Pembukaan Lampung Fair 2018, Resmi Dibuka Gubernur Lampung

Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo membuka secara langsung acara Lampung Fair 2018 di Lapangan PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Jumat (12/10/2018) malam.

Acara yang digelar pada Tanggal 12 Oktober hingga 27 Oktober ini, dihadiri Ketua PKK Provinsi Lampung, Ketua DPRD Provinsi Lampung, para Walikota/Bupati dan Ketua TP PKK se-Provinsi Lampung, Anggota Fokorpimda dan para ASN se- Provinsi Lampung, Pelaku usaha dari BUMN, BUMD, serta Tokoh Masyarakat.

Dalam sambutan Ridho Ficardo menyampaikan, ucapan terimakasih nya kepada Bupati/Walikota se-Provsini Lampung, yang memimpin daerahnya dengan sangat baik, sehingga membawa kemajuan Provinsi Lampung.

“Tepatnya bisa kita lihat dari Lampung Fair tahun ini, kunjungan masyarakat terus meningkat dari tahun ke tahun semakin ramai. Saya berharap kepada Bapak dan Ibu, dapat mengunjungi seluruh anjungan untuk melihat perkembangan pembangunan di setiap daerah,” kata Gubernur.

Lanjutnya Ridho mengatakan, Lampung Fair adalah kebanggaan kita bersama masyarakat Lampung. “Karena ini, Saya juga berpesan kepada generasi muda untuk mempelajari karya-karya pembangunan dari setiap anjungan, sehingga kalian membawa kemajuan Provinsi Lampung dimasa yang akan datang,” ujarnya.

Berdasarkan laporan panitia penyelenggara Lampung Fair, Plt Asisten Bidang Pembangunan Provinsi Lampung Taufik Hidayat mengatakan, tema pada acara Lampung Fair 2018 ini adalah The Biggest Fair In Sumatra, dengan makna menempatkan Lampung sebagai pintu gerbang utama Pulau Sumatra dalam penyelenggaraan pameran terbesar dengan sekala pemasaran dan melibatkan pengusaha se-Sumatra.

“Acara ini digelar dengan tujuan sebagai, sebagai sarana menginformasikan kepada masyarakat akan hasil pembangunan, prestasi yang telah dicapai dan yang akan di laksanakan. Sebagai media pameran pedagang, promosi dan investasi pariwisata, sehingga terjadi transaksi ekonomi dalam penyelenggaraan ini. Dan yang terakhir yaitu untuk menyelenggarakan hiburan untuk masyarakat Lampung,” ujar  Taufik Hidayat.

Penyuluhan Pencegahan Perkembangan Praktek Prostitusi di Kota Metro

Pemerintah Kota Metro melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mengadakan penyuluhan pencegahan perkembangan praktek prostitusi di Kota Metro tahun 2018, yang bertempat di LEC Kartika Kota Metro, Selasa (2/10/2018).

Berdasarkan laporan Plt. Kepala Kesbangpol Nur Iman mengatakan, maksud di adakan penyuluhan ini yaitu, untuk meningkatkan sinergi dan koordinasi antara perangkat pemerintah, elemen masyarakat dan pamong warga dalam rangka pengawasan dan pencegahan terhadap kegiatan praktek prostitusi di wilayahnya masing-masing. Dan memberikan wawasan informasi kepada peserta tentang bahaya praktek prostitusi terhadap keluarga masyarakat dan negara.

“Tujuan dari kegiatan ini yaitu, diharapkan para peserta dapat memahami pentingnya upaya preventif terhadap kegiatan praktek prostitusi di Kota Metro. Peserta berperan aktif dalam upaya pencegahan perkembangan praktek prostitusi di Kota Metro, serta diharapkan para peserta mampu melindungi keluarga dan masyarakat, dari bahayanya/akibat yang ditimbulkan dari praktek,” ungkap Nur Elman.

Tambahnya, Nur Elman menjelaskan bahwa pada acar ini dinarasumberi oleh Polres Kota Metro, Satpol PP Kota Metro, Dinas Kesehatan Kota Metro dan Kantor Kesbang dan Politik Kota Metro.

“Kemudian acara ini dilaksanakan selama 2 hari, yang peserta sebanyak 200 orang yang terdiri dari Kasi Pemerintahan Kelurahan se-Kota Metro, Ketua RW, Ketua RT, tim penggerak PKK Kelurahan, anggota FKPM, anggota LPM, pemilik Hotel/Rumah kost/Rumah Kontrakan di Kota Metro,” jelas Nur Elman.

Sementara dalam sambutan Walikota Metro Achmad Pairin memberikan apresisasinya kepada Kesbangpol, karena telah mengadakan penyuluhan pencegahan prostitusi. Dimana kegiatan ini sangat menarik untuk di sosialisasikan.

“Karena prostitusi merupakan penyakit yang ada di lingkungan pada masyarakat. Saya juga ingin menambahkan, untuk kedepannya pada kegiatan seperti ini turut menghadirkan  narasumber dari Kementrian Agama, guna menyadarkan kita semua atas perbuatan terhadap pencegahan prostitusi,” ujar Pairin.

Dan pada akhir sambutannya, Pairin mengajak peserta penyuluhan untuk bersama-sama mengurangi prostitusi yang ada di Kota Metro. “Bertindak tegas lah kepada warga yang melanggar, guna mendukung visi Kota Metro. Visi ini tidak akan terwujud, jika angka prostitusiya tinggi,” pungkasnya.

Hari Kunjung Perpustakaan Kota Metro Tahun 2018

Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah mengadakan peringatan Hari Kunjung Perpustakaan Kota Metro tahun 2018, yang bertempat di pelataran Jl. Ade Irma Suryani Kota Metro, Kamis (27/09/2018).

Berdasarkan laporan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Syachri Ramadhan mengatakan tema dari kegiatan ini adalah, memasyarakat kan budaya literasi guna mewujudkan Metro sebagai Kota pendidikan.

“Dengan tujuan menumbuh kembangkan minat budaya baca, kepada masyarakat sekaligus ajang promosi dan pengenalan pemanfaatan perpustakaan-perpustakaan sekolah dan rumah pintar Kelurahan yang ada di Kota Metro. Menumbuh kembangkan kecintaan membaca, menulis dan berbicara bagi para pelajar dan masyarakat umum. Sehingga kedepan mampu menghasilkan kreatifitas yang membanggakan Kota Metro,” ujarnya.

Sementara dalam sambutan Walikota Metro Achmad Pairin mengatakan, ucapan selamat kepada pemenang lomba yang telah memeriahkan acara ini.

“Saya ucapkan terimakasih kepada 67 stand baca, yang pesertanya terdiri dari OPD, Sekolah SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi serta Komunitas di Kota Metro,” ungkapnya.

Tambahnya, Achmad Pairin mengungkapkan bahwa, Pemerintah Kota Metro mempunyai program untuk mendukung program komunitas membaca. “Rencananya lapak baca ini akan dibangun, pada bundaran depan Masjid Taqwa dan di Lapangan Samber Kota Metro. Dengan harapan, apa yang kita bangun mampu memberikan manfaat kepada masyarakat Kota Metro,” tutup Pairin.

Kemudian acara ini dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba, diantaranya dari cabang lomba mewarnai, bercerita, pidato bahasa lampung, cipta dan baca puisi, menulis artikel, video, photografi, menulis surat kepada Walikota Metro.

Penyerahan yang dilakukan oleh Walikota Metro dan jajarannya, turut memberikan Apresiasi terhadap pemenang lomba di Tingkat Provinsi diantaranya dari lomba Perpustakaan sekolah dari SMAN 2 Metro, Lomba Perpustakaan Kelurahan Hadimulyo Timur, lomba Perpustakawan, lomba Pidato Bahasa Lampung SMPN 1 Metro, Desai logo, ASN Prestasi bidang teknologi.

Insentif RT/RW di Kota Metro akan Naik

Bertempat di Aula Kelurahan Hadimulyo Barat, Walikota Metro Achmad Pairin memberikan evaluasi dan pembinaan kepada RT/RW se-Kecamatan Metro Pusat, Selasa (25/09/2018).

Acara ini turut dihadiri Kepala Bappeda, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Camat dan Lurah se-Metro Pusat.

Berdasarkan laporan Camat Metro Pusat Triana Apresia mengatakan, Kecamatan Metro Pusat terdiri dari 5 kelurahan, yang diantaranya Kelurahan Imopuro, Kelurahan Metro, Kelurahan Yosomulyo, Kelurahan Hadimulyo Barat dan Kelurahan Hadimulyo Timur. Dari 5 kelurahan ini terdapat  Aparatur Perangkat Kelurahan dan Kecamatan sebanyak RT 229 dan RW sebanyak 56 orang.

Sementara dalam sambutan Walikota Metro Achmad Pairin mengucapkan, apresiasinya kepada Camat, Lurah dan Ketua RT/RW yang sudah on time. Dimana acara ini  dilakukan dalam rangka pembinaan untuk mendukung program pembangunan di Kota Metro.

“Pada agenda pertemuan ini saya akan membahas mengenai pembangunan daerah, terutama daerah  yang kumuh, salah satunya dari Kelurahan Imopuro. Saya ingin masyarakat kita memiliki WC sehat.  Kemudian Ketua RT di setiap lingkungan untuk mengecek masyarakat yang tidak mempunyai WC sehat, untuk di laporkan kepada Lurah,” ujar Pairin.

Tambahnya Achmad Pairin menginformasikan kepada RT/RW bahwasanya, dana insentif pada triwulan ke 4 akan di tambah sebanyak Rp. 50.000. “Ditambah lagi, RT/RW di Kota Metro akan mendapatkan kartu BPJS Ketenagakerjaan, dengan iuaran sebesar Rp. 11.000 setiap bulannya akan ditanggung Pemerintah Kota Metro,” katanya di akhir sambutan.

Kemudian pada acara ini dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis, berupa dana insentif pada triwulan ke 3, 2 baju seragam dan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan RT/RW setiap daerah oleh Walikota Metro.

Pelaunchingan Klinik Konsultasi APIP Kota Metro

Pemerintah Kota Metro melaunching Klinik Konsultasi Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) Kota Metro, yang bertempat di Halaman Inspektorat Kota Metro, Kamis (20/09/2018).

Dalam sambutan Wakil Walikota Metro Djohan, mengucapkan apresiasi dan berharap dengan adanya Klinik Konsultasi APIP, mampu meningkatkan kinerja Inspektorat dalam melaksanakan pembinaan dan pengawasan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Metro.

“Meskipun Inspektorat adalah bagian dari perangkat daerah namun , dalam kedudukannya tetap harus memberikan saran kepada perangkat daerah lain, jika perangkat daerah ingin melakukan konsultasi. Sehingga nantinya banyak kekeliruan/kesalahan yang dapat dicegah lebih awal,” ujar Djohan.

Lebih lanjutnya, dengan dibentuknya klinik konsultasi APIP akan memberikan ruang bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mendapatkan saran dan bahan pertimbangan. Hal ini dalam rangka mendukung pencapaian visi misi dan program program unggulan sebagaimana yang tertuang pada RPJMD di Kota Metro tahun 2016-2021.

“Sebelum meresmikan APIP diharapkan kepada Inspektorat dapat berkomitmen, agar pelaksanaan pengawasan berdasarkan prinsip professional, independen, objektif, tidak tumpang tindih. Dan kepada OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Metro, agar kiranya keberadaan klinik konsultasi ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Tambahnya di akhir sambutan orang nomor dua ini mengatakan, konsultasi kan berbagai permasalahan seperti, potensi penyimpangan pelanggaran aturan, maupun kerugian daerah atas suatu program kegiatan. “Sehingga Dari louncing nya klinink APIP ini mampu membawa lebih baik Kota Metro dari Kabupaten yang lainnya,” tutupnya.

Sementara itu, kegiatan ini dihadiri Plh. Kepala BPKP Provinsi Lampung Rita Erva, Staf Ahli Pemerintah Kota Metro, Kepala OPD, Camat dan Lurah se-Kota Metro.

Pengambilan Keputusan Terhadap Raperda Perubahan APBD TA. 2018

DPRD Kota Metro menggelar Rapat Paripurna tentang Pengambilan Keputusan Terhadap Raperda Perubahan APBD TA. 2018, yang berlangsung di Ruang Sidang setempat, Senin (17/09/2018).

Walikota Metro A. Pairin dalam laporannya menyampaikan, bahwa di bidang Perekonomian pada tahun 2015 laju pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,87%, pada tahun 2016 naik menjadi 5,90%, dan melambat menjadi 5,66% pada tahun 2017.

Namun jika dilihat dari pendapatan per Kapita penduduk Kota Metro pada tahun 2015 yang sebesar 28,01 Juta Rupiah, meningkat menjadi 31,09 Juta Rupiah di tahun 2016 dan meningkat kembali menjadi 33,65 Juta Rupiah di tahun 2018. Hal tersebut membuktikan bahwa tingkat produktivitas penduduk Kota Metro disetiap tahunnya meningkat dengan baik.

Terkait jumlah penduduk miskin di Kota Metro pada tahun 2015 – 2017 mengalami penurunan yang signifikan, dimana pada tahun 2015 angka kemiskinan tercatat 10,29%, mengalami penurunan menjadi 10,15% di tahun 2016, dan di tahun 2017 kembali turun menjadi 9,89%. Kota Metro menduduki tingkat kemiskinan terendah ke- 2 setelah Kota Bandar Lampung, dan cukup rendah jika dibandingkan tingkat kemiskinan Provinsi Lampung yang mencapai angka 13,69% pada tahun 2017.

Di bidang Pendidikan bahwa tingkat partisipasi Sekolah jenjang pendidikan dasar telah mencapai angka 97,2% di tahun 2017, dengan pembuktian beberapa prestasi tercatat yang diraih oleh Siswa/i dan Guru pada kompetisi tingkat Provinsi maupun Nasional.

Kemudian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terus mengalami peningkatan dan melampaui target yang ditetapkan dalam RPJMD 2016 – 2021, yakni di tahun 2015 IPM sebesar 75,10, tahun 2016 meningkat sebesar 75,45, dan tahun 2018 terus meningkat menjadi 75,87.

Diakhir laporannya Walikota Metro mengucapkan terimakasih atas kerja keras semua Pihak, dan menindaklanjuti saran dengan mempertimbangkan regulasi yang ada serta kapasitas keuangan Daerah Kota Metro.