Kapolres Metro Sosialisasikan Pencegahan Corona di SMP Negeri 2

Kapolres Metro Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Retno Prihawati, mensosialisasikan terkait pencegahan Corona / Covid-19, di SMP Negeri 2, Senin (16/03/2020).

Penyebaran virus corona menjadi perhatian banyak orang, termasuk di Indonesia. WHO menyarankan langkah perlindungan dasar yang disarankan bukan menggunakan masker, namun mencuci tangan sesering mungkin. Cuci tangan merupakan langkah mudah dan aman untuk melindungi diri dari virus corona, tetapi tidak banyak yang tahu bagaimana cara mencuci tangan yang benar.

Berdasarkan hal tersebut, Retno Prihawati mengajarkan cara mencuci tangan WHO yang benar untuk cegah virus corona. Ia juga mengimbau siswa-siswi untuk sementara waktu tidak bersalaman ketika bertemu teman, saudara atau orang yang lebih tua.

“Untuk sementara waktu adik-adik tolong hindari berjabat tangan atau bersalaman seperti biasa, memakai masker, tidak menyentuh wajah saat tangan kotor, dan cuci tangan sesering mungkin saat sebelum atau sesudah aktivitas apapun,” tandasnya.

Sementara ditempat yang sama beberapa polisi dan polwan memperagakan cara mencuci tangan WHO yang benar kepada siswa-siswi SMP Negeri 2. Adapun cara cuci tangan WHO yang benar adalah Basahi tangan dengan air, Tuang sabun pada tangan secukupnya untuk menutupi semua permukaan tangan, Gosok telapak tangan yang satu ke telapak tangan lainnya, Gosok punggung tangan dan sela jari, Gosok punggung jari ke telapak tangan dengan posisi jari saling bertautan, Genggam dan basuh ibu jari dengan posisi memutar, Gosok bagian ujung jari ke telapak tangan agar bagian kuku terkena sabun, Gosok tangan yang bersabun dengan air mengalir, kemudian Keringkan tangan dengan lap sekali pakai. (nv/cv)

Pemkot Metro Siapkan Lomba MTQ Provinsi Lampung ke-48

Pemerintah Kota Metro bersama Kementerian Agama (Kemenag) setempat mengadakan rapat persiapan MTQ tingkat Provinsi Lampung yang ke-48 di Aula Kemenag Kota Metro, Kamis (12/03/2020).

Lomba MTQ tingkat Provinsi Lampung yang rencananya berlangsung pada tanggal 10-17 April 2020 di Kabupaten Pringsewu ini akan mengadakan 49 cabang lomba. Untuk itu rapat kali ini membahas mengenai persiapan peserta dan kesiapan dinas terkait dalam memeriahkan MTQ ke-48.

Kepala Kemenag Kota Metro Johan Yusuf menjelaskan, dalam persiapan lomba MTQ ini telah dilakukannya seleksi peserta, hingga terjaring 49 orang yang akan mengikuti 41 cabang lomba.

“Terdapat 3 cabang yang tidak diikuti oleh Kota Metro yaitu tilawatil untuk penyandang difabel, tafsir bahasa arab putra, tahfidz dan hadis putra putri,” papar Johan Yusuf.

Wakil Walikota Metro Djohan, yang juga selaku Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawati Quran (LPTQ) mengatakan untuk menghadapi lomba MTQ kali ini harus dipersiapkan dengan matang, baik dari segi tempat pameran, kendaraan serta rumah yang akan digunakan menginap.

“Saya minta untuk dilakukan pengecekan lokasi terdahulu, jangan sampai melakukan pengecekan ini terlalu dekat dengan hari perlombaan. Jika membutuhkan saya untuk turut meninjau lokasi, saya tidak keberatan,” ujar Djohan.

Ketua Umum LPTQ Kota Metro, juga meminta dinas terkait seperti Dinas Koperasi UMK UM dan Perindustrian dapat menampilkan stan pameran yang menarik. Kemudian untuk Dinas Pekerjaan Umum untuk menyiapkan kendaraan dan kesiapan pawai.

“Dalam seksi kesehatan, saya harap Dinas Kesehatan menyiapkan pegawai dan obat-obatan yang diperlukan selama lomba berlangsung. Sedangkan pada seksi dokumentasi, Dinas Komunikasi dan Informatika untuk selalu memberitakan perkembangan lomba, mulai dari acara hingga penutupan,” ungkapnya. (Sr/Gt)

Pengukuhan Bunda Literasi Kota Metro

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung kukuhkan Bunda Literasi Kota Metro, di Aula Pemerintah Kota Metro, Senin (09/03).

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung Ferynia, mengatakan dengan membaca mampu meningkatkan kreatifitas serta mengembangkan bakat yang dimiliki untuk menuju visi Kota Metro.

“Literasi saat ini tidak asing lagi, kebiasaan gemar membaca harusnya diajarkan sejak dini, karena negara yang hebat dipengaruhi oleh masyarakat yang gemar membaca,” ucap Ferynia.

Ferynia juga mengajak Bunda Literasi Kota Metro agar mampu mengembangkan gemar membaca. “Semoga dengan pelantikan Bunda Literasi mampu meningkatkan gemar membaca di kalangan masyarakat,” kata Ferynia.

Sedangkan Bunda Literasi Kota Metro Heriyati Pairin mengatakan, keberadaan kami semoga mampu memotivasi masyarakat terhadap budaya literasi.

“Literasi ini bukan hanya budaya, melainkan dari literasi kita mampu menjadikan bangsa Indonesia bersaing dan bersanding dengan negara lain,” kata Heriyati.

Tambahnya, Heriyati menegaskan bahwa bunda literasi membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

“Saya juga mengajak kita semua untuk bekerja sama, agar literasi Kota Metro berjalan baik. Mari kita hidupkan budaya literasi yang dapat diawali dengan membudidayakan membaca di rumah,” ujar Heriyati Pairin.

Walikota Metro Achmad Pairin mengatakan harapannya kepada Bunda Literasi agar mampu meningkatkan SDM di Kota Metro.

“Saya berkeyakinan jika literasi ini berjalan, maka SDM kita akan meningkat, dengan kata lain IPM di Kota Metro juga akan meningkat,” papar Pairin.

Pairin juga ingatkan kepada kita semua untuk selalu memeriksa media bacaan, jangan sampai ada oknum yang tak bertanggung jawab memasukkan unsur-unsur yang nantinya menjadi malapetaka untuk Kota Metro,” tandas Pairin.

Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Walikota Metro, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Bunda Paud, Ketua PKK, Ketua Dharma Wanita, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan se-Lampung. (Sr/Dk)

Wakil Walikota Metro Bebaskan Ijazah Riswan Saputra

Wakil Walikota Metro Djohan mengunjungi kediaman Riswan Saputra mantan siswa SMK Negeri 2 yang belum mampu menebus ijazah kelulusan tahun 2018, di RT/RW 04/18 Jl. Seledri Gg.Subur Tejoagung Metro Timur, Selasa (03/03/2020).


Riswan yang merupakan putra pertama  dari pasangan Aguswanto dan Suyanti tidak mendapatkan ijazah kelulusan dikarenakan belum melunasi pembayaran sejumlah Rp.5.250.000,00.


Djohan mengatakan akan memberi bantuan, namun sekolah meminta surat keterangan tidak mampu, hanya saja surat tersebut sering dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab, maka dari itu pihak sekolah akan melakukan survei ke lokasi kediaman Riswan. Djohan menyarankan untuk membuat surat tersebut, namun apabila tidak ada maka ia akan tetap membayarkan untuk penebusan ijazah tersebut.


Adapun keadaan kehidupan keluarga Riswan sangat memprihatinkan dan tidak mampu. Dengan kondisi sang kakek yang hanya sebagai pengangkut sampah, ayahnya hanya pekerja serabutan dan sang ibu menunggu warung kecil-kecilan di depan rumahnya.

Harapan sang kakek adalah mendapatkan gerobak sampah baru dikarenakan gerobak yang lama hanya hasil pemberian yang sudah dibuang dan sudah tidak layak pakai.

Ditempat yang terpisah, nasib yang sama juga dialami oleh dua putri dari pasangan Sayudi yang bekerja sebagai tukang parkir di pasar pagi 24 Tejoagung dan Tego Purwati, yang beralamatkan di RT/RW 17/04.

Adapun nama mantan siswi tersebut yakni Dwi Nur Hayani anak kedua dan Nelly Indriyani anak ketiga dengan kisaran total tunggakan sebesar Rp.7.000.000. (nv/gt)

Walikota Metro Hadiri HUT UPTD SMP Negeri 3 Metro yang ke-41 Tahun 2020

Hari Ulang Tahun (HUT) UPTD SMP Negeri 3 Metro yang ke-41 Tahun 2020, sekaligus pergelaran Karya Seni Siswa kelas 9, Senin (17/02/2020).

Acara yang berlangsung di Halaman UPTD SMP N 3 Metro ini dihadiri Walikota Metro, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Ketua PKK Kota Metro, Pengawas sekolah, para alumni, serta para wali murid.

Kepala UPTD SMP N 3 Metro mengatakan kegiatan ini bukan untuk bersenang senang, melainkan untuk mengintropeksi diri. Acara ini juga dimanfaatkan untuk meresmikan Mushola Al-Iklas, yang sumber dananya dari sumbangan para alumni UPTD SMP N 3 Metro.

Walikota Metro Achmad Pairin juga mengapresiasi acara ini, dimana biasanya perayaan HUT sekolah hanya kumpul kumpul saja, namun pada kesempatan ini juga bisa terselenggaranya peresmian Mushola Al-Iklas.

“Kami berharap agar UPTD SMP Negeri 3 Metro dapat menjadikan dirinya sebagai pusat kecenderungan akan prestasi-prestasi yang membanggakan bagi Kota Metro. Dalam usianya yang sudah menginjak usia 41 tahun UPTD SMP Negeri 3 Metro telah terbukti mampu berprestasi serta berkembang dengan sangat baik,” ujar Pairin.

Di akhir sambutan Achmad Pairin, berpesan kepada Dewan Guru UPTD SMP Negeri 3 Metro, agar prestasi yang telah dicapai selama ini hendaknya dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan lagi di masa-masa mendatang. Sehingga selain mengharumkan nama sekolah, juga turut mengharumkan nama Kota Metro.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Visi Kota Metro mewujudkan ”Kota Pendidikan dan Wisata Keluarga Berbasis Ekonomi Kerakyatan Berlandaskan Pembangunan Partisipatif”, sudah menapaki tahap tahun terakhir. Sekali lagi selamat atas HUT UPTD SMP Negeri 3 Metro yang ke-41,” tutup Pairin. (Sr/Gt)

Dialog Interaktif dan Rapat Kerja PMD KAHMI Kota Metro

Dialog interaktif dan Rapat Kerja PMD Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Metro, yang berlangsung di Ballroom Grand Skuntum Kota Metro, Selasa (26/04/2019).

Kegiatan ini dihadiri Staf Ahli Bidang II Dian Kristini, Asisten II, Anggotaa Fokorpimda, Danramil Metro Pusat, Kejari Metro, Ketua KPU Metro, Pimpinan KAHMI Lampung dan Pimpinan KAHMI Metro, Ketua Organisasi, Politik dan Kemahasiswaan.

Selaku Ketum HAKMI Wahdi Siradjuddin mengatakan, acara ini bertemakan Konsolidasi Internal dan Penguatan Peran KAHMI Dalam Pembangunan Kota Metro. Selain itu kegiatan ini untuk mengoreksi diri kita atas organisasi dalam membantu masyarakat dan pembangunan Kota Metro menuju visinya.

“Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, kami telah melakukan kegiatan yang terarah, guna mengatasi isu-isu. Dan kali ini, KAHMI mengadakan acara ini, guna melakukan dialog yang membahas potret Kota Metro pada masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Metro periode 2016-2021,” ujarnya.

Kemudian acara ini dilanjutkan dengan dialog antara narasumber Pemerintah Kota Metro yang terwakili Asisten II Prayetno dan Staf Ahli Dian Kristini, sementara itu lawan dialognya dari Wakil Rektor IAIN Metro Suhairi Yusuf dan Wakil Rektor UM Bambang Suhada.

figcaption { font-size: 10px; text-align: center; }