Forgab Pembangunan Infrastruktur Kecamatan Di Kota Metro

Forum Gabungan Perencanaan Pembangunan Infrastruktur (Bidang Fisik)  Lima Kecamatan Di Kota Metro, Rabu (13/03/19).

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten II Kota Metro Prayetno dan dihadiri Kepala Bapeda Kota Metro, Kepala Dinas PU dan Tata Ruang, Kepala Dinas PKP, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Perhubungan dan Dinas Kominfo Kota Metro.

Dalam penyampaiannya, Kepala Bapeda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo menyampaikan bahwa forum gabungan (Forgab) OPD dimaksudkan untuk melanjutkan kembali perencanaan pembangunan di tingkat Kelurahan pada masing-masing Kecamatan.

Selain itu, pada kesempatannya juga Asisten II Prayetno menjelaskan, bahwasan nya kegiatan ini merupakan lanjut dari musrembang tingkat Kelurahan. “Dan hari ini OPD terkait akan memaparkan gambaran pembangunan apa sajakah yang akan dilaksanakan pada tahun 2020 mendatang,” ucapnya.

 

 

Pemerintah Kota Metro Menggelar Rakor (Rapat Koordinasi) Bulanan

Pemerintah Kota Metro mengadakan Rakor (Rapat Koordinasi) Bulanan di Aula Pemerintah Kota Metro, Senin (11/03/19).

Sekda Kota Metro Nasir menindaklanjuti mengenai belum terbitnya sertifikat tanah oleh Pemda yang dengan harapan paling tidak bulan depan sudah ada progres untuk 22 sertifikat yang belum terbit, lanjutnya mengenai tindak lanjut hasil Musrenbang, serta Lomba kelurahan di 5 Kecamatan yang sedang berangsung mulai hari ini.
Turut hadir dalam Rakor Walikota Metro, Wakil Walikota Metro, Sekda Kota Metro, Para Asisten, Staff ahli, Kepala OPD se-Kota Metro, Camat Lurah se-Kota Metro,  serta Instansi Vertikal.

Musrenbang Tingkat Kecamatan Metro Pusat

Musrenbang  Tahun 2020 Tingkat Kecamatan yang berlangsung di Kecamatan Metro Pusat, bertempat di Kelurahan Hadimulyo Barat, Rabu (06/03/19).

Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Wakil Walikota Metro Djohan, OPD se-Kota Metro, Camat dan Lurah se-Kecamatan Metro Pusat, para RT/RW serta tamu undangan.

Camat Metro Pusat Triana Aprisia melaporkan bahwa, dalam pencapaian PBB Metro Pusat telah 82,2% -an atau 900 jutaan. Adapaun yang harus disampaikan yakni  belum tercapainya secara maksimal program Gerbang BSW.

“Saya mengusulkan agar dreinase dan trotoar  yang mulai rusak dan tersumbat sehingga menimbulkan genangan air pada musim penghujan dapat diperbaiki. Dan tahun yang akan datang pun, dana kelurahan akan kami luncurkan juga untuk pembuatan jamban, terutama bagi warga yang belum memiliki jamban, karena bisa kita ketahui bersama warga Kecamatan Metro Pusat masih ada yang belum memilikinya,” ucapnya.

Dalam arahannya, Wakil Walikota Metro Djohan mengajak agar masyarakat dapat melakukan kerja sama/ gotong royong sehingga Metro lebih baik lagi.

“Mengenai target Gerbang BSW yang belum tercapai, saya berharap agar OPD terkait dapat berkoordinasi supaya tidak terjadi kembali program pembangunan yang sama dengan Dinas PUPR,” jelasnya.

Musrenbang Kecamatan Metro Timur

Pemerintah Kota Metro kembali mengadakan Musrembang tingkat Kecamatan Metro Timur yang diadakan di Aula Kelurahan Yosodadi, Selasa (05/03/19).

Dalam sambutannya Wakil Wali Kota Metro Djohan meminta masyarakat Kecamatan Metro Timur untuk mematangkan usulan-usulan masyarakat.

“Hal ini, agar usulan tersebut bisa masuk ke Musrenbang tingkat kota,”ujar Djohan.

Tambahnya, Hal itu perlu dilakukan agar Metro Timur berhasil tentunya dengan diperjuangkan.

“Dimatangkan usulan-usulan apa saja yang menjadi perioritas, supaya bisa diperjuangkan ke Musrenbang tingkat kota,” tuturnya.

Menurut dia, Musrenbang tahun 2019 ini merupakan perencanaan pembangunan untuk tahun depan, sehingga segala usulan yang mau diusulkan harus disampaikan.

Pihaknya menambahkan, masyarakat yang datang tidak hanya mewakili kelurahan, tetapi Kecamatan Metro Timur.

Kepala Sekolah se-Kota Metro Ikuti Workshop Jurnalistik

Puluhan peserta yang terdiri dari Kepala Sekolah dan Bendahara se Kota Metro mengikuti Workshop Jurnalistik, mengenai Tindakan Pidana Korupsi dan Undang-undang IT, yang berlangsung di Aula STO (Sekolah Tinggi Olahraga) Kota Metro, Selasa (05/03/19).

Acara tersebut turut dihadiri oleh Walikota Metro yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro, Ketua AWPI Kota Metro, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Ketua dan Panitia Pelaksana, Rekan-rekan jurnalis dan Para Narasumber/ Pemateri Kegiatan Workshop.

Ketua AWPI Kota Metro, mengucapkan terima kasih kepada semua peserta yang telah meluangkan waktunya untuk hadir dalam acara Workshop yang diadakan AWPI Kota Metro.

“Kegiatan ini kita lakukan untuk memajukan Kota Metro terutama dibidang pembangunan, kita sebagai jurnalis khususnya DPC AWPI Kota Metro dituntut untuk menjadi wartawan yang profesional dan bekerja sebagai jurnalis yang sopan serta berjalan sesuai rel yang sudah ditentukan dalam UU Pers No 40,” tutur Verry Sudarto.

Lanjutnya, suatu program  bisa mendapatkan hasil yang baik jika dilakukan dengan rasa sadar, cinta serta aman,  nyaman maka akan mencapai hasil yang kita harapkan dengan tetap memperhatikan rambu-rambu yang ditentukan.

Sementara itu Walikota Metro yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro, Dra. Farida menyampaikan tujuan kegiatan Workshop adalah untuk memberikan pemahaman kepada para kepala sekolah dan bendahara di satuan pendidikan SD, SMP, SMA/SMK se-Kota Metro tentang tindak pidana korupsi dan UU IT.

Sebagai mitra pemerintah para jurnalis harus turut serta dalam proses pelaksanaan dan pengawasan pembangunan di Kota Metro terlebih dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pencegahan tindak pidana korupsi dan pemahaman UU IT bahkan termasuk didalamnya Para Kepala Sekolah dan Bendahara,” ujarnya.

Tambah Farida, Harapan kami para rekan-rekan jurnalistik mampu menjadikan profesi yang mulia dan memiliki nilai tersendiri didalam proses pembangunan yang kita laksanakan, kegiatan semacam ini menjadi hal yang penting dan harus dipahami para peserta dengan baik.

Musrenbang Kecamatan Metro Barat

Wakil Walikota Metro Djohan menghadiri Musrenbang Tingkat kecamatan, yang kali ini berlangsung di Aula Kelurahan Ganjar Agung, Jecamatan Metro Barat, Senin (04/03/19).
Dalam laporan Abdul Kadir selaku Camat Metro Barat menyampaikan, usulan prioritas dana kelurahan untuk masyarakat yang tidak memiliki jamban, rehab jamban, serta dana kesehatan untuk 4 Kelurahan.
Sedangkan dalam penyampaian Sekda Kota A. Nasir mengatakan, kalau pertemuan pada hari ini adalah untuk menindak lanjuti hasil kesepakatan Musrenbang Tingkat Kelurahan.
“Maka dari itu disini hadir kepala-kepala OPD yang akan mencatat hasil dalam musyawarah ini.Dan ketika kesepakatan telah dipenuhi, maka pembangunan di Tahun Anggaran 2020 diharapkan semua dapat disepakati dan terealisasi,” ungkap Nasir.
Tambahnya, Nasir juga meminta kepada tokoh-tokoh masyarakat yang hadir disini untuk bekerjasama, dalam hal mencatat, menampung dan mendengarkan setiap usulan. “Oleh karena itu, Pemkot Metro mengajak masyarakat dalam menggerakkannya. Karena hasil akhir akan di catat di RKPD,” tegasnya.
Sementara dalam arahan Wakil Walikota Metro Djohan mengatakan bahwa, semua yang hadir disini, harus tau dan mau bekerjasama, untuk membangun Kecamatan Metro Barat, bukan untuk kepentingan pribadi atau per Kelurahan.

“Dari usulan-usulan kelurahan inilah, Camat selaku Pemimpin di Metro Barat, harus adil dalam setiap usulan setiap Kelurahan. Jadi setalah acara ini, diharapkan untuk di matangkan kembali usulannya, sebelum masuk ke tingkat Kota untuk diperjuangkan,” tutup Djohan.

Turut hadir Asisten l dan ll, Kepala OPD, Kepala Bappeda, Camat dan Lurah Metro Barat, RT/RW, LPM, LSM, dan undangan Musrenbang Tingkat Kecamatan di Kecamatan Metro Barat.