Hadiri Pengecekan Kendaraan Dinas, Walikota Metro Inginkan Tiap Personil Harus Perhatikan Kondisi Kendaraannya

Walikota Metro, Wahdi, datangi proses pengecekan kendaraan dinas jabatan / operasional milik Pemerintah Kota Metro, di Lapangan Iringmulyo Kecamatan Metro Timur, Kamis (25/03/2021).

Pemeriksaan dan pengecekan yang berlangsung merupakan pengecekan untuk kendaraan operasional khusus roda 4 (empat) milik Pemerintah Kota Metro. Dari jumlah keseluruhan kendaraan, terdapat 159 kendaraan roda 4 (empat) milik Pemkot Metro, yang hadir dalam pengecekan ada 139 kendaraan dan 20 kendaraan tidak hadir dikarenakan sebagian diantaranya dengan status sedang beroperasional.

Walikota Metro Wahdi didampingi Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman beserta jajaran melakukan pemeriksaan kendaraan dinas roda 4 (empat), meliputi pengecekan lampu kendaraan, mesin kendaran serta surat kelengkapan kendaraan.

Wahdi mengatakan, tujuan pemeriksaan tersebut adalah untuk memastikan sarana prasarana kendaraan dinas tersebut tidak ada masalah, hal ini untuk mendukung lancarnya pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Pemeriksaan ini akan dilaksanakan secara rutin, intinya setiap personil pemegang kendaraan harus memperhatikan kondisi kendaraannya. Apabila ada kendala segera laporkan agar cepat untuk ditindaklanjuti,” jelasnya. (ian/lia)

Wahdi Hadiri Wisuda IAIN Metro Periode II Tahun 2020/2021

Pemerintah Kota Metro menghadiri acara Wisuda Program Pascasarjana (S2), Sarjana (S1), dan Diploma (D3) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro Periode II Tahun 2020/2021, berlangsung di GSG IAIN Metro, Kamis (25/03/2021).

Walikota Metro, Wahdi, dalam sambutannya mengucapkan selamat dan sukses kepada segenap Civitas Akademika Institut Agama Islam Negeri Metro atas terlaksananya acara Wisuda sebanyak 511 mahasiswa/mahasiswi dari seluruh jurusan.

“Tentunya menjadi sebuah kebanggaan bagi para wisudawan/wisudawati serta seluruh keluarga, karena usaha dan jerih payah yang dilaksanakan selama ini telah membuahkan hasil yang maksimal, yaitu pengakuan secara tertulis untuk menyandang gelar profesional sesuai dengan kemampuan masing-masing,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Wahdi menyampaikan pesan dan harapan kepada para wisudawan/wisudawati, agar apat menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan kebenaran sesuai hakikat ilmu pengetahuan.

“Serta harus mampu mengembangkan dan mengamalkan ilmu pengetahuan yang telah didapatkan selama diperkuliahan, terutama untuk kemajuan Kota Metro dalam mewujudkan Visi Kota Metro yakni terwujudnya Kota Metro Berpendidikan, Sehat, Sejahtera dan Berbudaya,” jelasnya.

Tambahnya, Walikota Metro tersebut mengingatkan kepada seluruh masyarakat terutama kepada mahasiswa/mahasiswi untuk tetap mematuhi protokol kesehatan demi kesehatan bersama, serta dapat mensosialisasikan pentingnya prokes kepada lingkungan sekitar. (ian/lia)

Walikota Metro Menghadiri Penyerahan LHP Unaudited BPK-RI Secara Virtual

Walikota Metro Wahdi Siradjuddin beserta Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman menghadiri Acara Penyerahan LHP Unaudited BPK-RI terhadap Pemerintah Provinsi Lampung secara Virtual,di ruang OR Setda Kota Metro, Senin (15/03/2021)

Berita acara pertama adalah penandatanganan LHP Unaudited BPK-RI, oleh Perwakilan Provinsi Lampung Andri Yogama.

Bupati Pringsewu Sujadi sebagai perwakilan seluruh Walikota dan Bupati se-Provinsi Lampung dalam sambutannya menyampaikan penyerahan laporan hasil pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan menjadi hal yang sangat penting dalam upaya peningkatan kinerja pemerintah daerah, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan juga hal-hal yang harus dan wajib untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah maupun instansi terkait lainnya berdasarkan LHP dimaksud kiranya tindak lanjutnya dapat dilakukan dalam waktu secepat mungkin, dan tentunya senantiasa tetap berkoordinasi dengan jajaran Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Lampung.

Dalam sambutannya Andri selaku perwakilan BPK-RI Provinsi Lampung menyampaikan terima kasih atas kerja sama penyerahan berkas yang dilakukan Walikota dan Bupati se-Provinsi Lampung. “Kita melakukan semua ini sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku,” ucapnya.

Lanjutnya, Andri menerangkan berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara pasal 56 bahwa Kepala Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah selaku Pejabat Pengelola Keuangan Daerah menyusun laporan keuangan pemerintah daerah untuk disampaikan kepada
gubernur/ bupati/ walikota dalam rangka memenuhi pertanggungjawaban pelaksanaan
APBD. “Setelah penyerahan LKPD ini, BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung akan melakukan audit selama 60 hari dilanjutkan dengan penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan atas LKPD se-Provinsi Lampung tahun 2020,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya melalui video conference, Andri berharap kepada Pemerintah Provinsi Lampung untuk tetap bekerja sama dengan pihak BPK-RI dan perlu diingat bahwa ini merupakan langkah awal untuk sukses di tahun-tahun mendatang.

Sidak, Wahdi Minta Disdukcapil Metro Memperluas Tempat Pelayanan

Walikota Metro Wahdi Siradjuddin dan Wakil Walikota Metro Qomaru bersilaturahmi ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Metro dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat untuk pelayanan yang ada, Senin (15/03/2021).

Kepala Disdukcapil Kota Metro Maria mengatakan, bahwa Disdukcapil telah memberikan pelayanan yang baik, kepada masyarakat Metro. “Kami selaku pelayan masyarakat, telah memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, kami juga mengurangi keperluan pertemuan selama pandemi Covid-19, tidak hanya itu semua laporan kami lakukan juga secara online,” ucap Maria.

Walikota Metro Wahdi juga menyampaikan, bahwa pelayanan masyarakat di Kota Metro harus baik karena kita adalah kota.

Lanjut, dalam paparannya kita juga harus mencontoh pelayanan yang baik yang sudah diterapkan di kota lain, untuk dapat diterapkan dengan baik lagi di Kota Metro .

Dengan itu Wahdi juga mengusulkan, agar pelayanan Disdukcapil lebih baik lagi, kita bisa memiliki tempat yang lebih luas lagi.

“Agar pelayanan kepada masyarakat lebih baik, dan masyarakat juga lebih nyaman kita butuh tempat yang luas, tapi memerlukan waktu yang tidak sebentar dan perlu perhatian dan fokus juga dari semua pihak. Insya Allah semuanya akan diperbaiki secara bertahap,” ungkapnya.

Sidak, Wahdi Qomaru Tinjau Kelurahan dan Puskesmas di Karangrejo

Walikota Metro Wahdi Siradjuddin bersama Wakil Wali Kota Metro Qomaru melakukan Sidak (Silaturahmi Dadakan) di Kelurahan Karangrejo dan Puskesmas Karangrejo guna peninjauan sarana dan prasarana, Senin (15/03/2021).

Wali Kota Metro didampingi Camat Metro Utara di Kelurahan Karangrejo dalam peninjauan di Kantor Kelurahan. “Ini bukan pertama kalinya saya melakukan silaturahmi di beberapa tempat, dan hari ini saya ingin bersilahturahmi di kelurahan Karangrejo,” tutur Wahdi.

Selaku Sekretaris Lurah Karangrejo Maryati melaporkan mengenai kondisi sarana, prasarana, dan potensi masyarakat yang ada di Kelurahan Karangrejo. “Ada beberapa kerusakan yang harus diperbaiki diantaranya, plavon kantor yang benar-benar sudah harus diperbaiki,” lapornya.

Dalam menanggapinya Wahdi menyampaikan bahwa kedepannya pemerintah akan memperbaiki beberapa fasilitas di kantor kelurahan terlebih dahulu. “Pegawai Kelurahan juga harus lebih tanggap, serta mampu menelaah akan terjadinya resiko kerusakan-kerusakan yang terjadi,” tegasnya.

Setelah mengunjungi Kelurahan Karangrejo, Walikota Metro melanjutkan kunjungannya ke Puskesmas Karangrejo.

“Sebagai pelayan kesehatan masyarakat kita harus menerapkan PMKP (Perbaikan Mutu dan Keselamatan Pasien) dengan baik,” tutupnya. (cv/inz)

Musrenbang, Wahdi Minta Pemprov Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur di Kota Metro

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim hadiri Musrenbang Kota dalam rangka penyusunan dokumen RKPD tahun 2022, dengan mengusung tema “Melalui Penanganan Dampak Covid-19 dan Penerapan Adaptasi Baru, Kita Wujudkan Metro Sejahtera”, di OR Setda Kota Metro, Jumat (12/03/2021).

Kepala Bappeda Bangkit Haryo Utomo dalam laporannya menyampaikan tujuan pelaksanaan kegiatan adalah penyelarasan, klarifikasi, dan kesepakatan terhadap permasalahan dalam pembangunan daerah prioritas pembangunan serta program kegiatan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.

Sementara itu Walikota Metro Wahdi dalam sambutannya menyampaikan bahwa Metro akan mewujudkan lima prioritas pembangunan, yakni penguatan sektor kesehatan yakni pemenuhan pelayanan dampak pandemi Covid-19 dan pelayanan kesehatan esensial, penguatan sektor pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing, pemulihan dan peningkatan perekonomian lokal sebagai penopang utama kesejahteraan masyarakat serta peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Dengan kondisi kebijakan fiskal dari pemerintah pusat yang sangat dinamis, tentunya akan memaksimalkan pendapatan dari sisi Pendapatan Asli Daerah agar pembangunan tetap dapat berjalan secara optimal,” ucapnya.

Untuk itu, Wahdi mengimbau kepada seluruh stakeholder pembangunan, mari kita tingkatkan PAD dengan terus mengembangkan potensi-potensi perekonomian lokal. Oleh karena itu, untuk masa kepemimpinan kami kedepannya, pandemi Covid-19 akan menjadi sebuah tantangan baru dengan melahirkan strategi adaptasi baru di seluruh bidang kehidupan masyarakat. “Sehingga harus disadari bahwa kita membutuhkan waktu panjang untuk bisa beraktivitas secara normal, karena sejarah pernah mencatatkan penyakit cacar dan polio membutuhkan waktu puluhan bahkan ratusan tahun untuk bisa dikendalikan, begitu pula halnya dengan Covid,”  tuturnya.

Selanjutnya, Walikota Metro pun mengatakan bahwa siap mendukung perwujudan visi dan misi Gubernur-Wakil Gubernur Lampung melalui pelaksanaan program pembangunan untuk Lampung Berjaya, terutama menyinkronkan 6 (enam) program prioritas Provinsi Lampung Tahun 2022 dimana prioritas pertama difokuskan pada peningkatan investasi dan nilai tambah produk unggulan.

“Kiranya ditahun 2022 melalui program dan kegiatan Pemerintah Provinsi Lampung, dapat menjadikan Kota Metro sebagai prioritas pembangunan, terutama di bidang infrastruktur untuk meminimalisir terjadinya banjir. Selain itu, kami juga berharap dukungan untuk Autis Center, optimalisasi pembiayaan dari APBD Kota Metro sudah kami lakukan, namun terbentur dengan regulasi kewenangan, kiranya Pemerintah Provinsi Lampung dapat memprioritaskan,” tegas Wahdi.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim dalam arahannya mengatakan Metro merupakan Kota pendidikan dimana didalamnya terdapat tantangan angka pengangguran tinggi dikarenakan masyarakat desa yang tidak mau pergi keluar untuk bekerja, yang tentu saja hal tersebut menjadi PR serius untuk dapat dicarikan solusi, sehingga dapat menjawab tantangan atau kebutuhan industri.

“Seiring dengan kebijakan nasional kita harapkan pendidikan di Kota Metro, betul-betul dapat menjawab kebutuhan pasar dengan cara menciptakan pendapatan melalui perdagangan. Sebab ini merupakan hak perdagangan, untuk itu mari kita bangun koperasi-koperasi pemasaran yang melibatkan para pedagang itu sendiri agar pelan-pelan dapat melancarkan sirkulasi pendapatan di kota ini sehingga tidak ada kelonjakan harga di kemudian hari seperti yang sudah-sudah,” tandasnya.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis usulan penyusunan dokumen Kota Metro melalui pembangunan tahun 2022. (CV/NV)