0 Comments

SMA Negeri 1 Kota Metro Luncurkan Pojok Literasi Keuangan untuk Cetak Generasi Cerdas Finansial

SMA Negeri 1 Kota Metro hari ini meresmikan Pojok Literasi Keuangan sebagai upaya membekali generasi muda dengan pemahaman finansial yang lebih mendalam, Selasa (05/11/2024). Program ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang digagas bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung. Dengan menghadirkan galeri edukasi dan bank mini di lingkungan sekolah, inisiatif ini diharapkan mampu menciptakan generasi yang lebih cerdas dalam mengelola keuangan dan siap menghadapi tantangan finansial di era digital. Dalam sambutannya, Kepala SMAN 1 Metro, M. Kholid, M.Pd., menyampaikan bahwa hadirnya Pojok Literasi Keuangan ini sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan siswa agar tidak mudah terjebak dalam risiko finansial seperti pinjaman online ilegal dan investasi bodong. “Kami berharap galeri edukasi ini benar-benar dimanfaatkan sebagai sarana bagi siswa untuk memahami dan mengelola keuangan, sehingga mereka bisa membuat keputusan finansial yang bijaksana di masa depan,” ungkap Kholid. Pojok Literasi Keuangan di SMA Negeri 1 Metro mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Metro, dengan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah, Yeri Ehwan, M.T., turut hadir untuk mewakili Sekretaris Daerah. Dalam sambutannya, Yeri menyatakan bahwa program ini adalah inovasi pendidikan yang perlu diapresiasi dan didukung. “Atas nama Pemerintah Daerah dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), kami berterima kasih atas kolaborasi semua pihak. Ini adalah kesempatan bagi siswa untuk tidak hanya unggul akademik tetapi juga memahami aspek-aspek penting dalam pengelolaan keuangan,” ujar Yeri. Ia menambahkan bahwa literasi keuangan ini akan membantu siswa mempersiapkan diri secara finansial dengan lebih baik, termasuk dalam aspek tabungan dan investasi. Pada kesempatan ini, Kepala Cabang Dinas Wilayah V Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Indarti, S.Sos., yang turut hadir dalam acara ini, menekankan pentingnya pendidikan keuangan sejak dini. “Pojok Literasi Keuangan ini diharapkan bisa memberikan wawasan tentang pasar modal, saham, dan investasi sehingga siswa siap menjadi generasi cerdas finansial di era bebas komunikasi,” ungkapnya. Sementara itu, Deputi Direktur Pengawasan LJK 2 OJK Provinsi Lampung, Indah Puspita Sari, menyatakan bahwa SMA Negeri 1 Metro merupakan pionir di Provinsi Lampung dalam mengimplementasikan program ini, dengan harapan agar model ini juga diterapkan di sekolah-sekolah lain. Karena berdasarkan survei OECD, individu dengan literasi keuangan yang baik memiliki potensi kesejahteraan yang lebih tinggi. “Kami berharap setiap kabupaten dan kota nantinya memiliki pojok literasi di sekolah-sekolah, agar generasi muda lebih bijak dalam mengelola keuangan,” ujar Indah. Acara peresmian ditandai dengan pemakaian selempang Duta Literasi kepada dua siswa perwakilan, Syifa Chandria dan Satryo Gunawan, oleh Indah Puspita Sari dan Kepala SMA Negeri 1 Kota Metro, M. Kholid, M.Pd, serta pemotongan pita sebagai simbol pembukaan resmi Pojok Literasi Keuangan. Diharapkan, inisiatif ini menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain dalam mengembangkan program serupa untuk meningkatkan literasi keuangan. Dengan adanya Pojok Literasi Keuangan ini, SMA Negeri 1 Kota Metro diharapkan menjadi pionir dalam membentuk generasi muda yang lebih cerdas dan bijaksana dalam mengelola keuangan. “Mari kita jadikan proyek literasi ini sebagai sarana untuk terus belajar, bertumbuh, dan berinovasi,” tutup Yeri dalam sambutannya.(Dns/Sr/Rh)

0 Comments

Kota Metro Terima Bantuan Mobil Perpustakaan Keliling dari Perpustakaan Nasional RI

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Metro mengikuti apel pagi di Kantor Pemerintah Daerah Kota Metro. Pada apel tersebut juga diisi dengan penyerahan piagam dan piala bagi para pemenang lomba yang diadakan dalam rangka Hari Kunjungan Perpustakaan (HKP) 2024, serta penyerahan kunci mobil perpustakaan keliling, Senin (07/11/2024). Apel tersebut dihadiri oleh perwakilan Pjs Walikota Metro, Ir. Yeri Ehwan, MT, yang menjabat sebagai Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan. Dalam sambutannya, Yeri mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam berbagai lomba yang diselenggarakan, serta pentingnya peran perpustakaan dalam meningkatkan minat baca di kalangan masyarakat. Penghargaan diberikan kepada pemenang Lomba Bercerita, Lomba Pidato Bahasa Lampung, dan Lomba Menulis Cerpen (Sebagaimana para pemenang lomba dapat dilihat di sini). Selain itu, Yeri juga menyerahkan kunci mobil perpustakaan keliling kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Metro, Komarudin. “Dimana mobil tersebut merupakan bantuan dari Perpustakaan Nasional RI. Diharapkan dari bantuan ini dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap sumber informasi, khusunya bagi pelajar Kota Metro,” kata Yeri. (Sr)

0 Comments

Kendalikan Inflasi Setiap Daerah, Kemendagri Gelar Rakor TPID

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pemerintah Kota Metro secara aktif mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui platform virtual yang dilakukan Ruang Kerja OR Setda Kota Metro, Senin (04/11/2024) pagi. Rakor ini merupakan kegiatan rutin yang diikuti oleh seluruh pemerintah daerah (Pemda) di Indonesia. Dimana acara ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian yang berada di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP). Kantor Pusat Kemendagri yang berlokasi di Jakarta ini memang difokuskan pada upaya pengendalian inflasi, terutama terkait lima komoditas pangan utama yang memiliki pengaruh besar terhadap Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada minggu ke-5 Oktober 2024. “Komoditas tersebut adalah bawang merah, daging ayam ras, minyak goreng, telur ayam ras, dan bawang putih, “terangnya. Dalam beberapa waktu terakhir, harga komoditas pangan mengalami fluktuasi yang cukup signifikan hingga melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET), sementara yang lain justru turun di bawah HET. Mendagri Tito menekankan perlunya intervensi yang terfokus sesuai kondisi masing-masing daerah jika harga suatu komoditas meningkat melebihi HET dengan melakukan operasi pasar untuk menekan harga agar tetap terjangkau oleh masyarakat. “Sebaliknya, jika harga turun di bawah HET, maka penyebabnya harus dipantau dan diatasi secara cepat untuk mencegah kerugian pada produsen atau petani, “ungkapnya. Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri, Tomsi Tohir, menekankan perlunya intervensi harga terhadap beras premium, bawang putih, dan minyak goreng yang terpantau mengalami kenaikan di atas HET. “Kami berharap semua pihak dapat bertindak cepat sebelum kenaikan harga semakin signifikan,” ujar Tomsi Tohir. Tak hanya itu, Tomsi Tohir juga menyoroti berbagai faktor yang berkontribusi pada kenaikan harga, termasuk kondisi cuaca, bahan baku, biaya produksi, dan distribusi. Dia juga menegaskan pentingnya kerja sama dan koordinasi yang erat antara semua pihak untuk menjaga keseimbangan harga sesuai batas yang telah ditetapkan pemerintah. (Yl)

0 Comments

Kedatangan Tim KIP, Kota Metro Diharapkan Jadi Contoh dan Model Keterbukaan Informasi Publik di Provinsi Lampung

Pjs. Wali Kota Metro, Descatama Paksi Moeda menerima kunjungan Tim Monev Komisi Informasi Publik Provinsi Lampung di Metro Command Center, Rabu (30/10/2024). Dalam sambutan, Descatama mengucapkan selamat datang kepada Bapak/Ibu Tim Monev Komisi Informasi Publik Provinsi Lampung untuk memberikan arahan, masukan, dan penilaian yang objektif terhadap upaya yang telah kami lakukan. “Kami mengharapkan hasil dari monev ini dapat memberikan yang terbaik untuk Pemerintah Kota Metro, apabila ada masukan-masukan atau bagian dari informasi yang bisa diberikan , maka akan semakin lebih baik secara konstruktif untuk memberikan kemajuan di Kota Metro ini,” ujarnya. Descatama juga berharap masukan dan rekomendasi yang diberikan dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik di masa mendatang. Sementara itu, Ketua Tim Monev Komisi Informasi Publik Provinsi Lampung, Erizal, menuturkan bahwa kedatangannya hari ini selain menjalankan tugas utama dalam pelayanan informasi publik, Tim juga diamanahkan oleh Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap ketaatan keterbukaan informasi publik di wilayah Provinsi Lampung. “Ini merupakan agenda tahunan yang dilakukan secara rutin baik di tingkat daerah dan pusat. Dengan itu, Provinsi Lampung melakukan penilaian Keterbukaan Informasi Publik dengan melibatkan berbagai klaster, meliputi OPD tingkat pemerintah kota/kabupaten, desa/kelurahan, lembaga vertikal, perguruan tinggi, BUMN/BUMD, dan perguruan tinggi negeri/swasta,” ujarnya. Kemudian ia juga menjelaskan tujuan utama dari monitoring dan evaluasi ini bukan hanya untuk memberikan penilaian, tetapi juga untuk mendorong semua klaster publik agar taat terhadap prinsip keterbukaan informasi publik, “Dengan harapannya, semua entitas ini akan menjadi informatif, sehingga tidak ada selisih data antara Komisi Informasi Publik dan data yang ada secara keseluruhan daerah,” katanya. Selanjutnya, Erizal juga mengutarakan bahwa saat ini tahap sosialisasi terkait pengisian penilaian telah dilakukan oleh Instansi Pelayanan Publik, yang setelah itu akan dilakukan penilaian terhadap semua Pelayanan Publik pada anugerah yang akan diberikan pada tanggal 6 Desember 2024 kepada Bapak/Ibu di Novotel. Dia juga berharap ke depan, setelah kegiatan ini akan semakin banyak kemajuan dalam mendorong keterbukaan informasi publik di Kota Metro, mulai dari tingkat PPID utama hingga PPID pelaksana, termasuk di tingkat desa/kelurahan. “Ucapan terima kasih dan apresiasi yang tak terhingga saya sampaikan kepada Pimpinan atas komitmennya dalam mendorong keterbukaan informasi publik. Harapannya Kota Metro dapat meraih predikat informatif, menjadi contoh dan model bagi keterbukaan informasi publik tingkat Provinsi Lampung, “ucapnya. Erizal juga mengungkapkan bahwa selama dua tahun terakhir, Provinsi Lampung telah masuk dalam kategori informatif skala nasional. “Di tahun ketiga, yaitu tahun 2024, Provinsi Lampung diharapkan dapat mempertahankan predikat informatif seperti tahun-tahun sebelumnya, ” terangnya. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Metro, Subehi, menekankan pentingnya keterbukaan informasi publik dalam pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) informasi pelayanan publik di Kota Metro untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bermartabat serta telah memenuhi standar pelayanan informasi publik yang telah ditetapkan. “Melalui monev ini, kita ingin memastikan bahwa setiap OPD telah memiliki dan menerapkan standar operasional prosedur (SOP) yang baik dalam pengelolaan informasi publik,” jelasnya. Subehi juga menekankan pentingnya peran Tim Pertimbangan Pelayanan Informasi (TPPI) dalam membantu OPD untuk memberikan informasi yang akurat dan tepat kepada publik, terutama informasi yang bersifat rahasia atau terkait kepentingan umum. “Harapannya agar monev ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas, pemahaman tentang standar pelayanan informasi publik dan tata cara pengelolaan informasi publik yang baik. Kemudian melalui monev ini, kita ingin memastikan bahwa setiap OPD telah memiliki dan menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang baik dalam pengelolaan informasi publik,” bebernya. Masih pada kesempatan yang sama, Subehi juga menekankan pentingnya peran Tim Pertimbangan Pelayanan Informasi (TPPI) dalam membantu OPD dalam memberikan informasi yang akurat dan tepat kepada publik, karena TPPI memiliki peran penting dalam memberikan pertimbangan terhadap informasi yang diminta oleh publik, terutama informasi yang bersifat rahasia atau terkait kepentingan umum. (Yl)

0 Comments

Sempat Beredar Isu Anggur Muscat, DKP3 Metro Sambangi 3 Ritel Besar Untuk Lakukan Uji Keamanannya

Menanggapi isu keamanan pangan terkait anggur muscat di negara tetangga, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKP3) bertindak cepat. Tim Pengawas Mutu Hasil Pertanian (PMHP) DKP3 Kota Metro, selaku Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD), langsung melakukan pengawasan ketat terhadap stok anggur muscat yang beredar di wilayah Kota Metro pada Rabu (30/10/2024). Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi dan perlindungan terhadap masyarakat Kota Metro dari potensi risiko keamanan pangan. Pemkot Metro berkomitmen untuk memastikan keamanan dan kesehatan pangan bagi seluruh warganya. Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Kota Metro, Pipi Puspita, menjelaskan bahwa proses pengawasan yang dilakukan oleh Tim PMHP dan OKKPD dengan melakukan pengambilan sampel anggur muscat yang dilakukan pada 3 lokasi ritel besar di Kota Metro, yaitu Chandra, Superindo, dan Local Farm. “Pengujian keamanan pangan dilakukan menggunakan rapid test untuk mendeteksi kemungkinan adanya cemaran kimia berbahaya. Tes ini difokuskan pada deteksi logam berat, residu pestisida golongan organophospat, dan formalin, “tuturnya. Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan kabar baik bagi masyarakat Kota Metro dimana tidak ditemukannya adanya cemaran kimia berbahaya pada buah anggur muscat. “Alhamdulillah, berdasarkan hasil rapid test, tidak ditemukan adanya cemaran logam berat, residu pestisida golongan organophospat, dan formalin pada sampel anggur muscat yang kami uji,” jelas Pipi. Meskipun demikian, Pipi tetap menghimbau kewaspadaan dan tetap menjalankan protokol keamanan pangan baik kepada pedagang maupun konsumen. “Meskipun hasil uji negatif, kami memberikan beberapa rekomendasi bagi para pedagang ritel untuk menghabiskan stok anggur muscat yang ada dan sementara waktu tidak menambah stok baru hingga hasil investigasi Badan Pengawas Obat dan Makanan Nasional (BPOM) keluar, “ungkapnya. Selain itu, pedagang juga diimbau untuk selalu memperhatikan aspek sanitasi dan higiene dalam proses penyimpanan dan penjualan bahan pangan. “Untuk konsumen, kami memberikan anjuran untuk selalu mencuci bersih bahan pangan, termasuk anggur muscat dengan air mengalir sebelum dikonsumsi. Mengupas kulit anggur juga disarankan untuk meminimalisir potensi kontaminasi, “ungkapnya usai melakukan monitoring. Pipi juga menuturkan bahwa pengawasan yang dilakukan hari ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Metro untuk terus mengawasi keamanan pangan diwilayahnya. “Pengawasan ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Metro untuk melindungi kesehatan masyarakat dan memastikan ketersediaan pangan yang aman dan bergizi, “jelasnya. Ke depan, DKP3 bersama PMHP dan OKKPDjuga akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk BPOM, untuk mendapatkan informasi terkini dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga keamanan pangan dengan memberikan transparansi informasi kepada masyarakat terhadap hasil pengawasan dan pengujian keamanan pangan agar masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat dan terpercaya. Tak hanya pengawasan, Pipi juga menegaskan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai keamanan pangan baik cara memilih, mengolah, dan menyimpan bahan pangan dengan aman. (Yl)

0 Comments

Suasana Haru Selimuti Pelepasan Purna Tugas Siti Aisyah Djohan

Hari ini, suasana haru menyelimuti halaman Kantor Wali Kota Metro. Siti Aisyah yang selama ini menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian Kota Metro, resmi memasuki masa purna tugas setelah mengabdi selama puluhan tahun sebagai ASN. Dalam sambutannya, Siti Aisyah mengenang perjalanan panjangnya sebagai ASN yang dimulai dari menjadi pegawai Departemen Keuangan pada tahun 1985 dan berkiprah di berbagai bidang, mulai dari perbendaraan sampai Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian Kota Metro yang menjadi tempat dirinya mendedikasikan dirinya hingga purna tugas. “Selama ini saya berkesempatan untuk berdampingan dengan pelaku usaha, masyarakat kecil, mendengarkan keluh kesah mereka, dan berupaya membantu mereka,” ujarnya Rabu (30/10/2024). Siti Aisyah juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para rekan kerja, pimpinan, dan seluruh pihak yang telah mendukungnya selama bertugas. Ia pun tak lupa memohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan selama masa pengabdiannya. “Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Pjs. Wali Kota Metro, Bapak Sekda, dan seluruh jajaran. Terima kasih atas bimbingan dan dukungan selama ini. Kepada teman-teman di Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian, terima kasih atas kerjasamanya. Tanpa kalian, saya tidak akan bisa menjalankan tugas dengan baik,” ungkapnya. Suasana haru semakin terasa saat Siti Aisyah menyapa keluarga tercinta, sang suami, Djohan, dan anak-anaknya yang telah dukungan dan pengertian mereka selama ini. “Terima kasih kepada suami saya, Bang Djohan, atas dukungannya selama ini. Kepada anak-anakku, Papin dan Dhani, terima kasih atas pengertiannya karena sering ditinggal ibu,” ujar Siti Aisyah dengan suara bergetar. Sementara itu, Pjs. Wali Kota Metro, Descatama Paksi Moeda, Pjs. Wali Kota Metro menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ibu Siti Aisyah yang memasuki masa purna tugas dan telah mengabdikan dirinya sebagai ASN dengan baik. Meskipun belum lama mengenal Siti Aisyah secara pribadi, Descatama mengaku mengenal baik keluarga Siti Aisyah, khususnya sang suami Bapak Djohan yang dinilai telah memberikan kontribusi luar biasa bagi pembangunan Kota Metro. “Jadi teman-teman, saya belum kenal lama sama Ibunda kita ini. Hanya sebatas kerja yang sebentar disini. Tapi dari nama besar Pak Djohan, dari keluarganya saya tahu bahwa keluarga mereka ini begitu memberikan kontribusi pembangunan yang luar biasa untuk Pemerintah Kota Metro,” ungkapnya. Descatama juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan di jajaran Pemerintah Kota Metro dan mendorong regenerasi di antara para pejabat. “Teman-teman semua yang ada disini, melalui momentum ini saya mengharapkan pelepasan Ibu Siti Aisyah ini juga merupakan momen yang baik, bagaimana regenerasi pejabat yang ada di jajaran Pemerintah Kota Metro ini dapat terus untuk dijalankan. Jangan hanya berputar-putar disini saja,” ungkapnya. Dia juga meminta khususnya kepada ASN eselon III yang ada dilingkungan Kota Metro agar dapat terus meningkatkan kompetensinya sehingga bisa menduduki jabatan tinggi pratama. Selain itu, sebagai Pjs. Wali Kota Metro berharap agar pengalaman dan ide-ide Siti Aisyah dapat terus bermanfaat bagi pembangunan Kota Metro. “Nah yang senior-senior ini semakin habis, teman-teman. Tentunya ilmu-ilmunya jangan dibiarkan terbang sendirian. Ibu Siti Aisyah dapat terus memberikan ide-ide pembangunan di Kota Metro ini sehingga dapat terus memberikan pengalaman-pengalaman, ide-ide sehingga Kota Metro ini dapat lebih maju dan berkembang,” pungkas Descatama. (Yl/Rhm/Zhw)

0 Comments

Penuhi Hak-Hak Penyandang Disabilitas, Pemkot Metro Gelar Rapat dengan KND

Dinas Sosial Kota Metro menggelar diskusi konstruktif antara kepala organisasi perangkat daerah dan perwakilan organisasi penyandang disabilitas Kota Metro bersama Komisi Nasional Disabilitas Republik Indonesia. Acara ini berlangsung di OR Setda Kota Metro dengan tujuan memperkuat koordinasi dan membahas berbagai isu terkait pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di Kota Metro, Selasa (29/10/2024). Dr. Rachmita Maun Harahap membuka audiensi dengan pernyataan tegas mengenai komitmen Komisi Nasional Disabilitas (KND) dalam memastikan kebijakan pemerintah daerah lebih inklusif. “Kami di KND berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah dapat mengakomodasi kebutuhan penyandang disabilitas. Ini adalah langkah penting untuk menciptakan lingkungan yang inklusif,” ujarnya. Dalam diskusi tersebut, berbagai isu terkait kebijakan inklusif dan tantangan yang dihadapi dalam implementasi program ramah disabilitas dibahas mendalam. Salah satu isu penting yang diangkat adalah desakan untuk segera mengimplementasikan Peraturan Daerah (Perda) terkait program bagi penyandang disabilitas. Dr. Rachmita merekomendasikan agar Perda ini segera diterapkan untuk memberikan dukungan nyata kepada penyandang disabilitas di Kota Metro. “Diskusi juga menyoroti urgensi pembentukan Komite Daerah Disabilitas (KDD) yang melibatkan penyandang disabilitas dalam kepengurusannya. Keterlibatan mereka sangat penting untuk memastikan bahwa kebijakan yang diambil benar-benar mencerminkan kebutuhan mereka,” ungkapnya. Selanjutnya, ia berharap melalui diskusi ini, dapat mengambil langkah konkret untuk mewujudkan hak-hak penyandang disabilitas. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Deddy Hasmara, turut memaparkan kebijakan dan langkah konkret yang telah diambil untuk mendukung penyandang disabilitas di sektor pendidikan. “Dalam penerimaan peserta didik baru (PBDB), kami menyediakan kuota afirmasi sebanyak 15 persen, yang mencakup anak-anak dari keluarga kurang mampu serta penyandang disabilitas,” jelasnya. Berdasarkan data penerimaan 2024, tercatat 39 peserta didik penyandang disabilitas di tingkat PAUD, 130 peserta di SD, dan 33 peserta di SMP. Deddy juga menyampaikan bahwa upaya pembentukan unit pelayanan disabilitas sedang dalam proses, dengan target beroperasi pada akhir tahun ini. Selain itu, Dinas Pendidikan telah mengirim tim ke Surakarta dan Bandung untuk mempelajari model layanan inklusif, guna memastikan bahwa dasar hukum yang memayungi UPTD ini kuat, minimal dalam bentuk Peraturan Wali Kota. “Di samping itu, peningkatan kapasitas tenaga pendidik juga menjadi perhatian utama. Dalam 2 tahun terakhir, Dinas Pendidikan telah melakukan peningkatan SDM terhadap tenaga-tenaga pendidiknya yang berjumlah sekitar 214 orang. Meskipun belum sanggup menyediakan khusus guru pendamping, tetapi kapasitas guru-guru yang ada telah ditingkatkan dengan pembekalan kemampuan dasar untuk melayani peserta pendidik penyandang disabilitas sebagai upaya sementara sembari menunggu terbentuknya unit layanan disabilitas (ULD) dengan tenaga profesional,” papar Dedi. Kemudian, Dedi juga mengatakan bahwa dengan dukungan dari Dinas Sosial dan terbentuknya Pokja Inklusi di bidang pendidikan khusus, maka optimis dapat memperkuat layanan pendidikan inklusif di Kota Metro “Sehingga dengan adanya pertemuan ini, diharapkan akan ada kemajuan signifikan dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, serta peningkatan dukungan dan kesadaran dari semua pihak terkait di Kota Metro,” ungkapnya. Sementara itu dalam wawancaranya, Sekretaris Daerah Kota Metro, Ir. Bangkit Haryo Utomo menjelaskan bahwa inti dari pertemuan ini adalah audensi dan diskusi konstruktif antara OPD dan organisasi penyandang disabilitas di Kota Metro dengan KND RI. Bangkit memaparkan upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kota Metro, termasuk peningkatan aksesibilitas di fasilitas umum, penyediaan layanan pendidikan inklusif, peningkatan akses kerja, dan kesadaran masyarakat terhadap isu disabilitas. “Kami juga menguatkan kerja sama dengan organisasi penyandang disabilitas. Dimana Metro mendapat apresiasi terkait pelayanan untuk penyandang disabilitas yang dinilai sudah baik,” pungkasnya. (Dns/Sr/Rh/SB)

0 Comments

Kelurahan Rejomulyo Jadi Tempat Belajar Siswa SMP Tunas Mekar Indonesia

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro menerima kunjungan Tim SMP Tunas Mekar Indonesia Bandar Lampung yang berlangsung di Aula Pemerintah Kota Metro, Senin, (28/10/2024). Kunjungan ini bertajuk “Live In Program” yang diadakan di Desa Rejomulyo, Metro Selatan. Acara tersebut diikuti oleh 43 Siswa dari SMP Tunas Mekar Indonesia Bandar Lampung. Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Dedi Asmara, menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang pendidikan tetapi juga sebagai momen penting untuk saling mengenal dan memahami antara siswa dan masyarakat setempat. “Para siswa tidak hanya belajar tentang kehidupan sehari-hari masyarakat, tetapi juga menyerap nilai-nilai budaya dan kearifan lokal,” ujar Dedi. Ia menambahkan bahwa program ini memberikan kesempatan luar biasa bagi siswa untuk mendapatkan pengalaman langsung yang tak ternilai untuk berinteraksi, berdiskusi, dan berbagi pengetahuan dengan warga Rejomulyo. Dedi berharap pertukaran ide dan pengalaman ini dapat memperkaya wawasan dan perspektif siswa serta dapat membangun rasa empati dan kebersamaan. “Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kerjasama antara sekolah dan masyarakat. Marilah kita sambut dengan hangat kehadiran siswa dan guru dari SMP Tunas Mekar Indonesia,” ajaknya. Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Tunas Mekar Indonesia Bandar Lampung yang diwakili oleh Fiernando Septiawan, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada Pemerintah Kota Metro atas sambutan yang luar biasa. “Kami sangat berterima kasih kepada Kota Metro yang telah mengizinkan kami membawa anak-anak, termasuk yang berkebutuhan khusus, untuk mengikuti program ini,” ungkap Fiernando. Fiernando juga mengungkapkan bahwa selama 5 hari ke depan, rombongan SMP Tunas Mekar akan tinggal di Desa Rejomulyo untuk melaksanakan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk mengajarkan keterampilan hidup (life skill) kepada para siswa. “Kami percaya anak-anak akan belajar banyak hal tentang kehidupan, khususnya keterampilan hidup, bersama keluarga di sana,” tambahnya. Selain itu, dia juga mengharapkan bimbingan dari pemerintah setempat agar anak-anak dapat bersikap baik selama berada di Kota Metro dan dapat menanamkan nilai-nilai positif dan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan di masa depan. “Dengan adanya program ini, diharapkan para siswa dapat membangun koneksi yang lebih kuat dengan masyarakat sekitar dan memperkuat rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda, “tuturnya. Fiernando menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan masyarakat dalam mendukung pendidikan yang lebih baik.(Yl/Rhm/sbl/Zhw)

0 Comments

Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemkot Metro Gelar HLM dan Rapat Pengendalian Inflasi

Pemerintah Kota Metro menggelar High Level Meeting (HLM) dalam rangka persiapan menghadapi Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, yang dihadiri oleh Forkopimda Kota Metro, Senin (28/10/2024). Acara berlangsung di OR Setda Kota Metro dengan serangkaian paparan dan diskusi mengenai inflasi, serta kesiapan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama periode tersebut. Agenda kegiatan diawali dengan laporan pelaksanaan HLM, diikuti sambutan Pjs. Wali Kota Metro, Descatama Paksi Moeda, dan paparan tentang perkembangan inflasi di Kota Metro. Rapat dihadiri oleh sekretariat TPID Kota Metro dan seluruh anggotanya yang berjumlah 21 orang. Dalam pertemuan tersebut, turut disampaikan upaya-upaya pengendalian inflasi yang telah dan akan dilakukan oleh Dinas Perdagangan serta Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Metro. Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Metro, Yulia Candra Sari, membacakan laporan pelaksanaan kegiatan High-Level Meeting Team Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), yang merujuk pada High-Level Meeting TPID Provinsi Lampung sebelumnya, yang diadakan 10 Oktober 2024, serta Surat Keputusan Wali Kota Metro No. 328/KPTS/Setda/04 2024 tentang Pembentukan Tim dan Sekretariat Pengendalian Inflasi Daerah Kota Metro Tahun 2024. “Berdasarkan rujukan inilah kami akan menjelaskan tujuan untuk merumuskan kebijakan strategis pengendalian inflasi, meningkatkan koordinasi dan kerja sama antarunsur terkait, serta menguatkan pengawasan dan implementasi kebijakan pengendalian inflasi,” jelas Yulia saat membacakan laporan tersebut. Beberapa upaya yang dievaluasi meliputi pemantauan harga dan stok, rapat teknis TPID, penjagaan pasokan bahan pokok, pencanangan gerakan menanam, operasi pasar, sidak ke pasar dan distributor, serta koordinasi dengan daerah penghasil komoditas untuk kelancaran pasokan. “Menurut data, inflasi Kota Metro pada bulan September tercatat sebesar 1,86 persen secara tahunan dan 0,01 persen secara bulanan,” ungkapnya. Yulia juga menyampaikan bahwa Pemkot Metro telah merealisasikan belanja tidak terduga dan bantuan transportasi dari APBD sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi. “Harapannya, melalui langkah-langkah ini, TPID Kota Metro dapat menekan angka inflasi serta mendukung kesejahteraan masyarakat melalui stabilitas harga barang kebutuhan pokok,” ujarnya. Sementara itu dalam wawancaranya, Pjs. Wali Kota Metro menyampaikan pentingnya rapat persiapan ini untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah menjelang hari besar. “Kami bersama TPID Kota Metro dan Forkopimda melakukan rapat untuk mempersiapkan stok bahan pokok serta menjaga inflasi di Kota Metro agar tetap terkendali,” ujar Descatama. Descatama menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyinkronkan program kegiatan antar-OPD agar sinergi terus terjaga. “Pemkot Metro tidak bisa bekerja sendiri, maka perlu adanya dukungan dari Polres dan Dandim sangat diperlukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat terjamin hingga perayaan Natal dan Tahun Baru,” tambahnya. Terkait kenaikan harga di pasar, terutama pada komoditas daging ayam, Pjs. Wali Kota Metro menjelaskan bahwa pemerintah daerah akan melakukan operasi pasar bersama OPD terkait untuk menjaga kestabilan harga. “Sampai sejauh ini, data menunjukkan stok masih aman, sesuai dengan laporan hasil rapat inflasi bersama Pemerintah Provinsi Lampung. Persiapan operasi Natal dan Tahun Baru juga dibahas, termasuk rencana penempatan pos-pos pengamanan,” tegasnya. Selanjutnya, Pemkot Metro akan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan TNI untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang melakukan mudik. Sedangkan itu, perwakilan dari Kodim 6411 Kota Metro juga menyampaikan kesiapan personel dalam mendukung pengamanan selama periode Natal dan Tahun Baru. Melalui rapat ini, diharapkan semua pihak dapat bersinergi untuk memastikan kesiapan dan keamanan di Kota Metro menjelang akhir tahun. (Dns/Sr/Rh)

0 Comments

Pelantikan dan Pelatihan PMII Metro

Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Metro didampingi Sekretaris Kesbang Pol Kota Metro menghadiri acara pelantikan dan pelatihan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Gedung Serba Guna Universitas Ma’arif Metro, Jumat (25/10/2024) dengan tujuan untuk mencetak kader-kader muda yang siap menghadapi tantangan masa depan. Dalam sambutannya, Sekretaris Disporapar Kota Metro, Alfajar Nasution menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam membangun generasi muda yang berjiwa nasionalis dan islami. “Atas nama Pemerintah Kota Metro, kami mendukung penuh terselenggaranya kegiatan ini. Pelantikan dan pelatihan ini merupakan momentum penting bagi generasi penerus bangsa,” katanya. Ia menekankan peran penting PMII dalam gerakan kepemudaan nasional. Alfajar yakin bahwa dengan semangat yang dimiliki, PMII akan mampu berkontribusi dalam membina generasi muda yang berakhlak mulia dan berintelektual tinggi dengan komitmen kuat terhadap kemajuan bangsa. Pada pertemuan tersebut, Alfajar juga menggarisbawahi pentingnya sinergi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah melalui kerjasama yang terjalin sebagai salah satu kunci dalam menciptakan masyarakat yang sejahtera, damai, dan harmonis. “Sinergi antara organisasi kepemudaan dengan pemerintah adalah kunci keberhasilan dalam menciptakan masyarakat yang sejahtera,” tuturnya Tak hanya itu, Alfajar juga mengucapkan selamat kepada pengurus PMII yang akan dilantik yang diharapkan agar dapat menjadi agen perubahan yang berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan serta menjadi kader yang akan membawa perubahan bagi Kota Metro. Mewakili Majelis Pembina Cabang (Mabincap), Ahmad Zadigun Mustafa berharap agar pelantikan dan pelatihan yang akan dilaksanakan dapat berjalan lancar. “PMII sebagai organisasi harus dapat menjawab kebutuhan kader-kadernya, bangsa, dan negara Indonesia yang kita cintai, serta memiliki pemahaman terhadap tantangan yang dihadapi ke depan. Kader-kader PMII harus mampu memataskan diri dan menyiapkan diri dalam proses berorganisasi,” tegasnya. Ia juga mengajak para peserta untuk melakukan kegiatan dengan maksimal, dengan arah gerak yang jelas. “Kegiatan yang terencana dan terarah akan membentuk karakter kader yang lebih baik,” imbuh Ahmad. Selain itu, dia juga berharap, para kader PMII yang baru dilantik ini akan menjadi teladan dan inspirasi bagi generasi muda lainnya di Kota Metro dengan mengambil peran aktif dalam pembangunan bangsa dan negara. (Yl/Rhm/Sbl)