0 Comments

Peduli Keamanan dan Penerapan Standar Pengemasan Makanan, Qomaru Zaman Berikan Apron ke Pelaku Usaha

Wakil Wali Kota Metro secara resmi membuka acara Pembinaan Keamanan Pangan, Kemasan dan Labeling Produk Bagi Pelaku Usaha Agroceria Kota Metro. Acara yang digelar di Aula DKP3 (Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikananan)Kota Metro tersebut, juga diiringi dengan penyerahan apron secara simbolis kepada para pelaku usaha. Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Metro, Qomaru Zaman menekankan pentingnya keamanan pangan dan penerapan standar kemasan serta labeling yang tepat pada produk-produk Agroceria, sehingga melalui kegiatan ini di harapkan dapat meningkatkan kualitas produk dan daya saing para pelaku usaha di Metro. “Pembinaan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para pelaku usaha Agroceria akan pentingnya keamanan pangan dan standar kemasan serta labeling yang tepat,” ujar Wakil Wali Kota Metro saat memberikan sambutan, Kamis (19/08/2024). Qomaru Zaman juga mengungkapkan bahwa penyerahan Apron secara simbolis dilakukan sebagai bentuk dukungan dan apresiasi kepada para pelaku usaha Agroceria. “Apron tersebut diharapkan dapat membantu para pelaku usaha dalam menjalankan usahanya dengan lebih higienis dan profesional, “tuturnya. Sebagai Wakil Wali Kota Metro, Qomaru meminta kepada DKP3 Metro untuk dapat bergerak cepat membaca tentang potensi yang ada di Kota Metro. “Ini kawan-kawan pelaku usaha UMKM ini, harus di bina terus, termasuk memastikatn keamanan terhadap produk-produk yang di jual di masyarakat, sehingga dapat mengangkat potensi ekonomi kerakyatan sesuai dengan misi Kota Metro meningkatkan masyarakat produktif berdaya saing dalam bidang ekonomi kreatif dan wisata keluarga,” terangnya. Harapan terbesar dari kegiatan ini, adalah Kota Metro yang telah mencanangkan Metro Bangga Beli (MBB) dapat meningkatkan perekonomian Kota Metro dengan membeli dan menggunakan produk hasil dari Kota Metro. Sementara itu, Kepala DKP3 Kota Metro, Hery Wiratno, mengungkapkan bahwa hampir 98 persen makan dan masuk ke dalam tubuh kita, yang tidak diolah dan dikemas dengan baik dapat memiliki efek merugikan baik bagi kesehatan manusia maupun bagi daya tahan produk tersebut. “Walaupun di Kota Metro, sakit itu sudah dijamin BPJS. Tetapi, memang ada 3 cemaran berbahaya yang suka ada pada makanan yaitu, biologis, kimia, dan fisik. Untuk menghindari cemaran tersebut, maka diharapkan melalui kegiatan ini bapak-ibu dapat meningkatkan keterampilan dalam pengemasan produk yang akan diperjualbelikan,” ajak Hery. Selanjutnya, Herry juga mengatakan, paguyuban Agroceria saat ini sudah ada sekitar 70 pelaku usaha yang terdiri dari laki-laki dan perempuan yang akan mengikuti pembinaan keamanan pangan, kemasan dan labeling produk. “Selain menjadi Kota Pendidikan, diberharap pemerintah dapat menjadikan Kota Metro menjadi gerbang perdagangan di wilayah Sumatera,” harapnya. (Yl/Sr)

0 Comments

Setelah 3 Tahun di Bangun, Walikota Metro Resmikan Bangunan Baru Kantor Kelurahan Ganjar Asri

Wali Kota Metro meresmikan Kantor Kelurahan Ganjar Asri dalam sebuah acara silaturahmi dan soft opening, Rabu (18/09/2024). Kepala Dinas PUTR Kota Metro, Robby Kurniawan Saputra, melaporkan bahwa peresmian yang dilakakun menandai selesainya pembangunan tahap ketiga dari kantor tersebut yang dilakukan selama 3 tahun dengan menghabiskan anggaran sebesar 3,4 miliar. “Insya Allah nantinya ini, menjadi kantor Kelurahan yang menurut saya paling megah di Kota Metro. Kantor Kelurahan Ganjar Asri dibangun selama 3 tahun dengan menghabiskan anggaran sebanyak 3,4 miliar, “ungkapnya. Dalam paparannya, Robby mengatakan bahwa pembangunan Kantor Kelurahan Ganjar Asri yang baru yang dilakukan berkat adanya doa restu dan juga dukungan dari seluruh tokoh masyarakat, dan merupakan salah satu bentuk perhatian Pemerintah Kota Metro. “Tentunya ini menjadi satu bentuk perhatian Pemerintah Kota Metro, Bapak Wali Kota, melalui kami di Dinas PUTR dalam rangka memperbaiki atau menyediakan sarana-prasarana gedung perkantoran yang alda di Kota Metro, “ujar Robby. Dirinya juga berharap Kantor Kelurahan Ganjar Asri yang di bangun dengan kuat ini, bisa menjadi semangat baru bagi masyarakat di Ganjar Asri. Sementara itu, Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin, dalam sambutannya menekankan pentingnya pembangunan wilayah untuk memberikan pelayanan publik yang baik. “Saya membentuk 22 kelurahan tangguh nasional bersama dengan Forkopimda, Kapolres, dan Dandim. Kita membangunnya bersama, dan dalam waktu 25 hari, 22 kelurahan tangguh nasional terbentuk. Hal ini dikarenakan upaya kita yang harus melindungi masyarakat,” tuturnya. Sebagai seorang pemimpin, Wahdi terus terus berupaya agar 22 kelurahan yang ada di Kota Metro menjadi kelurahan yang tidak tertinggal di Provinsi Lampung. “Alhamdulillah, di ketiga bangunan ini, saya bersama Pak Qomaru dan teman-teman melihat bagaimana kelurahan-kelurahan, sebagai ujung tombak, ingin memberikan pelayanan yang baik, “terangnya. Wahdi juga mengapresiasi pembangunan kantor Kelurahan Ganjar Asri yang baru, dan mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan serta menciptakan masyarakat sejahtera. “Saya berharap gedung ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan menjadi simbol kebaikan bagi masyarakat di Ganjar Asri,” pungkas Wali Kota. Selain peresmian kantor kelurahan, acara ini juga menandai komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kelurahan Ganjar Asri dan sekitarnya. Acara ini juga diwarnai dengan peninjauan Gedung TPQ Al-Amin dan peletakan batu pertama pembangunan Gapura Sentra Keripik Singkongdi Kelurahan Ganjar Asri, yang di prakarsai oleh PT. PLN UID Lampung melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). (Yl/Sr)

0 Comments

Qomaru Zaman Bagikan 128 Kartu Metro Ceria Untuk Warga Hadimulyo Barat

Pemerintah Kota Metro membagikan 128 Kartu Metro Ceria (KCM) untuk warga Hadimulyo Barat yang berlokasi di Aula Kelurahan setempat, Rabu (18/09/2024). Dalam kesempatan ini Wakil Wali kota Metro Qomaru Zaman menyampaikan bahwa pemerintah akan selalu memberikan pelayanan yang terbaik dalam bentuk apa saja termasuk memberikan Kartu Metro Ceria (KCM). “Kalau untuk di Metro Pusat alhamdulillah ada 128 kartu Metro ceria yang di bagikan. Sedangkan untuk seluruh Metro kurang lebih 736 penerima manfaat,” terangnya. Ia menjelaskan, KMC merupakan kartu yang dapat digunakan untuk berbagai program pemerintah atau akses kebutuhan masyarakat. Dimana Kartu Metro Ceria sesuai dengan program agar akses kebutuhan masyarakat dipenuhi, misalnya berobat, insentif guru ngaji, beasiswa, dan sebagainya, karena sekarang kita sudah bicara transaksi elektronikfikasi, jadi semua transaksi harus terbuka transparan, supaya keuangan negara efisien dan efektif. “Kedepan tentu akan bisa di manfaatkan dengan berbagai macam pelayanan yang bisa di kuatkan dari berbagai aspek, bukan hanya ekonomi saja kesehatan, pendidikan dan lainnya”, ucapnya. Menurut Qomaru, program KMC tersebut dilakukan sesuai dengan dengan anjuran Preside ynag tertuang dalam Intruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 dan tentang perlindungan sosial. Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Metro, Yeri Ehwan mengatakan bahwa Pemerintah Kota Metro mempunyai Program KMC yang tertuang dalam amanah Perda Kota Metro Nomor 7 tahun 2021. Di mana isinya tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Metro tahun 2021-2026. Selanjutnya, Yerri Ehwan mengatakan program tersebut merupakan salah satu dari program prioritas Wali Kota Metro yang telah tertuang dalam RPJMD dan harus dilaksanakan. “Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan visi misi Kota Metro. Jadi lebih tepatnya Kartu Metro Cerita ini salah satu program prioritas, yaitu sebuah kartu yang banyak manfaat,” pungkasnya. (Dns/Sr)

0 Comments

Wahdi Serahkan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni Warga Metro Pusat, Samsuri

Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin, secara langsung menyerahkan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Bapak Samsuri, warga Jl. Lambau, Metro Pusat pada Senin (16/09/2024). Kedatangan Wali Kota Metro disambut dengan antusias oleh masyarakat setempat yang mengiringinya dengan yel-yel, menandakan kebahagiaan dan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan mereka. “Alhamdulillah, hari ini kita bisa bersama-sama menyerahkan bantuan RTLH kepada Bapak Samsuri,” ungkap Wali Kota Wahdi dengan penuh semangat. Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Bank Lampung yang telah berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Metro dalam mewujudkan program Bantuan Perbaikan RTLH. “Semoga bantuan ini dapat meringankan beban Bapak Samsuri dan keluarga, serta menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat,” tambahnya. Dalam pertemuan tersebut, Wahdi menekankan pentingnya gotong-royong dan silaturahmi dalam membangun masyarakat yang sejahtera. “Guyub rukun itu penting, jaga silaturahmi dalam kondisi apapun. Program ini merupakan bukti komitmen kami untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tegas Wahdi. Dirinya juga mengingatkan bahwa pada tahun 2022, saat pandemi melanda, Pemerintah Kota Metro juga telah membantu 25 keluarga dalam membangun rumah layak huni. “Semoga program ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya, sehingga harapannya bantuan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan memotivasi serta mendorong CSR lainnya yang ada di Kota Metro untuk dapat melakukan kegiatan kemasyarakatan di wilayah bumi sai wawai, “harapnya. Sebagai Wali Kota Metro, Wahdi juga berpesan kepada para tokoh masyarakat, mulai dari RT, RW, Lurah hingga Camat, agar dapat bersama-sama saling menjaga, mengawasi segala permasalahan yang ada di masyarakat dengan penuh dedikasi dan rasa tanggung jawab. “Mari kita bersama-sama membangun kota yang lebih baik, dengan gotong-royong dan semangat kebersamaan,” ajak Wahdi. Sementara itu, Kepala Cabang Bank Lampung Kota Metro, Tendiyan Yusufin, mengungkapkan bahwa program Corporate Social Responsibility (CSR) yang mereka jalankan bersama Pemerintah Kota Metro dengan menyerahkan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Bapak Samsuri merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat. “Ini adalah salah satu wujud bantuan sosial dari Bank Lampung. Kami menyisihkan sebagian dari keuntungan untuk membantu masyarakat,” ujar Tendiyan Yusufin saat ditemui di lokasi penyerahan bantuan. Tendiyan menjelaskan bahwa peruntukan bantuan tersebut merupakan arahan langsung dari Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin, yang menghendaki agar sebagian dana CSR Bank Lampung dialokasikan untuk perbaikan RTLH. “Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Bank Lampung dan Pemerintah Kota Metro. Kami rutin melaksanakan program bantuan sosial ini setiap tahun dengan menggunakan sebagian keuntungan dari bisnis perbankan,” jelasnya. Dalam paparannya, Tendiyan mengungkapkan Bank Lampung Cabang Kota Metro telah mengalokasikan dana untuk perbaikan 5 rumah. “Kelima rumah ini dipilih melalui proses sub koordinasi bersama Pemerintah Kota Metro. Selain program bantuan perbaikan rumah, kami juga memiliki program CSR lainnya untuk membantu masyarakat,” tambahnya. Tendiyan berharap program CSR ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan menjadi bukti nyata komitmen Bank Lampung untuk berkontribusi dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Penerima bantuan RTLH, Bapak Samsuri, tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Metro Wahdi, Bank Lampung, beserta jajaran pemerintahan setempat. “Terima kasih banyak atas bantuan ini, saya sangat bersyukur mendapatkan bantuan sebesar Rp. 20.000.000,- untuk melakukan perbaikan rumah yang saya tempati bersama keluarga, ” ungkapnya dengan penuh haru. (Yl/Sr)

0 Comments

Wahdi Serahkan Bantuan CSR Bank Lampung RTLH ke Warga Ganjar Asri

Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin, secara langsung menyerahkan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Ibu Neti Meriana yang merupakan warga Ganjar Asri, Metro Barat, Senin (16/09/2024). Wahdi juga menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dijalankan Pemerintah Kota Metro bersama Bank Lampung. “Hari ini, Pemerintah Kota Metro bersama CSR Bank Lampung memberikan bantuan perbaikan RTLH yang diberikan kepada Ibu Neti Meriana sekeluarga,” ujarnya. Wahdi berharap program bantuan yang diberikan senilai Rp. 20.000.000,- tanpa adanya potongan pajak tersebut dapat menyenangkan hati masyarakat. Pada kesempatan yang sama, dirinya juga mengajak para Camat dan Lurah untuk menggerakkan warganya agar saling bergotong-royong dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di tengah masyarakat. “Mudah-mudahan pemberian bantuan pembangunan ini bisa diterima dengan senang hati oleh keluarga ibu Neti Meriana sekeluarga, “ungkapnya. Sementara itu, Kepala Cabang Bank Lampung Kota Metro, Tendiyan Yusufin, menjelaskan bahwa program CSR ini merupakan salah satu bentuk bantuan sosial dari Bank Lampung dengan menyisihkan sebagian dari keuntungan untuk membantu masyarakat. Ia juga menyebutkan bahwa program tersebut merupakan salah satu usulan yang diberikan oleh Wali Kota Metro kepada Bank Lampung sebagai CSR untuk melakukan bantuan sosial ke masyarakat melalui bantuan perbaikan RTLH. “Beliau menghendaki agar sebagian keuntungan disisihkan untuk perbaikan Rumah Tidak Layak Huni,” jelasnya. Dia juga menjelaskan, jika program Bantuan Perbaikan yang dilakukan merupakan kerjasama rutin antara Bank Lampung dan Pemerintah Kota Metro. “Untuk tahun ini, program bedah rumah dari Bank Lampung yang akan memperbaiki ada 5 rumah yang merupakan hasil dari sub koordinasi kita dengan Pemerintah Kota Metro,” tambah Tendiyan. Sebagai Penerima Bantuan Perbaikan RTLH Kota Metro, Ibu Neti Meriana, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kota Metro dan Bank Lampung Kota Metro. “Dengan senang hati saya mengucapkan terima kasih atas bantuan hibah yang diberikan oleh Wali Kota Metro bekerja sama dengan CSR Bank Lampung,” sahutnya. Neti Meriana berharap bantuan yang diberikan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi CSR lainnya untuk dapat ikut bergerak bersama pemerintah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di Kota Metro. (Yl/Sr)

0 Comments

Tampil Meriah Pagelaran Seni Kreatif Pemuda Metro

Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Metro mengadakan Pagelaran Seni Kreatif Pemuda (Sanggar Seni Tari) Se-Kota Metro yang di adakan di Halaman Parkir Wisma Haji Al-Khairiyah Kota Metro, Sabtu 14/09/2024. Walikota Metro Wahdi Sirajuddin mengatakan bahwa pagelaran seni kreatif ini merupakan salah satu wadah bagi insan kreatif di Kota Metro untuk menampilkan kreasinya kepada masyarakat setempat. “Kota Metro ini beragam dan banyak insan kreatif di Metro, untuk itu harus terus dijaga dan dikembangkan. Dan ini perlu peran kita bersama, bukan hanya pemerintah saja,” ujarnya. Wahdi juga mengatakan, Pemerintah akan terus mendukung insan kreatif di Bumi Sai Wawai. Salah satunya, dengan memberikan bantuan sarana dan prasarana serta mempromosikan kreasi insan kreatif di Metro dengan melibatkan dalam kegiatan pemerintah. “Tentu kita sangat mensupport penuh terhadap seni kreatif di Kota Metro ini, salah satunya melalui kegiatan dengan melibatkan sarpras dalam kegiatan pemerintah. Hal ini bertujuan ketika ada event diluar daerah kita libatkan mereka, tujuannya tentu agar seni kreatif di Kota Metro ini bisa dikenal kalau perlu sampai mancanegara,” ujarnya. Menurut Wahdi, di Kota Metro banyak seni budaya dan insan kreatif yang sangat baik. Ini harus didorong agar terus berkembang dan dipromosikan agar bisa semakin dikenal. “Namun semua itu, butuh peran aktif semua pihak untuk mendukung perkembangan insan kreatif tersebut. Karena itu, pihaknya mengajak pihak swasta di Kota Metro ikut berperan aktif memberikan dukungan terhadap insan kreatif di Bumi Sai Wawai ini hingga keluar daerah,” ajak Wahdi. Tak hanya itu, pada kesempatan yang ini Wahdi menyampaikan ucapan terima kasih tentunya kepada yang berperan aktif dalam memajukan seni kreatif. “Mudah-mudahan dengan pertunjukan ini menjadi awal yang baik sehingga kedepannya kreasi yang sudah ada terus dapat dikembangkan,” pungkasnya. (Dns/Sr)

0 Comments

Rapat Kerja IPM, Wahdi Mengharapkan Jadi Langkah Nyata Dalam Mendidik Pelajar

Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin, meresmikan Seminar Pelajar dan Rapat Kerja Daerah Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Metro dan Launching Logo Warkop Inspiratif Buku Panduan Rakerda. Selain itu kegiatan ini juga dalam mendeklarasikan pelajar cerdas tanpa pergaulan bebas dengan tema “Break The Cycle: Menjadi Remaja Keren Tanpa Kenakalan” di Aula SD Muhammadiyah Metro Pusat Kampus 2, Sabtu (14/09/2024). Dalam sambutannya, Wali Kota Wahdi menyampaikan apresiasinya atas tema yang diangkat, yang menurutnya sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi remaja saat ini. “Remaja adalah generasi penerus bangsa. Di tangan kalianlah masa depan Indonesia, termasuk Kota Metro akan ditentukan,” tegas Wali Kota Wahdi. Ia menekankan bahwa menjadi keren tidak harus dengan kenakalan atau mengikuti tren negatif, melainkan dengan menunjukkan jati diri yang positif, aktif, berprestasi, dan memiliki prinsip yang kuat. “Kita perlu bersama-sama memutus siklus kenakalan remaja dan menggantinya dengan siklus kebaikan, kreativitas, dan prestasi,” imbuhnya. Oleh karena itu, acara ini merupakan langkah nyata dalam mendidik dan menginspirasi para pelajar untuk menjadi generasi yang lebih baik, berkualitas, dan bertanggung jawab. “Melalui kegiatan ini, saya berharap Ikatan Pelajar Muhammadiyah bisa menjadi pelopor gerakan remaja berakhlak mulia, menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman, dan selalu aktif dalam kegiatan positif di sekolah, keluarga, dan masyarakat, “pungkasnya. Wahdi juga yakin dengan adanya dukungan dari seluruh elemen, kita bisa mewujudkan Kota Metro sebagai kota yang memiliki generasi muda yang tangguh dan berkarakter. Wali Kota Metro dalam kesempatan ini juga menekankan komitmen Pemerintah Kota Metro untuk mendukung kegiatan-kegiatan positif yang bertujuan untuk membentuk karakter pelajar. “Sinergi antara pemerintah, sekolah, dan organisasi seperti IPM sangat penting dalam membangun lingkungan yang kondusif untuk perkembangan remaja,” ujarnya. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi langkah nyata dalam mendidik dan menginspirasi para pelajar untuk menjadi generasi yang lebih baik, berkualitas, dan bertanggung jawab. Sementara itu, Ketua PD IPM Kota Metro, Fitra Yoga, menyampaikan rasa bangga atas kehadiran para peserta dan Wali Kota Metro yang telah mendukung kegiatan ini. “Insya Allah, pada acara kali ini kami akan merancang dan melanjutkan amanah musyawarah daerah kemarin. Kami ingin menjadi pelopor pelajar di Kota Metro yang indah ini,” tuturnya. Fitra juga menjelaskan bahwa acara ini tidak hanya meliputi rapat kerja daerah, namun juga seminar pelajar bersama Ibu Wahyu Ningsih yang merupakan Kepala Dinas PPPAPPKB Kota Metro, tentang bagaimana menjadi remaja hebat. “Kita telah melaksanakan deklarasi komitmen kita sebagai remaja cerdas tanpa pergaulan bebas. Ini menjadi kunci untuk menjadi remaja yang produktif dan tidak kalah dengan zaman,” jelasnya. Seminar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pelajar tentang pentingnya karakter yang kuat, serta bagaimana menjadi remaja yang unggul di masa depan. Acara ini juga diramaikan dengan Launching Logo Warkop Inspiratif Buku Panduan Rakerda, serta deklarasi pelajar cerdas tanpa pergaulan bebas yang menjadi program unggulan PD IPM Kota Metro untuk mewadahi bakat dan kecerdasan para pelajar di bidang seni, akademisi, dadan literasi. (Yl/Sr)

0 Comments

Qomaru Zaman Hadiri HUT ke-65 PEPABRI

Wakil Walikota Metro menghadiri peringatan Ulang Tahun ke-65 Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-POLRI (PEPABRI) Tahun 2024, yang uang berlangsung di Aula Makodim 0411/KM Jl. Veteran, Hadimulyo Barat, Metro Pusat, Sabtu 14/09/2024. Dalam sambutannya Wakil Walikota Metro Drs.Qomaru Zaman, M.A. mengatakan bahwa selama 65 tahun, PEPABRI telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian yang luar biasa bagi bangsa dan negara. “PEPABRI bukan hanya sebuah organisasi, tetapi merupakan bagian integral dari sejarah dan perjalanan bangsa kita. Dengan keberadaan PEPABRI yang penuh semangat dan kebanggaan ini telah memberikan kontribusi yang sangat berharga dalam memperjuangkan kesejahteraan purnawirawan serta warakawuri TNI dan Polri,” ujar Qomaru. Selanjutnya dalam peringatan hari ulang tahun, Qomaru mengatakan bahwa dalah momen yang tepat untuk kita semua mengingat kembali jasa-jasa dan pengabdian luar biasa dari para purnawirawan dan warakawuri. “Saya juga berharapan agar PEPABRI terus dapat menjaga semangat persatuan dan kesatuan, serta terus berkontribusi positif dalam pembangunan masyarakat dan bangsa. Sehingga sinergi dan dukungan dari semua pihak, kita dapat mewujudkan cita-cita bersama untuk mencapai kesejahteraan dan kemajuan yang lebih baik,” ujarnya. Komandan Kodim 0411/KM Letkol Arh. Rendra Febrandari mengatakan bahwa atas nama Kodim 0411/KM mengucapkan selamat HUT PEPABRI yang Ke- 65. “Sebagai Komandan Kodim 0411/KM, saya merasa bangga dan terhormat karena di tempat menjadi sarana dalam acara HUT PEPABRI. Semoga dengan bertambah usia PEPABRI dapat semakin solid dan menjaga jati diri sebagai prajurit pejuang tetap berpegang teguh pada nilai sapta marga dan PEPABRI selalu peduli dan berjuang demi kepentingan bangsa dan negara yang berdasarkan pancasila dan UUD 1945”, ucapnya. Selain itu juga, Ketua DPP PEPABRI Kota Metro Mayor (Purn) Yoga Utama yang membacakan sambutan Ketua Umum DPP PEPABRI, Jenderal TNI (Purn), mengungkapkan PEPABRI adalah organisasi yang berwatak pejuang serta bersifat netral dengan tidak memihak kepada golongan manapun. “Saya berharap keluarga besar PEPABRI harus bijaksana dan kita semua harus bisa meletakkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan manapun baik kepentingan pribadi maupun golongan. Namun sebagai individu atau perorangan anggota PEPABRI memiliki kedudukan hak dan kewajiban yang sama dengan warga negara Republik Indonesia lainnya”, katanya. Ketua DPP PEPABRI Kota Metro Mayor (Purn) Yoga Utama, juga mengutarakan maksud dari peringatan HUT ini dapat meningkatkan kualitas pengabdian PEPABRI, serta mendorong tumbuhnya motivasi untuk terus berbuat yang terbaik bagi organisasi, masyarakat, bangsa dan negara menuju Indonesia maju dan Merajut Persatuan Demi Keutuhan Bangsa. (Dns/Sr)

0 Comments

Wahdi Kenalkan mW JAMA PAI saat Jadi Narasumber di Poltekes Kebidanan Metro

Wali Kota Metro, dr. Wahdi, Sp.OG.,(K)Obginsos, MH, menjadi Narasumber pada Kuliah Dosen Tamu Nasional Mata Kuliah Kegawatdaruratan Kebidanan Prodi Sarjana Terapan Kebidanan Metro yang berlangsung di Aula Poltekkes Kebidanan Metro, Jumat (13/09/2024). Dalam paparannya, Wahdi Siradjuddin menuturkan bahwa saat ini Pemerintah Kota Metro telah meluncurkan aplikasi digital “Maternal Early Warning Score-obstetri (mW) JAMA PAI” sebagai inovasi untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi (AKI dan AKB). mW JAMA PAI merupakan salah satu upaya terintegrasi oleh program Universal Health Coverage (UHC) dan program BPJS Kesehatan yang dilakukan Pemerintah Kota Metro untuk mencapai target SDGs 2030 yaitu di bawah 70/100.000. “Berdasarkan data penyebab utama kematian ibu adalah hipertensi dalam kehamilan 32,4% dan perdarahan pasca persalinan 20.3%, dengan periode kematian terbanyak terjadi pada masa nifas 48 jam setelah lahir sebesar 61.6%, “terangnya. Selain itu, hadirnya aplikasi “mW JAMA PAI” bertujuan untuk membantu tenaga kesehatan dalam mendeteksi dini perubahan kondisi pasien, khususnya ibu hamil, bersalin, dan nifas. “Aplikasi ini mengadopsi sistem Early Warning System (EWS) yang telah terbukti efektif dalam membantu staf medis mengenali pasien yang kondisinya memburuk sedini mungkin, “ujar dr. Wahdi. Hal tersebut dikarenakan aplikasi ini terintegrasi dengan berbagai fasilitas kesehatan di Kota Metro, termasuk program Kartu Metro Ceria dan Sistem Pemantauan Wilayah Setempat Kesehatan Ibu dan Anak Kemenkes (PWS-KIA). “Harapannya aplikasi yang diluncurkan ini dapat menjadi contoh dan membantu mempercepat response time saat terjadi rujukan, serta meningkatkan akses layanan kesehatan bagi ibu hamil dan bayi di Kota Metro serta membantu tenaga kesehatan dalam mendeteksi dini dan menanggulangi potensi kegawatdaruratan pada masa kehamilan, persalinan, dan pasca persalinan, “ungkapnya. Dr. Wahdi juga menekankan pentingnya penerapan standar keselamatan pasien (SKP) dan protokol penanganan kegawatdaruratan obstetri (PONEK) dalam penggunaan aplikasi ini. Sementara itu, Kepala Program Studi D4 STR, Ika Oktavia, menjelaskan bahwa Poltekkes Metro adalah satu dari 38 Poltekkes yang ada di seluruh Indonesia yang mengemban amanah untuk menjadikan dan menjalankan visi dan misi Kementerian Kesehatan. “Visi Poltekkes yang baru adalah menjadi pusat pengembangan diri ilmu pengetahuan untuk meningkatkan tenaga kesehatan di bidang kesehatan otak dan stroke, berdaya sayang global serta berkarakter tahun 2039,” bebernya. Ika juga menjelaskan alasan dipilihnya kesehatan otak dan stroke menjadi unggulan Poltekkes kesehatan metro, karena Poltekkes Metro memegang amanah dari Kementerian Kesehatan dimana setiap poltekkes harus memiliki sentral unggulan. “Sentra unggulan poltekkes harus mengandung atau mengembang amanah menanggulangi masalah atau penyakit prioritas dan mendukung transformasi kesehatan yang ditetapkan di Kementerian Kesehatan. Salah satunya dari 13 program prioritas penyakit, kami memilih kesehatan otak dan stroke disesuaikan dengan kemampuan yang ada baik sarana dan prasarana maupun SDM yang ada di Kementerian Kesehatan, “ungkapnya. Dirinya juga memaparkan bahwa untuk prodi Sarjana Praktek Kebidanan yang ada di Kota Metro saat ini memiliki 2 prodi yaitu Sarjana Terapan dan Prodi D3 kebidanan . “Kami berharap, kami semua mendapatkan tambahan pengetahuan dan juga skill dan sarana-prasarana dari Bapak akan kami tunggu apa yang bisa kami laksanakan untuk membantu mengatasi dan juga menurunkan angka kematian ibu di Indonesia, “tuturnya. (Yl/Sr)

0 Comments

Audiensi Bersama PMII Kota Metro, Wahdi Berharap Banyak Untuk Aktif di Ruang Publik

Wali Kota Metro, Wahdi, melakukan audiensi dengan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Metro yang berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Metro, Kamis (12/09/2024). Ketua PMII Kota Metro Bayu, menyampaikan bahwa kunjungan yang dilakukannya untuk memperkuat silaturahmi antar organisasi dan Pemerintah Kota Metro. Selain itu, Bayu juga melaporkan sejumlah poin terkait organisasi internal dan program kerja yang akan dilakukan oleh PMII Kota Metro. “Tujuan kami hari ini adalah mempererat silaturahmi dan menyampaikan beberapa program yang akan kami jalankan. Kami berharap Pemerintah Kota dapat membantu menyediakan fasilitas untuk kegiatan-kegiatan kami di Kota Metro, terutama di ruang publik seperti kelurahan,” ujar Bayu. Harapannya melalui pertemuan tersebut, pemerintah kota metro dapat memberikan dukungan dan support kepada PMII Kota Metro, khususnya dalam hal fasilitas untuk kegiatan organisasi. Walaupun baru dibentuk 2 bulan di Kota Metro, Bayu juga menegaskan bahwa PMII siap berkontribusi dan membangun Kota Metro dengan mendukung visi dan misi pemerintahan. “Kami siap berkolaborasi dan mendukung program Pemerintah Kota, termasuk mewujudkan visi Kota Metro sebagai Kota Pendidikan, Sehat, Sejahtera, dan Budaya,” tambahnya. Sebagai salah satu organisasi yang akan segera melakukan pelantikan, PMII juga berkomitmen untuk terus berkolaborasi, terutama untuk kemajuan pembangunan yang ada di Pemerintah Kota Metro. Sementara itu, Wali Kota, Wahdi Siradjuddin, menyambut baik kedatangan Pengurus PMII Kota Metro dan menyatakan dukungan penuhnya terhadap organisasi mahasiswa tersebut. Wahdi menegaskan bahwa Pemerintah Kota memiliki peran dan kewajiban untuk mendukung dan memfasilitasi kegiatan mahasiswa. “Kami sangat mendukung PMII Kota Metro. Sebagai bagia dari regenerasi muda, PMII memiliki peran penting dalam membangun Kota Metro. Pemerintah Kota Metro tentu siap memfasilitasi kegiatan-kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat, termasuk memberikan akses terhadap fasilitas umum,” tegas Wahdi. Wahdi juga mengajak PMII untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai fasilitas publik maupun kegiatan di Kota Metro, seperti program Metro Sport Tourism (MST), Sunday-Fun day monggo, CFD bisa dan kegiatan lainnya. PMII bisa ikut terlibat dalam berbagai kegiatan di Kota Metro. Dirinya juga mengharapkan PMII dapat berperan aktif dalam mengenalkan cagar budaya di Kota Metro dan melakukan kontrol sosial di masyarakat. “Semoga PMII bisa menjadi agen perubahan yang positif di Kota Metro, dengan mengenalkan cagar budaya dan melakukan kontrol sosial terhadap kegiatan-kegiatan yang ada di masyarakat,” harapnya. (Yl/Sr)