0 Comments

Sebagai Tolak Ukur Keberhasilan, Pemerintah Metro Sambut Tim Verifikasi Lapangan STPM Award 2024

Tim Verifikasi Lapangan STPM Award 2024 mulai melakukan proses verifikasi di Kota Metro yang dilakukan di Aula Pemerintah Kota Metro, Kamis (05/09/2024). Ketua Tim Verifikasi Lapangan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Adelina Hutauruk , dalam sambutannya menjelaskan bahwa keberhasilan program STPM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) ditentukan oleh tiga komponen utama yaitu Dima (kebutuhan masyarakat), Supply (ketersediaan sarana), dan Lingkungan yang Mendukung. “Kami ucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada kami selaku Ketua Tim Verifikasi Lapangan STPM Award di Kota Metro tahun 2024. Pemicuan ini bisa dilakukan secara bertahap dan berulang kali untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sanitasi, di mana pembangunan sarana jamban tidak selalu diikuti dengan perubahan perilaku masyarakat,” ucapnya. Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa setelah kebutuhan masyarakat yaitu Dima terpenuhi maka akan ada hal-hal yang mengikuti. “Masyarakat yang sudah memiliki keinginan untuk menggunakan jamban, membutuhkan sarana yang tersedia yang disebut dengan Supply dan sarana transplasi sehingga masyarakat memiliki berbagai pilihan untuk memenuhi kebutuhan sanitasi. Mulai dari jamban leher angsa, jamban dengan sistem karet, hingga jamban yang menggunakan tangan,” tuturnya. Hal tersebut juga akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan ketersediaan sumber daya yang mereka sediakan di sebut dengan Sanitas Spreader untuk mendapatkan Supply agar dapat mendukung yang dibutuhkan lingkungan. “Dukungan itu seperti dukungan dari Wali Kota, Perwali, Perda, serta dukungan pendanaan dan peran pemerintah sangat penting dalam mengawal kegiatan program STPM.”ungkapnya. Meskipun demikian, Tim Verifikasi Lapangan juga menemukan beberapa tantangan yang dihadapi, seperti kurangnya rasa memiliki dan dukungan regulasi yang perlu diatasi bersama untuk meningkatkan akses sanitasi dan mencapai target program STPM. “Pada kesempatan yang baik ini, kami ingin mengapresiasi Kota Metro yang telah berhasil melewati proses verifikasi dokumen. Semoga dokumen yang diajukan sesuai dengan kondisi lapangan atau bahkan lebih baik,” terangnya. Sebagai Ketua Tim, dirinya juga menjelaskan bahwa STPM Award 2024 merupakan penghargaan tahun ke-7 yang diberikan Kementerian Kesehatan kepada pemerintah daerah yang berhasil mencapai 100% akses sanitasi layak. “Kami berharap Kota Metro dapat mempertahankan capaian tersebut dan terus meningkatkan kualitas sanitasi di wilayahnya, “harapnya. Sementara itu, Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin, mengucapkan selamat datang kepada Tim Penilai STBM Award dari Kementerian Kesehatan RI di Kota Metro Bumi Sai Wawai. “Semoga dengan kehadiran Bapak/Ibu sekalian di kota ini dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi kami semua untuk terus memberikan upaya terbaik dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pelaksanaan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM),” tuturnya. Menurutnya, permasalahan sanitasi bukan hanya sekedar pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga terkait dengan perilaku higiene masyarakat yaitu strategi untuk meningkatkan kondisi sanitasi di masyarakat, dyang tidak cukup hanya dengan penyediaan sarana secara fisik, tetapi perlu kegiatan non fisik berupa pemberdayaan masyarakat. “Melalui Peraturan Kementerian Kesehatan No 3 Tahun 2014 tentang STBM menjadikan pendekatan dan paradigma pembangunan sanitasi di Indonesia baru yang mengedepankan pemberdayaan masyarakat dan perubahan perilaku, ” ungkapnya. Pendekatan ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian salah satu target SDGs yang memiliki tujuan yaitu pada tahun 2030 dengan mencapai akses sanitasi yang memadai dan layak untuk semua serta mengakhiri buang air besar sembarangan (BABS). “Kota Metro telah menjalankan berbagai program dan inisiatif untuk mendukung terlaksananya STBM, salah satunya adalah upaya kami dalam meningkatkan akses sanitasi yang layak dan berkelanjutan bagi seluruh warga,”bebernya. Selain itu, Pemerintah Kota Metro juga telah menggandeng berbagai pihak, mulai dari organisasi masyarakat, dunia usaha, hingga lembaga pendidikan, untuk turut serta dalam mewujudkan tujuan yang diharapkan bersama melalui beberapa program yang ada. “Program-program seperti edukasi sanitasi di sekolah-sekolah, pelatihan bagi kader kesehatan, hingga pembangunan fasilitas sanitasi di wilayah-wilayah yang masih membutuhkan, semuanya dilakukan sebagai bagian dari komitmen untuk memastikan seluruh masyarakat Kota Metro dapat hidup dalam lingkungan yang sehat,” sambungnya. Wahdi juga memaparkan bahwa keberhasilan dalam implementasi STBM tidak dapat dicapai tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat. “Oleh karena itu, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga Kota Metro yang telah dengan antusias mendukung program-program ini. Kerjasama yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta telah membawa kita pada pencapaian yang luar biasa hingga saat ini,” jelasnya. Wahdi juga berharap proses verifikasi yang akan dilakukan oleh Tim Penilai dari Kementerian Kesehatan RI dapat memberikan gambaran yang komprehensif tentang sejauh mana program STBM yang telah dilaksanakan di Kota Metro, serta area mana saja yang masih memerlukan perbaikan dan peningkatan. “Kami berharap, hasil verifikasi ini nantinya tidak hanya menjadi tolak ukur keberhasilan program, tetapi juga menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus bekerja keras dalam mewujudkan Kota Metro yang lebih baik, lebih sehat dan lebih sejahtera kedepannya,” pungkas Wahdi. (Yl/Sr)

0 Comments

Wahdi Lepas 6 dari 8 Peserta Perwakilan Kota Metro, Untuk Mewakili Lampung Pada Ajang MTQ Tingkat Nasional

Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin, melepas enam peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional 2024 yang akan mewakili Kota Metro di Kalimantan Timur. Acara pelepasan berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Metro, Rabu (04/09/2024). Keenam peserta MTQ Nasional ini merupakan hasil seleksi ketat dari berbagai cabang lomba dan akan bersaing dengan para qari dan hafiz terbaik dari seluruh Indonesia untuk memperebutkan gelar juara. “Senang rasanya bisa bertemu dengan adik-adik yang akan mewakili Pemerintah Kota Metro. Tentu saya merasa bangga dan berharap kalian dapat mengharumkan nama Kota Metro di kancah nasional,” ujar Wahdi Siradjuddin dalam sambutannya. Wahdi juga memberikan semangat kepada para peserta agar dapat mengikuti seluruh proses perlombaan dengan baik dan penuh dedikasi. “Mudah-mudahan nanti para peserta dapat mengikuti seluruh proses perlombaan yang dilakukan dengan maksimal dan tanpa hambatan suatu apa pun,” harapnya. Dirinya juga mengingatkan tentang pentingnya menjaga kesehatan, asupan makanan dan minuman serta istirahat yang cukup selama mengikuti perlombaan yang akan diadakan di Kalimantan Timur. “Jaga kesehatan dan istirahat kalian, karena itu merupakan hal yang paling penting. Jaga juga asupan makanan dan minuman, agar stamina kalian tetap terjaga selama mengikuti perlombaan,” tuturnya. Dalam pertemuan tersebut, Wahdi juga berpesan agar para peserta tidak hanya fokus pada target juara, tetapi juga menjadikan MTQ sebagai ajang silaturahmi dan berbagi ilmu dengan para peserta lainnya. “Harapannya juga, mudah-mudahan adik-adik kita para peserta MTQ Nasional dari Kota Metro dapat meraih prestasi terbaik dan mengharumkan nama Kota Metro di kancah nasional,” pungkasnya. Sementara itu, Kepala Bidang Kesra Sekda Kota Metro, Eka Syafriyanto melaporkan bahwa sebelumnya sudah ada 2 peserta lomba MTQ tingkat nasional yang dikirim ke Bandar Lampung untuk mengikuti karantina terlebih dahulu untuk memastikan kesiapan mereka dalam menghadapi perlombaan tingkat nasional. “Total ada 8 orang dari Kota Metro yang akan berangkat ke Kalimantan Timur. Namun, dua peserta sudah berangkat duluan ke Bandar Lampung untuk melalui karantina terlebih dahulu,” terang Kabag Kesra Sekda Kota Metro. Dalam kesempatan ini juga, Eka menjelaskan bahwa Provinsi Lampung akan mengirimkan 28 peserta pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXX Tahun 2024. “Jumlah kontingen yang akan mengikuti lomba ada 28 peserta, dimana 8 peserta di antaranya berasal dari Kota Metro dan akan berjuang untuk membawa pulang piala dan mengharumkan nama Provinsi Lampung di kancah nasional, “jelasnya. (Yl/Sr)

0 Comments

Solat Subuh, Wahdi Ajak Jamaah Tinjau Pembangunan Drainase Sekitar Mushola Al-Mujahidin

Walikota dan Wakil Wali kota Metro beserta jajaran menghadiri Solat Subuh Berjamaah dan meninjau pembangunan drainase di Mushola Al-Mujahidin Jl. Letjend Alamsyah Ratu Prawiranegara Kauman, Kelurahan Metro Pusat, Rabu (04/09/2024). Dalam kesempatan ini, Wahdi menyampaikan terimakasih atas kesempatan yang di berikan pada subuh untuk dapat menjalin tali silaturahmi dengan jamaah Musholla Al-Mujahidin. “Beberapa waktu lalu saya sudah mendengar bahwa mushola ini akan di kembangkan menjadi masjid. Jadi banyak juga rupanya di Kota Metro ini mushola berkembang menjadi masjid. Hal ini tak luput upaya kita sebagai umat dalam memakmurkan masjid,” ucapnya. Selanjutnya, Wahdi bersama Qomaru Zaman di dampingi oleh aparat Pemerintah Kota Metro, secara langsung akan melihat perkembangan dari pembangunan drainase sekitar jalan Letjend Alamsyah. “Jika disini masyarakat asli dan kecilnya tumbuh di lingkungan ini, maka akan tahu betul bahwa di daerah ini sering terjadi banjir termasuk sekitaran Sumur Bandung,” katanya. Berdasarkan pengetahuannya, Wahdi mengungkapkan bahwa sesungguhnya Kota Metro ini punya ketinggian 25-75 m di atas permukaan laut. Sedangkan di Kota Bekasi ketinggian nya 5 m sampai 12 m di atas permukaan laut. “Jika di bandingkan Kota Bekasi daerah Kota Metro berada jauh lebih tinggi, yang seharusnya kita lebih terhindar dari banjir. Namun permasalahannya yaitu Kota Metro di lalui oleh dua sungai besar yaitu sungai bunut dan sungai Batanghari. Yang mana keduanya juag memiliki DAS 2 (Daerah Atas Sungai 2) dan ada beberapa DAS 2 kita yang sudah tertutup di sekitar sini,” papar Wahdi. Tentunya dari kunjungan ini, Wahdi berharap Pemerintah Kota Metro bersama warganya dapat membangun Bumi Sai Wawai. Terlebih lagi warga asli dan lahir di Kota Metro ingin memajukan Kota ini lebih baik lagi. “Mudah mudahan sebelum musim hujan ini sudah selesai pembangunannya drainasenya. Saat ini juga ada pembangunan – pembangunan yang sudah di desain oleh pemerintah dengan baik,” ungkapnya. Wahdi yang di dampingi Qomaru juga menjelaskan kepada jemaah terkait masa jabatannya yang kurun waktu 3 tahun 6 bulan . “Awal masa jabatan kami di hadiahi dengan masa pandemi Covid-19 dan alhamdulillah kita bisa selesaikan pelan-pelan . Selanjutnya kami menfokuskan pada pembangunan jalan mantap, totalnya sekarang sudah 83,4. Data ini meningkat kurang lebih 20 persen sebelumnya 60 persen tahun 2021,” papar Wahdi. Tak lupa, Wahdi juga menginformasikan bahwa tatanan di masyarakat baik semua kegiatan penyelenggara pemerintah masuk dalam 10 besar dari 514 kabupaten terbaik, perencanaan pembangunan juara 3 nasional. “Tentunya dengan prestasi ini banyak upaya yang harus di lakukan. Saya dan Pak Qomaru punya tanggungjawab untuk menyelesaikan di Kota Metro. Mudah mudahan Allah menjadikan Kota Metro ini terjalin terus silaturahmi yang baik,” pungkasnya. Diakhir kunjungan Pemerintah Kota Metro memberikan 2 buah buku, 1 roll sajadah dan 1 buah sajadah imam. (Dns/Sr)

0 Comments

Wahdi Sambut Dan Optimis Menang pada Lomba Sekolah Sehat UKS Tingkat Provinsi Lampung

Walikota Metro di dampingi Wakil Walikota Metro menyambut Tim Penilai pada Lomba Sekolah Sehat Usaha Kesehatan Sekolah Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2024. Metro menunjuk TK Pembina Metro Pusat sebagai sekolah tingkat TK yang mewakili lomba di tingkatkan TK, kemudian SD Negeri 11 Metro Pusat di tingkat SD, lalu untuk tingkat SMP adalah SMP Negeri 5 Kota Metro, Selasa (03/09/2024) Dalam acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua penilaian Lomba Sekolah Sehat Usaha Kesehatan serta Biro Kesra, Dinas Pendidikan Provinsi , Dinas Kesehatan, dan Kementerian Agama. Wali Kota Metro Wahdi Sirajjudin memberikan ucapan selamat datang  Kepada Tim Penilaian LSS UKS Provinsi Lampung. Atas nama Pemerintah Kota Metro, dirinya berharap dengan hadirnya tim penilai akan memberikan motivasi dan inspirasi bagi kita semua untuk melakukan upaya terbaik dalam pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah. “Kegiatan ini bukan sekadar tentang perlombaan, melainkan suatu sarana membentuk ecological system yang mampu menerapkan Tri UKS dengan baik. Baik dengan Tri UKS (Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan) tentang terbangunnya ecological system, pendidikan yang berbasis lingkungan. Jadi, anak-anak kita diberi pengetahuan tentang sadar kebersihan, bukan untuk diri sendiri saja, tapi lingkungannya juga harus bersih,” kata Wahdi. Mengenai langkah untuk menjadikan para pelajar bisa didampingi guru-guru yang bersih, Wahdi menekankan bahwa, dengan para pelajar yang sehat, maka dapat membangun akhlaqul karimah. Sementara itu, Kepala Biro Kesra Provinsi Lampung selaku Ketua Tim Penilai, Yulia Megaria menjelaskan indikator penilaian. Yang pertama kita lihat adalah bagaimana kesehatan sekolah ini ada. “Apakah UKS-nya berjalan atau tidak. Bagaimana penanganan sampahnya. Kemudian penyediaan fasilitas cuci tangannya, lalu kebersihan toiletnya, bagaimana kebersihan sekolahnya, lalu ketersediaan makanan atau jajanan sehat di kantin. Serta bagaimana konsep pendidikan agamanya, sistem pendidikannya berjalan, banyak lah kriteria yang harus kita lihat,” jelas Yulia. Sehingga dari kehadirannya, Yulia Megaria bertujuan ingin semua sekolah memenuhi standar kesehatan serta menerapkan Tri UKS. “Kita juga akan mengedukasi pelajar tentang wawasan kesehatan. Karena jika kesehatan terjaga maka pelajar akan kuat, sehat secara fisik, kuat mental dan akhlaknya baik,” imbuhnya. Sementara itu, Sekda Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo menjelaskan diadakan penilaian dari tim penilai dari Provinsi Lampung yang langsung datang ke tiga sekolah secara serentak dan terpisah. “Minimal dari 3 sekolah itu ada satu yang akan mewakili Kota Metro, baik di tingkat provinsi maupun di tingkat nasional. Tentunya kita merasa optimis, karena track record kita beberapa kali dari Kota Metro ini bisa unggul ke tingkat provinsi dan maju ke tingkat nasional. Kita pernah menang di tingkat TK dan di tingkat SMP,” lanjutnya. Kepala SD Negeri 11 Metro Yuliana merasa yakin dengan segala sesuatu yang telah dipersiapkan pihaknya dengan matang sesuai yang diharapkan oleh Pemerintah Kota Metro. “Alhamdulillah semua bidang sudah kita siapkan, baik dari UKS nya, perpustakaannya, termasuk juga kantin sehat,” kata Yuliana. Yulia juga menjelaskan terkait salah satu yang diunggulkan dalam kegiatan ini adalah pencegahan aksi perundungan atau aksi bullying di lingkungan sekolah. “Meski kondusivitas di SD 11 sini terjaga, tapi kami kerap melihat betapa masifnya di media sosial itu aksi bullying, seperti saling tendang menendang, saling ejek dan sebagainya. Nah itu yang kami pertahankan dan kami unggulkan,” ungkapnya. (Dns/Sr/Vb)

0 Comments

Tercatat 2.042 ASN Disertakan Pemerintah Kota Metro Untuk Reformasi Jabatan Struktural ke Fungsional

Pemerintah Kota Metro terus menyederhanakan birokrasi demi menciptakan pemerintahan yang lebih efektif dan efisien. Bersamaan ini, Sekretaris Daerah Kota Metro Bangkit Haryo Utomo mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari program Prioritas Kerja Presiden di bidang reformasi birokrasi, sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020, sosialisasi ini dilaksanakan di Aula Pemerintah Daerah Kota Metro, Senin (02/09/2024). “Pembangunan SDM yang berkualitas dan berdaya saing menjadi kunci keberhasilan pembangunan, termasuk pembagunan manajemen talenta ASN. Talenta ASN yang berdaya saing unggul akan mengisi posisi kunci sebagai pemimpin masa depan (future leaders) dan posisi yang mendukung urusan inti organisasi (core business), yakni jabatan kritikal sesuai arah pembangunan nasional/daerah, sehingga mengakselerasi pencapaian tujuan pemerintah, baik lingkup instansi maupun nasional,” ujar Bangkit. Lanjutnya, Bangkit mengungkapkan bahwa, Pemerintah Kota Metro mengupayakan penting dalam transformasi tersebut adalah melakukan transformasi SDM Aparatur melalui perubahan tata kelola Jabatan Fungsional dengan telah diundangkannya Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional. “Jabatan Fungsional atau yang biasa disingkat JF adalah sekelompok Jabatan yang berisi fungsi dan tugas berkaitan dengan pelayanan fungsional yang berdasarkan pada keahlian dan keterampilan tertentu. Dalam upaya reformasi, Pemkot Metro telah menyetarakan jabatan struktural ke fungsional dengan total 2.042 ASN. Kemudian menerima rekomendasi kebutuhan Jabatan Fungsional, dan 39 jenis jabatan telah mendapat persetujuan Kementerian,” ungkap Bangkit. Selanjutnya, Bangkit mengatakan bahwa jabatan Fungsional dalam peraturan tersebut memberikan arah dan ruang kepada Pejabat Fungsional dalam melaksanakan tugas yang lebih agile dan dinamis. Namun demikian perubahan tata kelola Jabatan Fungsional ini bukan semata-mata menyederhanakan proses administrasi Jabatan Fungsional akan tetapi yang lebih penting adalah mendorong peningkatan kinerja Pejabat Fungsional untuk mencapai predikat kinerja sesuai dengan ekspektasi organisasinya dan transformasi Jabatan Fungsional ini juga dapat diiringi dengan peningkatan kinerja, kompetensi dan karier Pejabat Fungsional guna menjawab tantangan masa kini dan masa yang akan datang. Pemerintah Kota Metro telah melaksanakan Penyederhanaan Birokrasi melalui penyederhanaan struktur organisasi dengan menghapus sebagaian besar jabatan pengawas dan beberapa jabatan Administrator. Kemudian melakukan penyetaraan Jabatan dari jabatan struktural ke Jabatan Fungsional, dan hingga saat ini jabatan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kota Metro kurang lebih terdiri dari 109 Jenis Jabatan Fungsional dengan jumlah ASN Fungsional berjumlah kurang lebih 2042 orang terdiri dari Fungsional tenaga Pendidikan (guru) berjumlah 962 orang, Fungsional Tenaga Kesehatan berjumlah 656 orang dan Fungsional lainnya  berjumlah 424 orang. Kemudian, Bangkit juga memaparkab bahwa Pemerintah Kota Metro telah mendapatkan rekomendasi kebutuhan jabatan fungsional sejumlah 94 jenis jabatan dari masing-masing Instansi pembina dan dari jumlah tersebut telah mendapatkan persetujuan kebutuhan sejumlah 39 jenis jabatan fungsional dari Kementerian PANRB. “Semoga dengan semakin banyaknya jabatan fungsional di Kota Metro dapat mendorong peningkatan kinerja dan kompetensi Organisasi Perangkat Daerah yang ada di Kota Metro sesuai dengan ekspektasi yang telah ditetapkan. Dan karena adanya perubahan peraturan tentang Jabatan Fungsional diminta kepada seluruh pejabat fungsional untuk mempelajari aturan-aturan kepegawaian yang berkaitan dengan Jabatan Fungsional seperti Peraturan Menteri PANRB No 1 Tahun 2023, tentang Jabatan Fungsional dan Peraturan Kepala BKN No 3 Tahun 2023 tentang Angka Kredit, Kenaikan Pangkat dan Jenjang Jabatan Fungsional dan kita harus update aturan aturan dari Instansi pembina Jabatan fungsional yang kita ampuh,” harap Bangkit. Diakhir sambutan, Sekda Kota Metro juga menginginkan bisa mendapatkan informasi-informasi terbaru tentang kebijakan-kebijakan tentang jabatan fungsional, sehingga dapat meningkatkan kinerja, kompetensi dan karier Pejabat Fungsional terutama dilingkungan Pemerintah Kota Metro. Sementara dalam penyampaian Kepala Bagian Organisasi Kota Metro, Zaki Mubaroq.SH.,MH menegaskan jika kinerja pejabat fungsional baik atau sangat baik, ini mencerminkan kinerja unit kerjanya. Kemudian jika kinerja sangat baik, nilai bisa mencapai 150%. Ia juga menjelaskan sistem baru dalam konversi nilai kinerja, di mana penilaian akan disesuaikan dengan kesepakatan antara pejabat fungsional dan atasan langsungnya. Zaki Mubaroq menutup dengan harapan agar sosialisasi ini membantu para pejabat fungsional memahami dan menerapkan perubahan yang ada, sehingga kinerja mereka semakin optimal. (Dns/Sr/Jn)

0 Comments

Jelang Pemilu, KPU dan Pemkot Metro Lakukan Penandatanganan NPHD

KPU Kota Metro dan Pemerintah Kota Metro resmi menandatangani Addendum Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk penyelenggaraan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro Tahun 2024. Penandatanganan yang berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Metro ini menandai kesiapan kedua belah pihak untuk menjalankan tahapan Pilkada dengan lancar dan sukses. Penandatanganan Addendum NPHD ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang telah disepakati sebelumnya berisi sejumlah poin penting yang mengatur lebih detail mengenai mekanisme dan besaran dana hibah yang akan diberikan oleh Pemkot Metro kepada KPU Kota Metro untuk penyelenggaraan Pilkada 2024. “Addendum NPHD ini merupakan langkah penting dalam memastikan kesiapan penyelenggaraan Pilkada 2024 di Kota Metro, ” ujar Ketua KPU Metro Nurris Septa Pratama, Senin (02/09/2024). Dengan adanya kesepakatan ini, Nurris optimistis dapat menjalankan tahapan Pilkada dengan baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Sementara itu, Wali Kota Metro Siradjuddin menyampaikan bahwa Pemkot Metro telah berkomitmen penuh untuk mendukung penyelenggaraan Pilkada 2024 yang adil, transparan dan berkualitas. “Perjanjian ini mencerminkan komitmen bersama antara Pemerintah Kota Metro dan Komisi Pemilihan Umum Kota Metro untuk mewujudkan pemilihan yang demokratis, yang tidak hanya memenuhi standar hukum dan peraturan yang berlaku, tetapi juga mencerminkan aspirasi dan harapan masyarakat,” tuturnya. Wahdi mengungkapkan bahwa Penandatanganan addendum perjanjian hibah untuk penyelenggaraan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro Tahun 2024 menjadi salah satu momentum penting bagi demokrasi di Kota Metro. Menurutnya, pilkada 2024 bukan hanya tentang memilih pemimpin masa depan Kota Metro, tetapi juga tentang menunjukkan tingkat kedewasaan politik dan partisipasi publik dalam proses demokrasi. “Semua pihak memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan bahwa proses ini berlangsung dengan integritas dan transparansi yang tinggi. Dengan harapan Addendum ini dapat memfasilitasi jalannya pemilihan secara efektif dan efisien,” katanya. Menurutnya, pemilihan kepala daerah memerlukan dukungan anggaran yang memadai agar semua tahapan, mulai dari sosialisasi hingga pelaksanaan pemungutan suara dan penghitungan hasil, dapat dilakukan dengan baik. Selain itu, Wahdi juga memberikan apresiasi tinggi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Metro atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam mempersiapkan Pilkada 2024. Acara diakhiri dengan melakukan penandatanganan Addendum Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang dilakukan oleh Ketua KPU Kota Metro dan Wali Kota Metro. (Yl/Sr)

0 Comments

Lindungi Hak-Hak Anak, Pemerintah Kota Metro Undang Kak Seto

Sekretaris Daerah Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo, membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung di Ballroom Hotel Grand Skuntum Kota Metro, Minggu (01/09/2024). Acara yang mengusung tema “Melindungi Satu Anak Butuh Orang se-Kampung” ini menekankan pentingnya perlindungan hak-hak anak muda dan pencegahan tawuran. Dalam sambutannya, Bangkit Haryo Utomo menyatakan bahwa kehadiran Prof. Dr. Seto Mulyadi, S.Psi., M.Psi. beserta jajarannya menjadi motivasi dan inspirasi untuk mewujudkan hak-hak anak secara optimal. Ia berharap Rakor ini menghasilkan kesepakatan dan langkah konkret dalam pengawasan terhadap pelaksanaan perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak di Kota Metro. “Kita semua harus berkomitmen untuk menjamin terpenuhinya hak-hak anak agar mereka dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan,” tegas Bangkit. Bangkit juga menekankan pentingnya perlindungan anak dari kekerasan dan diskriminasi demi terwujudnya anak Indonesia yang berkualitas dan berakhlak mulia. “Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak kita , agar mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal,” ajak Bangkit kepada peserta rakor. Sementara itu, Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Kak Seto Mulyadi, menegaskan pentingnya penegakan hukum terhadap kasus tawuran pelajar di Kota Metro yang mengakibatkan korban. Selain menyoroti pelaku, Kak Seto juga mendesak adanya pendampingan bagi korban, baik secara fisik maupun psikologis. “Kita apresiasi kinerja LPAI Metro dan kerjasama dengan Polres dalam menangani kasus ini. Namun, yang tak kalah penting adalah pendampingan bagi korban, agar mereka tetap percaya diri dan semangat belajar,” ujarnya. Menurutnya perlu adanya penyaluran energi remaja yang sedang dalam masa agresivitas tinggi dengan pembangunan Gelanggang Remaja di Kota Metro, seperti yang pernah ada di Jakarta pada masa kepemimpinan Bang Ali Sadikin. “Gelanggang Remaja ini dapat menjadi wadah bagi remaja untuk menyalurkan energi mereka secara positif melalui berbagai kegiatan seperti musik, olahraga, seni, dan lainnya,” jelasnya. Lebih lanjut, Kak Seto menuturkan bahwa pendidikan informal dalam keluarga memegang peranan penting dalam mencegah kekerasan terhadap anak. “Pendidikan bukan hanya tentang IPTEC (Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Ekonomi, dan Kebudayaan), tetapi juga attitude, estetika, kebersamaan, dan kesehatan, termasuk kesehatan mental,” tandas Kak Seto. Terkait upaya pencegahan kekerasan terhadap anak, Kak Seto mendorong Kota. Metro untuk menjadi pelopor dalam pembentukan “SPARTA” (Satuan Tugas Perlindungan Anak Tingkat Rukun Tetangga). Ia menilai SPARTA dapat menjadi kontrol sosial yang efektif dalam melindungi anak di lingkungan terdekat. “Lima kabupaten/kota di Indonesia sudah menerapkan SPARTA dan mendapatkan apresiasi dari Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak. Kita berharap Kota Metro dapat menjadi pelopor pertama di Provinsi Lampung,” harap Kak Seto. Dirinya optimis dengan adanya dukungan masyarakat, SPARTA dapat diimplementasikan di seluruh kabupaten/kota di Lampung, sehingga Provinsi Lampung dapat meraih rekor MURI. “Provinsi Lampung mudah-mudahan dapat rekor MURI, kita usulkan nanti kalau semuanya bisa tercipta di seluruh kabupaten/kota yang ada di Provinsi Lampung, “tuturnya. Acara diakhiri dengan penandatanganan MoU kerjasama dan Penyerahan Penghargaan dari LPAI atas Apresiasi dan Dukungan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung. (Yl/Sr)

0 Comments

Maknai HUT HIMPAUDI ke 19, Bangkit Ajak Keperdulian Akan Perkembangan Guru, Anak Didik dan Sekolahannya

Sekretaris Daerah Kota Metro membuka perayaan peringatan HUT HIMPAUDI ke-19 di Kota Metro yang berlangsung di Aula Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Sabtu (31/08/2024). Kegiatan HUT HIMPAUDI ke-19 ini bertema “Guru Profesional Mewujudkan Karakter Kuat Menuju Indonesia Bermartabat”. Dalam sambutannya, Sekda Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak atas segala bantuan dan partisipasinya, sehingga pelaksanaan kegiatan HUT HIMPAUDI ini dapat terlaksana dengan baik. “Mudah-mudahan dengan terlaksananya kegiatan ini, akan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di Kota Metro – Bumi Sai Wawai yang sama sama kita cintai”, ucapnya. Lebih lanjut, Bangkit menjelaskan bahwa tenaga Pendidik PAUD HIMPAUDI merupakan salah satu ujung tombak pada salah satu program dalam jalur pendidikan non formal. Dan menjadi salah satu sasaran pembinaan peningkatan mutu Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD. “Hal ini selaras dengan Pemerintah Kota Metro yang mempunyai program JAMA-PAI (Jaringan Masyarakat Peduli Anak dan Ibu) yang bertujuan mewujudkan Generasi Emas Metro Cemerlang (Gemerlang)”, ujarnya. Program tersebut juga untuk menyelaraskan rencana pembangunan jangka menengah dan jangka panjang dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat, serta untuk memenuhi target SDGs 2030 dari sisi sektor pembangunan kesehatan dan pembangunan manusia seutuhnya. Ia juga mengatakan bahwa pada tanggal 31 Agustus 2024 ini HIMPAUDI (Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia) genap berusia 19 tahun. Hal ini menunjukkan konsistensi HIMPAUDI terhadap peningkatan kualitas Pendidik PAUD dan juga perkembangan – perkembangan anak usia dini di Indonesia. HIMPAUDI selama ini telah hadir di tengah tengah masyarakat mensosialisasikan betapa pentingnya pendidikan anak usia dini, HIMPAUDI terus melakukan pembinaan dan pengembangan terhadap kualitas Pendidik PAUD secara berjenjang. HIMPAUDI juga menampung, memperjuangkan dan mewujudkan aspirasi para pendidik dan tenaga kependidikan PAUD di Indonesia khususnya pun di Kota Metro. Dalam kesempatan yang sama, Bangkit berpesan kepada semua Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD serta instansi – instansi, ataupun stakeholder terkait dengan pendidikan anak usia dini untuk peduli lagi terdapat perkembangan PAUD, baik untuk Gurunya, anak didiknya dan juga sekolahannya. “Karena mengajar anak-anak usia dini, usia balita tidaklah mudah, dibutuhkan kompetensi pedagogis, kepribadian, sosial dan professional. Untuk itu saya mengajak kepada kita semua untuk ayo kita bersama sama bergotong royong mensejahterakan SDM PAUD Berkualitas di Kota Metro,” ungkapnya. Diakhir penyampaiannya, Bangkit mengajak peserta yang hadir untuk bersama-sama saling berbagi, berkolaborasi dan berkarya, memajukan PAUD di Kota Metro Bumi Sai Wawai yang sama- sama kita cintai. “Saya atas nama Pemerintah Kota Metro mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke-19 untuk HIMPAUDI. Mudah-mudahan HIMPAUDI Kota Metro dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kita semua dan semoga Allah SWT senantiasa meridhoi kita, untuk peduli dengan anak usia dini sebagai generasi bangsa Indonesia. Aamiin Ya Rabbal Alamin”, tutupnya. Ac Yuliwati selalu Ketua Himpaudi menyampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang terlibat pada acara ini, serta kepada seluruh tamu undangan yang telah berpartisipasi. “Harapan kita dengan berjalannya kegiatan ini kita bisa saling berbagi, berkolaborasi dan berkarya untuk memajukan PAUD di Kota Metro menjadi GEMERLANG (Generasi Emas Metro Cemerlang, semoga HIMPAUDI Kota Metro dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk menciptakan penerus bangsa kedepannya,” ujar Ac Yuliwati. Sementara itu, Bunda PAUD Kota Metro, Silfia Naharani Wahdi juga menyampaikan bahwa dalam merayakan hari ulang tahun Himpaudi yang ke-19 tentunya diiringi dengan rasa syukur dan memaknai dengan baik. “Tentu saya akan terus membersamai ibu ibu semua, sesuai tema menjadi guru profesional mewujudkan karakter kuat menuju Indonesia bermartabat. Anak-anak didik kita harus berkarakter kuat yang merupakan modal sebagai generasi Indonesia yang bermartabat untuk generasi emas Indonesia 2045. Sedangkan Kota Metro sendiri sudah punya itu, ada GEMERLANG juga yang harus kita capai di tahun 2037”, pungkasnya. (Dns/Sr)

0 Comments

Kendalikan Inflasi, Pemkot Metro Akan Buka Toko MAPAN di 2 Pasar Tradisional

Dalam rangka pengendalian inflasi serta memberikan kontribusi nyata terhadap masyarakat untuk memperoleh pangan pokok dengan harga terjangkau, maka Pemerintah Kota Metro adakan Rapat Focus Group Discussion (FGD) tentang pemanfaatan lahan kosong. Rapat Persiapan Pelaksanaan (Rapp) FGD tentang pemanfaatan lahan kosong tersebut berlangsung di OR sekda Kota setempat, Jum’at 30/8/2024. Dalam memimpin rapat Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kota Metro Yeri Ehwan, menyampaikan kegiatan ini merupakan penguatan untuk berkelanjutan atas pengelolaan toko MAPAN sebagai upaya pengendalian inflasi di Kota Metro. “Toko MAPAN ini fungsinya sebagai stabilisator, stabilisasi harga pangan pokok . Untuk itu ada dua hal untuk menjamin ketersediaan bahan pokok .Yang pertama menjamin keseharian beberapa komoditas pangan pokok terutama yang sering bergejolak. Kemudian yang kedua untuk barang pokok tersebut non pokok tersebut dijual dengan harga yang relatif murah terjangkau dan penjual, agar mengikuti head ataupun harga yang sudah diatur,” kata dia. Yerri Ehwan menambahkan bawa direncanakan agenda selanjutnya yaitu akan kembali ada kerjasama dengan pihak distributor. “FGD merupakan langkah yang di jalankan dengan dia jangka, baik jangka pendek dan jangka panjang. Untuk jangka panjangnya direncanakan Minggu depan bertemu lagi guna untuk kembali kerjasama dengan para pihak terutama distributor , agen, dan termasuk juga pedagang besar seperti pabrikan, kalau beras mungkin dengan Gapoktan ataupun kelompok tani,” jelasnya. Untuk itu, Yerri juga menegaskan untuk hal kolaborasi antara internal dan eksternal akan terus terjaga agar harga produk pangan pokok terjangkau. “Hal ini bisa dengan cara mereka menyediakan atau menyiapkan bahan kebutuhan pokok secara berkelanjutan, agar berkolaborasi untuk menjual harga-harga produk pangan pokok dengan harga yang memang relatif terjangkau,” ucapnya. Yerri juga berharap kedepannya keberadaan Toko tersebut bisa memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat. Terlebih lagi bisa memperoleh pangan pokok dengan harga yang terjangkau, kemudian juga pastinya untuk membantu pengendalian inflasi di kota. “Saya berharap nantinya kerja sama dari pihak eksternal ini bisa betul-betul baik dan solid untuk pengendalian inflasi serta berkelanjutan untuk keberadaan toko MAPAN,” ungkapnya. Sementara itu Kepala Dinas perdagangan Kota Metro Elmanani, menambahkan bhawa kegiatan ini merupakan FCD Pemerintah Kota Metro dalam rangka pengendalian inflasi proses pada aspek stabilisasi harga barang kebutuhan pokok yang cukup strategis. “Kemudian strategi untuk pengendalian inflasi melalui sebuah inovasi judulnya “Si Kota MAPAN” yaitu Sinergi dan Kolaborasi Kota Metro. Hal ini bertujuan untuk antisipatif pengendalian harga pangan yang yang berwujud keberadaan tokoh-tokoh atau kios pengendali inflasi seperti yang sudah ada untuk berkesinambungan,0″ papar Elmanani. Berdasarkan rencana yang sudah dibuat, kedepannya akan dibuka kembali beberapa toko di tempat lain seperti di pasar tradisional Tejo Agung dan Margorejo agar semakin mudah jangkauan masyarakat. Kemudian sinerginya dilakukan dengan beberapa pihak seperti Bank Indonesia, dan Bank Lampung yang telah menggunakan aplikasi serta berkolaborasi kepada beberapa agen distributor. “Minggu depan kita juga akan melakukan MoU dalam rangka penambahan agen distributor. Kemudian kita juga akan tarik satu dua objek yang ada di kota Metro, agar memasok yang lumayan banyak toko-toko kita dengan harga yang benar-benar terjangkau,” katanya. Sehingga kedepannya, Elmanani berharap dan mengupayakan harga di Kota Metro ini dengan adanya fluktuasi harga tiba-tiba. “Ya kecuali kelompok cabe kelompok bawang itu tidak hitungan hari. Harga komponen ini di pagi, siang maupun malam itu berbeda, jadi dengan upaya kita ini stok dan harga di toko selalu sesuai.Targetnya harga stabil, inflasi terkendali,” ungkapnya. Diakhir rapat, Elmanani juga mengatakan bahwa masyarakat Kota Metro patut bangga karena toko yang telah di lonceng kemarin merupakan toko yang pertama di Provinsi Lampung dan hanya beberapa tempat di daerah Jawa. “Untuk itu kita akan kembangkan di pasar tradisional lainnya,” pungkasnya. (Dns/Sr/Jn/Vb)

0 Comments

Wujudkan Generasi Emas, Pemkot Metro Kuatkan Program Kesehatan Anak Usia Sekolah dan Remaja

Pemerintah Kota Metro bertekad wujudkan Generasi Emas dengan Penguatan Program Kesehatan Anak Usia Sekolah dan Remaja, maka itu melalui Dinas Kesehatan Kota Metro Gelar Pertemuan. Melalui Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Eko Hendro Saputra, resmi membuka Pertemuan Penguatan Program Kesehatan Anak Usia Sekolah dan Remaja Tahun 2024. Acara yang digelar di Hotel Grand Sekuntum, Jumat (30/08/2024). Dalam pertemuan tersebut, Eko menjelaskan bahwa tujuan kegiatan untuk meningkatkan kualitas hidup anak usia sekolah dan remaja di Kota Metro, sebagai upaya mewujudkan visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro yaitu Gemerlang (Generasi Emas Metro Cemerlang). Eko Hendro juga menekankan pentingnya investasi terhadap program promotif dan preventif pada anak usia sekolah dan remaja. “Periode usia ini sangat strategis untuk membangun manusia dewasa yang sehat dan produktif,” ungkapnya. Mengingat beragam permasalahan yang dihadapi oleh kelompok ini, maka penting sekali dilakukan persiapan pada anak usia sekolah dan remaja, agar dapat memasuki masa pernikahan dan kehamilan dengan sehat dan berkualitas. “Meskipun Kota Metro sudah menorehkan prestasi dengan Angka Kematian Ibu yang mencapai nol selama dua tahun berturut-turut dan Angka Kematian Bayi yang berada di bawah angka nasional, kita perlu terus berbenah,” ujar Eko Hendro. Hal itu dikarenakan, usia sekolah dan remaja memiliki jumlah yang cukup besar yakni 30 persen dari total penduduk dan merupakan usia strategis untuk pelaksanaan program kesehatan. Dirinya juga menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang merata, baik di dalam gedung maupun di luar gedung. “Semua harus dilayani, tidak hanya di puskesmas tapi juga di lingkungan masyarakat,” tegasnya. Dijelaskannya, Program Pengembangan Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) di Puskesmas adalah salah satu contoh upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan untuk anak remaja. “Pendekatan ini bertujuan untuk mendorong puskesmas agar mampu memberikan pelayanan yang baik dan berkualitas, baik di dalam maupun di luar gedung,” tambah Eko. Sementara itu, Ketua Pelaksana, Risnawati, dalam laporannya menyampaikan bahwa pertemuan hari ini dilaksanakan berdasarkan beberapa peraturan, antara lain Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Selain itu, Peraturan Bersama 4 Menteri tentang pembinaan dan pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). “Harapannya pertemuan ini dapat meningkatkan kapasitas pengelola program kesehatan anak usia sekolah dan remaja di Kota Metro, dan menjadikan generasi penerus Kota Metro sebagai generasi emas yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia, ” ungkapnya. (Yl/Sr)