Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, membuka acara Hard Enduro Trail Tahun 2024 yang berlangsung di Stadion Tejosari, Minggu (14/07/2024). Dalam sambutannya, Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman mengapresiasi dan menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan Hard enduro trail tahun 2024. Dimana acara ini diselenggarakan atas kerjasama antar Dispora dan Koni Kota Metro. “Saya mewakili Pemerintahan Kota Metro dan Koni Kota Metro, selalu hadir untuk memberikan ruang kepada para hobi trail untuk bersama-sama uji keterampilan. Oleh karena itu hari ini alhamdulillah sudah dapat terselenggara dan yang daftar sudah 400 an peserta seluruh Lampung,” kata Qomaru. Dirinya juga mengungkapkan bahwa, artinya Kota Metro sangat konsen untuk memberikan kesempatan para hobi trail untuk menampilkan keterampilannya yang terbaik. Sementara itu, untuk hadiah utama dalam lomba ini adalah sepedah motor “Semoga dengan diadakannya kegiatan ini dapat menumbuhkan tali silaturahmi, sekaligus sarana untuk menyalurkan hobi yang nantinya bermuara pada tumbuhnya atlet-atlet trail yang berprestasi yang dapat membanggakan Kota Metro Bumi Sai Wawai yang kita cintai ini,” ungkapnya. Selanjutnya, kegiatan semacam ini sangat bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai wadah dan kesempatan bagi para atlet untuk menyalurkan kegemaran dan kepiawaian dalam memacu Sepeda Motor Trail. Sehingga tidak lagi melakukan balapan liar di jalan raya, yang justru dapat menyebabkan kerawanan kecelakaan Dirinya juga mengungkapkan bahwa, artinya Kota Metro sangat konsen untuk memberikan kesempatan para hobi trail untuk menampilkan keterampilannya yang terbaik. Sementara itu, untuk hadiah utama dalam lomba ini adalah sepedah motor “Semoga dengan diadakannya kegiatan ini dapat menumbuhkan tali silaturahmi, sekaligus sarana untuk menyalurkan hobi yang nantinya bermuara pada tumbuhnya atlet-atlet trail yang berprestasi yang dapat membanggakan Kota Metro Bumi Sai Wawai yang kita cintai ini,” ungkapnya. Selanjutnya, kegiatan semacam ini sangat bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai wadah dan kesempatan bagi para atlet untuk menyalurkan kegemaran dan kepiawaian dalam memacu Sepeda Motor Trail. Sehingga tidak lagi melakukan balapan liar di jalan raya, yang justru dapat menyebabkan kerawanan kecelakaan berlalu lintas. “Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk mencari atlet-atlet trail berbakat untuk dilakukan pembinaan, yang nantinya kedepan dapat mengharumkan nama Kota Metro dan Provinsi Lampung di tingkat Nasional bahkan internasional,” ujarnya. Qomaru juga berpesan kepada panitia untuk memperhatikan lingkungan sekitar, baik dari pohon atau area yang punya masyarakat. “Dan yang terakhir saya ucapakan selamat bertanding bagi para peserta lomba, junjung tinggi sportifitas dan tentunya tetap jaga keselamatan selama lomba ini berlangsung,” pungkasnya. (Dns/Sr)
Menko PMK Muhadjir Efendi, Apresiasi Pemkot Metro Atas Perhatiannya kepada Anak Difabel
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Efendi, berikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Kota Metro yang telah memberikan perhatian khusus kepada anak berkebutuhan khusus (difabel) atau disabilitas dengan menjadikan mereka anak yang mandiri. Hal itu diutarakannya saat melakukan kunjungan Talk Show Disabilitas Art Work yang bertemakan “Bersama Berkarya dan Berdaya Saing”. Muhadjir Efendi juga menilai kerjasama terjalin baik antar Pemerintah Kota Metro dan Yayasan Payungi serta Pengurus Persatuan Disabilitas Kota Metro dengan memberikan perhatian serius terhadap warga difabel, yang menunjukan adanya komitmen yang besar suatu kota dalam memastikan bahwa semua individu mendapatkan perlakuan yang adil dan kesempatan yang sama. “Payungi ini juga memberikan perhatian yang sangat serius dalam kaitannya dengan warga difabel, terutama sama anak-anak yang mengalami hambatan yang memerlukan perhatian dan dorong kita agar mereka betul-betul bisa menjadi insan-insan mandiri dengan segala keterbatasannya, “ujarnya, Minggu (14/07/2024). Dirinya juga mengungkapkan bahwa keterbatasan yang dimiliki oleh anak-anak difabel seharusnya tidak menjadi hambatan bagi mereka untuk menjadi insan yang mandiri dan berkembang secara optimal, bahkan dalam menghasilkan karya-karya yang memiliki nilai ekonomi kreatif. “Ini penting sekali karena perhatian kita, konsen kita dan juga alokasi anggaran kita dari pemerintah untuk masyarakat atau untuk anak-anak difabel ini masih sangat rendah,”tuturnya. Kolaborasi antara pemerintah, organisasi non-pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak merupakan langkah besar yang perlu mendapat perhatian dan dukungan, mengingat saat ini alokasi anggaran pemerintah yang masih rendah. “Bayangkan jika generasi milenial aktif terlibat dalam gerakan seperti yang dilakukan oleh Yayasan Payungi, meskipun tidak sampai 100% tetapi cukup dengan 60%, itu bisa memberikan dampak yang luar biasa bagi penanganan masalah difabel saudara-saudara kita, anak-anak kita yang kebetulan terlahir dalam keadaan tidak bisa terpenuhi hak-haknya, “ungkapnya. Sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan, dia juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat dan generasi milenial yang telah memberikan empati, perhatian, kepedulian kepada anak-anak difabel atau disabilitas. Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Metro Silfia Naharani Wahdi menyampaikan mengenai keseriusan Pemerintah Kota Metro dalam menentaskan anak-anak dari berbagai usia agar tidak ada satupun yang tertinggal, serta konsep pembangunan siklus kehidupan dengan memberikan perhatian dan dukungan yang berkelanjutan kepada setiap tahap kehidupan individu, termasuk anak-anak disabilitas. “Siklus kehidupan yang berputar tanpa meninggalkan siapa pun, dimulai dari tahap sebelum lahir, calon pengantin (catin) yang diperiksa dengan baik, hingga masa kehamilan yang diawasi di Posyandu. Setiap tahap kehidupan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan individu, “terangnya. Silfia Naharani mengungkapkan bahwa setiap anak memiliki keistimewaan yang hanya diketahui oleh Ayah dan Bunda yang satia membersamai dan melakukan Parenting yang dapat dilakukan di rumah masing-masing. Selain itu, penting juga untuk tidak hanya memberikan pengajaran teori kepada anak, tetapi juga mendorong mereka untuk melakukan segala sesuatu secara langsung dengan memberikan kesempatan kepada anak untuk melukis, berkreasi, dan mengekspresikan diri mereka melalui berbagai kegiatan kreatif. Pada kesempatan yang sama, Ketua Persatuan Disabilitas Kota Metro, Yunita Viriya berharap kegiatan yang diikuti oleh 50 anak disabilitas tersebut dapat dapat membuka mata masyarakat awam tentang keberadaan disabilitas di sekitar kita. “Saya berharap melalui kegiatan ini dapat membuka mata masyarakat awam bahwa disabilitas ini ada di sekitar kita, walaupun berbeda kami tetap sama, ” harapnya. Pertemuan yang rutin diadakan setiap hari minggu di Pasar Payungi Metro tersebut, merupakan wadah dan ruang bagi anak disabilitas menumbuhkan kreatifitas yang dimiliki dengan belajar menari, melukis, membuka barista, Eko print, membatik, minuman rempah, mewarnai dan pembelajaran untuk menjaga perpustakaan. “Melalui aktivitas-aktivitas kreatif tersebut, anak-anak disabilitas memiliki kesempatan untuk mengekspresikan diri, mengembangkan keterampilan dan kemandirian,” tuturnya. Acara Talk Show Disabilitas Art Work yang diselenggarakan di Aula Perburuan Payungi tersebut bukan hanya sebagai ajang diskusi dari orang tua ke pemerintah, tetapi juga bentuk penghargaan atas hasil karya anak disabilitas dengan melakukan pelelangan batik dan lukisan. (Yl)
HUT BPJS ke 56, Pemerintah Kota Metro Programkan JKN UHC 100 Persen
Dalam rangka HUT BPJS Kesehatan ke-56, Sekretaris Daerah, Bangkit Haryo Utomo hadiri acara Makan Bersama (Mabar) di Ruang Rapat Kantor BPJS Kesehatan Cabang Metro, pada Jumat (12/07/2024), Dalam sambutannya, Bangkit berikan apresiasi atas nama Pemerintah Kota Metro dengan terselenggaranya kegiatan MABAR (Makan Bersama). Ia juga mengucapkan dalam rangka HUT BPJS kesehatan Ke-56 semoga dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan sinergitas antara Pemerintah Kota Metro dan BPJS Kesehatan untuk bersama-sama membangun Kota Metro Bumi Sai Wawai. “BPJS sebagai badan penyelenggara jaminan kesehatan memilki tanggung jawab besar dalam mensejahterakan kesehatan masyarakat. Untuk itu saya berharap dengan bertambahnya usia BPJS ini dapat dijadikan momentum untuk dapat meningkatkan kualitas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tuturnya. Bangkit juga berharap BPJS dapat menjadi tongkat kesejahteraan kesehatan dan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. Pada kesempatan ini juga, Bangkit menyampaikan komitmennya sebagai perwakilan pemerintah atas program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) agar masyarakat baik tingkat yang kaya maupun miskin, dapat dilayani dengan pelayanan kesehatan terbaik. “Maka untuk menunjang pelayanan kesehatan yang baik, Pemerintah Kota Metro langsung memprogramkan JKN UHC seratus persen,” jelas Bangkit. Di sisi lain, Kepala Cabang BPJS Kota Metro, Bellza Rizky Ananta, sampaikan rasa terima kasihnya atas setiap dukungan yang diberikan. “BPJS telah mengabdi di seluruh Indonesia. Di setiap Kabupaten/Kota kami hadir dalam bentuk pelayanan di kantor yang siap melayani seluruh masyarakat di Indonesia,” katanya. Selain itu juga, Bellza mengucapkan terima kasih tak terhingga, pada dukungan bapak/ibu semua, terutama Pemerintah Kota Metro atas support nya selama ini. (Dns/Sr/I’m)
Upaya Perkuat Kesehatan Lansia, Pemerintah Kota Metro Rumuskan Strategi Kolaboratif
Pertemuan Penguatan Upaya Kesehatan Lansia bagi Lintas Program/ Lintas Sektor, Rumah Sakit Rujukan, Lembaga Swadaya Masyarakat/ Non Government Organizational Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi lansia, Dinas Kesehatan Kota Metro mengadakan pertemuan penguatan dengan melibatkan lintas program, lintas sektor, rumah sakit rujukan, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Kota Metro yang bertujuan untuk merumuskan strategi kolaboratif dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan lansia di wilayah Kota Metro. Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Silfia Naharani Wahdi mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini termasuk negara dengan jumlah penduduk lanjut usia yang terus meningkat. “Hal ini menjadi tantangan pembangunan Kesehatan agar peningkatan jumlah lansia juga diiringi dengan meningkatnya kesehatan dan kualitas hidup lansia, yaitu melalui peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi lansia serta pemberdayaan masyarakat dan lansia, untuk mewujudkan lansia yang sehat, tetap aktif, mandiri dan produk, “ujarnya. Di tingkat global, perhatian terhadap peningkatan jumlah lanjut usia dan upaya untuk menjaga kualitas kesehatannya ditunjukkan dengan Resolusi World Health Assembly (WHA) 69.3 yang dideklarasikan pada Bulan Mei 2016. “Resolusi ini berisi tentang Global Strategy and Action Plan on Ageing and Health (2016-2020) yang menunjukkan respon negara-negara di dunia dalam mendukung Decade of Healthy Ageing 2020-2030 yang selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals atau SDGs), “tuturnya. Untuk meningkatkan kesehatan lanjut usia, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah menyusun Rencana Aksi Nasional (RAN) Kesehatan Lanjut Usia, yang pertama kali diterapkan untuk periode 2016-2019. “Hasil evaluasi pelaksanaan RAN tersebut, diperoleh gambaran bahwa sebagian besar target yang dicanangkan belum sepenuhnya tercapai. Kendala yang dihadapi antara lain belum optimalnya komitmen pemangku kebijakan dan pemanfaatan jejaring kemitraan, “terangnya. Hal tersebut dapat dilihat dari provinsi dan kabupaten/kota yang masih belum memiliki kebijakan terkait kesehatan lanjut usia. “Penguatan dasar hukum ini sangat dibutuhkan sebagai landasan mendapatkan dukungan kegiatan dan anggaran yang memadai dari APBD provinsi, dan kabupaten/kota,” ungkapnya. Selain itu, jejaring kemitraan pelayanan kesehatan lanjut usia menurutnya belum sepenuhnya terbentuk di semua kabupaten/kota, dan belum seluruhnya berfungsi dengan baik. Melalui Pertemuan Penguatan Upaya Kesehatan Lansia bagi Lintas Program dan Lintas Sektor, Rumah Sakit Rujukan, dan Non Government Organization, Silfia Naharani Wahdi berharap pembinaan kesehatan lanjut usia dapat lebih terarah, sinergis dan komprehensif sehingga dapat mewujudkan lanjut usia Kota Metro yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, dan Produktif). Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Diah Meirawati, menjelaskan dasar pelaksanaan rangkaian kegiatan pertemuan penguatan Upaya Kesehatan Lansia bagi Lintas Program/ Lintas Sektor, Rumah Sakit Rujukan, Lembaga Swadaya Masyarakat/ Non Government Organization adalah Peraturan Presiden RI dan Menteri Kesehatan. “Dasar pelaksanaan Peraturan Presiden Republik Indonesia tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2020-2024 yaitu meningkatkan sumber daya manusia yang bertautan dan berdaya saing serta Peraturan Menteri Kesehatan No. 19 tentang Standar Teknis Mutu Pelayanan Dasar dan Pelayanan Standar Minimum Bidang Kesehatan, “bebernya. Tujuan kegiatan tersebut adalah penguatan dukungan atau peran serta Lintas Program/ Lintas Sektor, Rumah Sakit Rujukan, Lembaga Swadaya Masyarakat/ Non Government Organization, dan Tenaga Kesehatan di Puskesmas dalam meningkatkan pelayanan kesehatan lansia di Kota Metro. “Metode pelaksanaannya kegiatan secara offline dan diikuti oleh peserta dari Bappeda untuk lintas sektornya, Dinas PPPAPPKB, Dinas koperasi, Usaha Mikro Kecil, Usaha Menengah dan Perindustrian Kota Metro, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro, Dinas Sosial, Rumah Sakit Umum A Yani Metro, Lurah se-Kota Metro serta seluruh Puskesmas se-Kota Metro, “terangnya. (Yl)
Kerja Nyata Cegah KKN di OPD, Jadi Peran Inspektorat Metro
Peran Inspektorat yang krusial dalam memastikan kepatuhan terhadap aturan dan hukum yang berlaku, serta dalam menjaga integritas dan akuntabilitas pemerintahan, menjadi fondasi utama dalam pencapain berbagai prestasi gemilang yang telah diraih oleh Kota Metro. Hal tersebut juga diutarakan oleh Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin dalam masa kepemimpinannya di Kota Metro dengan menekankan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) di pemerintah setempat untuk menghindari praktik tindak pidana korupsi atau biasa disebut KKN. Sekretaris Inspektorat Kota Metro Sutikno saat ditemui di Kantor Inspektorat Kota Metro, menuturkan bahwa sejak awal masa menjabat Wali Kota Metro telah memberikan atensi terhadap upaya pencegahan korupsi dilingkungan Pemerintah Kota Metro. “Pak Wali Kota itu sangat concern dalam pencegahan korupsi. Bahkan sejak awal menjabat kami dari Inspektorat sudah sering dipanggil beliau untuk ekspos bagaimana aksi pencegahan korupsi di Metro ini,” katanya. Salah satu program kerja Inspektorat yang sangat penting dalam mendukung visi dan misi Pemerintah Kota Metro adalah penyusunan dan pengawasan tahunan terhadap program kerja yang dilakukan sesuai dengan amanat ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Dalam program kerja pengawasan tahunan, terdapat amanah-amanah wajib yang sifatnya pengawasan mandatori yang harus dijalankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, terdapat juga program pengawasan yang berasal dari kebijakan pengawasan yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri, “ujarnya. Inspektorat Kota Metro tentu memainkan peran kunci dalam memastikan bahwa semua program kerja yang dilaksanakan oleh berbagai unit dan instansi di Kota Metro sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. “Kita mempunyai tugas membantu Wali Kota dalam melakukan pengawasan dan pembinaan kepada perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Metro,”terangnya. Dalam menjalankan perannya, Inspektorat Kota Metro mempunyai dua peran utama yang dilakukan yaitu Assurance dan konsultasi. “Yang pertama Assurance atau penjaminan mutu melalui audit, review, monitoring, dan evaluasi. Kemudian juga bisa peran yang kedua, melalui consulting atau pembinaan yang kita bisa melakukan bimbingan teknis, pendampingan, asistensi, dan lainnya, “jelasnya. Selain itu, Inspektorat Kota Metro juga menyediakan klinik konsultasi sebagai sarana bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membutuhkan bantuan atau klarifikasi terkait aturan dalam pelaksanaan kegiatan yang sedang dilakukan dan kurang memahami suatu aturan atau peraturan yang berlaku. “Alhamdulillah di Inspektorat Kota Metro ini, juga sudah punya klinik konsultasi. Jadi, kalau OPD kurang memahami terkait suatu aturan untuk pelaksanaan kegiatan yang sedang dilakukan bisa konsultasi ke sini, “katanya. Capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah diraih sebanyak 14 kali oleh Pemerintah Kota Metro, merupakan salah satu bukti nyata dari peran kolaborasi yang kuat, dimana Inspektorat memiliki peran yang sangat penting dalam menyukseskannya. “Seperti contoh kita bisa mencapai WTP secara berturut-turut 14 kali itu tentu juga dari peran-peran pengawasan dan pembinaan yang kita lakukan baik kepada BPKAD khususnya, maupun kepada seluruh OPD dalam melaksanakan pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan, “bebernya. Tak hanya itu, Inspektorat Kota Metro juga berperan dalam berbagai prestasi yang diraih seperti Penghargaan Pelayanan Primadi pada pelayanan catatan sipil dengan memperoleh predikat wilayah bebas korupsi dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB). “Itu juga kental sekali peran inspektorat di dalamnya, kita melakukan pembinaan itu intensif bukan hanya satu tahun saja tetapi selama bertahun-tahun baru bisa kita peroleh di 2021,”pungkasnya. Sutikno optimis terhadap potensi Pemerintah Kota Metro untuk meraih predikat di atas Wilayah Bebas Korupsi, yaitu wilayah BBM (Birokrasi Bersih Melayani) jika di dukung dengan nilai SAKIP BB yang merupakan syarat utama penilaian yang harus dicapai. “Khusus untuk inspektorat prestasi-prestasi yang sudah kita peroleh sejak 2017 sampai dengan saat ini masih bisa kita pertahankan, antara lain SPI (Sistem Pengendalian Intern) pemerintah. Kita level 3 itu tidak mudah, “jelasnya. Kemudian, diikuti keberhasilan inspektorat yaitu pada kapabilitas APIP (Aparat Pengawas Internal Pemerintah)sejak tahun 2018 yang diraih berdasarkan penilaian yang diberikan oleh itu pemerintah pusat sebagai indikator penilaian melalui Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). “Dalam Monitoring Center for Prevention (MCP) di Provinsi Lampung, Kota Metro masih berada dalam kategori hijau atau aman. Mudah-mudahan ini juga sebagai indikator oleh KPK sehingga daerah Metro ini, dianggap kerawanannya tidak tinggi karena upaya-upaya pencegahan yang telah dilakukan, “ungkapnya. (Yl/Tm/Sr)
Selama 2 Pekan, Dinkes Metro Targetkan anak usia 0 sampai 7 Tahun Dapatkan Imunisasi PIN Polio
Untuk meningkatkan koordinasi dan kerjasama antara stakeholder yang ada di Kota Metro, Dinas Kesehatan Kota Metro menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi dalam deteksi dini serta Respon Penyakit Kota Metro pada Semester 1 Tahun 2024, yang dilaksanakan di Hotel Grand Skuntum, Rabu (10/07/2024). Sekretaris Dinas Kesehatan dr. Achmad Redho Akbar menuturkan bahwa kegiatan yang diikuti oleh 50 peserta tersebut terdiri dari berbagai instansi seperti Bappeda, Dinas Pendidikan, Kemenag, Camat, Kepala Puskesmas, dan Ketua Tim Penggerak PKK. Salah satu fokus utama dalam kegiatan ini adalah persiapan untuk Pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) yang akan dilaksanakan pada tanggal 23 Juli dengan fokus pada imunisasi dasar (ind)polio. “Dengan fokus pada PIN pekan imunisasi nasional yang akan dilaksanakan tanggal 23 Juli imunisasi dasar PIN polio, maka diharapkan rapat yang dilaksanakan dapat mengevaluasi seluruh kegiatan yang sudah berjalan selama setahun. Sehingga nantinya PIN yang dilakukan ke depan akan terus bergerak bekerjasama dengan kecamatan dan pihak lainnya,” kata dr. Achmad Redho Akbar. Pada paparannya, Ridho juga menjelaskan bahwa saat ini penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, jantung dan kanker menjadi penyakit yang mendominasi di Kota Metro. Untuk itu, Kementerian Kesehatan telah berkomitmen untuk melakukan transformasi sistem kesehatan Indonesia pada 6 pilar transformasi penopang sistem kesehatan Indonesia yaitu transformasi Layanan Primer, Layanan Rujukan, Sistem Ketahanan Kesehatan, Sistem Pembiayaan Kesehatan, SDM Kesehatan, dan Teknologi. Dalam implementasi Transformasi Kesehatan, indikator Kesehatan kinerja program bidang P2P Tahun 2022-2024 menjadi Persentase kabupaten/kota. Maka untuk percepatan pencapaian target indikator P2P perlu mengedepankan proses pemberdayaan masyarakat, Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular (P2PM). “Dengan itu juga terdapat 3 indikator yang capaiannya masih rendah dan perlu percepatan yaitu cakupan penemuan dan pengobatan kasus TB (54%), persentase orang dengan risiko terinfeksi virus yg melemahkan sistem kekebalan tubuh manusia yg mendapatkan skrining HIV (42,5%) serta persentase kabupaten kota dengan insiden rate DBD kurang dr 10 per 100 ribu penduduk (45%), “tuturnya. Sedangkan, untuk percepatan pencapaian target indikator program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) seperti Hipertensi, DM, Kanker serviks, kesehatan Jiwa, diperlukan inovasi-inovasi untuk menjangkau sasaran deteksi dini PTM. Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Metro , Verawati melaporkan dasar pelaksanaan kegiatan yang diselenggarakan secara rutin setiap tahun antar Dinas Kesehatan, Lintas Eksternal stakeholder, lintas internal program maupun internal stakeholder adalah dokumen pelaksanaan anggaran dana alokasi khusus dan non fisik yaitu BOK (Bantuan Operasional kesehatan) tahun anggaran 2024. “Kegiatan ini juga sekaligus untuk mengevaluasi kinerja dari lintas program teman-teman di Dinkes maupun di puskesmas. Kemudian evaluasi pelaksanaan deteksi dini serta respon penyakit Kota Metro, “ungkapnya. Dia juga menilai perlu adanya optimalisasi yang dilakukan, sehingga perlu adanya peningkatan yang dilakukan setiap tahun untuk pencegahan dan pengendalian penyakit menular maupun tidak menular. “Kita juga akan melakukan evaluasi terhadap capaian kinerja dari penyakit menular dan tidak menular di Kota Metro. Kemudian juga akan melakukan penguatan komitmen kita bersama untuk Menindaklanjuti terhadap preventif, responsif, penyakit dan deteksi dini di Kota Metro, “terangnya. Terkait pelaksanaan PIN Polio, Verawati juga menjelaskan bahwa kegiatan yang akan dilaksanakan selama 2 pekan tersebut diperuntukan untuk anak-anak usia 0 sampai 7 tahun. (Yl/Sr)
Alami Meningkatan, BPPRD Kota Metro Dalam Tingkatkan PAD
Dalam masa pemerintahan Wali Kota Metro dan Wakil Wali Kota Metro selama 3 tahun terakhir, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Metro berhasil mencatat pertumbuhan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan dari berbagai sektor. PAD merupakan pendapatan yang diperoleh daerah dari pungutan berdasarkan peraturan daerah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan sebesar 24,75% dengan nilai angka mencapai 8,193 miliar . “Berdasarkan rincian angka pendapatan pajak daerah yang disediakan tercatat pada tahun 2021 sebesar 33,1 miliar, tahun 2022 sebanyak 36,7 miliar, dan 41,2 miliar pada tahun 2023. Untuk pertumbuhannya naik secara total, kurang lebih 8,193 miliar sebesar 24,75%,” terang Syachri Ramadan. Dalam paparannya, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Metro, Syachri Ramadan mengungkapkan bahwa terdapat 9 jenis pajak daerah yang ditangani secara khusus oleh BPPRD di Kota Metro yaitu Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Reklame, Pajak Parkir, Pajak Air Tanah, PPJ (Pajak Penerangan Jalan) , PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) dan PPHTB ( Pajak Penghasilan atas Tanah dan Bangunan) . “Salah satu sektor yang paling potensial dalam realisasi adalah pajak Penerangan Jalan (PPJ), dengan kontribusi sebesar Rp 16,248 miliar pada tahun 2023 yang dilakukan melalui PLN, ” bebernya, Rabu (10/07/2024). Selain itu, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Metro juga mengalami peningkatan yang signifikan pada Pajak Restoran, terutama adanya pertumbuhan yang pesat dalam industri kuliner di Kota Metro. “Hal ini yang terus diupayakan untuk menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah restoran yang memang memiliki potensi untuk menambah pendapatan kita, “ungkapnya. Meskipun Kota Metro merupakan kota kecil dengan keterbatasan wilayah yang tidak luas, menurut Syachri, tetap menghadapi berbagai kendala terkait regulasi tata ruang dan aspek lainnya, terutama dalam konteks peningkatan investasi di daerah. Sebagai Kepala BPPRD Kota Metro , dirinya terus melakukan berbagai upaya guna meningkatkan salah satu sumber pendapatan vital bagi pemerintah daerah PAD dengan melakukan analisis mendalam terhadap potensi pajak yang dapat dikenakan para investor yang masuk di Kota Metro. “Tentang pajak khususnya Kota Metro pemerintah terus berupaya untuk memberikan edukasi kepada warganya, dalam hal ini wajib pajak untuk secara sadar mau membayarkan pajaknya dengan berbagai upaya-upaya sosialisasi tentang ketentuan-ketentuan pajak dan manfaat yang didapatkan masyarakat selaku wajib pajak, “ucapnya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan kemudahan kepada masyarakat wajib pajak dalam proses pembayaran pajak, melalui inovasi pemanfaatan teknologi informasi dan digitalisasi, dengan mengimplementasikan sistem pemerintahan daerah berbasis elektronik dalam hal kaitan dengan pajak dan retribusi. “Kita sudah mulai elektronisasi transaksi pemerintah daerah, mulai dari sistem keuangan, kemudian sampai kepada sistem pembayaran melalui aplikasi Sistem Pelayanan Pajak Online Kota Metro atau (SIPPOL) yang kita buat sejak tahun 2022 yang terintegrasi dan efisien. Pembayaran pajak dapat dilakukan dengan lebih cepat dan transparan, serta memastikan dana pajak langsung masuk ke kas daerah, “tuturnya. Pada tahun 2024, Kota Metro dari Januari hingga Juni telah mencapai 55,86% dari target yang ditetapkan yaitu sebesar Rp 45 miliar. “Januari sampai bulan Juni 2024, PAD yang telah masuk sebesar 55,86 persen. Sedangkan, target pajak PAD kami di tahun 2024 adalah Rp 45 Miliar. InsyaAllah mudah-mudahan sampai akhir tahun, kami bisa mencapai target tersebut,” ujar Syachri. Untuk mencapai target tersebut, BPPDRD Kota Metro telah melakukan berbagai inovasi program kerja dengan layanan pickup service yaitu layanan jemput bola pembayaran PBB, meningkatkan sistem pembayaran pajak secara online, serta mengembangkan alternatif tempat pembayaran pajak melalui Bank sebagai penyedia jasa pembayaran. “Jadi, selain Bank Lampung, saat ini kita sudah bekerjasama dengan Bank BCA (Bank Central Asia). Kemudian, untuk yang sedang dalam proses kerjasama yaitu, PT Pos Indonesia, dan Bank BNI (Bank Negara Indonesia),” tambahnya. (Yl/Tm/Sr)
HUT ke 62, PWRI Berkomitmen Dukung Pemerintah Untuk Wujudkan Kota Metro Gemerlang
Walikota Metro Wahdi Siradjuddin, menghadiri acara puncak Hari Ulang Tahun (HUT) PWRI ke-62 yang berlangsung di Wisma Haji Al-Khairiyah pada hari Rabu (10/07/2024). Dalam kesempatannya, Walikota Metro Wahdi Sirajuddin, mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-62 Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI). “Semoga dengan peringatan HUT ke 62 ini, dapat memotivasi semangat, agar para pensiunan pegawai negeri senantiasa memposisikan diri sebagai pengayom dan penyejuk dalam masyarakat”, ucapnya. Dirinya juga menjelaskan bahwa Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) adalah organisasi kemasyarakatan tempat berhimpunnya para Pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) seluruh Indonesia yang berazaskan Pancasila, bersifat nasional, mandiri, demokrasi, menjunjung tinggi hak asasi manusia dan bersifat nirlaba, modern dan tetap menjaga serta menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan masyarakat di bawah naungan Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Sebagai wadah tempat bernaungnya para pensiunan PNs, kami sangat mengapresiasi kepada Pengurus dan anggota PWRI yang telah sigap dan cermat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam merintis dan melaksanakan tugas dan fungsi. PWRI dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah dan negara melalui peranannya memberikan suri tauladan positif bagi generasi muda, yang merupakan penerus pembangunan di masa yang akan datang,” ungkap Wahdi. Selanjutnya Wahdi menghimbau dalam rangka HUT PWRI ke-62, untuk pengurus dan anggota PWRI sebagai organisasi yang mewadahi para pensiunan PNS, Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) harus mampu menjadi motivator dan dinamisator bagi anggota masyarakat. Hal ini bertujuan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa atas dasar kekeluargaan. Agar keberadaan organisasi di tengah masyarakat menjadi semakin mantap dan dapat bersinergi secara harmonis dengan program-program pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Metro ini. “Sekali lagi kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak PWRI yang telah bersedia untuk melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kota Metro. Semoga semakin maju, sukses serta berkembang dengan lebih baik lagi di masa mendatang,” ucapnya. Ketua PWRI Kota Metro, Ridhuwan Sory Maoen Ali menyampaikan dalam usia yang ke-62 PWRI, khususnya PWRI Kota Metro terus berjuang dalam membenahi diri dalam rangka meningkatkan kesejahteraan para mantan pejuang birokrasi dan pelayan masyarakat yang tergabung dalam wadah PWRI. “Pada kesempatan ini saya bersama pengurus PWRI Kota Metro, sesuai instruksi PWRI pusat menyampaikan harapan PWRI Kota Metro dapat berkoordinasi kepada Pemerintah Kota Metro, dalam rangka mendayagunakan PWRI sebagai lembaga non pemerintah dalam pelaksanaan sektor Pemerintahan, Kemasyarakatan guna mewujudkan Kota Metro Gemerlang serta Kota Metro yang berjaya”, ujarnya. (Dns/Sr)
Virtual, Qomaru Zaman Ikuti Rakor di Medan Mewujudkan Pilkada Damai
Secara virtual Wakil Wali Kota Metro Qomaru Zaman , didampingi Pelaksana Kesbangpol Hartawan Jaya Guna, Analis Kebijakan Ahli Muda Erfir Thabrani Indra, dan Analis Hubungan Antar Lembaga Septiana Wati mengikuti Rapat Koordinasi Kesiapan Penyelenggaraan Pilkada 2024 wilayah Sumatera di Medan, Sumatera Utara, Selasa (9/7/2024). Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto meminta partai politik dan pasangan calon tidak melakukan praktik-praktik kecurangan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. “Parpol dan paslon dapat mendeklarasikan komitmen taat prosedur dan mekanisme pemilihan serta mengikuti proses pemilihan dengan baik dan menghindari praktik-praktik kecurangan. Ini sangat penting, itulah sebabnya kita berkumpul pada hari ini,” ujarnya. Menko Polhukam juga meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI selaku penyelenggara pemilihan, serta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), dan lembaga non-Bawaslu, harus on the track pada tugas, fungsi, dan kewenangannya. “Dan selain itu, harus juga bertindak netral dan berintegritas serta menjamin hak pilih setiap masyarakat,” tutur Hadi. Kepada aparat keamanan, Hadi berpesan agar TNI/Polri memberikan dukungan keamanan selama tahapan penyelenggaraan Pilkada 2024 serta menjaga netralitas TNI dan Polri. Hadi juga meminta kepada para gubernur, bupati, dan wali kota berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar tidak ada tumpang tindih kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah. “Sehingga tidak terjadi tumpang tindih kewenangan sehingga menghambat proses pelaksanaan,” kata Hadi. Karena itu, Hadi mengimbau seluruh lapisan masyarakat turut serta menjaga berlangsungnya pilkada serentak 2024. “Kami sepakat seluruh komponen bangsa dan negara perlu menjaga stabilitas politik, hukum, dan keamanan dalam pelaksanaan pilkada serentak 2024”, ungkapnya. Hadi berharap melalui rapat tersebut, akan terbangunnya sinergitas di dalam seluruh lapisan masyarakat, baik lembaga maupun instansi terkait. “Kita harus mampu menempatkan peran masing-masing sesuai dengan tugas dan fungsi kementerian, lembaga, dan instansi terkait dengan satu kesatuan, yaitu sinergitas,” kata dia. Dirinya juga menegaskan bahwa untuk mewujudkan pilkada damai, semua pihak harus menjaga stabilitas politik, hukum, dan keamanan saat pemungutan suara pilkada serentak 2024 pada 27 November mendatang yang digelar di 545 daerah, yang terdiri atas 37 provinsi dan 508 kabupaten-kota. Sementara itu, Wakil Wali Kota Metro, Qomaru Zaman mengingatkan kepada, Kesbang Pol Kota Metro untuk dapat mengawal persiapan pengelolaan distribusi logistik pemilu 2024. Hal tersebut dilakukan agar pelaksanaan pilkada di Kota Metro dapat berjalan dengan baik, lancar dan aman tanpa adanya kekurangan dan kendala apapun. “Penting untuk memastikan bahwa distribusi logistik Pemilu dilakukan secara tepat waktu agar proses pemungutan suara berjalan lancar dan sesuai jadwal, “pinta Qomaru. (Yl/Sr)
Dari Wayang Kulit, Qomaru Apresiasi HUT 86 Kelurahan Sumbersari
Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman membuka pagelaran Wayang Kulit dalam rangka HUT ke-86 Kelurahan Sumbersari Bantul Metro Selatan, yang berlangsung di Jl. Nunggal Sari RW 004 Sumbersari Bantul, Metro Selatan pada Minggu (07/07/2024). Dalam sambutannya Qomaru Zaman menyampaikan atas nama jajaran Pemerintah Kota Metro, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Panitia HUT ke-86 Kelurahan Sumbersari Bantul atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kegiatan ini selain bertujuan untuk menghibur warga masyarakat juga hal yang terpenting, untuk lebih mencintai seni budaya Indonesia yang senantiasa kita lestarikan dan cintai di tengah maraknya pengaruh berbagai budaya asing,” ucapnya. Qomaru berharap mudah-mudahan dengan pagelaran wayang kulit ini, dapat menjadi wadah dalam menggalang persatuan dan kesatuan, menggugah kesadaran kita semua agar menanamkan rasa memiliki, kecintaan dan kebanggaan terhadap budaya daerah di Kota Metro khususnya, serta dijadikan sebagai sarana introspeksi dan meng-evaluasi atas apa yang telah, sedang dan akan kita semua lakukan kedepannya. “Saya berharap kegiatan ini mampu memotivasi dan menggelorakan semangat kebersamaan bagi seluruh pihak terkait baik masyarakat, pemerintah dan pihak swasta untuk bersama-sama berkolaborasi, membangun Kota Metro-Bumi Sai Wawai ini menjadi lebih baik dan sejahtera di masa-masa mendatang,” tutupnya. Iswantoro selaku ketua panitia menyampaikan ucapan terima kasih kepada pak Qomaru yang sudah menyempatkan waktunya untuk menghadiri acara HUT Sumbersari Bantul di tengah kesibukan pak Qomaru selaku Wakil Walikota Metro dan kepada masyarakat yang telah menyempatkan diri untuk hadir serta segenap jajaran panitia acara ini yang telah menyiapkan acara dengan sebaik-baiknya. (Dns/Sr)