Walikota Metro Wahdi membuka acara Musyawarah Cabang IV Gerakan Pramuka, yang diikuti langsung oleh Ka. Kwarda Chusnunia Chalim, Ka. Kwarcab Anna Morinda, Ka. Kwaran, para pengurus, serta anggota pramuka di Kota Metro, secara virtual yang bertempat di Guest House Walikota, Sabtu (21/08/2021). Kegiatan ini bermaksud untuk mengorganisasikan kepengurusan dan menentukan kebijakan Ka. Kwarcab Pramuka Kota Metro lima tahun kedepan. Adapun kegiatan bertemakan Peran Gerakan Pramuka Dalam Pelaksanaan Visi dan Misi Kota Metro, ini dilaksanakan secara virtual yakni kombinasi antara luring dan daring. Selain itu acara ini untuk mengesahkan aturan tata tertib 2021, menilai laporan pengurus pramuka masa bakti 2015-2020 serta memilih pengurus masa bakti 2021-2025. Sementara itu Ka. Kwarcab Kota Metro Anna Morinda bersyukur, meskipun di tengah pandemi seperti saat ini namun Muscab ke-IV dapat dilaksanakan. “Hari ini kita semua dipaksa untuk bisa melaksanakan kegiatan dengan gaya yang kekinian, meskipun secara virtual. Maka tidak mengurangi rasa kebersamaan kita, untuk berdoa semoga Kota Metro bisa mengikuti kabupaten lainnya, agar zona merah dapat menjadi hijau,” ujar Anna. Anna menambahkan, Pramuka diamanahkan untuk mendidik karakter anak bangsa dengan UU Pramuka. “Generasi Z adalah generasi yang paling sulit untuk didekati, maka jika kita ingin mendekati mereka, maka kita harus dapat mengajarkan respect dan disiplin. Sebab tak mungkin jika kita tidak meneladani, karena tujuan kita adalah mencetak generasi bangsa,” kata Anna. Dalam membuka acara ini, Ka. Mabicab Wahdi, menyambut baik acara Musda ke-IV yang merupakan agenda yang cukup penting dan harus dilaksanakan. Dengan dilaksanakannya Muscab IV Gerakan Pramuka tahun 2021, diharapkan dapat lebih bersemangat dan lebih kreatif dalam setiap kegiatan Pramuka di Kota Metro. “Saya berpesan kepada para pengurus dan seluruh anggota Kwarcab gerakan pramuka, agar senantiasa memperhatikan dan menaati segala ketentuan dan amanah yang telah disepakati. Baik yang sudah ditentukan dalam anggaran dasar, maupun dalam anggaran rumah tangga,” tandas Wahdi. Tambahnya, Wahdi juga mengingatkan agar kiranya dalam Muscab dapat lebih fokus dalam menyusun struktur dan program kerja sesuai dengan tujuan pramuka. “Pilihlah sosok pemimpin Ka. Kwarcab sesuai dengan hati nurani, yang nantinya mampu membuat perubahan dan memberikan warna dalam setiap kegiatan pramuka di Kota Metro,” ujarnya. Dilanjutkan dengan pengarahan Ka. Kwarda Chusnunia Chalim, yang memberikan ucapan selamat atas terselenggaranya kegiatan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menghasilkan figur yang mampu memimpin menjadi lebih baik lagi, sehingga dapat mewujudkan karakter anak bangsa yang tangguh. “Saya pribadi juga berterima kasih kepada Pemerintah Kota Metro, atas support dan bantuannya. Semoga kedepan dapat lebih dimaksimalkan kembali, dalam menangani dan mencerdaskan anak muda di situasi yang rentan terjadinya informasi yang menyesatkan dan dapat menjadi perekat bangsa. Semoga semakin maju dan berjaya,” tutupnya. (nv/ag)
Silfia Naharani Wahdi Ditetapkan Sebagai Ka. Kwarcab Pramuka Metro
Di tengah masa pandemi Covid-19 Silfia Naharani Wahdi dipercaya memimpin Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Metro. Hal itu berdasarkan hasil Muscab ke-IV yang berlangsung di Aula SMKN 2 Metro, dan dihadiri oleh seluruh pengurus, Sabtu (21/08/21). Ketua Pelaksana kegiatan membacakan Keputusan Muscab ke-IV tentang Ketua, Wakil dan pengurus masa bakti 2021-2025, dengan mengesahkan Silfia Naharani Wahdi, sebagai Ka. Kwarcab masa bakti 2021-2025, keputusan ditetapkan pada 21 Agustus 2021. Dalam kesempatan tersebut, Silfia mengucap rasa syukur dan berterima kasih karena telah dipilih dan dipercaya sebagai Ketua Kwartir Cabang Pramuka Kota Metro. “Saya sangat berterima kasih atas amanah yang diberikan kepada saya, saya memohon bimbingan dikarenakan masih terbilang baru sehingga masih membutuhkan arahan dari para majelis dan pengurus lainnya,” ujarnya. Dilanjutkan dengan penyerahan hasil Muscab ke-IV serta palu sidang dari pimpinan sidang kepada Ka. Kwarcab terpilih masa bakti 2021-2025, yang disaksikan langsung oleh Ka. Kwarda Chusnunia Chalim dan Walikota Metro secara virtual. (nv/ag)
Wahdi Kunjungi Mahasiswa IAIN KKL di Payungi
Walikota Metro Wahdi, kunjungi mahasiswa perguruan tinggi IAIN Metro, yang sedang mengikuti Kunjungan Kerja Lapangan (KKL) di Pasar Yosomulyo Pelangi (Payungi), Sabtu (21/08/21). Dalam kunjungan ini, Wahdi mengapresiasi dan menyambut baik atas kegiatan KKL yang berlangsung selama 6 hari ini. Berdasarkan keterangan dari pengelola Sekolah Desa Payungi Dharma, kegiatan KKL tersebut merupakan program yang pertama kalinya dilakukan, sebagai pengganti study tour di masa pandemi Covid-19. “Mahasiswa perguruan tinggi IAIN Metro, yang sedang mengikuti KKL di setiap harinya diberikan materi pembelajaran yang berbeda,” ujarnya.(nv/ag)
Walikota Metro Tinjau Lokasi Persiapan Grand Final Muli Mekhanai 2021
Saat meninjau lokasi Grand Final Muli Mekhanai tahun 2021 di Bumi Perkemahan Sumbersari Bantul, Sabtu (21/08/21), Walikota Metro Wahdi meminta agar puncak acara diselenggarakan di outdoor atau ruang terbuka dengan dasar dan kajian yang harus jelas. “Untuk panitia yang akan menggelar acara grand final Muli Mekhanai tahun 2021 di Bumi Perkemahan Sumbersari Bantul, harus tetap menjaga kesehatan. Sesuai jadwal acara puncak akan berlangsung pada tanggal 28 Agustus,” ujar Wahdi. Lanjutnya, Wahdi menekankan bahwa acara yang akan berlangsung wajib menaati protokol kesehatan, dan membatasi undangan. “Kemudian bagi para peserta wajib dirapid antigen sebelum hari H, yakni H-1,” katanya. Kepala Disporapar Kota Metro Tri Hendriyanto, mengatakan bahwa jadwal penyelenggaraan kegiatan masih bisa berubah tanggal atau tentatif, tergantung kondisi zona di Kota Metro. “Adapun jumlah finalis Muli Mekhanai yang akan mengikuti grand final sebanyak 30 peserta yang terdiri 15 dari muli dan 15 peserta untuk mekhanai,” jelas Tri (nv/ag).
Kunjungi SEKAM Kota Metro, IDII Kagum Dengan Hasil Karya Perajin Metro
Ikatan Isteri Dokter Indonesia (IIDI) Cabang Kota Metro melakukan fun shopping di Sentra Kreatif Kota Metro (SEKAM) Nuwo Intan, Jumat (20/8/2021). Kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan untuk UMKM serta Wastra Kota Metro, agar dapat bertahan di masa pandemi Covid-19. Dalam kegiatan fun shopping ini juga dilakukan online selling oleh Instagram IIDI Cabang Kota Metro, sehingga pembeli yang tidak hadir dalam kegiatan ini bisa membeli produk dari SEKAM. Terbukti sejumlah anggota IIDI yang ada di luar daerah membeli produk asli Kota Metro ini. Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kota Metro Silfia Naharani Wahdi, turut mendampingi fun shopipng dari IIDI Cabang Kota Metro tersebut. Silfia mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran para isteri dokter se-Kota Metro itu. “Alhamdulillah hari ini SEKAM dikunjungi oleh para istri dokter yang tergabung dalam IIDI Kota Metro, tentunya ini merupakan kebanggaan bagi kami karena ini adalah bentuk dukungan dari anggota IIDI Kota Metro terhadap UMKM dan Wastra. Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya, semoga UMKM terus Jaya, menciptakan Metro Ceria, Lampung Berjaya, Indonesia Maju,” katanya. Dalam kesempatan tersebut, dr.Reny selaku Sekretaris IIDI Cabang Kota Metro, mengaku kagum dengan kain wastra karya pengrajin Kota Metro yang ternyata tidak kalah dengan kota-kota lain. “Saya tentunya mengapresiasi karya perajin Kota Metro, setelah kami kesini ternyata karyanya bagus-bagus dan rapi-rapi, tidak kalah saing dengan kota-kota lain seperti yang ada di Jawa,” katanya. Reny, mengaku mengajak seluruh anggota IIDI untuk berbelanja di SEKAM Kota Metro. “Seluruh anggota berbelanja disini tadi, walaupun ini tidak hadir semua karena mengingat pandemi, tetapi banyak dari anggota kami yang membeli secara online, karena kami tadi menawarkan produk juga dengan media sosial kami, seperti Ketua IIDI yang kebetulan sedang berada di Jakarta, membeli dengan jumlah lumayan banyak, dan masih banyak kader IIDI lain yang juga membeli secara online,” ujarnya. Dalam fun shopping oleh IIDI tersebut, dilakukan live canting batik oleh perajin batik asal Kota Metro. Diketahui dalam SEKAM terdapat berbagai macam produk UMKM, diantaranya Tapis, Sulam Usus, Eco Print, Batik Silabi, aksesori wanita, masker dan masih banyak lagi. (Rd)
Walikota Metro Meninjau Simulasi KBM Tatap Muka di Sejumlah Sekolah
Walikota Metro melakukan peninjauan terhadap simulasi kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sejumlah sekolah di Kota Metro. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan apakah lembaga pendidikan sudah siap jika dilakukan kegiatan belajar mengajar tatap muka. Pada Jumat (20/08/2021) Walikota Metro Wahdi, Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, dan Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo meninjau ke beberapa lokasi, yang pertama dilakukan di SMP Negeri 2 Kota Metro, kemudian di TK Pertiwi, kemudian SMP Muhammadiyah 1 Kota Metro. Dalam peninjauan tersebut, pihak lembaga pendidikan menerapkan simulasi dengan dua sistem, belajar secara outdoor dan indoor dengan pembatasan kapasitas dan prokes ketat. Wahdi juga berpesan apabila memang sudah diizinkan segala persiapan untuk menyongsong KBM tatap muka harus maksimal. Wahdi meminta, kepada kepala sekolah agar seluruh orang tua murid mendapatkan informasi apabila KBM sudah siap dilakukan. Wahdi juga berharap pihak sekolah menerapkan perjanjian dengan para wali murid agar KBM berjalan lancar. “Tentunya jika memang diizinkan, segala sesuatunya harus disiapkan, mulai dari guru terutama, guru semuanya harus sudah divaksin, dan harus dibedakan apabila ada murid kontak erat dengan keluarga yang terpapar Covid-19 dan tidak kontak erat dengan yang terpapar Covid-19,” katanya. Masih kata Wahdi, bahwa kita ingin melihat sejauh mana persiapan pihak sekolah dalam pembelajaran tatap muka ini. Apakah sudah sesuai dengan SKB 4 Menteri tentang pembelajaran tatap muka. Wahdi mengatakan, berdasarkan hasil tinjauan, simulasi pembelajaran tatap muka di SMPN 2 maupun TK Pertiwi sudah cukup baik dan sesuai dengan SKB 4 Menteri. “Kemudian pengaturan jumlah siswa yang masuk per sesi dan orang tua wajib mengantar dan menjemput anaknya,” paparnya. Dari hasil tinjauan sudah baik namun masih akan dilakukan evaluasi terlebih dahulu sembari menunggu keputusan pemerintah pusat terkait kapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka tersebut. “Iya masih akan kita evaluasi terlebih dahulu. Sambil menunggu keputusan pemerintah pusat kapan tepatnya pembelajaran tatap muka ini akan dilaksanakan,” jelasnya. Kepala UPTD SMPN 2 Metro, Martati dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa pihak sekolah sudah mempersiapkan fasilitas untuk cuci tangan, pengukur suhu tubuh dan membentuk Satgas Covid-19 tingkat sekolah untuk persiapan pembelajaran tatap muka. “Kemudian juga guru yang mengajar pada pembelajaran tatap muka juga sudah divaksin dua kali. Sedangkan yang baru sekali vaksin masih tetap melakukan pembelajaran daring. Nanti dalam proses pembelajaran tatap muka setiap kelas hanya diisi oleh delapan siswa,” jelasnya. Pihak sekolah, tambah dia, juga sudah melakukan jajak pendapat kepada wali murid tentang pembelajaran tatap muka. Hasilnya, 70 persen wali murid setuju pembelajaran tatap muka dimulai. Dalam kesempatan tersebut Wahdi juga memberikan pemahaman tentang daur hidup Covid-19 serta berbagai macam cara untuk menghindarinya. Dan langkah-langkah yang harus dilakukan oleh tenaga pendidik maupun murid yang ada sekolah menghadapi pandemi Covid-19 ini. (Rd)
Polres Metro Adakan Rapat Terkait Pos Cek Poin di Kota Metro
Polres Metro bersama Pemerintah Kota Metro melakukan rapat terkait (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) PPKM diperketat di Aula rapat Polres Metro, Kamis (19/08/2021). Dalam hal ini Kapolres Metro AKBP Yuni Iswandari Yuyun memaparkan bahwa, dalam rangka pengamanan Polres Metro Tahun 2021 mengadakan 3 (tiga) titik pos cek poin. “Lokasi pos cek poin terbagi menjadi 3 titik, diantaranya pada Ring I yaitu Kelurahan Ganjar Asri, Kecamatan Metro Barat dan Jalan Jend. AH Nasution Kelurahan Yosodadi, Metro Timur (Perbatasan Metro-Pekalongan),” ujarnya. Kemudian pos cek poin pada Ring II di Jalan Patimura Kelurahan Banjarsari, Metro Utara dan Jalan Budi Utomo Kelurahan Rejomulyo (Perbatasan Metro-Metro Kibang). Sedangkan pada pos cek poin Ring III di Jalan Jend. Sudirman (perbatasan Metro-Trimurjo) dan Jalan A. Yani (Perbatasan Metro-Batanghari). Tambahnya, Yuni mengatakan pada pos cek poin berupa memberhentikan kendaraan yang berplat nomor di luar Kota Metro. Melaksanakan pengecekan data/dokumen berupa surat tugas dari perusahaan, surat kesehatan, dan surat keterangan vaksin, serta maksud tujuan pengemudi. Melakukan edukasi dan penegakan prokes kepada masyarakat. “Untuk penyekatan jalan yang dilakukan pada Kamis kemarin hanya sebagai simulasi. Simulasi ini dilakukkan sebagai antisipasi jika Kota Metro menjadi level 4. Sementara jam operasional pada jaga pos cek poin dilaksanakan pada siang pukul 07.00 WIB – 14.00 WIB. Malam pukul 14.00 WIB – 22.00 WIB,” jelasnya. (Sr)
Ngobrol Bareng Dengan Veteran, Wahdi : LVRI Semakin Banyak Berikan Gagasan, Ilmu, dan Program Baru Untuk Pembangunan Metro
Tatap Muka melalui Ngobrol Bareng (Ngopi) dengan Veteran melalui tema “Eratkan Silaturahmi Veteran di Era Pandemi Covid-19” Masih dalam rangka memperingati HUT Ke-76 Kemerdekaan Indonesia, Pemerintah Kota Metro melakukan tatap Muka melalui Ngobrol Bareng (Ngopi) dengan Veteran secara virtual/zoom meeting, di halaman Nuwo Intan Kota Metro, Jumat (21/08/2021). Keberadaan Legium Veteran Republik Indonesia (LVRI) se-Kota Metro sangat dibutuhkan untuk kembali membina persatuan dan kesatuan bangsa, serta hak asasi manusia. Walikota Metro Wahdi Siradjuddin juga menyampaikan bahwa anggota LVRI kedepannya semakin banyak memberikan gagasan, ilmu, dan program baru yang bermanfaat bagi pembangunan Kota Metro. “Tidak hanya itu saja, LVRI juga diharapkan mampu mentransfer semangat dan kontribusi pada negara, terlebih dalam hal pemikiran, ide, dan wejangan bagi generasi muda saat ini, agar tidak salah arah,” imbuhnya. Lanjutnya, Wahdi juga mengatakan kepada para lansia LVRI sebagai mantan PNS yang masih dianggap sebagai pemimpin informasi maupun panutan masyarakat di tempat tinggalnya, kami anjurkan tidak menolak dijadikan sebagai tempat bertanya berbagai bidang kehidupan, perjuangan. Semangat yang ditularkan ke kita yaitu semangat membumi untuk negara Indonesia dan untuk Kota Metro. Dalam silaturahmi ini, Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman juga mengatakan bahwa Negara Republik Indonesia terbentuk sebagai sebuah negara karena ada pejuang. Oleh karenanya, pentingnya silaturahmi Legium Veteran yang merupakan salah satu organisasi resmi dan sah yang diakui di Indonesia bahkan di seluruh dunia. “Saya bangga terhadap perjuangan dan semangat patriotisme dalam diri para Legium Veteran Republik Indonesia markas Kota Metro yang secara sukarela berada di medan perang tanpa rasa takut kehilangan nyawa. Tidak semua orang bisa seperti bapak-bapak sekalian yang sebagai veteran saat ini. Akhirnya saya mengucapkan terima kasih kepada para pengurus yang telah dengan susah payah memperjuangkan keberadaan Legium Veteran RI,” tandas Wakil Walikota Metro. Tidak hanya itu saja, Dadang Sartono selaku Ketua LVRI juga menjelaskan, bahwa Legium Veteran Republik Indonesia berjalan sesuai regulasi yang ada tidak hanya dari kalangan militer baik tentara maupun polisi saja, tetapi setiap orang termasuk warga sipil yang turut serta dalam memperjuangkan, membela dan mempertahankan keutuhan wilayah negara perlu diberi penghargaan oleh pemerintah dalam wadah Legium Veteran Republik Indonesia. “Maka LVRI senantiasa ikut serta untuk dapat melakukan kegiatan yang peduli terhadap tiga generasi, yaitu, anak-anak, remaja, dan lanjut usia,” lanjutnya. Di akhir acara Ngobrol Seputar Literasi bersama Veteran (NGOPI) Wahdi mengatakan bahwa usia senja tidak melunturkan tekad para lanjut usia (lansia) yang tergabung Legium Veteran Republik Indonesia (LVRI) se-Kota Metro untuk mengabdi pada negara. Mereka berkomitmen membantu pemerintah daerah menggalakkan sosialisasi pilar kebangsaan, anti radikalisme, dan anti narkoba di tengah masyarakat. Sehingga generasi muda mampu sepenuhnya melanjutkan perjuangan para pahlawan pada masa mendatang. (Ins/gt)
Wahdi Kunjungi Dua Kelurahan untuk Berikan Bantuan Kepada Warga Isoman
Walikota Metro Wahdi melakukan kunjungan ke beberapa kelurahan di Kecamatan Metro Utara, Kamis (19/08/2021). Dalam kesempatan ini, Wahdi yang didampingi Satgas Covid-19 Kota Metro mengunjungi Kelurahan Purwo Asri dan Banjarsari. Dimana kunjungan ini bertujuan untuk memberikan arahan terkait pelayanan di Kelurahan. Tak segan-segan Walikota Metro Wahdi, memberikan bantuan sembako secara langsung kepada warga yang sedang melakukan isolasi mandiri. (Sr)
Zona Merah, Pemkot Metro Minta RT/RW Lebih Peduli Warga Isolasi
Walikota Metro melakukan Monitoring dan Evaluasi dengan Kepala OPD, Camat dan Lurah se-Kota Metro, tentang pencegahan dan pengendalian Covid-19 secara zoom meeting, di Guest House, Kamis (19/08/2021). Walikota Metro Wahdi dalam hal ini meminta kepada para pegawai untuk tetap bekerja seperti biasa dan tetap melakukan analisis. “Pandemi Covid-19 memang menjadi perhatian utama, akan tetapi kita tetap bekerja seperti biasa dengan melakukan aksi perencanaan yang baik. Perencanaan ini dapat dilakukan analisis resiko kegagalan. Mudah-mudahan kita bisa bekerja dengan selalu menjaga kesehatan. Untuk pegawai Puskesmas saya minta tetap pantau rumah isolasi di KTN di lingkungan masing-masing,” ujar Wahdi. Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, juga menyampaikan tentang tanggap darurat yang muncul di masyarakat untuk dipahami. “Bertepatan Kota Metro memasuki zona merah, semalam kami Pemerintah Kota Metro bersama TNI dan Polri melakukan operasi yustisi, untuk memberikan edukasi terkait PPKM diperketat. Dan ternyata reaksi masyarakat Kota Metro sudah memahami dan menghargai peraturan yang berlaku saat ini,” papar Qomaru. Qomaru Zaman mengimbau seluruh jajaran pemerintah harus bergerak semua, dalam menangani dan berupaya meningkatkkan kinerja pegawai OPD dalam tangani pandemi. Dalam kesempatan yang sama, Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, saat ini Kota Metro masuk dalam zona merah. “Kita tidak perlu khawatir karena Rumah Sakit di Kota Metro menjadi Rumah Sakit rujukan. Pada saat ini terdapat 48 pasien Covid-19 yang dirawat, namun dari jumlah tersebut hanya 8 warga Kota Metro. Untuk angka BOR sudah menurun, baik di 2 rumah sakit yaitu di RS Mardi Waluyo dan RS Islam,” terang Bangkit. Bangkit juga menyinggung negara Singapura yang telah membuat buku panduan hidup dan mati bersama Covid-19. “Terkait Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang akan dilaksanakan pada minggu depan, Pemkot Metro akan melakukan simulasi terlebih dahulu. Maka itu, saya tekankan Satpol PP dan BPBD untuk memantau kegiatan simulasi tersebut,” katanya. Sementara itu, Asisten II Yeri Ehwan mengungkapkan bahwa kinerja RT/RW di lapangan perlu ditingkatkan kembali, dikarenakan banyaknya warga yang isolasi mandiri banyak tidak terdata dan mendapatkan bantuan. “Saya juga mendapat laporan bahwa di lapangan RT/RW kinerjanya kurang maksimal dalam memantau di lapangan. Banyaknya warga isoman dan dilakukan tes oleh Puskesmas, namun tidak terdata dan banyak tidak mendapat dukungan dari pemerintah,” tandasnya. Yeri juga meminta para Lurah, untuk memberi pemahaman kepada RT/RW untuk meningkatkan kinerjanya. “Terkait bantuan sembako tahap ke-3 dari Tim Satgas Sembako akan menyalurkan 10 ton beras. Penyaluran ini berasal dari 4 perusahaan di Kota Metro,” tutupnya. (Cv/Tm)