Puluhan kader PKK yang sudah mengabdi 25 hingga 30 tahun tanpa putus satu hari pun, hari ini berdiri tegak menerima Penghargaan Adhi Bhakti Utama di Aula Pemkot Metro, Rabu, 29/04/2026.
Momen itu jadi puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 sekaligus Rakorda TP PKK Kota Metro bertema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”.
“Ini bukan penghargaan biasa. Ini bukti cinta ibu-ibu kader untuk Metro. 30 tahun itu bukan waktu sebentar. Mereka kerja nyata, tulus, dari dapur warga sampai balai kelurahan,” ujar Ketua TP-PKK Kota Metro, Eni Sumiati Bambang.

Tak cuma bagi-bagi penghargaan, HKG tahun ini juga diisi aksi nyata. Baksos serentak digelar untuk warga yang membutuhkan. Ada juga gebrakan baru seperti peluncuran e-book resep pangan lokal “TELAM” alias Teras Pangan Lokal Kota Metro, hasil kolaborasi TP PKK dan DKP3.
“Lewat TELAM, kita dorong ibu-ibu masak beragam, bergizi, seimbang, pakai bahan lokal. Bisa diakses digital, gampang banget,” kata Eni.

Biar makin kompak dan sehat, TP PKK Metro juga resmi punya Senam PKK. Gerakannya simpel, tapi bikin kader dan warga makin akrab.
Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, yang hadir langsung kasih tantangan. “PKK jangan cuma seremonial. Harus jadi partner pemerintah yang kerja nyata. Bikin sejahtera warga,” tegasnya.

Bambang bahkan ngasih ide out of the box di tengah efisiensi anggaran. “Kolaborasi sama Dekranasda. Buka lapak di halaman rumah dinas Wali Kota tiap CFD Minggu pagi. Jualan produk PKK. Untungnya buat baksos lagi. Jadi muter, dari warga untuk warga,” usulnya.
Dengan 10 program pokok yang makin kuat, TP PKK Metro siap jadi motor penggerak keluarga sejahtera menuju Indonesia Emas 2045. (Tm/Yud/Sr)

