Artikel Kesehatan Pemerintah Kota Metro

Walikota Metro Meresmikan Kampung Tangguh Nusantara kelurahan Yosomulyo

Walikota Metro, Wahdi, meresmikan Kampung Tangguh Nusantara Kelurahan Yosomulyo, di halaman Ketua RT 41, Kamis (25/03/2021).

Burhanudi selaku ketua KTN mengatakan, masyarakat Kelurahan Yosomulyo dalam menyikapi tentang adanya fase ini sudah sangat memahami dan masyarakat sudah mampu menampilkan produk yang ada di Kelurahan Yosomulyo diantaranya ada industri rumahan pembuatan kue donat, bahkan sudah ada 4 industri pembuatan kue donat, dan mampu menyerap tenaga kerja dalam arti dapat mengurangi penggaguran di Kelurahan Mulyosari.

“Di Kelurahan Yosomulyo ini dari sebelum adanya kasus Covid-19, sudah memiliki ketahanan pangan dan sudah berjalan, diantaranya pembibitan ikan serta memanfaatkan pekarangan rumah yang ada ditanami bibit seperti terong kacang-kacangan dan lain-lain. Dan dengan adanya KWT ekonomi kreatif juga bisa membatu ekonomi rumah tangga,” katanya.

Walikota Metro Wahdi, menyambut baik dan mengapresiasi atas dilaksanakan kegiatan peresmian KTN ini yang ke-16, dengan tujuan untuk mendukung Produktivitas masyarakat yang tangguh dalam berbagai sektor, terutama pada sektor ekonomi mandiri dan kesehatan di masa pandemi Covid-19 yang berlangsung.

Wahdi mengucapkan terima kasih kepada Polri dan TNI serta warga masyarakat karena telah mendukung terciptanya Kelurahan Tangguh Nusantara di Kelurahan Yosomulyo Kecamatan Metro Pusat ini.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan semangat kepada warga untuk bersama-sama dalam upaya mengatur Covid-19 sehingga suatu saat nanti Kota Metro dapat terbebas dari pandemi global,” jelasnya.

“KTN di Kelurahan Yosomulyo merupakan penanganan Covid-19 berbasis masyarakat, yang artinya seluruh masyarakat terlibat dalam penanganan Covid-19. Seluruh ketahanan diterapkan di KTN, mulai dari ketahanan pangan, hingga ketahanan keamanan, sehingga menjadi modal penting dalam menghadapi pandemi maupun wabah. Kami minta soliditas ini dapat dijaga serta dipertahankan dengan baik,” kata Wahdi dalam penyampaiannya.

Sementara itu, Kapolres Kota Metro AKBP Retno Prihawati mengapresiasi kegiatan yang berlangsung ini. Ia mengajak untuk bersama-sama membangun KTN dari konsep Kelurahan Nusantara, dan ini harus berkembang jangan hanya untuk menyelesaikan atau mengantisipasi penyebaran Covid-19 di saat ini saja.

“Kami berharap masing-masing RW di lingkungan Kelurahan Yosomulyo ini dapat membentuk kepengurusan baru, sehingga kelompok-kelompok bisa tersebar di semua RW Kelurahan Yosomulyo dan bisa menghasilkan sebuah produk kita bersama dan dapat kita nikmati bersama-sama,” ucapnya. (Ian/lia)

Pemkot Metro Gelar Ekspose Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Bulan Ramadan

Walikota Metro Wahdi membuka dan memimpin rapat terkait Ekspose Pencegahan dan Penanganan Covid-19, dalam rangka menyambut Bulan Ramadan tahun 2021, yang bertempat di OR Setda,  Rabu (24/03/2021).

Kepala Dinas Kesehatan drg. Erla Andrianti, melaporkan catatan kasus terkonfirmasi terendah selama satu tahun yakni pada Kelurahan Margodadi, Rejomulyo, Sumbersari Bantul, Purwosari dan Mulyosari. Kemudian kasus terkonfirmasi terendah pada satu bulan terakhir pada tanggal 1 – 23 Maret yakni Kelurahan Mulyosari, Sumbersari, Purwoasri dan Tejosari.

“Berdasarkan Perwali No. 39 tahun 2020, maka kewajiban pengurus tempat ibadah harus menyiapkan petugas untuk mengawasi prokes di area rumah ibadah, melakukan pembersihan dan disinfektan secara berkala di area rumah ibadah. Pengurus harus mempersingkat waktu ibadah, melakukan sosialiasi dan edukasi, melarang warga yang terkena flu untuk masuk ke rumah ibadah. Dan bagi jemaah yang datang dari luar kota, maka harus dipersiapkan tempat ibadah secara khusus dan terpisah,” ujar Erla.

Lanjutnya, Kadis Kesehatan menyinggung terkait pelaksanaan Safari Ramadan, maka Tim Safari Ramadan harus membatasi tim peserta, mempersingkat acara, tidak memberi makan minum pada saat acara berlangsung, tidak bersalaman, dan harus terapkan 5M.

Sementara itu Walikota Metro Wahdi, saat menanggapi hal tersebut mengatakan bahwa, kelemahan yang ada di Kota Metro adalah keinginan manusia untuk beribadah sangat tinggi. Sehingga sulit untuk meniadakan ibadah, bahkan sampai menutup tempat ibadah itu sendiri. Yang mengakibatkan angka penderita Covid-19 terus meningkat dan tidak akan pernah hilang, jika sikap manusia itu sendiri tidak dapat dijaga.

“Alangkah baiknya apabila kegiatan Safari Ramadan ditiadakan. Ditakutkan pemerintah dinilai memberi contoh tidak baik kepada masyarakat, namun apabila tetap ingin diadakan maka benar-benar harus menerapkan upaya penanganan melalui 5M. Dan menempelkan larangan yang bertulis, Dilarang Masuk Masjid Apabila Tidak Memakai Masker,” tandas Wahdi.

Dalam arahanya juga, Wahdi meminta tim teknis untuk merundingkan kembali. Dimana pemerintah harus melindungi bukan memberi contoh tidak baik.

“Silakan dijadwalkan kembali dengan Kementerian Agama dan Ormas untuk merencanakan kembali program-program di Bulan Ramadan. Apakah baiknya tetap dilaksanakan safari atau digantikan di jam menjelang Salat Maghrib,” tuturnya. (Nv/Cv)

Walikota Metro Meresmikan KTN ke-14 di Hadimulyo Timur

Peresmian Kelurahan Tangguh Nusantara (KTN) di Kota Metro oleh Walikota Metro Wahdi, kali ini merupakan launching KTN yang ke-14. Dimana lokasi launching KTN hari ini bertempat di Jl. Kijang Hadimulyo Timur, Metro Pusat, Rabu (24/03/2021).

Ibroni Sinaga selaku Ketua KTN melaporkan bahwa, tercatat 44 orang yang terpapar Covid-19, dengan rincian 39 orang sembuh, 1 (satu) orang meninggal dan 4 (empat) orang sedang isolasi mandiri.

Walikota Metro Wahdi dalam sambutannya mengatakan, peresmian KTN yang ke-14 ini diharapakan kelurahan dapat memanfaatkan dan mengupayakan lahan kosong sebagai lahan produktif.

“Mudah-mudahan dengan peresmian KTN di Kelurahan Hadimulyo Timur dapat berlanjut, sehingga memperoleh prestasi yang membanggakan untuk kedepannya,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Kapolres Metro Retno Prihawati juga menyampaikan, terciptanya KTN ini adalah sebagai cikal bakal untuk menghimpun masyarakat dalam memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Sebab saat ini masyarakat tidak harus mengandalkan Pemerintah Kota, Polres, dan Kodim saja. Melainkan masyarakat sendiri yang harus langsung bergerak turun kebawah,” ujar Retno.

Tambahnya, Kapolres Metro mengingatkan kepada masyarakat untuk saling membantu agar terhidar dari wabah Covid-19.

“Salah satunya dengan memperhatikan siapa saja yang keluar masuk ke kelurahan, hingga mendata, bahkan mengisolasi secara mandiri para pendatang dari luar kota, sampai benar-benar dinyatakan tidak membawa virus Covid-19. Namun saya berharap kegiatan tersebut harus berkembang sesuai situasi dan kondisi. Untuk itu kita tetap harus memperkuat kebersamaan dan perekonomian di KTN ini sendiri. (Nv/Cv)

Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Toto Jumariono, Kunker ke Kodim 0411/LT

Kunjungan kerja (Kunker) Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Toto Jumariono didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 043 Diana Toto Jumariono, ke Kodim 0411/LT, Selasa (23/03/2021).

Kunjungan ini merupakan bentuk sinergitas dengan jajaran pemerintah setempat. Tak hanya itu, Walikota Metro yang didampingi istri serta para Fokorpimda di Kota Metro, menyambut Kunker Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Toto Jumariono.

Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Toto Jumariono mengatakan, maksud kedatangannya untuk bersilaturahmi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Metro serta masyarakat.

Dalam kesempatan ini, ia juga menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan di masa pandemi. “Kita perlu tetap waspada dan jangan bosan mengimbau masyarakat, untuk melaksanakan protokol kesehatan. Karena dengan ini merupakan cara pengurangan pasien Covid-19. Kita awali dari diri kita sendiri, mulai keluarga, lingkungan kerja dan lain-lain,” ujarnya. (Ins/Ian)

Walikota dan Wakil Walikota Metro, Ajak PCNU Cegah Organisasi Radikal

Walikota Metro Wahdi dan Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, melakukan silaturahmi dengan unsur Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kota Metro, yang berlangsung di Sekretariat PCNU setempat, Sabtu (20/03/2021).

Wahdi juga menyampaikan, bahwa pertemuan ini guna membahas upaya untuk selalu mengedepankan hubungan baik dengan sesama manusia.

“Saya berharap NU bisa menangkal organisasi radikal, agar tidak terjadi intoleransi antara umat beragama. Intoleransi hanya akan memecah belah bangsa dan memecah belah umat. Diharapkan juga organisasi terbesar di Indonesia, NU dapat mempelopori dan menjadi garda terdepan dalam memberikan contoh yang baik kepada sesama,” ungkap Wahdi.

Selain itu, Wahdi juga mengatakan tujuannya dalam mewujudkan Kota Metro yang berpendidikan sehat, sejahtera dan berbudaya.

“Terlebih lagi, dalam masa pandemi ini semua sangat berimbas pada masalah perekonomian dan sosial. Maka dari itu, kita harus membentuk satu pendidikan dengan nilai-nilai kebudayaan dan keagamaan yang kuat di Kota Metro. Kita juga harus, melakukan inovasi dan kreativitas lebih untuk prekonomian dan sosial di Kota Metro,” kata Wahdi di akhir sambutan. (Ins/Cv)

Walikota Metro Ikuti Rapat Penanganan Covid-19 Di Provinsi Lampung

Pemerintah Provinsi Lampung mengadakan Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di wilayah Lampung. Acara yang berlangsung di Gedung Pusiban tampak Walikota Metro Wahdi dalam rapat, Jumat (19/03/2021).

Gubernur Arinal Djunaidi dalam sambutannya mengungkapkan bahwa, pertemuan ini sebagai rangka monitoring, evaluasi, sinergi, dan koordinasi secara berjenjang antara pusat dan daerah dalam rangka penanganan Covid-19.

Kasus Covid-19 terkonfirmasi pertama di Lampung dipublikasi pada tanggal 18 Maret 2020, sehingga sudah 1 tahun pandemi Covid-19 di Lampung.

Tercatat hingga pada tanggal 18 Maret 2021, jumlah kasus konfirmasi positif sebanyak 13.425 kasus, jumlah konfirmasi kasus positif yang sembuh sebanyak 12.095 kasus. Kemudian jumlah konfirmasi aktif sebesar 616 atau 4,59% dan jumlah konfirmasi meninggal sebesar 714 kasus atau 5,32%.

“Sampai saat ini, kondisi pandemi Covid-19 bila dilihat dari jumlah kasus konfirmasi Covid-19 dalam 1 bulan terakhir di Provinsi Lampung mengalami penurunan kasus sebesar 50%,” ujar Arinal.

Penanganan Covid-19 merupakan pembelajaran dan hal yang baru bagi seluruh Provinsi di Indonesia. Dalam melakukan penanganannya, masih banyak ditemukan hambatan dan kendala baik dari segi sarana prasarana, sumber daya manusia dan lainnya. Namun demikian, Pemerintah Provinsi Lampung dan segenap pihak terkait lainnya, terus bersinergi guna mengoptimalkan penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung.

Peran Pemerintah Provinsi Lampung dalam penanganan Covid-19 yakni melakukan testing, tracing, treatment, isolasi dan karantina serta komunikasi risiko dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan secara berkesinambungan.

Tambahnya Arinal mengatakan, Pemerintah Provinsi Lampung akan terus memaksimalkan berbagai upaya untuk mengubah perilaku masyarakat, agar dapat beradaptasi pada kebiasaan baru dalam situasi pandemi.

Salah satunya, Provinsi Lampung juga telah melaksanakan vaksinasi Covid-19. Adapun estimasi sasaran vaksinasi Covid-19 di Provinsi Lampung sebesar 6.958.799. dengan total 2 dosis sebanyak 12.117.598 dosis. Saat ini pelaksanaan vaksinasi telah masuk dalam tahap kedua untuk pelayanan publik dan lansia.

Saat ini Provinsi Lampung telah menerima vaksin dari pusat sebanyak 74.160 untuk vaksin tenaga kesehatan.
Sedangkan untuk tenaga pelayanan publik, lansia telah diterima 33.660 vial multi dosis. Sehingga total vaksin yang diterima dalam multi dosis sebanyak 410.760 dosis. Dengan kata lain, Provinsi Lampung masih kekurangan dosis vaksin sebanyak 11.706.838 dosis.

Melihat kondisi ini, Provinsi Lampung telah bersurat kepada Menteri Koordinator Perekonomian selaku Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) terkait kekurangan vaksin.

“Pemerintah Provinsi Lampung mengucapkan terimakasih atas bantuan dari Pemerintah Pusat dalam mendukung penanganan Covid-19 dan penanggulangan bencana di Provinsi Lampung mulai dari logistik, peralatan, pelatihan-pelatihan dan dukungan dana pasca bencana,” ujar Gubernur Arinal Djunaidi.

Terkait pelaksanaan vaksinasi, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana, meminta agar dapat diprioritaskan karena masyarakat Lampung menyambut baik pelaksanaan vaksinasi.

Selain itu, Reihana juga menambahkan bahwa Provinsi Lampung masih membutuhkan dukungan dari Pusat terkait penanggulangan Covid-19, khusunya terkait Pelayanan Kesehatan Rujukan dan Laboratorium Penegakkan Diagnostik (RT-PCR, Reagen, RDT Antigen, High Flow Nasal Cannula (HFNC) Oxygen.

Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19, Dewi Nur Aisyah, memaparkan data per tanggal 28 Februari 2021 terkait Pemetaan Zonasi Risiko Daerah di Provinsi Lampung bahwa tidak ada Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung dengan risiko tinggi.

“5 Kabupaten di Provinsi Lampung dengan risiko rendah diantaranya Kabupaten Tulang Bawang, Way Kanan, Mesuji, Tulang Bawang Barat, dan Lampung Selatan. Adapun 10 Kabupaten/Kota lainnya di Provinsi Lampung masuk dalam kategori sedang,” jelas Dewi Nur Aisyah.

Di akhir acara, secara simbolis Kepala BNPB Doni Monardo menyerahkan bantuan kepada Provinsi Lampung senilai 2,9 miliar berupa PCR Mbiocov, RNA, VTM, Rapid Test Antigen, dan Masker Kain yang diterima langsung oleh Gubernur Arinal Djunaidi.

Hadir di dalam rapat koordinasi ini Anggota DPR RI I Komang Koheri, Anggota DPD RI Bustami Zainudin, Jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Bupati dan Walikota se-Provinsi Lampung, dan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kota se-Provinsi Lampung. (Sr)