Pemerintah Kota Metro melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Metro mengadakan Rapat Koordinasi untuk membahas mediasi terkait pekerja tranportasi, Rabu (20/01/2021). Acara yang berlangsung di Aula Kantor Kesbangpol Kota Metro, menghadirkan Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (FSPTI) guna mencari solusi untuk menyejahterakan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). Hal ini terkait masalah pekerjaan transportasi di Pasar Kota Metro. Kesimpulan berdarkan diskusi para pekerja permasalahan atas perebutan kerja operasional di lapangan. Chaidirsyah selaku ketua FSPTI Kota Metro sebagai pihak satu, dan Lilik Irawan Eka Saputra dari Organisasi Buruh Formal Indonesia (OBFI) Kota Metro selaku pihak kedua secara bersama-sama menerangkan beberapa hal. Bahwa, OBFI sudah terbentuk selama 4 (empat) tahun yang dimana saat itu FSPTI masih keadaan vakum sampai waktu yang tidak dapat ditentukan. Kemudian pada bulan November 2020 FSPTI muncul kembali dan akhirnya memicu perselisihan terkait perebutan dana/jasa OBFI yang telah berjalan. Menurut Ketua DPC FSPTI Kota Metro apabila mereka sudah melakukan pekerjaan sesuai dengan SK, kemudian dari OBFI berdebat dikarenakan dianggap merebut dana/jasa ongkos bongkar muat barang bagian FSPTI, yang kemudian direbut kembali oleh OBFI. Kedua belah pihak dengan ini tidak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan diatas secara damai dan kekeluargaan karena keberadaan organisasi bongkar muat di Pasar Kota Metro dinilai menimbulkan permasalahan. Pemkot Metro mengimbau pedagang Pasar Kota Metro untuk tidak menggunakan jasa bongkar muat dari pihak manapun. Sehingga Pemkot Metro mengeluarkan peraturan terkait tidak adanya jasa bongkar muat/organisasi bongkar muat di Kota Metro. Pemkot Metro akan menyurati Kemenlu Ham terkait keberadaan kedua Ormas tersebut di Kota Metro. Pada kesempatan ini juga dihadiri Ketua FSPTI, Kapolsek Metro Pusat, Kepala Dinas Perhubungan Kota Metro, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan para anggota Ormas di Kota Metro. (Lia/Ian)
Penambahan Kasus Konfirmasi Positif Covid-19 di Kota Metro Sebanyak 22 Orang
Berdasarkan Laporan Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kota Metro Misnan mengatakan, bahwa kasus Covid-19 terus bertambah. Untuk hari ini terdapat 22 orang yang dinyatakan positif Covid-19, Minggu (17/01/2021). Berikut data penembahan pasien Covid-19 di Metro: Pasien no 369 Tn. SY umur 80 tahun asal Iringmulyo Metro, Timur Kota Metro. Pasien no 370 Tn. HT umur 42 tahun, Yosorejo Metro Timur Kota Metro. Pasien nomor 371; Ny. SR umur 58 tahun asal Purwosari Metro, Utara Kota Metro. Pasien nomor 372; Ny. US umur 53 tahun asal Mulyojati Metro Barat Kota Metro. P373; Tn. BK umur 36 tahun P374; LKM umur 35 tahun P375; an. GSF umur 11 tahunKetiganya merupakan keluarga dan tinggal di Mulyojati Metro Barat Kota Metro. Selanjutnya Misnan memaparkan no urut 8. Pasien no 376; Tn EK umur 36 tahun. Pasien no 377; Ny. R umur 58 tahun Pasien no 378; Ny. RPM umur 36 tahun Pasien no 379; Ny. MAF umur 29 tahun. Pasien no 380; An. M HK umur 12 tahun Pasien no 381; an. MBS Y umur 4 tahunAlamat Tejoagung Metro Timur Kota dan saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah. Pasien Nomor382; Tn. A, umur 55 tahun15 pasien nomor 383; Ny. S, umur 54 tahunTinggal di Imopuro Metro Pusat. Pasien nomor 384; Ny. S, umur 53 tahun Pasien nomor 385; Nn. FS, umur 18 tahun, dengan alamat keduanya Iringmulyo Metro Timur Kota Metro, saat ini Isolasi mandiri dirumah. Pasien 386; An. F umur 10 tahun yang merupakan anak dari Ny. MM pasien no 369 beralamatkan Iringmulyo Metro Timur Kota Metro. Pasien nomor 387; Ny. J umur 42 tahun alamat Iringmulyo Metro Timur Kota Metro dan merupakan anak Tn. LKS (P327). Kemudian untuk nomor 20. Pasien nomor 388; Tn. YC umur 42 tahun Pasien nomor 389; Nn. GS umur 15 tahun. Keduanya beralamatkan Yosorejo Metro Timur Kota Metro dan menjalani isolasi mandiri dirumah. Pasien nomor 390; Tn. BY umur 42 tahun merupakan warga Margorejo Metro Selatan Kota Metro. “Dengan data tersebut rata-rata pasien bergejala demam, flu dan hilang rasa penciuman. Oleh sebab itu, saya juga mengajak masyarakat Kota Metro agar lebih menjaga kesehatan dengan terapkan 3M saat keluar rumah dan makan, makanan yang bergizi,” ujar Misnan. (SR).
Wakil Walikota Metro Hadiri Pelantikan Pengurus BPC HIPMI Metro
Wakil Walikota Metro Djohan menghadiri Rapat Kerja Cabang (Rakercab) dan DIKLANTCAB II HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Kota Metro, periode 2020 sampai dengan 2023 di Ballroom Hotel Aidia Grande Metro, Kamis (14/01/2021). Pada kesempatan ini, Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Lampung Arie Nanda Djausal melantik Muhammad Andrie sebagai Ketua Umum BPC HIPMI Kota Metro dan 43 anggota BPC HIPMI Kota Metro. Dalam sambutan Djohan mengatakan, selamat kepada Ketua dan pengurus HIMPI Kota Metro yang baru dilantik. HPMI Kota Metro harus mampu mendesain program kerja dan keputusan yang dapat menjawab segala tantangan, yang disesuaikan dengan kemampuan dan situasi, kondisi wilayah yang sejalan dengan arah prioritas pembangunan daerah Kota Metro. “Saya juga berharap HIPMI kiranya mampu menggairahkan dan meningkatkan aktivitas dan motivasi bagi para anggota, untuk senantiasa melakukan pengkajian terhadap peluang pengembangan usaha-usaha dari ketersediaan potensi sumber daya alam yang ada di daerah. Serta guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mampu meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat serta mendukung pelaksanaan otonomi daerah,” ujar Djohan. Tambahnya, Djohan juga mengharapkan HIPMI Kota Metro sebagai wadah berkumpulnya pengusaha muda dapat menjadi suatu organisasi yang solid, mapan dan mampu membangun dunia usaha di daerah ini. (Sr/Dk)
Sosialisasi Pencegahan Covid-19 di Kecamatan Metro Timur
Walikota Metro Achmad Pairin, Kapolres Kota Metro, dan Dandim 0411/ LT bersama tim gabungan melakukan sosialisasi pencegahan Covid-19 di Kecamatan Metro Timur, Kamis (14/01/21). Pemerintah Kota Metro melakukan sosialisasi untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di sepanjang Jl. Ahmad Yani, Pasar 24 Kota Metro, Rusunawa Kota Metro, dan kembali ke Taman Kota Metro. Achmad Pairin menyampaikan bahwa warga yang terpapar positif Covid-19 di Kota Metro mencapai 361 orang, pasien sembuh 203 orang, 139 pasien yang diisolasi dan 9 pasien yang telah meninggal dunia. Dalam sosialisasinya Achmad Pairin mengimbau agar tetap menerapkan protokol kesehatan bila ingin bepegian keluar rumah, menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan mengurangi kerumunan. “Pada bulan April nanti Kota Metro akan melakukan vaksinasi untuk pencegahan Covid-19. Saya berharap agar warga Kota Metro tidak takut untuk divaksin,” kata Pairin. Sedangkan Kapolres Kota Metro AKBP Retno Prihawati menyampaikan telah melakukan upaya-upaya penyuluhan untuk mencegah penyebaran Covid-19. “Masyarakat yang melanggar akan diberikan tindakan tegas, tindakan tegas ini bukan tindak arogansi melainkan tindakan yang dilakukan untuk menyelamatkan warga Kota Metro dari penyebaran virus Covid-19,” ujar Retno. Kemudian Dandin 0411/LT Andri Hadianto, menambahkan akan menjadi orang pertama yang akan disuntik vaksin, tindakan yang dilakukannya agar warga percaya bahwa vaksin yang disuntikan aman (Cv2).
Sosialisasi Keliling Percepatan Penanganan Covid-19 di Metro Barat
Dalam rangka penegakkan disiplin, Pemerintah Kota Metro mengadakan sosialisasi keliling ke seluruh pelosok Kecamatan Metro Barat. Adapun Kelompok III yang diketuai oleh Dandim 0411/LT dan didampingi oleh Staf Ahli Bidang III serta kepala OPD, mendatangi Pondok Pesantren Darul Amal Mulyojati, dan Islamic Boarding School SMP TMI berbasis Pesantren Mulyojati, Kamis (14/01/2021). Camat Metro Barat Abdul Kadir Shofari, menjelaskan bahwa untuk mengantisipasi perkembangan Covid-19 di Kota ini, maka diimbau untuk tetap melakukan gerakan 3M (Memakai masker bila keluar rumah, Mencuci tangan pakai sabun/air mengalir, Menjaga jarak dan mengurangi kerumunan). “Kita juga dituntut untuk melakukan perilaku hidup bersih, dan sehat di lingkungan masing-masing. Diharapkan pula warga yang sedang isolasi mandiri di rumah, untuk jangan keluar rumah. Kemudian untuk melindungi masyarakat dari Covid-19, Pemerintah akan melaksanakan vaksinasi bagi masyarakat rentan dan masyarakat umum lainnya, pada bulan April 2021 sampai dengan Maret 2022. Di akhir penyampaiannya, Camat Metro Barat juga mengingatkan kepada masyarakat, agar tidak terpancing isu atau hoaks yang belum jelas kebenarannya, dan tetap menjaga situasi yang kondusif. (Ian/Nv)
Wakil Walikota Metro Ingatkan Masyarakat Untuk Terapkan 3M
Wakil Walikota Metro Djohan memimpin Kelompok IV dalam melaksanakan sosialisasi pencegahan Covid-19 Kota Metro di Kecamatan Metro Selatan, Kamis (14/01/2021). Wakil Walikota Metro Djohan, pada sosialisasi mengimbau kepada masyarakat agar dapat patuh melakukan gerakan 3 M (memakai masker, sering mencuci tangan dengan air mengalir, menjaga jarak) dan melakukan hidup sehat agar bisa kembali ke zona hijau kembali. “Saat ini Kota Metro sudah zona merah, maka dari itu saya berharap agar masyarakat lebih patuh dan menerapkan protokol kesehatan. Sehingga Kota Metro yang kita cintai ini kembali menjadi zona hijau,” ujar Djohan. Di akhir sosialisasi Djohan juga mengatakan bahwa, Pemerintah akan melaksanakan vaksinisasi kepada masyarakat Metro pada bulan April 2021 sampai dengan Maret 2022. “Sosialisasi ini tidak cukup sampai disini, mohon kita membagikan informasi kepada masyarakat sekitar agar patuh kepada protokol kesehatan,” kata Djohan di akhir penyampaian. Dimana Kelompok IV ini terdiri dari Wakil Walikota Metro, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Tokoh Agama, Ketua KPUD Kota Metro, Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kadis Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata, Kadis Penanaman Modal dan PTSP, Kadis Perdagangan dan Pasar, Kepala Kantor BPN, Kabag Administrasi Pembangunan Setda Kota Metro, Kabag Organisasi Setda, Camat Metro Selatan, Pimpinan Bank Metro Mandiri, Dewan Pendidikan, Pimpinan Dharma Wacana, Kepala BNNK Kota Metro, Ketua GOW Kota Metro, ICMI Kota Metro, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Metro. Yang didampingi oleh personil dari TNI 6 (enam) orang, Polres 6 (enam) orang, Sat Pol PP 4 (empat) orang, Dinas Kesehatan 2 (dua) orang, Dinas Perhubungan 2 (dua orang, Dinas Kominfo 2 orang, Dinas Pertanian 2 orang, BPBD 2 orang, Kecamatan/Kelurahan 6 orang. Melakukan sosialisasi di Kecamatan Metro Selatan diberbagai lokasi seperti Pasar Margorejo Metro, Pasar Sumber Sari, Kantor Margorejo Metro Selatan. (Lia/Agn)
Pasar Pagi 28, Menjadi Tempat Sosialisasi Pencegahan penanganan Covid-19
Kelompok V Pencegahan penanganan Covid 19 yang di pimpin Ketua DPRD Kota Metro M Tondi MG Nasution bersama, Camat Metro Utara dan Lurah mensosialisasikan pencegahan Corona kepada masyarakat , Kamis (14/01/2021). Kegiatan sosialisasi ini dilakukan di tempat ramai seperti Pasar pagi 28 Purwosari, Metro Utara, yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Bukan hanya itu saja, kegiatan ini juga membagikan masker kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker saat berkendara atau pun berbelanja. Ketua Tim Kelompok V menyampaikan, sesuai dengan protokol kesehatan di himbauan untuk tetap menggunakan masker, menjaga jarak dalam mensosialisasikan penangan Covid-19. Camat dan Lurah Metro Utara bersama pengawas Protokol Covid-19, juga menegur kepada masyarakat yang tetap melaksanakan hajatan, di Kelurahan Metro Utara. Nedi pengawas Protokol Covid-19 mengatakan kami melakukan kegiatan sosialisasi ini untuk mengurangi kerumunan dan mengedukasi masyarakat . Peringatan ini, untuk tidak ada pertambahan lagi pasien covid 19. “Kegiatan ini juga untuk kepentingan bersama, jumlah pengunjung hanya boleh 25% yang datang di hajatan, tidak boleh ada orkes, tidak boleh ada prasmanan, makanan disajikan di dalam kotak, waktu pelaksanaan juga di batasi sampai jam 9. Maksud dan tujuan ini juga kepentingan bersama untuk mengurangi cluster terbaru,” ujarnya. (Ins/Pls).
Apel Siaga, Pencegahan Penanganan Covid-19 di Kota Metro
Pemerintah Kota Metro bersama Polres dan Kodim 0411/LT melakukan apel siaga dalam rangka pencegahan penanganan Covid-19 di Kota Metro, Kamis (14/01/2021). Acara yang berlangsung di Jl. AH Nasution ini akan memantau di 5 Kecamatan se-Kota Metro. Dimana Tim 1 yang dipimpin oleh Walikota Metro akan melakukan sosialisasi di Kecamatan Metro Timur. Tim II yang dipimpin oleh Kapolres Metro akan melakukan sosialisasi di Kecamatan Metro Pusat. Untuk Tim III Dandim 0411/ LT akan melakukan sosialisasi di Kecamatan Metro Barat. Sedangkan sosialisasi di Kecamatan Metro Selatan, oleh Tim IV yang diketuai oleh Wakil Walikota Metro. Dan yang terakhir, Tim V yang diketuai oleh Ketua DPRD Kota Metro akan melakukan sosialisasi di Kecamatan Metro Utara. Walikota Metro Achmad Pairin mengatakan, bahwa Apel pada pagi ini bertujuan untuk mensosialisasikan, mengantisipasi dan memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kota Metro, sebagai upaya yang diambil Satgas Covid-19. “Kota Metro sudah memasuki zona merah, jumlah penderita Covid-19 semakin bertambah diantaranya 361 pasien positif, 203 pasien sembuh, 139 pasien yang diisolasi dan 9 pasien yang berpulang sampai hari ini,” jelas Pairin. Lanjutnya, Pairin menegaskan kembali akan keegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran lebih terharap masyarakat, pentingnya menjaga kesehatan di tengah pandemi Virus Corona. “Maka itu, kami membentuk 5 Tim Satgas Covid-19 di 5 Kecamatan Kota Metro. Saya juga berpesan kepada semua Satgas Covid-19, agar lebih maksimal dalam mengerahkan personilnya, dalam membantu mensosialisasikan pentingnya menjaga kesehatan di tengah pandemi dimanapun dan kapanpun. Agar penyebaran virus corona tidak bertambah lagi, khususnya di Kota Metro,” ungkap Pairin. Sedangkan Kapolres Metro AKBP Retno Prihawati menyampaikan, bahwa sosialisasi di seluruh wilayah Kota Metro, sudah menjadi tanggung jawab pemerintah untuk mensosialisasikan pencegahan dan penanganan Covid-19. “Kegiatan sosialisasi ini dilakukan sesuai Perwali atau edaran Walikota Metro, sampai dengan tanggal 25 Januari 2021. Dimana agar masyarakat memiliki pemahaman lebih terhadap adanya peraturan yang berlaku saat ini,” kata Retno. (Ins/Cv)
Walikota Metro Ikuti Rakernas Pembangunan Pertanian Tahun 2021
Walikota Metro Achmad Pairin mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pembangunan Pertanian Tahun 2021 secara Zoom Meeting di Ruang OR Setda, Senin (11/01/2021). Dengan tema “Memperkuat Peran Sektor Pertanian Dalam Menopang Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19” Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, menyampaikan bahwa kondisi pangan dunia mengalami banyak kendala di situasi Covid-19. “Kita juga harus membangun kawasan economics skill, paling tidak pembangunan lumbung pangan di Sumatera dan Kalimantan Tengah harus segera diselesaikan. Sebab setelah pembangunan lumbung pangan selesai, maka akan dilakukan evaluasi alat-alat pertanian apa saja yang kurang,” kata Joko Widodo. Joko Widodo juga mengatakan, teknologi pertanian harus dimanfaatkan sebaik mungkin, sehingga pokok produksi pertanian, bisa bersaing dengan harga komoditas yang sama dari negara lain. Sedangkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, menyampaikan bahwa pemerintah memiliki arah kerja pertanian pada tahun 2021 yaitu Maju, Mandiri, dan Modern. “Maksud arahan ini guna bertindak cepat, tepat dan untuk mempercepat kinerja pertanian yang lebih maju. Kita harus memanfaatkan sumber daya yang dimiliki dengan cara kemandirian nasional, lokal dan juga teknologi pertanian yang lebih maju,” ujarnya. (Ins/Cv)
50 Ribu Masker Siap Dibagikan Untuk Masyarkat Kota Metro
Provinsi Lampung melalui Dinas Koperasi UKM, UM dan Perindustrian Kota Metro membagikan masker untuk masyarakat. Penyerahan masker yang berlangsung di Halaman Kantor Kecamatan Metro Pusat ini akan didistribusikan untuk setiap kecamatan, Senin (11/01/2021). Kepalas Dinas Koperasi UKM, UM dan Perindustrian Kota Metro Siti Aisyah mengatakan, Pemerintah Provinsi Lampung menyerahkan 50 ribu masker untuk masyarakat Kota Metro. “Masker sebanyak 50 ribu ini akan distribusikan melalui kecamatan dan dilanjutkan oleh 22 kelurahan se-Kota Metro. Dimana kegiatan ini sebagai kepedulian Pemerintah Provinsi Lampung terhadap masyarakat Kota Metro, dilihat saat ini pasien Covid-19 terus bertambah,” ujarnya. Lebih lanjutnya, Siti Aisyah berharap untuk masyarakat Kota Metro sendiri, untuk terus menerapkan protokol kesehatan. “Jangan lupa penerapan perilaku 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak),” katanya. (Sr)