Rumah Sakit Azizah Metro mengikuti Rapat Forum Penataan Ruang yang diselenggarakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) untuk meminta Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR), hal ini dilakukan karena rumah sakit tersebut akan menambah luas bangunan, berlangsung di OR Setda setempat, Kamis (21/09/2023). Dirut RS. Azizah Metro, dr. Hartawan,Sp.An memaparkan penambahan bangunan rumah sakit tersebut dikarenakan untuk mengubah status dari tipe D naik ke tipe C. “Rencananya, pengembangan rumah sakit tersebut akan dibangun menjadi 4 lantai dan meluas ke sebelah sisi kanan bangunan lama di atas lahan warga yang telah dibeli serta menambah tempat tidur yang awalnya hanya 66 tempat tidur menjadi 100,” paparnya. Mewakili Pemkot Metro, Asisten Sekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Yerri Ehwan mengatakan rapat ini dilakukan karena sudah sesuai dengan ketentuan yang ada. “Rencana pembangunan ini memang harus dibahas, karena lahan sudah legalitas atas nama PT.Graha Azizah Saida dan perizinan sudah bisa diterbitkan,” ucap Yerri. Sekretaris Lurah Imopuro, Ngadiono memberikan apresiasinya atas pengembangan rumah sakit tersebut karena memberikan dampak yang positif. “Kami sangat mengapersiasi dengan perluasan bangunan rumah sakit ini karena dapat membantu perputaran ekonomi warga di sekitarnya,seperti terbuka lapangan pekerjaan medis maupun non medis,” ujar Ngadiono. Beliau juga meminta agar rumah sakit mencari jalan keluar untuk masalah lahan parkir dikarenakan lokasi rumah sakit berada di jalan alternatif yang kecil. Adapun beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pembangunan tersebut, yaitu ruang terbuka hijau harus dibuat minimal 10 persen yang wajib disediakan oleh rumah sakit, kemudian penambahan lahan parkir yang harus dianalisa dari penambahan tempat tidur dan volume pengunjung dan pasien. Kemudian,untuk pembuangan limbah medis (B3) telah disediakan oleh Dinas Lingkungan Hidup,pembuangannya pun harus berbeda akses dengan pintu pengunjung maupun pasien serta penuhi sarana dan prasarananya dengan merujuk Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 7 Tahun 2019 serta diminta untuk membuat jalur lansia dan disabilitas. (tm/yus)
RSUD Jenderal A Yani Metro Launching Program MADANI
Walikota Metro Wahdi Siradjuddin menghadiri acara Launching Inovasi MADANI (Mandiri Ahmad Yani) dan Mendukung Kota Layak Anak RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro yang terselenggara di Aula Diklat RSUD Jenderal Ahmad Yani, Rabu (20/09/2023). Tampak hadir Kepada Dinas Kesehatan Kota Metro, Ketua Pokja Inklusi, Ketua Puspa Gaharu Kota Metro, Dir.RSUD Jenderal A Yani Metro, Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Metro, Direktur UPTD RSUD Sumbersari, Ketua TP PKK Kota Metro, Ketua DWP Kota Metro, Ketua GOW Kota Metro, Ka.BPJS Cabang Kota Metro, Ketua Organisasi Profesi Se-Kota Metro, Ketua IDI Cabang Kota Metro, serta Para Dokter Spesialis dan Dokter Umum RSUD Jend.A Yani Metro. Direktur .RSUD Jend.A Yani Metro dr. Fitri Agustina, melaporkan bahwa kegiatan launching inovasi MADANI merupakan suatu inovasi pelayanan dari ASTER KUMBANG (Asuhan Terpadu Tumbuh Kembang) RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro. Ini bertujuan untuk memfasilitasi anak-anak usia kurang dari 18 tahun yang mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan. “Kami sangat berterimakasih kepada Pemerintah Kota Metro karena sudah mendukung berbagai kegiatan dan inovasi yang kami lakukan. Dengan adanya inovasi ini dapat memberikan edukasi kepada para orang tua dalam melakukan stimulasi sendiri di rumah,”ucapnya. Fitri juga menekankan bahwa inovasi MADANI ini menjadi terobosan kita dalam mengatasi masalah kesehatan bagi anak, serta untuk mendukung Visi Kota Metro yaitu, “Terwujudnya Kota Metro Berpendidikan, Sehat, Sejahtera dan Berbudaya”. Dalam sambutannya Wahdi menyampaikan bahwa RSUD Jend. Ahmad Yani yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai BLUD karena telah memenuhi persyaratan baik administrasi maupun teknis. “Dengan keberadaan RSUD Jend. Ahmad Yani ini sudah berupaya meningkatkan mutu dan menggali potensi pelayanan yang ada. Inovasi yang dikeluarkan ini sangat membantu masyarakat dan juga Pemerintah dalam mewujudkan Visi Pemerintah,” ucap Wahdi. Wahdi berharap dengan di Launchingnya inovasi MADANI ini nantinya RSUD Jend. A. Yani dapat melayani masyarakat Kota Metro, agar mendapatkan pelayanan yang optimal sehingga dapat mempercepat peningkatan pelayanan kesehatan. (tk/bgs/yus)
Walikota Metro Sambut Ketua PA Metro yang Baru
Wali Kota Metro dr.H Wahdi,Sp.OG (K).,MH, mengucapkan terimakasih kepada pejabat lama Ketua Pengadilan Agama Metro Drs.Mahyuda,MA dan Hakim PA Metro Drs.Aminuddin serta ucapan selamat datang kepada bapak Senen,S.Ag Ketua Pengadilan Agama Kota Metro yang baru Hal tersebut disampaikan Wali Kota Metro saat acara pisah sambut pergantian Ketua Pengadilan Agama Metro Drs.Mahyuda,MA kepada Bapak Senen,S.Ag dan Mutasi Hakim Bapak Drs.Aminuddin, berlangsung d Saung Putih TMII Metro, Rabu malam (20/09/2023). “Tentunya dalam pergaulan disana-sini ada keliru secara pribadi dan atas nama Pemerintah kota Metro memohon maaf, selamat menjalankan tugas ditempat yang baru kepada Drs.Mahyuda dan Hakim PA Drs.Aminuddin mudah-mudahan tetap terjaga silahturahmi dengan baik, serta kami ucapkan selamat datang di Kota Metro kepada Ketua Pengadilan Agama Metro bapak Senen,S.Ag,” ujar Wahdi. Dalam kesempatannya, Pejabat Lama Ketua Pengadilan Agama Metro Drs.Mahyuda,MA mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Metro dan Forkopimda yang telah terjalin sinergitas dengan baik. “Tentunya kami harus selalu siap dalam penugasan yang diberikan bergerak secara dinamis, malam ini Alhamdulillah terimakasih kepada pemerintah Kota Metro yang telah mengadakan acara pisah sambut. Dan selama telah telah terjalin sinergitas yang baik bersama Pemerintah Kota Metro salah satunya dengan program Kota layak anak dan ketentuan pernikahan di usia 19 tahun serta penyuluhan tentang pernikahan,” tuturnya. “Alhamdulillah pelayanan pengadilan agama metro juga telah tersedia di Mall Pelayanan Publik (MPP) dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat, kedepan mudah-mudahan akan dilaksanakan program hasil keputusan dalam peradilan agama,” Lanjut Mahyuda Sementara itu, Ketua Pengadilan Agama Metro yang baru Senen,S.Ag dalam kesempatan tersebut mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kota Metro dan Forkopimda. “Sebelumnya saya bertugas di pengadilan agama tanjung karang serta Kota Tegal dan sekarang di Kota Metro. Atas nama ketua pengadilan Metro mohon dukungan dari pak Wali Kota dan Forkopimda yang ada serta siap membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan khususnya program dan kewenangan Pemkot Metro,” ujarnya. Acara pisah sambut pergantian Ketua Pengadilan Agama Metro Drs.Mahyuda,MA kepada Bapak Senen,S.Ag dan Mutasi Hakim Bapak Drs.Aminuddin, dilanjutkan dengan Ramah Tamah. Dihadiri Wali Kota Metro, Forkopimda Kota Metro, Sekda Kota Metro, Ketua Pengadilan Agama Tanjung Karang, Para Staf Ahli Wali Kota Metro, para Asisten Setda Pemkot Metro, Kepala OPD se-Kota Metro, Camat, Lurah se-Kota Metro dan Tamu Undangan. (yus)
Asisten II Sampaikan Pelaksanaan Evaluasi Implementasi SAKIP
Asisten Sekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkot Metro, Yerri Ehwan menyampaikan hari ini merupakan Pelaksanaan Evaluasi Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2023 yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Metro, hal ini disampaikan pada saat Apel mingguan di Halaman Pemkot Metro, Senin (18/09/2023). “Evaluasi komunikasi pelaksanaan SAKIP 2023 yang akan dipaparkan oleh Wali Kota pada hari ini tematiknya tentang lingkungan, sehingga pemerintah pusat melalui Menpan RB ingin memastikan bahwa program dan kegiatan di tahun ini berdampak langsung kepada masyarakat,” ucap Yerri. Beliau juga mengatakan,dampaklangsung dari pelaksanaan SAKIP ini diantaranya yaitu penanganan stunting dan Program Peningkatan Produk Dalam Negeri (P3DN). Yerri juga menginformasikan bahwa pada hari Selasa (19/09) besok,Wali Kota Metro dan semua Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung akan diundang langsung oleh Gubernur Lampung untuk mengevaluasi antisipasi terkait dengan dampak dari cuaca El Nino. “Untuk kegiatan besok, diharapkan kepada Dinas Pertanian menyiapkan laporannya terkait antisipasi bahan pangan di Kota Metro,dan Wali Kota juga meminta kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada terjadi kebakaran hutan diakibatkan musim kemarau,” paparnya. Terakhir, Yerri juga menegaskan kepada seluruh OPD agar terus melaporkan pengadaan barang dan jasa kepada bagian PBJ dikarenakan kegiatan tersebut dipantau langsung oleh pemerintah pusat. (tm/yus)
BRI Cabang Metro Audiensi dengan Walikota
Wali Kota Metro, dr. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG(K).,MH menerima audiensi dengan BRI Cabang Metro yang berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota setempat, Selasa (19/09/2023). Dalam audiensi tersebut, Wahdi mengatakan bahwa ada peran penting dari pihak swasta untuk membantu dalam pembangunan di Kota Metro ini. “Untuk membangun kota itu tidak bisa hanya dari pemerintah saja, butuh dukungan dari semuanya, termasuk pihak swasta turut membantu,” ungkapnya. Beliau juga menyampaikan keinginannya untuk selalu mendengar kabar berita tentang perbankan dan berapa perputaran uang di Metro ini karena dilihat dari skema pembiayaan sumber daya alam dan sumber daya manusianya. “Saya berkonsentrasi pada pembangunan lingkungan,dan laporan di Metro ada 14 ribu usaha UMKM di metro,dan berharap BRI punya peran khusus dalam membantu salah satunya pemberdayaan manusia seperti penanggulangan stunting dan mengurangi kemiskinan ekstrim,” paparnya. Pimpinan Cabang BRI Kota Metro, Jamali menuturkan pertemuan kali ini untuk perkenalan dirinya sebagai pimpinan yang baru di BRI. “Jadi hari ini beruntung sekali bisa bertemu dan bersilaturahmi dengan Wali Kota Metro,dan juga dapat menyampaikan apa saja peran BRI untuk membantu pertumbuhan ekonomi di kota ini,” ucap Jamali. Dirinya juga mengatakan akan ada kemungkinan beberapa kerjasama antara Pemkot Metro dengan BRI yang sedang dibicarakan dan juga menyampaikan bahwa BRI Metro telah mengucurkan dana sebesar 1,3 triliun rupiah untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR).(tm/yus)
Pemkot Metro Rapat dengan MCP Jelang Metro Culinary Night dan Finance Fest
Demi mendukung program Metro Bangga Beli (MB2) Pemerintah Kota Metro, menggelar rapat persiapan Metro Culinary Night dan Finance Fest, berlangsung di OR Sekda, Jum’at (15/09/2023). Rapat ini di pimpin oleh Asisten Sekda Bidang ekonomi dan pembangunan, Yeri ehwan serta di ikuti oleh Kadis Kominfo, Kabag Perekonomian, Para tim Metro Kreatif Production, serta para perwakilan Stage Holder . Acara ini merupakan acara yang diadakan oleh Tim Metro Creatif Production (MCP) dimana MCP ini merupakan komunitas pemuda Kota Metro dengan misi ingin memajukan para UMKM yang ada di Kota Metro, untuk sasaran Metro Culinary Night dan Finance Fest ini sendiri adalah semua Masyarakat dari berbagai kalangan dan usia yang ada di Kota Metro. Kegiatan ini sebelumnya pernah berlangsung di sekam dan berjalan lancar, kemudian akan di adakan kembali pada Tanggal 1 sampai tanggal 7 bulan Oktober mendatang di Rumah Asisten Wedana Kota Metro. Oki Hajiansyah Wahab selaku ketua penasihat MCP menjelaskan tujuan diadakannya acara Metro Culinary Night dan Finance ini bertujuan untuk mengembangkan ekosistem cagar budaya sebagai aset Kota Metro, meningkatkan pendapatan para pelaku UMKM, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan serta mewujudkan cagar budaya yang inklusif dan mensejahterakan. “Jadi kita gak hanya berfokus kepada kulinernya saja melainkan lebih luas dari itu kita sekaligus mengenalkan sejarah Kota Metro kepada setiap pengunjung sehingga kami berharap acara ini bisa menjadi daya tarik kepada masyarakat, terlebih dari luar kota metro untuk bisa berkunjung kesini”. Ujarnya. Selaras dengan hal ini Riananda selaku ketua acara mengatakan acara ini juga melibatkan beberapa stage holder seperti komunitas yang ada di Kota Metro, perbankan, lembaga keuangan, pemerintah, swasta, BUMN, serta pelaku UMKM. “Besar harapan kami Pemerintah bisa mendukung kegiatan ini, karena kami menyelenggarakan ivent ini tentunya kami juga berkontribusi untuk pemerintah, seperti lahan parkir dan juga iklan reklame yang nantinya pendapatan tersebut akan kami berikan kepada pihak terkait seperti Dishub dan juga BPBD”. Katanya. (yus)
Wahdi Hadiri Evaluasi SAKIP di Novotel Lampung
Dalam rangka menindaklanjuti Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 12 Tahun 2015 tentang Pedoman Evaluasi SAKIP, Walikota Metro, Wahdi menghadiri pelaksanaan evaluasi implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (SAKIP) tahun 2023, di Hotel Novotel Bandar Lampung, Senin (18/09/2023). Dengan didampingi Kepala Bapedda, Kadis Kesehatan,Kadis Pendidikan, Kadis Kominfo, Kadis Porapar, kadis Perdagangan,Kabag Organisasi rapat ini dipimpin oleh Sekda Provinsi Lampung fahrizal Darminto. SAKIP sendiri adalah Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan, dimana sistem ini merupakan integrasi dari sistem perencanaan, sistem penganggaran dan sistem pelaporan kinerja, yang selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan. Dalam hal ini, setiap organisasi diwajibkan mencatat dan melaporkan setiap penggunaan keuangan negara serta kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku. SAKIP berasal dari Inpres No.7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Instansi Pemerintah dimana didalamnya disebutkan Mewajibkan setiap Instansi Pemerintah sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas pokok, dipandang perlu adanya pelaporan akuntabilitas kinerja instansi Pemerintah. Bagi seorang pimpinan atau kepala daerah, SAKIP akan berguna untuk bisa mengukur setiap pembangunan atau kinerja yang dilakukan masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Selain itu, sistem ini bisa juga dijadikan sebagai tolak ukur untuk mempertanggungjawabkan anggaran yang telah digunakan untuk pembangunan daerah. Adapun komponen yang dinilai dalam evaluasi SAKIP ini meliputi perencanaan kerja, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, evaluasi internal dan capaian kinerja. Di dalam rapat, Sekda menjelaskan pelaksanaan SAKIP merupakan salah satu indikator keberhasilan kegiatan utama yang menjadi potret kinerja suatu Instansi Pemerintah. “Pemerintah Provinsi Lampung dalam meningkatkan tata kelola Pemerintahan telah menetapkan indeks SAKIP sebagai salah satu Indikator Kinerja Daerah (IKD) pada dokumen RPJMD Provinsi Lampung tahun 2019-2024 dengan target katagori BB pada tahun 2023”. Ucapnya “Namun bedasarkan hasil evaluasi SAKIP Kementrian PAN dan RB, capaian SAKIP Provinsi Lampung tahun 2022 masih mencapai katagori B dengan nilai 67,11”. Lanjut Fahrizal Untuk itu, rapat ini diselenggarakan guna menindaklanjuti hasil evaluasi SAKIP dan menyamakan persepsi sebagai upaya mencapai sinergi untuk bekerja lebih baik, agar pencapaian di tahun depan dapat lebih baik lagi. Fahrizal juga mengatakan tim SAKIP Provinsi Lampung tahun 2023, talah berkolaborasi dengan lintas Perangkat Daerah agar dalam penggunaan APBD bermuara ke arah pengetesan kemiskinan yang dilaksanakan secara efektif dan efisien, Hal ini dilakukan dalam rangka menindaklanjuti kebijakan Pemerintah terkait dengan pelaksanaan RB tematik dan akuntabilitas kerja. “Berbagai langkah yang telah dilakukan dalam rangka meningkatkan kinerja, dalam hal ini Pemerintah Provinsi Lampung menghadirkan 8 Perangkat Daerah dan 3 Kabupaten Kota yaitu Kota Metro, Kabupaten Tanggamus dan Mesuji sebagai sample untuk dilaksanakan evaluasi, mudah mudahan paparan yang disampaikan dapat sesuai dengan yang diharapkan tim evaluator”. Kata Fahrizal. Wali Kota Metro, Wahdi menyampaikan paparan tentang Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) Pemerintah Kota Metro dihadapan Tim Kemenpan RB. Dalam paparannya, Wahdi menjelaskan isu strategis yang dihadapi Kota Metro yakni masalah pertumbuhan ekonomi, angka pengangguran, angka kemiskinan dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). “Keempat hal ini telah tertuang dalam misi ke 2 pembangunan Kota Metro untuk selanjutnya ditindaklanjuti dengan memiliki 14 Indikator Kinerja Utama, tujuh diantaranya telah melampaui target termasuk didalamnya target persentase penduduk miskin, yang pada tahun 2021 sebesar 8,93% berhasil ditekan menjadi 7,87% pada tahun 2022”. Ujarnya. “Dalam pencapaian IKU ini, Pemerintah Kota Metro berhasil melakukan efisiensi anggaran sebesar 2,87% dari realisasi anggaran. Efisiensi penggunaan anggaran berhasil dilakukan pada tujuh IKU yang telah melampaui target Outstanding Out Comes”. Lanjut Wahdi. Lebih lanjut Wahdi menjelaskan, Indikator Kinerja Utama Kota diwujudkan dengan beberapa upaya yang dikemas dalam Cascading IKU. Yakni Untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, maka perlu di tingkatkan implementasi reformasi birokrasi dengan indicator nilai RB dan SAKIP, Mewujudkan masyarakat sehat jasmani, rohani, dan sosial. “Untuk diketahui, bahwa nilai RB Kota Metro Tahun 2022 telah mencapai 65,61 (B) sementara Nilai SAKIP sudah mencapai 68,04 (B) hal ini membuktikan keseriusan Pemerintah Kota Metro untuk terus meningkatkan capaian SAKIP, hal ini juga menunjukan komitmen Pemerintah Kota Metro dalam efektifitas dan efisiensi penggunaan anggaran,” jelasnya. “”Tentunya segala inovasi ini merupakan buah dari pelaksanaan SAKIP di Kota Metro, semoga dengan komitmen besar dan usaha besar, Predikat Nilai SAKIP Kota Metro bisa mencapai “BB” tahun ini, mari bersama seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Metro untuk mendukung upaya besar ini,” lanjut Wahdi. (bsr/yus)
PENGUMUMAN! SELEKSI CALON PPPK KOTA METRO T.A 2023
Rentang Waktu Pendaftaran Seleksi PPPK Guru Pemkot Metro T.A 2023
Hadapi Dampak El Nino Pemkot Metro Rumuskan Beberapa Kebijakan
Dampak Badai El Nino yang menyebabkan wilayah Asia mengalami peningkatan suhu cuaca dan menyebkan kekeringan di beberapa negara termasuk Indonesia, Pemerintah Kota Metro memetakan beberapa hal untuk merumuskan kebijakan penanganan dampak El Nino. Diketahui dampak El Nino ini diperkirakan BMKG hingga bulan November, dimana penghujan tiba. Melalui rapat bersama OPD terkait serta jajaran Camat dan Lurah, Walikota Metro dr. Wahdi SIradjuddin,Sp.OG(K) M.H memaparkan, bahwa dari hasil rapat tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut; adanya dampak ketersediaan pangan, air dan potensi kebakaran di Kota Metro, dengan jumlah penduduk sekitar 174.000 dan luas lahan pertanian 2984 Ha maka ada 26% lahan pertanian dari luas Kota Metro, atau LP2B sebanyak 1567 Ha, pada luas tanam 2524,5 Ha yang sudah panen 2399 Ha, belum panen 125 Ha dengan potensi kering 60 Ha dan luas tanam puso 9,5 Ha dan produksi padi 14,134 ton per musim panen. Adapun kebijakan di bidang pangan, antisipasi dampak El Nino ini adalah dengan memberikan bantuan beras dari CBP 10 Kg selama Bulan Agustus sampai dengan Oktober disalurkan kepada 8833 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Program Keluarga Harapan (PKH). “Mengenai tanam padi pada prinsipnya tidak terganggu oleh kebutuhan air dari irigasi teknik, hanya terjadi ketidakpatuhan (keterlambatan) petani saat waktu tanam yang ditentukan oleh pemerintah,” kata Wahdi. Dari hasil rapat ini juga didapatkan data bahwa cadangan pangan pemerintah Kota Metro ada sebanyak 100 ton di Bulog. Kemudian terdapat 71 lokasi lumbung pangan masyarakat sebagai cadangan pangan lokal, dengan rincian sebanyak 41 lumbung beroperasional dengan baik, 10 lumbung dengan operasional sedang dan 19 lumbung belum berjalan berjalan dengan baik. Pemkot Metro juga melakukan langkah subsidi beras sebanyak 72 ton dengan alokasi yang akan disalurkan kemudian adalah 18 ton, untuk alokasi pupuk subsidi, Pupuk Urea sebanyak 1831 ton dan Pupuk NPK 832 ton, kesiapan alat mesin pertanian pompa air sebanyak 258 buah, sumur bor untuk pertanian 144 unit. Pemkot Metro juga tetap menjaga ketersedian, keterjangkauan, distribusi kebutuhan pokok pangan dengan mengadakan secara rutin penetrasi pasar. Untuk kebijakan pada ketersediaan air menurut hasil pemetaan Wahdi mengatakan tidak terkendala secara signifikan, dengan adanya 7 sumur bor untuk sumber air minum masyarakat sebanyak 144 unit sumur bor pertanian dengan kondisi 40% baik. Dalam catatan PDAM ada 2400an KK berlangganan PDAM dari 57.000an KK atau berjumlah 4,2%. Pemkot Metro juga menyiagakan armada untuk mengangkut air bersih bantuan pada warga kekeringan, dengan armada yaitu 1 unit mobil tangki PDAM, 3 unit mobil tangki Dinas LH, 3 unit mobil Damkar. Adanya potensi kebakaran Pemkot Metro juga merumuskan beberapa kebijakan yang harus dilakukan oleh OPD. “Dengan kondisi saat ini, suhu siang hari BMG 38-40 °c dan malam hari 18-36 °c. BPBD bersama instansi terkait harus melakukan mitigasi kebakaran dengan upaya premptif dan preventif serta meminta dinas terkait menjaga 18 embung-embung dari pendangkalan. Kami juga mengimbau masyarakat agar mematikan segera puntung rokok, serta tidak melakukan aktifitas bakar sampah atau melakukan hal-hal yang mudah terbakar,” papar Wahdi. (yus)
Pemkot Metro Sambut Tim Verifikasi BKKBN Pusat
Pemerintah Kota Metro menyambut tim verifikasi dari BKKBN Pusat dalam kegiatan Penilaian Verifikasi Lapangan Nominasi Role Model Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) Tahun 2023 di Jl Hanafiah No.50 Imopuro Kec. Metro Pusat Kota Metro, Kamis (14/09/2023). Tampak hadir Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra M. Supriadi, S.H., M.M, Tim Penilai (Direktur Bina Akses Pelayanan KB BKKBN Pusat) dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid, Role Model Pelayanan KB di Kota Metro, Tri Imawati, S. ST, Kepala BKKBN Provinsi Lampung, Ketua IBI Provinsi Lampung, Camat Metro Pusat, Lurah Imopuro, Ketua IBI Kota Metro, dan seluruh Tim yang hadir. Penilaian ini dalam rangka mendukung pelayanan keluarga berencana dan kesehatan reproduksi (KBKR), terutamanya pelayanan bidan sebagai tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR). Dalam sambutan Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra M. Supriadi, S.H., M.M menyampaikan bahwa Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) dapat memberikan kontribusi yang sangat besar dalam pencapaian pelayanan kontrasepsi dan pelayanan KB. “Kami sebagai Pemerintah Kota Metro sangat mengapresiasi karena di Kota Metro ini sudah ada aplikasi New Siga yang sudah diterapkan di Tempat Praktik Mandiri Bidan Tri Imawati sebagai Role Model Pelayanan KB di Kota Metro,” ucap Supriadi. Sebagai Tim Penilai dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid, menyampaikan bahwa tujuan dari penilaian ini adalah memberikan motivasi untuk para bidan agar dapat lebih aktif dan berinovasi. “Kegiatan ini sudah dilakukan selama 5 bulan yang lalu, dari Kabupaten Kota lanjut ke tingkat Provinsi. Untuk penilaian nantinya akan diumumkan pada tanggal 10 Oktober 2023 secara Nasional dan sekaligus pemberian penghargaan,” jelasnya. Zamhir juga menyampaikan semoga di Kota Metro ini pengasuhan anak dapat dimaksimalkan serta dengan adanya KB dapat mempercepat penurunan stunting. Sebagai Role Model Pelayanan KB di Kota Metro, Tri Imawati, S. ST, juga menyampaikan terimakasih dengan kecapaiannya pada saat ini. “Saya sangat bersyukur karena sudah dapat dikunjungi oleh Tim Penilai, Saya sudah senang sekali bisa sampai di titik ini, bagaimanapun nanti hasilnya, saya sangat bersyukur,” ucapnya. (tk/bgs/yus)