Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Dharma Wacana Metro gelar Wisuda Sarjana Pertanian periode Yudisium tahun 2023, di Hotel Aidea Grande Bumi Sai Wawai, Metro, Kamis (25/5/2023). Sejak berdirinya pada tahun 1988 STIPER merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta Ilmu Peranian yang terakreditasi oleh BAN-PT dengan Predikat “B” (baik) dalam akreditasi institusi maupun akreditasi program studi yang bernaung di bawah Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Dharma Wacana Metro, sehingga memiliki otonomi penuh dan dapat disejajarkan dengan Perguruan Tinggi Negeri. Pada hari ini, sebanyak 111 wisudawan STIPER telah diwisuda secara khusus yang terdiri atas 67 orang dari Jurusan S1 Agroteknologi dan 44 orang dari Jurusan S1 Agribisnis. Adapun jumlah wisudawan yang memperoleh predikat dengan pujian (cumlaude) adalah sebanyak 8 orang sedangkan rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang diperoleh pada wisuda kali ini adalah 3,07 dengan rata-rata lama studi 3 tahun 9 bulan. Soni Isnaini, Ketua STIPER Dharma Wacana Metro, mengatakan bangga dan rasa bahagiannya kepada para wisudawan yang secara resmi hari ini telah diwisuda dan didampingi keluarga terkasih. “Kami ucapkan selamat berbahagia atas lulusnya putra dan putri Bapak Ibu sekalian yangmana hal tersebut juga merupakan kebahagiaan dan kebanggaan bagi kami segenap keluarga STIPER Dharma Wacana Metro, semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberkahi dan memberikan kemudahan pada saudara-saudari untuk segera bekerja dan sukses,” ucapnya. Selain itu juga disampaikan bahwa, di antara para wisudawan hari ini ada beberapa mahasiswa yang patut lebih berbahagia, karena memperoleh predikat terbaik, di antaranya yaitu wisudawan terbaik pertama diraih oleh Rinata Adelia Tuzahro dengan IPK 3,79, wisudawan terbaik kedua oleh Clariza Sherllyana dengan IPK 3,56, dan wisudawan terbaik ketiga oleh Oktavia Lestari dengan IPK 3,54. “Hal yang membahagiakan dan membanggakan apabila mahasiswa bisa lulus dengan tepat waktu dan memiliki IPK di atas angka 3. Untuk itu saya atas nama pribadi maupun atas nama lembaga, menyampaikan selamat atas tercapainya prestasi tersebut dan semoga ilmu yang didapatkan pada masa perkuliahan ini terus ditingkatkan dalam kehidupan sehari-hari di tengah kehidupan masyarakat kelak,” Soni. Kemudian diraih pula predikat wisudawan tertua oleh saudara Budi Hermanto dan predikat termuda oleh saudari Fitriana Dwi Purnamasari, ini membuktikan tidak ada perbedaan dan hambatan usia bagi mereka yang serius dan bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu. Ditambah juga terdapat dua wisudawan yang mendapatkan prestasi tercepat dalam kelulusan, yaitu Advan Prasetya dengan masa studi 3 tahun 3 bulan dan Aulia Abdullatif dengan masa studi 3 tahun 2 bulan. Dalam kegiatan wisuda hadir pula Wakil Walikota Metro, Qomaru Zaman mengucapkan selamat dan berharap kedepannya para wisudawan dapat bekerjasama membangun kota Metro sebagai kota yang dijuluki Bumi Sai Wawai. “Segala usaha, pengorbanan, serta jerih payah yang selama ini dilalui oleh segenap mahasiswa dan keluarga terbayar pada hari ini dengan diwisudanya saudara dan saudari sekalian di Dharma Wacana Metro yang kita banggakan. Saya atas nama Pemerintah Kota Metro mengucapkan selamat dan turut berbahagia dengan memupuk harapan bahwa saudara dan saudari hari ini yang sudah di wisuda bersama jajaran seluruh akademika STIPER serta dosen-dosen dapat selalu bahu membahu di samping Pemerintah Kota Metro dalam membangun Kota Metro yang lebih baik lagi,” ujarnya. Pada kesempatan yang berbahagia ini, Qomaru juga menyampaikan beberapa pesan dan harapan yang mudah-mudahan dapat dijadikan sebagai pijakan bagi para Wisudawan. “Saya berpesan kepada para wisudawan sekalian, junjunglah tinggi nilai-nilai kejujuran dan kebenaran sesuai hakikat ilmu pengetahuan dan kembangkanlah serta amalkan ilmu pengetahuan yang telah didapatkan selama di perkuliahan terutama untuk kemajuan Kota Metro serta yang tidak kalah penting adalah menjaga keluhuran martabat dan nama baik almamater setelah saudara dan saudari sekalian menyelesaikan studi di Dharma Wacana Metro,” pesan Qomaru. Salah satu wisudawan terbaik, Rinata Adelia Tuzahro turut menyampaikan bahwa apa yang mereka lalui sampai pada hari ini bukanlah suatu perjuangan yang ringan namun bukan pula akhir dari perjuangan dalam menata masa depan yang mereka dambakan. “Kami sadar bahwa ini bukanlah akhir dari perjuangan kami tetapi merupakan awal perjuangan kami menggapai apa yang kami cita-citakan, oleh karena itu kami mohon doa restu kepada seluruh Civitas Akademika STIPER Dharma Wacana Metro khususnya kepada jajaran dosen yang telah membimbing kami agar selanjutnya kami bisa menjadi lebih baik, bertakwa, sukses dalam setiap langkah dan tingkah yang kami ambil serta dapat memberikan kontribusi dalam kemajuan agama, nusa dan bangsa,” ucapnya. (Dns/Sr)
Pemkot Metro Gelar Rakor Gugus Tugas KLA dalam Rangka Pelaksanaan VLA
Kini tiba Pemerintah Kota Metro mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Kota Layak Anak (KLA) Kota Metro. Kegiatan ini diadakan dalam rangka pelaksanaan Verifikasi Lapangan secara Hybrid (VLA) KLA Kota Metro Tahun 2023, di Aula Pemerintah Kota Metro, Rabu 24/05/2023. Dalam sambutannya, Walikota Metro Wahdi mengatakan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, pasal 21, Pemerintah Daerah berkewajiban dan bertanggung jawab untuk melaksanakan dan mendukung kebijakan nasional, dalam penyelenggaraan perlindungan anak di daerah yang diwujudkan melalui upaya daerah membangun Kabupaten atau Kota Layak Anak. “Sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tersebut, maka Pemerintah Kota Metro berkomitmen untuk mewujudkan Kota Metro sebagai Kota Layak Anak yaitu sebuah kota dengan sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak, yang dilakukan secara terencana, menyeluruh dan berkelanjutan,” kata Wahdi. Wahdi juga menegaskan bahwa Indonesia diprediksi akan mencapai masa keemasan pada tahun 2045, tepat pada saat usia kemerdekaan mencapai 100 tahun. Pencapaian Visi Indonesia 2045 yaitu berdaulat, maju, adil dan makmur sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia Indonesia. “Anak-anak Indonesia yang ada saat ini akan memegang peranan strategis ketika Indonesia mencapai usia 100 tahun kemerdekaan di tahun 2045 nantinya. Oleh karena itu, kita semua tentunya berharap agar para anak-anak calon pimpinan bangsa di masa depan dapat menjadi generasi emas yang cerdas, sehat, unggul, berkarakter dan memiliki nilai moral yang kuat,” ujarnya. Lanjutnya, hal ini bisa terwujud apabila anak-anak yang lahir dan tumbuh di negeri yang bisa penuhi hak-haknya, sehingga upaya membangun generasi bangsa menjadi manusia yang berkualitas, berkarakter dan berintegritas dapat kita wujudkan. “Terwujudnya visi Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh pembangunan Generasi Emas 2045. Sumber daya manusia merupakan kekuatan utama membangun bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar, maju, jaya dan bermartabat. Mempersiapkan generasi emas akan menjadi tantangan terbesar yang sudah tentu memerlukan sinergi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah,” katanya. Selanjutnya, Wahdi juga menjelaskan bahwa sejalan dengan upaya untuk mewujudkan Generasi Emas 2045, membangun SDM berkualitas juga merupakan prioritas utama pembangunan Kota Metro, sebagaimana yang tertuang dalam RPJMD Kota Metro 2021-2026. Dengan visi terwujudnya Kota Metro Berpendidikan, Sehat Sejahtera dan Berbudaya diharapkan akan terlahir Generasi Emas Metro Cemerlang (GEMERLANG) yaitu generasi cerdas yang mempunyai daya saing di tingkat nasional dan global dengan mengedepankan nilai-nilai agama dan ideologi Pancasila. “Dalam rangka mewujudkan Generasi Emas Metro Cemerlang, maka kualitas sumber daya manusia Kota Metro perlu dipersiapkan sejak dari awal kehidupan. Upaya persiapan ini tidak hanya dimulai ketika seorang bayi dilahirkan tapi dipersiapkan sejak dari masa remaja, masa pra-konsepsi dan 1000 Hari Pertama Kehidupan agar anak tumbuh baik secara fisik, mental, emosional dan sosial,” terangnya. Tak hanya itu, Wahdi menuturkan salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Metro untuk mewujudkannya dengan mencanangkan gerakan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan anak dan ibu yang berkualitas dalam bentuk JAMA-PAI atau Jaringan Masyarakat Peduli Anak Ibu. Hal ini didasarkan bahwa anak dan ibu merupakan kelompok rentan yang sangat mempengaruhi ketahanan suatu kota sehingga perlu dilindungi secara bersama-sama. “Tentu kita ingin generasi SDM kita mempunyai moral yang hebat, etika yang mulia hubungan dengan yang Maha Kuasa dan sesama manusia, termasuk juga lingkungan sekitarnya, maka Pemerintah Kota Metro tentu akan memberikan yang terbaik untuk anak- anak bangsa,” tandas Wahdi. Sementara itu, Ketua Tim Gugus Tugas KLA Kota Metro, Anang Risgiyanto, mengatakan mewujudkan KLA tidak bisa dilakukan oleh Pemerintah saja. “Apalagi permasalahan dalam perlindungan anak semakin kompleks seperti perkawinan usia anak, kekerasan terhadap anak yang semakin meningkat dan permasalahan lainnya. Untuk itu diperlukan kolaborasi dan keterlibatan semua pihak. Kolaborasi dan dukungan dunia usaha, lembaga kemasyarakatan, dunia pendidikan dan media massa sudah banyak dilakukan, melalui kerja-kerja aktif yang berimplikasi terhadap tumbuh kembang anak dengan cara melakukan pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak di sektor masing-masing,” papar Anang. Kemudian dalam kesempatan yang sama, Kepala Kejari Metro, Virginia Hariztatavianne, menyampaikan dari pertama awal berdinas di Kota Metro ia sudah merubah kantor menjadi ramah anak, salah satunya dengan menyediakan tempat ruang anak di perpustakaan. Tak hanya itu pihaknya juga menyediakan ruang anak khusus untuk membaca anak, dan bermain di tempat uang sudah disiapkan. Sedangkan dalam kesempatan yang sama, Forum anak Kota Metro berharap Pemerintah lebih peduli tentang kesadaran di bidang masa depan anak remaja yang ada di Kota Metro. Mereka berharap infrastruktur akses ke sekolah lebih di perbaiki lagi, khususnya untuk jalan yang menuju ke sekolah dan beberapa spot zebra cross yang ada di sekolah, karena ada beberapa spot sekolah yang tidak memiliki zebra cross. Selanjutnya mereka juga ingin merealisasikan pemerataan psikolog yang ada di puskesmas yang ada di Kota Metro, agar anak- anak di Kota Metro lebih peduli tentang kesehatan mental dan tidak mendiagnosa diri sendiri. (Dns/Sr)
Peringatan HUT Kota Metro ke 86, Pemkot Metro Adakan Penetrasi Pasar
Sekretaris Daerah Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, meninjau Pelaksanaan Penetrasi Pasar Pemerintah Kota Metro yang dilaksanakan di Pasar Kopindo Kota Metro, Rabu (24/05/2023). Dalam kunjungannya, Bangkit Haryo Utomo menuturkan bahwa Penetrasi Pasar kali ini dilakukan Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Perdagangan, dalam rangkaian HUT Kota Metro ke-86, dengan menyediakan barang kebutuhan pokok yang harganya terjangkau yang dibutuhkan oleh masyarakat. Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Kota Metro, Eni Purwanti, menjelaskan kegiatan ini bekerjasama dengan 5 distributor , yang menargetkan masyarakat umum sebagai sasaran utama. “Kita ingin memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Metro dalam rangka pengendalian inflasi daerah, terkhusus di Kota Metro,” ujarnya. Lanjutnya, salah satu alasan diadakannya penetrasi pasar, dikarenakan adanya beberapa bahan pokok yang mengalami peningkatan seperti telur yang saat ini berada dikisaran harga Rp. 30.500,- sampai Rp. 31.000,-/Kg. “Tetapi khusus hari ini distributor memberikan harga yang cukup terjangkau yaitu hanya Rp. 28.000,-/Kg. Ada juga komuditas yang lain yaitu cabai rawit mencapai Rp. 20.000,- untuk hari ini cukup murah selisihnya hampir Rp. 5.000,-/kg. Kemudian ada cabai merah selisih Rp. 2000,” ungkapnya. Eni Purwanti juga menuturkan bahwa Dinas Perdagangan juga memberikan subsidi untuk Minyak Kita dengan harga Rp. 13.000,-/liter, dimana saat ini berdasarkan harga distributor Minyak Kita berada di kisaran harga Rp.13.750,- /liter. Bahan pokok yang disediakan pada acara ini diantaranya yaitu, cabai merah, cabai rawit, bawang putih, bawang merah, telur, minyak kita, kecap bango, terigu segitiga biru, tepung tapioka Pak Tani, mie indomie, dan pop mie dengan selisih harga mulai dari Rp. 2.000,- sampai Rp. 5.000,-. “Keinginan Pemerintah Kota Metro kalau bisa, di Kota Metro ini stok kebutuhan bahan pokok cukup. Kemudian kalau bisa terjangkau dan stabil, sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan membeli,” terangnya.(Yl/Sr)
Hartono dan Yuni Marlina Dukung Visi dan Misi Kota Metro dengan Ikuti Fasilitasi Pernikahan
Dalam mewujudkan visi misi Program Pemerintah Kota Metro, Staf Ahli III, Juni Kuswati menghadiri acara akad nikah pada Fasilitasi Pernikahan mempelai. Pada kesempatan ini mempelai Hartono dan Yuni Marlina, melangsungkan pernikahan diKantor Urusan Agama (KUA) Metro Pusat, Rabu (24/05/2023). Juni Kuswati dalam sambutannya, mengucapkan selamat kepada kedua mempelai yang baru melangsungkan pernikahan di KUA Metro. “Semoga Adinda semua dapat menjalankan amanah salah satu ayat Allah dalam Al-Qur’an, Surat An Nisaa ayat 1 yaitu menjadi pasangan suami-istri yang bertaqwa dan mendapatkan barakah dari Allah SWT membentuk keluarga Sakinah, Mawaddah, dan Warahmah. Aamiin,” ujarnya. Sebagai Staf Ahli III Kota Metro, Juni menjelaskan bahwa Program Fasilitasi Nikah Pemerintah Kota Metro bekerja sama dengan KUA Metro Pusat, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Kementerian Agama (Kemenag), dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Metro. “Pemerintah Kota Metro berupaya membantu masyarakat melalui Program Fasilitas Nikah, dimana pasangan pengantin yang mengikuti akan mendapatkan KTP dan Kartu Keluarga secara langsung yang sudah di rubah dari Disdukcapil Kota Metro, dan snack juga makanan yang akan menjadi tugas Kesra,” tuturnya. (Gt/Sr)
Pemkot Metro Kenalkan Hukum Restorative Justice ke Masyarakat Metro Selatan
Pemerintah Kota Metro bersama Kejaksaan Negeri Kota Metro mengadakan Sarasehan Hukum Restorative Justice Tahun Anggaran 2023, yang berlangsung di Aula Kecamatan Metro Selatan, Selasa 23/05/2023. Sekretaris Daerah Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, mengatakan dukungannya atas terselenggaranya Sarasehan Hukum Restorative Justice. Dimana Sarasehan Hukum Restorative Justice yaitu pendekatan hukum pidana yang memuat sejumlah nilai tradisional dan kearifan lokal dalam penyelesaian suatu tindak pidana melalui musyawarah. “Restorative Justice merupakan alternatif penyelesaian perkara dengan mekanisme yang berfokus pada pemidanaan yang diubah menjadi proses dialog dan mediasi yang melibatkan semua pihak terkait. Prinsip dasar Restorative Justice adalah adanya pemulihan pada korban yang menderita akibat kejahatan dengan memberikan ganti rugi kepada korban, perdamaian, pelaku melakukan kerja sosial maupun kesepakatan-kesepakatan lainnya,” ujar Bangkit. Lanjutnya, Bangkit juga mengatakan dalam pelaksanaan restorative Justice, pelaku memiliki kesempatan terlibat dalam pemulihan keadaan (restorasi), masyarakat berperan untuk menjaga ketertiban umum. “Kegiatan Sarasehan Restorative Justice merupakan suatu kegiatan yang berkelanjutan bertujuan untuk memberikan pengetahuan bidang hukum, mengenai penyelesaian perkara dengan mekanisme yang berfokus pada pemidanaan yang diubah menjadi proses dialog, mediasi, memberikan informasi saran dan masukan yang berkaitan dengan permasalahan hukum yang dihadapi di dalam masyarakat,” jelas Bangkit. Sementara itu, Fajar selaku Camat Metro Selatan mengucapkan terima kasih atas di adakannya kegiatan ini, dengan harapkan masyarakat lebih paham mengenai Restorative Justice. “Saya berharap dengan adanya kegiatan seperti ini masyarakat akan lebih mengerti mengenai penyelesaian masalah dengan benar, tanpa adanya pidana,”ungkapnya (Dns/Sr)
Memberikan Suara Untuk Kota Metro Kedepan, kata Wahdi Saat Jadi Narasumber Sosialisasi Partisipasi Pemilih Pemula
Walikota Metro Wahdi Siradjuddin memberi sambutan dan manjadi narasumber pada kegiatan Sosialisasi Partisipasi Pemilih Pemula dalam pemilihan umum dan pemilihan serentak Tahun 2024 bagi para pelajar SMA dan SMK. Bertempat di Aula SMK Muhammadiyah 3 Metro, kegiatan ini dihadiri para pelajar SMA dan SMK yang ada di Kota Metro dengan tujuan mensoalisasikan untuk para pemilih pemula agar tidak salah dalam pemilihan yang akan diselengarakan pada Tahun 2024. Dalam memilih harus dengan tempat karena 1 suara sangat perpengaruh untuk masa depan Kota Metro. Pada kesempatan ini, Walikota Metro Wahdi menyampaikan bahwa, dalam hidup ini perlu melakukan sesuatu yang pastinya hal positif. Kita harus memberikan yang baik untuk daerah yang kita tinggali. “Saya menyambut baik adanya acara sosialisasi partisipasi pemilih pemula dalam pemilihan umum dan pemilihan serentak Tahun 2024, karena bagi pemilih pemula masih bisa di salah gunakan bagi pihak yang tidak bertanggungjawab jawab. Oleh karenanya untuk adik-adik SMA dan SMK sosialisasi ini sangat penting, karena satu suara dapat berpengaruh untuk Kota Metro kedepannya,” ucap Wahdi, Selasa (23/05/2023). Lanjutnya, Wahdi menjelaskan bahwa, sarana kedaulatan rakyat untuk memilih anggotanya Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Presiden dan Wakil Presiden dan untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), yang di laksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia jujur dan adil. “Oleh karena itu untuk para pemula sosialisasi ini manjadi stimulus untuk lebih mengerti apa itu yang di maksudnya pemilihan serentak. Berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 ( Undang-undang Republik Indonesia Nomer 7 Tahun 2017 tentang Pemilu), untuk para adik-adik,” tuturnya (Gt/Sr).
Penguatan Pelayanan Ramah Anak, Pemkot Metro Lakukan Rapat Gugus Tugas KLA
Dalam rangka penguatan pelayanan ramah anak di Puskesmas di Kota Metro, Kepala Dinas PPPA-PPKB Kota Metro, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro pimpin Rapat Gugus Tugas Kota Layak Anak (KLA) Kota Metro di OR Setda Kota Metro, Selasa (23/05/2023). Rapat dihadiri oleh Direktur Rumah Sakit Ahmad Yani Kota Metro, Rumah Sakit Muhammadiyah Kota Metro, Kepala Puskesmas se-Kota Metro serta didampingi oleh petugas puskesmas yang bertanggungjawab terhadap pelayanan ramah anak di Puskesmas Kota Metro. Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak-Perlindungan Anak (PUHA-PA) Eko Subroto, melaporan dasar kegiatan penguatan pelayanan ramah anak di Puskesmas di Kota Metro pada tahun 2023, adalah Peraturan Menteri PPPA No. 12 Tahun 2012 tentang Indikator Kabupaten/Kota Layak Anak, Peraturan Daerah Kota Metro No. 3 Tahun 2019 tentang Kota Layak Anak di Kota Metro dan Surat Keputusan Walikota Metro No. 724/KPTS/D-08/2022 tentang Gugus Tugas Kota Layak Anak Tahun 2022. “Adapun yang menjadi tujuan hari ini adalah terwujudnya pelayanan ramah anak di puskesmas, sebagai upaya peningkatan pemenuhan hak anak atas kesehatan. Tujuan khususnya yaitu perlu adanya pengembangan pelayanan ramah anak di puskesmas kota Metro, sesuai standarisasi Kementerian PPPA dari pusat, serta terpenuhinya indikator pelayanan ramah anak di puskesmas sesuai standarisasi Kementerian PPPA,”ujarnya. Selain itu, Eko Subroto juga menyelaskan bahwa, kesiapan puskesmas dalam akreditasi sesuai peraturan perundang-undangan dan adanya dokumentasi pelayanan ramah anak di puskesmas untuk memenuhi indikator pengisian mandiri Kota Layak Anak di klaster kesehatan dasar dan kesejahteraan. Sementara itu, Walikota Metro yang diwakili oleh Kepala Dinas PPPA-PPKB Kota Metro Wahyu Ningsih, menjelaskan pertemuan hari ini merupakan tindaklanjut dari Hybrid evaluasi lapangan untuk Kota Layak Anak (KLA) yang mengalami kemajuan dari yang seharusnya dilakukan di bulan Juni , mengalami kemajuan menjadi tanggal 24 Mei 2023. “Ini merupakan pemenuhan hak anak yang harus teman-teman lakukan difasilitas pelayanan yang ada di rumah sakit maupun di puskesmas. Dimana KLA di Kota Metro untuk tahun 2022 kemarin kita berada di tingkat Nindya, ” jelas Wahyu. Tambahnya, Wahyu Ningsih juga menuturkan bahwa sebelumnya juga telah dihubungi oleh Kementerian PPPA, dimana Kota Metro tahun 2023 dapat naik 1 (satu) tingkatan yaitu dari predikat Nindya menjadi Predikat Utama. Dalam Rapat Tugas Gugus Tugas KLA ditegaskannya bahwa tujuan dari kota layak anak adalah bukan hanya predikatnya saja tetapi implementasi yang dilakukan terhadap pemenuhan hak anak sesuai dengan tupoksi masing-masing untuk dapat dipenuhi termasuk yang ada di jajaran kesehatan Kota Metro. “Bersama Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro kita telah sepakat untuk ke depan yang kita lakukan adalah untuk masyarakat Kota Metro. Nantinya difasilitas kesehatan termasuk puskesmas, rumah sakit, dan Dinas Pendidikan akan memiliki fasilitas anak sebagai pelayanan ramah anak dengan melakukan kolaborasi dan berkoordinasi, ” tuturnya. Dinas PPPA-PPKB Kota Metro juga sudah melakukan penilaian mandiri dan setelah di verifikasi pada tingkat provinsi, yang insya allah Kota Metro akan naik I tingkat setelah dilakukan verifikasi secara hybrid besok jam 9 yang akan dihadiri oleh seluruh Kepala OPD Forkopimda, Camat, Lurah, LSM, dan Media. “Verifikasi yang dilakukan adalah untuk memastikan kelengkapan dokumen dan lain-lain yang dapat membuat kita naik I Tingkat, jika memungkinkan Dinas PPPA-PPKB akan menambahkan inovasi-inovasi yang bisa ditambahkan sehingga bisa naik I tingkat puncak yaitu Tingkat Kota Layak Anak sebagi predikat paling tinggi, ” ungkapnya. Salah satu inovasi terobosan yang dimiliki pemerintah kota metro melalui Dinas PPPA-PPKB Kota Metro dan TP PKK yang ada di 22 Kelurahan yaitu Puspaga Omah Peluk (Omongan Amanah dan Perlakuan Lunak, serta Kasih Sayang) yang merupakan inovasi dari pokja I TP PKK Kota Metro dalam upaya pemenuhan hak anak jika terjadi kekerasan terhadap perempuan dan anak yang ada di setiap kelurahan. Pada pelaksanaannya Dinas PPPA-PPKB Kota Metro juga telah melakukan MoU bersama Rumah Sakit Ahmad Yani Kota Metro untuk melakukan visum dan penanganan trauma sikologis secara gratis serta melakukan Mou bersama Kepolisian, Kejaksanaan dan Kehakiman. “Dalam perlindungannya Dinas PPPA-PPKB Kota Metro juga memiliki rumah aman untuk memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak yang dirahasiakan, ” tandasnya. Harapannya dengan adanya inovasi-inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Metro tidak ada lagi kesewenang-wenangan terhadap perempuan dan anak yang haknya dilanggar dan tidak terpenuhi, karena perempuan dan anak statusnya dilindungi oleh undang-undang. (Yl/Sr)
Margorejo, Metro Selatan Jadi Peserta Terakhir dalam Penilaian Lomba Kelurahan Tingkat Kota
Pemerintah Kota Metro melaksanakan kegiatan penilaian lomba Kelurahan Tingkat Kota Metro, kegiatan di laksanakan di Aula Kelurahan Margorejo, Kecamatan Metro Selatan, Senin (22/05/2023). Lomba kelurahan ini dimulai dari tanggal 15 Mei 2023 sampai dengan Senin 22 Mei 2023. Lomba kelurahan hari terakhir ini di laksanakan di Kelurahan Margorejo yang mewakili Kecamatan Metro Selatan. Dengan tema “Tata kelola Pemerintahan Yang Baik Dalam Mewujudkan Stabilitas Ekonomi Dan Sosial Kelurahan”, penilaian diawali dengan pemaparan Lurah Margorejo tentang potensi dan inovasi yang ada dikelurahan, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan administrasi dan klarifikasi lapangan. Assisten I Supriyadi selaku Ketua Tim Penilai ,mengatakan lomba kelurahan tingkat Kota Metro tahun 2023 ini adalah amanah lebih dari Permendagri nomor 81 tahun 2015 tentang lomba kelurahan adalah evaluasi dan penilaian perkembangan penyelenggaraan Pemerintahan Kewilayahan kemasyarakat diselenggarakan secara secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, tingkat kota, tingkat provinsi sampai dengan tingkat nasional. Supriyadi juga menekankan agar seluruh tim lomba kelurahan melakukan penilaian se-objektif mungkin yang ada di kelurahan ini jadi tolong di siapkan bapak ibu sekalian sehingga nanti kami menemukan laporan data yang tertulis dengan fakta di lapangan itu benar apa adanya. “Saya pesan kepada tim menilailah secara objektif janganmenilai karena temen, sehingga nanti pilihan dalam menentukan pemenang pemilihannya adalah yang terbaik dari yang baik”, ucapnya. Supriadi juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan kepada seluruh peserta yang telah mendukung acara ini sampai akhir. Lurah Margorejo Dwi Septarini mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT yang mana pada hari ini kita semua masih di berikan nikmat sehat sehingga kita dapat berkumpul di aula kelurahan margorejo dalam rangka penilaian lomba kelurahan tingkat Kota Metro. “Saya beserta seluruh warga Margorejo merasa tersanjung atas kehadiran tim penilai beserta rombongan di kelurahan Margorejo dan kami mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak camat Metro Selatan beserta jajaran yang telah melaksanakan pembinaan dan dukungan kepada Kelurahan Margorejo”, ucapnya. (Dns/Sr)
Agus dan Septi Ikuti Program Fasilitas Nikah Pemerintah Kota Metro
Dalam mewujudkan Program Walikota dan Wakil Walikota Metro, Kabag Kesra Kota Metro, Eka Syafriyanto menghadiri acara akad nikah pada Fasilitasi Pernikahan, yang berlangsung di Kantor Urusan Agama (KUA) Metro Pusat, Senin (22/05/2023). Pada kesempatan ini, Eka Syafriyanto mengucapkan selamat kepada kedua mempelai, yaitu Agus Yulianto dan Septi yang baru melangsungkan pernikahan di KUA Metro Pusat. “Semoga Adinda semua dapat menjalankan amanah salah satu ayat Allah dalam Al-Qur’an, Surat An Nisaa ayat 1 yaitu menjadi pasangan suami-istri yang bertaqwa dan mendapatkan barakah dari Allah SWT membentuk keluarga Sakinah, Mawaddah, dan Warahmah. Aamiin,” ujarnya. Sebagai Kabag Kesra Kota Metro, Eka menjelaskan bahwa Program Fasilitasi Nikah Pemerintah Kota Metro bekerja sama dengan KUA Metro Pusat, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Kementerian Agama (Kemenag), dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Metro. “Pemerintah Kota Metro berupaya membantu masyarakat melalui Program Fasilitas Nikah, dimana pasangan pengantin yang mengikuti akan mendapatkan KTP dan Kartu Keluarga secara langsung yang sudah di rubah dari Disdukcapil Kota Metro, dan snack juga makanan yang akan menjadi tugas Kesra,” jelas Eka. (Yl)
KBSB dan Bundo Kanduang Kota Metro Adakan Silaturahmi Warga Minang
Wakil Walikota Metro menghadiri halal bi halal terkait Silaturahmi Balairung KBSB (Keluarga Besar Sumatera Barat) dan Bundo Kanduang Kota Metro, yang berlokasi di Jl. Palapa III Gg. Jupiter III Iringmulyo Metro Timur, Minggu (21/05/2023). Pada kesempatan ini, Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, menyampaikan rasa bangga dan antusiasnya dalam menyambut acara yang diselenggarakan oleh KBSB dan Bundo Kanduang Kota Metro dengan para warga minang (Sumatra Barat). “Saya mewakili Pemerintah Kota Metro merasa bangga dan sangat antusias akan acara ini. Tentunya dari acara ini diharapkan dapat mewarnai Kota Metro menjadi kota yang penuh dengan kebersamaan dan kota yang penuh energy positif untuk membawa perubahan dan teladan bagi kota-kota yang lain,” kata Qomaru. Sebagaimana menjadi cita-cita Kota Metro, Qomaru optimis bahwa Kota Metro akan menjadi kelahiran tokoh-tokoh besar yang akan mewarnai Indonesia di masa depan. “Kota Metro adalah Kota yang kondusif dan saling menghormati satu sama lain. Melalui kegiatan malam hari ini, secara tidak langsung kita mendidik anak cucu kita menjadi pribadi yang mengedepankan rasa santun dan menghargai keanekaragaman budaya,” ucap Qomaru. Pada kesempatan yang sama, Lukman Hakim menyampaikan apresiasinya selaku Dewan Pembina KBSB Kota Metro terhadap seluruh jajaran pengurus. “Saya pribadi mengucapkan terimakasih atas kerjasamanya kepada seluruh pengurus yang berpartisipasi menyukseskan acara ini sehingga kita dapat membuktikan bahwa Kota Metro adalah Kota yang aman dan nyaman serta menghargai keberagaman budaya,” tutur Lukman. Dalam kegiatan ini juga turut mengundang Ketua DPRD Kota Metro, Sekertaris Daerah Kota Metro, Ketua KBSB Provinsi Lampung, dan Ketua KBSB Kota Metro. (Gt/Sr)