Liwa – Pemerintah Kota Metro melakukan silaturahmi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat. Dalam silaturahmi ini untuk membangun nilai-nilai sinergi antar kedua daerah, serta menggali potensi daerah. . Kegiatan ini dihadiri Walikota Metro, dr.H.Wahdi,Sp.OG(K), Sekda Metro, Ir. Bangkit Haryo Utomo, Kepala OPD Kota Metro, Ketua TP-PKK Metro, serta sejumlah pengurus Dharma Wanita Persatuan Kota Metro. . Bagi Walikota Metro, Kabupaten Lampung Barat bukanlah tempat yang asing, karena pernah bertugas selama tiga tahun di Suoh, Lampung Barat. “Saya ditelepon ayah saya, sewaktu masih di rumah sakit TNI di Semarang, paska gempa Liwa tahun 1994. Ayah saya menyuruh saya berdinas di Liwa,” katanya, Jumat, (21/1/2021) malam. . Wahdi menjelaskan, sejumlah pejabat di Metro juga pernah dinas di Lampung Barat. Asisten II Supriyadi, Asisten I Yeri Ehwan, dan lainnya. Wahdi juga berterima kasih kepada Pemkab Lampung Barat atas penerimaan kedatangannya. “Saya tidak bisa berkata apa-apa kecuali nilai silaturahmi kebersamaan yang ada di sini. Saya bilang, daripada kita ke Bandung mending kita ke Liwa saja,” katanya. Wakil Bupati Lampung Barat, Drs.H.Mad Hasnurin, menyambut ramah kedatangan rombongan Pemkot Metro, dengan memperkenalkan potensi Lampung Barat. . “Di Lampung Barat ini, banyak potensinya. Khususnya sumber daya alam. Di sini ada pegunungan, perbukitan, lembah, air terjun, kebun raya, dan masih banyak lagi,” katanya. . Selain itu, potensi alam yang menurutnya sejuk membuat siapapun akan nyaman singgah di Lampung Barat.
Walikota Metro Wahdi, Resmikan Musala di BPN Kota Metro
Walikota Metro Wahdi Siradjuddin meresmikan Musala Prof. Ir. H. Lutfi Ibrahim Nasution, M.Sc, Phd. Persemian ini dilangsungkan di Halaman Kantor Pertanahan Kota Metro, Jumat (21/01/2022). . Musala yang dibangun diatas tanah perkantoran Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Metro, diresmikan dengan penandatanganan prasasti oleh Walikota Metro Wahdi Siradjuddin. . Dalam sambutan, Wahdi menyampaikan atas berdirinya musala ini, diharapkan para jemaah dapat memuliakan agama Islam di Kantor BPN. Selain tu, keberadaan musala diharapkan dikelola dengan baik. Selaku perwakilan Kepala BPN Kantor Wilayah Lampung Alfarabi, berharap dengan kehadiran tempat ibadah tersebut, dapat menambah keberkahan bagi karyawan BPN Kota Metro. . Pada kesempatan yang sama, Alfarabi menyerahkan sertifikat program Kegiatan KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) secara simbolis kepada Walikota Metro. Dan dari Walikota diserahkan secara langsung kepada Kepala BPKAD Kota Metro. Alfarabi, juga menyampaikan dengan diterimanya sertifikat ini, pembangunan infrastruktur program KOTAKU, dapat mewujudkan kawasan permukiman yang layak huni. Dengan harapan program KOTAKU dapat menuntaskan permasalahan aspek kekumuhan. . “Program KOTAKU itu mencakup pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat. Penguatan peran pemerintah daerah sebagai nahkoda. Dan kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan pemangku kepentingan lainnya di kota. Sedangkan percepatan pembangunan dilakukan pada kegiatan skala lingkungan permukiman dan kegiatan skala kota atau kawasan,” ungkapnya. (Ins/Ag)
Wahdi Dukung PPK Metro, Atas Bazar Peduli Kemanusiaan
PPK (Paguyuban Pedagang Kue) Kota Metro, menggelar Bazar Baju Murah dan Kue di area Toko Syahara 28 Purwoasri. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari dan penjualan ini akan disalurkan bagi korban bencana alam Erupsi Gunung Semeru, Jumat (21/01/2022). . Pada kesempatan ini, terdapat beberapa ukuran dan jenis pakaian yang dibazarkan. Mulai dari pakaian anak hingga pakaian dewasa, bahkan ada sepatu dan tas dijual dengan harga yang sangat murah. Pakaian dengan berbagai macam ukuran dijual dari mulai Rp. 2.000 sampai Rp. 30.000. Wahdi menyebutkan, program kepedulian kemanusiaan untuk Jawa Timur, bertujuan membantu korban bencana. Hal tersebut dilakukan karena banyaknya pakaian layak pakai yang diperoleh dari para donatur. . “Kegiatan seperti ini sangat baik dengan tujuan untuk membantu saudara-saudara kita yang jauh disana. Sudah selayaknya kita sebagai saudara ikut membantu mereka yang sedang terkena bencana,” ungkapnya. Lanjutnya, Wahdi mengungkapkan bazar pakaian yang didapat dari sumbangan dan donatur laris dibeli oleh masyarakat sekitar. Kegiatan ini dilakukan akibat informasi terkait donasi pakaian sudah terlalu banyak. . “Saat ini para korban sangat membutuhkan obat-obatan, makanan, pembalut wanita dan lain-lain. Oleh karena itu para panitia kegiatan, berinisiatif menjual pakaian layak pakai yang uangnya akan dibelikan barang-barang yang dibutuhkan pengungsi,” tutur Walikota. (Ins/Ag)
Wahdi Ajak Jemaah Untuk Mendidik Karakter Anak Sejak Dini
Perlunya pendidikan karakter kepada anak dan remaja, sehingga kedepannya nanti akan tumbuh dengan pemikiran yang baik dan benar. Hal tersebut disampaikan Walikota Metro Wahdi Siradjuddin, pada saat Salat Subuh berjemaah di Masjid Al-Hikmah, Jumat (21/01/2022). . Wahdi juga menekankan agar semua masyarakat untuk dapat membimbing anaknya dalam hal belajar. Agar kedepannya semua anak meraih cita-cita, serta memiliki sifat peduli, jujur, bertanggung jawab dan yang utama berwawasan luas di tengah era globalisasi ini. “Sesuai dengan salah satu visi-misi Kota Metro, yaitu Kota Metro berpendidikan, maka saya berharap ibu dan bapak yang ikut solat berjemaah, untuk dapat membimbing anak-anak dalam hal belajar. Terlebih lagi mengarahkan ke hal baik dan benar,” ungkapnya. . Tidak hanya itu saja, Wahdi mengajak pentingnya pendidikan agama sejak dini. Sebab mengajarkan membaca Al-Quran sekaligus memahami maknanya, merupakan upaya menanamkan nilai agama pada diri anak. “Selain mengarahkan anak untuk selalu dekat dengan Al-Quran dan selalu memedomaninya dalam menjalani kehidupan. Kegiatan ini juga salah satu mendidik karakter anak sejak dini, terutama dalam menanamkan nilai-nilai agama,” ujar Walikota Metro. (Ins/Ag)
Apel Pagi, Walikota Metro Sambut 220 Mahasiswa KPM Dari IAIN Metro
Walikota Metro Wahdi Siradjuddin memimpin apel pagi bersama mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro Tahun 2022. Acara ini berlangsung di Halaman Kantor Walikota Metro, Kamis, 20/01/22. . Wakil Rektor Bidang Akademik IAIN Metro Prof. Dr. Ida Umami, melaporkan ada 220 peserta KPM yang akan tersebar di 17 kelurahan yang ada di Kota Metro. Kegiatan KPM ini akan berlangsung selama 40 hari penuh. Selanjutnya akan dilakukan penjemputan dan penarikan mahasiswa di masing-masing kelurahan. Dalam sambutannya, Wahdi menyambut gembira pelaksanaan KPM di Kota Metro. Turut berpesan kepada peserta KPM, untuk memberi nilai suri teladan di tengah masyarakat dan mempelajari tentang pembangunan di Kota Metro. . “Saya berharap mahasiswa dapat bersinergi, berkolaborasi dan berpatisipasi aktif dalam kegiatan secara holistik tentunya,” terangnya. Lanjut Wahdi, menilai dengan dilaksanakannya kegiatan KPM di Kota Metro, para mahasiswa IAIN Metro dapat meningkatkan kepedulian dan empati atas permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat. Kemudian dapat membantu mengedukasi dan mentransfer ilmu yang telah didapat selama pendidikan kepada masyarakat Kota Metro. . Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua LPPM IAIN Metro, Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat IAIN Metro, Camat se-Kota Metro, Dosen Pembimbing IAIN Metro, serta para mahasiswa peserta KPM IAIN Metro. (Yl/Bgs)
Terkait Kota Literasi, Silfia Naharani dan Organisasi Muhammadiyah Lakukan Audiensi
Bunda Literasi Kota Metro Silfia Naharani, menerima audiensi dari organisasi Muhammadiyah Kota Metro. Audiensi ini dilakukan guna berkolaborasi terkait kota literasi, Rabu, 19/01/2022. . Bertempat di Guest House Kota Metro, audiensi ini turut dihadiri Ketua DWPAC Yuliwati, Plt Kepala Dinas Kominfo, Kepala Bidang PAUD dan PNF Disdikbud serta Kasi Layanan Dispusarda Metro. . Pada audiensi tersebut, organisasi Muhammadiyah, menyampaikan kesiapannya untuk berkolaborasi terkait kota literasi. Sebanyak 12 orang, yang terdiri dari Majelis Pustaka, IMM, penulis, pegiat literasi, hingga media yang bergerak dibawah naungan Muhammadiyah menyampaikan sarannya. . Adapun saran yang disampaikan yaitu, perlunya Duta Baca Kota Metro sebagai motivator dalam kegiatan promosi kegemaran minat baca dari influencer bagi khalayak ramai khususnya anak muda. Memperbanyak kegiatan dan lomba literasi. Menambah intensitas kelas menulis, yang dimasifkan secara sporadis. Selain itu juga dukungan untuk para penulis dan pegiat literasi yang masih terkendala penerbitan karyanya. . Dalam kesempatan ini, Bunda Literasi menyambut baik, sekaligus memberikan apresiasi terkait gerakan yang sudah dilakukan Muhammadiyah untuk Kota Metro. Terkait saran dan masukan yang ada akan dipertimbangkan, dalam menunjang kegiatan tim gerakan literasi daerah. . “Alangkah baiknya, kita juga perlu satu payung besar yang menaungi gerakan literasi yang dilakukan Muhammadiyah. Dengan tujuan untuk memudahkan dalam koordinasi dan integrasi data,” kata Silfia. . Lanjutnya, Silfia juga mengatakan bahwa Muhammadiyah memang sudah aktif bergerak di bidang literasi sejak lama. Penelusuran sejarah Muhammadiyah di Kota Metro menjadi fokus penelitian penting yang terus dikembangkan saat ini.
Pemkot Metro Ekspos Program Kerja OPD, Utamakan Good Governance
Pemerintah Kota Metro melakukan Ekspos Program Kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tahun Anggaran 2022. Kegiatan ini berlangsung di Guest House Rumah Dinas Walikota Metro, Rabu 19/1/2022. . Asisten III Pemerintah Kota Metro Misnan, diikuti Kepala Bappeda, Inspektur Kota Metro, Kepala BKPSDM, serta Kepala BPPRD Kota Metro, menyampaikan masing-masing program kerja di Tahun Anggaran 2022. Tampak hadir juga Walikota Metro, Wakil Walikota Metro, Asisten I, II Pemerintah Kota Metro, Staf Ahli III, Kabag Administrasi Pembangunan dan Tim TP2ID. . M. Jihad Helmi selaku Inspektur Kota Metro, menyampaikan dari 5 (lima) misi pemerintah, yang disesuaikan dengan tugas pokok, untuk mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik (Good Governance). Good Governance terkait mewujudkan tata kelola yang terhormat, dan bermartabat, sesuai dengan tugas pokok. . “Tugas pokok Inspektorat yaitu, untuk melakukan pengawasan atas penyelenggaraan pemerintahan daerah, agar berjalan secara efesien dan efektif sesuai rencana dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sesuai dengan tugas pokok untuk ditahun anggaran 2022 ada 3 (tiga) progam dan 11 kegiatan,” kata Jihad. Plt. Kepala BAPPEDA I Gede Made Suwanda, menyampaikan Perwali No 43 Tahun 2021, yang berisi tugas perangkat daerah berbentuk badan, yang mempunyai tugas melaksanakan fungsi penunjang urusan pemerintah umum, yang menjadi kewenangan Kota Metro. Adapun tujuan sasaran indikator kinerja, serta target kinerja pada rencana strategis Bappeda Kota Metro Tahun 2021-2026. “Tujuan ini guna terwujudnya sistem perancangan yang terintegrasi dan akuntabel, serta meningkatnya kualitas hasil penelitian dan pengembangan pembangunan daerah. Untuk sasarannya, untuk meningkatnya pemenuhan ketepatan dan keakuratan perencanaan daerah. Monitoring pengendalian dan evaluasi perencanaan pembangunan, dan meningkatnya persentase pemanfaatan hasil kajian pembangunan dalam perumusan kebijakan,” jelas I Gede Made Suwanda. . Pada kesempatan ini, Kepala BKPSDM Welly Adi Wantra, mengatakan tugasnya untuk menyelenggarakan sebagian kewenangan daerah di bidang manajemen kepegawaian, serta melaksanakan tugas sesuai dengan kebijakan Walikota, berdasarkan perundang-undangan yang berlaku. . “Untuk melaksanakan tugas, BKPSDM menyelenggarakan 4 (empat) fungsi. Pertama perumusan kebijakan teknis dibidang pengadaan dan mutasi pegawai, pendidikan pelatihan dan pengembangan karir pegawai, informasi kepegawaian dan pemberhentian pegawai. Kedua, pemberian dukungan atas penyelengaraan pemerintahan daerah, di bidang pengadaan dan mutasi pegawai, pendidikan pelatihan dan pengembangan karir pegawai, serta informasi kepegawaian dan pemberhentian pegawai,” papar Welly. . Lanjutnya, tugas ketiga BKPSDM yaitu guna membina dan pelaksanaan tugas dibidang pengadaan dan mutasi pegawai, pendidikan pelatihan dan pengembangan karir pegawai, serta informasi kepegawaian dan pemberhentian pegawai. Kelima, penyelenggaraan kesekretariatan badan. Sementara itu, Kepala BPPRD Kota Metro Arif Joko Arwoko, menyampaikan dukungan BPPRD untuk mewujudkan visi Kota Metro yang tertuang pada misi ke-5 dokumen RPJMD yaitu, melakukan penyusunan perencanaan pendapatan daerah (RPJMD, Renstra, RKPD). . “Turut melakukan pendataan, pendaftaran, penetapan, penagihan, pembukaan, monitoring, evaluasi, pengendalian dan pelaporan pelaksanaan pendapatan daerah yang terpadu dan berkesinambungan. Serta pada tahun 2022, BPPRD berfokus pada program dan kegiatan prioritas dan penganggaran bidang pendapatan, dengan menjalankan 3 (tiga) program, 11 kegiatan, dan 40 sub kegiatan,” ungkapnya. . Walikota Metro Wahdi menyampaikan, rasa bangga melihat pencapaian untuk mencapai Good Governance, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014, memberikan pelayanan publik yang prima. Sehingga diharapkan dapat bekerja dengan nilai-nilai berakhlak, akuntabel, keterbukaan terhadap kemajuan teknologi, serta nilai-nilai komitmen. . “Komitmen meningkatkan mutu hal ini merupakan arahan nasionalisme, karena penting sekali pengawasan penyelenggaraan pemerintah secara internal. OPD harus membiasakan diri, untuk orientasi pada nilai perbaikan guna mengevaluasi apa yang dilakukan serta pencapaiannya,” kata Wahdi. . Di akhir penyampaiannya Wahdi, mengatakan untuk pencapaian berkomitmen tidak harus meninggalkan pekerjaan yang belum selesai. Hal ini sesuai dengan komitmen bersama Wakil Walikota Metro terkait tidak meninggalkan pekerjaan yang memberatkan. . “Dalam pembagunan di tahun 2022 sesuai dengan visi misi program kita, sudah terlihat pembangunan yang tidak dibutuhkan. Dan saya ingatkan, kita harus selalu menjaga dengan baik yang sudah ada,” tutup Wahdi. Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman juga menyampaikan ada 2 (dua) hal yang menjadi catatan untuk menuju Good Governance, baik dari kuatkan pelayan kepada masyarakat, memahami dan meningkatkan partisipasi masyarakat dengan 2 pendekatan terhormat dan beradaban. “Di samping pelayanan yang masih kurang, kita harus bergerak dengan memahami segala macam prinsip-prinsip pelayanan masa depan. Memahami dan meningkatkan partisipasi masyarakat dengan menyiapakan sarana komunikasi yang tepat benar dan produktif,” jelasnya. (Gt/Lia)
Pemkot Metro Gelar Rapat Penegakan Pengguna Aplikasi PeduliLindungi
Asisten ll Kota Metro Yeri Ehwan memimpin Rapat Rancangan Pelaksanaan Penegakan Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi. Acara rapat ini berlangsung di OR Setda Kota Metro, Senin (17/01/22). . Yeri Ehwan mengatakan rapat ini merupakan bagian dari tindak lanjut Peraturan Gubernur Lampung Nomor 58 Tahun 2021, tentang Pelaksanaan Penegakan Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi. Selain itu, sesai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 440/7 183/SJ, tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 Varian Omicron, dan Penegakan Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi. . Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro Subehi, melaporkan peraturan Gubernur Lampung dan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri, merupakan amanat untuk masing-masing daerah menerbitkan peraturan kepala daerah yang mempunyai kewajiban dengan aplikasi PeduliLindungi. Lanjut Subehi, menjelaskan bahwa Dinas Kominfo Kota Metro telah membuatkan draft Peraturan Walikota, tentang pelaksanaan penegakan penggunaan aplikasi pedulilindungi. . “Peraturan yang sudah dibuat berdasarkan acuan peraturan Gubernur Lampung, dengan menambahkan beberapa poin didalamnya. Penambahan ini tertuang didalam pasal 6, terkait tindakan yang dilakukan oleh petugas saat hasil scan berwarna merah, kuning, hijau dan hitam,” paparnya. . Kepala Bidang Hukum Kota Metro yang diwakili oleh Perancang Peraturan Perundang-Undangan Kota Metro, Fachruddin, menjelaskan rapat ini guna mengefektifkan penggunaan Aplikasi PeduliLindungi. Mewujudkan pengawasan di tempat-tempat fasilitas kegiatan publik. . “Pengawasan dilakukan dengan pemanfaatan scan QR Code Aplikasi PeduliLindungi, dan menerapkan pelaksanaan sanksi administratif bagi pelayanan yang tidak menggunakan Aplikasi PeduliLindungi,” kata Fachruddin. (Yl/Ian)
Atas Kontribusinya, Pemkot Metro Serahkan Penghargaan ke 65 Anggota POLRI
Pemerintah Kota Metro menggelar apel pagi, sekaligus penyerahan penghargaan kepada Polres Metro. Apel pagi ini berlangsung di halaman kantor Pemerintah Daerah Kota Metro, Senin (17/01/2022). . Sebanyak 65 (enam puluh lima) personil Polri di Polres Kota Metro yang menerima penghargaan langsung oleh Walikota Metro Wahdi. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi dalam menjaga ketertiban dan keamanan, serta pembangunan Kota Metro. . “Menjaga keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama baik dari Pemerintah Daerah, TNI-POLRI, dunia usaha, stakeholder, serta seluruh lapisan masyarakat. Termasuk juga tokoh agama dan tokoh masyarakat harus bersatu dan bergotong royong, dalam menjaga keamanan,” kata Wahdi. Wahdi mengatakan, kebersamaan dan kedisiplinan dalam percepatan penanganan Covid-19 di Kota Metro menuai perkembangan yang baik, dengan penurunan yang cukup signifikan kasus Covid-19 sampai di level 1. . “Hal ini terbukti dengan penurunan status dari PPKM level 4 beberapa waktu yang lalu, menjadi PPKM level 3. Serta semakin berkurangnya jumlah pasien yang terkonfirmasi positif, dan dilihat dari meningkatnya jumlah pasien yang sembuh dari menurunnya Bed Occupancy Rate (BOR) saat ini pada Rumah Sakit,” terang Walikota. Lanjutnya, terjadinya tren penurunan jumlah pasien, serta meningkatnya kesembuhan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Metro ini patut disyukuri. Hal ini tidak terlepas dari partisipasi dan kerja keras dari berbagai pihak, serta seluruh lapisan masyarakat Kota Metro yang ikut membantu dalam penanganan Covid-19. . “Saya mengajak kita semua untuk terus berperan aktif dalam mendukung, menyukseskan, serta mendorong percepatan program vaksinasi Covid-19 di Kota Metro. Perjuangan kita dalam menangani Covid-19 di Kota Metro belumlah usai. Terutama dalam capaian program vaksinasi demi terbentuknya kekebalan kelompok (herd immunity) di masyarakat dapat segera tercapai,” ucap Wahdi. (Ins/Ian)
Dinas Kesehatan Metro Ajak Masyarakat Waspada dan Berperan Aktif Cegah DBD
Mengantisipasi meningkatnya kasus penyakit Demam Berdarah Dengue, Dinas Kesehatan Kota Metro mengingatkan masyarakat untuk waspada dan berperan aktif dalam upaya pencegahan DBD di Kota Metro. Hal itu disampaikan Kepala Dinkes Metro, drg. Erla Andrianti, Mars. . Kepala Dinkes Metro juga mengatakan, bahwa telah terjadi peningkatan kasus DBD yang cukup siginifikan pada bulan Desember 2021. Kasus DBD tertinggi terdapat di tiga Kelurahan, yaitu Kelurahan Purwosari, Mulyojati dan Margorejo. . “Untuk menindaklanjuti hal ini, kami telah bersurat ke setiap Puskesmas di Metro, untuk melakukan upaya pencegahan DBD melalui surat Dinas Kesehatan Nomor 11103/D-2.04/2021. Puskesmas agar berkoordinasi dengan Pokjanal DBD Kecamatan dan Pokja DBD Kelurahan untuk mengajak masyarakat melakukan pencegahan dengan cara pemberantasan sarang nyamuk,” katanya Minggu (16/01/2022). . Kepala Dinkes juga mengungkapkan, masyarakat dapat berperan aktif untuk mencegah penularan DBD. Pencegahan ini diantara dengan melaksanakan 4 M Plus, yaitu Menguras bak mandi minimal 2 kali seminggu, Menutup tempat penampungan air, Mendaur ulang barang bekas, dan Memantau jentik nyamuk. . “Bila masyarakat mengalami gejala demam dalam beberapa hari tidak turun-turun dan mengarah kepada tanda gejala penyakit DBD. Segera dibawa ke pusat pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan, jangan sampai terlambat,” ungkapnya. . Tambahnya, Erla juga menjelaskan bahwa, biasanya masyarakat terlambat merujuk pasien DBD ke rumah sakit. Dan biasanya sudah dalam kondisi parah, tentunya hal ini akan sangat membahayakan bagi pasien. . “Maka dari itu, saya ingatkan masyarakat untuk menggunakan bubuk Abate bila diperlukan untuk membunuh jentik nyamuk dan bisa didapat gratis di Puskesmas. Fogging dapat dilakukan di rumah warga yang positif DBD dengan menunjukkan hasil pemeriksaan laboratorium. Kemudian dari hasil pemantauan jentiknya cukup banyak dan beberapa warga mengalami gejala DBD yang sama,” terangnya. . Drg. Erla Andrianti, MARS juga menyampaikan, fogging yang dilakukan oleh masyarakat secara swadaya dapat berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan maupun petugas Puskesmas. Ini dimaksudkan untuk mengetahui takaran dosis yang tepat digunakan dan jarak ideal pengasapan/fogging, sehingga tidak membahayakan bagi masyarakat dan tidak membuat resistan/kebal nyamuk yang difogging. . “Bila masyarakat sudah terbiasa dengan perilaku hidup bersih dan sehat, salah satunya dengan menjaga kebersihan lingkungan, melalui pemberantasan sarang nyamuk. Tentunya ini hal yang paling tepat untuk memutus rantai penularan penyakit DBD,” pungkasnya. (Sr)