Walikota Metro, dr.H.Wahdi Siradjuddin,Sp.OG(K),M.H menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri tentang APBD Award tahun 2023. Wahdi langsung hadir di Mercure Convention Centre Ancol, Jakarta untuk menerima penghargaan tersebut. Diketahui capaian realisasi APBD Kota Metro sangat tinggi, yaitu sebesar 94.5 persen sangat tinggi bersama 5 besar kota lain se Indonesia Wakil Mendagri John Wempi Wetipo, S.H., M.H. dalam sambutannya mengatakan, Kepala Daerah yang diundang untuk mendapatkan award ini yang berhasil melakukan beberapa hal, diantaranya: 1. Yang paling tinggi terhadap realisasi penyerapan anggaran, 2. Percepatan administrasi dan laporan pertanggungjawaban kegiatan, 3. Melakukan penyederhanaan bentuk kontrak dan bukti pertanggungjawaban pelaksanaan pengadaan barang dan jasa dengan tetap mempedomani peraturan perundang-undangan, 4. Mendorong peran aktif dalam melakukan review terhadap dokumem perencanaan dan keuangan, 5. Meminta pendampingan atau asistensi APH dan KPK. “Adapun peran Kemendagri untuk mendorong penyerapan APBD yang pertama membentuk tim monitoring bersama antar kementerian dan lembaga terkait, pelaksanaan rapat koordinasi dengan kementerian terkait untuk untuk percepatan pengungkapan petunjuk teknis dana alokasi khusus kegiatan dari kementerian dan lembaga, melakukan monitoring dan evaluasi serta dengan turun langsung ke daerah bersama tim monitoring, melaksanakan rakor nasional keuangan daerah, provinsi dan kabupaten/kota, mengadakan media dan webinar keuangan daerah setiap hari Rabu setiap Minggu untuk mendorong realisasi APBD, peningkatan kapasitas SDM sosialisasi kebijakan peraturan perundang-undangan, serta memberikan bimbingan teknis pengelolaan keuangan, menetapkan Peraturan Menteri Dalam Negeri, No 79 tahun 2022 Tentang Juknis Penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah, menetapkan surat edaran kementerian atau lembaga tentang percepatan pengadaan pelaksanaan barang dan jasa,” kata Wamendagri dalam sambutannya. Dia berpesan kepada kepala daerah, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengendalikan inflasi daerah, agar kepala daerah terus monitor setiap Minggu, dan menjaga pertumbuhan ekonomi dan menjaga inflasi. Pertumbuhan ekonomi di daerah menurutnya sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Wahdi mengucap syukur atas hasil prestasi tersebut, menurut Wahdi hal ini didapatkan atas sinergitas dari semua pihak. “Penghargaan ini tentunya merupakan buah hasil sinergi kerja, antara DPRD dan Forkopimda, para OPD serta dukungan dari masyarakat Metro,” ujar Wahdi. Penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Dirjen Bina Keuangan Daerah, Dr. Agus Fatoni, M.Si kepada Walikota Metro. (yus)
Wahdi Terima Penghargaan UHC Award BPJS RI
Walikota Metro, dr.H.Wahdi Siradjuddin,Sp.OG(K),M.H, menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) dari BPJS RI. Penghargaan ini diserahkan secara simbolis langsung oleh Menteri Dalam Negeri, M. Tito karnavian. Penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah Daerah di Indonesia yang capaian jaminan kesehatannya menyeluruh bagi masyarakat di wilayah pemerintah daerah setempat. Pemberian penghargaan ini dilakukan di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, 14 Maret 2023. Diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia, kemudian Laporan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Sambutan Menko PMK, Pemutaran Video Universal Health Coverage, Pemberian penghargaan kepada Gubernur, Sambutan Wakil Presiden Republik Indonesia, hingga pemberian kepada Bupati/Walikota yang terpilih. Jaminan Kesehatan Semesta Universal Health Coverage (UHC) merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, bermutu dengan biaya terjangkau. Untuk diketahui, bahwa Kota Metro telah mencapai Jaminan Kesehatan Semesta UHC per 1 Desember 2021. Dalam acara ini, Wahdi mengatakan, Pemerintah Kota Metro, dengan jumlah penduduk 172.934 jiwa, berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang optimal terhadap seluruh masyarakat Kota Metro. Salah satunya diwujudkan dengan menyediakan pembiayan untuk tercapai jumlah kepesertaan menuju Universal Health Coverage (UHC). “Hasil ini tentu berkat dukungan semua pihak yang terkait, terutama terima kasih kepada Ketua DPRD Kota Metro beserta seluruh anggota dewan, karena dengan komitmen mendukung untuk tercapainya UHC di Kota Metro,” ucap Wahdi. Wahdi juga berharap dengan tercapainya UHC di Kota Metro dapat meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kota Metro. “Terutama meningkatkan akses pelayanan dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Kota Metro. Semoga UHC di Kota Metro terus dapat dipertahankan sehingga semua lapisan masyarakat dapat menerima pelayanan kesehatan yang bermutu,” pungkas Wahdi. (yus)
Kota Metro Masuk Tahap 2 Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah Kementerian PPN dan Bappenas RI
Kota Metro terpilih dalam 14 kota se Indonesia yang melaju ke tahap 2 penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional PPN) dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia (RI). Penghargaan Pembangunan Derah (PPD) ini merupakan evaluasi pembangunan daerah secara kreatif dan komprehensif melalui 3 tahap yaitu penilaian dokumen, presentasi dan wawancara, serta verifikasi. “Kami sampaikan Penilaian Tahap I Tingkat Kota telah selesai, selanjutnya kami akan melanjutkan dengan Tahap II untuk presentasi dan wawancara. Kami ucapkan selamat, Kota Saudara menjadi salah satu nominasi,” kata Erwin Dimas, SE, DEA, MSi, Plt Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan Bappenas RI, dalam surat resminya. Adapun Walikota berikut kepala Bappeda yang diundang wawancara ke tahap 2 ini sebanyak 14, diantaranya adalah: 1. Walikota Balikpapan, 2. Walikota Banjar Baru, 3. Walikota Bau Bau, 4. Walikota Bitung, 5. Walikota Dumai, 6. Walikota Makassar, 7. Walikota Metro, 8. Walikota Pagar Alam, 9. Walikota Palu, 10. Walikota Pangkal Pinang, 11. Walikota Payakumbuh, 12. Walikota Semarang, 13. Walikota Sukabumi, 14. Walikota Yogyakarta. Dalam penilaian tahap 2 PPD Bappenas RI ini, Walikota Metro, dr.H.Wahdi Siradjuddin,Sp.OG(K),M.H memaparkan program inovasi Jama PAI (Jaringan Masyarakat Peduli Anak dan Ibu), yang merupakan program pembanguan manusia dari awal pra konsepsi hingga dewasa. “Dengan adanya PPD ini tentunya ke depan pemerintah daerah bisa berinovasi dalam pelaksanaan dan perencanaan pembangunan, selain itu daerah dapat efektif dan efisien dalam pencapaian pembangunan, untuk terciptanya pembangunan daerah yang berkualitas,” kata Wahdi dalam sesi wawancara, Senin 13 Maret 2023, di Meeting Room, Milana, Maia Hotel, yang difasiliasi oleh Kementerian PPN dan bappenas RI. (yus)
Pemkot Metro Ikuti Rakor Virtual Kemendagri
Inflasi Pangan dan Transportasi Menjelang Ramadhan, Kemendagri RI Gelar RakorKementrian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI ) melakukan rapat koordinasi tingkat nasional melalui virtual yang diikuti oleh Asisten II Yerri Ehwan,berlangsung di Aula Pemkot Metro,Senin (13/03/2023). Mendagri Tito Karnavian menjelaskan bahwa kita harus berupaya menjaga tingkat inflasi karena adalah hal yang sangat mendasar . “Tentang kenaikan harga barang maupun jasa yang berhubungan dengan pangan,apa yang menjadi perhatian tentang dan melihat kenaikan harga barang dan jasa kemudian komoditas apa saja yang perlu diintervensi apalagi ini musim penghujan dan menjelang bulan puasa.,” Ujar Tito. Beliau juga memaparkan hasil monitoring untuk daerah-daerah yang terkendali cukup baik pada minggu lalu di bawah angka Nasional 5,47 persen yaitu Provinsi Sumsel sebesar 5,43 persen,kemudian di tingkat kabupaten Mimika yaitu 5,37 persen dan tingkat kota yaitu Samarinda Kalimantan Timur sebesar 4,91 persen karena di wilayah tesebut meskipun bukan daerah penghasil tapi mampu menjaga ketersediaan bahan melalui kerjasama antar daerah dengan daerah penghasil bahkan sampai jawa timur,dan melalukan intervensi anggaran yang ada untuk harga sehingga mencapai ril data. Deputi BPS mewaspadai kemungkinan terjadi permintaan menjelang bulan ramadhan yang sifatnya musiman. “Seperti kita ketahui fluktuasi harga yang menyebabkan efek musiman dan biasanya dialami karena faktor cuaca kemudian juga oleh musim panen dan tak kalah pentingnya karena memasuki bulan ramadhan,jadi adanya efek permintaan konsumsi masyarakat di bulan ramadhan di mulai3 minggu sebelum ramadhan itu sudah ada pergerakan masyarakat sehingga ini menjadi efek masyarakat menjelang ramadhan dan kurva naik di h-20 hari raya idul fitri dan kemudian berhenti di h-2 sebelum idul fitri dimana masyarakat beralih konsumsinya dari makanan ke transportasi karena sebagian mulai pulang kampung,” katanya. Untuk Inflasi mulai terjadi untuk komoditas daging sapi,ayam ras,cabai merah di beberapa kota dan transportasi baik untuk logistik maupun persiapan pulang kampung untuk lebaran,dan yang perlu di waspadai dari 90 kota yang menjadi sampel untuk mendapatkan angka nasional semuanya terlihat terjadi kenaikan,selain itu juga ada fluktuasi walaupun harganya naik turun yaitu beras dan minyak goreng. Berdasarkan evaluasi bahwa hanya membawa data,diharapkan dapat melaksanakan dengan data masing-masing pihak guna menjawab kenaikan harga di berbagai daerah serta dimohon masing-masing pihak dapat mengevaluasi inflasi tersebut. (tm/rys)
Wakil Walikota Metro Hadiri Pelatihan Modernisasi Koperasi
Wakil Walikota, Qomaru Zaman menghadiri sekaligus membuka kegiatan pelatihan modernisasi koperasi tahun anggaran 2023, Senin (13/03/2023). Bertempat di Gedung Lec Kartikatama, Wakil Walikota Metro, Qamaru berkesempatan untuk membuka acara, dalam sambutannya Qomaru menjelaskan Modernisasi koprasi adalah upaya perubahan atau transformasi koprasi untuk lebih maju dalam hal organisasi, tata kelola dengan penerapan teknologi informasi, sehingga sangat penting untuk dijadikan media mempercepat gerak bisnis koprasi. “Kegiatan pelatihan modernisasi koprasi ini diharapkan dapat membantu para pengelola atau pengurus agar mampu beradaptasi dengan teknologi, sehingga percepatan digitalisasi koprasi nantinya memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan koprasi yang modern di Kota Metro ini”. Ujar Qomaru Qomaru berharap, dengan pelatihan penerapan sistem digital pada koperasi ini diharapkan mampu membantu koperasi dalam mendapat predikat kredibel, terkhusus dari peserta anggota dan dari masyarakat umumnya, “mereka dilatih untuk bisa mengikuti perkembangan jaman, koprasi itu harus modern dan dikelola dengan baik dan tepat, berdaya saing yang kuat untuk menuju koprasi yang sehat dan bisa menghasilkan sesuatu serta menjadi keteladanan bahwa mengelola koprasi sesungguhnya menguntungkan sekali asal yang mengelola itu dengan niatan yang baik planningnya bagus dalam mengejar target kedepannya”. Ucapnya Dikesempatan yang sama Kepala Dinas Koprasi Usaha Mikro Kecil Usaha Menengah dan Perindustrian Kota Metro, Siti Aisyah melaporkan dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang dari masing-masing perwakilan koprasi yang berbadan hukum aktif ini bertujuan untuk membuat layanan koperasi menjadi lebih efesien dan efektif tanpa mengubah nilai dasar koperasi, “supaya koperasi ini mengenal dunia digital yang modern karena Pak Presiden sudah mencanangkan harus ada sebanyak kurang lebih 500 koperasi modern, dan kami sedang berusaha untuk menciptakan itu, yang mana harus ada beberapa item yang harus dipenuhi salah satunya adalah pelatihan koperasi moderen ini”. Tuturnya Lanjutnya Siti Aisyah juga menjelaskan untuk kegiatan pelatihan modernisasi koperasi tahun anggaran 2023 yang dilaksanakan selama 5 hari ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik program pengembangan sistem pendukung usaha bagi usaha mikro kecil serta kegiatan peningkatan kapasitas koperasi dan UMK (PK2UMK) dengan narasumber berasal dari Lembaga diklat profesi koperasi jasa keuangan sejahtera mandiri Lampung dan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung. (BSR/ysf)
Wahdi Menyatu Bersama Anak Muda di Acara Metro Color Run
Walikota Metro, Wahdi melepas peserta jalan sehat sekaligus membuka acara Metro Color Run Love In Party yang berlangsung di lapangan Samber Park Kota Metro, Minggu (12/03/23). Dalam gelaran event yang bertajuk Metro Color Run Love In Party ini turut dihadiri oleh Walikota Metro, Sekda Kota Metro, ketua GOW, Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Metro, dan seluruh peserta jalan sehat. Dalam sambutannya Walikota Metro,Wahdi mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang di selenggarakan oleh panitia ini, “tentunya untuk anak-anak muda khusunya para panitia penyelenggara acara seperti ini sangat kreatif ya, saya harap teruslah tingkatkan kreativitas untuk membangun hal-hal yang positif demi pembangunan di Kota Metro ini”. Ujarnya Lanjut Wahdi juga menghimbau para peserta untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan terutama setalah pagelaran acara selesai, “demi kenyamanan dan keindahan kota ini saya harap para peserta tetap jaga selalu ketertiban serta kebersihan lingkungan lapangan Samber Park ini” Tuturnya Jalan sehat dengan rute sejauh 3 km ini memulai start di lapangan Samber Park kota metro melewati jalan Jend Sudirman, lalu jalan Ahmad Yani Hingga finish kembali di lapangan Samber Park Kota Metro. (Bsr/rys)
Musda ASISI Metro Sukses
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kota Metro, Budiyono menghadiri sekaligus membuka acara Musyawarah Daerah (Musda) Asosiasi Teknisi Refrigasi dan Air Conditioner (ASISI) Nusantara, bertempat di Aula SMP Ahmad Dahlan Metro, Minggu (12/03/2023). ASISI merupakan organisasi yang mewadahi para teknisi AC dan sudah mempunyai kepengurusan di 21 provinsi. Dalam sambutannya,beliau berharap dengan dilaksanakan musda tersebut akan menghasilkan keputusan yang dapat memberikan kemanfaatan khususnya bagi organisasi Asisi,masyarakat provinsi Lampung dan Kota Metro. “Musyawarah Daerah merupakan forum tertinggi dari suatu organisasi yang dilaksanakan untuk mengeksplorasi kinerja kepengurusan dalam menjalankan amanat organisasi ,memilih ketua umum,serta merumuskan rencana kerja organisasi kedepannya. Kami menghimbau kepada seluruh peserta musda untuk memberikan kontribusi positif demi kebaikan dan kelangsungan hidup organisasi dengan tidak mementingkan kepentingan pribadi dan kelompok,” ujarnya. Ketua pelaksana Musda Budiyanto mengucapkan terima kasih kepada segenap panitia dan beberapa sponsor yang telah membantu kelancaran acara tersebut.“Disini mewakili dari seluruh jajaran kepanitiaan kami ucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh panitia yang telah berjibaku bekerja mempersiapkan rangkaian acara musda ini sehingga persiapan-persiapan bisa berjalan sesuai tahapan yang dipersiapkan dan sponsor yang telah mensupport untuk kelancaran kegiatan ini,” ucap Budiyanto. Terakhir,Ketua ASISI Lampung Sartoni menyampaikan nama pengurus yang baru serta berharap kedepan semoga ketua baru dapat membawa Asisi lebih baik serta lebih maju dalam tata udara. “Dari hasil kesepakatan kita bersama telah diputuskan yang untuk menjadi ketua ASISI Lampung yaitu Bapak Sutarno ,harapan saya terus menjalin hubungan yang baik dengan mitra mitra kita yang selama ini sudah terjalin serta dapat melakukan kegiatan-kegiatan yang telah berjalan seperti bakti sosial ke tempat-tempat ibadah serta penjaringan dana untuk apabila terjadi suatu bencana di Indonesia,” kata Sartoni. (tm/rys)
Wahdi Buka Adventure Off-Road #2
Kota Metro menjadi tuan rumah dalam ajang Off-Road yang ke 2 dengan bertemakan Metro Bumi Sai Wawai Adventure Off-Road #2 Tahun 2023, Sabtu, (11/03/2023). Berlokasi di depan Rumah Dinas Walikota Metro tersebut Walikota Metro, berkesempatan melepas konvoi yang di ikuti 80 Peserta, Wahdi menyambut hangat para peserta Adventure Off-Road yang ke 2 ini, dalam sambutanya Wahdi mengatakan semoga para peserta bisa melewati tantangan yang ada di arena, “Jaga selalu sportifitas dan juga kesehatan supaya bisa melewati rintangan yang ada di lapangan, tentunya ada hal hal yang positif yang bisa kita ambil salah satunya yaitu bisa menyambung tali silaturahmi paling tidak kita bisa mengenal satu sama lain” Ujarnya Wahdi juga berharap, untuk para peserta yang mayoritas dari luar Daerah Kota Metro bisa mengenal sejarah yang di Kota Metro dan bisa membeli produk-produk UMKM nya, “tentunya Kota Metro ini adalah Kota yang penuh sejarah juga, kita mempunyai History Walking Tour jadi kita bisa juga melihat cagar budaya disini, dan untuk para peserta saya harap bisa membeli produk-produk UMKM yang ada di Kota Metro ini sehingga dengan adanya begitu bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat” Lanjut Wahdi Dalam kesempatan tersebut hadir juga Ketua Indonesia Off-Road Federation (IOF) Provinsi Lampung, Ali Rahman Ali Rahman yang mengatakan dalam Ivent ini akan berlangsung selama dua hari ia berharap para peserta bisa menjaga sportifitas dan juga menjaga lingkungan sekitar, “untuk lokasinya sendiri artinya kita harus bisa menjaga dan berhati-hati jangan sembarangan kalau ada pohon atau tumbuhan lainya jangan sampai kita hancurkan supaya Ivent ini bisa berkelanjutan nantinya”. Tuturnya Ali Rahman juga berterimakasih untuk Pemerintah Kota Metro yang sudah memfasilitasi Ivent Adventure Off-Road ini, “dengan adanya Ivent seperti ini tentunya perputaran ekonomi yang ada di Kota Metro ini akan lebih cepat, mudah-mudahan setiap tahunya Pemerintah Kota Metro bisa mengadakan Ivent seperti ini lagi supaya perputaran ekonominya bisa dirasakan masyarakatnya” Ujarnya (BSR/rys)
Niko dan Niluh Ikuti Program Fasilitas Nikah Pemerintah Kota Metro
Dalam mewujudkan Program Walikota dan Wakil Walikota Metro, Staff Ahli Walikota Metro Bidang III Juni Kuswati, menghadiri acara akad nikah pada Fasilitasi Pernikahan yang berlangsung di Kantor Urusan Agama (KUA) Metro Timur, Jum’at (10/03/2023). Kali ini adalah pasangan, Niko Lumenta dengan Niluh Meilisa Suwantari. Pada kesempatan ini, Juni Kuswati mengucapkan selamat kepada kedua mempelai, yaitu Niko Lumenta dan Niluh Meilisa Suwantari yang baru melangsungkan pernikahan di KUA Metro Timur. “Semoga Adinda semua dapat menjalankan amanah salah satu ayat Allah dalam Al-Qur’an, Surat An Nisaa ayat 1 yaitu menjadi pasangan suami-istri yang bertaqwa dan mendapatkan barakah dari Allah SWT membentuk keluarga Sakinah, Mawaddah, dan Warahmah. Aamiin,” ujarnya. Juni Kuswati juga menjelaskan bahwa Program Fasilitasi Nikah Pemerintah Kota Metro bekerja sama dengan KUA Metro Timur, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Kementerian Agama (Kemenag), dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Metro. “Pemerintah Kota Metro berupaya membantu masyarakat melalui Program Fasilitas Nikah, dimana pasangan pengantin yang mengikuti akan mendapatkan KTP dan Kartu Keluarga secara langsung yang sudah di rubah dari Disdukcapil Kota Metro, dan Snack juga makanan yang akan menjadi tugas Kesra,” jelas Juni. Staff Disdukcapil, Mylizatri mengapresiasi kedua mempelai yang merupakan penyandang disabilitas dan berasal dari luar kota untuk menjadi warga kota Metro,serta kemampuan mereka dalam menguasai teknologi digital dengan keterbatasan yang dimiliki. “Sebelum kedua mempelai ini bertemu disini, saya sudah bertemu mereka di dukcapil. Jadi keduanya itu berasal dari luar Kota Metro. Niluh berasal dari Kota Poso, dan Niko berasal dari Kota Agung. Jadi keduanya berniat untuk tinggal di Metro dan menjadi warga Metro. Awalnya, mau membuat KTP karena terkait pengajuan di kua. KTP sekarang bentuknya digital dan sempat khawatir apakah nanti mereka berdua bisa diberikan digital. Tetapi diluar daripada pikiran saya, mereka ternyata luar biasa. Mereka dengan kemampuan mereka bisa menguasai digital iru denga luar biasa. Sampai saya bilang dengan orangtuanya kalau mereka mandiri. Kedepannya, khusus mereka untuk fisik/digital akan saya berikan,” Jelas Mylizatri. (tm/rys)
Wahdi berharap SAKIP terus dipertahankan untuk menjaga marwah Pemkot Metro
Dalam mendukung pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan SAKIP, Pemerintah Kota Metro telah menunjukan komitmennya dengan menyelenggarakan Workshop Reformasi Birokrasi dan SAKIP di Lingkungan Pemerintah Kota Metro Tahun 2023, Jum’at (10/03/2023). Wahdi Siradjuddin, selaku Walikota Metro sekaligus narasumber workshop menyampaikan bahwa, Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) merupakan bentuk pertanggungjawaban penyelenggara negara kepada publik selaku pemberi mandat konstitusional melalui mekanisme politik dalam proses pemilu. Sehingga, SAKIP perlu untuk terus ditingkatkan untuk menjaga marwah pemerintahan Kota Metro yang akuntabel. “Seperti kita ketahui bahwa secara konstitusional, penyelenggaraan SAKIP merupakan amanah dari Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Dengan demikian, tidak ada alasan yang layak untuk kita tidak mewujudkan pemerintahan yang akuntabel,” ujar Wahdi. Wahdi juga menyampaikan, selain SAKIP, Reformasi Birokrasi juga menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan yang perlu kita pahami bersama bahwa, Reformasi Birokrasi menekankan pada perubahan secara bertahap namun pasti. “Dalam menjalankan Reformasi Birokrasi tidak lepas dari visi dan misinya atau komitmen bersama. Kita harus pastikan bahwa visi kita sudah sejalan dengan bapak presiden. Nah visi inilah yang akan memberikan suatu gambaran bahwa kita akan menyambut masa depan yang lebih baik lagi,” ujar Wahdi. Wahdi menyebutkan, ada lima misi yang diprioritaskan, di antaranya adalah mewujudkan kualitas pendidikan dan kebudayaan yang berdaya saing, peningkatan kualitas dan fasilitas kesehatan, menyiapkan infrastruktur sarana dan prasarana, meningkatkan masyarakat produktif, dan tata kelola pemerintah sebagai indikator terwujudnya Reformasi Birokrasi yakni, pengentasan kemiskinan, investasi, digitalisasi, dan prioritas presiden. Dalam workshop Reformasi Birokrasi dan SAKIP turut hadir juga Asisten Deputi Kinerja dan Reformasi Kemenpan RB, Hatni, yang memaparkan hasil evaluasi atas akuntabilitas kinerja Pemerintah Kota Metro yang menunjukkan nilai sebesar 68,04 dengan predikat B (Baik). Hal tersebut menunjukkan bahwa implementasi SAKIP sudah baik pada pemerintah daerah dan sebagian unit kerja utama, namun masih perlu adanya sedikit perbaikan dan komitmen dalam manajemen kinerja. “Masalah dokumen itu bisa kita rumuskan bersama akan tetapi yang paling penting itu bagaimana mengatur kinerja dibawah tanggungjawab masing-masing. Setiap pimpinan dalam organisasi juga harus melakukan hal serupa di unit kerjanya. Jadi memang ada pengukuran integrasi yang berkontribusi dengan masing-masing level, bukan hanya tingkat UPD tapi juga individu,” Ujar Hatni. Menanggapi pemaparan yang telah disampaikan, Wakil Walikota Metro, Qomaru Zaman berharap bahwa seorang ASN kedepannya dapat memiliki sikap yang lebih cepat tanggap terhadap fenomena dan masalah yang muncul di tengah masyarakat. “Dalam proses mengelola pemerintahan tentu ada bagian yang membutuhkan percepatan dan ketepatan. Saya membayangkan ketika seorang ASN keluar dari rumah lalu melihat suatu masalah di tengah masyarakat, dan mungkin tidak sesuai dengan tupoksinya dia bisa segera berkomunikasi dengan UPD yang lebih sesuai tupoksinya untuk menyelesaikan masalah tersebut. Semakin cepat masalah diselesaikan semakin Metro menjadi luar biasa,” Ujar Qomaru. (BSR/ysf)