0 Comments

Vaksinasi Covid-19 Bagi ASN di Lingkungan Pemerintah Kota Metro

Vaksinasi  Covid-19 bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kota Metro diadakan hari ini di 4 Kecamatan dan 1 Kelurahan, diantaranya Aula Kecamatan Metro Utara, Aula Kecamatan Metro Selatan, Aula Kecamatan Metro Timur, Aula Kecamatan Metro Pusat, dan Aula Kelurahan Mulyojati, Senin  (02/08/2021). Dalam surat No 521/740/B-2/03/2021 perihal Vaksinasi Covid-19 ASN Pemkot Metro, pelaksanaan vaksinasi ini ditujukan bagi para ASN dari instansi masing-masing di Lingkungan Pemkot Metro sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan. Antusias partisipasi dalam vaksinasi terlihat dalam kesempatan ini yang berlangsung mulai pukul 08.00-14.00 WIB. Adapun jumlah kuota yang ditetapkan sebanyak 180 untuk per lokasi. Diketahui, vaksinasi ini bertujuan untuk menurunkan angka kesakitan Covid-19 di Kota Metro dan membentuk Herd Immunity.

0 Comments

Pemkot Metro Lakukan Penyemprotan Disinfektan Ke Rumah Isolasi Bersama Warga Purwo Asri

Pemerintah Kota Metro bersama TIM Satgas Covid-19 dan TP-PKK Kota Metro melakukan gowes bersama, sekaligus membagikan masker kepada masyarakat Purwo Asri, Metro Utara, Minggu (01/08/2021). Kegiatan yang dihadiri Walikota, Wakil Walikota beserta istri dan para Kepala OPD ini, juga membuka penyemprotan disinfektan massal disetiap rumah. Sebelumnya, Lurah Purwo Asri Sutoyo, melaporkan bahwa Kelurahan Purwoasri sudah melakukan penyemprotan secara mandiri dengan menggunakan cairan disinfektan alami yang terbuat dari campuran asam cuka, minyak kayu putih dan air jeruk nipis. “Dalam pencegahan Covid-19 menyebar warga Purwo Asri, sudah melakukan penyemprotan sendiri secara rutin dengan menggunakan bahan seadanya dan sudah diukur Ph nya,” ujarnya. Dalam kesempatan ini, Walikota Metro Wahdi memantau penyaluran cairan disinfektan sebanyak 15 jeriken, yang akan disemprotkan ke beberapa rumah warga yang isolasi mandiri dan rumah ibadah. “Oleh karena itu, tugas Lurah dan tokoh masyarakat harus memperlihatkan kepada masyarakat untuk bergotong royong dalam pelaksanaan PPKM, karena Covid-19 itu ada. Tak hanya itu, saya minta kita semua saling menolong antar sesama, serta saling menjaga diri sendiri dan keluarga, agar terhindar dari virus Covid-19,” imbau Wahdi. Di akhir kegiatan Wahdi juga ikut turun tangan dalam penyemprotan ke beberapa rumah warga yang sedang isolasi mandiri dan masjid di Kelurahan Purwoasri. (Tm/Ag)

0 Comments

Pemerintah Kota Metro Menyalurkan Paket Sembako Untuk Warga Isolasi Mandiri

Pemerintah Kota Metro melakukan penyaluran sembako tahap kedua, bagi warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di 4 kecamatan dan 18 kelurahan di Kota Metro. Sejumlah 169 paket sembako berisikan beras 5 kg, gula 1 kg dan 10 butir telur, Jumat (30/07/2021). Dalam penyaluran sembako ini, Walikota dan Wakil Walikota membagi menjadi 2 (dua) tim. Tim 1 (satu) Walikota membagikan sembako untuk warga yang isolasi di Kecamatan Metro Pusat dan Metro Utara. Sedangkan Wakil Walikota Metro membagikan sembako di Kecamatan Metro Timur dan Kecamatan Metro Barat. Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman yang didampingi Asisten II Yeri Ehwan beserta para camat membagikan paket sembako sekaligus memberikan semangat kepada pasien Covid-19. “Semoga lekas sehat dan tetap menjaga kesehatan. Jaga pola makan dan pikiran dengan menjaga pola hidup sehat,” ujar Qomaru. Dalam hal ini, Asisten II Yeri Ehwan mengatakan untuk ketersediaan stok bahan pangan masih tersedia di gudang logistik. “Saya berharap para warga yang dinyatakan positif Covid-19, dapat segera melaporkan kondisinya ke pamong masing-masing baik itu RT, RW maupun lurah setempat,” ujar Yeri. Lanjutnya, Yeri menjelaskan bahwa bantuan ini didapat dari CSR (Corporate Social Responsibility) tahun 2021 berupa sembako dan APD untuk warga isoman yang terdampak Covid-19. “Terkait bantuan bahan pangan yang dihimpun Pemerintah Kota Metro sejak tanggal 21- 28 Juli 2021 berasal dari 16 pengusaha di Kota Metro,” paparnya. (Tm/Ian)

0 Comments

Peringati Hari Anak Nasional, Pemkot Metro Gelar Webinar Bertajuk MKM

Pemerintah Kota Metro menggelar webinar bertajuk “Manajemen Kesehatan dan Kebersihan Menstruasi (MKM) di usia remaja dan pentingnya akses yang memadai terhadap Air, Sanitasi, dan Kebersihan Individu (Wash)”. Kegiatan tersebut sebagai wujud kontribusi Pemerintah Kota Metro dalam memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2021. Dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya yaitu dr. Eldesta Nisa Nabila, M.Res. di Guest House Walikota Metro, Kamis (28/07/2021). Dalam acara ini, Walikota Metro Wahdi mengatakan, memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2021, Pemkot Metro mengadakan refleksi pembelajaran tentang Manajemen Kesehatan Menstruasi (MKM) bagi para remaja. Hal ini berisikan pembelajaran untuk para remaja agar dapat menjaga kebersihan saat menstruasi. “Saya berharap dari webinar ini para remaja bisa mendapatkan tips-tips dalam menjaga kebersihan saat menstruasi. Sebab remaja kedepannya akan menjadi Generasi Emas Metro Cemerlang (Gemerlang),” ujar Wahdi. Wahdi juga mengucapakan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kota Metro beserta jajarannya, yang telah melaksanakan acara MKM untuk remaja pada Peringatan Hari Anak ini. Selanjutnya, dalam penyampaian Saniya Niska selaku (WASH Office-SNV Indonesia) mengatakan pentingnya manajemen Kesehatan dan Kebersihan Menstruasi (MKM) terhadap perempuan. “Pengelolaan kebersihan dan kesehatan pada saat perempuan yang mengalami menstruasi adalah dengan menggunakan pembalut yang bersih selama periode menstruasi, memiliki akses untuk pembuangannya, serta dapat mengakses toilet, sabun dan air untuk membersihkan diri dalam kondisi nyaman dengan privasi yang terjaga,” ungkapnya. Lanjutnya, Saniya Niska juga memaparkan bahwa penerapan MKM yang tidak baik, berisiko terhadap berbagai penyakit. Perlunya air bersih dan sanitasi yang layak sekitar 2,4 M penduduk dunia tidak memiliki akses sanitasi layak, menstruasi dan pengelolaanya dianggap menghambat pekerjaan dan yang terakhir stigma menstruasi dianggap merendahkan posisi perempuan. “Penggagas Rumah Anak-Kota Metro” menjadi materi yang di bahas dr Eldesta, dengan tujuan membantu anak-anak dalam mengeksplorasi dan menemukan hasrat mereka dan harga diri. Peserta webinar ini diantaranya praktisi pendidikan, Guru PAUD, Ibu-ibu TP PKK, Kader Posyandu, Kader GSI, Kader BKB dan masyarakat umum yang memiliki anak usia 0 hingga 18 tahun. Para peserta sangat antusias dalam mengikuti webinar ini, ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada narasumber (Gt/Ins).

0 Comments

Walikota Metro Melepas Almarhumah Siti Choiriyah

Walikota Metro dr.H.Wahdi,Sp.OG(K) melepas jenazah tenaga kesehatan (nakes) RSUD Jend Ahmad Yani, Kota Metro, pada Rabu (28/07/2021). Diketahui almarhum adalah nakes yang merupakan staf Seksi Kesling dan Kesjaor, yakni almarhum Siti Choiriyah. Di pelataran samping RSUD Jend Ahmad Yani Metro, Wahdi melepas jenazah dengan menyolatkan terlebih dahulu, bersama nakes yang berada di lokasi tersebut. Pada kesempatan tersebut ia juga memberikan semangat dan doa kepada keluarga yang ditinggalkan. “Kepada keluarga yang ditinggalkan untuk tetap bersabar, yakinlah ini cobaan dari Tuhan Yang Maha Esa. Almarhumah meninggalkan 1 suami dan 2 orang anak. Mudah-mudahan anaknya kelak menjadi anak soleh solehah,” kata Wahdi. Wahdi juga mengatakan, sebagai catatan Pemkot Metro tentunya selalu memberikan apresiasi kepada siapa saja (nakes). “Mari kita selalu berdoa, agar tuhan menjaga kesehatan kita semua. Tak lupa untuk selalu tetap menjaga prokes dan menjaga kebersihan lingkungan kantor maupun di rumah agar tetap bersih. Yakinlah dan percayalah bahwa ini ujian dari Allah SWT, kita tidak boleh menyerah,” ujarnya. (Ys/Sr)

0 Comments

Monitoring Kerja Camat dan Lurah, Terkait Pembatasan Mobilitas Masyarakat Luar Daerah

Pemerintah Kota Metro meminta agar setiap Camat dan Lurah jangan memberi izin bagi warga luar daerah, untuk masuk secara mudah di tengah penerapan PPKM  diperketat di Kota Metro. Hal tersebut ditegaskan Walikota Metro Wahdi, saat monitoring evaluasi Camat dan Lurah se-Kota Metro, tentang pencegahan pengendalian Covid-19 via zoom meeting, Rabu (28/07/2021). “Saya menegaskan kepada Camat dan Lurah yang mengikuti evaluasi secara zoom meeting, untuk selalu membatasi mobilitas masyarakat luar yang masuk ke daerah Kota Metro,” ungkapnya. Tambahnya, Wahdi juga mengingatkan kepada Camat dan Lurah untuk mempergunakan serapan anggaran yang didapatkan, agar benar-benar turun ke RT. Lurah dan RT juga untuk bisa memonitoring masyarakat secara langsung. “Serapan anggaran harus diberikan sesuai ketetapan 3E (Efisien, Efektif, dan Ekonomis) agar serapan anggaran yang digunakan tertuju dengan baik kepada masyarakat yang tepat. Pesan saya, para Camat dan Lurah harus mendengarkan keluhan dan masukan para RT dan RW,” ucapnya. Wahdi memperingatkan agar Lurah dan Camat jangan sampai ada kasus kematian terjadi di rumah. Untuk saat ini juga angka kematian tertinggi adalah pengorbit diabetes militus. Jadi perlunya koordinasi yang baik untuk dilakukan oleh masyarakat dan tenaga kesehatan. “Jangan lupa untuk terus beraktivitas olahraga di ruang terbuka dan tidak bergerombol dan terus memakai masker,” ujar Wahdi. Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman juga menegaskan bahwa, tugas para Camat dan Lurah untuk memberikan informasi yang baik, tuntas dan mengedukasi kepada masyarakat . “Perlu diketahui pemahaman masyarakat kepada kondisi saat ini hanya seolah-olah rekayasa. Padahal kematian di rumah sakit dan di rumah banyak terjadi dan meningkat. Kita punya tanggung jawab besar terhadap penanganan dan pengendalian musibah ini,” ungkapnya. Lanjutnya, Qomaru berpesan kepada para garda terdepan yang termasuk Camat, Lurah, RT/RW selalu menjaga kesehatan. Terus tingkatkan disiplin 5M di masyarakat, pengorbit tebanyak saat ini adalah pasien diabetes militus, maka dari itu masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan. Ia juga membeberkan terkait percepatan vaksinasi yang akan dilakukan di seluruh kelurahan se-Kota Metro sebanyak 4500. Sekretaris Daerah Kota Metro Bangkit Haryo Utomo mengimbau, agar para Lurah melaporkan setiap warga yang isolasi mandiri di rumah ke Puskesmas. “Pada kesempatan ini, saya juga ingatkan bahwa banyak rekan ASN kita yang meninggal dunia akibat terkonfirmasi positif Covid-19. Untuk itu, kita harus menangani ini secara cepat dan tepat, agar tidak menular di lingkungan kerja. Jika ada ASN atau pekerja yang tertular di lingkungan pekerjaan, maka secara tidak langsung kita kurang efektif dalam menangani permasalahan Covid-19 ini,” ungkapnya. (Ins/Gt)

0 Comments

Siap-Siap Sebanyak 8.992 KPM di Kota Metro, Akan Terima Bantuan Beras

Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Sosial menerima dan akan mendistribusikan beras Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahun 2021 dari Bulog ke 23 e-Warung, Selasa (27/07/2021). Berdasarkan keterangan Kepala Dinas Sosial Suwandi mengatakan, bantuan ini akan disalurkan ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh kelurahan se-Kota Metro. “Dalam hal ini, Pemerintah Kota Metro bekerja sama dengan PT Pos untuk mendistribusikan beras. Pendistribusian ini ditargetkan selesai pada akhir bulan Juli,” ujar Suwandi. Tambahnya Suwandi menjelaskan bahwa, yang menerima bantuan beras yaitu KPM Program Keluarga Harapan (PKH) dan KPM Bantuan Sosial Tunai (BST) dengan jumlah keseluruhan 8.992 KPM. (Sr)

0 Comments

Pemkot Metro Terima Bantuan CSR Berupa Sembako

Pemerintah Kota Metro menerima bantuan Coorporate Social Responsibility (CSR) dari PT. Telkom Cabang Metro, PT. Thony Bersaudara dan SPBU Jl. Jendral Sudirman Ganjar Asri di depan Kantor Pemerintah Kota Metro, Senin (26/07/2021). Dalam hal ini, melalui Asisten III Pemerintah Kota Metro Misnan, menerima CSR yang diberikan dari tiga pelaku usaha. Diantaranya, PT. Telkom memberikan 20 buah paket sembako, PT. Thony Bersaudara memberikan sembako berupa beras 5 (lima) kg sebanyak 20 karung, saus sambal satu dus, kecap satu dus, dan mie instan 30 dus. Sedangkan SPBU Ganjar Asri memberikan bantuan berupa beras 5 (lima) kg sebanyak 50 karung, mie instan 20 dus, minyak goreng satu liter sebanyak 50 pcs dan susu kaleng sebanyak 100 buah. Perwakilan PT. Telkom berharap kepada Pemerintah Kota Metro, agar dapat memberikan bantuan tepat sasaran. “Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi warga Kota Metro yang terkena dampak pandemi ini,” ujarnya. (Tm/Cv).

0 Comments

Monitoring dan Evaluasi Covid-19 : Wahdi Minta Pelayanan Rumah Sakit Harus Optimal

Walikota Metro Wahdi melakukan Monitoring dan Evaluasi terkait Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 bersama RSUD Jend Ahmad Yani, Senin (26/07/2021). Plt. Direktur Utama RSUD Ahmad Yani, Hartawan mengatakan untuk saat ini ketersediaan oksigen sudah mendapat pasokan di tiga lokasi. “Untuk menyiasati ketersediaan oksigen di Lampung kosong, kami mendapat pasokan oksigen dari PT. Pusri di Palembang. Biasanya kami  mendapat pasokan dari dua tempat di Lampung yaitu Natar dan Bandar Jaya,” ujarnya. Lanjutnya, kemungkinan stok oksigen untuk dua hari kedepan diperkirakan masih aman karena telah melakukan pengisian di Natar sebanyak 100 tabung dan Bandar Jaya sebanyak 50 tabung. Dalam rapat ini, Wahdi meminta pelayanan lebih dioptimalkan kembali, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti penolakan pasien. “Terkait pelayanan, pihak Rumah Sakit harus berupaya untuk tetap memfasilitasi ketersediaan oksigen bagi pasien yang dirawat. Rumah sakit juga harus bisa berkolaborasi dengan berbagai pihak, terutama untuk pasien yang membutuhkan banyak oksigen, serta pasien dengan komorbit sedang harus diterima. Selain itu penerimaan pasien harus diatur, dikarenakan adanya komplain dari keluarga pasien jika terjadi penolakan,” ungkap Wahdi. Tambahnya, Wahdi berharap tenaga kesehatan untuk berupaya dengan sebaik-baiknya dalam menangani pasien Covid-19. “Lakukan penanganan dengan baik, agar pasien tidak merasa gelisah, seperti berkomunikasi dengan para rohaniawan, karena Covid-19 ini sangat berpengaruh kepada psikologis pasien,” tutur Wahdi. Sekda Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo, juga melaporkan bahwa CV. Sumber Bumi Waras  siap membantu memberikan 20 tabung oksigen per Rumah Sakit, dengan syarat mengajukan surat permintaan oksigen. (Cv/Tm).

0 Comments

Intip CSR Rumah Sakit se-Kota Metro, Upaya Penanggulangan Covid-19

Musibah bencana non alam pandemi Covid-19 di Indonesia memiliki multiflier efek luar biasa, khususnya pada bidang sosial ekonomi. Melihat hal tersebut, rumah sakit se-Kota Metro melakukan aksi kemanusiaan dengan menggelontorkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) agar membantu masyarakat Kota Metro yang terdampak. Dari data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Kota Metro, seluruh rumah sakit di Bumi Sai Wawai ini menyalurkan bantuan sebagai bentuk CSR, baik dari dana maupun barang. Berikut rekap kegiatan CSR Metro periode tahun 2020 dan 2021 sebagai berikut: RSU Ahmad Yani : Periode 2020, 1. Melakukan pembagian sembako dalam rangka HUT RSUD nilai Rp 6.000.000, 2. Pengobatan gratis kunjungan ke rumah sakit nilai Rp 6.000.000, 3. Sembako bagi penyintas Covid-19 pegawai rumah sakit, nilai Rp 3.900.000, 4. CSR kepada pasien dalam Metro dan luar Kota Metro nilai Rp 33.549.277. Periode 2021, pembagian sembako penyintas Covid-19 nilai Rp 817.000. RSU Mardi Waluyo : Periode 2020, BPJS Kesehatan untuk warga Metro, nilai Rp 33.660.000, Sembako untuk warga Metro nikau 38.250.000, buka puasa untuk keluarga pasien nilai Rp 6.000.000. Periode 2021, BPJS Kesehatan untuk warga Metro nilai Rp 14.980.000, sembako untuk warga Metro nilai Rp 29.750.000, buka puasa untuk keluarga pasien nilai Rp 3.700.000, penggantian penampungan air warga, nilai Rp 9.600.000, bantuan untuk KTN nilai Rp 1.500.000. RSU Muhammadiyah : Periode 2020, Operasi bibir sumbing nilai Rp 99.000.000, edukasi kesehatan nilai Rp 1.950.000, bantuan kepada kegiatan organisasi sekolah nilai Rp 5.400.000, bantuan bagi pasien kurang mampu Rp 57.408.530, khitan gratis Rp 3.928.602. Periode 2021, bantuan kegiatan organisasi sekolah nilai Rp 6.300.000, bantuan biaya perawatan nilai Rp 9.544.339, bantuan sembako Rp 10.000.000, khitan gratis nilai Rp 3.600.000, pengecoran bahu jalan nilai Rp 18.993.750. RS Permata Hati : Periode 2020, Iuran BPJS Kesehatan bagi warga sekitar nilai Rp 9.576.000, Baksos di Kelurahan Mulyosari nilai Rp 10.000.000, perbaikan jalan masyarakat Rp 500.000, pembagian masker nilai Rp 1.500.000, baksos di TPAS Karangrejo nilai Rp 5.000.000. Periode 2021, iuran BPJS gratis bagi warga Metro Rp. 6.300.000, khitan gratis Rp – ,bantuan KTN Rp 15.000.000, kegiatan lingkungan warga Rp 300.000, pembagian masker Rp 1.500.000, pemberian jerigen hand sanitizer nilai Rp 2.000.000. RS Azizah : Periode 2020, Bedah rumah Rp 500.000, bantuan Covid IDI Rp 3.000.000, Qurban Kambing Rp 2.750.000, AC Rp 3.000.000, HUT RI Rp 700.000, Bantuan keluarga tidak mampu Rp 123.425.000. Periode 2021, pembagian sembako, Rp 2.500.000, bantuan keluarga tidak mampu Rp 93.251.000. RSIA AMC : Periode 2020, Pelayanan kesehatan khitan / KB gratis dan BPJS Rp 35.000.000, bantuan sembako masyarakat Rp 285.000.000, voucher gratis untuk mushala dan masjid Rp 30.000.000, bantuan AC Rp 18.500.000, dan bantuan ambulance Rp – serta bantuan pendidikan. Periode 2021, bantuan bencana alam Rp 1.000.000 , bantuan pendidikan SMK ACI Rp 33.000.000, pelayanan kesehatan gratis Rp 6.750.000 ambulance gratis Rp -. RSIA Asih : Periode 2020, Pemberian obat-obatan jaga poskotis Rp 3.500.000 Periode 2021, Pemberian obat-obatan jaga poskotis Rp 3.500.000 hingga ambulance gratis. RS Islam : Periode 2021, bantuan modal usaha Rp 500.00p, edukasi pasien DM Rp 500.000, bantuan usaha petani jamur Rp 1000.000. Dengan total bantuan selama kurun waktu dua tahun, tahun 2020 hingga 2021, senilai 1 Miliar Rupiah lebih. Tentunya bantuan-bantuan tersebut sangat meringankan mereka yang terdampak dari pandemi Covid-19 ini. Walikota Metro dr.H.Wahdi,Sp.OG(K) dan Wakil Walikota Metro, Drs.H.Qomaru Zaman,M.A, berterima kasih atas kepedulian dari seluruh rumah sakit yang ada di Kota Metro tersebut. “Kepada seluruh rumah sakit yang sudah mewujudkan kepeduliannya bagi warga terdampak Covid-19 kami haturkan terima kasih, tentunya meskipun belum menyentuh masyarakat Kota Metro secara keseluruhan, tentunya kami mewakili Pemerintah Kota Metro juga akan terus berusaha mendorong, semua pihak untuk terus meningkatkan kepedulian di masa pandemi Covid-19 ini,” ujar Wahdi. Hal senada dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, drg. Erla, bahwa apa yang sudah dilakukan RS se-Kota Metro tersebut sudah banyak membantu. “Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh rumah sakit se-Kota Metro atas kepedulian bagi dampak Covid-19 ini,” ujarnya. (Ys)