0 Comments

Wali Kota Metro Pastikan Kewajiban Kepada Rekanan Tetap Diselesaikan

Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menanggapi isu keterlambatan pembayaran yang tengah mencuat, setelah sejumlah proyek infrastruktur dinyatakan rampung, namun ada beberapa pencairan dana yang belum terealisasi hingga tutup Tahun Anggaran 2025 di Kota Metro. Menurutnya, keterlambatan pembayaran beberapa proyek fisik Tahun Anggaran 2025 masih berada dalam koridor kewajaran fiskal dan tidak melanggar ketentuan perundang-undangan. Pemerintah Kota Metro memastikan kewajiban kepada rekanan tetap akan diselesaikan melalui mekanisme anggaran yang sah. Wali Kota Metro Bambang juga menjelaskan bahwa persoalan pembayaran tidak bisa dilepaskan dari sistem pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diatur ketat oleh regulasi. “Ini masih dalam kewajaran dan dalam koridor aturan perundang-undangan yang ada. Masih bisa diselesaikan pada termin anggaran 2026. Insyaallah nanti diselesaikan,” kata Wali Kota Metro Bambang usai Musrenbang di Rejomulyo, Metro Selatan, Selasa, 6/1/2026. Dalam kesempatan ini, Wali Kota juga menegaskan APBD bukan instrumen yang bisa digerakkan secara sepihak oleh Kepala Daerah. Setiap kebijakan penganggaran harus melalui mekanisme yang telah ditentukan serta dikoordinasikan lintas pemerintahan. “Pemkot Metro tetap akan membayar yang telah dijadwalkan ulang sesuai kemampuan kas dan ketentuan anggaran. Selain itu juga, Pemkot Metro tetap melanjutkan berbagai proyek infrastruktur yang ditujukan untuk menopang pelayanan publik. Jalan lingkungan, fasilitas kesehatan, hingga sarana pendidikan tetap dibangun, dan sebagian hasilnya Alhamdulillah telah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya. Menurut Wali Kota Metro Bambang, tantangan utama Pemerintah Daerah saat ini bukan sekadar menyelesaikan proyek fisik, tetapi menjaga keseimbangan antara keberlanjutan pembangunan dan stabilitas keuangan daerah. Ia mengakui kritik publik penting sebagai pengingat, namun harus diletakkan dalam konteks tata kelola fiskal yang kompleks. “Pemerintah memastikan tengah menyiapkan langkah penyelesaian kewajiban kepada pihak ketiga, melalui penyesuaian anggaran tahun berikutnya. Ukuran tanggung jawab tidak semata dilihat dari kecepatan membayar, tetapi dari kepatuhan pada aturan dan kemampuan menjaga kesinambungan keuangan daerah,” pungkas Wali Kota Metro. (Sr)

0 Comments

Pemkot Peduli : Wali Kota Metro Berikan Bantuan Kepada Mahasiswa Korban Bencana Sumatera

Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menerima audiensi dua mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Lampung yang sedang menempuh pendidikan di Kota Metro, di Ruang Kerja Wali Kota Metro, Selasa (06/01/2026). Kedua mahasiswi tersebut merupakan mahasiswa asal Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang keluarganya terdampak bencana alam di daerah asal, sehingga memerlukan perhatian dan kepedulian dari berbagai pihak. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Metro menyampaikan rasa duka dan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa keluarga para mahasiswi tersebut, hadirnya Pemerintah Kota Metro tidak hanya sebagai penyelenggara pemerintahan tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab kemanusiaan. “Musibah bencana alam ini merupakan ujian berat bagi keluarga kedua ananda. Pemerintah Kota Metro turut merasakan duka yang sama dan berupaya hadir memberikan dukungan, baik secara moril maupun materil,” ujar Wali Kota Metro. Sebagai bentuk kepedulian, Wali Kota Metro juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan perlengkapan kebutuhan dasar yang diharapkan dapat membantu meringankan beban yang dihadapi para mahasiswi dan keluarganya. Tak hanya itu, Pemerintah Kota Metro juga menyalurkan bantuan tunai sebagai bentuk perhatian dan solidaritas terhadap korban bencana alam dengan harapan bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan mendesak, terutama dalam situasi pascabencana yang masih membutuhkan penanganan. “Kami ingin memastikan adik-adik kita tetap dapat melanjutkan pendidikan dengan baik tanpa terbebani secara berlebihan oleh kondisi yang dialami keluarga di daerah Sumatera Barat dan Sumatera Utara,” tambahnya. Lebih lanjut, Bambang menyampaikan bahwa Kota Metro sebagai kota pendidikan berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman, peduli, dan inklusif bagi seluruh mahasiswa. “Harapannya bantuan yang diterima, dapat menjadi penguat semangat bagi para mahasiswi agar tetap tabah, fokus belajar, dan tidak kehilangan harapan di tengah situasi sulit yang dihadapi, “tuturnya. (Yl/Yd/Sr)

0 Comments

Pemkot Metro Gelar Musrenbang Perdana 2026, Wali Kota Tekankan Peran Lurah dan Kesadaran Pajak

Pemerintah Kota Metro menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) perdana tahun 2026 yang di laksanakan di aula Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Metro Selatan, kegiatan dilakukan sebagai langkah awal penyusunan arah pembangunan daerah yang partisipatif dan berkelanjutan, Selasa (06/01/2026). Dikesempatan ini Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran aktif para lurah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya terkait kewajiban membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebagai salah satu penopang utama pembangunan daerah. “PBB ini kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan. Karena itu, saya minta para lurah lebih aktif mensosialisasikan pentingnya membayar pajak demi pembangunan Kota Metro yang berkelanjutan,” ujar Bambang. Lebih lanjut, Wali Kota juga mendorong adanya inovasi dan pendekatan baru yang lebih humanis dan edukatif agar masyarakat semakin sadar akan kewajibannya sebagai wajib pajak. Menurutnya, pendekatan persuasif yang melibatkan tokoh masyarakat dan pemanfaatan media informasi lokal dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kepatuhan pajak. Dirinya juga menyoroti pentingnya peran serta masyarakat dalam melakukan pengawasan terhadap setiap pelaksanaan pembangunan agar hasilnya benar-benar dirasakan dan terhindar dari potensi penyimpangan. “Pengawasan tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga masyarakat. Jika pembangunan diawasi bersama, maka hasilnya akan lebih tepat sasaran dan berkualitas,” tegasnya. Dikesempatan itu juga ia mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial, khususnya terkait perkembangan pembangunan. “Cerna setiap informasi dengan baik, jangan mudah terprovokasi, dan pastikan kebenarannya sebelum menyebarkan,” tambah Bambang. Wali Kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Metro akan terus berupaya mewujudkan tagline kepemimpinannya, yakni menjadikan Metro sebagai kota dengan infrastruktur yang baik, jalan yang mulus, serta penerangan jalan umum yang memadai. “Ciri-ciri kota itu sederhana, jalannya bagus dan lampunya terang. Itu yang terus kita upayakan bersama,” katanya. Menurut Bambang, keberhasilan pembangunan di Kota Metro merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat. Ia mencontohkan sejumlah usulan warga dalam Musrenbang, seperti rehabilitasi aula kelurahan dan penanganan persoalan lingkungan, yang perlu ditindaklanjuti berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat. Menutup arahannya, Bambang meminta agar seluruh usulan yang disampaikan dalam Musrenbang disusun secara prioritas dan selaras dengan arah kebijakan pembangunan Kota Metro, sehingga program yang dihasilkan benar-benar berdampak dan berkelanjutan. “Musrenbang bukan sekadar rutinitas, tetapi forum strategis untuk menentukan prioritas pembangunan yang berpihak pada kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (Bsr/Sr)

0 Comments

Pemkot Metro Gelar Sertijab Camat Metro Barat dan Lurah Ganjar Asri, Sekaligus Lantik Ketua TP PKK Kecamatan

Pemerintah Kota Metro melaksanakan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Camat Metro Barat dan Lurah Ganjar Asri sekaligus Pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Metro Barat dan Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Ganjar Asri, berlangsung di Aula Kelurahan setempat, Selasa (06/01/2025). Dalam sertijab tersebut, Risfania, S.STP., M.Si., resmi dilantik sebagai Camat Metro Barat menggantikan Triyono, S.Sos. Sementara itu, jabatan Lurah Ganjar Asri yang sebelumnya diemban oleh Kharisma Zarkasi Rusyadi Saputra, S.STP., M.Si., kini diserahterimakan kepada Ruben Nugroho, S.STP. Acara tersebut dipimpin dan disaksikan langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kota Metro, Dra. Bayana, M.Si., Ketua TP-PKK Kota Metro, Eni Sumiati Bambang serta dihadiri oleh jajaran perangkat daerah, tokoh masyarakat, dan unsur terkait lainnya. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja pemerintahan di tingkat kecamatan dan kelurahan. Dalam sambutannya, Pj Sekda Kota Metro Bayana, menyampaikan bahwa camat dan lurah memiliki tiga urusan utama dalam penyelenggaraan pemerintahan di wilayah masing-masing. Urusan tersebut meliputi pembangunan yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelayanan kesehatan, serta pendidikan masyarakat. Selain urusan pembangunan, Bayana menegaskan bahwa camat dan lurah juga bertanggung jawab terhadap urusan pelayanan yang mencakup seluruh sektor kehidupan masyarakat. Pelayanan publik harus dilaksanakan secara optimal, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan warga. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa urusan pemberdayaan masyarakat menjadi aspek penting yang harus dijalankan melalui pelibatan aktif warga dalam setiap proses pemerintahan. Seluruh pelaksanaan tugas tersebut harus didukung oleh terciptanya kondisi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif. “Keberhasilan seorang camat dan lurah tidak hanya diukur dari banyaknya kebijakan atau penyelesaian administrasi, melainkan dari kemampuan membangun komunikasi yang baik, menyelesaikan permasalahan di tengah masyarakat, serta menjalin koordinasi dengan tokoh masyarakat dan aparat terkait, termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” tegas Bayana. Bayana juga menekankan bahwa pemerintah berperan sebagai fasilitator dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Menurutnya, penyelesaian persoalan masyarakat pada dasarnya dilakukan oleh masyarakat itu sendiri melalui pembinaan kader serta peran strategis RT dan RW sebagai ujung tombak pelayanan di lingkungan. Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Metro, Eni Sumiati Bambang, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua TP PKK Kecamatan Metro Barat sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama masa tugasnya. Ia berharap kepengurusan TP PKK yang baru dapat melanjutkan serta meningkatkan peran PKK dalam mendukung program pembangunan dan kesejahteraan keluarga. “Langkah awal yang perlu dilakukan Ketua TP PKK adalah mengenali wilayah tugas, memperkuat tim, menetapkan program kerja sesuai kondisi wilayah, serta menjalin koordinasi dan konsolidasi secara internal maupun eksternal agar program PKK berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga dan masyarakat,” pungkasnya. (Tm/Md/Aql)

0 Comments

Apel Perdana 2026, Wali Kota Metro Ajak ASN Refleksi dan Perkuat Peran sebagai Pelayan Masyarakat

Pemerintah Kota Metro menggelar apel perdana tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Metro di halaman Kantor Wali Kota Metro, Senin (05/01/2026). Apel tersebut menjadi momentum refleksi dan evaluasi kinerja aparatur sipil negara (ASN) atas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab selama tahun 2025, sekaligus penguatan komitmen pelayanan publik di tahun 2026. Dalam arahannya, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, mengajak seluruh jajaran ASN menjadikan pengalaman dan dinamika sepanjang tahun 2025, sebagai pembelajaran berharga untuk menyongsong tahun 2026 dengan semangat perubahan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Tahun 2025 harus kita jadikan bahan refleksi dan evaluasi bersama. Dari sana, kita perbaiki diri agar di tahun 2026 ini kita benar-benar hadir sebagai pelayan masyarakat yang lebih baik, profesional, dan bertanggung jawab,” ujar Wali Kota Metro. Ia menegaskan bahwa tahun 2026 harus diisi dengan capaian yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, baik dari sisi kinerja pemerintahan, pembangunan, maupun pelayanan publik. “2026 harus menjadi lebih baik lagi dari tahun 2025. Itu bukan sekadar harapan, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata, disiplin, dan integritas seluruh aparatur,” tegasnya. Lebih lanjut, Wali Kota Metro ingin mendorong perubahan pola pikir dan perilaku ASN yang dimulai dari hal-hal kecil dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, tanpa menunda-nunda niat untuk berbuat baik dan meningkatkan kinerja. “Perubahan itu dimulai dari diri kita sendiri, dari hal-hal kecil, dan dimulai sekarang. Jangan menunggu nanti-nanti hanya untuk menjadi baik,” imbuhnya. Dalam kesempatan tersebut, Bambang juga menyoroti pesatnya perkembangan informasi di era digital, khususnya terkait pembangunan infrastruktur. Menurutnya, masyarakat kini dengan mudah memantau dan menyebarluaskan informasi melalui media sosial, sehingga menuntut pemerintah untuk bekerja lebih transparan, responsif, dan akuntabel. “Perkembangan pembangunan hari ini sangat cepat diketahui publik. Melalui media sosial, masyarakat bisa langsung melihat dan menilai. Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk bekerja secara sungguh-sungguh dan terbuka,” katanya. Selain itu, Wali Kota Metro menegaskan komitmen Pemerintah Kota Metro dalam menerapkan sistem manajemen kepegawaian yang bersih dan profesional, khususnya terkait mutasi dan pengisian jabatan. “Saya tegaskan, tidak ada jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Metro. Setiap jabatan yang diterima merupakan hasil dari kinerja, kompetensi, dan penilaian objektif,” pungkasnya. Apel perdana ini diharapkan menjadi titik awal penguatan integritas, etos kerja, serta sinergi seluruh ASN dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik yang berorientasi pada kepentingan masyarakat Kota Metro sepanjang tahun 2026. (Bsr/Yd/Sr)

0 Comments

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro Pantau Pos Pelayanan pada Malam Tahun Baru 2026

Wali Kota Metro H. Bambang dan Wakil Wali Kota Metro Rafieq, melaksanakan monitoring malam Tahun Baru 2026 dengan mengunjungi sejumlah pos pelayanan di wilayah Kota Metro, Rabu malam (31/12/2025). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiap siagaan aparat serta keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam merayakan pergantian tahun. Dalam keterangannya, Bambang menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Metro berada dalam kondisi siap siaga guna mengantisipasi berbagai potensi kejadian yang tidak diharapkan selama malam pergantian tahun. “Kita akan melakukan monitoring sekaligus memberikan semangat kepada rekan-rekan petugas yang berjaga. Tugas mereka sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Kota Metro,” ujarnya. Bambang juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran pemerintah kota agar tetap siaga, terutama menghadapi kondisi cuaca hujan yang tidak dapat diprediksi. Selain itu, Wali Kota Metro mengimbau masyarakat agar turut menjaga fasilitas dan properti publik yang telah dibangun oleh pemerintah kota, serta tidak melakukan tindakan perusakan. Ia memastikan setiap pos pelayanan telah dilengkapi dengan unsur lintas sektor, mulai dari Kepolisian, TNI (Kodim), tenaga kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hingga Dinas Perhubungan (Dishub), guna memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. “Momentum Tahun Baru ini menjadi refleksi dan evaluasi bagi kita semua untuk menatap dan menyongsong tahun 2026, agar penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan di Kota Metro dapat berjalan lebih optimal,” pungkasnya. (Bg/Sr)

0 Comments

Kota Metro Rayakan Tahun Baru 2026 dengan Doa Bersama Lintas Agama

Pemerintah Kota Metro bersama Kepolisian Resor (Polres) Metro menggelar kegiatan Doa Bersama Lintas Agama dalam rangka penutupan Tahun 2025 dan menyambut datangnya Tahun Baru 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Polres Metro dan dihadiri oleh Wali Kota Metro, Wakil Walikota Metro, Kapolres Metro, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD Kota Metro, tokoh lintas agama, serta berbagai elemen masyarakat, Rabu (31/12/2025). Kegiatan doa bersama ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai toleransi, kebersamaan, dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kota Metro. Selain itu kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai bentuk refleksi akhir tahun serta ikhtiar spiritual untuk memohon keselamatan keamanan dan keberkahan bagi daerah dan seluruh masyarakat. Wali Kota Metro dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas terselenggaranya kegiatan doa bersama lintas agama tersebut. Ia menilai kegiatan ini mencerminkan kuatnya persatuan dan keharmonisan antar umat beragama yang selama ini terjaga dengan baik di Kota Metro. Sebagai Wali Kota Metro saya turut merasakan kebahagiaan dari kegiatan doa bersama lintas agama ini. Hal ini menunjukkan bahwa Kota Metro benar-benar layak disebut sebagai kota yang aman, nyaman, dan masyarakatnya hidup rukun dalam keberagaman, ujar Wali Kota Metro. Menurutnya kerukunan umat beragama di Kota Metro telah terbukti melalui suasana yang kondusif selama pelaksanaan perayaan hari besar keagamaan termasuk perayaan Natal oleh umat Kristiani yang berlangsung dengan penuh rasa aman dan saling menghormati. Wali Kota Metro menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan yang dirasakan masyarakat tidak terlepas dari kebersamaan kekompakan serta sinergi yang solid antara pemerintah daerah, aparat keamanan dan seluruh unsur Forkopimda. Peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) juga dinilai sangat strategis dalam menjaga dan merawat toleransi di tengah masyarakat. “Tidak ada persoalan yang terasa berat apabila dipikul bersama. Dengan kebersamaan dan kekompakan yang terjalin antar pimpinan daerah serta seluruh elemen masyarakat, kehidupan sosial dan hubungan antar umat beragama di Kota Metro dapat terus terjaga dengan baik,” tegasnya. Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Metro juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran TNI dan Polri yang telah bekerja secara maksimal dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. “Atas nama Pemerintah Kota Metro, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran TNI dan Polri yang senantiasa memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Metro,” ungkapnya. Wali Kota Metro berharap pada malam puncak pergantian tahun Kota Metro tetap berada dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif, serta terhindar dari berbagai kejadian yang tidak diinginkan. Ia juga memanjatkan doa agar Kota Metro senantiasa mendapatkan perlindungan dari Allah SWT dan masyarakat dapat menyongsong Tahun Baru 2026 dengan penuh harapan dan optimisme. Wali Kota Metro turut mengajak seluruh masyarakat untuk menumbuhkan empati dan solidaritas terhadap saudara-saudara sebangsa yang tengah mengalami musibah bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera seperti Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Sebagai bentuk kepedulian dan empati Wali Kota Metro mengimbau agar perayaan Tahun Baru 2026 dilaksanakan secara sederhana dan tidak berlebihan. Hal tersebut dimaksudkan agar semangat kebersamaan dan rasa kemanusiaan tetap menjadi prioritas di tengah suasana duka yang dialami oleh saudara-saudara di daerah terdampak bencana. “Marilah kita sambut Tahun Baru 2026 dengan kesederhanaan, doa, dan harapan agar bangsa dan negara kita senantiasa diberikan kekuatan dijauhkan dari bencana serta mampu mengambil hikmah dari setiap peristiwa yang terjadi,” imbuhnya. Sementara itu Kapolres Metro dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan doa bersama lintas agama ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian pengamanan perayaan Natal penutupan Tahun 2025 dan penyambutan Tahun Baru 2026. Kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian bersama terhadap para korban bencana alam di wilayah Sumatera dan sekitarnya. Kapolres Metro menyampaikan bahwa menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru aktivitas masyarakat biasanya mengalami peningkatan signifikan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban. Oleh karena itu diperlukan kesiapsiagaan serta kerja sama seluruh pihak untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif. “Melalui doa bersama ini kami bersama Pemerintah Kota Metro, DPRD, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat berupaya memperkuat persatuan menjaga toleransi serta memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh rangkaian kegiatan akhir tahun dapat berjalan aman lancar dan kondusif,” jelas Kapolres Metro. Kapolres Metro juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan meningkatkan kepedulian sosial, serta mendukung tugas aparat keamanan dalam menjaga situasi kamtibmas khususnya bagi umat Kristiani yang tengah melaksanakan ibadah Natal serta masyarakat yang merayakan pergantian tahun. Menutup sambutannya Kapolres Metro menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan doa bersama lintas agama tersebut. Ia berharap sinergi yang telah terjalin antara Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat dapat terus dipertahankan demi mewujudkan Kota Metro yang damai aman dan harmonis (Md/Yl).

0 Comments

Wali Kota Metro : Perlindungan Jaminan Sosial Ketenegakerjaan Penting untuk Meningkatkan Kesejahteraan Pekerja

Pemerintah Kota Metro terus memperkuat komitmen dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Metro. Kerja sama tersebut menjadi landasan strategis dalam memperluas cakupan perlindungan bagi pekerja, khususnya kelompok non-Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pekerja sektor informal di Kota Metro. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Metro, Imiati, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Metro atas dukungan yang konsisten terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan. “Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Metro yang selama ini memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Imiati. Ia menjelaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan diberi amanah untuk memberikan perlindungan menyeluruh kepada para pekerja, termasuk melalui penyaluran santunan kepada ahli waris peserta yang meninggal dunia. Selain melakukan penandatanganan kesepakatan bersama, BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan santunan klaim Jaminan Kematian kepada ahli waris salah satu Ketua RT dengan nilai manfaat sebesar Rp42 juta. “Sepanjang tahun dari Januari 2025 sampai Desember, kami sudah memberikan manfaat kepada ahli waris sebanyak 27 orang dengan total sambungan Rp1.102.000.000, ” tuturnya. Menurutnya, manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan tersebut memberikan dampak signifikan dalam meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. “Kami turut berduka cita atas musibah yang terjadi dan berharap santunan ini dapat memberikan manfaat serta membantu keberlangsungan kehidupan ahli waris,” katanya. Dalam laporannya, Imiati menyampaikan bahwa berdasarkan data hingga Desember 2025, Pemerintah Kota Metro telah mengalokasikan anggaran APBD untuk kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi 8.477 pekerja dengan total iuran sebesar Rp1,721 miliar. “Cakupan kepesertaan tersebut meliputi berbagai kelompok pekerja non-ASN, seperti RT/RW, guru ngaji, guru honorer, marbot masjid, penjaga makam, serta tenaga non-ASN lainnya, ” terangnya. Rencanannya, ke depan BPJS Ketenagakerjaan juga akan melakukan perluasan perlindungan bagi pekerja sektor informal, antara lain juru parkir dan kuli angkut di pasar-pasar tradisional se-Kota Metro. “Sinergi yang terbangun antara BPJS Ketenagakerjaan dan Pemerintah Kota Metro telah mengantarkan daerah ini meraih Paritrana Award tingkat Provinsi Lampung selama tiga tahun berturut-turut, ” paparnya. Pada tahun 2023 dan 2024, Kota Metro berhasil meraih Juara I Paritrana Award tingkat provinsi, sementara pada tahun 2025 memperoleh peringkat II. “Ke depan, kami optimistis dengan komitmen bersama, Kota Metro dapat kembali meraih prestasi terbaik, bahkan hingga tingkat nasional,” ujarnya. Sementara itu, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyampaikan bahwa penandatanganan MoU tersebut merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap perlindungan dan kesejahteraan pekerja. “Alhamdulillah, penandatanganan kesepakatan antara Pemerintah Kota Metro dan BPJS Ketenagakerjaan berjalan dengan lancar. Ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjamin perlindungan sosial ketenagakerjaan,” kata Bambang. Ia mengakui bahwa pemerintah daerah saat ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk kebijakan efisiensi dan penyesuaian anggaran transfer dari pusat ke daerah. Namun demikian, Wali Kota Metro menegaskan bahwa pemerintah tetap berupaya menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat melalui optimalisasi program perlindungan sosial serta kolaborasi lintas sektor dan sinergi dengan pemerintah pusat yang menjadi kunci dalam memastikan keberlanjutan program-program perlindungan bagi masyarakat. “Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja non-ASN merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik, “ungkapnya. Ia juga mendorong agar perlindungan jaminan sosial dapat diperluas tidak hanya pada juru parkir dan kuli angkut saja, tetapi kepada masyarakat kurang mampu yang selama ini belum terjangkau program ketenagakerjaan. “Ke depan, saya berharap OPD terkait dapat menindaklanjuti kerja sama ini secara teknis agar manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran,” ujarnya. Wali Kota menekankan bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya memberikan rasa aman bagi pekerja, tetapi juga meningkatkan ketahanan sosial bagi keluarga mereka. “Penandatanganan MoU antara Pemerintah Kota Metro dan BPJS Ketenagakerjaan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat sistem perlindungan sosial sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja dan masyarakat Kota Metro secara berkelanjutan, ” kata Bambang. (Yl/Sr)

0 Comments

Pemkot Kota Metro Gelar High Level Meeting TPID, Fokus Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Jelang Nataru

Pemerintah Kota Metro menggelar High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Metro dalam rangka menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memastikan stabilitas harga, kelancaran distribusi, serta kesiapsiagaan daerah menghadapi potensi bencana alam. Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menegaskan bahwa momentum Nataru setiap tahun selalu diikuti oleh peningkatan permintaan masyarakat yang signifikan, terutama pada komoditas pangan strategis yang berpotensi terjadinya tekanan terhadap harga komoditas utama seperti beras dan gula. Namun demikian, Wali Kota Metro optimistis Kota Metro mampu menjaga stabilitas pasokan beras karena keberadaan gudang Bulog yang berada langsung di wilayah Kota Metro.”Selain beras, saya juga berharap komoditas lain seperti telur, daging ayam, dan cabai tidak mengalami lonjakan harga, terlebih telah mendapat dukungan fasilitasi dari Bank Indonesia, ” ujarnya saat memberikan sambutan di OR Setda Kota Metro, Selasa (16/12/2025). Menurutnya, dinamika harga dan kebutuhan masyarakat saat Nataru serta potensi lonjakan kebutuhan pada sektor energi, transportasi, dan logistik yang kerap terjadi bersamaan dengan musim penghujan juga, merupakan siklus tahunan yang perlu diantisipasi secara terencana dan terkoordinasi. Dalam kesempatan tersebut, Bambang turut menyinggung kondisi nasional yang tengah diuji oleh berbagai bencana alam di sejumlah daerah, bahkan sebelum memasuki puncak Nataru seperti yang terjadi di Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara. “Untuk membantu saudara-saudara kita Pemerintah Kota Metro telah mengirimkan tim kemanusiaan ke daerah terdampak bencana yang terdiri dari tenaga kesehatan, perawat, dokter, serta mahasiswa yang kurang lebih ada 12 orang dan serta distribusi logistik telah sampai di lokasi tujuan,” ungkapnya. Sebagai pimpinan daerah, ia berharap mendekati Nataru tidak terjadi bencana yang tidak diinginkan di Kota Metro seperti fenomena puting beliung yang kerap terjadi, khususnya di wilayah Metro Utara. “Metro Utara ini hampir setiap tahun di uji dengan puting beliung dan ini harus kita pelajari lebih dalam penyebabnya. Saya juga, mendorong agar upaya penanggulangan tidak hanya bersifat responsif, tetapi juga preventif melalui kajian ilmiah, penataan lingkungan, serta mitigasi jangka panjang, “tegasnya. Menghadapi puncak cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi setelah tanggal 25 hingga 31 Desember, Wali Kota Metro mengimbau seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan ganda dengan menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat ketahanan daerah terhadap bencana alam. “Koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan pengendalian inflasi dan mitigasi risiko. Saya minta seluruh OPD melakukan monitoring harian harga dan pasokan komoditas strategis seperti beras, cabai, bawang, telur, daging ayam, minyak goreng, dan LPG karena pengendalian inflasi dan mitigasi bencana bukanlah tugas satu instansi lain kan kerja bersama,” tekannya. Setiap potensi gejolak, lanjutnya, harus segera ditangani melalui operasi pasar, intervensi pasokan, serta komunikasi publik yang tepat dan transparan. “Saya juga meminta Dishub, BPBD, dan Satpol PP untuk bersinergi guna memastikan jalur logistik tetap aman dan lancar di tengah potensi gangguan cuaca ekstrem. Tak hanya itu, Bambang juga meminta adanya kolaborasi yang dilakukan dengan Bulog, distributor, dan pelaku usaha untuk memastikan kecukupan stok, termasuk melalui kerjasama antar daerah bila diperlukan. “Lakukan pengecekan kesiapan alat dan sarana penanganan bencana, pemetaan wilayah rawan banjir. Jika diperlukan persiapan posko siaga bencana serta optimalisasi sistem peringatan dini dan pemantauan wilayah yang dilakukan oleh camat, lurah, RW dan RT di wilayah masing-masing,”pintanya dalam rapat. Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Achmad P. Subarkah, mengapresiasi kinerja TPID Kota Metro yang berhasil menjaga inflasi tetap terkendali pada bulan November 2025, dimana inflasi Kota Metro tercatat sebesar 1,88 persen year on year. “Kota Metro Ini adalah miniatur Jogja sebagai Kota Pendidikan yang memiliki dinamika ekonomi unik sehingga pada saat kita ngomong soal inflasi, kita tidak hanya berbicara mengenai angka, tapi kita juga berbicara terhadap daya beli mahasiswanya, ” ungkapnya. Untuk itu, Kota Metro diharapkan mampu menjaga daya beli mahasiswa, menjaga daya beli ibu rumah tangga dan menjaga kesejahteraan masyarakat Metro secara keseluruhan terkait dengan inflasi. Berdasarkan data inflasi nasional, per November 2025 Indonesian saat ini berada di 2,72 persen year on year yang berarti masih ada di dalam range sasaran 2,5 plus minus 1 persen, “Sementara itu, kalau kita lihat di tingkat Provinsi Lampung Inflasi November itu tercatat 1,14 year on year yang terbentuk dari empat daerah yaitu Bandar Lampung dengan angka terendah di 0,37 persen, Kota Metro di 1,88 persen, Lampung Timur di 2,32 persen dan Misuji yang paling tertinggi ada di 2,35 persen, “paparnya. Achmad menegaskan bahwa ke depan, pengendalian inflasi perlu terus diperkuat melalui strategi K4 TPID, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi publik yang efektif, guna menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kota Metro secara berkelanjutan. “Ada lima penyumbang inflasi terbesar di Kota Metro, antara lain emas yang mengikuti harga internasional, cabai merah yang bersifat klasik dan musiman dengan dampak besar, serta beras, kopi bubuk, dan mobil,”imbuhnya. Di sisi lain, penyumbang deflasi di Kota Metro antara lain penghapusan uang komite SMA, bawang putih, deterjen cair, dan tomat yang merupakan produk lokal. “Inflasi di Metro dipengaruhi oleh dua kekuatan utama, yaitu volatile food (pangan yang mudah bergejolak harganya) dan inflasi inti,”katanya. Sementara itu, kekhawatiran lainnya juga dirasakan pada kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mengantri sampai ribuan meter. “Antrian panjang di pom bensin itu tidak hanya mengganggu distribusi di wilayah Lampung, tapi juga berdampak ke daerah lain,” ungkapnya. Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, menjelaskan bahwa dampak dari tersendat karena angkutan Lampung akibat dari antrian solar menyebabkan kelambatan pengiriman bukan hanya diwilayah Lampung tetapi juga Sumatera Utara, Riau, dan Aceh yang mengakibatkan kenaikan harga di daerah-daerah tersebut. Ia juga berharap, Kota Metro dapat memanfaatkan bantuan Bibit Cabai yang diberikan oleh BI dan Toko Mapan secara optimal sebagai faktor psikologis dan barometer bagi pedagang sehingga harga dapat terkendali. (Yl/Sr)

0 Comments

IDI Kota Metro Lanktik Pengurus Baru, Fokus pada Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan

Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Metro masa bakti 2025–2028 di Aula Pemerintah Kota Metro, Minggu (14/12/2025). Agenda pelantikan tidak hanya menandai pergantian kepengurusan, tetapi menandai dimulainya penguatan tata kelola organisasi profesi dokter di daerah dan penegasan arah kebijakan IDI dalam memperkuat peran strategis dokter bagi masyarakat, yang menjadi mitra aktif pemerintah daerah dalam pembangunan sektor kesehatan. Ketua IDI Cabang Kota Metro periode 2025–2028, Dr. Aprianto Sp.Ak, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin organisasi profesi tersebut selama tiga tahun ke depan. Dimana amanah tersebut juga merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas dan komitmen. Menurutnya, IDI Cabang Metro yang beranggotakan 300 dokter ini memiliki peran strategis dalam memajukan profesi kedokteran serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama kepada jajaran pengurus periode sebelumnya yang telah berdedikasi dan kontribusi dalam membangun fondasi organisasi. “Fondasi yang telah dibangun oleh dr. Trestyawaty,Sp.OG dan para pengurus sebelumnya akan menjadi pijakan kuat bagi kami untuk melanjutkan program kerja yang telah berjalan baik, ” ungkapnya. Pelantikan pengurus hari ini menurutnya bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan momentum untuk memperbarui semangat kolektif dalam menjalankan kode etik kedokteran secara konsisten dan bertanggung jawab. Dalam menghadapi tantangan ke depan di dunia kesehatan yang akan semakin dinamis dan komplek, Dr. Aprianto Sp.Ak mengingat kan pentingnya kolaborasi dan kesiapsiagaan sistem kesehatan. “Oleh karena itu, di bawah kepemimpinan yang baru ini kami akan fokus pada beberapa prioritas beberapa utama yaitu meningkatkan profesionalisme dan kompetensi anggota, berkomitmen untuk memfasilitasi program-program pendidikan kedokteran berkelanjutan,” jelasnya. Dirinya juga akan memastikan setiap dokter di cabang IDI Kota Metro memiliki pengetahuan dan keterampilan terkini melalui seminar yang rutin dilakukan. “Kami juga akan proaktif dalam kebijakan kesehatan lokal dan siap berkolaborasi erat dengan pemerintah daerah dan dinas kesehatan. Kami akan proaktif memberikan masukan konstruktif dalam perumusan kebijakan kesehatan demi memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat, “tambahnya. Di bawah kepengurusan IDI Cabang Kota Metro, Dr. Aprianto Sp.Ak akan fokus dalam memperkuat soliditas sosial dan internal melalui komunikasi yang terbuka, transparan dan inklusif di antara seluruh anggota, termasuk para dokter muda dan senior untuk menjaga kekompakan dan sinergitas antar kelompok. “Pengabdian kepada masyarakat turut menjadi fokus penting yang dilakukan melalui penguatan kegiatan sosial, penyuluhan kesehatan, serta program promotif dan preventif sebagai bentuk nyata kontribusi profesi dokter di tengah masyarakat, “terangnya. Namun dalam mewujudkan hal tersebut, Dr. Aprianto Sp.Ak masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pengurus wilayah, pemerintah daerah, mitra kerja, serta partisipasi aktif seluruh anggota IDI Cabang Kota Metro. Sementara itu, Wali Kota Metro, Hi. Bambang Iman Santoso, S.Sos., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas terselenggaranya pelantikan pengurus IDI Cabang Kota Metro periode 2025–2028. Sebagai pemimpin baru organisasi profesi strategis yang diisi oleh sumber daya manusia unggul, Bambang mengingatkan pentingnya kemampuan mengelola perbedaan, meredam ego, serta mengedepankan tugas pokok dan fungsi organisasi. Bambang juga mengungkapkan bahwa ukuran keberhasilan organisasi bukan terletak pada kepentingan internal semata, melainkan sejauh mana manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat luas. “Organisasi berkarya adalah hal biasa, yang paling penting adalah sejauh mana dan sebesar apa manfaat dari organisasi itu sendiri. Manfaat bukan untuk diri kita sendiri, untuk pribadi kita sendiri, untuk keluarga kita sendiri , tetapi lebih bermanfaat buat masyarakat dan orang banyak, “ujar Bambang dalam sambutannya. Ia juga mendorong IDI untuk melahirkan inovasi sosial yang berkelanjutan, termasuk dalam bidang filantropi, pemberdayaan, dan penguatan solidaritas sosial guna membantu kelompok masyarakat yang membutuhkan. “Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada pihak RSUD A. Yani Metro dan Dinas Kesehatan yang telah mengirimkan tenaga medis. Hari ini, saya telah menerima laporan yang menyatakan bahwa 5 truk tangki, 2 truk bahan sembako, 5 perawat, dan 1 dokter telah berangkat, “paparnya. Keberangkatan yang difasilitasi oleh Pemerintah Kota Metro tersebut, juga bersama-sama dengan adik-adik mahasiswa dari Cipayung Plus, HMI, PMII, JMM, Darma wacana, serta seluruh kumpulan UKP yang ada di Kota Metro Sebagai Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Metro dalam mengumpulkan dana sebesar Rp350 jutaan, yang diperuntukkan untuk membantu saudara-saudara korban bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. “Mudah-mudahan tenaga-tenaga medis dan adik-adik mahasiswa yang kita pilihkan hari ini untuk bersama-sama membantu para korban senantiasa diberikan kekuatan dan kesehatan oleh Allah subhanahu wa ta’ala, ” tutupnya. (Yl)