Datangi Pasar Kota Metro, Nunik Minta Semua Gunakan Masker

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) meminta kepada para pedagang untuk terus memakai masker untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di kawasan pasar.

Hal tersebut diungkapkan Nunik saat membagikan masker kepada para pedagang dan pembeli di Pasar Cendrawasih Kota Metro, Rabu (08/07/2020).

“Saya minta kepada para pedagang yang menerima bantuan masker agar terus digunakan untuk pencegahan Covid-19, sehingga tidak menularkan kepada pembeli ataupun pedagang lainnya,” ujar Wagub Nunik.

Pada kesempatan yang sama Walikota Metro Achmad Pairin, mengatakan kunjungan ini bertujuan untuk menghidupkan lagi pasar. Sehingga ekonomi kerakyatan bisa berjalan semestinya.

“Dengan adanya wabah Covid-19 ditakutkan perekonomian menurun, namun di Kota Metro tidak terlalu berpengaruh,” kata Pairin (Sr/Ian).

Rapat Perwali, Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan Berbasis Elektronik

Pemerintah Kota Metro mengadakan rapat pembahasan rancangan Peraturan Walikota (Perwali), tentang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan berbasis Elektronik di OR Setda Kota Metro, Rabu (03/06/2020).

Rapat yang dilakukan secara telekonfren ini dipimpin oleh Asisten II Yerri Ehwan, dan dibentuk untuk Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Metro.

Dimana pelayanan perizinan secara elektronik ini dilakukan guna memanfaatkan sistem teknologi dengan salah satunya secara online, yang dapat diakses melalui portal layanan OSS (https://oss.go.id/portal/) atau melalui aplikasi Perizinan Sicantik Cloud (https://sicantikui.layanan.go.id/). (Sr/Dk)

Pemerintah Kota Metro Gerakkan Eselon II Untuk Belanja

Eselon II di Pemerintah Kota Metro digerakkan untuk belanja dengan minimal belanja Rp. 200.000,- di Pasar Kopindo setempat, Selasa (19/05/2020).

Walikota Metro Achmad Pairin mengatakan, kegiatan ini dilakukan guna memantau dan membantu para pedagang yang mengeluh pasar menjadi sepi akibat Covid-19.

“Saya imbau kepada pejabat eselon II untuk belanja minimal Rp. 200.000 kepada pedagang kecil, yang kemudian belanjaan tersebut diberikan kepada saudara kita yang lebih membutuhkan. Untuk harga bahan pokok saat ini sudah mulai normal kembali. Artinya perekonomian sudah bangkit lagi,” katanya.

Achmad Pairin juga berharap, mudah-mudahan Covid-19 cepat berakhir, sehingga masyarakat bisa beraktifitas, pedagang bisa berkembang dan semua ekonomi kerakyatan bisa berjalan dengan baik.

“Jika ini berkelanjutan, saya khawatir akan ada kebijakan dari pemerintah yang berdampak di ekonomi kerakyatan. Saat ini di Metro yang positif Covid-19 sudah dua orang, di Lampung Tengah 12,” ungkapnya.

Lanjutnya, Achmad Pairin menjelaskan alur penanganan Covid-19 di Kota Metro jika terdapat masyarakat yang positif.

“Kami akan telusuri selama 14 hari ke belakang, untuk mengetahui pasien tersebut berinteraksi dengan siapa saja untuk melakukan rapid tes. Kemudian jika hasilnya positif, kita akan melakukan tindakan lanjutan dengan isolasi. Bagi petugas yang melakukan tes akan di isolasi di hotel yang sudah kita sewa sebanyak 22 kamar,” terangnya.

Walikota Metro juga mengingatkan kepada masyarakat akan pandemi Covid-19 ini belum berakhir. Kota Metro saat ini masuk kriteria hijau, jangan sampai Kota Metro berubah statusnya.

“Oleh sebab itu, Pemerintah bersama anggota TNI/ POLRI telah melakukan sosialisasi dan penyemprotan disinfektan mulai kemarin sore. Mari kita harus tetap berjaga-jaga. Saya juga sepakat untuk melakukan sholat Idul Fitri di rumah masing-masing,” katanya. (Sr/Ian)

Rakor Implementasi Pembatasan Sosial Berskala Besar di Daerah

Walikota Metro Achmad Pairin mengikuti rapat koordinasi melalui video conference bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati serta para Gubernur dan Walikota se-Indonesia di Ruang Command Center, Kamis (09/04/2020).

Rakor yang berlangsung membahas Implementasi Pembatasan Sosial Berskala Besar Kurbuk PSS Kurtup di daerah, dalam pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan COVID-19. Salah satunya berpikir cepat pengelolaan APBD yang diterima tidak akan seperti biasanya.

“Ekonomi diberbagai daerah akan mengalami penurunan, sebab tempat rekreasi ditutup sementara, restoran dan juga perusahaan akan mengalami penurun sementara. Pembelanjaan Alokasi Daerah harus ada perubahan, sebab perekonomian kita diperkirakan akan turun sebanyak 10%. Dengan itu prioritas saat ini tertuju di bidang kesehatan, menjaga masyarakat, menjaga perusahaan untuk tidak PHK karyawan,” papar Sri Mulyani.

Menteri Keuangan mengatakan, tameng garis terdepan dengan memberikan insentif lebih kepada para dokter dan juga perawat Rumah Sakit. Untuk pengelolaannya akan kami rundingkan kembali dengan para menteri terkait.

“Adapun dana PKH yang dibicarakan oleh Kementerian Sosial adalah sebanyak 110 triliun. Dengan data penerima PKH sebanyak 10 juta orang, 20 juta penerima sembako, 5.6 juta penerima kartu prakerja, Intensif cicilan KPR untuk MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah), Diskon Tarif Listrik bersubsidi,” papar Sri Mulyani.

Lanjutnya, Menteri Keuangan juga mengungkap banyaknya hal rawan yang mungkin terjadi seperti manipulasi data penerima PKH, Penerima Kartu Sembako, Kartu sembako tidak sesuai dengan penerima sembako, Menurunnya kualitas pelayanan kepada konsumen listrik, Kurangnya ketersediaan daya listrik.

“Oleh karena itu, untuk antisipasinya Kemendagri harus mensinkronkan data penerima sembako dengan identitas penerima sembako, PLN harus tetap menjaga kualitas pelayanan kepada konsumen, Mengimbau kepada seluruh konsumen listrik untuk menjaga kualitas listrik secara hemat dan bijak,” jelasnya.

Diakhir penyampaian, Sri mulyani mengajak untuk mencari solusi, agar masyarakat tidak pulang kampung sementara waktu. Sebab ini akan menjadi hal sulit untuk dilakukan jika tidak ada kerja sama dari seluruh kepala daerah. (Ins/Ian/Sr)

Pemkot Metro Terima Bantuan APD Dari PSMTI

Pemerintah Kota Metro menerima bantuan dari Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) berupa bantuan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis, Kamis (09/04/2020).

Bertempat di depan Aula Sekretariat Daerah, Walikota Metro Achmad Pairin mengucapkan terima kasih kepada PSMTI yang telah memberikan bantuan 30 APD, yang akan diberikan ke RS Ahmad Yani. Tak hanya itu, PSMTI juga telah membagikan 100 kotak nasi selama 1 minggu kepada masyarakat Kota Metro.

“Saya selaku Pemerintah Kota Metro mengucapkan terima kasih atas perhatian dan keperdulian PSMTI kepada tenaga medis dan masyarakat dalam mengurangi penyebaran wabah Virus Covid-19 di Kota Metro,” ujar Pairin.

Erla Andriyanti Kepala Dinas Kesehatan juga mengucapkan terima kasih kepada PSMTI, atas bantuan APD yang diberikan, hal ini sangat membantu para tenaga medis.

“RSUD A. Yani dalam persiapan Covid-19 telah menyiapkan 18 ruang isolasi, diantaranya 6 ruang isolasi untuk pasien positif dan 12 ruang isolasi untuk PDP. Saya juga berpesan kepada masyarakat Kota Metro harus memulai menjaga kesehatan dari dirinya sendiri,” papar Erla Andriyanti.

Pada kesempatan ini juga Sekertaris Daerah Kota Metro A. Nasir mengatakan, bahwa Kota Metro sudah memiliki 3 pintu masuk sterilisasi di antaranya, Sumbersari Bantul, Trimurjo, dan Punggur.

“Adapun masa operasi sterilisasi ini sampai pukul 11 malam dan untuk masa kerja dibagi menjadi 2 shift kerja,” ungkap A. Nasir. (Ins/Ian).

Penyemprotan Massal Disinfektan di Seluruh Kota Metro

Apel gabungan pencegahan Covid-19 yang melibatkan Pemkot Metro, Polres Metro dan Dandim 0411/LT untuk melakukan penyemprotan bersama disinfektan, di Lapangan Samber Kota Metro, Selasa (31/03/2020).

Kapolres AKBP Retno Prihawati mengatakan penyemprotan ini akan dilakukan 6 tim, yaitu tim dari Polres Metro, Polsek Metro Pusat, Polsek Metro Barat, Polsek Metro Selatan, Polsek Metro Utara dan Polsek Timur.

“Kelompok Polres melakukan penyemprotan di daerah pasar Shopping, Cendrawasih, Sumur Bandung, Centrum, Masjid Taqwa, Pasar atas Kopindo. Sementara kendaraan meriam air atau armored water cannon (AWC) dan Damkar melakukan penyemprotan sepanjang Jl. Jend Sudirman sampai perbatasan Metro, dan Jl. Ahmad Yani, serta Terminal Kota.

Lanjutnya, Retno Prihawati menjelaskan untuk Polsek Metro Pusat, Metro Timur, Metro Utara, Metro Selatan melakukan penyemprotan di seluruh kantor kelurahan. Begitupun pada Polsek Metro Barat melakukan penyemprotan Terminal 16C, BRI cabang Bantul, Halte Ganjar Agung, SPBU Ganjar Agung dan Ganjar Asri serta Hotel Indah Permai.

“Hari ini memasuki 14 hari ke dua, maka kita harus melakukan peningkatan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Tahap ke-2 kita telah melakukan pembubaran keramaian, baik pedagang dan kita sudah melakukan penyemprotan secara parsial. Pada hari ini kita akan melakukan penyemprotan secara bersamaan di seluruh wilayah Kota Metro,” ungkapnya.