0 Comments

Wahdi : Keluarga Merupakan Faktor Utama Membangun BANGGA KENCANA

Wali Kota Metro Wahdi membuka sekaligus menjadi Keynote Speaker, pada Rapat Koordinasi (Rakor) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (BANGGA KENCANA) Tingkat Kota Metro Tahun 2023 yang berlangsung di Aula Pemerintah Kota Metro, Senin (25/09/2023). Kepala BKKBN Lampung Dr. Nurizky Permanajati,. MH menyampaikan perlunya mencermati capaian Program BANGGA KENCANA perwakilan Provinsi Lampung, sesuai dengan target yang seharusnya dicapai dalam Kontrak Kinerja dengan BKKBN Pusat sampai dengan triwulan ke III. Menurutnya, untuk mewujudkan Target Indikator Kinerja Program BANGGA KENCANA di Provinsi Lampung tahun 2023 memerlukan inovasi, berupa kegiatan yang tepat sasaran dalam memenuhi target sesuai capaian prevalensi stunting Provinsi Lampung tahun 2024 sebesar 10,88. “Serta diperlukan Koordinasi Antar Lintas Sektor di berbagai lini lapangan, sehingga koordinasi dan penggarapan percepatan penurunan stunting dapat tercapai sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” ujarnya. Kepala BKKBN Lampung juga membeberkan bahwa, saat ini capaian Realisasi Anggaran DAK sub-Bidang KB Provinsi Lampung yang tersebar di 15 Kabupaten/Kota masih berada pada posisi 32,66%, yang masih menjadi kendala bagi berjalannya program BANGGA KENCANA tahun 2023. Dia berharap, kepada Dinas PPPAPP & KB  Kota Metro dapat segera merealisasikan anggaran sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam Surat Kesepakatan Pelaksanaan Pencapaian Target Kinerja Tahun 2023, dengan tetap mengikuti ketentuan yang berlaku. “Besar harapan kami agar tidak terdapat kesalahan dalam pelaksanaannya sehingga program KB dan Percepatan Penurunan Stunting dapat berjalan dengan baik,” tuturnya. Dalam pelaksanaannya, untuk mencapai target Prevalensi Stunting Kota Metro tahun 2023 yang sebesar 13,84 diperlukan Kegiatan Prioritas yaitu dengan upaya mengotimalkan DAK BOKB untuk Penurunan Stunting yang terdiri dari BKB Kit Stunting, Pendampingan Sasaran, Pencatatan Hasil Pemantauan, Koordinasi di Tingkat Kab/Kota, Audit Kasus Stunting, dan Mini Lokakarya. “Mengingat batas waktu pelaksanaan triwulan ke III akan berakhir mari kita bersama-sama berupaya sekuat mungkin agar target penurunan stunting dapat tercapai. Kolaborasi program tentunya dapat diwujudkan antar beberapa lintas sektor terkait percepatan penurunan stunting,” pintanya. Nurizky yakin melalui solidaritas dan komitmen bersama tentang pentingnya program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting, maka Target yang ditetapkan akan tercapai pada tahun 2023 dan beberapa tahun yang akan datang. Sementara itu, Wali Kota Metro dr. H. WAHDI, Sp.OG (K)., M.H mengungkapkan bahwa peran keluarga sangat penting, dimana keluarga merupakan faktor utama yang membuat hidup kita menjadi tenang dalam menjalani pekerjaan, menjalankan tugas, mengemban amanah dan menjalankan apapun aktifitas dan kegiatan dalam kehidupan. Oleh sebab itu, perlu disadari bahwa untuk membangun kualitas suatu bangsa, membangun kualitas suatu negara, atau membangun daerah harus dimulai dari membangun kualitas keluarga. Selain Pembangunan Keluarga, berbagai isu strategis yang berkaitan dengan pengendalian penduduk seperti Bonus Demografi, Kebijakan Satu Data Kependudukan, juga isu pelayanan dasar seperti angka kematian Ibu, Kebutuhan ber-KB Pasangan Usia Subur yang belum terlayani (unmet need) angka prevalensi stunting dan berbagai isu penting lainnya juga harus menjadi perhatian kita bersama. Wahdi menjelaskan bahwa Rapat Koordinasi Program Bangga Kencana ini merupakan wadah bagi kita semua untuk meningkatkan koordinasi dan sinergitas antar lembaga dalam mendukung program pembangunan keluarga, kependudukan dan juga program KB. “Harapannya, melalui pertemuan ini seluruh peserta dapat lebih mengetahui dan memahami tentang Program Bangga Kencana. Pihak-pihak mana saja yang terlibat, langkah-langkah apa yang telah dilakukan serta kendala-kendala apa yang dihadapi dalam menjalankan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana di Kota Metro yang Kita cintai ini,” bebernya. Wali Kota Metro juga menegaskan bahwa Program BANGGA KENCANA merupakan program utama yang diusung oleh BKKBN RI. Maka dengan itu, perlunya dukungan dan bantuan banyak pihak, baik dari Organisasi Perangkat Daerah, Lembaga Vertikal, Organisasi Kemasyarakatan, Camat, Lurah, UPTD Kesehatan, juga Kader KB di masyarakat dan masih banyak lagi pihak-pihak yang terkait. “Tak hanya itu, Peran BKKBN melalui Dinas PPPAPP-KB Kota Metro juga sangat terkait dengan Program Penurunan Stunting, terutama dalam hal Pencegahan Kasus Stunting. “Oleh sebab itu saya mengharapkan agar pelaksanaan program pencegahan stunting beserta kendala-kendala yang dihadapi, dapat dibahas pada Rakor Program BANGGA KENCANA ini dengan bersama-sama berkolaborasi, bersinergi untuk sumber daya manusia Indonesia yang unggul, yang tangguh dan sehat,” kata Wahdi. Meskipun data terakhir angka prevalensi stunting di Kota Metro telah berhasil diturunkan, Wahdi meminta seluruh yang terkait untuk tetap menjaga fokus dalam percepatan penurunan stunting dan jangan terbuai oleh prestasi sementara agar harapan Kota Metro menjadi Zero Stunting dapat terwujud. (Yl/Sr)

0 Comments

Wahdi Ajak Peserta Senam LLI Beri Semangat Generasi Kedepan

Wali Kota Metro dr. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG (K) beserta jajaran menghadiri Senam Gebyar LLI (Lembaga Lanjut Usia Indonesia) Kota Metro, yang berlangsung di Lapangan Kelurahan Mulyojati, Minggu (21/09/2023). Pada kesempatan ini, Wahdi memberikan semangat kepada seluruh generasi Kota Metro dengan menyampaikan bahwa pembangunan yang ada di Kota Metro, merupakan hasil dari para pendahulu yang dilanjutkan oleh generasi depan yang harus memiliki nilai dan spiritual yang baik. “Kita harus memberikan semangat pada generasi kedepan. Saat ini, usia harapan hidup Kota Metro tertinggi di provinsi Lampung, angka pendidikan Kota Metro juga tertinggi di Provinsi Lampung. Dengan meningkatkan sumber daya manusia di generasi sekarang, diharapkan mampu meningkatkan angka lansia produktif,” ucap Wahdi. Ketua LLI Kota Metro, Lukman Hakim mengucapkan terimakasih dan mendukung penuh program-program pemerintah dalam membangun sumber daya masyarakat, agar kesejahteraan masyarakat Kota Metro terus berjalan dengan baik. “Harapan kami kedepan, akan ada satu pelayanan yang sangat dibutuhkan untuk lansia agar lebih baik pelayanannya. Pembinaan Pak Wali dan Bu Wali sangat diperlukan. Bantuan saat ini memang sudah ada, namun kami juga berharap bantuan yang dibutuhkan dapat lebih banyak lagi. Sehingga usia yang diharapkan lansia Metro mampu meningkatkan usia harapan hidup,” lanjutnya. Selanjutnya, Yusfia Endang Puspita yang mewakili pihak Rumah Sakit Sumbersari Bantul mengatakan bahwa RS Sumbersari bantul akan terbuka untuk siapa saja, khususnya lansia.”Kami akan siap melayani dengan sepenuh hati untuk warga Kota Metro, khusus para lansia,” katanya di sela senam LLI. (Dns/Sr)

0 Comments

Juni : Wisuda Akbid Wirabuana Mampu Berikan Inovasi Wujudkan Visi dan Misi Kota Metro

Staf Ahli III Bidang Wali Kota Metro menghadiri Wisuda Mahasiswa Akademi Kebidanan Wira Buana Metro Angkatan Ke-XIX Tahun Akademik 2022/2023 yang berlangsung di Wisma Haji AlKhairiyah, Sabtu (23/09/2023). Staf Ahli Bidang III Wali Kota Metro Juni Kuswati,S.H menyambut gembira dilaksanakannya acara Wisuda Mahasiswi Akademi Kebidanan Wira Buana Metro Angkatan KE-XIX Tahun Akademik 2022/2023 yang merupakan acara puncak dari proses akhir suatu siklus pendidikan yang mana menunjukkan bahwa Akademi Kebidanan Wira Buana Metro telah berhasil menyelenggarakan proses pendidikan dan mencetak SDM yang siap untuk diterjunkan membangun daerah Kota Metro . “Saya ucapkan selamat kepada para wisudawati, semoga keberhasilan yang saudari raih ini menjadi pembuka jalan untuk meraih apa yang saudari cita-citakan,”ucapnya. Juni yang mewakili Wali Kota Metro meminta upacara wisuda merupakan refleksi keberhasilan penyelenggaraan pendidikan, diharapkan tidak hanya dijadikan semata-mata sebagai acara rutin yang sifatnya seremonial tetapi lebih dari itu. “Upacara wisuda harus bisa disikapi secara arif dan bijak untuk melakukan koreksi terhadap proses manajerial penyelenggaraan pendidikan yang di mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan penilaian dan hasil yang telah dicapai,”tuturnya. Sebagai Staf Ahli Walikota, dia menilai perlu adanya kesadaran bersama bahwa kehidupan modern di era global ini akan semakin kompleks, masyarakat akan semakin terbuka, tingkat kompetisi akan semakin tajam, tiada ruang dan waktu tanpa kompetisi. “Situasi seperti yang sedang kita hadapi ini menuntut kita harus memiliki tingkat kesadaran untuk terus belajar menambah dan memperluas wawasan pengetahuan dan kemampuan sehingga ilmu yang diraih dapat melekat dalam diri kita semua,”bebernya. Dia juga mengajak kepada seluruh jajaran praktisi dunia dalam pendidikan untuk terus berupaya meningkatkan dan mengembangkan program pendidikan tinggi di Kota Metro dengan melakukan inovasi tanpa henti sesuai dengan Visi Kota Metro yaitu Terwujudnya Kota Metro Berpendidikan, Sehat, Sejahtera dan Berbudaya. “Serta Misi Mewujudkan Kualitas Pendidikan dan Kebudayaan yang Berdaya Saing di Tingkat Nasional dan Global dengan Menjunjung Tinggi Nilai Keagamaan,”tambahnya. Harapannya, para Wisudawati tidak lantas merasa berpuas diri dengan apa yang telah didapatkan hari ini, karena prosesi wisuda sejatinya merupakan sebuah langkah awal dari langkah-langkah berkesinambungan untuk meningkatkan kualitas diri. “Dengan telah diwisudanya Saudari-saudari pada hari ini, juga bukan berarti bahwa perjuangan dalam menuntut ilmu sudah selesai. Namun justru hendaknya dapat menjadi motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan, agar tidak ketinggalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang secara pesat,”pintanya. Oleh sebab itu, perlunya upaya-upaya yang berkelanjutan, khususnya dalam mengoptimalkan pembangunan dan pelayanan di bidang pendidikan dan kesehatan kepada masyarakat serta menggalakkan berbagai program pembangunan yang berwawasan kesehatan. “Dalam merealisasikan hal tersebut tentunya diperlukan formulasi strategi pembangunan kesehatan yang berkesinambungan dan tepat serta di dukung dengan penyiapan tenaga kesehatan yang profesional. Profesionalisme ini tentunya hanya dapat dicapai, apabila tenaga yang dihasilkan oleh institusi pendidikan merupakan tenaga-tenaga yang berkualitas, baik dalam pengetahuan, maupun sikap dan keterampilannya,”bebernya. Sementara itu, Direktur Akademi Kebidanan Wira Buana Kota Metro Dr.Andi Warisno,M.MPd menyampaikan selama masa kepemimpinannya selama 2 tahun dari tahun 2021 sampai 2023 telah melakukan langkah-langkah sesuai saran dari LLDIKTI (Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi)menjadikan Akademi Kebidanan Wira Buana menjadi Universitas Wira Buana.”Mudah-mudahan apa yang kita harapkan terwujud dengan terbitnya SK (Surat Keputusan) Universitas Wira Buana Metro Lampung, saya harapkan dengan perubahan baru ini kita bisa membuka prodi-prodi lain seperti S1, profesi kebidanan serta prodi-prodi yang lain seperti kesehatan,”katanya. Sehingga harapannya, beberapa tahun ke depan Akademi Wira Buana Kota Metro juga bisa membuka Sekolah Kedokteran. “Ke depan juga diharapkan Kota Metro dapat menjadi destinasi orang-orang yang hendak bersekolah bukan hanya di sekolah kita, tetapi semua sekolah yang ada di Kota Metro,”harapnya. Selain itu, Andi mengingatkan kepada para Alumin Akademi Kebidanan Wira Buana termasuk yang baru di wisuda wajib untuk memajukan almamaternya.Pada kesempatan tersebut Yayasan Sapta Buana Kebidanan Metro juga memberikan hadiah kepada 3 orang Wisudawati nilai terbaik yaitu Juara I Rizma Yogi Febrylia dengan IPK 3,84 , Juara II Elviana Anggraini dengan IPK 3,75 dan Maisa Adela Putri dengan IPK 3, 72. (Yl)

0 Comments

Wahdi : HUT RSUD Jendral Ahmad Yani ke 51, Harus Dicontoh

dr. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG (K) selaku Walikota Metro menghadiri kegiatan bhakti sosial dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun RSUD Jendral Ahmad Yani Kota Metro ke-51 Tahun, yang bertempatan di Pondok Pesantren Imam Asy-Syafi’i, Sumbersari, Metro Selatan, pada Jum’at 22/09/2023. Wahdi mengucapkan terima kasih kepada panitia serta jajaran RSUD Jendral Ahmad Yani, karena di Hari Ulang Tahun RSUD ini telah melaksanakan kegiatan yang bermanfaat. “Hal seperti ini harus dicontoh, acara perayaan ulang tahun tidak digunakan untuk jalan-jalan, melainkan memberikan manfaat bagi sekitar. Mudah-mudahan kegiatan ini akan terus berlanjut dan memberikan suatu hal yang penting juga bagi pemberdayaan sumber daya manusia yang berkualitas,” tutur Wahdi. Dalam kesempatan ini, Wahdi juga menekankan lagi kepada para OPD untuk merayakan Hari Ulang Tahun yang lebih positif, karena di sini kita melayani masyarakat. “Mari kita berikan yang terbaik untuk pembangunan dan masyarakat, perhatikan juga lembaga-lembaga sosial. Kita harus bersyukur Kota Metro, kota pendidikan yang didukung oleh pihak swasta. Saya menekankan betul-betul dengan rasa kepedulian yang dimiliki oleh para instansi,” katanya dr. Fitri Agustina selaku Direktur Utama RSUD Jendral Ahmad Yani, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga dilakukan guna untuk mendukung program-program Pemerintah Kota Metro. “Rangkaian acara Hari Ulang Tahun RSUD Jendral Ahmad Yani Metro yaitu ingin berada ditengah-tengah masyarakat, salah satunya dengan melakukan bhakti sosial dan pengobatan gratis di 5 titik tempat,” ucapnya. Ketua Yayasan, Firman mengucapkan terimakasih atas bantuan yang datang ke Pondok Pesantren Asy-Syafi’i dan menerangkan bahwa beberapa dari mereka adalah orang tidak mampu. “Alhamdulillah sekali kami mendapat bantuan dari pihak pemerintah dan RSUD, karena ada 10 dari 90 santri kami ini adalah orang yang tidak mampu. Harapannya santri-santri yang tidak mampu tersebut juga mendapatkan orang tua asuh yang terjangkau,” kata Firman. Selanjutnya, kegiatan ini dilanjutkan dengan membaca doa, pemberian bantuan berupa sembako, pengobatan gratis dan pemberian vitamin untuk para santri. (Dns/Vv/Sr)

0 Comments

Pemkot Metro Usulkan 3 Pergeseran Anggaran Perubahan ke DPRD

Wali Kota Metro bersama Wakil Wali Kota Metro bebeserta jajarannya mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kota Metro yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kota Metro, Jumat (22/09/2023). Fraksi Partai Nasdem mewakili Badan Anggaran DPRD Kota Metro Ansori, SE,MM menjelaskan bahwa ada 3 pergeseran anggaran Pemerintah Kota Metro dari yang diusulkan dengan dasar pertimbangan yang telah disepakati antara Badan Anggaran, Komisi-komisi DPRD Kota Metro serta Fraksi-fraksi DPRD Kota Metro dengan Organisasi Perangkat Daerah Kota Metro yaitu Pendapatan Daerah, Belanja Daerah, Pembiayaan Daerah. Pada Anggaran Pendapatan Daerah yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah dan Pendapatan Transfer Pemerintah Kota Metro mengalami kenaikan sebesar Rp. 51.578.521.363,- dari anggaran awal sebesar Rp.902.314.090.073,- menjadi Rp. 953.892.611.436,- atau sebesar 5,72% dengan rincian Pendapatan Asli Daerah yang terdiri dari komponen Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan, serta lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah. “Pendapatan Transfer juga mengalami kenaikan yang terdiri dari komponen Pendapatan transfer pemerintah pusat dan Pendapatan transfer antar daerah sebesar Rp. 11.745.288.442,- dari anggaran awal sebesar Rp. 667.107.524.000,- menjadi R.p. 678.852.812.442,- atau sebesar 1,76%,”bebernya. Anggaran Belanja Daerah yang terdiri atas Belanja Operasi, Belanja Modal, Belanja Tidak Terduga dan Belanja Transfer juga juga ikut mengalami kenaikan sebesar Rp. 95.717.093.945,- dari anggaran semula sebesar Rp. 913.314.090.073, menjadi Rp. 1.009.031.184.018,- atau sebesar 10,48%. “Dapat digambarkan bahwa ringkasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Metro Tahun Anggaran 2023 mengalami defisit sebesar Rp. 55.138.572.582,- atau mengalami kenaikan sebesar Rp. 44.138.572.582,- dari anggaran semula sebesar Rp. 11.000.000.000,-“tuturnya. Selain itu, pada tahun anggaran 2023 Pemerintah Kota Metro mengalami kenaikan Pembiayaan Daerah yang terdiri atas Penerimaan Pembiayaan serta Pengeluaran Pembiayaan pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp. 44.138.572.582,- dari anggaran semula sebesar Rp. 11.000.000.000, menjadi Rp. 55.138.572.582,-. “Penerimaan Pembiayaan terdiri atas sisa lebih Perhitungan Anggaran tahun sebelumnya (SILPA) mengalami kenaikan sebesar Rp. 44.138.572.582,- dari anggaran sebelumnya Rp. 15.000.000.000,- menjadi Rp. 59.138.572.582,-. Sementara pada Pengeluaran Pembiayaan terdiri atas Penyertaan Modal Daerah tidak mengalami perubahan dari anggaran awal sebesar Rp. 4.000.000.000,-,”ungkapnya. Menurutnya, besarnya Defisit yang di alami oleh Pemerintah Kota Metro masih dapat ditutupi oleh sektor Pembiayaan. Sementara itu, Wali Kota Metro dr. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG (K), M.H.mengungkapkan bahwa berjalannya Tahun Anggaran 2023 Pemerintah Kota Metro dihadapkan pada situasi diharuskannya adanya perubahan Rencana Pelaksanaan Program dan Kegiatan yang berakibat terjadinya Perubahan Struktur Anggaran, Pendapatan dan Belanja Tahun Anggaran 2023 sehingga diperlukan perbaikan kondisi keuangan daerah sehingga diharapkan pembangunan yang dilakukan dapat dilaksanakan secara maksimal dan optimal. “Pertumbuhan ekonomi yang kita targetkan sebelumnya sebesar 4,5-5,0 pada perubahan 2023 ini menjadi 4,5% – 5,5%, Indeks Pembangunan Manusia yang pada penganggaran APBD Tahun 2023 ditargetkan sebesar 78,48 pada perubahan anggaran Perubahan Anggaran ini ditargetkan menjadi 78,60, Tingkat Kemiskinan yang sebelumnya ditargetkan sebesar 7,2% pada perubahan ini ditargetkan 7% Tingkat pengangguran terbuka sebelumnya ditargetkan di angka 5% pada perubahan menjadi 4,2% dan Rasio Gini sebesar 0,3 menjadi 0,293,”jelasnya. Harapannya, dengan koordinasi yang baik antara Pemerintah Daerah dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat, Pemerintah Kota Metro akan mencapai target yang telah ditentukan di Perubahan Tahun 2023. “Pada hari ini kita telah menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan APBD Tahun 2023, Kita telah menyepakati asumsi makro yang melandasi penyusunan struktur anggaran untuk membiayai program dan kegiatan sampai dengan Tahun 2023. Kita telah menyepakati pula prioritas program, kegiatan dan sub kegiatan untuk mendukung perwujudan Visi dan Misi RPJMD Kota Metro Tahun 2021-2026,”terangnya. Wahdi menuturkan bahwa kesepakatan yang dilakukan tertuang dalam dokumen Kebijakan Umum Anggaran – PPAS Perubahan APBD Kota Metro Tahun 2023 dimana kita menyepakati proyeksi Pendapatan Daerah sebesar Rp. 953.892.611.436,- dari Pendapatan Daerah pada APBD Murni 2023 bertambah menjadi sebesar Rp. 902.314.090.073,- atau diproyeksikan naik sebesar Rp.51.578.521.363,- yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah Rp.39.833.232.921,- dan Pendapatan Transfer sebesar Rp.11.745.288.442,- . “Pada penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan APBD Tahun 2023 alokasi Dana Transfer Tahun 2023 bertambah pada Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat pada Dana Perimbangan yang pada Tahun 2023 sebesar Rp. 576.997.463.000,- yang di proyeksikan menjadi Rp.584.442.751.442,- atau diproyeksikan bertambah Rp.7.445.288.442,- yang di dapat dari Dana Transfer Umum-Dana Bagi Hasil (DBH). serta pada Pendapatan Transfer Antar Daerah Tahun 2023 sebesar Rp. 59.000.000.000,- yang pada perubahan APBD Tahun 2023 diproyeksikan menjadi Rp.63.300.000.000,- atau bertambah sebesar Rp.4.300.000.000,- yang didapatkan dari bagi hasil,” katanya. Wahdi juga menjelaskan bahwa Pendapatan daerah digunakan untuk membiayai Belanja Daerah sebesar Rp. 1.009.031.184.018,- yang artinya pemerintah Kota Metro mengalami defisit sebesar Rp.55.138.572.582,-.”Defisit ini ditutupi dengan Sisa Lebih Perhitungan Akhir (SiLPA) sebesar Rp. 59.138.572.582,-Adapun selisihnya digunakan untuk Penyertaan Modal Bank Lampung sebesar 4.000.000.000,- ,”sambungnya. Untuk itu, Wahdi berharap dukungan dari seluruh anggota DPRD dalam pembahasan hingga kesepakatan Raperda Perubahan APBD nanti untuk kembali mempertajam prioritas.Rapat diakhiri dengan melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama Pemerintah Kota Metro dan DPRD Kota Metro tentang Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan APBD Anggaran Tahun 2023. (Yl)

0 Comments

Sosialisasi Manajemen Teritorial, Qomaru Ingin Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Wakil Wali Kota Metro menghadiri Acara Silaturahmi dan Sosialisasi Manajemen Teritorial Pejabat Forkopimda, Toga, Tomas,dan Toda Kota Metro dan Kabupaten Lampung Tengah yang di leading sektor oleh Kodim 0411/KM berlangsung di Aula Pemerintah Kota Metro, Jumat (22/09/2023). Wakil Wali Kota Metro Drs. Qomaru Zaman, M.A mengungkapkan bahwa sebagai pemimpin daerah harus memahami manajemen teritorial melalui pendekatan nilai-nilai agama. “Oleh karena itu, yakin aja pak komandan temen-temen jajaran FKUB, tokoh-tokoh agama, dan tokoh masyarakat yang ada di depan sebagai refersentasi dari kota ini yang bertanggungjawab mengawal kota ini untuk nanti pada saatnya menjadi kota yang bermartabat dan terhormat,” ucapnya. Qomaru juga menekankan bahwa dia bersama Wali Kota Metro sebagai pembina yang sudah ditunjuk oleh FKUB, akan menjadi orang pertama yang menjadi mediator jika ada permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan masyarakat dan lain-lainnya di Kota Metro. “Setiap problem apapun yang ada di kota ini alhamdulillah berkat kerjasama yang kuat antara Pemerintah Kota Metro, Forkopimda, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama alhamdulillah semua manajemen konflik di Kota Metro ini teratasi dengan seksama dan dalam tempo sesingkat-singkatnya,”ujarnya. Sebagai Pemimpin Daerah, Wakil Wali Kota Metro mengungkapkan bahwa sampai saat ini PR terbesar yaitu tentang konflik sosial sedang kan problem ekonomi sudah teratasi dengan baik. “Tingkat kepercayaan masyarakat ke pemerintah harus dinaikan, supaya program pemerintah hadir terus kepada masyarakat, dan kami saya bersama Wali Kota selalu bersinergi,” pintanya. Dia juga yakin, Kota Metro dapat mewariskan contoh pola kepemimpinan politik di kabupaten/kota yang tidak mempunyai permasalahan pribadi. “Mudah-mudahan melalui pendekatan manajemen teritorial yang akan disampaikan akan menjadi catatan baik untuk kota ini melangkah lebih baik ke depan, menjadi kota yang penuh rasa kebersamaan dan tidak ada perbedaan yang menyolok yang mengakibatkan problem sosial, serta mampu tingkatkan kesejahteraan masyarakat,” bebernya. Sementara itu, Kasubdit Binjemenorg Direktur Sistem dan Metode Pusat Teritorial Angkatan Darat (Dirsisment Pusterad). Kolonel ARH Fachrudin Usuluddin, S.E.,M.Han mewakili Komandan Pusat Teritorial Dunia Angkatan Darat, mengucapkan terimakasih atas kehadiran seluruh undangan pada kegiatan silaturahmi yang diadakan oleh kodim 0411/KM. “Latar belakang pelaksanaan kegiatan silaturahmi di wilayah kota metro adalah dalam rangka mendukung kesiapan satuan dan prajurit TNI Angkatan Darat agar memiliki kemampuan untuk melaksanakan kegiatan internetan darat secara profesional untuk kepentingan pertahanan negara,”ungkapnya. Harapannya, ke depan satkowil di jajaran dengan TNI Angkatan Darat dapat melaksanakan tugas pokoknya dalam membantu pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat semaksimal mungkin. “Tujuan dari kegiatan tidak lain adalah untuk menumbuh kembangkan, serta meningkatkan sinergitas antara Pemerintah Daerah Kota Metro dengan satuan TNI Angkatan Darat yang ada di wilayah ini serta instansi terkait beserta masyarakat. Untuk bersama-sama mendukung program pemerintah daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kota Metro,” jelasnya. Fachrudin berhadap pemerintah daerah dapat memberdayakan kodim 0411/KM beserta jajarannya untuk digunakan semaksimal mungkin mendukung program-program dari pemerintah daerah. “Harapan ke depan atas adanya kegiatan sinergitas tersebut, bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Metro. Khususnya serta nantinya akan mewujudkan kemanunggalan dengan seluruh lapisan masyarakat dan pada akhirnya akan mendukung terwujudnya pertahanan wilayah di wilayah Kota Metro,”harapnya. Dia juga menghimbau seluruh peserta yang hadir untuk dapat menjaga kestabilan dan keamanan wilayah saat pesta demokrasi dilaksanakan secara serentak. “Selain itu dengan adanya perkembangan teknologi dan internet, saya harapkan bisa dipergunakan untuk hal-hal yang positif serta mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan selalu bijak dalam penyedia sosial serta tidak mudah terprovokasi dengan adanya berita-berita hoax yang belum jelas kebenarannya,” tegasnya. Dalam sambutannya dia meminta Slogan TNI Angkatan Darat yaitu mencintai dan dicintai rakyat tidak hanya menjadi slogan semata. “Kami berharap adanya dukungan dari seluruh lapisan masyarakat khususnya di wilayah Kota Metro,”tuturnya (Yl/Sr)

0 Comments

Penyuluhan Hukum Terpadu, Wahdi Sampaikan Materi Kota Layak Anak

Wali Kota Metro dr. wahdi Siradjuddin, Sp.OG (K) bersama Kepala Kejaksaan Negeri Metro Virginia Hariztavianne, S.H, B.BUS, M.M, M.H menjadi narasumber dalam kegiatan Penyuluhan Hukum Terpadu bagi Masyarakat dan Aparatur Pemerintah Kota Metro, yang bertempatan di Aula Kelurahan Yosodadi, Kamis (21/09/2023). Dimana kegiatan ini Wali Kota Metro menyampaikan materi terkait Kota Layak Anak, yang artinya kota yang memiliki sistem pembangunan berbasis hak anak yang melalui perintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan. “Kota Layak Anak (KLA) yang dimana program ini sudah berjalan di Kota Metro. Hal ini merupakan salah satu program pemerintah yang berfungsi sebagai jembatan untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Disini juga pemerintah berperan dalam memberikan fasilitas yang menunjang pelayanan yang terbaik untuk anak-anak,” tutur Wahdi. Di akhir penyuluhan, Wahdi menegaskan bahwa pemerintah sudah berkoordinasi terkait hal-hal ini dari pihak kepolisian. “Harapan saya dari kegiatan ini mampu membentuk dan menjadikan sumber daya manusia yang berkualitas, serta menjadikan kota ini sebagai kota yang kondusif. Sehingga bagaimana upaya kita memberi kepastian dan memastikan hukum, hak-hak anak lebih ditegakkan agar terlihat lagi,” pungkasnya. Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri Metro, Virginia memaparkan materi mengenai kekerasan terhadap perempuan dan human trafficking. “Yang mana akhir-akhir ini sering terjadi kasus tersebut dalam kehidupan masyarakat. Pada kasus ini tentu dapat berakibat fatal, serta dapat menyakiti secara fisik, seksual dan mental perempuan. Apalagi terkhususnya pada anak dibawah umur,” kata Virginia. Untuk itu Virginia juga menegaskan bahwa semua elemen harus dengan siap dan tegas terhadap penanggulangan kekerasan terhadap perempuan. Salah satunya dengan melaporkan ke pihak berwenang, yang kemudian pelaku akan diberikan sanksi tegas sesuai dengan undang-undang agar mengalami efek jera. (Dns/Vv/Sr)

0 Comments

Rakor Kampung Keluarga Berkualitas, Supriyadi Minta Keseriusan Tangani Stunting

Asisten I Sekda Kota Metro, Supriyadi memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Kampung Keluarga Berkualitas Tingkat Kota Metro, yang berlangsung di Aula Pemerintah setempat, Rabu (20/09/2023). Ketua TP PKK Kota Metro dr. Silfia Naharani Wahdi, Sp.KKLP, M.M. menyampaikan Rapat Koordinasi Kampung Keluarga Berkualitas Tingkat Kota Metro, merupakan kesempatan yang baik untuk menyampaikan beberapa hal terkait kondisi Kampung Keluarga Berkualitas serta permasalahan-permasalahan yang ada. “Saya berharap ini nantinya dijadikan sebuah diskusi untuk mendapatkan solusi, sehingga masalah yang ada pada waktu lalu mendapatkan solusi untuk menjadi lebih baik lagi,” ujarnya. Diakuinya saat ini, Prestasi Kampung Keluarga Berkualitas di Kota Metro sangat luar biasa. “Untuk itu saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang terlibat. Mari bersama-sama kita jaga dengan baik. Sebagai Ketua TP PKK, saya merupakan salah satu mitra pemerintah dalam mencapai tujuan dan visinya melalui beberapa misi, tentunya kami siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Metro baik di tingkat kota, tingkat Kecamatan maupun tingkat kelurahan,”ucapnya. Sebagai Ketua TP PKK mengaku siap membantu jika dibutuhkan baik dalam pergerakan dan pemberdayaan, melalui telekomunikasi maupun kolaborasi. PKK sesuai dengan visinya untuk membentuk keluarga yang sejahtera juga mengajak para wanita terutama di dalam rumah tangga untuk menjadi wanita yang benar-benar bisa menjadi contoh keluarga, baik dari sisi kesehatan maupun yang lainnya bagi lingkungannya maupun secara yang lebih luas lagi. “Program PKK tentunya sangat banyak dan yang berkaitan dengan kampung keluarga berkualitas juga cukup banyak dan signifikan sehingga senang sekali dan terima kasih kalau di rakor Kampung Keluarga Berkualitas kami juga disertakan. PKK siap berkolaborasi dengan pemerintah dalam hal ini adalah di Kampung KB dan mari bersama-sama kita terus jaga kampung kami,”tuturnya. Silfia juga berharap Kampung Keluarga Berkualitas bukan hanya sebuah nama dan prestasi saja, tetapi bisa betul-betul mempunyai tujuan yang jelas untuk membantu atau mewujudkan masyarakat menjadi lebih sejahtera. “Melalui masyarakat yang cerdas dan mandiri sesuai dengan visi dari pemerintah kota metro yaitu sebagai kota metro yang berpendidikan, sehat, sejahtera dan berbudaya,”ungkapnya. PKK yang merupakan organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan wanita juga mengaku siap menerima masukan maupun kerjasama. Asisten I Sekda Kota Metro Supriyadi M.H.,M.M. menuturkan bahwa Kampung Keluarga Berkualitas adalah satuan wilayah setingkat desa ataupun kelurahan, di mana terdapat integrasi dan kompetensi penyelenggaraan, pemberdayaan dan penguatan institusi keluarga dalam seluruh dimensinya guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, keluarga dan masyarakat. Berdasarkan Instruksi Presiden No. 3 tahun 2002 tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas guna mendukung keterlibatan lintas sektor di kampung keluarga berkualitas dengan bersinergi program dan kegiatan dari Kementerian dan lembaga berbasis desa. “Salah satu strategi penyelenggara di kampung keluarga berkualitas adalah berintegrasi dan program pembangunan sumber daya manusia berbasis keluarga menuju pada arahan Inpres optimalisasi Penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas dalam rangka melakukan penguatan dan pembinaan kampung keluarga berkualitas tahun 2023, maka perlu meningkatkan komitmen pemerintah daerah atau pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan kampung keluarga berkualitas,”terangnya. Bentuk peningkatan komitmen yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Metro dalam penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas adalah dengan telah terbitnya Keputusan Wali Kota Metro No. 477/KPTS/D-08/2023 tentang Penetapan Kampung Keluarga Berkualitas dan Pembentukan Kelompok Kerja Tingkat Kota serta Tingkat Ruang se-kota Metro. “Dalam keputusan tersebut tertera bahwa 22 Kelurahan di Kota Metro telah ditetapkan sebagai kampung keluarga berkualitas dengan tujuan adalah konvergensi lintas sektor dalam percepatan penurunan stunting di kampung dapat terselenggara dengan optimal,”bebernya. Supriyadi juga menekan kepada seluruh para camat dan lurah untuk dapat hadir dalam kegiatan Rapat Koordinasi Kampung Keluarga Berkualitas agar permasalahan terutama terkait stuting di kota metro dapat terus mengalami penurunan. Oleh karena itu, Asisten I Sekda Kota Metro meminta adanya keseriusan dalam penangganan stunting di Kota Metro. (Yl/Sr)

0 Comments

Bangkit : Dana DAK Harus Dimaksimalkan untuk Pembangunan Masyarakat

Ir. Bangkit Haryo Utomo selaku Sekretaris Daerah Kota Metro menghadiri Rapat Koordinasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2023 yang bertempatan di Guest House Walikota Metro, pada Selasa 19/09/2023. “Pertama hadirnya pemerintah itu membuat tatanan yang menyusun aturan-aturan yang patut dilakukan. Kedua mensejahterakan masyarakat dan memberikan nilai-nilai yang dapat memberikan pencapaian yang harus dicermati dengan baik,” ucap Bangkit saat mengawali Rakor DAK. Selain itu, Bangkit mengatakan dana DAK yang diterima oleh Pemerintah Kota Metro dialokasikan dan dikerjakan pada Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP3KB) dan Rumah Sakit Ahmad Yani. “Untuk melihat realisasi fisik dan keuangan, maka hari ini kita evaluasi sampai mana penyerapan anggaran serta untuk memberikan solusi dari setiap kesulitan. Mengingatkan dana DAK merupakan kegiatan di Kota Metro baik sarana dan prasarana yang dibiayai dari Pemerintah Pusat masuk ke APBD,” kata Bangkit. Pada kesempatan ini, Dinas Kesehatan Kota Metro dan Rumah Sakit Ahmad Yani melaporkan bahwa dana tersebut, dialokasikan untuk penguatan penurunan angka kematian ibu bayi dan intervensi stunting, pengadaan obat dan vaksin. “Sementara pada Puskeswan di gunakan untuk pengadaan obat-obatan hewan, vitamin, vaksin, obat cacing dan operasional pengobatan dan peralatan kesehatan,” jelasnya. Kemudian Kepala DP3KB Wahyuningsih, juga memaparkan bahwa dana alokasi tersebut terbagi ke-3 komponen, yaitu komponen pelayanan, komponen pencegahan, dan komponen perlindungan anak. “Sebelum melakukan alokasi dana, tentu saja kami melakukan peninjauan ulang dan memantau dokumen dengan baik. Kecepatan realisasi fisik dan nonfisik, hal yang menjadi hambatan harus menjadi perhatian. Mengkondisikan dengan pihak-pihak yang terkait dan dikomunikasikan kembali,” jelas Wahyuningsih. Di akhir Rekor, Sekda Kota Metro Bangkit , mengingatkan bahwa semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menerima dana DAK untuk bekerja dengan sebaik-baiknya sesuai aturan. “Kita harus melakukan penguatan dan memberi semangat kepada OPD, agar bekerja dengan baik sesuai dengan aturan. Selalu lakukan koordinasi dengan pemerintah pusat agar bisa memaksimalkan penggunaan DAK untuk membantu pembangunan masyarakat Kota Metro,” pesannya. (Dns/Vv/Sr)

0 Comments

Maraknya Masyarakat Terjerat Pinjol, Pemerintah Kota Metro Lakukan Penyuluhan Hukum

Sekertaris Daerah Kota Metro, Ir.Bangkit Haryo Utomo,MT, membuka Penyuluhan Hukum Terpadu bagi Masyarakat dan Aparatur Pemerintah Kota Metro, yang berlangsung di Aula Pemerintah Kota Metro, Selasa (19/09/2023). Kegiatan yang di leading sectori oleh Bagian Hukum Sekda Kota Metro tersebut menghadirkan 3 (Tiga) Narasumber yaitu, Sekda Kota Metro Ir.Bangkit Haryo Utomo,MT, Kepala Kejaksaan Negeri Virginia Hariztavianne, S.H., B.Bus., M.M., M.H., dan Deputi Direktur Pengawasan LJK (Lembaga Jasa Keuangan) Kantor OJK Provinsi Lampung Aprianus John Risnad. Kepala Bagian Hukum Sekda Kota Metro Fachruddin, SH, melaporkan tujuan kegiatan ini untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat, aparatur, pemerintah dan mahasiswa, juga kepada ibu-ibu kader PKK dan lainnya di Kota Metro, tentang transaksi keuangan berbasis elektronik, perlindungan data dan perlindungan anak dan meningkatkan kesadaran hukum bagi masyarakat dan Aparatur Pemerintah Kota Metro. “Kegiatan dilaksanakan selama 3 hari, dari tanggal 19 sampai 21 September 2023 akan berlangsung di Aula Pemerintah Kota Metro dan Aula Kelurahan Yosodadi Kota Metro ini akan melibatkan peserta sebanyak 250 orang. Untuk peseta sendiri terdiri dari aparat Kecamatan atau Kelurahan, Kepala Sekolah SMA, Kepala Sekolah SMK, Tim Penggerak PKK dan Organisasi Wanita Aisyiyah Muslimah, Forum Anak, Duta Genre, Bank, Mahasiswa dan juga pelajar,” ungkapnya. Sementara itu, Sekda Kota Metro, Ir. Bangkit Haryo Utomo, MT. berharap dari acara Penyuluhan Hukum Terpadu bagi Masyarakat dan Aparatur Pemerintah Kota Metro, dapat bersama-sama membangun Kota Metro dalam penyuluhan hukum terpadu yang diadakan pada pagi hari ini. “Dimana hukum adalah kumpulan peraturan yang terdiri atas normal dan sanksi-sanksi yang berkaitan erat dengan kehidupan manusia, yang merujuk pada sistem yang terpenting dalam pelaksanaan atas rangkaian kekuasaan penegakan hukum oleh lembaga penegak hukum karena segala kehidupan manusia dibatasi oleh hukum,” tuturnya. Lanjutnya, Bangkit juga menjelaskan bahwa saat ini teknologi informasi terus berkembang dan memiliki pengaruh besar dalam kehidupan manusia, bukan hanya sebagai pelengkap teknologi informasi, bahkan sudah seperti asisten dalam setiap aktivitas manusia baik di bidang keuangan, sosial, budaya, pendidikan dan lain sebagainya. “Adanya transaksi elektronik yang dilakukan juga akan menimbulkan akibat hukum. Untuk itu, produk hukum pun harus turut sejalan dengan perkembangan teknologi melalui sistem pemerintahan yang berbasis teknologi. Kemudian, adanya perkembangan dinamika teknologi pengetahuan dan kesadaran hukum menjadi hal yang penting dan harus ditingkatkan. Hal ini dengan mempelajari pengetahuan tentang hukum secara umum baik terhadap peraturan yang tertulis maupun peraturan yang tidak tertulis,” tegasnya. Menurutnya juga, Pemerintah memiliki tanggung jawab dalam meningkatkan kesadaran hukum bagi masyarakat pada umumnya dan aparatur pemerintah itu sendiri, sehingga perlu terus dilakukan upaya-upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap hukum positif dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Menanggapi acara ini, Deputi Direktur Pengawasan LJK (Lembaga Jasa Keuangan) Kantor OJK Provinsi Lampung, Aprianus John Risnad, meminta seluruh masyarakat dan pemerintah juga harus memahami aspek hukum pinjaman online yang saat ini banyak bermunculan di tengah-tengah masyarakat. Sebagai salah satu narasumber, Aprianus memaparkan bahwa selama ini peraturan pinjaman online (fintech) hanya tercantum pada tingkatan POJK/10/POJK.05/2022, tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan Permenkominfo No. 10 Tahun 2021, tentang perubahan atas Permenkominfo No.5 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Sistem Elektronik Lingkup Privat. “Di dalam undang-undang No. 4 Tahun 2023 terdapat kerangka hukum yang mengatur pinjaman online, melindungi konsumen, dan mempromosikan transparansi. Sementara itu, pada layanan pinjam meminjam uang atau pendanaan/kredit secara online yang dilaksanakan oleh LJK (Bank, Lembaga Pembiayaan dan P2P Lending) dan non LJK seperti Koperasi Digital terdapat 2 jenis Pinjol yaitu Pinjol Legal dan Pinjol Ilegal,” jelasnya. Aprianus juga membahas terkait maraknya masyarakat yang terjebak dengan pinjaman online ilegal, maka itu Deputi Direktur Pengawasan LJK (Lembaga Jasa Keuangan) Kantor OJK Provinsi Lampung, berharap melalui kegiatan hari ini masyarakat dapat membedakan pinjaman online yang legal dan ilegal, sehingga dapat bermanfaat jika digunakan sesuai kebutuhan dan mendatangkan tidak menimbulkan masalah dikemudian hari. “Harapannya ke depan pinjaman online akan menjadi pinjaman yang bisa membawa kesejahteraan, karena dikelola dengan baik hutangnya oleh si peminjam tadi,” kata Aprianus. Selain itu, Praktik pinjaman ilegal juga sering kali mengabaikan perlindungan data pribadi konsumen yaitu UU No.27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi yang dapat memberikan sanksi yang tegas sebagai bentuk perlindungan bagi konsumen berupa denda dan hukuman pidana,pelarangan operasional, dan blokir akses ke situs web. Pemerintah juga akan memberikan sanksi pidana yang diberikan sesuai dengan Pasal 305 ayat (1) UU P2SK yaitu setiap orang yang dengan sengaja melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 237 diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 10 (sepuluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp1.000.000.000 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp 1.000.000.000 (satu triliun rupiah). “Serta Pidana bagi Korporasi pada Pasal 305 ayat (2) UU P2SK Dalam hal kegiatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1)dilakukan oleh badan hukum yang berbentuk perseroan terbatas, penjatuhan pidana dilakukan terhadap badan hukum, pihak yang memberi perintah melakukan perbuatan itu, dan/atau yang memimpin perbuatan itu,” terangnya. (Yl/Sr)