Masa Tanam Jagung Perdana di Kota Metro

Pemerintah Kota Metro bersama Forkopimda dan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan melakukan Gerakan Percepatan Tanam Jagung Hibrida Perdana Musim Tanam Palawija di Hamparan Poktan Laksana II Rejomulyo, Metro Selatan, Rabu (24/06/2020).

Pada MT (musim tanam) ke-II ini petani di wilayah saluran irigasi Sekampung Batanghari tidak menanam padi, melainkan melakukan percepatan budidaya tanam jagung hibrida dengan baik sehingga dapat menghasilkan produksi jagung berkuantitas tinggi yang berdampak pada ketersediaan pangan dan kesejahteraan petani, berkat adanya bantuan berupa benih dari Pemkot sejumlah 19.650 kilogram (19,65 ton).

Heri Wiratno menegaskan bahwa seluas 48 hektar pada MT I, padi sudah selesai dipanen namun produksi yang dihasilkan berbeda dikarenakan kondisi lingkungan, angin dan cuaca yang buruk sehingga padi menjadi roboh di beberapa tempat, akan tetapi hasil masih tetap dikatakan baik. Dan pada MT kedua ini akan segera dilakukan percepatan tanam jagung hibrida musim tanam palawijja tahun 2020.

Sementara Walikota Metro Achmad Pairin mengucapkan selamat kepada para petani yang telah berhasil mengelola sawah di MT I dan berhasil dengan cukup baik. Untuk itu diperlukan partisipasi dari semua pihak pemerintah terutama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, agar dapat memberikan berbagai kemudahan kepada para petani dalam mendapatkan sarana produksi dan mengurangi biaya produksi.

“Hal itu dapat dilakukan dengan cara berkoordinasi, memberi bimbingan dan pengawalan pada saat menyediakan benih, pupuk bersubsidi, air yang cukup dan peralatan pertanian yang efektif,” tuturnya. (Nv/Ian)

Sidang Paripurna DPRD Dalam Rangka HUT Kota Metro ke-83

Sidang Paripurna DPRD Dalam Rangka HUT Kota Metro ke-83 Tahun 2020 dilakukan secara teleconference, Selasa (09/06/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh, Walikota dan Wakil Walikota Metro, Fokorpimda Kota Metro, Kepala OPD serta dapat disaksikan secara streaming melalui Youtube Channel Pemerintah Kota Metro oleh masyarakat.

Sambutan tokoh masyarakat Tri Legowo menyampaikan apresiasi kepada pemimpin periode 2016-2020, karena telah membawa banyak prestasi baik di bidang pemerintahan, pendidikan maupun kesehatan. “Selain itu, saya juga berharap agar setiap komponen masyarakat dapat melakukan Pilkada secara kondusif, sesuai dengan pilihannya masing-masing, dan siapa pun yang terpilih nantinya mampu memimpin Metro menjadi lebih mandiri, makmur dan sejahtera,” ucapnya.

Pada kesempatannya, Achmad Pairin mengatakan bahwa selama 83 tahun Metro telah menunjukkan jati dirinya, yakni sebagai kota yang aman dan layak diperhitungkan pada tingkat Provinsi maupun kancah nasional. “Mari bersama bangun negeri sehingga dapat terwujud kota yang baik terutama dengan bergotong-royong,” tuturnya.

Selain itu, Walikota pun menjelaskan bahwa Metro memiliki ekonomi yang baik dan telah mendapat apresiasi dari pusat maupun provinsi diantaranya yaitu WTP selama 10 tahun berturut-turut.

Rakor Rencana Pilkada Serentak Tahun 2020

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian beserta Kepala Daerah seluruh Indonesia lakukan Rakor melalui video conference dalam  rangka rencana Pilkada serentak. Untuk Pemkot Metro sendiri vicon tersebut berlangsung di OR Setda Kota Metro, Jumat (05/06/2020).

Tito mengatakan untuk rencana pelaksanaan Pilkada akan dilakukan pada tanggal 9 Desember 2020. “Untuk pelaksanaan pemilihan kepala daerah akan dilaksanakan pada akhir tahun ini dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, namun masih ada masalah kekurangan anggaran, dan ada anggaran yang dipangkas untuk penambahan Pilkada di tengah pandemi corona ini,” ujarnya.

Sementara itu Kepala KPU Pusat Pramono Thantowi menuturkan, pelaksanaan di tahun ini ada penambahan anggaran untuk APD petugas Pemilu. “Ada penyesuaian anggaran yang tidak sedikit, karena itu membutuhkan bantuan dari Pemerintah Pusat dan DPR, termasuk didalamnya Pemerintah Provinsi dan Kabupaten,” tuturnya.

Walikota Metro Achmad Pairin menegaskan untuk lokasi dan perlengkapan Pilkada akan diatur dan ditata sedemikian rupa, mengingat masih masa Covid-19. “Tempat pendaftaran satu meja harus satu orang, perlu dibuat sekat seperti loket, sehingga antara pemilih dengan petugas berjarak aman, dan nantinya dibuat sebagus mungkin dan senyaman mungkin demi kenyamanan masyarakat,” tegasnya. (Tm/Cv).

 

 

Pemkot Metro Gelar Apel Siaga Mematuhi Protokol Kesehatan

Walikota Metro Achmad Pairin didampingi Dandim 0411/LT Burhanuddin dan Kapolres Metro Retno Prihawati memimpin Apel Siaga Penegakan Disiplin Mematuhi Protokol Kesehatan di sepanjang jalan AH.Nasution, Sabtu pagi (30/05/2020).

Dalam pelaksanaan apel ini merupakan persiapan menghadapi kehidupan yang lazim bagi masyarakat dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dengan uji coba selama satu bulan ke depan dan akan ada penyediaan tower air di beberapa titik keramaian, dua unit bentor, alat semprot desinfektan dan alat sterilisasi bagi pedagang.

Pairin mengatakan perlunya sosialisasi kepada masyarakat untuk tetap mengikuti protokol kesehatan. “Pencegahan dan penanganan (covid-19), perlu disosialisasikan ke seluruh lapisan masyarakat agar masyarakat mau mendengar, mengerti dan bisa melaksanakan, tentunya program kita ini harus jelas, saya mengajak seluruh anggota didalam mensosialisasikan ini dengan tata krama dan dengan etika”, ucapnya.

Burhanuddin menuturkan kepada tim gugus tugas untuk melaksanakan kegiatan ini dengan penuh semangat dan keikhlasan. “Ini merupakan babak baru kepada masyarakat untuk hidup normal dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Jika tidak dilaksanakan dengan baik akan banyak masyarakat yang terdampak, semoga para anggota bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab, penuh semangat dan keikhlasan, semoga kita semuanya diberikan kekuatan, perlindungan dan kesehatan untuk melakukan kegiatan 1 bulan ke depan,” tuturnya.

Kemudian pemberian penghormatan tanda pita gelar pasukan gugus tugas diberikan kepada perwakilan TNI, Polri dan Satpol PP. (Tm/Cv/Dk).

Kota Metro Kembali Raih WTP Untuk Kesepuluh Kalinya

Pemerintah Kota Metro kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2019, yang merupakan predikat kesepuluh kalinya secara berturut-turut.

Penyerahan LKPD Kota Metro dilakukan secara daring (online) melalui video conference di Ruang OR Pemda Kota Metro, sesuai dengan protokol kesehatan pada masa pandemi virus Covid-19, Kamis (28/05/2020).

Kepala BPK RI Perwakilan Lampung, Hari Wiwoho, menyampaikan bahwa opini yang diberikan oleh pemeriksa atas kewajaran Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2019. Penyerahan WTP diberikan kepada Pemerintah Kota Metro dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

“Namun demikian BPK masih menemukan beberapa permasalahan dalam laporan keuangan, namun secara prinsipil tidak mempengaruhi kewajaran dari LKPD kedua daerah. Namun saya berikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Metro yang telah mampu mengelola keuangan daerah sehingga dapat meraih opini WTP,” ujarnya.

Tambahnya, Hari Wiwoho mengatakan pengelolaan keuangan daerah harus mengarah kepada terwujudnya peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat Kota Metro secara adil dan merata.

“Saya ingatkan beberapa rekomendasi yang terdapat dalam LHP LKPD tersebut, agar dapat ditindaklajuti selambat-lambatnya 60 hari sejak LHP diterima,” ungkapnya.

Walikota Metro Achmad Pairin, mengucapkan terima kasih kepada BPK RI Perwakilan Lampung, yang mampu memberikan berbagai pelajaran, saran dan masukan, atas perbaikan pengelolaan keuangan daerah di Kota Metro agar lebih baik.

“Dengan diraihnya opini WTP untuk kesepuluh kalinya secara berturut-turut oleh Kota Metro, tentunya tidak terlepas dari kerja sama dan kerja keras dari berbagai pihak. Saya berharap Sekretaris Daerah dan OPD yang terkait, agar rekomendasi yang disampaikan dalam LKPD dapat ditindaklanjuti sesegera mungkin,” ujar Pairin.

Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Kota Metro, Sekretaris Daerah, Inspektur Kota Metro, Kepala BPKAD dan jajaran, serta beberapa kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Metro.

Panen Raya Poktan Tejo Makmur I

Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Metro melakukan Panen Raya di Hamparan Poktan Tejo Makmur I, Kelurahan Tejosari, Rabu (20/05/2020).

Luas  tanam padi di Metro Timur 462 hektar, dan panen saat ini seluas 30 hektar. Apabila dihitung maka produksi padi untuk MT I/2020 mencapai 21.002,4 ton atau setara dengan 16.8-1,92 gabah kering giling dan apabila diversikan menjadi beras menghasilkan 10.081,15 ton,” jelas Kepala Dinas KP3.

Selanjutnya, Heri Wiratno pun menegaskan bahwa akan segera dilakukan percepatan tanam padi yakni sekitar bulan Mei (usai Lebaran). Dengan target tanam seluas 71 hektar sehingga pada awal juli sudah dapat tutup tanam seluas 1.434 hektar.

Pada kesempatannya, Walikota Metro mengucapkan rasa syukur dimana panen kali ini mengalami peningkatan yang semula perkiraan 70 saat ini mencapai 72 ton.  “Tahun depan akan ada penyempurnaan irigasi, setelah program itu terlaksana mudah-mudahan cukup 1 kali panen yang digilir, sehingga kedepannya 2.980 hektar lahan tanam padi dapat teraliri semua,” ujarnya.

“Harga gabah hari ini agak turun, mungkin dampak dari covid, ya mudah-mudahan akan segera berakhir. Dan harganya sekitar 36-37, namun harga beras masih tinggi,”papar Achmad Pairin.