Pemerintah Kota Metro terus menyederhanakan birokrasi demi menciptakan pemerintahan yang lebih efektif dan efisien. Bersamaan ini, Sekretaris Daerah Kota Metro Bangkit Haryo Utomo mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari program Prioritas Kerja Presiden di bidang reformasi birokrasi, sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020, sosialisasi ini dilaksanakan di Aula Pemerintah Daerah Kota Metro, Senin (02/09/2024). “Pembangunan SDM yang berkualitas dan berdaya saing menjadi kunci keberhasilan pembangunan, termasuk pembagunan manajemen talenta ASN. Talenta ASN yang berdaya saing unggul akan mengisi posisi kunci sebagai pemimpin masa depan (future leaders) dan posisi yang mendukung urusan inti organisasi (core business), yakni jabatan kritikal sesuai arah pembangunan nasional/daerah, sehingga mengakselerasi pencapaian tujuan pemerintah, baik lingkup instansi maupun nasional,” ujar Bangkit. Lanjutnya, Bangkit mengungkapkan bahwa, Pemerintah Kota Metro mengupayakan penting dalam transformasi tersebut adalah melakukan transformasi SDM Aparatur melalui perubahan tata kelola Jabatan Fungsional dengan telah diundangkannya Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional. “Jabatan Fungsional atau yang biasa disingkat JF adalah sekelompok Jabatan yang berisi fungsi dan tugas berkaitan dengan pelayanan fungsional yang berdasarkan pada keahlian dan keterampilan tertentu. Dalam upaya reformasi, Pemkot Metro telah menyetarakan jabatan struktural ke fungsional dengan total 2.042 ASN. Kemudian menerima rekomendasi kebutuhan Jabatan Fungsional, dan 39 jenis jabatan telah mendapat persetujuan Kementerian,” ungkap Bangkit. Selanjutnya, Bangkit mengatakan bahwa jabatan Fungsional dalam peraturan tersebut memberikan arah dan ruang kepada Pejabat Fungsional dalam melaksanakan tugas yang lebih agile dan dinamis. Namun demikian perubahan tata kelola Jabatan Fungsional ini bukan semata-mata menyederhanakan proses administrasi Jabatan Fungsional akan tetapi yang lebih penting adalah mendorong peningkatan kinerja Pejabat Fungsional untuk mencapai predikat kinerja sesuai dengan ekspektasi organisasinya dan transformasi Jabatan Fungsional ini juga dapat diiringi dengan peningkatan kinerja, kompetensi dan karier Pejabat Fungsional guna menjawab tantangan masa kini dan masa yang akan datang. Pemerintah Kota Metro telah melaksanakan Penyederhanaan Birokrasi melalui penyederhanaan struktur organisasi dengan menghapus sebagaian besar jabatan pengawas dan beberapa jabatan Administrator. Kemudian melakukan penyetaraan Jabatan dari jabatan struktural ke Jabatan Fungsional, dan hingga saat ini jabatan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kota Metro kurang lebih terdiri dari 109 Jenis Jabatan Fungsional dengan jumlah ASN Fungsional berjumlah kurang lebih 2042 orang terdiri dari Fungsional tenaga Pendidikan (guru) berjumlah 962 orang, Fungsional Tenaga Kesehatan berjumlah 656 orang dan Fungsional lainnya berjumlah 424 orang. Kemudian, Bangkit juga memaparkab bahwa Pemerintah Kota Metro telah mendapatkan rekomendasi kebutuhan jabatan fungsional sejumlah 94 jenis jabatan dari masing-masing Instansi pembina dan dari jumlah tersebut telah mendapatkan persetujuan kebutuhan sejumlah 39 jenis jabatan fungsional dari Kementerian PANRB. “Semoga dengan semakin banyaknya jabatan fungsional di Kota Metro dapat mendorong peningkatan kinerja dan kompetensi Organisasi Perangkat Daerah yang ada di Kota Metro sesuai dengan ekspektasi yang telah ditetapkan. Dan karena adanya perubahan peraturan tentang Jabatan Fungsional diminta kepada seluruh pejabat fungsional untuk mempelajari aturan-aturan kepegawaian yang berkaitan dengan Jabatan Fungsional seperti Peraturan Menteri PANRB No 1 Tahun 2023, tentang Jabatan Fungsional dan Peraturan Kepala BKN No 3 Tahun 2023 tentang Angka Kredit, Kenaikan Pangkat dan Jenjang Jabatan Fungsional dan kita harus update aturan aturan dari Instansi pembina Jabatan fungsional yang kita ampuh,” harap Bangkit. Diakhir sambutan, Sekda Kota Metro juga menginginkan bisa mendapatkan informasi-informasi terbaru tentang kebijakan-kebijakan tentang jabatan fungsional, sehingga dapat meningkatkan kinerja, kompetensi dan karier Pejabat Fungsional terutama dilingkungan Pemerintah Kota Metro. Sementara dalam penyampaian Kepala Bagian Organisasi Kota Metro, Zaki Mubaroq.SH.,MH menegaskan jika kinerja pejabat fungsional baik atau sangat baik, ini mencerminkan kinerja unit kerjanya. Kemudian jika kinerja sangat baik, nilai bisa mencapai 150%. Ia juga menjelaskan sistem baru dalam konversi nilai kinerja, di mana penilaian akan disesuaikan dengan kesepakatan antara pejabat fungsional dan atasan langsungnya. Zaki Mubaroq menutup dengan harapan agar sosialisasi ini membantu para pejabat fungsional memahami dan menerapkan perubahan yang ada, sehingga kinerja mereka semakin optimal. (Dns/Sr/Jn)
Tercatat 2.042 ASN Disertakan Pemerintah Kota Metro Untuk Reformasi Jabatan Struktural ke Fungsional
Jelang Pemilu, KPU dan Pemkot Metro Lakukan Penandatanganan NPHD
KPU Kota Metro dan Pemerintah Kota Metro resmi menandatangani Addendum Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk penyelenggaraan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro Tahun 2024. Penandatanganan yang berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Metro ini menandai kesiapan kedua belah pihak untuk menjalankan tahapan Pilkada dengan lancar dan sukses. Penandatanganan Addendum NPHD ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang telah disepakati sebelumnya berisi sejumlah poin penting yang mengatur lebih detail mengenai mekanisme dan besaran dana hibah yang akan diberikan oleh Pemkot Metro kepada KPU Kota Metro untuk penyelenggaraan Pilkada 2024. “Addendum NPHD ini merupakan langkah penting dalam memastikan kesiapan penyelenggaraan Pilkada 2024 di Kota Metro, ” ujar Ketua KPU Metro Nurris Septa Pratama, Senin (02/09/2024). Dengan adanya kesepakatan ini, Nurris optimistis dapat menjalankan tahapan Pilkada dengan baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Sementara itu, Wali Kota Metro Siradjuddin menyampaikan bahwa Pemkot Metro telah berkomitmen penuh untuk mendukung penyelenggaraan Pilkada 2024 yang adil, transparan dan berkualitas. “Perjanjian ini mencerminkan komitmen bersama antara Pemerintah Kota Metro dan Komisi Pemilihan Umum Kota Metro untuk mewujudkan pemilihan yang demokratis, yang tidak hanya memenuhi standar hukum dan peraturan yang berlaku, tetapi juga mencerminkan aspirasi dan harapan masyarakat,” tuturnya. Wahdi mengungkapkan bahwa Penandatanganan addendum perjanjian hibah untuk penyelenggaraan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro Tahun 2024 menjadi salah satu momentum penting bagi demokrasi di Kota Metro. Menurutnya, pilkada 2024 bukan hanya tentang memilih pemimpin masa depan Kota Metro, tetapi juga tentang menunjukkan tingkat kedewasaan politik dan partisipasi publik dalam proses demokrasi. “Semua pihak memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan bahwa proses ini berlangsung dengan integritas dan transparansi yang tinggi. Dengan harapan Addendum ini dapat memfasilitasi jalannya pemilihan secara efektif dan efisien,” katanya. Menurutnya, pemilihan kepala daerah memerlukan dukungan anggaran yang memadai agar semua tahapan, mulai dari sosialisasi hingga pelaksanaan pemungutan suara dan penghitungan hasil, dapat dilakukan dengan baik. Selain itu, Wahdi juga memberikan apresiasi tinggi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Metro atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam mempersiapkan Pilkada 2024. Acara diakhiri dengan melakukan penandatanganan Addendum Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang dilakukan oleh Ketua KPU Kota Metro dan Wali Kota Metro. (Yl/Sr)
Lindungi Hak-Hak Anak, Pemerintah Kota Metro Undang Kak Seto
Sekretaris Daerah Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo, membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung di Ballroom Hotel Grand Skuntum Kota Metro, Minggu (01/09/2024). Acara yang mengusung tema “Melindungi Satu Anak Butuh Orang se-Kampung” ini menekankan pentingnya perlindungan hak-hak anak muda dan pencegahan tawuran. Dalam sambutannya, Bangkit Haryo Utomo menyatakan bahwa kehadiran Prof. Dr. Seto Mulyadi, S.Psi., M.Psi. beserta jajarannya menjadi motivasi dan inspirasi untuk mewujudkan hak-hak anak secara optimal. Ia berharap Rakor ini menghasilkan kesepakatan dan langkah konkret dalam pengawasan terhadap pelaksanaan perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak di Kota Metro. “Kita semua harus berkomitmen untuk menjamin terpenuhinya hak-hak anak agar mereka dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan,” tegas Bangkit. Bangkit juga menekankan pentingnya perlindungan anak dari kekerasan dan diskriminasi demi terwujudnya anak Indonesia yang berkualitas dan berakhlak mulia. “Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak kita , agar mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal,” ajak Bangkit kepada peserta rakor. Sementara itu, Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Kak Seto Mulyadi, menegaskan pentingnya penegakan hukum terhadap kasus tawuran pelajar di Kota Metro yang mengakibatkan korban. Selain menyoroti pelaku, Kak Seto juga mendesak adanya pendampingan bagi korban, baik secara fisik maupun psikologis. “Kita apresiasi kinerja LPAI Metro dan kerjasama dengan Polres dalam menangani kasus ini. Namun, yang tak kalah penting adalah pendampingan bagi korban, agar mereka tetap percaya diri dan semangat belajar,” ujarnya. Menurutnya perlu adanya penyaluran energi remaja yang sedang dalam masa agresivitas tinggi dengan pembangunan Gelanggang Remaja di Kota Metro, seperti yang pernah ada di Jakarta pada masa kepemimpinan Bang Ali Sadikin. “Gelanggang Remaja ini dapat menjadi wadah bagi remaja untuk menyalurkan energi mereka secara positif melalui berbagai kegiatan seperti musik, olahraga, seni, dan lainnya,” jelasnya. Lebih lanjut, Kak Seto menuturkan bahwa pendidikan informal dalam keluarga memegang peranan penting dalam mencegah kekerasan terhadap anak. “Pendidikan bukan hanya tentang IPTEC (Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Ekonomi, dan Kebudayaan), tetapi juga attitude, estetika, kebersamaan, dan kesehatan, termasuk kesehatan mental,” tandas Kak Seto. Terkait upaya pencegahan kekerasan terhadap anak, Kak Seto mendorong Kota. Metro untuk menjadi pelopor dalam pembentukan “SPARTA” (Satuan Tugas Perlindungan Anak Tingkat Rukun Tetangga). Ia menilai SPARTA dapat menjadi kontrol sosial yang efektif dalam melindungi anak di lingkungan terdekat. “Lima kabupaten/kota di Indonesia sudah menerapkan SPARTA dan mendapatkan apresiasi dari Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak. Kita berharap Kota Metro dapat menjadi pelopor pertama di Provinsi Lampung,” harap Kak Seto. Dirinya optimis dengan adanya dukungan masyarakat, SPARTA dapat diimplementasikan di seluruh kabupaten/kota di Lampung, sehingga Provinsi Lampung dapat meraih rekor MURI. “Provinsi Lampung mudah-mudahan dapat rekor MURI, kita usulkan nanti kalau semuanya bisa tercipta di seluruh kabupaten/kota yang ada di Provinsi Lampung, “tuturnya. Acara diakhiri dengan penandatanganan MoU kerjasama dan Penyerahan Penghargaan dari LPAI atas Apresiasi dan Dukungan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung. (Yl/Sr)
Maknai HUT HIMPAUDI ke 19, Bangkit Ajak Keperdulian Akan Perkembangan Guru, Anak Didik dan Sekolahannya
Sekretaris Daerah Kota Metro membuka perayaan peringatan HUT HIMPAUDI ke-19 di Kota Metro yang berlangsung di Aula Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Sabtu (31/08/2024). Kegiatan HUT HIMPAUDI ke-19 ini bertema “Guru Profesional Mewujudkan Karakter Kuat Menuju Indonesia Bermartabat”. Dalam sambutannya, Sekda Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak atas segala bantuan dan partisipasinya, sehingga pelaksanaan kegiatan HUT HIMPAUDI ini dapat terlaksana dengan baik. “Mudah-mudahan dengan terlaksananya kegiatan ini, akan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di Kota Metro – Bumi Sai Wawai yang sama sama kita cintai”, ucapnya. Lebih lanjut, Bangkit menjelaskan bahwa tenaga Pendidik PAUD HIMPAUDI merupakan salah satu ujung tombak pada salah satu program dalam jalur pendidikan non formal. Dan menjadi salah satu sasaran pembinaan peningkatan mutu Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD. “Hal ini selaras dengan Pemerintah Kota Metro yang mempunyai program JAMA-PAI (Jaringan Masyarakat Peduli Anak dan Ibu) yang bertujuan mewujudkan Generasi Emas Metro Cemerlang (Gemerlang)”, ujarnya. Program tersebut juga untuk menyelaraskan rencana pembangunan jangka menengah dan jangka panjang dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat, serta untuk memenuhi target SDGs 2030 dari sisi sektor pembangunan kesehatan dan pembangunan manusia seutuhnya. Ia juga mengatakan bahwa pada tanggal 31 Agustus 2024 ini HIMPAUDI (Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia) genap berusia 19 tahun. Hal ini menunjukkan konsistensi HIMPAUDI terhadap peningkatan kualitas Pendidik PAUD dan juga perkembangan – perkembangan anak usia dini di Indonesia. HIMPAUDI selama ini telah hadir di tengah tengah masyarakat mensosialisasikan betapa pentingnya pendidikan anak usia dini, HIMPAUDI terus melakukan pembinaan dan pengembangan terhadap kualitas Pendidik PAUD secara berjenjang. HIMPAUDI juga menampung, memperjuangkan dan mewujudkan aspirasi para pendidik dan tenaga kependidikan PAUD di Indonesia khususnya pun di Kota Metro. Dalam kesempatan yang sama, Bangkit berpesan kepada semua Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD serta instansi – instansi, ataupun stakeholder terkait dengan pendidikan anak usia dini untuk peduli lagi terdapat perkembangan PAUD, baik untuk Gurunya, anak didiknya dan juga sekolahannya. “Karena mengajar anak-anak usia dini, usia balita tidaklah mudah, dibutuhkan kompetensi pedagogis, kepribadian, sosial dan professional. Untuk itu saya mengajak kepada kita semua untuk ayo kita bersama sama bergotong royong mensejahterakan SDM PAUD Berkualitas di Kota Metro,” ungkapnya. Diakhir penyampaiannya, Bangkit mengajak peserta yang hadir untuk bersama-sama saling berbagi, berkolaborasi dan berkarya, memajukan PAUD di Kota Metro Bumi Sai Wawai yang sama- sama kita cintai. “Saya atas nama Pemerintah Kota Metro mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke-19 untuk HIMPAUDI. Mudah-mudahan HIMPAUDI Kota Metro dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kita semua dan semoga Allah SWT senantiasa meridhoi kita, untuk peduli dengan anak usia dini sebagai generasi bangsa Indonesia. Aamiin Ya Rabbal Alamin”, tutupnya. Ac Yuliwati selalu Ketua Himpaudi menyampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang terlibat pada acara ini, serta kepada seluruh tamu undangan yang telah berpartisipasi. “Harapan kita dengan berjalannya kegiatan ini kita bisa saling berbagi, berkolaborasi dan berkarya untuk memajukan PAUD di Kota Metro menjadi GEMERLANG (Generasi Emas Metro Cemerlang, semoga HIMPAUDI Kota Metro dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk menciptakan penerus bangsa kedepannya,” ujar Ac Yuliwati. Sementara itu, Bunda PAUD Kota Metro, Silfia Naharani Wahdi juga menyampaikan bahwa dalam merayakan hari ulang tahun Himpaudi yang ke-19 tentunya diiringi dengan rasa syukur dan memaknai dengan baik. “Tentu saya akan terus membersamai ibu ibu semua, sesuai tema menjadi guru profesional mewujudkan karakter kuat menuju Indonesia bermartabat. Anak-anak didik kita harus berkarakter kuat yang merupakan modal sebagai generasi Indonesia yang bermartabat untuk generasi emas Indonesia 2045. Sedangkan Kota Metro sendiri sudah punya itu, ada GEMERLANG juga yang harus kita capai di tahun 2037”, pungkasnya. (Dns/Sr)
Kendalikan Inflasi, Pemkot Metro Akan Buka Toko MAPAN di 2 Pasar Tradisional
Dalam rangka pengendalian inflasi serta memberikan kontribusi nyata terhadap masyarakat untuk memperoleh pangan pokok dengan harga terjangkau, maka Pemerintah Kota Metro adakan Rapat Focus Group Discussion (FGD) tentang pemanfaatan lahan kosong. Rapat Persiapan Pelaksanaan (Rapp) FGD tentang pemanfaatan lahan kosong tersebut berlangsung di OR sekda Kota setempat, Jum’at 30/8/2024. Dalam memimpin rapat Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kota Metro Yeri Ehwan, menyampaikan kegiatan ini merupakan penguatan untuk berkelanjutan atas pengelolaan toko MAPAN sebagai upaya pengendalian inflasi di Kota Metro. “Toko MAPAN ini fungsinya sebagai stabilisator, stabilisasi harga pangan pokok . Untuk itu ada dua hal untuk menjamin ketersediaan bahan pokok .Yang pertama menjamin keseharian beberapa komoditas pangan pokok terutama yang sering bergejolak. Kemudian yang kedua untuk barang pokok tersebut non pokok tersebut dijual dengan harga yang relatif murah terjangkau dan penjual, agar mengikuti head ataupun harga yang sudah diatur,” kata dia. Yerri Ehwan menambahkan bawa direncanakan agenda selanjutnya yaitu akan kembali ada kerjasama dengan pihak distributor. “FGD merupakan langkah yang di jalankan dengan dia jangka, baik jangka pendek dan jangka panjang. Untuk jangka panjangnya direncanakan Minggu depan bertemu lagi guna untuk kembali kerjasama dengan para pihak terutama distributor , agen, dan termasuk juga pedagang besar seperti pabrikan, kalau beras mungkin dengan Gapoktan ataupun kelompok tani,” jelasnya. Untuk itu, Yerri juga menegaskan untuk hal kolaborasi antara internal dan eksternal akan terus terjaga agar harga produk pangan pokok terjangkau. “Hal ini bisa dengan cara mereka menyediakan atau menyiapkan bahan kebutuhan pokok secara berkelanjutan, agar berkolaborasi untuk menjual harga-harga produk pangan pokok dengan harga yang memang relatif terjangkau,” ucapnya. Yerri juga berharap kedepannya keberadaan Toko tersebut bisa memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat. Terlebih lagi bisa memperoleh pangan pokok dengan harga yang terjangkau, kemudian juga pastinya untuk membantu pengendalian inflasi di kota. “Saya berharap nantinya kerja sama dari pihak eksternal ini bisa betul-betul baik dan solid untuk pengendalian inflasi serta berkelanjutan untuk keberadaan toko MAPAN,” ungkapnya. Sementara itu Kepala Dinas perdagangan Kota Metro Elmanani, menambahkan bhawa kegiatan ini merupakan FCD Pemerintah Kota Metro dalam rangka pengendalian inflasi proses pada aspek stabilisasi harga barang kebutuhan pokok yang cukup strategis. “Kemudian strategi untuk pengendalian inflasi melalui sebuah inovasi judulnya “Si Kota MAPAN” yaitu Sinergi dan Kolaborasi Kota Metro. Hal ini bertujuan untuk antisipatif pengendalian harga pangan yang yang berwujud keberadaan tokoh-tokoh atau kios pengendali inflasi seperti yang sudah ada untuk berkesinambungan,0″ papar Elmanani. Berdasarkan rencana yang sudah dibuat, kedepannya akan dibuka kembali beberapa toko di tempat lain seperti di pasar tradisional Tejo Agung dan Margorejo agar semakin mudah jangkauan masyarakat. Kemudian sinerginya dilakukan dengan beberapa pihak seperti Bank Indonesia, dan Bank Lampung yang telah menggunakan aplikasi serta berkolaborasi kepada beberapa agen distributor. “Minggu depan kita juga akan melakukan MoU dalam rangka penambahan agen distributor. Kemudian kita juga akan tarik satu dua objek yang ada di kota Metro, agar memasok yang lumayan banyak toko-toko kita dengan harga yang benar-benar terjangkau,” katanya. Sehingga kedepannya, Elmanani berharap dan mengupayakan harga di Kota Metro ini dengan adanya fluktuasi harga tiba-tiba. “Ya kecuali kelompok cabe kelompok bawang itu tidak hitungan hari. Harga komponen ini di pagi, siang maupun malam itu berbeda, jadi dengan upaya kita ini stok dan harga di toko selalu sesuai.Targetnya harga stabil, inflasi terkendali,” ungkapnya. Diakhir rapat, Elmanani juga mengatakan bahwa masyarakat Kota Metro patut bangga karena toko yang telah di lonceng kemarin merupakan toko yang pertama di Provinsi Lampung dan hanya beberapa tempat di daerah Jawa. “Untuk itu kita akan kembangkan di pasar tradisional lainnya,” pungkasnya. (Dns/Sr/Jn/Vb)
Wujudkan Generasi Emas, Pemkot Metro Kuatkan Program Kesehatan Anak Usia Sekolah dan Remaja
Pemerintah Kota Metro bertekad wujudkan Generasi Emas dengan Penguatan Program Kesehatan Anak Usia Sekolah dan Remaja, maka itu melalui Dinas Kesehatan Kota Metro Gelar Pertemuan. Melalui Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Eko Hendro Saputra, resmi membuka Pertemuan Penguatan Program Kesehatan Anak Usia Sekolah dan Remaja Tahun 2024. Acara yang digelar di Hotel Grand Sekuntum, Jumat (30/08/2024). Dalam pertemuan tersebut, Eko menjelaskan bahwa tujuan kegiatan untuk meningkatkan kualitas hidup anak usia sekolah dan remaja di Kota Metro, sebagai upaya mewujudkan visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro yaitu Gemerlang (Generasi Emas Metro Cemerlang). Eko Hendro juga menekankan pentingnya investasi terhadap program promotif dan preventif pada anak usia sekolah dan remaja. “Periode usia ini sangat strategis untuk membangun manusia dewasa yang sehat dan produktif,” ungkapnya. Mengingat beragam permasalahan yang dihadapi oleh kelompok ini, maka penting sekali dilakukan persiapan pada anak usia sekolah dan remaja, agar dapat memasuki masa pernikahan dan kehamilan dengan sehat dan berkualitas. “Meskipun Kota Metro sudah menorehkan prestasi dengan Angka Kematian Ibu yang mencapai nol selama dua tahun berturut-turut dan Angka Kematian Bayi yang berada di bawah angka nasional, kita perlu terus berbenah,” ujar Eko Hendro. Hal itu dikarenakan, usia sekolah dan remaja memiliki jumlah yang cukup besar yakni 30 persen dari total penduduk dan merupakan usia strategis untuk pelaksanaan program kesehatan. Dirinya juga menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang merata, baik di dalam gedung maupun di luar gedung. “Semua harus dilayani, tidak hanya di puskesmas tapi juga di lingkungan masyarakat,” tegasnya. Dijelaskannya, Program Pengembangan Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) di Puskesmas adalah salah satu contoh upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan untuk anak remaja. “Pendekatan ini bertujuan untuk mendorong puskesmas agar mampu memberikan pelayanan yang baik dan berkualitas, baik di dalam maupun di luar gedung,” tambah Eko. Sementara itu, Ketua Pelaksana, Risnawati, dalam laporannya menyampaikan bahwa pertemuan hari ini dilaksanakan berdasarkan beberapa peraturan, antara lain Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Selain itu, Peraturan Bersama 4 Menteri tentang pembinaan dan pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). “Harapannya pertemuan ini dapat meningkatkan kapasitas pengelola program kesehatan anak usia sekolah dan remaja di Kota Metro, dan menjadikan generasi penerus Kota Metro sebagai generasi emas yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia, ” ungkapnya. (Yl/Sr)
Disporapar Metro Libatkan 50 Peserta Ikuti Work Shop Peran Digital Marketing Berwirausaha di Era Society 5.0
Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Gelar Work Shop Peran Digital Marketing Berwirausaha di Era Society 5.0. yang berlangsung di Aula Hotel Grand S’kuntum, Rabu (28/08/2024). Teknologi yang semakin dan terus berkembang akan banyak memberikan dampak positif bagi dunia pemasaran. Dengan ini Disporapar Kota Metro mendukung upaya pencapaian strategi usaha yang baik dengan pelaksanaan Workshop Peran Digital Marketing Berwirausaha di Era Society di Bumi Sai Wawai.” “Pemasaran atau lebih sering disebut dengan marketing yang biasanya dilakukan secara langsung tatap muka, kini telah berubah dan dapat dilakukan secara digital. Maka pentingnya digital marketing dalam berusaha di Era Society, adalah pemasaran Produk melului media online,” kata Kepala Dinas Disporapar Kota Metro, Tri Hendriyanto. Berdasarkan keterangannya, Tri Hendriyanto menjelaskan bahwa kegiatan Wirausaha Muda diikuti sebanyak 50 (Lima puluh) peserta yang berbasis teknologi. “Tentunya saya berharap dengan adanya kegiatan ini peserta dapat mengembangkan dirinya dalam memasarkan produknya. Paling utama adalah strateginya dalam pemasaran digital marketing,” ungkap Kepala Dinas Disporapar . Tri Hendriyanto juga memaparkan terkait manfaat dari digital marketing kepada peserta Work Shop untuk menjangkau pemasaran cukup luas, peningkatan keterlibatan, efisiensi biaya, keputusan berdasarkan data, peningkatan tranparansi. “Selain ada kelebihannya, digital marketing juga ada kelemahan seperti produk yang di jual tidak sesesui dengan kenyataan. Promosinya bagus ternyata tidak sesuai dengan produk sampai tidak sesuai,” bebernya. Maka dengan itu, Tri Hendriyanto juga berpesan kepada peserta dan pelaku usaha arus ada tanggungjawab moral terhadap produk agar tidak mengecekan konsumen. “Diharapkan dengan kegiatan ini para pelaku usaha khususnya bagi pemula di Kota Metro, sangat penting untuk dapat menguasai berbagai teknik strategi dalam melakukan branding pemasaran produknya, sehingga produk yang ditawarkan akan semakin memiliki nilai jual yang baik,” pungkasnya. (Dns/Sr)
Persiapkan Pengamanan Pilkada Serentak, Polres Metro Gelar Operasi Mantap Praja Krakatau
Bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam kegiatan Sekertaris Daerah Kota Metro bapak Ir. Bangkit Haryo Utomo, di dampingi Kapolres Metro AKBP Heri Sulistyo Nugroho. S.IK, M.IK. Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Krakatau ini diselenggarakan dalam rangka kesiapan pengamanan pilkada serentak tahun 2024. Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya Anggota Forkopimda Kota Metro, Kasubdenpom Metro, Ketua KPU Kota Metro dan Ketua Bawaslu Kota Metro, Halaman Mapolres Metro, Senin (26/08/2024). Berdasarkan Gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarpras operasi mantap praja krakatau 2024, sehingga Pilkada serentak tahun 2024 di Kota Metro dapat terselenggara dengan aman dan lancar. “Pilkada serentak tahun 2024 adalah pesta demokrasi dalam rangka pemilihan kepala daerah Walikota dan Wakil Walikota. Melihat pentingnya hal tersebut, maka seluruh komponen tentunya harus berpartisipasi agar menyukseskan pilkada serentak tahun 2024,” kata Sekertaris Daerah (Sekda) Metro, Bangkit Haryo Utomo. Selanjutnya, Sekda Kota Metro mengatakan Polres Metro didukung oleh pemerintah daerah, TNI, instansi terkait dan mitra Kamtibmas lainnya menggelar operasi kepolisian mandiri kewilayahan berupa Mantap Praja Krakatau-2024, dalam rangka pengamanan tahapan pilkada serentak tahun 2024 selama 125 hari. Hal ini meliputi pendaftaran paslon, penetapan paslon, kampanye, masa tenang, pemungutan suara dan penghitungan suara, rekapitulasi dan pengusulan pengesahan pengangkatan paslon terpilih walikota dan wakil walikota. Dalam amanatnya, Bangkit juga menjelaskan mulai tanggal 27 Agustus 2024 Polres Metro akan melakukan jenis operasi pemeliharaan Kamtibmas, dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif yang didukung kegiatan penegakan hukum, humas dan bantuan operasi yang diikuti 300 personel anggota polres, sehingga dapat terwujud situasi kamtibmas yang kondusif di seluruh wilayah Kota Metro. “Operasi Mantap Praja Krakatau 2024 tentunya diiringi dengan penguatan strategi komunikasi publik untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan, berpartisipasi dalam menjaga stabilitas Kamtibmas pada Pilkada serentak tahun 2024, agar masyarakat mengetahui berbagai upaya pengamanan yang telah kita lakukan,” paparnya. Kemudian, Kapolres juga memaparkan terkait mapping potensi konflik sosial secara detail dan selesaikan potensi konflik tersebut hingga ke akar masalah. Apabila terdapat konflik yang sudah menganggu stabilitas Kamtibmas, maka pastikan penggunaan kekuatan dilakukan secara tepat sesuai sop dengan memegang teguh asas proporsionalitas, legalitas, akuntabilitas serta intensitas. “Terkait bencana alam dapat dikoordinasikan dengan TNI, BPBD, Pemerintah daerah, dan stakeholder lainnya guna memetakan daerah rawan sehingga bencana dapat dimitigasi. Siapkan pula rencana antisipasi bekerjasama dengan penyelenggara pemilu, apabila nantinya terdapat situasi bencana alam,” katanya. Terkait dengan terorisme, Bangkit meminta para aparat tetap hati-hati dan juga harus menjadi perhatian serius di Kota Metro. Kehidupan sosial di Kota Metro yang sudah terjalin dengan baik dan terbuka terhadap para pendatang tidak menutup kemungkinan dapat disusupi oleh warga pendatang dan berbaur dengan masyarakat. “Maka itu perlu adanya optimalkan preventif strike dan deteksi dini agar pelaku teror berhasil ditangkap sebelum melancarkan aksinya, sehingga kita bisa memastikan tidak ada letupan sekecil apapun pada Pilkada serentak tahun 2024,” jelasnya. Dalam kesempatan ini Bangkit menyinggung terkait tindak pidana Pemilu, lakukan koordinasi dan kolaborasi antar pilar, agar penanganan pelanggaran serta penyelesaian tindak pidana Pemilu dapat dilakukan secara profesional serta transparan, sehingga mendapatkan legitimasi dari masyarakat. Pada kesempatan yang penuh semangat dan kebersamaan ini, terdapat penekanan untuk dipedomani diantaranya, pertama tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada tuhan yang maha esa dan semoga tugas pengamanan ini menjadi ladang amal ibadah bagi kita semua. “Kedua, pastikan kesiapan perlengkapan pribadi, sarpras dan fasilitas penunjang lainnya, sehingga dapat mendukung pelaksanaan operasi. Ketiga, laksanakan pengamanan dengan penuh rasa tanggung jawab, humanis dan profesional sesuai sop dengan menerapkan buddy system guna menjamin keselamatan personel. Dan ke empat, para perwira pengendali di setiap tingkatan harus terjun langsung ke lapangan untuk melakukan pengawasan melekat kepada anggotanya masing-masing,” paparnya. Selanjutnya, Bangkit juga meminta agar melakukan pengaturan jadwal pengamanan, sehingga kesehatan personel selalu dalam kondisi yang prima. Hal ini penting, mengingat operasi yang kita laksanakan cukup panjang dan pilkada serentak tahun 2024 dilakukan secara serentak. “Selanjutnya kedepankan komunikasi publik dan upaya cooling berpartisipasi agar system, penuh dalam masyarakat mendukung penyelenggaraan pilkada serentak tahun 2024. Dan terakhir tingkatkan sinergitas dan soliditas antar seluruh personel pengamanan maupun stakeholder terkait, karena hal tersebut adalah kunci utama keberhasilan operasi,” pesan Bangkit di akhir sambutan. Tak lupa juga di akhir amanatnya, Bangkit mengucapkan terima kasih dan selamat bertugas kepada seluruh personel yang terlibat. “Mari bersama-sama kita amankan pilkada serentak tahun 2024, demi mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Metro”, pungkasnya.(Dns/Sr/Jn/Vb)
Sekda Metro Minta Satpol PP Tertibkan PKL di Taman Kota
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo, kembali meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menertibkan para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sekitar Taman Merdeka. Hal ini disampaikan Sekda Bangkit saat memimpin apel mingguan yang dilaksanakan di halaman Kantor Wali Kota Metro, Senin (26/8/2024). “Saya meminta kepada Satpol PP untuk dapat kembali menertibkan para PKL yang ada di sekitar Taman Merdeka. Apabila tidak ada kegiatan, segera ditertibkan,” tegas Sekda Bangkit. Permintaan penertiban ini disampaikan mengingat keberadaan PKL di sekitar Taman Merdeka dinilai mengganggu keindahan dan kenyamanan publik, terutama masalah kebersihan dan ketertiban di area tersebut. Lebih lanjut, Sekda Bangkit juga menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan kegiatan fisik dan non-fisik di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Metro. “Memasuki akhir bulan Agustus, saya meminta kepada seluruh OPD untuk melakukan pengecekan kembali terhadap kegiatan fisik maupun non fisik yang ada di lingkungannya masing-masing,” imbau Bangkit. Menurut Sekda, pengecekan kembali terhadap kegiatan OPD perlu dilakukan untuk memastikan kelancaran dan tercapainya target pelaksanaan program. “Kami mohon dicek kembali kegiatan-kegiatan fisik maupun non fisik dimasing-masing OPD. Di lihat jadwalnya kembali sehingga pekerjaan yang ada dapat selesai tepat waktunya,” tegasnya. Permintaan Sekda Bangkit ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja seluruh OPD dalam menjalankan tugas dan fungsinya. (Yl/Sr)
Pelajar PAUD hingga Disabilitas Ambil Adil pada Puncak Peringatan Hari Pramuka Ke-63
Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-63 Tahun 2024, Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Metro melaksanakan Apel Besar Hari Pramuka ke-63. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Mulyojati Kecamatan Metro Barat, Kota Metro, Sabtu (24/08/2024). Dengan tema “PRAMUKA BERJIWA PANCASILA MENJAGA NKRI” peringatan hari Pramuka Nasional ke 63 berlangsung meriah. Tampak hadir untuk peringatan hari ini diantaranya Dr.Silfia Naharani, Sp.KKLP,M.M. sebagai Ketua Kwarcab Pramuka Kota Metro, Wakil Walikota Metro Drs. Qomaru Zaman, MA yang bertindak selaku Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang Kota serta memimpin secara langsung Apel Besar Hari Pramuka ke-63 Kota Metro. Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman selaku pembina apel dalam amanatnya menyampaikan bahwa kegiatan pramuka adalah kegiatan yang positif untuk pembinaan generasi muda yang akan datang. Gerakan Pramuka juga merupakan salah satu pilar pendidikan kaum muda yang dituntut untuk dapat lebih berkontribusi secara nyata di dalam kehidupannya, baik berbangsa maupun bernegara. “Saya mengharapkan bahwa Pramuka adalah bagian dari sebuah kontribusi masyarakat untuk negara. Maka melalui kegiatan Pramuka ini saya berharap seluruh kegiatan-kegiatan yang digagas oleh kakak-kakak Pembina untuk membuat pribadi-pribadi hebat, sehingga Pramuka akan menjadi warisan budaya yang sangat bermanfaat” ujarnya. Selanjutnya Qomaru juga menyampaikan bahwa ternyata Pramuka sampai hari ini otoritasnya sangat dijaga. Kegiatannya sangat berkualitas. Dari semua skema yang ada, sampai hari ini masih terjaga integritasnya. “Saya berharap setiap gerakan Pramuka harus satu komando, setuju? Satu perintah, setuju? Kalau sudah satu komando, satu perintah, aman Metro. Cocok? Lanjutkan,” kata Qomaru. Tampak antusias ratusan pelajar dari berbagai jenjang sekolah di Kota Metro, turut mengikuti apel. Dimana sebelumnya pada tanggal 9 Agustus ada kegiatan Metro Geliat (Gerakan Lingkungan Bersih dan Sehat) lalu Lomba Tingkat (LT) 1 pada12 Agustus sampai dengan 24 Agustus diikuti berbagai kegiatan seperti Donor darah, Pelantikan Mabi Sako dan Pinsako Disabilitas Berdaya. Dan tepatnya hari ini menjadi puncak acara yaitu Apel Besar. “Tak sampai disitu, puncak acara diisi dengan Gelar Ketrampilan oleh adik-adik Prasiaga, Siaga, Penggalang Penegak dan Pandega. Pada kesempatan ini juga akan diberikan Tanda Penghargaan Bagi Anggota Pramuka yaitu Lencana Pancawarsa dari Kwartir Daerah Lampung kepada para Mabi, Ambalan, dan Pembina pramuka serta pemberian Penghargaan Kwartir Ranting Ter-Giat,” jelasnya. Dr. Silfia Naharani, Sp.KKLP,M.M. menjabarkan bahwa setiap tahun pasti ada perbedaan dan tahun ini sesuai dengan tema adalah untuk menjaga Pancasila dan menegakkan NKRI. Tentunya ingin menjadikan Pramuka bagian daripada pembentukan karakter dari anak-anak. ” Hal ini akan dimulai dari bagaimana kita yang dewasa ini bersatu padu untuk bisa memikirkan mana yang baik, mana yang tidak , sehingga kita dapat bersama-sama dengan pemerintah membentuk tahapan menciptakan generasi emas Indonesia,” katanya. Selanjutnya Silfia juga mengingatkan bahwa Indonesian merupakan negara nusantara yang beragam. Jadi semua dari berbagai usia ikut berpartisipasi, baik dari PAUD yang disebut Prasiaga, siaga dan semua sampai dewasa terlibat tanpa satupun yang tertinggal. Termasuk juga anak-anak disabilitas karena kita kemarin baru saja melantik. Jadi Kota Metro tidak ada satupun yang tertinggal, kalau masih juga belum ikut itu berarti perlu dikoreksi,” bebernya. Kemudian masih pada acara yang sama, penghargaan diberikan kepada para Mabi, Andalan, dan Pembina pramuka sebanyak 19 orang yang tentunya aktif dan sudah berkecimpung di Pramuka guna menjadi kesatuan serta menjadi lebih baik. “Saya atas nama Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kota Metro, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan andil besar untuk Pramuka di Kota Metro, baik kepada tokoh Pramuka di Kota Metro yang terus memberikan masukan kepada kami. Luar biasa para entrepreneur Pramuka sehingga mempersembahkan kegiatan Pramuka di Apel Besar untuk masyarakat,” pungkas Sifia saat dimintai keterangan oleh Tim Humas Kominfo Metro. (Dns/Sr/Jn)