Launching Kelurahan Mandiri Purwoasri Kota Metro

Wakapolda Lampung Eddy Hermanto, M.M., M.H menghadiri Launching Kelurahan Mandiri Purwoasri Kota Metro dalam rangka Pencegahan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), di Kelurahan Purwoasri Kecamatan Metro Utara, Kamis (30/07/2020).

Dalam rangka launching tersebut, Kapolres Metro AKBP Retno Prihawati menjelaskan bahwa di Kota Metro ada 5 (lima) Kelurahan yang dijadikan point project untuk dikembangkan menjadi kelas RW bebas covid-19.

“Pembangunan kelurahan mandiri ini adalah pembangunan yang berdasarkan kepada problem oriented solving, dimana masyarakat harus mampu memecahkan masalahnya sendiri, karena tidak bisa mengandalkan instansi ataupun pihak-pihak manapun untuk menyelesaikan masalahnya.

Tambahnya, problem solving yang dimaksudkan adalah masyarakat dapat memecahkan masalah sendiri dengan melakukan penyemprotan disinfektan sendiri, penggadaan masker serta penggadaan kegiatan sendiri termasuk kegiatan edukasi pemakaman yang memang dilakukan Kodim dan Polres untuk bisa sesuai dengan standar Covid-19.

Di tempat yang sama Kombes. Pol. Drs. Eddy Hermanto menyampaikan sambutan Kapolda Lampung. “Saat ini hampir seluruh wilayah Indonesia hampir mengalami musibah pandemi Covid-19, dimana dengan adanya wabah tersebut dapat menimbulkan masalah sosial dan ekonomi seperti  penurunan daya beli masyarakat, dirumahkannya para pekerja atau buruh pabrik, dampak psikologis terhadap individu akibat karantina mandiri.

Upaya penguatan ekonomi kerakyatan dengan melakukan kolaborasi dengan stake holder melalui pengembangan kultur kewirausahaan dan penggalangan partisipasi masyarakat atau pelaku usaha dalam mengelola potensi sumber daya alam untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Selanjutnya acara diakhiri dengan pemberian box sterilisasi uap, 1000 masker, serta disinfektan kepada 5 (lima) kelurahan secara sombolis. (in\la)

Menjelang Idul Adha, Pairin Minta Masyarakat Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

Lebaran Idul Adha atau atau Hari Raya Qurban 2020 jatuh pada tanggal 31 Juli, maka itu Pemerintah Kota Metro telah mempersiapkan petugas. Persiapan petugas ini terkait kesiapan dan kondisi kesehatan hewan kurban, seperti sapi dan kambing dan juga lokasi sholat Idul Adha.

Pada kesempatan diwawancarai, Walikota Metro Achmad Pairin mengatakan mengenai ibadah sholat Ied, dapat dilaksanakan di masjid dan lapangan sekitar tempat tinggal.

“Akan tetapi, saya tetap mengharapkan masyarakat harus mengikuti protokol kesehatan. Untuk pembagian daging hewan kurban sendiri, nantinya akan disesuaikan dengan mengikuti jumlah masjid, mushola dan sesuai dengan jumlah sasaran di daerah masing-masing,” papar Pairin. (Sr/Dk)

Penandatanganan Keputusan Bersama Raperda Tahun Anggaran 2019

Walikota Metro Achmad Pairin menandatangani keputusan bersama atas Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019 di Aula DPRD Kota Metro, Selasa(21/07/2020).

Adapun empat Raperda yang dibahas yaitu tentang pembangunan kawasan industri, penyelenggaraan kearsipan, pendirian museum, serta pedoman penataan kelurahan dan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan.

Achmad Pairin mengatakan dalam pembangunan sebuah kota, museum menjadi suatu hal yang sangat diperlukan. “Keberadaan museum menjadi hal yang sangat penting karena itu merupakan titik simpul berbagai dimensi. Mulai dari dimensi seni, sosial budaya, pendidikan, politik, ekonomi, hukum, hingga dimensi sejarah,” tuturnya.

Sementara itu, untuk mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih, penyelenggaraan pemerintahan harus dilaksanakan melalui tata kelola pemerintahan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan asas-asas umum pemerintahan yang baik yaitu diwujudkan dalam bentuk penyelenggaraan kearsipan.

Walikota berharap visi dan misi Kota Metro dapat tercapai dan menuju ke arah yang lebih baik. “Apa yang telah kita capai adalah hasil kerja dan pemikiran kita bersama. Semoga kerja keras kita selama ini dapat memberikan sumbangan yang berarti bagi masyarakat,” tutupnya. (Tm/Dk).

Wakil Walikota Metro Tukar Cinderamata dengan Wakil Bupati OKI

Wakil Walikota Metro Djohan dan Wakil Bupati OKI HM Jafar Shodiq bertukar cinderamata di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Metro, Jumat (10/07/2020).

Tukar cindermata tersebut sebagai salah satu agenda kedatangan pemerintah kota dalam rangka studi lapangan dari Kepala Dinas Dukcapil terkait inovasi-inovasi Pemerintah Kota Metro dalam melayani masyarakat kotanya. “Saya kesini juga menimba ilmu dalam pelayanan catatan sipil, jadi dapat diterapkan disana untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warga. Mudah-mudahan dengan kedatangan saya kali ini memberikan banyak manfaat,” tuturnya.

Sementara itu Djohan menyampaikan pelajaran kali ini dapat saling koreksi dan saling mengarahkan agar jadi lebih baik ke depannya.” Mari sama-sama kita saling koreksi supaya dapat terarah untuk selanjutnya. Tadi sudah dipaparkan beberapa hal penghargaan yang akan menjadi bahan untuk dibawa kesana, secara garis besar Metro ini penduduknya 171 ribu, akan tetapi tidak semuanya menetap, ada penduduk dari luar kota yang masuk kesini ada juga penduduk sini keluar kota untuk sekolah ataupun untuk bekerja,” ungkapnya. (Tm/Dk).

Bakti Sosial, Djohan Kunjungi Warga Disabilitas

Wakil Walikota Metro Djohan didampingi Camat Metro Timur Jonizar Arifin mengunjungi Kampung Tangguh Mandiri dalam rangka bakti sosial di RT 35 Tejo Agung ,Jumat (10/07/2020).

Djohan mengatakan ada laporan dari warga bahwa ada tiga orang yang kondisinya memprihatinkan.” saya diinformasikan dari warga sini,ada warga kita yg kesulitan,bahkan untuk operasi dibutuhkan 25 juta,baru terkumpul 10 juta,lalu ada yg disabilitas,kursi roda nya tidak berfungsi lagi dan gangguan jiwa,”ujarnya.

Selanjutnya,Djohan menegaskan kepada media agar dapat membantu dalam pelaksanaan program pemerintah ini.”saya mohon dari media jangan hanya mengangkat,tapi mencari solusinya agar berimbang,program yang disampaikan pemerintah sampai ke masyarakat,apa yang dibutuhkan masyarakat sampai ke pemerintah,” ungkapnya.

Sementara itu Jonizar menyampaikan bahwa untuk warga yang tidak mampu telah dilaporkan kepada dinas terkait. “Sementara sudah pernah ada pengajuan kepada Dinas Sosial melalui kelurahan,belum ada realisasinya,cuma kita usahakan bahwa warga yg butuh bantuan tetap kita mediasi kepada dinas terkait,untuk saat ini masih dalam pendataan karena warga yg sakit ini kan masih naik turun,jika datanya sdh akurat akan di ajukan kembali,”pungkasnya.(Tm/Dk)

Penyerahan 1350 Sertifikat Tanah di Kota Metro

Pemerintah Kota Metro bekerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat melakukan penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat secara virtual, di OR Setda Kota Metro, Jumat (03/07/2020).

Kepala BPN Kota Metro Rahmad mengatakan, sejak 2017 Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kota Metro mencapai 11.005 bidang. Pada tahun ini dengan target 1350, untuk Kota Metro sudah tercapai.

“Sejumlah 1350 sertifikat tanah ini akan kami bagikan secara langsung kepada masyarakat selama 2 minggu. Semoga dengan adanya PTSL kali ini dapat  membantu masyarakat dalam perekonomian, sehingga dari sertifikat bisa membantu dalam modal usaha,” ujar Rahmad.

Wakil Walikota Metro Djohan, menyampaikan PTSL untuk masyarakat merupakan program strategi nasional. Dengan pembuatan sertifikat ini telah memberikan nilai positif pada masyarakat Kota Metro.

“Alhamdulilah kami ucapkan terima kasih kepada Menteri beserta jajaran atas upaya selama ini, sehingga di Kota Metro seluruh tanah telah bersertifikat semuanya,” kata Djohan. (Sr/Dk)