KPP Pratama Kota Metro Himbau Masyarakat untuk Taat Pajak, saat Car Free Day Berlangsung

Wakil Walikota Metro Djohan mengikuti Car Free Day (CFD) di Samber Park Kota Metro, Minggu (03/03/19).

Tak hanya Wakil Walikota namun, Sekda Kota Metro, Asisten l dan ll, Anggota Forkopimda, Kepala OPD, Pegawai Kantor Pajak KPP Pratama Metro, peserta senam CFD.

Dalam CFD kali ini, Sekda Kota Metro A. Nasir mengatakan, semakin kita suka berolahraga, maka tubuh akan semakin sehat. Dimana olahraga adalah kebutuhan kita semua.

“Bahkan saat ini kita sering lupa ketika kita sehat, malah kurang menghargai bahwa sehat itu mahal sekali. Oleh karena itu, kita harus bersyukur, bahwa saat ini kita masih diberikan kesehatan oleh pencipta,” ucap Nasir.

Pada kesempatan yang bersamaan Kantor Pajak Kota Metro melakukan Sosialisasi Targetting Perpajakan, mengenai bayar pajak yang dalam bulan maret ini menggunakan tagline atau Lapor Lajak Menggunakan E-filling.

Dalam arahan petugas pajak, mengkampanyekan bahwa perpajakan melalui gerakan Spektakuler (lapor lebih awal lebih nyaman). Pihaknya juga yakin, jika peserta CFD pada hari ini sudah memiliki NPWP, karena permohonan pembuatan NPWP di Kantor KPP Pratama Metro mulai dari 50 s/d 100 pemohon perhari.

“Dan setiap yang memiliki NPWP wajib menyetorkan SPT tahunan, yang dilakukan 1 (satu) kali dalam setahun termasuk PNS, TNI, Polri, warga dan masyarakat, perseorangan, badan. Sedangkan Spektaker pada tahun ini, merupakan yang ke tiga kalinya di era digitalisasi. Hal ini memberikan hal positif dalam hal kemudahan dalam pengurusan, sehingga tidak harus datang ke kantor pajak,  namun cukup melaporkan SPT tahunannya menggunakan handphone,” jelas petugas KPP Pratama Metro.

Sedangkan dalam arahan Wakil Walikota Metro Djohan mengungkapkan, dalam hidup ini memang ada 2 (dua), ada siang malam, terang dan gelap serta ada hak dan kewajiban.

“Dan hak masyarakat adalah menuntut Pemerintah, baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah. Namun jalan lupa kewajibannya adalah bayar pajak,” kata Djohan.

Lebih lanjutnya, Djohan menganjak masyarakat untuk memenuhi kewajibannya, guna memajukan Kota Metro menjadi lebih baik. Dimana salah satunya uang dari pajak ini lah yang dipergunakan untuk pembangunan di Kota Metro,”ungkapnya.

Musrenbang Tingkat Kecamatan Metro Selatan Tahun 2020

Musrenbang Tingkat Kecamatan Tahun 2019, Kamis (28/02/19). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kelurahan Rejomulyo dihadiri oleh, Sekda Kota Metro Nasir A.T, Para Staf Ahli dan Asisten, Kepala OPD se Kota Metro, Camat dan Lurah, serta Tamu Undangan.

Dalam Laporannya, Camat Metro Selatan Juwanda  menyampaikan bahwa, pada  musrenbang yang diprioritaskan pembangunan tahun 2020 ini menyangkup pembangunan dibidang fisik, Ekonomi maupun Sosial Budaya.

“Pada pembangunan dibidang fisik, kami mengusulkan perbaikan  Aula Kelurahan Margorejo, normalisasi anak sungai yang berada di kelurahan Margorejo dan perbaikan jalan Jeruk, sedangkan bidang ekonomi kami juga mengusulkan adanya pembenahan sumur pertanian yang ada di Kelurahan sumbersari,” ucapnya.

Wakil Walikota Metro Djohan pada sambutannya menyampaikan bahwa,kegiatan ini merupakan perencanaan untuk tahun 2020 baik itu fisik maupun non fisik.

Dengan harapan, lurah didampingi RT/Rw dapat mengawasi setiap proyek yang sedang berjalan  agar hasinya maksimal dan tidak asal-asalan. Selain itu, Musrenbang ini juga akan naik ketingkat Kota, sehingga apa yang diusulkan akan terkoordinir dengan baik.

“Selain itu, Mari kita semua bertukar pikiran, sehingga apa yang diinginkan masyarakat Metro selatan dapat terpenuhi. Contohnya, Metro selatan memiliki potensi wisata yang terletak di sumbersari Bantul, mari kita kembangkan, perbaiki jalan yang rusak maupun melebarkan jalannya, itu semua dilakukan agar ada infestor yang mau masuk dan membantu dalam mengelolanya,” jelasnya.

Musrenbang Tingkat Kecamatan Metro Utara

Walikota Metro Achmad Pairin menghadiri acara musrenbang pertama di Kecamatan Metro Utara, Rabu (27/02/19).

Turut serta hadir Wakil Walikota Metro, para Asisten , Para Staf Ahli, Kepala OPD se-Kota Metro, Camat Lurah Metro Utara, Babinsa, Kapolsek, Kepala Bapedda, Tim Tekhnis, LSM, Rt/Rw se-Kecamatan Metro Utara, Tokoh Agama dan Masyarakat, serta tamu undangan.

Selaku Camat Metro Utara Usman Amadin melaporkan bahwa, kegiatan hari ini merupakan tindak lanjut dari Musrenbang Tingkat Kelurahan. Dalam hal ini akan kita bahas mengenai usulan-usulan masyarakat Kecamatan Metro Utara, agar pembangunan di tahun 2020 dapat menyeluruh setiap kelurahan di Kecamatan Metro Utara.

“Akan ada 12 item prioritas yang akan kami laksanakan melalui dana Kelurahan, selain dari Dana Gerbang Bumi Sai Wawai, program ini sangat membantu pencepatan pembangunan. Kami ucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Metro, serta kami mohon arahan” tutup Usman.

Sementara dalam arahan Wakil Walikota Metro Djohan, menghimbau kepada Lurah dan LPM harus hadir dalam Musrenbang Kecamatan. Hal ini agar dapat mengetahui hasil dari usulan pra musrenbang hingga ke Tingkat Kota.

“Tolong untuk seluruh LPM ketika ditunjuk harus bijak, serta mengawasi pembangunan tersebut. Apabila kawan-kawan LPM diundang dalam reses DPRD, maka yang dibahas jangan sampai berbeda dengan hasil hari ini,” Djohan.

Sedangkan dalam kesempatan yang sama Walikota Metro Achmad Pairin mengatakan, perkumpulan atau musrenbang ini untuk mematangkan usulan, dengan memperhatikan urutan prioritas.

“Camat bersama Lurah, seyogiyanya telah memverifikasi dan mengecek ke lapangan sesuai usulan yang diajukan pada saat Musrenbang Kelurahan. Dan tentunya sudah dapat memberikan pertimbangan terhadap usulan tersebut,” ungkap Pairin.

Pairin juga menambahkan, terkait pencapaian PBB tahun 2018 yang telah disampaikan tadi, hendaknya kita sikapi dengan baik.  “Apa yang menjadi kendala dalam proses pemungutan, dicarikan solusinya. Baik kendala yang berasal dari eksternal maupun internal, maka saya mengajak seluruh masyarakat dan aparatur Pemerintah Kota Metro untuk bahu-membahu secara positif membangun Kota Metro,” ujarnya.

 

Launching Metro Command Center

Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro mengadakan Launching Metro Command Center, yang berlokasi di Lantai II Bappeda Kota Metro, Selasa (26/02/2019).

Berdasarkan laporan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro Farida mengatakan,  dengan Launcing Metro Command Center sebagai upaya pengembangan teknologi yang terpusat, untuk menjembatani aspirasi masyarakat dengan pemerintah. Dari pembangunan command center ini adalah sebagai awal Kota Metro menuju sebagai kota cerdas atau smart city.

“Sehingga launching Metro Command Center ini bertujuan untuk, meresmikan pusat kendali layanan informasi Pemerintah Kota Metro, sebagai sarana untuk meningkatkan kinerja dan mutu pelayanan pemerintah terhadap masyarakat di Kota Metro. Adapun aplikasi yang terdapat pada Metro Command Center di antaranya aplikasi Lapor Yai, sebagai sistem pelayanan pengaduan dan pelaporan masyarakat, Closed Circuit Television  (CCTV ) Kota Metro dan teleconference,” jelas  Farida.

Lanjutnya, Farida menjelaskan mengenai aplikasi yang terdapat pada Metro Command Center, diantanya Lapor Yai yang merupakan sebuah aplikasi berbasis mobile yang digunakan untuk membantu masyarakat dalam hal pelayanan pengaduan dan pelaporan yang terintegrasi. “Aplikasi ini relatif mudah digunakan karena tersedia beberapa input bahan pengaduan di antaranya berupa kategori pengajuan lokasi yang dilengkapi dengan peta foto dan isi dari pengaduan atau laporan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Walikota Metro Djohan menyampaikan bahwasannya dengan launching Metro Command Center ini, semoga kedepan dapat meningkatkan kinerja dan mutu pelayanan Pemerintah terhadap masyarakat di Kota Metro.

“Dalam peresmian acara ini merupakan cikal bakal pembentukan Kota Metro menjadi smart city. Dengan adanya 11 titik CCTV saat ini saya harapkan, pada tahun kedepannya akan dapat dilaksanakan penambahan pemasangan CCTV. Salah satunya dengan pemasangan di berbagai lokasi strategis di Kota Metro dan menggunakan jenis CCTV yang lebih baik, untuk keperluan pemantauan maupun penyempurnaan sektor pelayanan publik,” ungkap Djohan.

Pemerintah Kota Metro Peringati Hari Kanker Sedunia Tahun 2019

Pemerintah Kota Metro memperingati Hari Kanker Sedunia Tahun 2019, yang berlangsung di Aula TK Pertiwi Kota Metro Selasa (26/02/2019).

Berdasarkan sambutan Staf Ahli Pemkot Metro Yusuf Kota Alam mengatakan, peringatan hari kanker sedunia di Kota Metro yang biasanya diperingati pada setiap tanggal 4 Februari tahun 2019.

Kegiatan ini bertemakan, Saya adalah dan saya akan (I am and I Will) ini bertujuan untuk meningkatkan, mendorong dan mengajak semua pihak terkait untuk melakukan kampanye perang melawan kanker, guna mengurangi beban negara akibat kanker.

“Sedangkan Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyebab kematian tertinggi dan yang membutuhkan biaya pengobatan yang mahal. PTM salah satunya kasus tertinggi di Indonesia adalah penyakit kanker. Berdasarkan globocan tahun 2018 kasus baru kanker di Indonesia sebanyak 348.809 dengan kematian sebesar 207.210 orang,” ungkap Yusuf Kota Alam.

Lebih lanjutnya Yusuf Kota Alam menegaskan, akan pengendalian kanker harus dilaksanakan secara terintegritas dan menyeluruh, dengan melibatkan lintas program dan lintas sektor profesi, intitusi, LSM, masyarakat dan swasta.

“Saya mengharapkan komitmen dari masyarakat Kota Metro, untuk tetap melaksanakan pengendalian penyakit kanker dan pengertian hari kanker sedunia. Semoga dengan adanya peringatan hari kanker sedunia ini, dapat menekan kasus penyakit kanker, salah satunya dengan terdeteksi secara dini. Sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Metro,” ujar Yusuf Kota Alam.

Sedangkan dalam sambutan Ketua Yayasan Kanker Indonesia Kota Metro Haryati Achmad Pairin mengatakan, tujuan kegiatan hari kanker sedunia tahun 2019 yaitu untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian individu untuk mencegah dan mengendalikan kanker.

“Pencegahan ini bisa kita lakukan melalui meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran individu terhadap kanker dan menerapkan perilaku cerdik. Meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran individu untuk melakukan deteksi dini kanker.Mendorong individu masyarakat Kota Metro mengambil peran dalam pengendalian kanker. Melibatkan seluruh stakeholder terkait dalam pengendalian kanker yang komprehensif. Dan yang terakhir mendorong semua mitra dan kelompok masyarakat untuk melakukan inovasi dalam pencegahan dan pengendalian kanker,” jelas Haryati.

Pada kesempatan yang sama juga, Heryati mengungkapkan bahwa, dalam memperingati Hari Kanker Sedunia di Kota Metro, kami telah melakukan Penyuluhan tentang kanker serviks dan pemeriksaan IVA secara serentak di seluruh Puskesmas Kota Metro.

“Selain itu juga, kami melakukan penyuluhan dan pemeriksaan IVA di sekretariat YKI Kota Metro. Dan yang terakhir World Cup deteksi dini kanker mata pada anak dan deteksi kanker mata pada murid TK Pertiwi,” papar Haryati.

Masyarakat Imopuro Kenakan Peci dan Sarung saat Musrenbang Kelurahan

Walikota Metro Achmad Pairin menghadiri acara Musrenbang di Kelurahan Imopuro, Jumat (15/02/19).

Nazirwan ali selaku Lurah Kelurahan Imopuro menyampaikan laporannya bahwa, Kelurahan Imopuro adalah merupakan kelurahan pecahan dari 3 kelurahan di Metro Pusat. Serta berbatasan dengan Kelurahan Hadimulyo dan juga Kelurahan yosomulyo, PBB tahun 2018 sudah mencapai 92,67 % yang kedepannya akan ditingkatkan.

“Kami mengharapkan pembagian makam Rumah Sakit Ahmad Yani menjadi lebih teratur, jangan sampai acak-acakan dan bukan penduduk sekitar RSUD.A.Yani dimakamkan di pemakaman tersebut sehingga yang ditakutkan menimbulkan kekacauan bahkan penggalian makam setelah dimakamkan,” ucap Nazirwan.

Bangkit Haryo Utomo Kepala Bapedda menyampaikan bahwa Bappeda di bantu oleh staf ahli walikota metro telah menyusun tema untuk 2020 yakni, Pemantapan Pembangunan Manusia infrastruktur dan wisata keluarga untuk metro sejahtera. Adapun tema tersebut di susun berdasarkan masa kepemimpinan Walikota Metro dan Wakil Walikota Metro yang akan berakhir pada bulan februari tahun 2021 karena masing-masing memiliki 9 (sembilan) jatah wilayah.

“Saya pribadi mengucapkan terimakasih karena bapak ibu bersedia hadir di sini sedangkan ini dijam istirahat siang atau tidur siang namun justru mau membantu kami merencanakan pembangunan kedepannya” tutup Bangkit.

Sedangkan dalam arahan Walikota Metro Achmad Pairin menyampaikan bahwa apresiasi yang sebesar-besarnya kepada saudara  yang sudah menyambut kehadiran kami dengan menggunakan atribut ciri khas nya yakni memakai peci dan sarung.

Dalam acara tersebut Pairin memberikan hadiah uang tunai sebesar Rp.200.000 kepada 3 undangan yang hadir yang dapat menjawab pertanyaan seputar Visi dan Misi Kota Metro, serta DBD.

Turut serta hadir para Asisten , Para Staf Ahli, Kepala OPD se-Kota Metro, Camat Metro Pusat, Lurah Imopuro,  babinsa, Kapolsek, Kepala bapedda, Tim Tekhnis, Rt/Rw se kelurahan Imopuro, Tokoh Agama dan Masyarakat, serta tamu undangan.