Walikota Metro Wahdi berkunjung sekaligus melihat pelaksanaan seleksi calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2021, di LEC Kartika Metro, Sabtu (20/03/2021) Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Metro, Tri Hendriyanto mengatakan bahwa seleksi Paskibraka tahun 2021 ini diikuti sebanyak 156 peserta yang berasal dari 33 sekolah dari tingkat SMK maupun SMA di Kota Metro. “Dari 156 siswa nanti akan diseleksi lagi, dan dipastikan ada 70 orang yang terpilih, dan 7 orang akan diseleksi untuk Paskibraka tingkat Provinsi dan Nasional,” jelas Hendri. Pada kesempatan ini, Walikota Metro Wahdi menyampaikan bahwa seleksi calon anggota Paskibraka ini dilaksanakan untuk menentukan kesiapan baik fisik, jasmani dan rohani, serta syarat lain yang telah ditentukan berdasarkan ketentuan yang berlaku. Sehingga nantinya para peserta yang mengikuti seleksi, dapat terpilih sesuai dengan kategori dan dapat dipertanggungjawabkan. “Diharapkan pada saat pelaksanaan diklat hingga pelaksanaan pengibaran bendera tanggal 17 Agustus 2021, peserta dalam keadaan sehat dan bugar sampai kegiatan berakhir,” ungkap Wahdi. (Ins/Cv).
Walikota Metro Ikuti Rapat Penanganan Covid-19 Di Provinsi Lampung
Pemerintah Provinsi Lampung mengadakan Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di wilayah Lampung. Acara yang berlangsung di Gedung Pusiban tampak Walikota Metro Wahdi dalam rapat, Jumat (19/03/2021). Gubernur Arinal Djunaidi dalam sambutannya mengungkapkan bahwa, pertemuan ini sebagai rangka monitoring, evaluasi, sinergi, dan koordinasi secara berjenjang antara pusat dan daerah dalam rangka penanganan Covid-19. Kasus Covid-19 terkonfirmasi pertama di Lampung dipublikasi pada tanggal 18 Maret 2020, sehingga sudah 1 tahun pandemi Covid-19 di Lampung. Tercatat hingga pada tanggal 18 Maret 2021, jumlah kasus konfirmasi positif sebanyak 13.425 kasus, jumlah konfirmasi kasus positif yang sembuh sebanyak 12.095 kasus. Kemudian jumlah konfirmasi aktif sebesar 616 atau 4,59% dan jumlah konfirmasi meninggal sebesar 714 kasus atau 5,32%. “Sampai saat ini, kondisi pandemi Covid-19 bila dilihat dari jumlah kasus konfirmasi Covid-19 dalam 1 bulan terakhir di Provinsi Lampung mengalami penurunan kasus sebesar 50%,” ujar Arinal. Penanganan Covid-19 merupakan pembelajaran dan hal yang baru bagi seluruh Provinsi di Indonesia. Dalam melakukan penanganannya, masih banyak ditemukan hambatan dan kendala baik dari segi sarana prasarana, sumber daya manusia dan lainnya. Namun demikian, Pemerintah Provinsi Lampung dan segenap pihak terkait lainnya, terus bersinergi guna mengoptimalkan penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung. Peran Pemerintah Provinsi Lampung dalam penanganan Covid-19 yakni melakukan testing, tracing, treatment, isolasi dan karantina serta komunikasi risiko dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan secara berkesinambungan. Tambahnya Arinal mengatakan, Pemerintah Provinsi Lampung akan terus memaksimalkan berbagai upaya untuk mengubah perilaku masyarakat, agar dapat beradaptasi pada kebiasaan baru dalam situasi pandemi. Salah satunya, Provinsi Lampung juga telah melaksanakan vaksinasi Covid-19. Adapun estimasi sasaran vaksinasi Covid-19 di Provinsi Lampung sebesar 6.958.799. dengan total 2 dosis sebanyak 12.117.598 dosis. Saat ini pelaksanaan vaksinasi telah masuk dalam tahap kedua untuk pelayanan publik dan lansia. Saat ini Provinsi Lampung telah menerima vaksin dari pusat sebanyak 74.160 untuk vaksin tenaga kesehatan.Sedangkan untuk tenaga pelayanan publik, lansia telah diterima 33.660 vial multi dosis. Sehingga total vaksin yang diterima dalam multi dosis sebanyak 410.760 dosis. Dengan kata lain, Provinsi Lampung masih kekurangan dosis vaksin sebanyak 11.706.838 dosis. Melihat kondisi ini, Provinsi Lampung telah bersurat kepada Menteri Koordinator Perekonomian selaku Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) terkait kekurangan vaksin. “Pemerintah Provinsi Lampung mengucapkan terimakasih atas bantuan dari Pemerintah Pusat dalam mendukung penanganan Covid-19 dan penanggulangan bencana di Provinsi Lampung mulai dari logistik, peralatan, pelatihan-pelatihan dan dukungan dana pasca bencana,” ujar Gubernur Arinal Djunaidi. Terkait pelaksanaan vaksinasi, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana, meminta agar dapat diprioritaskan karena masyarakat Lampung menyambut baik pelaksanaan vaksinasi. Selain itu, Reihana juga menambahkan bahwa Provinsi Lampung masih membutuhkan dukungan dari Pusat terkait penanggulangan Covid-19, khusunya terkait Pelayanan Kesehatan Rujukan dan Laboratorium Penegakkan Diagnostik (RT-PCR, Reagen, RDT Antigen, High Flow Nasal Cannula (HFNC) Oxygen. Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19, Dewi Nur Aisyah, memaparkan data per tanggal 28 Februari 2021 terkait Pemetaan Zonasi Risiko Daerah di Provinsi Lampung bahwa tidak ada Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung dengan risiko tinggi. “5 Kabupaten di Provinsi Lampung dengan risiko rendah diantaranya Kabupaten Tulang Bawang, Way Kanan, Mesuji, Tulang Bawang Barat, dan Lampung Selatan. Adapun 10 Kabupaten/Kota lainnya di Provinsi Lampung masuk dalam kategori sedang,” jelas Dewi Nur Aisyah. Di akhir acara, secara simbolis Kepala BNPB Doni Monardo menyerahkan bantuan kepada Provinsi Lampung senilai 2,9 miliar berupa PCR Mbiocov, RNA, VTM, Rapid Test Antigen, dan Masker Kain yang diterima langsung oleh Gubernur Arinal Djunaidi. Hadir di dalam rapat koordinasi ini Anggota DPR RI I Komang Koheri, Anggota DPD RI Bustami Zainudin, Jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Bupati dan Walikota se-Provinsi Lampung, dan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kota se-Provinsi Lampung. (Sr)
Rapat Istimewa Paripurna HUT ke-57 Provinsi Lampung
DPRD Kota Metro menggelar Rapat Paripurna dalam rangka peringati HUT ke-57 Provinsi Lampung Tahun 2021 secara virtual, di Aula Gedung DPRD Kota Metro, Kamis (18/03/2021). Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro Tondi Muammar, menyampaikan bahwa semua komponen masyarakat sedang memperingati Hari Jadi ke-57 Provinsi Lampung Tahun 2021. Ketetapan Hari Jadi Provinsi Lampung ini adalah sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Lampung Tahun 2006 tentang Hari Jadi Provinsi Lampung. Walikota Metro Wahdi mengucapkan selamat Hari Jadi ke-57 Provinsi Lampung. Diharapkan pembangunan kedaerahan yang berkelanjutan dapat sesuai, sinergisitas, sinkronisasi mulai dari pusat, provinsi sampai daerah. “Sehingga Kota Metro menetapkan diri sebagai sustainable city kedepannya. Dengan arti lain terfokuskan pada penanganan Covid-19, serta penanggulangan Covid-19 ini yang paling penting. Pemberdayaan dalam hal ekonomi dan pemulihan dampak sosial ekonomi. Dan sekarang harus memikirkan pembangunan, sustainable yang sesuai dengan pembangunan infrastruktur kualitas, kuantitas, sehingga tidak ada proses pembangunan yang melewati aturan-aturan lingkungan. Dalam rapat ini dihadiri Walikota Metro Wahdi, Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, Ketua DPRD Kota Metro Tondi Muammar, Wakil Ketua DPRD Kota Metro Ahmad Kuseini, dan Kapolres Metro AKPB Retno Prihawati beserta para OPD Kota Metro. (Lia/Gt).
Peresmian Kampung Tangguh Kelurahan Tejosari
Walikota Metro Wahdi didampingi Kapolres Metro AKBP Retno Prihawati dan Danramil 411/01 Metro, meresmikan Kampung Tangguh Nusantara (KTN) Ruwa Jurai Kota Metro, di Kelurahan Tejosari, Metro Timur, Kamis (18/03/2021). Sutikno selaku ketua KTN menyampaikan bahwa, Kelurahan Tejosari bahwa sudah terbentuk kepengurusan KTN pada bulan Januari lalu. Saat ini Kelurahan Tejosari cukup kondusif dimana terdapat 9 (sembilan) pasien Covid-19 telah selesai isolasi mandiri, 5 (lima) pasien telah sembuh, dan 4 (empat) pasien sedang menjalankan isolasi mandiri. Sutikno juga menyampaikan, pasien yang terdampak Covid-19 sudah kami beri bantuan seperti sembako untuk keperluan pasien. Untuk KTN sendiri, telah mempunyai kelompok budidaya ikan lele serta usaha UMKM lainnya. “Adapun harapan dari kami, sekiranya dapat diberikan pelatihan maupun pembinaan untuk melaksanakan KTN ini supaya masyarakat Tejosari mahir dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan. Serta kami juga berharap agar diberikan anggaran demi kelangsungan KTN Tejosari ini, dimana anggaran kami sudah terbatas,” ujar Sutikno. Walikota Metro Wahdi menyampaikan, apresiasi atas dilaksanakan kegiatan ini yang bertujuan untuk mendukung produktivitas masyarakat yang tangguh di berbagai sektor. Terutama pada sektor ekonomi mandiri dan kesehatan dimasa pandemi Covid-19. “Dengan peluncuran KTN ini merupakan program sebagai upaya percepatan penanganan Covid-19 di Kota Metro. KTN di Kelurahan Tejosari merupakan penanganan Covid-19 berbasis masyarakat, yang artinya seluruh masyarakat terlibat dalam penanganan Covid-19,” ujarnya. Lanjutnya, Wahdi mengatakan seluruh ketahanan diterapkan di KTN, mulai dari ketahanan pangan hingga ketahanan keamanan, sehingga menjadi modal penting dalam menghadapi pandemi. “Untuk melanjutkan KTN mohon kepada Polri, TNI, Lurah dan Camat harus turun untuk membantu masyarakat menjalani kegiatan KTN. Berilah arahan hingga masyarakat Kelurahan Tejosari bisa menjalankan KTN ini dengan mandiri,” kata Wahdi. Dalam arahan Kapolres Metro AKBP Retno Prihawati menyampaikan, Kota Metro sudah memasuki zona kuning, ini semua terjadi karena dengan kerja sama kita bersama dalam pencegahan Covid-19. Tetapi jangan sampai lengah untuk terus mematuhi protokol, Kota Metro memang sudah memasuki zona kuning tetapi kita tetap terus menjalankan Instruksi Walikota sampai tanggal 26 Maret sampai ada surat kebijakan yang baru. Walikota Metro mengucapkan terima kasih kepada masyarakat KTN yang telah menggandeng pengusaha ikan, dan usaha lainnya untuk menggerakkan KTN ini, dan berharap dapat selalu memberikan arahan serta latihan kepada masyarakat untuk menyukseskan KTN ini. (Sr. Lia/Ian).
Ingin Tingkatkan Layanan Kesehatan, Walikota Sidak ke Sejumlah Puskesmas
Walikota Metro melakukan silaturahmi dadakan (sidak) ke sejumlah fasilitas Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang ada di Kelurahan Tejoagung, Metro Timur dan Kelurahan Ganjar Agung, Metro Barat, Rabu (17/03/2021). Selain untuk peningkatan mutu Puskesmas, sidak ini juga dilakukan untuk mengenal pegawai-pegawai yang bekerja di lingkungan Puskesmas dan meninjau operasional. Walikota Metro Wahdi, mengatakan dalam sidak bahwa kemajuan Puskesmas harus terus diupayakan. Mengingat kedepan juga akan diciptakan Academic Health System (AHS), sebagai pusat layanan kesehatan pendidikan. “Prioritas pelayanan kesehatan harus dibuat secara ekslusif dan khusus, sehingga tercapai pusat layanan kesehatan paripurna, sesuai dengan kondisi masyarakat dan lingkungan setempat. Jika diprioritaskan untuk lansia, maka di data terlebih dahulu lansianya. Dan dipersiapkan fasilitasnya, baik tempat olahraga dan tentunya fasilitas harus ditambahkan, silakan sampaikan ke Kepala Dinas,” ujar Walikota Metro. Kepala Puskesmas Ganjar Agung Eka Fesliria, menyambut baik sidak Walikota Metro, sehingga apa yang ingin disampaikan kepada Walikota Metro langsung bisa disampaikan. “Jadi kami juga di tahun ini akan mendapatkan dana DAK untuk perbaikan wajah Puskesmas, jadi kami saat ini sedang mengupayakan agar Puskesmas kami sesuai dengan Permenkes, terkait akreditasi dokumen-dokumen semuanya juga sudah kami persiapkan,” katanya. Menurutnya, inovasi juga sudah dilakukan, seperti membuat homecare dengan fasilitatornya adalah bidan Poskeskel dengan konsep lintas program.
Walikota Metro, Tinjau Wisata Padas Grojok dan GOR Rejomulyo
Minggu pagi, Walikota Metro Wahdi dan Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman melakukan kegiatan bersepeda yang menuju Wisata Padas Grojok di Kelurahan Rejomulyo, Metro Selatan (14/03/2021). Dimana kegiatan ini bertujuan untuk mengajak warga, agar lebih peduli terhadap lingkungan. Salah satu caranya dengan menggunakan transportasi yang minim polusi udara seperti sepeda. Walikota Metro Wahdi dalam kunjungan ini mengatakan bahwa objek wisata yang ada sekarang harus bisa dikelola dan diperhatikan dengan baik. Mengingat pada saat ini, fasilitas-fasilitas yang disediakan untuk pengunjung dinilai sudah lumayan cukup baik. “Sampai saat ini, tempat wisata sudah bisa dimanfaatkan bagi warga sekitar, kepada pengunjung yang datang ke Padas Grojok,” kata Wahdi. Pada kesempatan ini, Walikota Metro yang didampingi istri juga melakukan peninjauan GOR mini di Rejomulyo. “GOR ini sudah bagus sebenarnya, tapi masih kurang perawatan. Saya berharap, jika ini sudah diperbaiki tolong warga sekitar untuk menjaga dan dimanfaatkan fasilitas yang ada dengan baik,” ungkap Wahdi. Tak sampai disitu, para rombongan juga melakukan kunjungan ke lokasi budidaya tanaman aglonema di Kelurahan Rejomulyo.(Ins/Cv/Ag).
Tanam 1000 Pohon Pisang, Karang Taruna Rejomulyo Dapat Apresiasi
Walikota Metro Wahdi mengajak jajarannya untuk meninjau beberapa tempat wisata dan binaan Karang Taruna, dengan menggunakan sepeda, Minggu (14/03/2021) Kegiatan peninjauan ini dimulai dari Rumah Dinas Walikota, kemudian berlanjut ke BCA Nursery, dilanjutkan ke Binaan Karang Taruna unit Rejomulyo, untuk menanam 1000 pohon pisang di lahan milik warga sekitar. Berdasarkan laporan Ketua Karang Taruna Rejomulyo Wawan mengatakan, penanaman 1000 pohon pisang ini, yang sudah tertanam sebanyak 480 batang. Hal ini sebagai upaya untuk pemberdayaan pemuda dan juga pemanfaatan lahan desa agar bisa produktif. “Kebetulan warga disini setuju dengan memanfaatkan lahan kosong untuk penanaman pisang, makanya kami selaku Karang Taruna Rejomulyo berupaya memanfaatkan lahan agar bisa menghasilkan,” ujar Wawan. Sementara itu, Walikota Metro Wahdi menyambut baik akan usaha para Karang Taruna di Rejomulyo. Dengan pemanfaatan lahan kosong seperti ini, bisa meningkatan ekonomi masyarakat Rejomulyo. “Allhamdulillah pemuda sekarang sudah sangat kreatif, dengan memanfaatkan lahan kosong yang ada, untuk membantu peningkatan ekonomi masyarakat. Serta dapat membantu desanya dalam kemajuan, sehingga hasil kedepannya dapat dinikmati bersama-sama,” ujar Wahdi. (Ins/Cv/Ag)
Walikota Metro Meninjau Jalan Rusak di Metro Selatan dan Timur
Walikota Metro Wahdi Siradjuddin beserta Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman melanjutkan peninjauan jalan di Kota Metro, didampingi Asisten I dan II Kota Metro, Rabu (10/03/2021). Pada kesempatan ini, para rombongan melanjutkan meninjau jalan sepanjang Jalan Jend Soeprapto Kelurahan Margorejo, Jalan Garuda Kelurahan Rejomulyo, Jalan Budi Utomo Kelurahan Margorejo, dan Jalan Inspeksi Irigasi Kelurahan Tejosari. Walikota Metro Wahdi mengatakan, terdapat kerusakan jalan yang disebabkan oleh kondisi drainase air yang tidak berfungsi dengan baik. Serta ditambah dari kapasitas muatan mobil yang berlebihan sehingga membuat jalan jadi rusak. “Saya ingatkan kembali bahwa drainase harus dimanfaatkan untuk mengurangi genangan air. Sehingga air pada musim hujan seperti saat ini, dapat mengalir melalui drainase, dan tidak menyebabkan genangan air di sisi jalan,” katanya.( Lia/lan)
113 Sarjana STIPER Dharma Wacana Metro di Wisuda
Sebanyak 113 sarjana dari Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Dharma Wacana Metro diwisuda. Pada kesempatan ini, Walikota Metro Wahdi beserta Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman hadir di Gedung Aidea Grande Kota Metro, Rabu (10/03/2021). Walikota Metro Wahdi, memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada segenap Civitas Akademika STIPER Dharma Wacana Metro, khususnya kepada 113 wisudawan dan wisudawati. “Kegiatan ini tentunya tidak semata kita pandang dari aspek legalitasnya saja. Akan tetapi juga dapat dijadikan sebagai even pembuktian yang memberikan nilai tambah tersendiri, terhadap catatan prestasi civitas Dharma Wacana Metro hingga tahun 2021,” jelasnya. Tambahnya, Wahdi berpesan kepada wisudawan agar menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan kebenaran sesuai hakikat ilmu pengetahuan. “Tak hanya itu, saya juga berharap ilmu pengetahuan yang telah didapatkan selama perkuliahan, dapat membantu kemajuan Kota Metro dalam mewujudkan visi Kota Metro sebagai Kota Metro Berpendidikan, Sehat, Sejahtera dan Berbudaya,” ujar Wahdi. (Ian/Lia).
Evaluasi Kerja RSUD Ahmad Yani
Walikota Metro Wahdi beserta Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman menghadiri kegiatan Evaluasi Pelayanan Mingguan Coffee Break di Gedung Kantor RSUD Ahmad Yani Metro, Rabu (10/03/2021). Pada hasil pemantauan di IGD, sejak tanggal 1 sampai dengan 10 Maret 2021 jumlah pasien rawat inap sebanyak 219 orang. Jumlah pasien rawat jalan sebayak 83 orang, jumlah pasien meninggal 5 orang dan total mencapai 307 orang. Sementara dari laporan Dokter Jaga Ruangan, terdapat 10 kasus kematian. Walikota Metro Wahdi mengatakan, untuk setiap seminggu sekali komite harap melakukan evaluasi, supaya kajian di setiap komite dapat berjalan dengan baik serta lancar. “Prioritas utama pada program 100 hari kerja kami kedepan, pada pencegahan dan penanggulangan Covid-19. Saat ini Kota Metro sudah memasuki zona orange. Diharapkan bulan depan bisa menjadi zona kuning dan Covid-19 cepat hilang,” ujar Wahdi. Pada kegiatan tersebut tampak hadir, Direktur RSUD A. Yani Metro dr. Fitri, beserta para jajaran RSUD. Ahmad Yani Metro. (Lia/Ian)