0 Comments

275 Jamaah Haji Kota Metro Tiba di Tanah Air, Wali Kota Sambut Langsung Kepulangan Jemaah

Sebanyak 275 dari 276 jamaah haji asal Kota Metro yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi kembali ke Kota Metro dan disambut langsung oleh Pemerintah Kota Metro bersama keluarga yang telah menanti kedatangan mereka. Penyambutan rombongan jamaah haji tersebut berlangsung di sepanjang Jalan ZA Pagar Alam, tepatnya di samping Masjid Taqwa Kota Metro, Rabu (10/06/2026) malam. Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Metro, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah, serta keluarga jamaah yang telah menunggu sejak pukul 19.00 WIB. Suasana haru dan bahagia mewarnai penyambutan para jamaah yang telah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Tangis haru dan pelukan keluarga menjadi pemandangan yang menyertai kedatangan rombongan tersebut. Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jamaah dalam keadaan sehat dan selamat setelah menunaikan rangkaian ibadah haji. “Atas nama Pemerintah Kota Metro, saya mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jamaah haji Kota Metro. Semoga menjadi haji yang mabrur dan membawa keberkahan bagi keluarga maupun lingkungan sekitar. Kami turut bersyukur karena para jamaah dapat kembali ke tanah air dengan selamat setelah menjalankan ibadah di Tanah Suci,” ujar Bambang. Ia juga mengajak para jamaah untuk menjadi teladan di tengah masyarakat dengan mengamalkan nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji. “Pengalaman spiritual yang didapat selama berhaji hendaknya dapat menjadi inspirasi untuk meningkatkan kepedulian sosial, memperkuat persatuan, serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Kota Metro,” tambahnya. Berdasarkan data yang diterima dari petugas haji Pemerintah Kota Metro, Bayu dari total 276 jamaah haji yang tergabung dalam rombongan, terdapat satu jamaah yang belum dapat kembali bersama rombongan karena masih menjalani perawatan di Kota Makkah, Arab Saudi. Jamaah tersebut adalah Juhanis (62), warga Kelurahan Yosorejo, Kecamatan Metro Timur, yang saat ini mendapat penanganan medis akibat mengalami kadar hemoglobin (HB) rendah. Pemerintah Kota Metro terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau kondisi kesehatan jamaah tersebut dan berharap yang bersangkutan segera pulih sehingga dapat kembali berkumpul bersama keluarga di Kota Metro. Kepulangan jamaah haji ini menjadi momen penuh syukur bagi masyarakat Kota Metro sekaligus menandai berakhirnya rangkaian perjalanan ibadah haji tahun 2026 bagi sebagian besar jamaah asal Kota Metro. (Bsr/ydha)

0 Comments

Festival Ekonomi Rakyat dan Aksi Sosial Berbasis Komunitas Resmi Dibuka, Semarakkan HUT Ke-89 Kota Metro

Semangat kebersamaan dan kemandirian masyarakat mewarnai pembukaan Festival Ekonomi Rakyat dan Aksi Sosial Berbasis Komunitas yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-89 Kota Metro. Festival tersebut resmi dibuka oleh Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, melalui pemukulan gong di Lapangan Samber Park, Selasa (9/6/2026). Pemukulan gong yang dilakukan Wali Kota Metro menjadi tanda dimulainya festival yang menghadirkan berbagai kegiatan ekonomi kerakyatan, aksi sosial, serta ruang kolaborasi bagi komunitas, pelaku UMKM, organisasi sosial, dan masyarakat umum dimana diketahui acara ini berlangsung selama 20 hari kedepan. Dalam sambutannya, Bambang Iman Santoso menegaskan bahwa penyelenggaraan festival tersebut tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan murni berasal dari partisipasi dan gotong royong masyarakat. “Penyelenggaraan kegiatan ini tidak menggunakan APBD. Seluruh pembiayaan berasal dari partisipasi, gotong royong, dan dukungan berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam komunitas. Ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan kemandirian masyarakat Kota Metro terus tumbuh dan berkembang dalam mendukung pembangunan daerah,” kata Bambang. Menurutnya, peringatan HUT Kota Metro ke-89 yang mengusung tema ‘Harmoni Nyata, Cerdas, Bahagia’ mencerminkan komitmen bersama untuk membangun kota yang harmonis dalam keberagaman, cerdas menghadapi tantangan zaman, serta mampu menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat. Bambang mengatakan Festival Ekonomi Rakyat dan Aksi Sosial Berbasis Komunitas merupakan wujud nyata dari tema tersebut karena menghadirkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, komunitas, dan pelaku usaha dalam menciptakan manfaat yang langsung dirasakan warga. “Festival ini merupakan representasi nyata semangat Harmoni Nyata, Cerdas, Bahagia. Melalui kegiatan ini kita melihat bagaimana masyarakat, pelaku usaha, komunitas, organisasi sosial, dan pemerintah dapat berkolaborasi menciptakan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Metro,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa ekonomi rakyat menjadi fondasi utama pembangunan daerah. Keberadaan UMKM, pedagang, pengrajin, petani, serta pelaku ekonomi kreatif dinilai memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda perekonomian sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. “Ekonomi rakyat adalah fondasi penting bagi pertumbuhan daerah. Mereka tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga menjaga ketahanan ekonomi masyarakat dalam berbagai situasi,” tegasnya. Pada kesempatan tersebut, Wali Kota mengajak masyarakat untuk terus mencintai produk lokal, mendukung usaha masyarakat, memperkuat semangat kewirausahaan, serta meningkatkan kepedulian sosial melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan. “Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus mencintai produk lokal dan mendukung usaha-usaha masyarakat. Ketika ekonomi rakyat tumbuh dan kepedulian sosial semakin kuat, maka kesejahteraan masyarakat akan semakin merata dan kebahagiaan bersama dapat terwujud,” katanya. Festival yang menjadi bagian dari pesta rakyat HUT Kota Metro ke-89 ini diharapkan mampu menjadi energi baru bagi masyarakat untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi sesuai peran masing-masing demi kemajuan Kota Metro sebagai Bumi Sai Wawai yang harmonis, cerdas, dan sejahtera. (Bsr/Mdn/Bgs)

0 Comments

Upacara HUT ke-89 Kota Metro Berlangsung Khidmat, Bambang Tekankan Persatuan dan Inovasi

Pemerintah Kota Metro memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-89 Kota Metro, melalui upacara yang berlangsung khidmat di Stadion Tejosari, Kecamatan Metro Timur, Selasa (9/6/2026). Momentum hari jadi ini menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat. Upacara dipimpin langsung oleh Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara, pelajar, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat Kota Metro. Dalam amanatnya, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, menegaskan bahwa peringatan HUT Kota Metro bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat rasa memiliki, kecintaan, dan kebanggaan terhadap daerah, sekaligus melakukan evaluasi terhadap perjalanan pembangunan yang telah dilaksanakan. “Hari Jadi Kota Metro bertujuan menggugah semangat persatuan, rasa memiliki, kecintaan, dan kebanggaan terhadap daerah, sekaligus menjadi sarana introspeksi dan evaluasi atas apa yang telah, sedang, dan akan kita lakukan bersama,” ujar Bambang. Pada peringatan tahun ini, Pemerintah Kota Metro mengusung tema “Harmoni Nyata, Cerdas Bahagia”. Tema tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga kerukunan masyarakat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan teknologi, serta menghadirkan kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan warga. Menurut Bambang, harmoni diwujudkan melalui penguatan persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Sementara itu, kecerdasan dibangun melalui peningkatan kualitas pendidikan, inovasi, serta tata kelola pemerintahan yang baik. Adapun kebahagiaan menjadi tujuan akhir dari setiap program pembangunan yang dijalankan pemerintah. Wali Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan Kota Metro. Berbagai capaian yang telah diraih selama ini, menurutnya, merupakan hasil sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat. “Keberhasilan pembangunan merupakan hasil kerja bersama yang harus terus kita jaga dan tingkatkan. Kolaborasi menjadi kunci untuk mewujudkan Metro yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera,” tegasnya. Lebih lanjut, Bambang mengajak seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjalankan tugas dan tanggung jawab secara optimal guna menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang. Menutup sambutannya, Wali Kota Metro, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Kota Metro selama ini. Ia berharap peringatan HUT ke-89 Kota Metro menjadi penguat semangat pengabdian dan kebersamaan dalam mewujudkan Kota Metro sebagai kota yang maju, harmonis, cerdas, dan membahagiakan seluruh masyarakat. Peringatan HUT ke-89 Kota Metro menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Metro dalam menjaga semangat persatuan, memperkuat kolaborasi, dan terus menghadirkan pembangunan yang berdampak positif bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. (Bsr/Sr)

0 Comments

HUT ke-89 Kota Metro, DPRD Gelar Paripurna Istimewa: Harmoni dan Kolaborasi Jadi Kunci Pembangunan Berkelanjutan

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro menggelar Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Metro ke-89 dengan mengusung tema “Harmoni Metro: Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan Menuju Kota yang Inklusif, Cerdas, dan Berbudaya” di ruang sidang DPRD setempat, Selasa (09/06/2026). Peringatan hari jadi tersebut menjadi momentum refleksi atas perjalanan sejarah sekaligus capaian pembangunan Kota Metro yang terus menunjukkan perkembangan positif di berbagai sektor. Kegiatan tahunan yang digelar setiap 9 Juni itu dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, jajaran Pemerintah Kota Metro, tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, hingga perwakilan lembaga vertikal yang turut mendukung pembangunan daerah. Dalam sambutannya, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso mengatakan bahwa semangat kebersamaan yang telah terbangun sejak Metro ditetapkan sebagai pusat pemerintahan Onder District pada 9 Juni 1937 menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, tema peringatan Hari Jadi Kota Metro ke-89 bukan sekadar slogan, melainkan diwujudkan melalui berbagai indikator pembangunan yang menunjukkan tren positif. Salah satunya adalah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Metro dari 80,41 pada tahun 2024 menjadi 81,22 pada tahun 2025, yang menempatkan Metro sebagai daerah dengan IPM tertinggi kedua di Provinsi Lampung. “Harmoni yang kita gaungkan bukanlah slogan kosong. Kerja keras dan kolaborasi yang kita bangun telah membuahkan hasil nyata. IPM Kota Metro meningkat menjadi 81,22 pada tahun 2025 dan didukung meningkatnya derajat kesehatan masyarakat dengan angka harapan hidup mencapai 75,86 tahun,” katanya. Di bidang ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, Bambang menyebut pertumbuhan ekonomi Kota Metro meningkat menjadi 5,20 persen pada tahun 2025 dari sebelumnya 4,88 persen. Kondisi tersebut turut berdampak pada menurunnya angka kemiskinan menjadi 6,44 persen, yang merupakan terendah kedua di Provinsi Lampung, serta inflasi yang tetap terkendali di angka 2,81 persen. “Stabilitas ekonomi ini mampu menekan angka kemiskinan menjadi 6,44 persen dan menjaga inflasi tetap terkendali. Pertumbuhan ekonomi kita juga terakselerasi menjadi 5,20 persen yang menunjukkan bahwa pembangunan mulai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya. Selain itu, Kota Metro juga mencatat capaian membanggakan dalam bidang daya saing daerah. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja mencapai 69,80 persen dengan tingkat pengangguran sebesar 3,54 persen. Sementara itu, Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Kota Metro tahun 2025 mencapai skor 4,19, tertinggi di Provinsi Lampung. “Kemajuan Metro tidak akan terwujud jika hanya dipanggul oleh wali kota, wakil wali kota, atau aparatur pemerintah saja. Saya mengajak DPRD, ASN, dunia usaha, akademisi, pemuda, dan seluruh warga untuk terus memperkuat kolaborasi demi mewujudkan Metro sebagai kota yang cerdas, inklusif, dan sejahtera,” tegasnya. Pada kesempatan yang sama, tokoh masyarakat Metro, Nadirsyah Hawari, menekankan pentingnya sinergi seluruh unsur pembangunan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk keterbatasan anggaran dan kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks. “Pemerintah daerah, DPRD, kepolisian, kejaksaan, TNI, pengadilan, lembaga vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, pelaku usaha, media, pemuda, perempuan, serta seluruh warga adalah tiang-tiang yang menyangga rumah besar bernama Kota Metro. Dalam masa yang sulit, ego harus diperkecil dan koordinasi harus diperbesar,” ujarnya. Menurut Nadirsyah, setiap kebijakan pemerintah harus benar-benar berpihak kepada masyarakat dan mampu menjawab kebutuhan riil warga. “Kita berharap setiap kebijakan bukan hanya terdengar hebat dalam rapat, tetapi mampu menjawab keluhan ibu-ibu, pedagang, petani, pelajar, dan para orang tua yang menggantungkan masa depan keluarganya di Kota Metro yang kita cintai,” tambahnya. Sementara itu, Gubernur Lampung yang diwakili Inspektur Provinsi Lampung, Bayana, menyampaikan bahwa Kota Metro memiliki posisi strategis sebagai kota pendidikan yang memiliki ikatan emosional kuat bagi masyarakat Lampung. Menurutnya, peringatan hari jadi harus menjadi momentum untuk menilai sejauh mana pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Peringatan hari jadi tidak hanya menjadi momen untuk mengenang perjalanan panjang yang telah dilalui, tetapi juga kesempatan untuk melihat sejauh mana pembangunan telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Keberhasilan pembangunan pada akhirnya dirasakan melalui pelayanan publik yang semakin baik, lingkungan yang aman dan nyaman, layanan kesehatan yang mudah dijangkau, serta kesempatan pendidikan yang lebih baik bagi generasi muda,” kata Bayana. Ia juga mengingatkan bahwa tantangan generasi muda ke depan semakin kompleks sehingga diperlukan penguatan kualitas sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kreativitas, kemampuan beradaptasi, dan kepedulian sosial. “Sebelas tahun lagi Kota Metro akan memasuki usia satu abad. Apa yang kita kerjakan hari ini akan menentukan wajah Metro di masa depan. Karena itu, pembangunan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, DPRD, dunia pendidikan hingga dunia usaha. Saya optimistis dengan kebersamaan yang selama ini menjadi kekuatan Kota Metro, daerah ini akan terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat Provinsi Lampung,” ujarnya. Mengakhiri sambutannya, Bayana berharap peringatan Hari Jadi Kota Metro ke-89 tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi momentum evaluasi dan penguatan komitmen bersama dalam membangun daerah. “Saya berharap kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Ini harus menjadi catatan bersama bahwa Kota Metro harus terus menjadi kota yang baik di mata masyarakat dan mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh warganya,” pungkasnya. (Tm/Yd/Sr) Naskah sambutan lengkap Wali Kota Metro dapat diunduh melalui tautan yang tersedia di bawah ini https://drive.google.com/file/d/12on5bmx4ErsTB_0ycKytrQMzOjra8_nv/view?usp=sharing

0 Comments

Ziarah ke Taman Makam Pahlawan Warnai Peringatan Hari Jadi Kota Metro ke-89

Suasana khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan Kota Metro saat Pemerintah Kota Metro melaksanakan ziarah dan tabur bunga dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Metro ke-89, Selasa (9/6/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Metro Kusbani, serta diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, dan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Metro. Prosesi ziarah diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan yang telah mengabdikan jiwa dan raganya demi bangsa dan negara. Dalam suasana penuh ketenangan dan rasa hormat, para peserta menundukkan kepala sejenak mengenang jasa para pejuang yang telah mewariskan kemerdekaan persatuan serta semangat pengabdian bagi generasi penerus. Langkah demi langkah para peserta ziarah menuju pusara para pahlawan menjadi simbol penghormatan atas perjuangan yang tak ternilai. Di antara deretan makam yang tertata rapi tersimpan kisah pengorbanan dan ketulusan para pejuang yang telah berjuang demi tegaknya bangsa dan kemajuan daerah. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga di monumen Taman Makam Pahlawan yang kemudian diikuti prosesi tabur bunga oleh seluruh peserta. Kelopak-kelopak bunga yang berjatuhan di atas pusara menjadi lambang penghormatan doa serta rasa terima kasih atas pengabdian para pahlawan yang telah mendahului. Momentum ziarah ini menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Metro ke-89. Tidak sekadar seremoni tahunan, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa kemajuan Kota Metro yang dinikmati saat ini merupakan hasil dari perjuangan panjang para pendahulu yang telah mendedikasikan hidupnya untuk bangsa, daerah, dan masyarakat. Semangat kepahlawanan yang diwariskan para pejuang diharapkan terus hidup dalam setiap langkah pembangunan Kota Metro. Nilai-nilai pengorbanan, persatuan, kerja keras, dan cinta tanah air menjadi fondasi yang harus terus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Kota Metro yang maju, sejahtera, dan berdaya saing. Di usia ke-89 tahun, Kota Metro tidak hanya mengenang perjalanan sejarahnya, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk melanjutkan cita-cita para pendahulu. Dari Taman Makam Pahlawan, semangat perjuangan kembali digelorakan sebagai pengingat bahwa setiap kemajuan yang diraih hari ini berdiri di atas jasa dan pengorbanan para pahlawan yang telah mengabdikan dirinya demi masa depan yang lebih baik (Md/Sr)

0 Comments

BPS Metro Gandeng Pemkot Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Metro, Arum Purbowati, melakukan audiensi dengan Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, di Rumah Dinas Wali Kota Metro, Senin (08/06/2026). Pertemuan tersebut membahas rencana pencanangan Sensus Ekonomi 2026 yang akan menjadi titik awal pelaksanaan pendataan ekonomi di Kota Metro. Arum Purbowati, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan sensus ekonomi ketujuh yang diselenggarakan di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan struktur perekonomian nasional, sekaligus menyediakan data dasar seluruh aktivitas usaha sebagai landasan penyusunan kebijakan pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah. “Data ekonomi yang lengkap, akurat, dan mutakhir sangat penting sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan ekonomi daerah. Karena itu, kami membutuhkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan sensus dapat berjalan dengan baik,” ujar Arum. Menurutnya, keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya menjadi tanggung jawab BPS semata, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi faktor penting dalam menghasilkan data yang berkualitas dan dapat dimanfaatkan secara optimal. “Melalui kegiatan pencanangan Sensus Ekonomi 2026 ini, kami ingin meningkatkan pemahaman, dukungan, dan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan sensus,” katanya. Arum juga mengungkapkan bahwa BPS Kota Metro akan menggelar kegiatan bertajuk “Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Kota Metro” yang direncanakan berlangsung pada apel pagi pegawai di Halaman Kantor Wali Kota Metro pada 15 Juni 2026 mendatang. Kegiatan tersebut akan menjadi simbol dimulainya rangkaian pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Metro. Dalam pelaksanaannya nanti, BPS Kota Metro akan melibatkan sebanyak 140 petugas sensus yang bertugas melakukan pendataan berbagai aktivitas usaha di seluruh wilayah Kota Metro. Data yang diperoleh diharapkan mampu memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi ekonomi daerah serta menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran. Selain itu, Arum menegaskan bahwa BPS Kota Metro berkomitmen menjaga integritas dalam setiap tahapan pelaksanaan sensus sebagai bagian dari upaya mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). “Kami berkomitmen menjaga integritas dalam pelaksanaan tugas dan memastikan seluruh proses sensus berjalan profesional, objektif, serta sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik,” tegasnya. Sementara itu, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyambut baik rencana pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kota Metro terhadap kegiatan yang digagas BPS tersebut. Menurutnya, data yang akurat menjadi instrumen penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah yang efektif dan tepat sasaran. “Sensus Ekonomi ini sangat penting karena hasilnya akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Kami tentu mendukung penuh pelaksanaannya di Kota Metro,” kata Bambang. Ia juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk bersinergi membantu kelancaran pelaksanaan sensus. Selain itu, dirinya berharap seluruh pelaku usaha dan masyarakat dapat memberikan informasi yang benar agar data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi Kota Metro. “Kami mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif serta memberikan data yang valid. Dengan data yang berkualitas, kita dapat merancang program pembangunan yang lebih efektif guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Metro,” pungkasnya. (tm/md).

0 Comments

Wali Kota Metro Dukung Program Prioritas IPeKB, Perkuat Sinergi Wujudkan Keluarga Berkualitas Alternatif

Guna memperkuat sinergi dalam pelaksanaan berbagai program prioritas yang sejalan dengan visi dan misi pembangunan Kota Metro, Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kota Metro menemui dan melakukan audiensi dengan Wali Kota Metro di Rumah dinasnya, Senin (08/06/2026) . Audiensi tersebut disambut baik oleh Wali Kota Metro,Bambang Iman Santoso sebagai bentuk dukungan terhadap program-program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga yang digagas pemerintah pusat. Ketua DPC IPeKB Kota Metro, Rika Tanti Lola Sari, mengatakan bahwa pihaknya telah mengajukan surat audiensi untuk membahas sejumlah program prioritas dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) yang pelaksanaannya diharapkan dapat berjalan seiring dengan arah pembangunan daerah. “Kami telah mengajukan surat audiensi mengenai program Kemendukbangga tentang program-program prioritas kami yang pelaksanaannya sesuai dengan visi dan misi Kota Metro,” ujar Rika. Ia menjelaskan, pada tahun 2026 pelaksanaan beberapa program sempat mengalami kendala akibat kebijakan refocusing anggaran. Meski demikian, dukungan dari Wali Kota Metro dan kepala dinas terkait menjadi motivasi bagi para penyuluh KB untuk tetap menjalankan program yang telah direncanakan. Dirinya menambahkan, terdapat sejumlah program prioritas yang saat ini menjadi fokus IPeKB Kota Metro, di antaranya Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), Lansia Berdaya (SIDAYA), serta Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang bertujuan meningkatkan kualitas keluarga dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, program-program tersebut tidak hanya berfokus pada penguatan ketahanan keluarga, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini hingga lanjut usia. Dalam audiensi tersebut,Rika menyatakan bahwa Wali Kota Metro mendukung berbagai program kementerian yang pelaksanaannya dipercayakan kepada para penyuluh keluarga berencana. Dukungan tersebut diharapkan mampu memperkuat pembinaan dan penggerakan masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas. “Wali Kota sangat mendukung kegiatan kementerian yang dititipkan kepada penyuluh KB untuk penggerakan dan pembinaannya, serta membantu pelaksanaan program-program kami di lapangan,” katanya. Ia berharap ke depan koordinasi antara IPeKB, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan dapat terjalin lebih intensif melalui kolaborasi lintas sektor yang menjadi kunci utama dalam menyukseskan program pembangunan keluarga dan kependudukan. “Dengan bersinergi bersama, kami optimistis dapat mempercepat penurunan angka stunting, mencapai target zero stunting, serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.(Tm/Yd/Bsr)

0 Comments

Wali Kota Metro Dorong SDM Kompeten, Pelatihan Perhotelan dan Kelas Migran Lampung Resmi Dibuka

Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperluas peluang kerja bagi masyarakat terus dilakukan melalui pembukaan Pelatihan Perhotelan Batch 38 Lampung, peresmian Kelas Migran/Kelas Penempatan Kerja Luar Negeri, penandatanganan kerja sama, yang digelar di Ballroom Idea Grande Indonesia, Senin (8/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Kursus dan Pelatihan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. Yaya Sutarya, Direktur Pembinaan Kelembagaan Vokasi Pekerja Migran Kementerian P2MI Abri Danar Prabawa, Kepala BP3MI Provinsi Lampung Kombes Pol. Mulia Nugraha, Direktur P3MI Binawan sekaligus CEO Vokati by Binawan Muh. Iqbal, Country Manager Indonesia, Wadhwani Foundation India, Herdian Mohamad, Ketua Forum PLKP Provinsi Lampung Caroline Idahone, serta sejumlah pejabat daerah dan pemangku kepentingan lainnya. Dalam sambutannya, Wali Kota Metro menyampaikan apresiasi atas kontribusi lembaga pelatihan vokasi dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja, baik di tingkat nasional maupun internasional. Menurutnya, keberadaan program pelatihan dan penempatan kerja luar negeri memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka akses lapangan pekerjaan yang lebih luas bagi masyarakat, termasuk warga Kota Metro. “LKP Idea Indonesia telah membuktikan perannya dalam mencetak tenaga kerja profesional dengan ribuan alumni yang telah bekerja di berbagai sektor industri. Kehadiran Kelas Migran dan Job Fair internasional ini menjadi peluang besar bagi generasi muda untuk meningkatkan kompetensi dan meraih karier di tingkat global,” kata Wali Kota Metro. Ia menjelaskan, penghargaan yang diraih LKP Idea Indonesia sebagai Lembaga Kursus dengan Kinerja Terbaik Nasional Tahun 2025 menunjukkan bahwa pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi mampu menjadi solusi dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan saat ini. Bagi Kota Metro, program tersebut dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di pasar kerja nasional maupun internasional. Wali Kota Metro juga mengajak para peserta pelatihan untuk memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal guna meningkatkan keterampilan, membangun etos kerja yang baik, serta memperluas wawasan profesional. “Kami berharap peserta tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga memiliki karakter yang disiplin, adaptif, dan berintegritas. Bekal inilah yang akan menjadi modal penting untuk bersaing di dunia kerja dan membawa nama baik Kota Metro serta Indonesia di tingkat internasional,” tegasnya. Lebih lanjut, ia menilai pembukaan kelas penempatan kerja luar negeri menjadi langkah strategis dalam mendukung program pemerintah untuk menciptakan tenaga kerja yang siap bekerja secara profesional dan terlindungi di luar negeri. Di akhir sambutannya, Wali Kota Metro secara resmi memukul gong secara simbolis yang menandakan Pelatihan Perhotelan Batch 38 Lampung resmi dibuka dengan harapan seluruh peserta dapat memanfaatkan program tersebut sebagai sarana meningkatkan kapasitas diri dan meraih masa depan yang lebih baik. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia, menekan angka pengangguran, serta membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat Kota Metro dan Provinsi Lampung secara umum. (Bsr/Yd)

0 Comments

Jelang Hari Jadi Kota Metro, Kusbani Ajak ASN Perkuat Kebersamaan dan Cinta Daerah

Pemerintah Kota Metro melaksanakan apel mingguan yang berlangsung di halaman Pemerintah Kota Metro Senin pagi. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Metro Kusbani selaku pembina apel dan diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) serta tenaga kerja di lingkungan Pemerintah Kota Metro. Dalam arahannya Kusbani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintah daerah yang telah menunjukkan kedisiplinan serta komitmen dalam melaksanakan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Ia juga mengajak seluruh peserta apel untuk senantiasa menjaga kesehatan dan keselamatan agar dapat terus menjalankan tugas dengan optimal. “Kegiatan apel bukan sekadar rutinitas tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan kedisiplinan serta semangat pengabdian dalam melayani masyarakat Kota Metro,” ujar Kusbani. Pada kesempatan tersebut Kusbani mengingatkan bahwa tanggal 9 Juni merupakan momentum penting bagi masyarakat Kota Metro karena bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kota Metro. Ia mengajak seluruh ASN untuk mengenang jasa para pendahulu dan tokoh pembangunan yang telah berjuang membangun serta membesarkan Kota Metro hingga menjadi daerah yang maju seperti saat ini. Sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya dan identitas daerah Kusbani mengimbau seluruh ASN untuk mengenakan pakaian khas Lampung pada peringatan Hari Jadi Kota Metro. Menurutnya penggunaan pakaian adat merupakan simbol kecintaan terhadap daerah sekaligus upaya menjaga dan melestarikan budaya lokal. “Kita harus bangga menjadi bagian dari Kota Metro. Jika bukan kita yang mencintai dan membanggakan daerah ini lalu siapa lagi yang akan melakukannya. Kecintaan terhadap daerah harus diwujudkan melalui tindakan nyata salah satunya dengan menghargai budaya dan identitas daerah,” tegasnya. Lebih lanjut Kusbani mengajak seluruh ASN untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam keberagaman yang selama ini menjadi kekuatan Kota Metro. Keharmonisan antara berbagai suku, budaya, dan latar belakang masyarakat harus terus dipelihara sebagai modal pembangunan daerah. Dalam arahannya Kusbani juga menginformasikan pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Jadi Kota Metro yang akan dilaksanakan pada 9 Juni 2026 mendatang di Stadion Tejosari. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta untuk mengoordinasikan kehadiran pegawainya agar dapat mengikuti upacara dengan tertib dan khidmat. Selain upacara di Stadion Tejosari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Metro juga akan dilaksanakan melalui kegiatan ziarah di Taman Makam Pahlawan serta sejumlah kegiatan kemasyarakatan lainnya. Salah satu kegiatan yang akan menjadi pusat perhatian masyarakat adalah penyelenggaraan festival kuliner dan pasar malam di Lapangan Samber yang diharapkan dapat menjadi sarana hiburan sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Meski pelaksanaan Hari Jadi Kota Metro tahun ini diselenggarakan secara sederhana dan menyesuaikan kebijakan efisiensi anggaran, Kusbani berharap hal tersebut tidak mengurangi semangat seluruh ASN dan masyarakat dalam memeriahkan hari jadi daerah. “Meriahnya Hari Jadi Kota Metro bukan ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi oleh semangat kebersamaan dan rasa memiliki seluruh masyarakat terhadap Kota Metro,” ungkapnya. Pada akhir sambutannya Kusbani menyampaikan pesan dan permohonan maaf kepada seluruh ASN. Ia mengungkapkan bahwa masa tugasnya sebagai Pj Sekretaris Daerah Kota Metro telah berjalan selama tiga bulan dan akan berakhir pada 9 Juni 2026. Dengan penuh haru ia menyampaikan terima kasih atas dukungan, kerja sama, dan kebersamaan yang telah terjalin selama menjalankan amanah sebagai Pj Sekda Kota Metro. Ia juga memohon maaf apabila selama masa kepemimpinannya terdapat kekhilafan maupun kekurangan dalam menjalankan tugas. “Saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama seluruh jajaran Pemerintah Kota Metro. Apabila selama saya menjalankan tugas terdapat kesalahan maupun kekurangan saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Mari kita terus bekerja dan mengabdi dengan sebaik-baiknya demi kemajuan Kota Metro,” tutup Kusbani. Apel mingguan tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat serta menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh ASN dalam mendukung pembangunan dan kemajuan Kota Metro (Md/Sr).

0 Comments

Ribuan Warga Semarakkan CFD Kota Metro dan Peringatan HLUN ke-30

Ribuan warga memadati kawasan Car Free Day (CFD) Kota Metro pada Minggu pagi (07/06/2026). Momentum akhir pekan tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, bersantai bersama keluarga, hingga menikmati beragam hiburan dan layanan kesehatan yang disiapkan Pemerintah Kota Metro bersama sejumlah komunitas olahraga. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa sejak pagi hari. Kegiatan CFD kali ini juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 yang dihadiri ribuan anggota Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) dari lima kecamatan di Kota Metro.Sejak pukul 06.00 WIB, masyarakat dari berbagai kalangan mulai memadati pusat kegiatan. Anak-anak tampak ceria bermain sepatu roda di halaman Masjid Agung Taqwa, sementara para orang tua dan remaja mengikuti jalan santai serta senam bersama yang menjadi pusat perhatian warga. Tak hanya menjadi ruang olahraga dan rekreasi, kawasan CFD juga membawa berkah bagi para pelaku UMKM. Beragam kuliner dan produk kerajinan lokal ramai diserbu pengunjung. Para pedagang mengaku mengalami peningkatan penjualan dibandingkan hari-hari biasa. Salah seorang pengunjung asal luar Kota Metro, Fani (25), mengaku senang mengikuti kegiatan CFD yang dinilainya ramah keluarga dan memberikan ruang rekreasi sehat bagi masyarakat. “Alhamdulillah saya senang sekali mengikuti Car Free Day di Kota Metro ini. Tempatnya cukup asri, banyak tenant jajanan yang bisa dikunjungi, dan juga ramah untuk anak-anak bermain,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dan para lansia yang hadir dalam peringatan HLUN ke-30. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi bagi para lansia, tetapi juga sarana edukasi kesehatan yang melibatkan berbagai komunitas dan instansi pelayanan kesehatan. “Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan sudah cukup baik. Didukung fasilitas layanan kesehatan yang mudah diakses, mudah-mudahan kegiatan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan semakin mendorong warga untuk hidup sehat,” ujar Bambang. Ia juga menyoroti partisipasi anak-anak dari Rumah Sahabat Fiqih serta layanan edukasi kesehatan persendian gratis yang diberikan RSUD Ahmad Yani Metro kepada para lansia sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Sementara itu, Wakil Direktur RSUD Ahmad Yani Metro, Yulia Candra Sari, menjelaskan bahwa kegiatan EduMi (Edukasi Mingguan Rumah Sakit) rutin digelar setiap bulan bersamaan dengan CFD. Pada peringatan HLUN ke-30 kali ini, EduMi mengangkat tema “Lansia Sehat dan Mandiri untuk Indonesia yang Berdaya” dengan melibatkan sekitar 60 peserta dari LLI Kota Metro. Selain penyuluhan kesehatan, RSUD Ahmad Yani juga membuka layanan konsultasi gratis bagi masyarakat umum, meliputi fisioterapi, terapi wicara, hingga okupasi terapi. “Melalui kegiatan ini kami berharap dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan dan kualitas hidup, khususnya bagi para lansia,” kata Yulia. Ketua LLI Kota Metro, Lukman Hakim, turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Metro yang dinilai terus memberikan perhatian dan ruang bagi para lansia untuk tetap aktif di tengah masyarakat. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Metro yang telah memberikan ruang gerak bagi lansia mulai dari tingkat RT hingga tingkat kota, serta menciptakan suasana yang kondusif dan penuh perhatian terhadap kesejahteraan lanjut usia,” ungkapnya. Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi, CFD Kota Metro tidak hanya menjadi ruang olahraga dan hiburan, tetapi juga wadah mempererat kebersamaan, meningkatkan kesadaran hidup sehat, serta memperkuat kepedulian terhadap para lanjut usia di Kota Metro. (Tm/Yd/Bsr/Ag)