Walikota Metro Hadiri Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM Kejaksaan Negeri Metro

Walikota Metro hadiri Pencanangan dan Dukungan Komitmen Bersama Membangun Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Kejaksaan Negeri Metro, Rabu (31/03/2021).

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Metro, Virginia Hariztavianne, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Zona Integritas adalah predikat yang diberikan kepada instansi yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Dan hari ini adalah sebuah momentum dalam memperoleh WBK Service Government dan merupakan tindak lanjut komitmen bersama penandatanganan kerja sama menuju WBK dan WBBM di Kota ini,kata Virginia Hariztavianne.

Sebagai mana diketahui untuk menuju WBK dan WBBM maka dibutuhkan beberapa hal, diantaranya manajemen perubahan, penguatan akuntabilitas kinerja dan peningkatan pelayanan kualitas publik.

“Hal ini adalah kedua kalinya kami berjuang dalam memperoleh WBK dan WBBM. Dengan ini, Saya secara resmi mencanangkan Satker menuju WBK dan WBBM di Kota Metro, Saya yakin Kejaksaan Negeri Metro dapat memperoleh Satker berpredikat WBK dan WBBM kedepannya. Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang terlibat, tanpa dukungan yang kuat maka akan sulit tercapai, untuk itu dibutuhkan komitmen yang tinggi,” tuturnya.

Sementara itu Walikota Metro, Wahdi, dalam sambutannya atas nama pribadi dan Pemerintah Kota menyambut baik dan mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut, dengan harapan dapat mewujudkan wilayah bebas korupsi. Terlebih, karena saat ini Pemkot sedang berupaya untuk mewujudkan masyarakat madani dan menciptakan tata pemerintahan yang baik (good governance), di Kota Metro Bumi Sai Wawai ini.

Wahdi menambahkan, kegiatan Pembangunan Zona Integritas merupakan salah satu Program Percepatan Reformasi Birokrasi, yakni peningkatan transparansi dan akuntabilitas aparatur sebagai upaya mewujudkan brokrasi berintegritas tinggi. Integritas sangat dipengaruhi oleh penerapan prinsip akuntabilitas dan transparansi sebagai bagian dari prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, sebab tidak ada integritas tanpa akuntabilitas dan transparansi, dan selanjutnya tidak ada pemerintahan yang bersih, bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme tanpa integritas.

“Diharapkan kedepannya jajaran Kejaksaan Negeri Kota Metro dapat lebih terorganisir dan terarah dalam menjalankan rencana aksi pembangunan zona integritas, baik itu pada program Manajemen Perubahan, Penataan Tatalaksana, Penataan Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Penguatan Pengawasan, dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik yang merupakan komponen, yang diharapkan juga dapat menghasilkan sasaran pemerintahan yang bersih dan bebas KKN serta peningkatan kualitas pelayanan publik,” tandasnya.

Acara yang dihadiri oleh Forkopimda, dan Kepala Seksi di Lingkungan Kejaksaan Negeri Metro tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan piagam perencanaan pencanangan pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM. (cv/nv)

Wahdi dan Qomaru Hadiri Musda ke-IV MUI Kota Metro

Majelis Ulama Indonesia (MUI) gelar Musyawarah Daerah (Musda) IV Kota Metro dengan Tema “Membangun Khoiru Ummah Menuju Metro Maju dan Mandiri”, di Vintage Cafe, Tejo Agung, Rabu (31/03/2021).

M. Soleh selaku Ketua MUI Kota Metro dalam laporannya menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan implementasi pedoman dasar MUI, Musda ini memiliki makna yang penting yakni penyampaian pengurus dalam kepengurusan. Keaktifan pengurus di tengah kesibukan merupakan dasar dalam memperhatikan dasar untuk aktif dalam kepengurusan yang akan datang. Pada tahun 2020 MUI terkena refocusing pendanaan dari Pemkot sehingga tidak ada laporan yang bisa dilaporkan.

“Adapun kendala yang dihadapi MUI adalah sarana transportasi, mobilisasi kegiatan seperti kendaraan dinas belum ada, pendanaan dari APBD sangat minim dan tidak memiliki sekretariat sendiri. Untuk itu MUI berharap dapat segera dikabulkan dan direalisasikan oleh Pemkot,”,ucapnya.

Sekretaris Umum MUI Provinsi, Basyarudin Maisir juga menyampaikan tiga peranan MUI yang harus dipahami, bahwa MUI adalah pelayanan umat, bukan dilayani tapi melayani. Untuk itu, harus dapat menjawab masalah umat Islam di Kota Metro. MUI sebagai penuntut umat sehingga dapat berperan dan menentukan umat agar dapat memahami yang halalan toyiban, kemudian MUI harus bisa menjaga akidah umat Islam agar tidak terpengaruh paham radikal dan intoleransi, sehingga dapat membentengi umat Islam. Kemudian terkait masalah fatwa dan vaksin, peranan MUI sangat penting di tengah masyarakat, MUI juga sebagai mitra pemerintah.

Sementara itu, Walikota Metro Wahdi dalam sambutannya mengapresiasi dan mengucapkan selamat atas terselenggaranya kegiatan MUSDA ke-IV MUI Kota Metro tahun 2021, yang diharapkan akan menghasilkan keputusan yang dapat memberikan manfaat bagi organisasi dan masyarakat di Bumi Sai Wawai.

Lanjutnya, Wahdi mengatakan, melalui Musda ini, MUI diharapkan dapat melahirkan program kerja sekaligus memilih pengurus MUI Kota Metro yang bertujuan untuk menetapkan kebijakan dan untuk meningkatkan peran serta ulama khususnya MUI Kota Metro dalam membangun hubungan relasi yang positif dalam tatanan kehidupan beragama yang rukun dan damai serta bersinergi demi terwujudnya Kota Metro yang berpendidikan, sehat, sejahtera dan berbudaya.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa MUI merupakan wadah musyawarah dan wadah silaturahmi para ulama, zuama dan cendekiawan muslim yang mempunyai cita-cita untuk mewujudkan masyarakat yang lebih baik, guna membangun masyarakat yang diridai oleh Allah SWT. Mudah-mudahan melalui Musda ini, dapat memberikan masukan dan solusi terhadap permasalahan pembangunan di Kota Metro, karena itu seluruh pengurus MUI Kota Metro dapat semakin cermat dalam menyikapi berbagai perkembangan dan tuntunan peradaban,” tandasnya. (cv/nv)

Sidang DPRD, Walikota Metro Sampaikan LKPJ Tahun 2020

Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Metro Tahun Anggaran 2020 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Metro, di Ruang Sidang DPRD, Selasa (30/03/2021).

Walikota Metro Wahdi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Akhir Tahun Anggaran 2020. Pada dasarnya merupakan progress report yang telah tertuang dalam kinerja Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021, serta Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD).

.

Lanjutnya, dalam RPJMD 2016-2021 tersebut, dimuat visi pembangunan Kota Metro yaitu “Metro Kota Pendidikan dan Wisata Keluarga Berbasis Ekonomi Kerakyatan Berlandaskan Pembangunan Partisipatif”. Berdasarkan visi dan misi tersebut, kemudian ditetapkan berbagai kebijakan dan strategi pembangunan.

“Setiap tahun, selalu dilakukan penetapan prioritas pembangunan daerah, yang disesuaikan dengan prioritas pembangunan nasional dan Provinsi Lampung, serta memperhatikan dinamika pembangunan yang berkembang di Kota Metro,” ujar Wahdi.

Tidak hanya itu, Kota Metro memiliki fasilitas pendidikan yang relatif banyak. Upaya penanggulangan kemiskinan di Kota Metro juga menunjukan hasil yang baik. Semua ini dapat dilihat dari tingkat kemiskinan yang semakin menurun secara signifikan setiap tahunnya. Kebijakan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19, serta kebijakan Tatanan Normal Baru menjadi faktor yang menjaga stabilitas ekonomi di Kota Metro.

“Kegagalan dan keberhasilan pencapaian indikator kinerja akan dijadikan sebagai acuan tindakan perbaikan dalam penyelenggaraan pelaksanaan pembangunan pemerintah Kota Metro di tahun mendatang,” tutup Wahdi. (ins/in)

Walikota Metro Resmikan Paruk Mas Tangguh

Walikota Metro meresmikan Pasar Rukun Masyarakat Tangguh (Paruk Mas) di RW.05 Kelurahan Yosodadi Kecamatan Metro Timur, Minggu (28/03/2021).

Menurut laporan dari ketua panitia, Paruk Mas merupakan pasar kuliner yang dibuka setiap hari Minggu bagi masyarakat Kota Metro, khususnya warga Kelurahan Yosodadi. Paruk Mas ada salah satu keunikan tersendiri dari pasar itu.

“Salah satu inovasi dari Paruk Mas ini adalah cara pembayarannya menggunakan pring (bambu) yang telah ditukarkan di pintu masuk. Mudah-mudahan giat yang kami lakukan ini berguna bagi masyarakat, nantinya tidak hanya kegiatan berdagang saja, Insya Allah kami akan membuat taman edukasi bagi anak-anak seperti arena bermain egrang, belajar melukis dan permainan edukasi lainnya,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Wahdi menjabarkan untuk sarana pengembangan diri di Kota Metro masih banyak sekali. “Tercatat entepreneur kita hanya 3,1%, jadi banyak sekali peluang kita untuk mengembangkan diri dengan IPM yg tinggi 77,9% dari 15 kota dan kabupaten, dan tentu dalam hal ini pemerintah berupaya semaksimal mungkin mengapresiasi dan memberikan tempat yang seluas-luasnya untuk kreativitas dan inovasi kepada masyarakat dan menumbuhkan kewirausahaan yang kreatif dan inovatif dan tentu yang berkelanjutan. Kita membangun infrasturktur secara keseluruhan dimulai dari masyarakat dengan memperhatikan lingkungan, karena Kota Metro terdapat banyak orang-orang yang bangga akan hasil karyanya,” tuturnya.

Acara yang ditutup dengan pemotongan pita tersebut turut dihadiri oleh Wakil Walikota Metro, Kapolres Metro, Dandim 0411/LT, Camat Metro Timur dan Lurah Yosodadi. (tm/cv)

Walikota Metro Meresmikan Kampung Tangguh Nusantara kelurahan Yosomulyo

Walikota Metro, Wahdi, meresmikan Kampung Tangguh Nusantara Kelurahan Yosomulyo, di halaman Ketua RT 41, Kamis (25/03/2021).

Burhanudi selaku ketua KTN mengatakan, masyarakat Kelurahan Yosomulyo dalam menyikapi tentang adanya fase ini sudah sangat memahami dan masyarakat sudah mampu menampilkan produk yang ada di Kelurahan Yosomulyo diantaranya ada industri rumahan pembuatan kue donat, bahkan sudah ada 4 industri pembuatan kue donat, dan mampu menyerap tenaga kerja dalam arti dapat mengurangi penggaguran di Kelurahan Mulyosari.

“Di Kelurahan Yosomulyo ini dari sebelum adanya kasus Covid-19, sudah memiliki ketahanan pangan dan sudah berjalan, diantaranya pembibitan ikan serta memanfaatkan pekarangan rumah yang ada ditanami bibit seperti terong kacang-kacangan dan lain-lain. Dan dengan adanya KWT ekonomi kreatif juga bisa membatu ekonomi rumah tangga,” katanya.

Walikota Metro Wahdi, menyambut baik dan mengapresiasi atas dilaksanakan kegiatan peresmian KTN ini yang ke-16, dengan tujuan untuk mendukung Produktivitas masyarakat yang tangguh dalam berbagai sektor, terutama pada sektor ekonomi mandiri dan kesehatan di masa pandemi Covid-19 yang berlangsung.

Wahdi mengucapkan terima kasih kepada Polri dan TNI serta warga masyarakat karena telah mendukung terciptanya Kelurahan Tangguh Nusantara di Kelurahan Yosomulyo Kecamatan Metro Pusat ini.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan semangat kepada warga untuk bersama-sama dalam upaya mengatur Covid-19 sehingga suatu saat nanti Kota Metro dapat terbebas dari pandemi global,” jelasnya.

“KTN di Kelurahan Yosomulyo merupakan penanganan Covid-19 berbasis masyarakat, yang artinya seluruh masyarakat terlibat dalam penanganan Covid-19. Seluruh ketahanan diterapkan di KTN, mulai dari ketahanan pangan, hingga ketahanan keamanan, sehingga menjadi modal penting dalam menghadapi pandemi maupun wabah. Kami minta soliditas ini dapat dijaga serta dipertahankan dengan baik,” kata Wahdi dalam penyampaiannya.

Sementara itu, Kapolres Kota Metro AKBP Retno Prihawati mengapresiasi kegiatan yang berlangsung ini. Ia mengajak untuk bersama-sama membangun KTN dari konsep Kelurahan Nusantara, dan ini harus berkembang jangan hanya untuk menyelesaikan atau mengantisipasi penyebaran Covid-19 di saat ini saja.

“Kami berharap masing-masing RW di lingkungan Kelurahan Yosomulyo ini dapat membentuk kepengurusan baru, sehingga kelompok-kelompok bisa tersebar di semua RW Kelurahan Yosomulyo dan bisa menghasilkan sebuah produk kita bersama dan dapat kita nikmati bersama-sama,” ucapnya. (Ian/lia)

Secara Virtual, Qomaru Hadiri Launching Smart Village dan Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong

Wakil Walikota Qomaru Zaman menghadiri Launching Smart Village dan Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong secara virtual di ruang OR Setda Kota Metro, Kamis, (25/03/2021).

Pada acara ini, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan dan Informasi Kemendes PDTT Eko Sri Haryanto mengatakan, bahwa sinyal seluler 90 persen sudah menjalar ke seluruh Indonesia, ini merupakan sebuah era digital yang menjadi salah satu kunci pembangunan desa. Digital sudah menyebar diseluruh Lampung, potensinya seluruh desa bisa menggunakan digital, oleh karena itu kolaborasi perlu ditingkatkan dalam mempercepat pembangunan desa dengan digital ini.

Lanjutannya dalam sambutannya Staf Ahli Bidang Pemerintahan Perwakilan Mendagri, Suhajar Diantoro, saat ini tuntutan pelayanan publik dari masyarakat harus diperketat, dipercepat dan lebih murah.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam sambutannya berharap kepada pihak Kemendagri dan Kemendes untuk bersama-sama membangun Indonesia dimulai dari desa. “Program smart village sama artinya dengan desa cerdas, yang dimaksud disini adalah berbasis digital diawali dari desa-desa. Saya berharap dari pihak Kemendes bersama-sama membangun Indonesia dimulai dari desa, karena ada beberapa desa yang memerlukan percepatan dan perhatian khusus,” terangnya. (Tm/Ga).