Datangi Pasar Kota Metro, Nunik Minta Semua Gunakan Masker

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) meminta kepada para pedagang untuk terus memakai masker untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di kawasan pasar.

Hal tersebut diungkapkan Nunik saat membagikan masker kepada para pedagang dan pembeli di Pasar Cendrawasih Kota Metro, Rabu (08/07/2020).

“Saya minta kepada para pedagang yang menerima bantuan masker agar terus digunakan untuk pencegahan Covid-19, sehingga tidak menularkan kepada pembeli ataupun pedagang lainnya,” ujar Wagub Nunik.

Pada kesempatan yang sama Walikota Metro Achmad Pairin, mengatakan kunjungan ini bertujuan untuk menghidupkan lagi pasar. Sehingga ekonomi kerakyatan bisa berjalan semestinya.

“Dengan adanya wabah Covid-19 ditakutkan perekonomian menurun, namun di Kota Metro tidak terlalu berpengaruh,” kata Pairin (Sr/Ian).

Walikota Metro Bentuk Satgas Corona

Satuan Tugas (Satgas) Corona di Kota Metro kini telah dibentuk oleh Walikota Metro Achmad Pairin. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19 yang berasal dari Wuhan, di OR Setda Kota Metro, Jumat (13/03/2020).

Achmad Pairin mengatakan, Kota Metro kini melakukan pemantauan kepada 138 Warga Kota Metro, yang usai berpergian dari luar Indonesia untuk ibadah Umroh. Dari 138 terdapat 78 orang berasal dari luar Kota Metro. Sedangkan 60 orang merupakan penduduk asli warga Kota Metro.

“60 warga tersebut saat ini sudah dipantau oleh tenaga kesehatan kita. Dan alhamdulillah tidak ada satupun warga Kota Metro yang terdeteksi virus corona,” ungkap Achmad Pairin.

Ia juga mengatakan Pemkot Metro akan membentuk satgas anti corona yang bertugas meliputi sosialisasi, pencegahan dan langkah-langkah pengobatan.

“Hal ini kami lakukan guna meminimalisir kekawatiran warga Kota Metro mengenai Virus Corona,” ungkap Pairin (Sr/Dk).

Harga Eceran Tertinggi (HET) Elpiji 3 kg di Kota Metro

Harga Eceran Tertinggi (HET) Liquified Petroleum Gas (LPG) Tabung 3 kilogram di Provinsi Lampung sebagai berikut :

1. Harga jual di titik serah Agen Rp. 12.750,-
2. Biaya Oprasional dan Ongkos Angkut Harga Tebus Pangkal ke Agen Rp.    2,750,-
3. Margen Pangkalan Rp.    2.500,-
  Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG Tabung 3 kg Rp. 18.000,-

Onglos angkut tabung 3 kg dalam radius 60 km berdasarkan PT Pertamina sebesar Rp. 390,10,-/ kg. Untuk pangkalan atau penyalur tabung LPG 3 kg diluar radius 60 km, dapat ditambah ongkos angkut dari ex SPBE ke pangkalan/sub penyalur  LPG 3 kg di wilayah Kota Metro.

Harga Eceran Tertinggi (HET) sebagaimana diatas diberlakukan sejak tanggal 2 Januari 2020. Demikian surat edaran ini disampaikan, untuk menjadi perhatian dan dapat dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku. (Sr)

Penyerahan Bantuan Hibah untuk Rumah Ibadah se-Kota Metro Tahun 2019

Penyerahan secara simbolis bantuan hibah untuk rumah ibadah se-Kota Metro tahun 2019, yang berlangsung di Wisma Haji Al-Khairiyah,  Kamis (29/03/2019).

Pada acara ini dihadiri Wakil Walikota Metro Djohan, Ketua DPRD Kota Metro, Para Staf Ahli, Kepada OPD, Camat dan Lurah se-Kota Metro, serta para perwakilan tokoh agama dan warga penerima bantuan hibah.

Dalam laporan Kepala Dinas Sosial Subehi mengatakan, maksud dan tujuan kegiatan ini, agar dapat meningkatkan peran dan fungsi rumah ibadah, baik sarana dan prasarana.

“Untuk jumlah keseluruhan rumah ibadah yang akan menerima hibah sebanyak 68 lokasi se Kota Metro. Yang terbagi untuk Kecamatan Metro Pusat sebanyak 18 titik, Metro Timur 11 titik, Kecamatan Metro Barat 11 titik, Kecamatan Metro Utara 14 titik dan Kecamatan Metro Selatan sejumlah 14 titik rumah Ibadan,” jelas Subehi.

Sedangkan dalam penyampaian Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda mengatakan, apresiasinya atas Dinas Sosial yang telah melakukan penyerahan hibah pada bulan Maret, yang biasanya dilakukan pada bulan September.

“Semoga bantuan ini dapat di pergunakan sebaik baiknya. Secara umum, kami liat rumah ibadah di Kota Metro sudah cukup baik dari berbagai umat, baik dari agama Islam, Kristen, Budan dan Khonghucu,” ungkap  Anna Morinda.

Pada kesempatan yang bersamaan, Wakil Walikota Metro Djohan mengatakan, bantuan hibah ini kami berikan berdasarkan hasil Musrenbang dan Reses Tahun 2018 lalu. Sedangkan bantuan ini akan berupa barang yang sesuai dengan keperluan tempat ibadah.

“Adapun maksud dan tujuan pelaksanaan program ini, agar pengurus Rumah Ibadah dapat meningkatkan peran dan fungsi dalam pembinaan kehidupan beragama dan bermasyarakat dengan lebih maksimal. Serta meningkatkan kualitas beragaman, keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Djohan.

Tambahnya, Djohan mengingatkan kembali kepada para hadirin dan masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada tanggal 17 april mendatang. “Sekali lagi tokoh agama juga saya minta untuk mengecek ulang SPJ nya nanti, agar tidak adanya kekeliruan dalam nominal ataupun yang lainnya,” katanya diakhir sambutan.

Walikota Metro Membuka Acara Pekan Panutan PBB-P2 Tahun 2019

Badan Pengelolan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Metro  Melaksanakan Acara Pekan Panutan PBB Kota Metro Tahun 2019 yang berlangsung di Halaman BPPRD Kota Metro, Pada Selasa (26/04/19).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Walikota Metro, Sekda Kota Metro, Para Staf Ahli Walikota, Asisten Sekda, Anggota Forkopimda Kota Metro, Para Kepala Organisasi Perangkat daerah Kota Metro, Kepala PT. Bank Lampung Cabang Metro, Peserta Pekan Panutan PBB, Rekan Persa dan Para Undangan.

Walikota Metro Achmad Pairin membuka langsung kegiatan yang dilaksanakan BPRRD Kota Metro.

Dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi dan menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan Pekan Panutan PBB dengan harapan kegiatan ini dapat menjadi contoh dan keteladanan bagi semua dalam rangka kewajiban membayar pajak.

“Sejak diserahkan PBB menjadi urusan daerah sampai dengan 2018 dan mengingat sejak tahun 2002 sampai dengan 2018 nilai jual objek pajak di Kota Metro belum pernah mengalami perubahan sehingga tahun ini dilaksanakan penyesuain Zona Nilai Tanah (ZNT), hal ini seiring dengan berkembangnya pembangunan di Kota Metro sehingga penyesuaian ZNT sudah sangat layak dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tutur Pairin dalam sambutannya.

Tambahnya, saya sebagai Walikota Metro mengucapkan terima kasih kepada pimpinan PT Bank Lampung, Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kota Metro dan berbagai pihak yang telah membantu terlaksananya Sistem Pembayaran PBB di Kota Metro.

Selanjutnya Ketua Panitia Arif Joko Arwoko melaporkan  Realisasi PBB Tahun 2018 sebesar Rp. 2.653.359.821,- dengan target Rp. 3.232.431.310,- dengan persentase 85,52% jauh lebih baik dari 2017 yakni sebesar 81,34%

“Sementara untuk target PBB Tahun 2019 sebesar Rp. 4.500.000.000,- naik sebesar 39,21% dari target PBB dari tahun 2018,” Paparnya.

Arif mengatakan, Di tahun 2019 terdapat penambahan SPPT sebanyak 1.895 dari 51.272 SPPT tahun 2018 menjadi 52,935 tahun 2019 yang tentu menjadi tantangan kita dalam mencapai realisasi tersebut dan kenaikan target PBB-P2 tahun 2019 dikarenakan telah di sesuaikannya Zona Nilai Tanah yang sudah mendekati harga kondisi saat ini.

“Perlu kita ketahui bahwa  ZNT ini pertama kali dilaksanakan sejak tahun 2002, harapannya di tahun 2019 kami akan meningkatkan pelayanan untuk Pajak BPHTB, Pajak Hotel dan Pajak Restoran dengan menerapkan sistem SPTPD online yang saat ini sedang masa uji coba/penyempurnaan agar dapat mengatasi permasalahan-Permasalahan dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah.

Diakhir acara dilakukan pemukulan gong dan pembayaran PBB diawali oleh Walikota Metro yang diikuti oleh Sekertaris Daerah Kota Metro atas Rumah Dinas yang ditempati.

Pembahasan Rancangan Perwali tentang Tatacara Pelaksanaan Konfirmasi Status Wajib Pajak

Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) mengadakan Rapat pembahasan Rancangan Peraturan Walikota (Perwali) tentang Tatacara Pelaksanaan Konfirmasi Status Wajib Pajak, terhadap Pemenuhan Kewajiban Pajak, yang berlangsung di OR Setda Kota Metro, Kamis (21/03/2019).

Pada rapat ini dihadiri Herman Sismono selaku tim teknis Pemerintah Kota Metro, Kepala OPD terkait, Kabag Hukum Kota Metro dan perwakilan Kantor Pajak KPP Pratama Kota Metro. Kegiatan ini terkait pembahasan Perwali dalam rangka pencegaha aksi Korupsi, dimana pada tahun 2018 lalu Pemkot Metro telah melakukan MoU dengan Kepala Kanwil Ditjen Pajak Bengkulu.

Berdasarkan Sekretaris Dinas PMPTSP Kota Metro mengatakan, maksud dari pembentukan Perwaturan Walikota (Perwali) ini sebagai pedoman dalam pelayanan konfirmasi status wajib pajak. Dengan tujuan mengoptimallisasikan dana bagi hasil pajak dan meningkatkan keputusan wajib pajak.

“Dalam rapat ini juga kita akan membahas mengenai ruang lingkup Perwali yang meliputi, jenis layanan publik tertentu yang dilakukan KSWP dan tata cara pelaksanaan konfirmasi status wajib pajak,” ujar Sekretaris Dinas PMPTSP.

Lanjutnya, ia menyampaikan jenis layanan publik tertentu yang dilakukan keterangan status wajib pajak meliputi, Izin usaha perdagangan, izin usaha hiburan, izin mendirikan bangunan fungsi usaha, izin usaha restoran, izin trayek, izin usah perikanan.

“Selain itu, kita juga akan membahas mengenai Perwali Metro No. 17 Tahun 2018 tentang pendelegasian kewenangan Walikota di bidang perizinan dan non perizinan kepada Kepala Dinas PMPTSP. Maksud dari pendelegasian kewenangan untuk, mengatur dan memberikan kemudahan peyelenggaraan pelayanan administrasi perizinan dan non perizinan yang didelegasikan oleh Walikota kepada Kepala Dinas,” terangnya. (sr/yn)