Jakarta – Pemerintah Kota Metro terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, dengan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, yang berlangsung di Ruang Rapat 215, Lantai 2 Blok C Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Rabu (17/6/2026). Audiensi tersebut bertujuan untuk mempercepat pencapaian indikator kinerja bidang kesehatan, sekaligus mengajukan dukungan sarana dan prasarana kesehatan guna meningkatkan akses, serta mutu pelayanan bagi masyarakat Kota Metro. Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Metro memaparkan kondisi layanan kesehatan yang saat ini menjadi salah satu rujukan masyarakat di Provinsi Lampung. Dengan jumlah penduduk mencapai 183.746 jiwa, Kota Metro didukung oleh dua rumah sakit umum daerah, 11 puskesmas, satu laboratorium kesehatan masyarakat, serta sejumlah rumah sakit swasta yang berperan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menegaskan bahwa peningkatan sektor kesehatan merupakan prioritas utama pembangunan daerah karena berkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat. “Bagi kami, kesehatan masyarakat adalah investasi jangka panjang. Karena itu, Pemerintah Kota Metro terus berupaya menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses, berkualitas, dan merata bagi seluruh warga. Dukungan dari Kementerian Kesehatan tentu akan sangat membantu percepatan peningkatan pelayanan kesehatan di Kota Metro,” ujar Bambang. Lebih lanjut, Bambang menyampaikan bahwa kebutuhan penguatan sarana dan prasarana kesehatan menjadi langkah penting untuk menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang cepat dan berkualitas. Melalui audiensi tersebut, Pemerintah Kota Metro juga berharap adanya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pengembangan fasilitas kesehatan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan, serta pemenuhan kebutuhan alat kesehatan yang memadai. Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyambut baik komitmen Pemerintah Kota Metro dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. “Kami mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Metro yang terus berupaya memperkuat sektor kesehatan melalui peningkatan layanan, sarana prasarana, serta pengembangan sumber daya manusia kesehatan. Sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, merata, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat,” ujar Menkes. Ia menegaskan bahwa Kementerian Kesehatan akan terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah guna mempercepat pencapaian target pembangunan kesehatan nasional. Menurutnya, penguatan fasilitas pelayanan kesehatan, pemanfaatan teknologi kesehatan, serta peningkatan kapasitas tenaga kesehatan merupakan bagian penting dalam menghadapi tantangan kesehatan di masa depan. “Kami berharap berbagai program yang direncanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemerintah pusat akan terus mendukung upaya daerah yang memiliki komitmen kuat dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” tambahnya. Sementara itu, pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Metro dalam memastikan seluruh masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal, sekaligus mendukung terwujudnya kesehatan masyarakat yang lebih baik dan berkelanjutan. Dengan adanya dukungan dari Kementerian Kesehatan RI, diharapkan berbagai program dan kebutuhan strategis sektor kesehatan di Kota Metro dapat terealisasi sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. (BSR)
RSUD A Yani Metro Mantapkan Peran sebagai Rumah Sakit Jejaring Pengampu Layanan Kesehatan Ibu dan Anak Nasional
Metro – RSUD Ahmad Yani Kota Metro semakin memantapkan langkahnya sebagai rumah sakit jejaring pengampu layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) tingkat Nasional. Hal tersebut menyusul hasil kunjungan dan visitasi yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama Rumah Sakit Persahabatan Jakarta pada 21–22 Mei 2026. Berdasarkan hasil penilaian tim visitasi, RSUD Ahmad Yani dinyatakan layak menjadi rumah sakit jejaring pengampu layanan KIA secara Nasional. Penilaian tersebut didasarkan pada kelengkapan sarana, prasarana, dan peralatan kesehatan yang dimiliki rumah sakit, serta keberadaan dokter subspesialis fetomaternal yang masih tergolong langka di Indonesia. Selain itu, kesiapan sumber daya manusia menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian. RSUD Ahmad Yani saat ini didukung oleh dua dokter spesialis obstetri dan ginekologi serta dua dokter spesialis anestesi. RSUD Ahmad Yani juga memiliki Tim Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) yang siaga selama 24 jam untuk menangani kondisi darurat ibu hamil, persalinan, dan bayi baru lahir. Kesiapan layanan tersebut diperkuat dengan tenaga bidan dan perawat yang telah mendapatkan pelatihan PONEK, NICU, dan PICU. Dari sisi fasilitas, rumah sakit telah memiliki bank darah berstandar, peralatan neonatus yang memadai, ventilator transport, ruang NICU Perina yang representatif, ruang laktasi, alat Continuous Positive Airway Pressure (CPAP), USG, serta fasilitas kamar operasi yang terintegrasi dengan Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang bersalin, dan poli pelayanan. Tim visitasi juga menilai pelayanan neonatus di RSUD Ahmad Yani telah berjalan sangat baik dan berpotensi menjadi pusat rujukan neonatus di wilayah sekitarnya. Sepanjang tahun 2025, tercatat pelayanan antenatal care sebanyak 37 kasus, pelayanan persalinan sebanyak 201 kasus, dengan angka kematian maternal sebanyak empat kasus dan kematian neonatal sebanyak 18 kasus. Direktur RSUD Ahmad Yani Metro, Dr. Eko Hendro Saputra, mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh tenaga kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Penetapan RSUD Ahmad Yani sebagai rumah sakit jejaring pengampu layanan Kesehatan Ibu dan Anak merupakan sebuah kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar. Ini menjadi bukti bahwa pelayanan yang kami bangun telah memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah,” ujarnya. Meski demikian, Eko menegaskan bahwa status tersebut bukanlah tujuan akhir yang ingin dicapai rumah sakit. Menurutnya, tantangan ke depan justru semakin besar dalam menjaga dan meningkatkan mutu layanan kesehatan. “Menjadi rumah sakit pengampu layanan ibu dan anak bukan akhir dari perjalanan kami. Tantangan ke depan jauh lebih berat untuk terus meningkatkan mutu pelayanan. Apabila rumah sakit tidak mampu menjaga kualitas layanan, maka akan ditinggalkan masyarakat. Sebaliknya, jika mutu pelayanan terus ditingkatkan dan dipertahankan, kepercayaan masyarakat akan semakin kuat,” tegasnya. Dengan dukungan sumber daya manusia yang kompeten, fasilitas yang memadai, serta komitmen peningkatan mutu secara berkelanjutan, RSUD Ahmad Yani Metro diharapkan mampu menjadi pusat layanan kesehatan ibu dan anak yang unggul serta memberikan kontribusi nyata dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Provinsi Lampung dan wilayah sekitarnya. (Bsr)
Ribuan Jamaah Padati Masjid Agung Taqwa Kota Metro, Peringati Pengajian Akbar 1 Muharram 1448 Hijriah
Metro – Pemerintah Kota Metro menggelar Pengajian Akbar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah bersama KH. Abdul Muluk, Lc., di Masjid Agung Taqwa Kota Metro, Selasa (16/06/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Merajut Ukhuwah, Memperkuat Akidah Menuju Bahagia” tersebut dihadiri ribuan jamaah dari berbagai majelis taklim di Kota Metro. Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, mengatakan bahwa pengajian akbar tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. “Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota Metro, saya mengucapkan selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Semoga di tahun baru ini apa yang kita kerjakan menjadi lembaran baru kehidupan yang mampu menghadirkan catatan-catatan terbaik dan lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya. Ia berharap momentum pergantian tahun hijriah dapat menjadi sarana introspeksi diri sekaligus memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. “Saya secara pribadi merasa sangat bangga dan bahagia karena di tengah berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah saat ini, khususnya terkait kondisi keuangan dan berbagai keterbatasan lainnya, masyarakat Kota Metro tetap menunjukkan semangat, optimisme, dan kebersamaan yang luar biasa, “tutur Bambang. Sebelum memasuki Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Kota Metro juga baru saja memperingati Hari Jadi Kota Metro ke-88. Pada momentum tersebut, berbagai kegiatan sosial, budaya, dan hiburan digelar oleh masyarakat dan komunitas secara swadaya. “Kami dari pemerintah tidak banyak bisa memberikan support apa-apa kepada seluruh elemen yang mengadakan beberapa event kegiatan-kegiatan dalam rangka ikut menyemarakkan hari jadi Kota Metro yang ke-80,”ungkapnya. Wali Kota Metro menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah daerah menyebabkan peringatan Hari Jadi Kota Metro tahun ini lebih difokuskan pada kegiatan-kegiatan seremonial, seperti pelaksanaan upacara di stadion, ziarah ke Taman Makam Pahlawan, serta rapat paripurna di Kantor DPRD Kota Metro. “Selebihnya, saya menyampaikan permohonan maaf. Namun saya juga merasa sangat bangga dan bahagia karena ada sejumlah komunitas yang tidak mau ketinggalan dalam memeriahkan Hari Jadi Kota Metro. Mereka tetap semangat, tetap optimis, dan terus melaksanakan berbagai kegiatan sosial maupun hiburan,”paparnya. Bambang mengungkapkan rasa syukurnya karena seluruh kegiatan yang dilaksanakan berkat adanya partisipasi dan dukungan masyarakat secara swadaya dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Metro yang masih terus berlangsung tanpa menggunakan anggaran dari APBD. “Semangat yang sama juga terlihat dalam pelaksanaan kegiatan menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, dimana kegiatan tersebut terselenggara berkat inisiatif dan kerja sama majelis taklim yang ada di Kota Metro tanpa dukungan anggaran dari pemerintah daerah, “bebernya. Tak hanya itu, Bambang juga secara khusus menyampaikan apresiasi kepada para pengurus dan anggota majelis taklim yang telah bekerja keras menyukseskan rangkaian kegiatan keagamaan tersebut yang menunjukkan kuatnya ukhuwah Islamiyah di Kota Metro. “Alhamdullilah rangkaian kegiatan menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini dapat kita diawali dengan pelaksanaan sholawatan bersama, kemudian dilanjutkan dengan khataman Al-Qur’an yang diikuti ratusan kelompok khatam dari berbagai majelis taklim di Kota Metro,” ujar Bambang. Bambang berharap seluruh doa yang dipanjatkan dalam kegiatan tersebut dapat diijabah oleh Allah SWT dan membawa keberkahan bagi Kota Metro. “Mudah-mudahan dengan khataman Al-Qur’an dan doa yang dipanjatkan hari ini, Kota Metro menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, kota yang sejahtera, masyarakatnya bahagia, diberikan kesehatan, umur yang berkah, serta kemudahan dalam setiap urusan,” tuturnya Pada kesempatan itu, ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan bulan Muharram sebagai momentum meningkatkan ibadah dan amal saleh, di antaranya dengan memperbanyak sedekah, puasa sunnah, membaca Al-Qur’an, serta memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad SAW. Tak hanya itu,ia juga mengingatkan akan tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut kita semua untuk terus belajar, memperkuat akidah, serta mengedepankan sikap amar makruf nahi mungkar dalam kehidupan bermasyarakat. “Saya berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui peringatan Tahun Baru Islam dapat terus dipertahankan dan menjadi kekuatan dalam mewujudkan Kota Metro yang religius, harmonis, dan sejahtera, “tutupnya. (Yl/Md)
Sambut Tahun Baru Islam Pemkot Metro Dukung Khataman Al-quran Majelis Taklim untuk Perkuat Karakter Religius
Ratusan anggota majelis taklim se-Kota Metro mengikuti kegiatan khataman Al-Qur’an yang dipusatkan di halaman Masjid Agung Taqwa Kota Metro dalam rangka menyambut dan memeriahkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Selasa (16/06/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. Dimana khataman Al-Qur’an tersebut ditinjau langsung oleh Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, yang hadir didampingi Sekretaris Daerah Kota Metro, Ahmad Hariyanto, serta Asisten Wali Kota Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Helmy Zain. Kehadiran jajaran Pemerintah Kota Metro menjadi bentuk dukungan terhadap berbagai kegiatan keagamaan yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat. Dalam kesempatan itu, Bambang Iman Santoso menyampaikan apresiasinya kepada seluruh majelis taklim yang telah berpartisipasi dalam kegiatan khataman Al-Qur’an. Menurut Bambang, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi tradisi keagamaan, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat karakter religius masyarakat Kota Metro. “Khataman Al-Qur’an yang dilaksanakan bertepatan dengan 1 Muharram ini menjadi momentum memperbaiki diri dan pengingat bagi kita semua untuk melakukan hijrah menuju pribadi yang lebih baik,meningkatkan ibadah, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bambang. Ia juga berharap semangat membaca, memahami, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, khususnya melalui peran aktif majelis taklim sebagai wadah pembinaan umat. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh majelis taklim se-Kota Metro yang telah menjaga tradisi yang baik ini,semoga keberkahan 1 Muharram membawa kedamaian, persatuan, dan kemajuan bagi Kota Metro yang kita cintai,” tambahnya. Kegiatan khataman Al-Qur’an ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Kota Metro, sekaligus menjadi simbol harapan agar tahun baru Hijriah membawa semangat baru dalam membangun kehidupan yang harmonis, religius, dan penuh keberkahan.(Tm/Sr)
Wali Kota Metro Lantik Lima Pejabat Strategis, Penyegaran Birokrasi Bertepatan Tahun Baru Islam 1448 H
Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Kota Metro. Pelantikan berlangsung di kawasan Simpang Jalan ZA Pagar Alam, Metro Pusat, Senin (15/6/2026), bertepatan dengan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Wali Kota Metro Nomor: 800.1.3.3385 Tahun 2026 yang ditetapkan pada 15 Juni 2026, setelah memperoleh rekomendasi hasil seleksi terbuka dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sebanyak lima pejabat strategis resmi menempati posisi baru melalui rotasi dan promosi jabatan. Pergeseran ini mencakup sejumlah posisi penting di lingkungan Sekretariat Daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), hingga Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Daftar Pejabat yang Dilantik: 1. Ir. Achmad Redho Akbar. Jabatan lama Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif. Jabatan baru Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia. 2. Triana Aprisia, S.STP., M.I.P. Jabatan lama Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Metro. Jabatan baru Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kota Metro. 3. Sri Mulyani, S.T., M.T. Jabatan lama Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah. Jabatan baru Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Metro. 4. Deddy Hasmara, S.STP., M.Si. Jabatan lama Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Metro. Jabatan baru Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kota Metro. 5. Fachruddin, S.H. Jabatan lama Kepala Bidang Statistik Sektoral dan Infrastruktur Digital pada Dinas Komunikasi dan Informatika. Jabatan baru Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Metro. Dalam sambutannya, Bambang Iman Santoso menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para pejabat yang sebelumnya telah mengemban amanah jabatan dengan baik. “Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pejabat yang telah menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi. Kepada para pejabat yang baru dilantik, selamat menjalankan amanah baru. Jabatan yang saudara emban merupakan bentuk kepercayaan dari pimpinan dan masyarakat. Oleh karena itu, bekerjalah dengan penuh integritas, loyalitas, dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Bambang. Ia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing serta menghadirkan inovasi yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kinerja organisasi perangkat daerah. Tunjangan jabatan sesuai dengan eselon yang diemban akan diberikan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Keputusan tersebut mulai berlaku sejak tanggal pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan. Pelantikan ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan “Gema Bersholawat Metro Bahagia” dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah bersama Kiai Muhammad Suhemi, S.Ag. Kegiatan tersebut mengusung tema “Muharam Momentum Membangun Akhlak Mulia. Dengan Semangat Hijrah, Kita Dekatkan Hati Melalui Sholawat, Khotmil Quran, dan Ilmu yang Bermanfaat.” Suasana pelantikan yang berpadu dengan kegiatan religius tersebut menjadi simbol komitmen Pemerintah Kota Metro dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat. (Bgs/Yd/Sr)
Sekda Metro Lepas 140 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Perkuat Fondasi Kebijakan Berbasis Data
Pemerintah Kota Metro bersama Badan Pusat Statistik (BPS) resmi memulai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) melalui pencanangan yang ditandai dengan pemakaian tanda pengenal petugas dan pelepasan balon secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Kota Metro, Ahmad Hariyanto, di Halaman Kantor Wali Kota Metro, Senin (15/06/2026). Momentum tersebut sekaligus menandai dimulainya pendataan ekonomi secara serentak dengan menerjunkan 140 petugas sensus yang akan menjangkau berbagai pelaku usaha di Kota Metro. Pendataan ini bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi, karakteristik, dan struktur ekonomi sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran. Dalam sambutannya, Ahmad Hariyanto menyampaikan apresiasi kepada BPS atas kesiapan dan kerja keras dalam mempersiapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Ia berharap seluruh tahapan pendataan dapat berjalan lancar sehingga menghasilkan data yang akurat, berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan. “Kami mengapresiasi BPS yang telah mempersiapkan Sensus Ekonomi 2026 ini dengan baik. Semoga proses pendataan dapat berjalan mudah, tepat, dan akurat sehingga menghasilkan data berkualitas yang bermanfaat bagi pembangunan daerah maupun nasional,” ujarnya. Menurut Ahmad, Sensus Ekonomi bukan sekadar menghitung jumlah pelaku usaha, tetapi juga menggali informasi secara lebih mendalam mengenai aktivitas dan karakteristik usaha di berbagai sektor ekonomi di luar pertanian. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar penting dalam merumuskan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi riil di lapangan. “Sasarannya jauh lebih luas dan mendalam. Kita ingin memperoleh gambaran komprehensif mengenai kegiatan usaha sehingga kebijakan yang diambil pemerintah benar-benar berdasarkan data dan kebutuhan masyarakat,” katanya. Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan sensus membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha hingga masyarakat. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan selama proses pendataan berlangsung. “Kondisi saat ini menuntut kita untuk terus berkolaborasi. Apa pun tantangan yang dihadapi, jika dikerjakan bersama tentu akan terasa lebih ringan dan hasilnya akan lebih optimal,” ungkapnya. Lebih lanjut, Ahmad Hariyanto menyebut pencanangan SE2026 merupakan momentum untuk membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya data ekonomi yang akurat. Ia mengajak seluruh pelaku usaha untuk memberikan informasi yang lengkap dan benar kepada petugas sensus demi mendukung terwujudnya pembangunan yang lebih terarah. “Keberhasilan sensus bukan hanya tanggung jawab BPS, tetapi tanggung jawab kita bersama. Data yang dihasilkan nantinya akan memberikan gambaran nyata tentang kondisi, potensi, dan perkembangan usaha di Kota Metro sebagai dasar penyusunan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran,” tuturnya. Sensus Ekonomi 2026 sendiri bertujuan menyediakan informasi dasar mengenai unit usaha, karakteristik usaha, penyerapan tenaga kerja, hingga potensi ekonomi yang dimiliki daerah. Data tersebut akan menjadi rujukan penting dalam perencanaan pembangunan serta penyusunan strategi peningkatan daya saing ekonomi di masa mendatang. Ahmad Hariyanto optimistis hasil sensus akan semakin memperkuat arah pembangunan ekonomi Kota Metro yang saat ini menunjukkan tren positif. Ia menilai berbagai sektor usaha di Metro terus berkembang, terutama sektor kuliner dan perdagangan yang semakin dinamis dan diminati masyarakat. “Saya melihat geliat ekonomi di Kota Metro sangat baik. Sektor kuliner berkembang pesat dan terus bermunculan. Ini menunjukkan bahwa Metro memiliki potensi ekonomi yang besar. Karena itu, kita membutuhkan data yang akurat agar setiap kebijakan pembangunan ekonomi dapat disusun secara terukur dan tepat sasaran,” pungkasnya. Dengan dimulainya Sensus Ekonomi 2026, Pemerintah Kota Metro berharap seluruh pelaku usaha dapat berpartisipasi aktif memberikan data yang benar dan lengkap. Melalui data yang akurat, pembangunan ekonomi yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan di Kota Metro dapat diwujudkan secara lebih efektif. (Tm/Mdn/Sr)
Petugas BPS Laksanakan Sensus Perdana di Rumah Dinas Wali Kota Metro, Wujud Dukungan terhadap Akurasi Data Nasional
Metro, Lampung – Pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) resmi dimulai secara serentak di seluruh Indonesia pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Kegiatan ini bertujuan menghimpun data dasar berbagai aktivitas ekonomi masyarakat sebagai landasan penyusunan kebijakan pembangunan nasional yang lebih tepat sasaran. Di Kota Metro, pelaksanaan pendataan perdana dilakukan di Rumah Dinas Wali Kota Metro. Kepala BPS Kota Metro, Arum Purbowati, SST., MM., bersama tim Sensus Ekonomi 2026 secara langsung melakukan pendataan kepada Wali Kota Metro sebagai bentuk dimulainya kegiatan sensus di wilayah terseKepala BPS Kota Metro menjelaskan bahwa sebanyak 144 petugas sensus telah diterjunkan untuk melaksanakan pendataan di seluruh wilayah Kota Metro. Para petugas akan bekerja menyisir 22 kelurahan dengan metode door to door, mendatangi rumah tangga maupun unit usaha guna memperoleh data yang akurat dan komprehensif. Pendataan yang berlangsung hingga 31 Agustus 2026 ini mencakup berbagai aktivitas ekonomi masyarakat, baik usaha berskala besar, menengah, kecil, maupun usaha rumah tangga. Selain itu, petugas juga akan mengumpulkan informasi terkait karakteristik ekonomi keluarga yang menjadi bagian penting dalam penyusunan statistik nasional. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Metro menyampaikan apresiasi kepada BPS atas pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah dan nasional. “Pemerintah Kota Metro menyambut baik pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Data yang akurat merupakan fondasi utama dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, baik di tingkat daerah maupun nasional. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat Kota Metro untuk menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan informasi yang benar dan lengkap,” ujar Wali Kota Metro. Wali Kota juga menegaskan bahwa keberhasilan sensus sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Menurutnya, data yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar dalam merumuskan berbagai program pembangunan, pemberdayaan ekonomi, peningkatan investasi, hingga penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “Melalui Sensus Ekonomi 2026, kita dapat memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi perekonomian masyarakat. Hasilnya akan menjadi acuan penting bagi pemerintah dalam menghadirkan kebijakan yang lebih efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya. Dengan dimulainya pendataan perdana di Rumah Dinas Wali Kota Metro, Pemerintah Kota Metro berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lancar, menghasilkan data berkualitas, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Kota Metro dan Indonesia. (Yud/Sr).
SD Muhammadiyah Award 2026 Digelar, Sekda Metro : Jadi Motivasi Lahirnya Generasi Unggul Berkarakter
Pemberian penghargaan kepada peserta didik melalui SD Muhammadiyah Award 2026 menjadi salah satu upaya dalam mendorong kemajuan dunia pendidikan di Kota Metro. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sessat Agung Bumi Sai Wawai Kota Metro, pada Minggu (14/06/2026) tersebut tidak hanya menjadi ajang apresiasi atas capaian siswa, tetapi juga sebagai motivasi untuk melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Sekretaris Daerah Kota Metro, Ahmad Hariyanto, menilai bahwa langkah SD Muhammadiyah Metro Pusat dalam memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Metro dalam meningkatkan mutu pendidikan. “SD Muhammadiyah Metro Pusat telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia, disiplin, dan berwawasan kebangsaan yang sangat sejalan dengan visi Pemerintah Kota Metro, yaitu Metro sebagai Kota Cerdas Berbasis Jasa dan Budaya yang Religius,” ungkapnya. Menurut Ahmad, penghargaan seperti SDM Award diharapkan dapat menjadi pemicu lahirnya semangat kompetitif yang sehat di lingkungan pendidikan serta mendorong peserta didik untuk terus mengembangkan potensi terbaik yang dimiliki. “Harapannya, SDM Award ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi, berlomba-lomba dalam kebaikan, serta membentuk karakter yang tangguh dan mandiri. Saat ini dikarenakan kita berada pada era yang penuh tantangan ini, pendidikan yang berkualitas dan berkarakter merupakan fondasi utama menuju masa depan yang gemilang,” katanya. Ia juga berpesan kepada para penerima penghargaan agar menjadikan prestasi yang diraih sebagai titik awal untuk terus belajar dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. “Penghargaan yang kalian terima hari ini adalah sebuah amanah untuk terus belajar, berkembang, dan menjadi generasi yang mampu membawa perubahan dan ini bukanlah titik akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang yang penuh tantangan dan peluang,” tambahnya. Kepala SD Muhammadiyah Metro Pusat, Ikhwan, S.Ag., M.Pd., mengatakan bahwa SD Muhammadiyah Award merupakan bentuk penghargaan kepada peserta didik yang telah menunjukkan prestasi, semangat belajar, dedikasi, kreativitas, serta karakter unggul dalam berbagai bidang kehidupan. Menurutnya, budaya apresiasi terhadap prestasi siswa menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Pada tahun 2026 ini kami memberikan tujuh kategori nominasi SDM Award, yaitu bidang Olimpiade, Al Islam, seni, olahraga, kepanduan, teknologi, dan literasi,” ujarnya. Ikhwan juga memaparkan bahwa SD Muhammadiyah Metro Pusat berhasil menorehkan sekitar 800 prestasi juara dalam satu tahun serta meraih gelar juara umum pada ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Metro. Melalui SD Muhammadiyah Award, sekolah ingin menanamkan pemahaman bahwa prestasi tidak hanya diukur dari capaian akademik semata, melainkan juga dari proses pembentukan karakter dan pengembangan bakat karena penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa setiap peserta didik memiliki potensi yang patut dihargai dan dikembangkan. Di sisi lain, Ikhwan menegaskan bahwa pendidikan yang ideal tidak hanya berorientasi pada pencapaian nilai akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter peserta didik agar memiliki akhlak mulia, kepedulian sosial, serta kemampuan mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki. “Kami meyakini bahwa pendidikan tidak hanya menghasilkan anak-anak yang cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk generasi yang berakhlak mulia, berkarakter, memiliki kepedulian, serta mampu mengembangkan seluruh potensi yang diberikan Allah kepada siswa-siswi kami,” tuturnya. Menurutnya, prestasi yang layak mendapatkan apresiasi tidak selalu diwujudkan dalam bentuk piala maupun medali. Kedisiplinan, keberanian tampil, semangat menghafal Al-Qur’an, kreativitas dalam berkarya, hingga sportivitas dalam olahraga merupakan bagian dari keberhasilan proses pendidikan. “Prestasi tidak hanya berbentuk piala, medali, atau nilai rapor yang tinggi. Prestasi juga hadir dalam bentuk kedisiplinan yang konsisten, keberanian untuk tampil, semangat menghafal Al-Qur’an, kreativitas dalam berkarya, dan sportivitas dalam olahraga, karena setiap anak memiliki keahlian yang berbeda,” pungkasnya. (Tm/Sr)
Wali Kota Metro Hadiri Santunan 400 Anak Yatim dan Lansia, Siapkan Bantuan Pendidikan hingga Perguruan Tinggi
Metro, Lampung – Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, menghadiri kegiatan santunan anak yatim se-Kota Metro yang diselenggarakan di Mawadah 29, Kelurahan Banjarsari. Kegiatan sosial yang rutin dilaksanakan setiap bulan tersebut berlangsung di kediaman Haji Hendro Lukito dan dihadiri ratusan anak yatim serta para lansia penerima manfaat. Dalam sambutannya, Wali Kota Metro mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang telah berjalan selama kurang lebih 34 tahun tersebut. Ia menilai kegiatan santunan yang konsisten dilakukan menjadi wujud nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan. “Atas nama Pemerintah Kota Metro, saya merasa bangga dan bahagia dapat hadir langsung bersama anak-anak yatim dan masyarakat. Semoga kegiatan yang telah berjalan puluhan tahun ini terus mendapat keberkahan dan menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat,” ujar Bambang. Ia juga mendoakan agar Haji Hendro Lukito beserta keluarga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelimpahan rezeki sehingga dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Dalam kesempatan tersebut, Bambang Iman Santoso, menegaskan komitmennya untuk mendukung pendidikan anak-anak yatim di Kota Metro. Menurutnya, keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak untuk meraih cita-cita dan melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi. Bahkan dalam kesempatan ini, Wali Kota Metro menawarkan bantuan pendidikan bagi anak-anak yatim yang mengalami kendala biaya sekolah, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Ia menyebut sejumlah sekolah yang dapat menjadi alternatif bagi anak-anak penerima bantuan, serta membuka peluang beasiswa kuliah di Universitas Islam Lampung (Unisla) Metro. “Bagi anak-anak yang memiliki semangat belajar namun terkendala biaya, silakan disampaikan melalui pengurus dan pembina. Pemerintah bersama berbagai pihak akan berupaya membantu agar mereka tetap bisa melanjutkan pendidikan,” katanya. Selain bidang pendidikan, Wali Kota juga memberikan motivasi kepada anak-anak yatim agar tetap percaya diri dalam meraih masa depan. Menurutnya, status sebagai anak yatim bukanlah penghalang untuk berprestasi dan menggapai cita-cita sebagai dokter, dosen, guru, aparatur negara, hingga anggota TNI. “Jangan pernah merasa rendah diri. Menjadi anak yatim bukan kesalahan siapa pun. Semua anak memiliki kesempatan yang sama untuk sukses dan berkontribusi bagi bangsa dan negara,” pesannya. Di akhir sambutannya, Wali Kota Metro mengajak seluruh hadirin untuk terus mendoakan kemajuan Kota Metro, agar menjadi daerah yang semakin maju, sejahtera, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kegiatan santunan tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama yang berlangsung khidmat. Acara ini menjadi bukti nyata sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam membangun kepedulian sosial serta memberikan harapan yang lebih baik bagi anak-anak yatim dan kelompok rentan di Kota Metro.( Yd/Sr ).
Ahmad Hariyanto Resmi Dilantik jadi Sekda Definitif Kota Metro Gantikan Kusbani
Metro – Pemerintah Kota Metro resmi memiliki Sekretaris Daerah (Sekda) definitif setelah melalui rangkaian seleksi terbuka yang berlangsung selama beberapa pekan. Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, melantik Drs. Ahmad Hariyanto, M.M sebagai Sekretaris Daerah Kota Metro dalam prosesi yang berlangsung di Aula Pemerintah Kota Metro, Jumat (12/6/2026). Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor 800.1.3.3/ 1929/VI.04/2026 tanggal 9 juni 2026 tentang pengangkatan Sekretaris Daerah Kota Metro. Dengan pelantikan ini, Ahmad Hariyanto resmi menggantikan Dr. Kusbani yang sebelumnya menjabat sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Metro. Dalam sambutannya, Wali Kota Metro menyampaikan bahwa jabatan Sekretaris Daerah memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik di daerah. “Saya percaya saudara Ahmad Hariyanto mampu mengemban amanah ini dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme. Sekretaris Daerah harus menjadi motor penggerak birokrasi yang adaptif, responsif, serta mampu memperkuat sinergi seluruh perangkat daerah demi mewujudkan pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat Kota Metro,” ujar Bambang. Wali Kota juga menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel, sejalan dengan visi pembangunan Kota Metro sebagai kota yang maju, cerdas, dan berdaya saing. “Saya mengajak seluruh jajaran perangkat daerah untuk mendukung dan membangun kolaborasi yang kuat bersama Sekretaris Daerah yang baru. Tantangan pembangunan ke depan membutuhkan kerja sama, inovasi, dan komitmen bersama agar berbagai program prioritas pemerintah dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya. Ahmad Hariyanto sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tulang Bawang Barat. Dalam proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kota Metro yang dimulai sejak April 2026, ia berhasil menjadi salah satu kandidat terbaik dan meraih nilai tertinggi pada tahap wawancara dengan skor 88,23. Pengalaman panjang di bidang pemerintahan dan pelayanan publik menjadi salah satu modal utama Ahmad Hariyanto dalam memimpin birokrasi Kota Metro. Selama bertugas di Kabupaten Tulang Bawang Barat, ia dikenal aktif mendorong inovasi pelayanan publik, termasuk pengembangan dan penguatan layanan melalui Mal Pelayanan Publik (MPP). Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Metro yang baru dilantik, Ahmad Hariyanto, menyampaikan komitmennya untuk segera beradaptasi dan bekerja bersama seluruh perangkat daerah dalam mendukung program pembangunan Kota Metro. “Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Amanah ini akan saya jalankan dengan sebaik-baiknya. Saya siap bekerja sama dengan seluruh jajaran Pemerintah Kota Metro untuk memperkuat kinerja birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan program-program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran,” kata Ahmad Hariyanto. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga soliditas organisasi dan memperkuat budaya kerja yang profesional di lingkungan Pemerintah Kota Metro. “Keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai secara individual. Diperlukan kolaborasi, komunikasi yang baik, dan semangat melayani. Saya berharap seluruh ASN dapat terus meningkatkan kinerja dan inovasi demi kemajuan Kota Metro serta kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. Pelantikan tersebut turut dihadiri Dirjen Bina Keuda, Gubernur Lampung yang di wakili oleh Inspektur Provinsi Lampung, para Sekda Mesuji, Sekda Tubaba, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimda, pejabat administrator, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Dengan dilantiknya Ahmad Hariyanto sebagai Sekretaris Daerah definitif, Pemerintah Kota Metro memasuki babak baru dalam penguatan tata kelola pemerintahan. Kehadiran Sekda definitif diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan program pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat koordinasi birokrasi dalam mendukung kemajuan Kota Metro yang memasuki usia ke-89 tahun.(Bsr)