0 Comments

Bambang Iman Santoso : Taman dan Ruang Publik Metro Harus Terus Dirawat agar Bersih, Hijau dan Tertata

Wali Kota Metro, Hi. Bambang Iman Santoso, S.Sos., M.Pd.I., meninjau langsung kegiatan korve yang dilakukan pasukan oranye di kawasan Taman Merdeka dan sejumlah titik ruang publik di pusat Kota Metro, Jumat (12/06/2026). Dalam kegiatan monitoring tersebut, Wali Kota Metro didampingi sejumlah pejabat terkait untuk memastikan kebersihan, kerapihan, serta penataan lingkungan di kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Selain melihat pelaksanaan korve, ia juga melakukan pengecekan terhadap kondisi taman, trotoar, vegetasi, dan fasilitas umum yang berada di sekitar area tersebut. Saat berkeliling, Bambang Iman Santoso memberikan sejumlah arahan terkait upaya peningkatan kualitas ruang publik agar semakin nyaman, aman, dan indah bagi masyarakat sekaligus memberikan kesan positif bagi warga maupun pengunjung. Bambang juga meminta agar dilakukan pembenahan di beberapa titik yang dinilai masih perlu penataan lebih lanjut. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Taman Merdeka yang dinilai masih dapat dipercantik melalui penambahan berbagai jenis tanaman hias dan penghijauan. “Area publik harus terus kita rawat dan percantik. Selain memberikan kenyamanan bagi masyarakat, penataan yang baik juga akan memperkuat identitas Kota Metro sebagai kota yang bersih, hijau, dan tertata,” ujar Bambang saat meninjau lokasi. Selain penambahan tanaman, Wali Kota juga menginstruksikan jajaran terkait untuk melakukan pemangkasan dan penebangan ranting-ranting pohon yang dinilai sudah terlalu rimbun atau berpotensi membahayakan pengguna jalan dan pengunjung taman. “Perawatan pohon harus dilakukan secara berkala untuk menjaga keselamatan masyarakat sekaligus mempertahankan keindahan kawasan perkotaan. Penataan vegetasi yang baik juga akan membuat masyarakat lebih nyaman saat beraktivitas di ruang terbuka publik,” ujar Bambang. Dalam kesempatan tersebut, Bambang mengapresiasi kinerja pasukan oranye yang selama ini konsisten menjaga kebersihan lingkungan kota dan menilai keberadaan petugas kebersihan memiliki peran strategis dalam mendukung terwujudnya Kota Metro yang bersih dan nyaman. “Saya berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh seluruh elemen masyarakat. Menjaga kebersihan dan keindahan Kota Metro adalah tanggung jawab kita bersama yang memerlukan partisipasi aktif seluruh warga,” ujar Bambang Iman Santoso. Kegiatan korve yang dilaksanakan di kawasan Taman Merdeka meliputi pembersihan sampah, pemangkasan tanaman, perapihan area taman, serta penataan sejumlah fasilitas pendukung yang berada di sekitar lokasi menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Metro dalam meningkatkan kualitas ruang terbuka publik yang representatif bagi masyarakat. “Melalui monitoring langsung di lapangan ini, kami menegaskan komitmen Pemerintah Kota Metro untuk terus melakukan pembenahan dan perawatan fasilitas umum secara berkelanjutan guna menciptakan lingkungan kota yang bersih, asri, dan nyaman bagi seluruh warga,” tegas Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso.(yl/tm/yd)

0 Comments

Wali Kota Metro Terima Penghargaan dari Kementerian Hukum RI atas Peningkatan Pendaftaran Kekayaan Intelektual

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Lampung dalam rangkaian audiensi yang berlangsung di Kantor Wali Kota Metro, Kamis (11/06/2026). Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kota Metro dalam mendorong perlindungan dan pengelolaan kekayaan intelektual, baik yang berasal dari pelaku usaha, pelaku ekonomi kreatif, pelajar, akademisi, maupun masyarakat umum. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Lampung menyampaikan bahwa Kota Metro dinilai berhasil menunjukkan perhatian yang besar terhadap pentingnya perlindungan hak kekayaan intelektual sebagai salah satu instrumen pendukung pertumbuhan ekonomi dan inovasi daerah. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mendaftarkan hasil karya, merek, hak cipta, maupun bentuk kekayaan intelektual lainnya sehingga memperoleh perlindungan hukum yang jelas. “Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi luar biasa Wali Kota Metro dalam meningkatkan pendaftaran kekayaan intelektual di Kota Metro. Upaya ini menjadi bagian penting dalam mendorong perlindungan hukum terhadap karya dan inovasi masyarakat,” ujarnya. Ia mengungkapkan, Kementerian Hukum melalui Kantor Wilayah Lampung juga berencana memperkuat perlindungan merek bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Metro melalui program sosialisasi dan pendampingan secara langsung. “Kami dari Kementerian Hukum berencana melakukan sosialisasi penguatan merek UMKM. Saat ini di Kota Metro terdapat sekitar 19.270 pelaku usaha, namun yang telah memiliki merek terdaftar baru sebanyak 79 pelaku usaha,” katanya. Untuk meningkatkan angka pendaftaran tersebut, Kanwil Kementerian Hukum Lampung akan melaksanakan program jemput bola melalui kegiatan sosialisasi yang akan digelar di Kota Metro. Kegiatan tersebut direncanakan melibatkan pelaku usaha dari berbagai sektor agar semakin memahami pentingnya pendaftaran merek sebagai bentuk perlindungan hukum terhadap produk dan usaha yang mereka jalankan. Melalui program tersebut, diharapkan semakin banyak UMKM di Kota Metro yang memiliki merek terdaftar sehingga mampu meningkatkan daya saing produk, memperluas pasar, serta memberikan kepastian hukum bagi para pelaku usaha. Sementara itu, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan Kementerian Hukum RI. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, komunitas kreatif, serta seluruh pihak yang selama ini aktif mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan kekayaan intelektual. Bambang, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Metro akan terus mendukung upaya peningkatan pendaftaran kekayaan intelektual, khususnya bagi pelaku UMKM yang menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah. “Kekayaan intelektual bukan hanya tentang perlindungan hukum, tetapi juga menjadi aset yang memiliki nilai ekonomi. Ketika merek, produk, dan karya masyarakat terlindungi, maka daya saingnya akan semakin kuat dan peluang untuk berkembang juga semakin besar,” ujar Bambang. Bambang menyambut baik rencana Kementerian Hukum untuk melaksanakan sosialisasi penguatan merek UMKM di Kota Metro. Menurutnya, program tersebut akan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pemahaman para pelaku usaha mengenai pentingnya pendaftaran merek. “Dengan jumlah UMKM yang cukup besar di Kota Metro, tentu ini menjadi peluang untuk meningkatkan jumlah pendaftaran merek sehingga produk-produk lokal memiliki identitas dan perlindungan hukum yang kuat,” katanya. Sebagai Wali Kota Metro, ia berharap melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Metro dan Kementerian Hukum RI, semakin banyak pelaku usaha yang terdorong untuk mendaftarkan merek dan kekayaan intelektual lainnya. Dengan demikian, inovasi dan kreativitas masyarakat dapat terlindungi sekaligus menjadi kekuatan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (Yl/Md)

0 Comments

Pemkot Metro Perkuat IKM, Produk Lokal Didorong Naik Kelas dan Tembus Pasar Nasional

Pemerintah Kota Metro terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor Industri Kecil dan Menengah (IKM) sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Melalui berbagai program pembinaan, fasilitasi perizinan, hingga perluasan akses pasar, produk-produk unggulan lokal didorong untuk naik kelas dan mampu bersaing di tingkat nasional. Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Gebyar Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kota Metro, yang digelar di Gedung Sesat Agung, Kamis (11/06/2026). Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi para pelaku usaha untuk mempromosikan produk unggulan, memperluas jejaring bisnis, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Metro, Ardah, mengatakan sektor industri memiliki peran vital dalam menciptakan nilai tambah ekonomi melalui proses pengolahan bahan baku menjadi produk yang memiliki daya saing tinggi. “Industri merupakan salah satu tulang punggung perekonomian Kota Metro. Melalui inovasi dan kreativitas, bahan baku dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi yang mampu memenuhi kebutuhan pasar sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. Ardah mengungkapkan, hingga tahun 2025 Kota Metro tercatat memiliki 2.215 unit industri, dengan 204 industri telah terdaftar dalam Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas). Menurutnya, angka tersebut menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran pelaku usaha untuk mengembangkan industri yang tertib administrasi dan berorientasi pada daya saing. Ia menegaskan, Pemerintah Kota Metro tidak hanya berperan sebagai regulator, tetapi juga hadir sebagai mitra yang aktif mendampingi pelaku usaha agar mampu berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas. “Melalui Gebyar IKM ini, kami ingin membuka akses pasar yang lebih besar, memperkuat jejaring usaha, sekaligus meningkatkan penggunaan produk lokal di tengah masyarakat. Dengan mengusung tema Mewujudkan IKM Kota Metro Mandiri, Bersinergi, dan Inovatif, kami berharap IKM Metro semakin tangguh, adaptif, dan menjadi pilar penting pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya. Berdasarkan data BPS Metro Dalam Angka 2026, sektor industri pengolahan memberikan kontribusi sebesar 16,8 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Metro. Capaian ini menegaskan posisi sektor industri sebagai salah satu penopang utama perekonomian daerah yang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkot Metro terus mendorong pelaku IKM melengkapi legalitas usaha dan sertifikasi produk guna meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas peluang pemasaran. Pendampingan diberikan mulai dari pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), Sertifikat Halal, PIRT, BPOM, Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), hingga Standar Nasional Indonesia (SNI). Tak hanya itu, pemerintah juga membuka akses pemasaran melalui e-katalog pengadaan barang dan jasa pemerintah, sehingga produk IKM lokal memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke dalam rantai pengadaan pemerintah. Pendampingan terkait Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) juga terus diperkuat agar produk-produk unggulan Metro memiliki perlindungan hukum dan nilai tambah yang lebih tinggi. “Kami ingin memastikan produk-produk IKM Kota Metro semakin kompetitif, memiliki legalitas yang lengkap, serta mampu menembus pasar regional maupun nasional,” tambah Ardah. Sementara itu, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menegaskan bahwa IKM dan UMKM merupakan salah satu fondasi penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan menciptakan lapangan kerja. “Perkembangan usaha ekonomi produktif di Kota Metro menunjukkan tren yang sangat positif. Ini merupakan hasil kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menciptakan iklim usaha yang sehat dan produktif. IKM dan UMKM tidak hanya menggerakkan roda perekonomian, tetapi juga membuka peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Bambang. Menurutnya, Pemkot Metro terus mengoptimalkan pemanfaatan Program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) sebagai langkah strategis untuk memperluas pasar produk lokal. “Melalui program BBI dan P3DN, produk-produk unggulan Metro memiliki kesempatan lebih besar untuk masuk dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Kami ingin produk lokal tidak hanya berjaya di daerah sendiri, tetapi juga mampu bersaing dan dikenal di tingkat regional hingga nasional,” tegasnya. Bambang menambahkan, Gebyar IKM menjadi momentum penting untuk mempertemukan pelaku usaha dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perangkat daerah, satuan pelayanan pemenuhan gizi, perguruan tinggi, sekolah, hingga pihak-pihak yang membutuhkan produk dan jasa lokal. “Kami berharap semakin banyak produk dan SDM industri lokal yang terserap dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah serta mendukung kebutuhan sektor pendidikan dan pelayanan publik di Kota Metro,” katanya. Ia optimistis, kolaborasi yang terbangun melalui kegiatan tersebut akan semakin memperkuat daya saing industri lokal sekaligus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. “Semakin luas penggunaan produk lokal, semakin besar pula perputaran ekonomi yang terjadi di Kota Metro. Dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat melalui peningkatan pendapatan, pertumbuhan usaha, dan penguatan ekonomi daerah secara berkelanjutan. Karena itu, pemerintah akan terus hadir mendukung pelaku IKM dan UMKM agar mampu naik kelas dan menembus pasar yang lebih luas,” pungkasnya. (Bsr/Sr)

0 Comments

Kunjungi SDS Pertiwi Teladan, Wali Kota Metro Tekankan Pentingnya Inovasi Guru dan Promosi Sekolah

Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, memberikan motivasi kepada jajaran guru dan pengelola SDS Pertiwi Teladan Metro, agar terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat strategi promosi sekolah guna menarik minat peserta didik baru. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SDS Pertiwi Teladan Metro tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan dukungan kepada sekolah swasta dalam menghadapi masa penerimaan peserta didik baru (PPDB). Dalam kesempatan itu, Wali Kota menegaskan bahwa kualitas pendidikan dan kepercayaan masyarakat merupakan faktor utama yang harus terus dijaga oleh setiap satuan pendidikan. Hal ini dapat diibaratkan sekolah layaknya sebuah toko yang menawarkan produk terbaik kepada masyarakat yang ditentukan oleh keberhasilan promosi, tidak hanya bergantung pada kemampuan pemasaran, tetapi juga pada kualitas produk yang ditawarkan. “Sekolah tentunya harus menawarkan hasil karya dan prestasi anak-anaknya kepada calon siswa baru, karena dalam belajar menggajar,siswa tidak hanya menguasai ilmu dunia, tetapi juga harus mampu memberikan ilmu yang dapat mengantarkan manusia dengan bekal yang baik menuju kehidupan akhirat,” ujar Bambang. Ia juga menekankan pentingnya peran guru dalam menghadapi persaingan dunia pendidikan saat ini, yang diharapkan guru harus terus berinovasi dan mampu meyakinkan para orang tua untuk mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada sekolah. “Seorang guru harus terus berinovasi untuk mendapatkan siswa baru dan harus mampu meyakinkan orang tua agar menitipkan anaknya di sekolah tersebut dan harus dibalas dengan hasil yang baik hingga anak-anak dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya,” katanya. Bambang berharap dalam satu bulan ke depan SDS Pertiwi Teladan Metro dapat meningkatkan jumlah peserta didik baru hingga memenuhi tiga kelas. Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Metro juga memberikan bantuan berupa uang tunai kepada SDS Pertiwi Teladan Metro untuk mendukung operasional sekolah. Sementara itu, Kepala SDS Pertiwi Teladan Metro, Suyeti, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Metro terhadap perkembangan sekolah. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Metro atas motivasi, arahan, serta bantuan yang diberikan kepada SDS Pertiwi Teladan Metro. Dukungan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, mengembangkan prestasi siswa, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Suyteti juga menyampaikan rasa optimistisme untuk mencapai target penerimaan peserta didik baru dengan kerja sama seluruh guru dan dukungan para orang tua. Menurutnya, SDS Pertiwi Teladan Metro akan terus berupaya menghadirkan pendidikan yang seimbang antara penguasaan ilmu pengetahuan, pembentukan karakter, dan nilai-nilai keagamaan sebagai bekal siswa dalam menghadapi masa depan.(Tm/Sr)

0 Comments

275 Jamaah Haji Kota Metro Tiba di Tanah Air, Wali Kota Sambut Langsung Kepulangan Jemaah

Sebanyak 275 dari 276 jamaah haji asal Kota Metro yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi kembali ke Kota Metro dan disambut langsung oleh Pemerintah Kota Metro bersama keluarga yang telah menanti kedatangan mereka. Penyambutan rombongan jamaah haji tersebut berlangsung di sepanjang Jalan ZA Pagar Alam, tepatnya di samping Masjid Taqwa Kota Metro, Rabu (10/06/2026) malam. Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Metro, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah, serta keluarga jamaah yang telah menunggu sejak pukul 19.00 WIB. Suasana haru dan bahagia mewarnai penyambutan para jamaah yang telah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Tangis haru dan pelukan keluarga menjadi pemandangan yang menyertai kedatangan rombongan tersebut. Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jamaah dalam keadaan sehat dan selamat setelah menunaikan rangkaian ibadah haji. “Atas nama Pemerintah Kota Metro, saya mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jamaah haji Kota Metro. Semoga menjadi haji yang mabrur dan membawa keberkahan bagi keluarga maupun lingkungan sekitar. Kami turut bersyukur karena para jamaah dapat kembali ke tanah air dengan selamat setelah menjalankan ibadah di Tanah Suci,” ujar Bambang. Ia juga mengajak para jamaah untuk menjadi teladan di tengah masyarakat dengan mengamalkan nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji. “Pengalaman spiritual yang didapat selama berhaji hendaknya dapat menjadi inspirasi untuk meningkatkan kepedulian sosial, memperkuat persatuan, serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Kota Metro,” tambahnya. Berdasarkan data yang diterima dari petugas haji Pemerintah Kota Metro, Bayu dari total 276 jamaah haji yang tergabung dalam rombongan, terdapat satu jamaah yang belum dapat kembali bersama rombongan karena masih menjalani perawatan di Kota Makkah, Arab Saudi. Jamaah tersebut adalah Juhanis (62), warga Kelurahan Yosorejo, Kecamatan Metro Timur, yang saat ini mendapat penanganan medis akibat mengalami kadar hemoglobin (HB) rendah. Pemerintah Kota Metro terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau kondisi kesehatan jamaah tersebut dan berharap yang bersangkutan segera pulih sehingga dapat kembali berkumpul bersama keluarga di Kota Metro. Kepulangan jamaah haji ini menjadi momen penuh syukur bagi masyarakat Kota Metro sekaligus menandai berakhirnya rangkaian perjalanan ibadah haji tahun 2026 bagi sebagian besar jamaah asal Kota Metro. (Bsr/ydha)

0 Comments

Festival Ekonomi Rakyat dan Aksi Sosial Berbasis Komunitas Resmi Dibuka, Semarakkan HUT Ke-89 Kota Metro

Semangat kebersamaan dan kemandirian masyarakat mewarnai pembukaan Festival Ekonomi Rakyat dan Aksi Sosial Berbasis Komunitas yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-89 Kota Metro. Festival tersebut resmi dibuka oleh Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, melalui pemukulan gong di Lapangan Samber Park, Selasa (9/6/2026). Pemukulan gong yang dilakukan Wali Kota Metro menjadi tanda dimulainya festival yang menghadirkan berbagai kegiatan ekonomi kerakyatan, aksi sosial, serta ruang kolaborasi bagi komunitas, pelaku UMKM, organisasi sosial, dan masyarakat umum dimana diketahui acara ini berlangsung selama 20 hari kedepan. Dalam sambutannya, Bambang Iman Santoso menegaskan bahwa penyelenggaraan festival tersebut tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan murni berasal dari partisipasi dan gotong royong masyarakat. “Penyelenggaraan kegiatan ini tidak menggunakan APBD. Seluruh pembiayaan berasal dari partisipasi, gotong royong, dan dukungan berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam komunitas. Ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan kemandirian masyarakat Kota Metro terus tumbuh dan berkembang dalam mendukung pembangunan daerah,” kata Bambang. Menurutnya, peringatan HUT Kota Metro ke-89 yang mengusung tema ‘Harmoni Nyata, Cerdas, Bahagia’ mencerminkan komitmen bersama untuk membangun kota yang harmonis dalam keberagaman, cerdas menghadapi tantangan zaman, serta mampu menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat. Bambang mengatakan Festival Ekonomi Rakyat dan Aksi Sosial Berbasis Komunitas merupakan wujud nyata dari tema tersebut karena menghadirkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, komunitas, dan pelaku usaha dalam menciptakan manfaat yang langsung dirasakan warga. “Festival ini merupakan representasi nyata semangat Harmoni Nyata, Cerdas, Bahagia. Melalui kegiatan ini kita melihat bagaimana masyarakat, pelaku usaha, komunitas, organisasi sosial, dan pemerintah dapat berkolaborasi menciptakan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Metro,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa ekonomi rakyat menjadi fondasi utama pembangunan daerah. Keberadaan UMKM, pedagang, pengrajin, petani, serta pelaku ekonomi kreatif dinilai memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda perekonomian sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. “Ekonomi rakyat adalah fondasi penting bagi pertumbuhan daerah. Mereka tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga menjaga ketahanan ekonomi masyarakat dalam berbagai situasi,” tegasnya. Pada kesempatan tersebut, Wali Kota mengajak masyarakat untuk terus mencintai produk lokal, mendukung usaha masyarakat, memperkuat semangat kewirausahaan, serta meningkatkan kepedulian sosial melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan. “Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus mencintai produk lokal dan mendukung usaha-usaha masyarakat. Ketika ekonomi rakyat tumbuh dan kepedulian sosial semakin kuat, maka kesejahteraan masyarakat akan semakin merata dan kebahagiaan bersama dapat terwujud,” katanya. Festival yang menjadi bagian dari pesta rakyat HUT Kota Metro ke-89 ini diharapkan mampu menjadi energi baru bagi masyarakat untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi sesuai peran masing-masing demi kemajuan Kota Metro sebagai Bumi Sai Wawai yang harmonis, cerdas, dan sejahtera. (Bsr/Mdn/Bgs)

0 Comments

Upacara HUT ke-89 Kota Metro Berlangsung Khidmat, Bambang Tekankan Persatuan dan Inovasi

Pemerintah Kota Metro memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-89 Kota Metro, melalui upacara yang berlangsung khidmat di Stadion Tejosari, Kecamatan Metro Timur, Selasa (9/6/2026). Momentum hari jadi ini menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat. Upacara dipimpin langsung oleh Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara, pelajar, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat Kota Metro. Dalam amanatnya, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, menegaskan bahwa peringatan HUT Kota Metro bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat rasa memiliki, kecintaan, dan kebanggaan terhadap daerah, sekaligus melakukan evaluasi terhadap perjalanan pembangunan yang telah dilaksanakan. “Hari Jadi Kota Metro bertujuan menggugah semangat persatuan, rasa memiliki, kecintaan, dan kebanggaan terhadap daerah, sekaligus menjadi sarana introspeksi dan evaluasi atas apa yang telah, sedang, dan akan kita lakukan bersama,” ujar Bambang. Pada peringatan tahun ini, Pemerintah Kota Metro mengusung tema “Harmoni Nyata, Cerdas Bahagia”. Tema tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga kerukunan masyarakat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan teknologi, serta menghadirkan kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan warga. Menurut Bambang, harmoni diwujudkan melalui penguatan persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Sementara itu, kecerdasan dibangun melalui peningkatan kualitas pendidikan, inovasi, serta tata kelola pemerintahan yang baik. Adapun kebahagiaan menjadi tujuan akhir dari setiap program pembangunan yang dijalankan pemerintah. Wali Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan Kota Metro. Berbagai capaian yang telah diraih selama ini, menurutnya, merupakan hasil sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat. “Keberhasilan pembangunan merupakan hasil kerja bersama yang harus terus kita jaga dan tingkatkan. Kolaborasi menjadi kunci untuk mewujudkan Metro yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera,” tegasnya. Lebih lanjut, Bambang mengajak seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjalankan tugas dan tanggung jawab secara optimal guna menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang. Menutup sambutannya, Wali Kota Metro, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Kota Metro selama ini. Ia berharap peringatan HUT ke-89 Kota Metro menjadi penguat semangat pengabdian dan kebersamaan dalam mewujudkan Kota Metro sebagai kota yang maju, harmonis, cerdas, dan membahagiakan seluruh masyarakat. Peringatan HUT ke-89 Kota Metro menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Metro dalam menjaga semangat persatuan, memperkuat kolaborasi, dan terus menghadirkan pembangunan yang berdampak positif bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. (Bsr/Sr)

0 Comments

HUT ke-89 Kota Metro, DPRD Gelar Paripurna Istimewa: Harmoni dan Kolaborasi Jadi Kunci Pembangunan Berkelanjutan

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro menggelar Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Metro ke-89 dengan mengusung tema “Harmoni Metro: Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan Menuju Kota yang Inklusif, Cerdas, dan Berbudaya” di ruang sidang DPRD setempat, Selasa (09/06/2026). Peringatan hari jadi tersebut menjadi momentum refleksi atas perjalanan sejarah sekaligus capaian pembangunan Kota Metro yang terus menunjukkan perkembangan positif di berbagai sektor. Kegiatan tahunan yang digelar setiap 9 Juni itu dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, jajaran Pemerintah Kota Metro, tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, hingga perwakilan lembaga vertikal yang turut mendukung pembangunan daerah. Dalam sambutannya, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso mengatakan bahwa semangat kebersamaan yang telah terbangun sejak Metro ditetapkan sebagai pusat pemerintahan Onder District pada 9 Juni 1937 menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, tema peringatan Hari Jadi Kota Metro ke-89 bukan sekadar slogan, melainkan diwujudkan melalui berbagai indikator pembangunan yang menunjukkan tren positif. Salah satunya adalah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Metro dari 80,41 pada tahun 2024 menjadi 81,22 pada tahun 2025, yang menempatkan Metro sebagai daerah dengan IPM tertinggi kedua di Provinsi Lampung. “Harmoni yang kita gaungkan bukanlah slogan kosong. Kerja keras dan kolaborasi yang kita bangun telah membuahkan hasil nyata. IPM Kota Metro meningkat menjadi 81,22 pada tahun 2025 dan didukung meningkatnya derajat kesehatan masyarakat dengan angka harapan hidup mencapai 75,86 tahun,” katanya. Di bidang ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, Bambang menyebut pertumbuhan ekonomi Kota Metro meningkat menjadi 5,20 persen pada tahun 2025 dari sebelumnya 4,88 persen. Kondisi tersebut turut berdampak pada menurunnya angka kemiskinan menjadi 6,44 persen, yang merupakan terendah kedua di Provinsi Lampung, serta inflasi yang tetap terkendali di angka 2,81 persen. “Stabilitas ekonomi ini mampu menekan angka kemiskinan menjadi 6,44 persen dan menjaga inflasi tetap terkendali. Pertumbuhan ekonomi kita juga terakselerasi menjadi 5,20 persen yang menunjukkan bahwa pembangunan mulai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya. Selain itu, Kota Metro juga mencatat capaian membanggakan dalam bidang daya saing daerah. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja mencapai 69,80 persen dengan tingkat pengangguran sebesar 3,54 persen. Sementara itu, Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Kota Metro tahun 2025 mencapai skor 4,19, tertinggi di Provinsi Lampung. “Kemajuan Metro tidak akan terwujud jika hanya dipanggul oleh wali kota, wakil wali kota, atau aparatur pemerintah saja. Saya mengajak DPRD, ASN, dunia usaha, akademisi, pemuda, dan seluruh warga untuk terus memperkuat kolaborasi demi mewujudkan Metro sebagai kota yang cerdas, inklusif, dan sejahtera,” tegasnya. Pada kesempatan yang sama, tokoh masyarakat Metro, Nadirsyah Hawari, menekankan pentingnya sinergi seluruh unsur pembangunan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk keterbatasan anggaran dan kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks. “Pemerintah daerah, DPRD, kepolisian, kejaksaan, TNI, pengadilan, lembaga vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, pelaku usaha, media, pemuda, perempuan, serta seluruh warga adalah tiang-tiang yang menyangga rumah besar bernama Kota Metro. Dalam masa yang sulit, ego harus diperkecil dan koordinasi harus diperbesar,” ujarnya. Menurut Nadirsyah, setiap kebijakan pemerintah harus benar-benar berpihak kepada masyarakat dan mampu menjawab kebutuhan riil warga. “Kita berharap setiap kebijakan bukan hanya terdengar hebat dalam rapat, tetapi mampu menjawab keluhan ibu-ibu, pedagang, petani, pelajar, dan para orang tua yang menggantungkan masa depan keluarganya di Kota Metro yang kita cintai,” tambahnya. Sementara itu, Gubernur Lampung yang diwakili Inspektur Provinsi Lampung, Bayana, menyampaikan bahwa Kota Metro memiliki posisi strategis sebagai kota pendidikan yang memiliki ikatan emosional kuat bagi masyarakat Lampung. Menurutnya, peringatan hari jadi harus menjadi momentum untuk menilai sejauh mana pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Peringatan hari jadi tidak hanya menjadi momen untuk mengenang perjalanan panjang yang telah dilalui, tetapi juga kesempatan untuk melihat sejauh mana pembangunan telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Keberhasilan pembangunan pada akhirnya dirasakan melalui pelayanan publik yang semakin baik, lingkungan yang aman dan nyaman, layanan kesehatan yang mudah dijangkau, serta kesempatan pendidikan yang lebih baik bagi generasi muda,” kata Bayana. Ia juga mengingatkan bahwa tantangan generasi muda ke depan semakin kompleks sehingga diperlukan penguatan kualitas sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kreativitas, kemampuan beradaptasi, dan kepedulian sosial. “Sebelas tahun lagi Kota Metro akan memasuki usia satu abad. Apa yang kita kerjakan hari ini akan menentukan wajah Metro di masa depan. Karena itu, pembangunan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, DPRD, dunia pendidikan hingga dunia usaha. Saya optimistis dengan kebersamaan yang selama ini menjadi kekuatan Kota Metro, daerah ini akan terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat Provinsi Lampung,” ujarnya. Mengakhiri sambutannya, Bayana berharap peringatan Hari Jadi Kota Metro ke-89 tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi momentum evaluasi dan penguatan komitmen bersama dalam membangun daerah. “Saya berharap kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Ini harus menjadi catatan bersama bahwa Kota Metro harus terus menjadi kota yang baik di mata masyarakat dan mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh warganya,” pungkasnya. (Tm/Yd/Sr) Naskah sambutan lengkap Wali Kota Metro dapat diunduh melalui tautan yang tersedia di bawah ini https://drive.google.com/file/d/12on5bmx4ErsTB_0ycKytrQMzOjra8_nv/view?usp=sharing

0 Comments

Ziarah ke Taman Makam Pahlawan Warnai Peringatan Hari Jadi Kota Metro ke-89

Suasana khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan Kota Metro saat Pemerintah Kota Metro melaksanakan ziarah dan tabur bunga dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Metro ke-89, Selasa (9/6/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Metro Kusbani, serta diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, dan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Metro. Prosesi ziarah diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan yang telah mengabdikan jiwa dan raganya demi bangsa dan negara. Dalam suasana penuh ketenangan dan rasa hormat, para peserta menundukkan kepala sejenak mengenang jasa para pejuang yang telah mewariskan kemerdekaan persatuan serta semangat pengabdian bagi generasi penerus. Langkah demi langkah para peserta ziarah menuju pusara para pahlawan menjadi simbol penghormatan atas perjuangan yang tak ternilai. Di antara deretan makam yang tertata rapi tersimpan kisah pengorbanan dan ketulusan para pejuang yang telah berjuang demi tegaknya bangsa dan kemajuan daerah. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga di monumen Taman Makam Pahlawan yang kemudian diikuti prosesi tabur bunga oleh seluruh peserta. Kelopak-kelopak bunga yang berjatuhan di atas pusara menjadi lambang penghormatan doa serta rasa terima kasih atas pengabdian para pahlawan yang telah mendahului. Momentum ziarah ini menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Metro ke-89. Tidak sekadar seremoni tahunan, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa kemajuan Kota Metro yang dinikmati saat ini merupakan hasil dari perjuangan panjang para pendahulu yang telah mendedikasikan hidupnya untuk bangsa, daerah, dan masyarakat. Semangat kepahlawanan yang diwariskan para pejuang diharapkan terus hidup dalam setiap langkah pembangunan Kota Metro. Nilai-nilai pengorbanan, persatuan, kerja keras, dan cinta tanah air menjadi fondasi yang harus terus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Kota Metro yang maju, sejahtera, dan berdaya saing. Di usia ke-89 tahun, Kota Metro tidak hanya mengenang perjalanan sejarahnya, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk melanjutkan cita-cita para pendahulu. Dari Taman Makam Pahlawan, semangat perjuangan kembali digelorakan sebagai pengingat bahwa setiap kemajuan yang diraih hari ini berdiri di atas jasa dan pengorbanan para pahlawan yang telah mengabdikan dirinya demi masa depan yang lebih baik (Md/Sr)

0 Comments

BPS Metro Gandeng Pemkot Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Metro, Arum Purbowati, melakukan audiensi dengan Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, di Rumah Dinas Wali Kota Metro, Senin (08/06/2026). Pertemuan tersebut membahas rencana pencanangan Sensus Ekonomi 2026 yang akan menjadi titik awal pelaksanaan pendataan ekonomi di Kota Metro. Arum Purbowati, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan sensus ekonomi ketujuh yang diselenggarakan di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan struktur perekonomian nasional, sekaligus menyediakan data dasar seluruh aktivitas usaha sebagai landasan penyusunan kebijakan pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah. “Data ekonomi yang lengkap, akurat, dan mutakhir sangat penting sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan ekonomi daerah. Karena itu, kami membutuhkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan sensus dapat berjalan dengan baik,” ujar Arum. Menurutnya, keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya menjadi tanggung jawab BPS semata, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi faktor penting dalam menghasilkan data yang berkualitas dan dapat dimanfaatkan secara optimal. “Melalui kegiatan pencanangan Sensus Ekonomi 2026 ini, kami ingin meningkatkan pemahaman, dukungan, dan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan sensus,” katanya. Arum juga mengungkapkan bahwa BPS Kota Metro akan menggelar kegiatan bertajuk “Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Kota Metro” yang direncanakan berlangsung pada apel pagi pegawai di Halaman Kantor Wali Kota Metro pada 15 Juni 2026 mendatang. Kegiatan tersebut akan menjadi simbol dimulainya rangkaian pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Metro. Dalam pelaksanaannya nanti, BPS Kota Metro akan melibatkan sebanyak 140 petugas sensus yang bertugas melakukan pendataan berbagai aktivitas usaha di seluruh wilayah Kota Metro. Data yang diperoleh diharapkan mampu memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi ekonomi daerah serta menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran. Selain itu, Arum menegaskan bahwa BPS Kota Metro berkomitmen menjaga integritas dalam setiap tahapan pelaksanaan sensus sebagai bagian dari upaya mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). “Kami berkomitmen menjaga integritas dalam pelaksanaan tugas dan memastikan seluruh proses sensus berjalan profesional, objektif, serta sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik,” tegasnya. Sementara itu, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyambut baik rencana pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kota Metro terhadap kegiatan yang digagas BPS tersebut. Menurutnya, data yang akurat menjadi instrumen penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah yang efektif dan tepat sasaran. “Sensus Ekonomi ini sangat penting karena hasilnya akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Kami tentu mendukung penuh pelaksanaannya di Kota Metro,” kata Bambang. Ia juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk bersinergi membantu kelancaran pelaksanaan sensus. Selain itu, dirinya berharap seluruh pelaku usaha dan masyarakat dapat memberikan informasi yang benar agar data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi Kota Metro. “Kami mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif serta memberikan data yang valid. Dengan data yang berkualitas, kita dapat merancang program pembangunan yang lebih efektif guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Metro,” pungkasnya. (tm/md).