Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, melaksanakan takziah ke rumah duka almarhum Mozes Herman pada Senin (23/03/2026), sebagai bentuk penghormatan dan duka cita mendalam atas wafatnya Wali Kota pertama Kota Metro. Mozes Herman (2 Juli 1951 – 22 Maret 2026) merupakan Wali Kota Metro pertama pasca pemekaran wilayah Kota Metro dari Kabupaten Lampung Tengah pada tahun 1999 dan menjabat pada periode 2000–2005. Sebagai tokoh penting yang dikenal dalam pengembangan tata kota yang baik serta menjadi sosok yang paling dikenang dalam perjalanan sejarah Kota Metro tersebut menghembuskan napas terakhir pada Minggu, 22 Maret 2026 sekitar pukul 17.08 WIB di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeluk. Dalam suasana duka, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, turut melaksanakan salat jenazah bersama keluarga dan masyarakat yang hadir. Kehadirannya menjadi bentuk nyata empati dan penghormatan Pemerintah Kota Metro terhadap jasa besar almarhum. Usai salat jenazah, Wali Kota Metro juga ikut mengiringi proses pemberangkatan jenazah hingga ke mobil ambulans dengan penuh khidmat bersama para pelayat, mengantarkan kepergian tokoh yang telah berjasa besar dalam membangun fondasi Kota Metro. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Metro juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Mozes Herman, dimana kepergian almarhum merupakan kehilangan besar bagi Pemerintah dan masyarakat Kota Metro. “Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Metro, saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Bapak Mozes Herman. Dedikasi dan pengabdian beliau tidak terpisahkan dari sejarah Kota Metro,” ujar Bambang. Ia juga menambahkan bahwa jasa almarhum dalam menata dan mengembangkan Kota Metro akan selalu dikenang oleh seluruh masyarakat.“Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan,” tambahnya. Menurutnya, wafatnya Mozes Herman juga meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga seluruh masyarakat Kota Metro yang merasakan langsung kontribusi dan pengabdian beliau selama menjabat sebagai kepala daerah. (Yl/Tm)
Bambang Beserta Istri Kunjungi Rumah Jajaran OPD, Momen Idul Fitri yang Berbeda di Kota Metro
METRO – Ada suasana berbeda dalam momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun ini. Wali Kota Metro menunjukkan pendekatan yang lebih hangat dan humanis dengan melakukan silaturahmi secara langsung dari rumah ke rumah jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), bahkan hingga tingkat kepala bagian (kabag) dan Camat, pada Minggu (22/03/2026). Langkah ini menjadi simbol kedekatan dan kebersamaan antara pimpinan daerah dengan seluruh jajaran pemerintahan. Jika pada tahun-tahun sebelumnya para kepala OPD dan camat mendatangi rumah dinas Wali Kota, kali ini justru Wali Kota Metro yang menyambangi satu per satu kediaman bawahannya. Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata membangun komunikasi yang lebih erat dan penuh kekeluargaan di lingkungan Pemerintah Kota Metro. “Momentum Idul Fitri ini adalah waktu yang tepat untuk saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi. Saya ingin hadir langsung di tengah-tengah jajaran OPD, tidak hanya sebagai pimpinan, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar Pemerintah Kota Metro,” ujar Bambang. Ia menambahkan, kedekatan emosional yang terbangun diharapkan dapat berdampak positif terhadap kinerja dan sinergi antar perangkat daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Dengan silaturahmi seperti ini, kita membangun rasa kebersamaan, saling memahami, dan memperkuat soliditas. Ini penting untuk menjaga kekompakan dalam menjalankan roda pemerintahan,” tambahnya. Sementara itu, Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Metro, Dedy Hasmara menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, langkah yang dilakukan Wali Kota memberikan kesan mendalam bagi jajaran OPD. “Kami merasa sangat dihargai dan diperhatikan. Kehadiran langsung Bapak Wali Kota ke rumah kami menjadi motivasi tersendiri untuk terus meningkatkan kinerja dan loyalitas dalam melayani masyarakat,” ungkapnya. Hal senada juga disampaikan oleh salah satu Camat Metro Timur, Ferry Handono yang mengaku terkejut sekaligus bangga atas kunjungan tersebut. “Ini menjadi momen yang sangat berkesan. Biasanya kami yang datang ke rumah dinas, namun kali ini justru Bapak Wali Kota yang hadir langsung ke rumah kami. Ini menunjukkan kepemimpinan yang dekat dan merangkul,” ujarnya. Kegiatan silaturahmi ini pun berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan. Interaksi yang terjalin tidak hanya mempererat hubungan kerja, tetapi juga membangun keharmonisan yang kuat di lingkungan Pemerintah Kota Metro. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pimpinan daerah dan seluruh jajaran OPD semakin solid dalam mewujudkan pembangunan Kota Metro yang lebih maju dan sejahtera. (Bsr)
Idul Fitri di Kota Metro, Wali Kota Tekankan Pentingnya Keharmonisan dan Persaudaraan
METRO – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa di Lapangan Samber Park saat Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, melaksanakan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama ribuan masyarakat, Sabtu (21/03/2026). Sejak pagi, masyarakat dari berbagai penjuru Kota Metro telah memadati lapangan. Di tengah hamparan jamaah yang bersaf rapi, sosok Wali Kota tampak menyatu tanpa sekat, berdiri dan bersujud bersama warga, mencerminkan keharmonisan antara pemimpin dan masyarakatnya. Usai pelaksanaan sholat, Wali Kota Metro terlihat menyapa warga satu per satu, menyalami, serta berbincang hangat dengan masyarakat yang hadir. Momen tersebut menjadi gambaran kedekatan emosional yang terjalin erat di hari yang fitri. “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan semakin memperkuat silaturahmi di antara kita semua,” ucapnya dengan penuh kehangatan. Menurutnya, Idul Fitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga momentum untuk kembali mempererat hubungan antar sesama, memperkuat rasa persaudaraan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Di tengah suasana yang penuh kekeluargaan tersebut, Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga keharmonisan dan ketertiban lingkungan.“Mari kita rayakan hari kemenangan ini dengan hal-hal yang positif, menjaga ketertiban, serta saling menghormati agar suasana damai ini terus kita rasakan bersama,” pesannya. Kehadiran jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta perangkat daerah semakin menambah kekhidmatan pelaksanaan Sholat Idul Fitri, namun yang paling terasa adalah semangat kebersamaan yang terjalin tanpa batas antara pemerintah dan masyarakat. Momentum Idul Fitri di Kota Metro tahun ini pun menjadi potret nyata bahwa keharmonisan, kedekatan, dan rasa persaudaraan tetap terjaga kuat di tengah kehidupan masyarakat. (Bsr/Sr)
Ribuan Warga Padati Rumah Dinas Wali Kota Metro, Open House Idul Fitri jadi Momentum Kebersamaan
Ribuan masyarakat Kota Metro memadati Rumah Dinas Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, serta Rumah Dinas Wakil Wali Kota Metro, M. Rafiq Pradana dalam kegiatan open house yang digelar pada hari pertama Idul Fitri, Sabtu (21/03/2026). Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari dengan kehadiran mereka yang ingin bersilaturahmi secara langsung dengan pimpinan daerah. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tampak mewarnai acara, di mana warga berbagai etnis dan suku beserta jajaran Pemkot Metro saling bermaafan serta mempererat hubungan sosial usai menjalani ibadah puasa Ramadan. Open house yang terbuka untuk umum ini menjadi bagian dari tradisi halal bihalal yang rutin dilaksanakan setiap Idul Fitri. Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat komunikasi dan kedekatan antara pemerintah dengan masyarakat. Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna penting dalam membangun kebersamaan. “Melalui open house ini, kami ingin mempererat tali persaudaraan serta membangun hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya. Salah satu warga Metro mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai open house menjadi kesempatan langka untuk bertemu langsung dengan kepala daerah. “Alhamdulillah, kami sangat senang bisa datang dan bersilaturahmi langsung dengan Wali Kota Metro, serta berterima kasih atas sambutan hangat dari Pak Bambang yang juga menyuguhkan berbagai hidangan khas lebaran yang ada di rumah dinas ini,” ungkapnya. Sebagai bagian dari tradisi Idul Fitri, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat nilai kebersamaan, saling memaafkan, serta menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Metro.(tm/yl)
Pastikan Keamanan Malam Takbiran, Forkopimda Metro Cek Pospam dan Posyan
METRO — Menjelang hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang jatuh pada Sabtu (21/3/2026), jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Metro bergerak cepat memastikan kondisi keamanan tetap terkendali pada malam takbiran. Tidak hanya mengandalkan laporan administratif, para pimpinan daerah turun langsung meninjau sejumlah pos pengamanan (Pospam) dan pos pelayanan (Posyan), Jumat Malam (20/3/2026). Langkah ini menjadi krusial, mengingat Kota Metro merupakan salah satu jalur lintasan arus mudik di Provinsi Lampung. Puncak pergerakan kendaraan yang terjadi pada H-1 Lebaran membuat potensi kerawanan meningkat, baik dari sisi lalu lintas maupun gangguan ketertiban masyarakat di malam takbiran. Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menegaskan bahwa pengecekan ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam memastikan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman. “Kita hari ini bersama Forkopimda meninjau sejumlah pos untuk membantu mengamankan arus mudik. Untuk di Kota Metro insyaallah aman. Hari ini merupakan puncak mudik, jadi kita pastikan kesiapan di pos-pos karena Metro merupakan perlintasan arus mudik. Alhamdulillah semuanya terjaga dengan aman dan terkendali,” ujarnya. Menurutnya, situasi kondusif yang tercipta tidak lepas dari peran serta masyarakat yang mulai menunjukkan kedewasaan dalam merayakan malam takbiran. Pemerintah mengklaim bahwa imbauan untuk tidak melakukan konvoi takbir keliling mulai dipatuhi. “Alhamdulillah masyarakat sudah kita imbau, dan hari ini tidak ada konvoi-konvoi takbir. Mudah-mudahan semuanya tetap terkendali, sehingga masyarakat bisa menikmati Lebaran dengan sebaik-baiknya dan besok melaksanakan Idul Fitri dengan nyaman,” lanjutnya. Namun demikian, pernyataan optimisme tersebut tetap menyisakan catatan penting. Malam takbiran selama ini dikenal sebagai momentum yang rawan berubah arah dari euforia ke potensi gangguan keamanan, terutama jika mobilitas kendaraan tidak terkendali. Di sinilah fungsi pos pengamanan dan pelayanan diuji secara nyata, bukan sekadar formalitas tahunan.Kapolres Metro, Hangga Utama Darmawan, menyampaikan bahwa Polres Metro telah menyiapkan empat titik pos utama untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan di lapangan. “Kita sediakan empat pos, terdiri dari tiga pos pengamanan dan satu pos pelayanan. Malam ini bersama Bapak Wali Kota kita sudah lakukan pengecekan. Selanjutnya kita tinggal menguatkan sarana dan prasarana Polres Metro,” jelasnya. Ia menambahkan, pendekatan humanis tetap menjadi prioritas dalam pengamanan malam takbiran. Aparat tidak hanya melakukan penjagaan, tetapi juga mengedepankan langkah preventif melalui imbauan kepada masyarakat. “Untuk malam takbiran keliling, kita menghimbau masyarakat agar melaksanakan kegiatan di masjid-masjid, sehingga dapat mengurangi mobilitas kendaraan di pusat kota,” tegasnya. Langkah tersebut mencerminkan strategi pengamanan yang tidak hanya berorientasi pada tindakan represif, tetapi juga pada pengendalian sosial berbasis kesadaran kolektif. Forkopimda tampaknya menyadari bahwa stabilitas tidak bisa hanya dijaga oleh aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Di lapangan, sejumlah pos yang ditinjau telah dilengkapi fasilitas pendukung, mulai dari layanan kesehatan hingga pengaturan arus lalu lintas. Personel gabungan dari kepolisian, TNI, dinas perhubungan, sampai tenaga medis disiagakan untuk merespons situasi darurat dengan cepat. Meski situasi hingga Jumat malam terpantau aman dan terkendali, kewaspadaan tetap menjadi kata kunci. Pengamanan malam takbiran bukan sekadar agenda rutin, melainkan ujian konsistensi bagi pemerintah daerah dalam menjaga kepercayaan publik. (Bsr/Sr)
Wali Kota Metro Berikan Bingkisan Lebaran kepada Petugas Kebersihan, Simbol Kepedulian dan Kebersamaan
Kota Metro – Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, memberikan bingkisan lebaran kepada petugas kebersihan dan pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Metro. Kamis (19/03/2026) bertempat di Halaman Dinas Lingkungan Hidup, pembagian bingkisan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian kepada para petugas kebersihan yang selama ini menjaga Kota Metro tetap bersih. “Alhamdulillah bersyukur dan terimakasih kepada Pak Wali Kota yang sudah memberikan bingkisan lebaran ini,” kata salah satu petugas. Dukungan ini menjadi motivasi untuk terus menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, sebelumnya berjanji akan memberikan bingkisan lebaran kepada para petugas kebersihan. Bingkisan ini tidak hanya sekadar bantuan materi, tetapi juga menjadi simbol kepedulian, kebersamaan, dan persaudaraan. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro telah membagikan sebanyak 2.500 bingkisan kepada jamaah pengajian, pengemudi ojek online, petugas kebersihan, serta tukang becak. Dimana pemberian bingkisan ini merupakan salah satu program Pemerintah Kota Metro untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Sr)
THR ASN dan PPPK Paruh Waktu Pemkot Metro Siap Dibayarkan, Anggaran Telah Disiapkan
Pemerintah Kota (Pemkot) Metro memastikan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2026 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu siap direalisasikan. Kepastian ini menyusul terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan Tahun 2026 yang dirilis pada 10 Maret 2026. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Metro, M. Supriadi, mengatakan pemerintah daerah melalui Bendahara Umum Daerah (BUD) langsung melakukan percepatan proses realisasi pembayaran THR setelah regulasi tersebut diterbitkan. “Dengan terbitnya PP Nomor 9 Tahun 2026, kami selaku BUD telah melakukan percepatan untuk segera merealisasikan THR tersebut,” ujarnya. Ia menjelaskan, secara prinsip pemerintah daerah telah siap menyalurkan THR karena anggaran yang dibutuhkan sudah tersedia dalam kas daerah. Besaran THR ASN nantinya dihitung berdasarkan gaji yang diterima pada bulan Februari tahun 2026. “Dengan perhitungan tersebut, total anggaran yang disiapkan diperkirakan berada di kisaran Rp21 miliar,” jelasnya. Selain ASN, Pemkot Metro juga memastikan anggaran untuk pembayaran THR bagi PPPK Paruh Waktu telah dipersiapkan dalam perencanaan anggaran daerah. PPPK Paruh Waktu selama ini turut berperan dalam menjalankan berbagai program pelayanan kepada masyarakat, sehingga pemerintah daerah berkomitmen memenuhi hak mereka. Menurut Supriadi, secara administratif maupun penganggaran tidak terdapat kendala berarti dalam proses tersebut. Seluruh pengalokasian dana telah disiapkan sehingga pencairan sudah berjalan secara bertahap mulai pada jumat kemarin. Sebagai tindak lanjut dari PP Nomor 9 Tahun 2026, Pemkot Metro saat ini juga mempercepat penyusunan Peraturan Wali Kota sebagai petunjuk teknis pelaksanaan, termasuk terkait waktu dan mekanisme pencairan THR. Dengan kesiapan anggaran dan regulasi turunan yang tengah disusun, diharapkan proses pencairan THR bagi ASN maupun PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemkot Metro dapat berjalan lancar dan diterima para pegawai menjelang Hari Raya. (Sr)
Pemkot Metro Melalui DKP3, Temukan Pangan Mengandung Boraks dan Produk Kadaluawarsa
Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Metro bersama Tim Sistem Keamanan Pangan Terpadu (SKPT) melakukan pengawasan keamanan pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Pengawasan tersebut melibatkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Lampung, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Metro, Kementerian Agama Kota Metro, serta Satgas Pangan Polres Metro di sejumlah titik perbelanjaan, antara lain Pasar Kopindo, Alfamidi, dan PB Swalayan 15A. Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Kota Metro, Pipi Puspita Sari, mengatakan pengawasan dilakukan untuk memastikan produk pangan yang beredar di masyarakat aman dikonsumsi. “Kami melakukan pengawasan keamanan pangan terpadu oleh tim SKPT Kota Metro bersama BPOM Lampung, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kementerian Agama, dan Satgas Pangan Polres Metro di beberapa titik, yaitu Pasar Kopindo, retail modern Alfamidi, dan PB Swalayan 15A,” ujarnya. Dari hasil pengawasan tersebut, tim menemukan sejumlah pelanggaran terkait keamanan pangan. Di Pasar tradisional ditemukan produk olahan kerupuk nasi yang mengandung bahan berbahaya berupa boraks. Sementara itu, disalah satu retail modern ditemukan produk makanan yang sudah melewati masa kedaluwarsa, serta terdapat penemuan produk frozen food kedaluwarsa, produk UMKM tanpa keterangan tanggal kedaluwarsa, dan kemasan daging beku yang robek sehingga tidak layak untuk dijual. Pipi Puspita, menjelaskan bahwa boraks merupakan bahan kimia yang tidak diperuntukkan bagi produk pangan. “Produk boraks ini tidak dijual secara umum untuk makanan,namun kami temukan pada olahan nasi sisa yang dijadikan kerupuk agar lebih awet dan kenyal,” jelasnya. Selain itu, tim juga menemukan sejumlah produk kemasan di retail modern yang masih terpajang meskipun telah melewati batas kedaluwarsa, sehingga pihak pengelola retail diminta segera menarik seluruh produk tersebut dari rak penjualan. Menurut Pipi Puspita, pihaknya juga memberikan pembinaan dan peringatan kepada pengelola retail agar meningkatkan pengawasan terhadap produk yang dipasarkan, terutama menjelang HBKN ketika peredaran barang dan jumlah konsumen meningkat. Selai itu juga, ia turut menambahkan bahwa keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, produsen, distributor, dan pedagang. “Dimana pengawasan ini bertujuan memastikan kualitas produk tetap terjaga,misalnya, buah-buahan yang sudah busuk tidak boleh dipajang dan harus segera diturunkan,” katanya. Ia juga mengimbau para pelaku UMKM untuk memperhatikan izin edar produk, termasuk nomor Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), dan apabila masa berlaku izin tersebut telah habis maka pelaku usaha diminta segera memperbaruinya melalui dinas kesehatan. Sementara itu, perwakilan Badan POM Provinsi Lampung, Zamroni, menyatakan bahwa hasil uji sampel yang dilakukan menunjukkan produk kerupuk nasi yang ditemukan di Pasar Kopindo positif mengandung boraks. “Produk yang positif mengandung kimia berbahaya tersebut telah kami amankan karena boraks merupakan bahan yang biasa digunakan sebagai pengawet mayat atau dalam industri logam, sehingga sangat berbahaya apabila dikonsumsi dalam jangka panjang karena dapat merusak fungsi organ tubuh, terutama ginjal,” ungkapnya. Zamroni juga mengingatkan masyarakat agar lebih teliti saat membeli produk pangan, terutama menjelang Lebaran ketika peredaran makanan meningkat. Ia mengimbau konsumen menerapkan prinsip “Cek KLIK”, yaitu cek kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa sebelum membeli produk pangan kemasan. “Pastikan juga komposisi produk serta izin edarnya jelas agar pangan yang dikonsumsi aman dari bahaya fisik, kimia, maupun biologi,” pungkasnya.(tm/yd/md)
Ketua TP PKK Kota Metro Kunjungi Rumah Fiki, Apresiasi Aktivitas Anak Disabilitas
Ketua TP PKK Kota Metro beserta Tim Penggerak PKK Kota Metro melakukan kunjungan sekaligus Bakti Sosial dalam rangka peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan HUT Provinsi Lampung ke-52 di Rumah Fiki, Jumat (13/03/2026). Kegiatan tersebut sekaligus memberikan bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak penyandang disabilitas yang mendapatkan pembinaan dan pendampingan di Rumah Fiki yang berlokasi di Jl. Sulawesi, Kota Metro. Kunjungan yang dilakukan di Rumah Fiki tersebut bukan tanpa alasan, mengingat awal berdirinya tempat tersebut merupakan tempat terapi bagi anak-anak cerebral palsy (CP) yang diberikan terapi secara GRATIS. Saat ini juga berkembang menjadi tempat aktivitas bagi berbagai ratusan anak penyandang disabilitas dan anak-anak yang mengalami permasalahan jantung. Tak luput tempat ini mendapatkan bantuan subsidi dan bantuan transportasi dari Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Metro, berupa subsidi transportasi untuk keberangkatan ke Jakarta guna menjalani pengobatan lebih lanjut. Rumah Fiki juga rumah yang memberikan pembelajaran bagi anak-anak berkebutuhan khusus seperti autis meliputi calistung, mewarnai, menggambar, serta bahasa Inggris yang didukung oleh para pengajar relawan yang dengan sukarela memberikan waktu dan tenaga untuk mendampingi anak-anak. Selain kegiatan pendidikan dan terapi, Rumah Fiki juga menjalin kerja sama dengan Sekretariat Foodbank of Indonesia (FOI) Metro. FOI merupakan organisasi nirlaba pelopor bank pangan di Indonesia yang memiliki berbagai program untuk membantu masyarakat dalam mengakses kebutuhan pangan. Melalui kerja sama tersebut, Rumah Fiki mengembangkan program kebun pangan inklusi yang memungkinkan anak-anak dan keluarga penyandang disabilitas untuk ikut terlibat dalam kegiatan bercocok tanam serta dapat mengakses pangan secara gratis. Hasil panen yang diperoleh antara lain kangkung dan cabai yang ditanam secara ramah lingkungan tersebut juga didukung oleh Dinas KP3 Kota Metro. Hal ini hadir melalui komunitas yang menghadirkan metode penanaman tanpa menggunakan bahan kimia, sehingga hasil panen yang diperoleh aman untuk dikonsumsi oleh anak-anak serta dapat dimanfaatkan untuk dimakan bersama maupun diperjualbelikan. Tidak hanya itu, Rumah Fiki juga memiliki program bank sampah dan kegiatan pembelajaran pembuatan ecobrick yaitu metode pengelolaan sampah plastik dengan memasukkan limbah plastik bersih dan kering ke dalam botol plastik bekas dan pembuatan ecoprint sebagai bentuk kreativitas berbasis lingkungan. Rumah Fiki juga memiliki unit usaha bernama Fiki Mart dan membantu pelayanan gratis dari Dinas Kesehatan di happy market yang menyediakan berbagai kebutuhan bahan pangan, sembako, dan kebutuhan lainnya bagi komunitas keluarga disabilitas serta masyarakat sekitar setiap satu bulan sekali. Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kota Metro Ny. Eni Sumiyati Bambang, S.IP menyampaikan apresiasi terhadap seluruh aktivitas positif yang dilakukan oleh anak-anak disabilitas di Rumah Fiki. “Alhamdulillah luar biasa di rumah Vicky ini banyak kegiatan, Bukan hanya untuk kegiatan anak-anak disabilitas , Juga banyak kegiatan yang lain dari orang tuanya yaitu ada tanam-tanaman sayuran pangan inklusif,” ujar Bunda Eni. Tanaman yang hasikan nantinya juga akan dijual melalui unit usaha yang dimiliki Rumah Fiki bernama Fiki Mart untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan, sembako, dan lainnya bagi komunitas keluarga disabilitas serta masyarakat sekitar. Pada kegiatan Fiki Mart tersebut, masyarakat akan mendapatkan bantuan subsidi dari Rumah Fiki dan FOI guna membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Eni juga mengungkapkan rasa syukur karena dapat melihat langsung berbagai kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak di Rumah Fiki. “Tadi kami sudah memetik secara langsung tanaman seperti terong, kacang, kangkung. Kami juga alhamdulillah tadi sudah bertemu anak-anak, teman-teman bunda semuanya, kita doakan mereka semua tetap semangat untuk memberikan yang terbaik,” tambahnya. Bunda Eni juga memberikan apresiasi khusus kepada ibu Ika selaku pengelola Rumah Fiki yang telah dengan penuh dedikasi mendampingi anak-anak disabilitas, sekaligus mengajak masyarakat Kota Metro untuk turut mendukung keberlangsungan kegiatan Rumah Fiki. “Terutama untuk Mbak Ika yang ngurus di rumah Fiki ini. Saya mengajak teman-teman dan masyarakat Kota Metro, untuk belanja di Fiki Mart, guna mendukung keberlangsungan mereka,” katanya. Sebagai Ketua TP. PKK Kota Metro, Eni juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Tim Penggerak PKK Kota Metro yang telah membersamai kegiatan bakti sosial tersebut. Ia juga berharap kunjungan hari ini yang di lakukan oleh Tim Penggerak PKK Kota Metro pada kegiatan Bakti Sosial dalam rangka peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan HUT Provinsi Lampung ke-52, dapat memberikan semangat dan dukungan bagi anak-anak disabilitas agar terus berkembang dan berdaya.(Yl/Md)
Pemkot Metro Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Aman Jelang Idul Fitri 2026
Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Kota Metro memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat tetap terjaga. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, saat melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik distribusi bahan pangan di Kota Metro, Jumat (13/03/2026). Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota didampingi Wakil Wali Kota Metro, M. Rafieq Adi Pradana, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Rombongan meninjau beberapa lokasi perdagangan utama di Kota Metro, yakni Pasar Margodadi, UD Bawang Lanang, serta Pasar Kopindo. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan secara langsung kondisi stok dan stabilitas harga bahan pokok di lapangan, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama bulan suci Ramadan hingga menjelang Idul Fitri. Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, pasokan bahan pangan masih dalam kondisi aman dan harga relatif stabil. Pemerintah Kota Metro juga terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak guna menjaga ketahanan pangan daerah. “Alhamdulillah sampai saat ini, setelah kita koordinasikan dengan Forkopimda dan melakukan pengecekan langsung ke pasar maupun agen-agen, ketahanan pangan di bulan suci Ramadan ini masih siap dan ketersediaannya masih mencukupi,” ujar Bambang. Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, memastikan kondisi harga kebutuhan pokok di Kota Metro masih relatif stabil meskipun terdapat sedikit kenaikan pada beberapa komoditas.Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kenaikan harga hanya terjadi pada sejumlah kebutuhan pokok seperti telur dan daging ayam, namun masih dalam batas wajar dan tidak berdampak signifikan terhadap daya beli masyarakat. “Beberapa komoditas seperti telur dan daging ayam memang mengalami sedikit kenaikan harga, namun masih relatif aman dan tidak menjadi persoalan. Secara umum kondisi ini masih terkendali,” ujar Bambang. Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Metro terus memantau perkembangan harga di pasar guna memastikan stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga.“InsyaAllah Kota Metro sampai saat ini masih aman dari inflasi. Pemerintah akan terus melakukan pengawasan dan koordinasi agar harga kebutuhan pokok tetap stabil,” tambahnya. lebih lanjut Ia menambahkan, sejumlah komoditas penting seperti cabai, daging, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya dipastikan masih tersedia dan mencukupi hingga Hari Raya Idulfitri mendatang. Pemerintah Kota Metro berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan secara berkala guna mengantisipasi potensi lonjakan harga maupun gangguan distribusi. Dengan langkah tersebut, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan serta menyambut Hari Raya Idulfitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan bahan pokok (Bsr/Sr)