Artikel Pemerintahan Kota Metro

Rapat RPJMD Kota Metro Tahun 2021-2026

Asisten I Kota Metro Ridhwan pimpin rapat rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Metro tahun 2021-2026 Forum Konsultasi Publik, di Ruang OR Sekda, Rabu (08/04/2021).

Kepala Bidang Sosial Budaya Yulia, memaparkan fokus pembangunan pada tahun 2021-2026, diantaranya pada tahun 2022 fokus penanganan dampak Covid-19 dan penerapan adaptasi baru menuju Metro Sejahtera. Pada tahun 2023 fokus pada peningkatan kualitas infrastruktur yang berwawasan lingkungan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi dan pelayanan dasar. Pada tahun 2024 dapat meningkatkan produktivitas ekonomi dan kesejahteraan sosial masyarakat. Dan pada tahun 2025 dapat pemantapan pembangunan sumber daya manusia untuk mewujudkan masyarakat yang berdaya saing dan berbudaya. Serta tahun 2026 fokus pemantapan pembangunan di seluruh bidang dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

Disamping itu juga, Yulia menyampaikan permasalah dan isu strategis berdasarkan capaian pembangunan 2016-2020 per bidang urusan, pada bidang pendidikan memiliki permasalahan. Belum meratanya pembangunan sarana prasarana pendidikan di seluruh sekolah Kota Metro dan belum mencukupinya jumlah guru yang persebarannya belum merata di semua jenjang pendidikan dasar dengan isu strategis, pemerataan pembangunan pendidikan di seluruh jenjang pendidikan serta meningkatkan akreditasi sekolah.

Pada bidang kesehatan mempunyai permasalahan munculnya pandemi Covid-19 dan isu strategisnya dengan peningkatan upaya pencegahan penyakit menular dan tidak menular. Serta pada bidang Pekerja Umum dan Penataan Ruang memiliki permasalah masih rendahnya kualitas infrastruktur perkotaan, dan belum terintegrasinya gedung perkantoran pemerintah terutama yang mengampu tugas dan fungsi bidang pelayanan publik dengan isu strategis dapat meningkatkan kualitas pembagunan infrastruktur dan peningkatan kapasitas dan efektivitas prasarana pelayanan publik.

Pada kesempatan yang sama Ridhwan juga menyampaikan memiliki banyak permasalahan dan isu strategis pada tahun 2016-2020.

“Dengan banyaknya permasalahan dan isu strategis pada tahun lalu, maka dari itu kita dapat menyusun RPJMD strategis baru lagi untuk tahun 2021-2026 kedepan. Sehingga Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah di Kota Metro kedepan dapat mencapai sasaran yang tepat pada rencana pembagunan ini,” pungkasnya. (in/la)

Rakor Bulanan DWP Kota Metro

Rapat Koordinasi Bulanan DWP Kota Metro, dan Silaturahmi Songsong Bulan Suci Ramadan 1442 H, di Kantor Dharma Wanita Persatuan, (08/04/2021). Rapat berlangsung dengan penuh khidmat.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DWP AC Yuliwati Bangkit dan dihadiri langsung oleh Penasihat I Silfia Naharani dan Penasihat 2 Asih Kusninah.

AC Yuliwati Bangkit selaku ketua DWP menyampaikan kepada setiap anggota wajib mengikuti rapat pada setiap bulan karena program kerja dari Dharma Wanita dan juga sebagai ajang silaturahmi sesama anggota. “Seluruh anggota DWP, kedepannya dapat mengikuti rapat setiap bulannya untuk program kerja yang akan dilakukan, pertemuan ini juga sebagai ajang silaturahmi untuk kita juga,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, selaku Penasihat I Silfia Naharani mengharapkan seluruh anggota DWP Kota Metro senantiasa mengembangkan diri dan mempunyai wawasan yang luas.

“Kita sebagai perempuan dan istri Pegawai Negeri Sipil Kota Metro harus mengembangkan diri dan mempunyai wawasan yang luas, serta senantiasa ikhlas bekerja dan mendampingi suami dengan sabar baik dikala suka maupun duka serta senantiasa mengingatkan suami untuk bekerja secara maksimal dan sesuai aturan yang berlaku,” ungkapnya.

Rapat koordinasi DWP Kota Metro yang dilaksanakan kali ini dirangkaikan dengan silaturahmi dalam menyongsong bulan Ramadan 1442 H, seluruh anggota dan pengurus saling menyampaikan maaf, dan juga mempersiapkan diri agar lebih siap dalam menghadapi bulan suci Ramadan.

“Disaat inilah kesempatan kita untuk memperbanyak amal ibadah, karena akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT. Perlu saya ingatkan juga bahwa kita sebagai perempuan atau Ibu Asi Posyandu, kita harus mengurangi penyakit stunting yang ada pada balita,” ungkap Silfi. (ins/cv)

Gusman dan Fitria Ikuti Program 100 Hari

Pasangan pengantin Gusman dan Fitria melangsungkan akad nikah tahap kesatu di KUA Metro Selatan, Rejomulyo, dengan mengikuti program 100 Hari Walikota dan Wakil Walikota Metro yakni Fasilitasi Pernikahan, Kamis (08/04/2021).

Pada pernikahan kali ini dihadiri oleh Staf Ahli Qomarudin yang sekaligus mengucapkan selamat kepada keluarga besar kedua mempelai.

Qomarudin mengatakan bahwa kegiatan pada pagi ini adalah Fasilitasi Pernikahan di Balai Nikah yang merupakan salah satu dari lima program 100 hari Penanggulangan Covid-19, yang telah dicanangkan oleh Walikota dan Wakil Walikota sejak masa kampanye pemilihan kepala daerah yang lalu.

Adapun kelima program tersebut yakni, bantuan sosial lansia untuk 1.500 lansia, santunan rumah yatim piatu lembaga kesejahteraan sosial (LKS) dan LKS anak untuk 14 LKS/LKSA, insentif rumah ibadah, fasilitasi pernikahan di balai nikah Kota Metro, dan santunan kematian.

“Program ini bukanlah program yang berdiri sendiri, namun memperkuat dan bersinergi dengan program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi perangkat daerah. Program ini mendukung upaya penanggulangan kemiskinan dan meringankan beban masyarakat akibat dampak pandemi Covid-19. Program ini semata didasarkan pada besaran rupiah yang diberikan namun didasarkan kepada value atau nilai manfaat yang diterima oleh masyarakat dan penerima manfaat,” tuturnya.

Adapun fasilitas dari Pemerintah Kota Metro berupa Sertifikat yang ditandatangani Walikota, dokumen kependudukan, dan bantuan konsumsi. (gt/nv)

Era Teknologi, Wahdi Minta Perpusda Metro Menyesuaikan

Usai melakukan Apel Kedisiplinan, Walikota Metro Wahdi Siradjuddin melakukan bincang-bincang santai di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Metro, Kamis (08/04/2021).

Wahdi Siradjuddin mengatakan bahwa dunia kini tengah memasuki era revolusi 4.0. Di era seperti ini semua informasi bisa diakses oleh siapapun, kapanpun dan dimana pun. Jendela informasi bisa dibuka sewaktu-waktu.

“Dahulu kita hanya membaca buku di sekolah maupun di perpustakaan. Saat ini tidak hanya sekadar buka buku, buka gadget orang bisa membuka buku juga tetapi berbentuk e-book. Sebaiknya Perpustakaan Daerah dan Kearsipan Daerah harus bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi informasi yang sudah ada saat ini,” ungkapnya

Lanjutnya, Wahdi mengatakan sebaiknya kita memperluas minat baca masyarakat, dengan membuka perpustakaan di setiap kelurahan nantinya.

Harapannya kedepan perpustakaan daerah tidak hanya sebagai ruang baca, akan tetapi juga menjadi mengembangkan diri, sumber informasi, sarana pendidikan dan pembelajaran, tempat penelitian, pengabdian masyarakat sekaligus sebagai tempat rekreasi literasi. Perpusda juga harus bisa mengadopsi informasi baru yang selalu berkembang untuk kepentingan masyarakat.

“Dengan makin transparannya batas antara wilayah dan juga negara, Perpusda harus menerima perkembangan teknologi informasi dan mengaplikasikannya ke dalam layanan-layanan e-book dan e-library, sehingga kualitas pelayanan perpustakaan di era digital akan meningkat,” ujarnya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah juga menyampaikan bahwa perpustakaan daerah Kota Metro ini sudah menyediaakan buku secara e-book.

“Kami petugas perpustakaan sudah menyediakan buku secara fisik dan juga sudah menyiapkan e-book untuk beberapa buku. Sehingga masyarakat datang ke perpustakaan tidak hanya membuka buku yang sudah ada saja tetapi juga sudah bisa buka pula e-book atau e-library yang sudah kami sediakan,” ujarnya (ins/Cv)

Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman Memimpin Apel Di Dinas LH

Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman pimpin apel pagi di Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Metro, Kamis (08/04/2021).

Dalam arahannya, Qomaru Zaman menyampaikan kepada seluruh pegawai Dinas LH agar tetap meningkatkan lagi kinerja. “Saya ingin kepada pegawai Dinas LH dapat tingkatkan lagi kinerja dan bisa berperan dengan sebaik-baiknya untuk menjadikan Kota Metro Kota yang bersih, nyaman, dan menjadi kota yang hijau,” katanya.

Selain dari itu, Qomaru dalam kesempatannya juga mengharapkan agar setiap ASN selain meningkatkan kinerja, dapat meningkatkan pula kedisiplinan dan keaktifan dalam berperan membuat Kota Metro menjadi bersih.

“Saya harap seluruh pegawai Dinas LH tingkatkan kedisiplinan karena sikap kedisiplinan beradal di diri kita masing-masing, dan dalam melakukan tugasnya harus benar-benar ikhlas dan tulus supaya pekerjaan akan terasa lebih ringan,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman mengingatkan terkait dengan pandemi Covid-19 ini untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Kegiatan dilanjutkan dengan melihat bibit-bibit pohon untuk penghijauan di Kota Metro. (in/la)

Wahdi Pimpin Apel Kedisiplinan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Metro

Walikota Metro  Wahdi Siradjuddin pimpin apel kedisplinan di halaman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Metro, di Metro Pusat, Kamis (08/04/2021).

Dalam sambutannya, Walikota Metro mengajak peserta apel untuk menjadikan kebiasaan-kebiasaan baiknya sebagai contoh untuk generasi kedepannya. Sebab kita kedepannya adalah contoh untuk generasi masa depan.

“Untuk sekarang dan kedepannya, kita harus memberikan contoh yang baik dalam penyusunan tata bahasa dan tingkah laku untuk generasi masa depan Kota Metro. Kota Metro membutuhkan generasi yang  cemerlang, sehingga dibutuhkan integritas dan loyalitas kepada masyarakat,” ucapnya

Lanjutnya, Wahdi pun berpesan agar di masa pandemi seperti ini warga Kota Metro dapat terus selalu menjaga kesehatan dan imunitas tubuh di tengah pandemi Covid-19. “Dalam membentuk Kota Metro yang maju, saya perlu bantuan jajaran pemerintahan dan juga masyarakat, untuk bergotong-royong membentuk Kota Metro yang lebih maju lagi kedepannya,” ujarnya. (Ins/Cv)