendatangi pengecekan kendaraan dinas pejabat operasional dan pegawai Pemerintah Kota Metro, di Wisma Haji Al-Khairiyah, Jumat (26/03/2021). Kegiatan ini dimaksudkan agar aset bergerak yang digunakan untuk menunjang kinerja para pelayan masyarakat, di cek kelayakan mesinnya. Sekaligus untuk mendata agar tidak adanya kendaraan yang melebihi 1 unit yang dimiliki oleh pejabat. Wakil Walikota Metro Qomaru, berharap agar para pelayan masyarakat di Kota Metro ini, dapat kooperatif memperlihatkan fisik kendaraan dinas yang dimilikinya, untuk diinventarisasi oleh Inspektorat. “Saya minta pejabat Pemkot yang memiliki kendaraan dinas, sekiranya aktif memperhatikan fisik randisnya supaya dapat dievaluasi kondisi mesinnya. Ini juga untuk mengetahui ada berapa unit yang dimiliki oleh masing-masing dinas,” jelas Qomaru. Qomaru juga mengingatkan bahwa kendaraan yang dibawa oleh pejabat, serta pegawai pemerintahan, untuk selalu di cek kembali pajak kendaraannya. “Saya ingatkan dengan tegas, untuk semua pegawai dan pejabat yang menggunakan kendaraan dinas, untuk selalu membayar pajak tepat waktu. Karena ini juga akan berpengaruh kepada kenyamanan saat berkendara,” tegas Qomaru. (Ins/Gt)
Walikota Metro : Upaya Percepat Penanganan Covid-19 Dengan Peresmian KTN Purwosari
Walikota Metro Wahdi meresmikan Kelurahan Tangguh Nusantara ke-19 di Kelurahan Purwosari, Metro Selatan, Jumat (26/03/2021). Gunarso selaku Ketua KTN Kelurahan Purwosari, melaporkan bahwa ada 14 kasus Covid-19, dengan data 10 orang sembuh, 2 meninggal dunia, 2 lagi masih dalam tahap isolasi di Wisma Alvaro. “KTN Kelurahan Purwosari telah memiliki struktur organisasi yang lengkap, dan selalu melakukan sosialisasi 5M kepada masyarakat,” papar Gunarso. Walikota Metro Wahdi mengatakan, bahwa peluncuran Kelurahan Tangguh Nusantara ini merupakan program dalam upaya percepatan penanganan Covid-19. “KTN Purwosari dibuat untuk masyarakat, agar masyarakat lebih mudah menangani penyebaran Covid-19, perlu diingat untuk tetap menjaga kestabilan daya tahan tubuh masyarakat,” tegasnya. Tidak hanya itu Wahdi juga mengapresiasi Kelurahan Purwosari, karena telah melakukan banyak kegiatan yang membangun untuk masyarakatnya. “Saya juga ingin mengingatkan kembali kepada masyarakat untuk berkolaborasi dalam membangun KTN Purwosari yang asri,” ujarnya. (Ins/Gt)
Salat Jumat, Walikota Metro Isi Khotbah
Walikota Metro Wahdi melakukan dan menjadi khotib pada Sholat Jumat di Masjid Ar-Rahman, Kelurahan Purwosari, Metro Utara, Jumat (26/03/2021). Dalam kesempatan khotbahnya, Walikota Metro menyampaikan tentang pentingnya menjaga diri senantiasa bersih dan bersuci. Dimana kita harus menjaga diri senantiasa bersih dan bersuci sesuai dengan perintah agama, sehingga terhindar dari berbagai macam virus termasuk Covid-19. Terlebih juga pada masa pandemi saat ini,” ujar Wahdi. (Sr)
Walikota Metro Meresmikan Kelurahan Tangguh Nusantara di Rejomulyo
Walikota Metro Wahdi meresmikan Kelurahan Tangguh Nusantara ke-18 di Kelurahan Rejomulyo, Metro Selatan, Jumat (26/03/2021). Pada kesempatan ini, Walikota Metro Wahdi mengatakan bahwa peluncuran Kelurahan Tangguh Nusantara ini merupakan program dalam upaya percepatan penangan Covid-19 di Indonesia khususnya di Kota Metro. “Kelurahan Tangguh Nusantara atau KTN di Rejomulyo merupakan penanganan Covid-19 berbasis masyarakat. Jadi seluruh masyarakat terlibat dalam penanganan Covid-19,” tegasnya. Di akhir sambutan, Wahdi berpesan kepada masyarakat Rejomulyo agar kegiatan seperti ini jangan dijadikan kegiatan seremonial saja, tetapi harus dilaksanakan dengan baik. Dalam kesempatan ini, Kapolres Metro Retno Prihawati, mengatakan bahwa Kampung Tangguh ini dapat menjadi pemberdayaan dan ketahanan pangan bagi warga. “Seluruh ketahanan diterapkan di KTN, mulai dari ketahanan pangan hingga ketahanan keamanan. Sehingga dari terbentuknya KTN ini menjadi modal penting dalam situasi saat masa pandemi ini,” jelasnya. (Ins/Gt)
Walikota Metro Sambangi Rumah Duka Bocah Tenggelam di Sungai
Walikota Metro Wahdi menyambangi rumah duka keluarga korban tenggelam di saluran sungai Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Metro Selatan, Rabu (24/3/2021). Korban yang berinisial MR berusia 8 tahun merupakan putra dari Bapak Lukman warga Rejomulyo, Metro Selatan. Berdasarkan cerita warga sekitar, korban sempat terlihat bermain bersama temannya di tepi aliran sungai, kemudian tergelincir dan jatuh. Berdasarkan informasi dari Kasi Pencegahan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Metro Rohmad, mengatakan tim evakuasi segera melakukan pencarian di lokasi kejadian, setelah adanya laporan pada pukul 12.45 WIB hingga ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB. “Selama 1 jam lebih dalam pencarian warga dan tim BPBD Kota Metro, korban ditemukan sejauh 300 meter dari titik korban tenggelam dengan keadaan tidak sadarkan diri,” katanya. Tambahnya, Rohmad menjelaskan bahwa timnya segera bergegas membawa korban ke Puskesmas Sumbersari untuk mendapatkan pertolongan medis. “Setelah sampai di Puskesmas dan diperiksa, korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak Puskesmas Sumbersari Bantul,” ungkapnya. (Nv/Cv) ,
Peresmian Kelurahan Tangguh Nusantara Margodadi Oleh Walikota Metro
Walikota Metro Wahdi menghadiri dan meresmikan Kelurahan Tangguh Nusantara (KTN) yang berlokasi di Margodadi, Metro Selatan, Rabu (24/03/2021). Suaji selaku Ketua KTN melaporkan bahwa, KTN di Kelurahan Margodadi ini merupakan bentuk kerja sama seluruh unsur masyarakat, yang saling bahu membahu untuk membantu yang terdampak Covid-19. “Adapun untuk menunjang kampung tangguh maka didirikannya rumah isolasi, Posko Kesehatan Posyandu. Untuk masyarakat yang terdampak Covid-19 diberikan bantuan berupa bahan pokok, beras, mi instan,” kata Suaji. Kompol Zulkifli menyampaikan, kampung tangguh ini adalah kampung yang ke-15 terbentuk di Kota Metro. Adapun fungsi utama dari KTN adalah untuk memberantas dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang telah mewabah selama kurang lebih satu tahun di Indonesia. Walikota Metro Wahdi mengatakan, selamat atas peresmian KTN yang ke-15. Dengan harapan peresmian ini selesai dalam bulan Maret. Seperti yang telah dijelaskan tadi, bahwa KTN adalah milik kita semua. “Yang dimaksud dengan milik kita yaitu, bagaimana kita dapat sesegera mungkin menyelesaikan masalah Covid-19. Diharapkan Kota Metro menjadi kota percontohan oleh daerah lain. Dalam 100 hari kerja, Pemerintah Kota Metro berkonsentrasi kepada penanggulangan Covid-19. Maka kami meminta kepada seluruh elemen untuk saling bergotong-royong cegah dan tangani Covid-19,” papar Wahdi. Tambahnya, Wahdi berpesan kepada warga sekitar untuk memunculkan kreatifitas. “Banyak sekali lahan kosong yang nanti bisa dibudidayakan dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan warga. Diharapkan Metro menjadi kota yang layak huni, dan dapat membanggakan untuk nusa dan bangsa,” katanya (Nv/Cv)
Pemkot Metro Gelar Ekspose Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Bulan Ramadan
Walikota Metro Wahdi membuka dan memimpin rapat terkait Ekspose Pencegahan dan Penanganan Covid-19, dalam rangka menyambut Bulan Ramadan tahun 2021, yang bertempat di OR Setda, Rabu (24/03/2021). Kepala Dinas Kesehatan drg. Erla Andrianti, melaporkan catatan kasus terkonfirmasi terendah selama satu tahun yakni pada Kelurahan Margodadi, Rejomulyo, Sumbersari Bantul, Purwosari dan Mulyosari. Kemudian kasus terkonfirmasi terendah pada satu bulan terakhir pada tanggal 1 – 23 Maret yakni Kelurahan Mulyosari, Sumbersari, Purwoasri dan Tejosari. “Berdasarkan Perwali No. 39 tahun 2020, maka kewajiban pengurus tempat ibadah harus menyiapkan petugas untuk mengawasi prokes di area rumah ibadah, melakukan pembersihan dan disinfektan secara berkala di area rumah ibadah. Pengurus harus mempersingkat waktu ibadah, melakukan sosialiasi dan edukasi, melarang warga yang terkena flu untuk masuk ke rumah ibadah. Dan bagi jemaah yang datang dari luar kota, maka harus dipersiapkan tempat ibadah secara khusus dan terpisah,” ujar Erla. Lanjutnya, Kadis Kesehatan menyinggung terkait pelaksanaan Safari Ramadan, maka Tim Safari Ramadan harus membatasi tim peserta, mempersingkat acara, tidak memberi makan minum pada saat acara berlangsung, tidak bersalaman, dan harus terapkan 5M. Sementara itu Walikota Metro Wahdi, saat menanggapi hal tersebut mengatakan bahwa, kelemahan yang ada di Kota Metro adalah keinginan manusia untuk beribadah sangat tinggi. Sehingga sulit untuk meniadakan ibadah, bahkan sampai menutup tempat ibadah itu sendiri. Yang mengakibatkan angka penderita Covid-19 terus meningkat dan tidak akan pernah hilang, jika sikap manusia itu sendiri tidak dapat dijaga. “Alangkah baiknya apabila kegiatan Safari Ramadan ditiadakan. Ditakutkan pemerintah dinilai memberi contoh tidak baik kepada masyarakat, namun apabila tetap ingin diadakan maka benar-benar harus menerapkan upaya penanganan melalui 5M. Dan menempelkan larangan yang bertulis, Dilarang Masuk Masjid Apabila Tidak Memakai Masker,” tandas Wahdi. Dalam arahanya juga, Wahdi meminta tim teknis untuk merundingkan kembali. Dimana pemerintah harus melindungi bukan memberi contoh tidak baik. “Silakan dijadwalkan kembali dengan Kementerian Agama dan Ormas untuk merencanakan kembali program-program di Bulan Ramadan. Apakah baiknya tetap dilaksanakan safari atau digantikan di jam menjelang Salat Maghrib,” tuturnya. (Nv/Cv)