0 Comments

5 Rumah LVRI Mendapat Kunjungan Silaturahmi Walikota Metro

Walikota Metro Wahdi Siradjuddin mengunjungi beberapa rumah Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan Warakawuri di Kecamatan Metro Barat, Rabu (08/09/2021). Wahdi mengatakan, kunjungan ini sebagai upaya silaturahmi dan agenda khusus pemerintahan. Meskipun di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini, akan tetapi rasa semangat harus tetap berkobar. Pada kesempatan sama para rombongan memberikan bingkisan dan beras kepada para veteran yang dikunjungi di kediaman masing-masing. “Silaturahmi ini merupakan kegiatan lanjutan pada 17 Agustus lalu, guna mengenang jasa-jasa para veteran, KWRI, pensiunan Polri, Warakawuri. Hal ini sebagai rasa hormat kepada orang tua atau siapapun yang pernah berjuang memberikan kontribusi kepada Kota Metro,” ujar Wahdi. Tambahanya, Wahdi juga mengungkapkan, kedepannya secara bertahap bukan hanya pensiunan atau para veteran saja yang akan dikunjungi. “Akan tetapi juga para pensiunan dari tenaga pendidikan, pihak swasta, pengusaha, tokoh agama, serta petani yang juga telah berjasa memberi kontribusi bagi Kota Metro,” ujarnya. Wahdi juga mengungkapkan, semoga melakukan kunjungan ke rumah para veteran sembari memberikan sumbangan berupa paket sembako atau tali kasih dapat membantu para veteran Kota Metro. Adapun 5 veteran yang dikunjungi diantaranya Rahman Sudin Jl. Soekarno Hatta 16 C, Usman Basri Jl. Soekarno Hatta Mulyojati Metro Barat, Suyoto Delima 2 Prasanti, Ningsih Jl Sumbawa No 14 Ganjarasri, Kasmari Jl.Soekarno Hatta Mulyo Jati. (Ins/Cv)

0 Comments

Walikota Metro Lepas Keberangkaktan 5 Atlet Judo ke PON XX 2021 di Papua

Walikota Metro Metro melepas 5 Atlet Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Metro untuk berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 di Papua. Pelepasan atlet dilakukan di depan Rumah Dinas Walikota, Rabu (8/9/2021). Rencana kegiatan ini akan dilaksanakan Oktober mendatang. Adapun atlet Kota Metro yang tergabung dalam Kontingen Kota Metro sebanyak 4 orang atlet dan 1 wasit, untuk cabang olahraga yang diikuti adalah judo. Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin, mengucapkan selamat berjuang dan selamat bertanding kepada para atlet asal Kota Metro. “Semoga bisa menjadi atlet Pekan Olraga Nasional (PON) yang menjadi sebuah prestasi yang sangat baik. Kemudian nanti dapat berkontribusi lebih baik lagi dan membawa nama Kota Metro dan mewakili Lampung di PON XX 2021 di Papua,” ungkapnya. Ia juga berdoa, semoga para atlet sukses dalam pertandingan dan membawa medali emas untuk Kota Metro. Selamat menjalankan tugas dan kembali ke Kota Metro dengan keadaan sehat dan selamat. “Kita disini akan mendoakan, dan Insya Allah nanti akan membawakan medali untuk Kota Metro dan Lampung,” katanya. (Ins/Cv)

0 Comments

Pemerintah Kota Metro Gelar Rakor Terkait Penganggaran Keuangan

Pemerintah Kota Metro mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) bulan September 2021, yang dilakasanakan secara virtual di Guest House Rumah Dinas Walikota Metro, Selasa (07/09/2021). Walikota Metro Wahdi, memberikan arahan terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sekala mikro, bahwa Kota Metro memiliki nilai-nilai yang menjadi tolak ukur dan nilai optimis dalam membangun Kota Metro. “Saya melihat sejatinya di Kota Metro kini semua serba ada, sehingga menjadi tolak ukur kita bisa optimis dalam membangun kota yang kita cintai ini,” jelasnya. Wahdi juga meminta kepada OPD se-Kota Metro dalam proses perencanaan anggaran keuangan untuk dapat dikekola sebaik-baiknya. Dalam proses perencanaan itu tidak boleh meninggalkan risiko kegagalan karena dampak ini sangat penting sekali. “Kita semua harus memahami tentang perencanaan di setiap OPD. Terutama dalam hal proses perencanaan penganggaran keuangan agar dapat dikelolah dengan baik. Pengawasan pengendalian, serta bagaimana kita rencanakan sebaik-baiknya sesuai dalam RPJMD,” katanya. Lanjutnya, Wahdi juga menyampaikan, bahwa telah banyak sekali akibat dari kelalaian dalam mengabaikan aturan-aturan yang telah dibuat bersama, salah satunya menambahnya beban kerja bersama. “Maka dari itu saya minta semua OPD untuk bekerja sama dalam menjalankan aturan-aturan yang telah dibuat dan berlaku selama ini,” tegas Wahdi. Kepala Dinas Kesehatan Erla Andrianti, menyampaikan terkait vaksinasi untuk warga pondok terkait persiapan MTQ mendatang diprioritaskan untuk warga asli Kota Metro. “Kami akan melakukan vaksinasi yang ada di pondok setelah memperioritaskan warga yang ber-KTP Kota Metro. Karena mengingat di pondok rata-rata berasal dari luar Kota Metro,” jelasnya. (Ian/lia)

0 Comments

Pemerintah Kota Metro Tinjau Simulasi Tatap Muka di SMPN 1 Metro

Pemerintah Kota Metro meninjau pelaksanaan simulasi KBM tatap muka di SMPN 1 Metro. Hal ini sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) empat Menteri di Indonesia, Senin (06/09/2021). Wahdi dalam kunjungannya melakukan pengecekan terhadap Unit Kesehatan Sekolah (UKS), serta sarana prasarana dan fasilitas kesehatan sekolah. “UKS merupakan tempat fasilitas yang penting, sehingga bisa dikatakan ujung tombak dalam menjaga kesehatan murid,” kata Wahdi. Dalam simulasi itu, SMPN 1 Metro menerapkan KBM tatap muka dengan 6 (enam) murid setiap ruangan dan 7 (tujuh) murid di ruang terbuka. Tak segan, Wahdi dan rombongan yang terdiri dari Wakil Walikota Metro, Sekretaris Daerah berinteraksi langsung dengan para murid yang mengikuti simulasi KBM tatap muka tersebut. (gt/nv)

0 Comments

Pemerintah Kota Metro Kunjungi 5 Rumah LVRI dan Warakawuri

Walikota Metro dan Wakil Walikota Metro mengunjungi beberapa rumah Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan Warakawuri di Kecamatan Metro Pusat, Senin (06/09/2021). Dalam kunjungan rumah para veteran khususnya di Kota Metro ini, tampak Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kesehatan, Ketua TP. PKK Kota, Ketua GOW Kota dan Kapala Bidang Rehabilitasi Sosial. Walikota Metro Wahdi mengatakan, kunjungan ini sebagai upaya silaturahmi dan agenda khusus pemerintahan. Meskipun di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini, akan tetapi rasa semangat harus tetap berkobar. Pada kesempatan sama para rombongan memberikan bingkisan dan beras kepada para veteran yang dikunjungi di kediaman masing-masing. “Silaturahmi ini merupakan kegiatan lanjutan pada 17 Agustus lalu, guna mengenang jasa-jasa para veteran, KWRI, pensiunan Polri, Warakawuri. Hal ini sebagai rasa hormat kepada orang tua atau siapapun yang pernah berjuang memberikan kontribusi kepada Kota Metro,” ujar Wahdi. Tambahanya, Wahdi juga mengungkapkan, kedepannya secara bertahap bukan hanya pensiunan atau para veteran saja yang akan dikunjungi. “Akan tetapi juga para pensiunan dari tenaga pendidikan, pihak swasta, pengusaha, tokoh agama, serta petani yang juga telah berjasa memberi kontribusi bagi Kota Metro,” ujarnya. Adapun 5 (lima) lokasi yang mendapat kunjungan kali ini diantaranya, Kecamatan Metro Pusat kediaman Hi. Rahmat Ali Jl. Bungur Timur, Hi. Badarsyah Jl. Alamsyah No. 74 15 Kauman, Syahmin Kelurahan Metro Gang An-nur RT. 49/08 Metro Pusat, Triyono Hadimulyo Barat RT/RW 07/01, Warsito Hadimulyo Barat RT/RW 01/01. (gt/nv)

0 Comments

Walikota dan Wakil Walikota Lakukan Vaksinasi Dosis 3

Bertempat di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Metro, Walikota Metro Wahdi Siradjuddin dan Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, melakukan vaksinasi Covid-19 tahap tiga, Jumat (03/09/2021). Kepala daerah ini melakukan suntik vaksin setelah dinyatakan lulus beberapa proses sebelum vaksinasi dosis ke-3 Covid-19. Hal ini dilakukan agar lebih melindungi diri dari berbagai varian baru atau mutasi virus corona terutama varian delta, yang disebutnya lebih cepat menular, terutama untuk para tenaga medis. “Vaksinasi dosis ke-3 ini dilakukan hanya kepada tenaga kesehatan, mengingat para nakes merupakan garda terdepan yang setiap hari bertemu dengan virus ini. Dimana seringnya bertemu, maka mereka harus kita lindungi mati-matian, agar bisa konsentrasi bekerja,” ungkap Wahdi. Wahdi mengatakan, pandemi Covid-19 memberi tantangan besar dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kota Metro. Hal ini disebabkan prioritas pada penanggulangan pandemi Covid-19, serta adanya kekhawatiran masyarakat dan petugas terhadap penularan Covid-19. “Saya rasa saat ini masyarakat Kota Metro sudah sadar akan pentingnya melakukan vaksinasi tahap 1 dan 2. Vaksin ini bertujuan untuk mengurangi penularan Covid-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19, mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity) dan melindungi masyarakat agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi. Kekebalan kelompok hanya dapat terbentuk apabila cakupan vaksinasi tinggi dan merata di seluruh wilayah,” jelas Wahdi. Dalam kesempatan ini, Wahdi juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk  tidak takut melakukan vaksin karena melihat situasi saat ini, tubuh kita membutuhkan vaksin. “Sementara itu pelayanan vaksinasi Covid-19 dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, dengan menerapkan upaya pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) dan menjaga jarak aman 1 – 2 meter, sesuai dengan petunjuk teknis pelayanan vaksinasi pada masa pandemi Covid-19,” kata Wahdi. Adapun sebelum melakukan vaksinasi dosis-3 Walikota dan Wakil Walikota Metro melakukan peninjauan alat HRV (Heart Rate Variability) yang ada di Puskesmas Kota Metro. Petugas Puskesmas Andin menjelaskan bahwa, HRV terjadi secara spontan dan perubahannya bergantung pada banyak hal, diantaranya adalah pernapasan, tekanan darah, hormon dan bahkan emosi. Dari HRV memberikan informasi tentang Autonomic Nervous System (ANS) atau lazim disebut Sistem Saraf Otonom; yang terdiri atas Sistem Saraf Simpatis dan Parasimpatis. Sistem saraf tersebut dapat menggambarkan tentang kondisi stres fisik dan mental dari tubuh seseorang. “HRV Analyzer/ Stress Analyzer merupakan sebuah alat non invasif yang berfungsi memberi informasi tentang sistem saraf otonom untuk menggambarkan kondisi fisik dan mental stres dari tubuh individu. Untuk melakukan tindakan HRV diperlukan kepada pasien untuk istirahat selama 10 menit terlebih dahulu,” ungkapnya. (Ins/Cv)

0 Comments

Walikota Metro Sambut Presiden di Mahan Agung

Bandar Lampung – Walikota Metro mengunjungi Mahan Agung, Provinsi Lampung bertepatan pada kunjungan Presiden Joko Widodo ke Lampung dalam rangka peresmian Bendungan Way Sekampung, Kamis (02/09/2021). Dalam kunjungannya ke Mahan Agung ini turut hadir kepala daerah kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, dalam menyambut kedatangan Presiden di Mahan Agung sekira pukul 11.00 WIB. Diketahui, dalam kunjungan ini Presiden meresmikan Bendungan Way Sekampung yang berada di Kabupaten Pringsewu. Sebelumnya Presiden berkunjung ke Poltekes Tanjung Karang, SMP Negeri 2 Pesawaran dan SMA Negeri 2 Bandar Lampung untuk meninjau vaksinasi untuk para pelajar. Dilansir dari website www.presidenri.go.id. yang turut mendampingi Presiden kali ini adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Anggota Komisi V DPR RI Tamanuri, Gubernur Sumaetra Selatan Herman Deru, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, dan Bupati Pringsewu Sujadi. Dalam kegiatan peresmian Bendungan Way Sekampung, Presiden dan rombongan langsung menuju Bandar Udara Radin Inten II, Kabupaten Lampung Selatan, untuk lepas landas menuju Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1. (ys)

0 Comments

Walikota dan Wakil Walikota Metro Lakukan Pengecekan Fasilitas Layak Kendaraan

Walikota Metro Wahdi dan Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman melakukan pengecekan terhadap segala fasilitas untuk menguji kelayakan kendaraan, di Kantor Dinas Perhubungan Kota Metro, Rabu (01/09/2021). Dalam kunjungan ini Walikota Metro, mengatakan saat ini Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Metro mempunyai fasilitas yang baru saja dipakai dan digunakan untuk menguji kelayakan dan keamanan kendaraan. Tak hanya itu pengujian terhadap kapasitas berat kendaraan maksimal 26 ton. “Saya minta lakukan juga pengecekan terhadap CCTV pemantau, hal ini akan diintegrasikan oleh maps yang ada di Polres Metro. Dimana hal ini akan mendukung dan menggambarkan smart city yang mana, sebuah kota pintar merupakan kota yang terintegrasi dengan sistem,” ungkap Wahdi. Sementara itu Kepala Dishub Zulpikri, menjelaskan bahwa dengan adanya pelayanan-pelayanan seperti ini, kedepannya dapat ditingkatkan lagi. “Secara online Dishub Metro telah menyiapkan aplikasi untuk pendaftaran tes menguji kelayakan kendaraan. Yang nantinya kendaraan yang sudah lolos uji akan mendapat bukti kelayakan dan keamanan kendaraan,” jelas Zulpikri (Ag/Lia).

0 Comments

Warga Metro Pusat Titipkan Meja Berusia 1 Abad di RIS Metro

Antusiasme publik akan kehadiran Rumah Informasi Sejarah (RIS) Metro terus bertumbuh. Meski belum dibuka secara resmi berbagai partisipasi warga mulai tumbuh. Setelah sebelumnya Adit yang menyerahkan koleksi kamera Yashica tahun 1957 kini giliran Lexsi Mufahir, yang menyerahkan meja marmer berusia lebih dari 100 tahun. Secara langsung, Lexsi bersama putranya datang dan membawa meja peninggalan keluarganya yakni Poerba Ratoe kepala district ke RIS Metro. “Meja ini adalah meja yang pernah digunakan kakek kami yang pernah bertugas sebagai Kepala Negeri Sukadana Syarbini Abdoel Jabbar,” ungkap Lexsi. Meja koleksi keluarga tersebut diterima langsung oleh Wakil Walikota Metro Qomaru yang kebetulan tengah berkunjung ke RIS. “Semoga partisipasi Warga Metro kedepan semakin luas dalam pelestarian sejarah dan budaya,” ungkapnya. Pada kesempatan tersebut Wakil Walikota juga berdiskusi dengan para pegiat sejarah dan TACB Metro. Qomaru berharap kedepan RIS akan menjadi tempat pembelajaran sejarah. Ia juga mendukung misi penelusuran arsip sejarah Metro ke Belanda yang digagas oleh para pegiat sejarah dan cagar budaya. “Mari bersama-sama kita tata dan kelola RIS ini agar nyaman dan bermanfaat,” pungkasnya. (Ys)

0 Comments

Pemkot Metro Ikuti Launching Pengelolaan MCP

Pemerintah Kota Metro melalui Inspektorat Kota Metro menghadiri Launching Sinergeritas Pengelolaan Monitoring bersama Center For Prevention (MCP), secara virtual zoom meeting di Rumah Dinas Walikota Guest House, Selasa (31/08/2021). Inspektur Jenderal Kemendagri Tumpak H Simanjuntak, melaporkan bahwa acara ini ditindaklanjuti dari beberapa dasar hukum, dengan kesimpulan pentingnya sinergi pengelolaan bersama MCP oleh Kemendagri, KPK dan BPKP ke depannya. “MCP merupakan usaha dan monitoring pencegahan korupsi, tools yang dipakai KPK untuk upaya pencegahan korupsi di pemerintah daerah. Terdapat 8 area yang dibangun untuk mencegah terjadinya korupsi, yaitu perencanaan dan penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kapabilitas APIP, Manajemen ASN, Dana desa, Optimalisasi pendapatan daerah, Barang Milik Daerah,” lapornya. Lanjutnya, Sistem MCP ini sudah terbuka dan bisa dilihat oleh masyarakat. MCP sudah dijadikan indikator untuk perolehan penghargaan oleh semua kementerian. Meskipun begitu tujuan utama dari MCP adalah berjalannya pemerintahan yang bersih tanpa korupsi dan untuk kesejahteraan masyarakat. Mekanisme pelaporan menggunakan aplikasi Jaringan Pencegahan Korupsi Indonesia (JAGA.ID). “MCP sudah digunakan Kemendagri untuk pembinaan internal. Untuk itu, perlu dilakukannya penguatan pemahaman terhadap 8 area intervensi terutama indikator dan sub-indikator, yang sangat dinamis sesuai dengan implementasi peraturan perundang-undangan yang ada,” jelasnya. Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, bahwa KPK harus mengambil andil besar terhadap pemberantasan korupsi di daerah. Saat ini capaian MCP 2021 secara nasional untuk 542 pemerintah daerah baru mencapai 22 persen. “Merespon hal tersebut, KPK membenarkan bahwa setiap tahun secara internal KPK juga melakukan upaya perbaikan, penyempurnaan dan evaluasi untuk seluruh indikator dan sub-indikator. Intinya bagaimana tata kelola pemerintahan di daerah dapat menjadi lebih baik serta bagaimana pemenuhannya senantiasa efektif, efisien dan tidak membebankan pemda,” katanya. Tambahnya Ketua KPK, menjelaskan terkait permasalahan penetapan Standar Satuan Harga (SSH), Analisis Standar Biaya (ASB)/Harga Satuan Pokok Kegiatan (HSPK), mekanisme pengawasan serta aplikasi yang digunakan bersama, yaitu Jaga.id. Ia berharap, penyusunan indikator dan sub indikator di tahun 2022 dapat mulai dilakukan bersama-sama dengan Kemendagri dan BPKP se-Indonesia termasuk monitoring dan evaluasinya. Pengelolaan bersama MCP dengan Kemendagri dan BPKP se-Indonesia juga diharapkan dapat lebih mengoptimalkan upaya pemberantasan korupsi di daerah. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, berharap dari kegiatan monitoring ini terbangunnya komitmen bersama di tingkat pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam pelaksanaan aksi pencegahan korupsi yang dilaporkan melalui MCP. “Diharapkan meningkatnya awareness kepala daerah terhadap peran dan fungsi APIP dalam melakukan pengawasan penganggaran kebutuhan daerah. Dan yang terakhir terbangunnya kesamaan persepsi terhadap kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah, dalam pengelolaaan keuangan daerah dalam masa pandemi Covid-19. Serta fokus sasaran pengawasan penganggaran pemerintah daerah,” ungkap Tito (Ins/Ian)