Musrenbang Tingkat Kecamatan Metro Selatan Tahun 2020

Musrenbang Tingkat Kecamatan Tahun 2019, Kamis (28/02/19). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kelurahan Rejomulyo dihadiri oleh, Sekda Kota Metro Nasir A.T, Para Staf Ahli dan Asisten, Kepala OPD se Kota Metro, Camat dan Lurah, serta Tamu Undangan.

Dalam Laporannya, Camat Metro Selatan Juwanda  menyampaikan bahwa, pada  musrenbang yang diprioritaskan pembangunan tahun 2020 ini menyangkup pembangunan dibidang fisik, Ekonomi maupun Sosial Budaya.

“Pada pembangunan dibidang fisik, kami mengusulkan perbaikan  Aula Kelurahan Margorejo, normalisasi anak sungai yang berada di kelurahan Margorejo dan perbaikan jalan Jeruk, sedangkan bidang ekonomi kami juga mengusulkan adanya pembenahan sumur pertanian yang ada di Kelurahan sumbersari,” ucapnya.

Wakil Walikota Metro Djohan pada sambutannya menyampaikan bahwa,kegiatan ini merupakan perencanaan untuk tahun 2020 baik itu fisik maupun non fisik.

Dengan harapan, lurah didampingi RT/Rw dapat mengawasi setiap proyek yang sedang berjalan  agar hasinya maksimal dan tidak asal-asalan. Selain itu, Musrenbang ini juga akan naik ketingkat Kota, sehingga apa yang diusulkan akan terkoordinir dengan baik.

“Selain itu, Mari kita semua bertukar pikiran, sehingga apa yang diinginkan masyarakat Metro selatan dapat terpenuhi. Contohnya, Metro selatan memiliki potensi wisata yang terletak di sumbersari Bantul, mari kita kembangkan, perbaiki jalan yang rusak maupun melebarkan jalannya, itu semua dilakukan agar ada infestor yang mau masuk dan membantu dalam mengelolanya,” jelasnya.

Musrenbang Tingkat Kecamatan Metro Utara

Walikota Metro Achmad Pairin menghadiri acara musrenbang pertama di Kecamatan Metro Utara, Rabu (27/02/19).

Turut serta hadir Wakil Walikota Metro, para Asisten , Para Staf Ahli, Kepala OPD se-Kota Metro, Camat Lurah Metro Utara, Babinsa, Kapolsek, Kepala Bapedda, Tim Tekhnis, LSM, Rt/Rw se-Kecamatan Metro Utara, Tokoh Agama dan Masyarakat, serta tamu undangan.

Selaku Camat Metro Utara Usman Amadin melaporkan bahwa, kegiatan hari ini merupakan tindak lanjut dari Musrenbang Tingkat Kelurahan. Dalam hal ini akan kita bahas mengenai usulan-usulan masyarakat Kecamatan Metro Utara, agar pembangunan di tahun 2020 dapat menyeluruh setiap kelurahan di Kecamatan Metro Utara.

“Akan ada 12 item prioritas yang akan kami laksanakan melalui dana Kelurahan, selain dari Dana Gerbang Bumi Sai Wawai, program ini sangat membantu pencepatan pembangunan. Kami ucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Metro, serta kami mohon arahan” tutup Usman.

Sementara dalam arahan Wakil Walikota Metro Djohan, menghimbau kepada Lurah dan LPM harus hadir dalam Musrenbang Kecamatan. Hal ini agar dapat mengetahui hasil dari usulan pra musrenbang hingga ke Tingkat Kota.

“Tolong untuk seluruh LPM ketika ditunjuk harus bijak, serta mengawasi pembangunan tersebut. Apabila kawan-kawan LPM diundang dalam reses DPRD, maka yang dibahas jangan sampai berbeda dengan hasil hari ini,” Djohan.

Sedangkan dalam kesempatan yang sama Walikota Metro Achmad Pairin mengatakan, perkumpulan atau musrenbang ini untuk mematangkan usulan, dengan memperhatikan urutan prioritas.

“Camat bersama Lurah, seyogiyanya telah memverifikasi dan mengecek ke lapangan sesuai usulan yang diajukan pada saat Musrenbang Kelurahan. Dan tentunya sudah dapat memberikan pertimbangan terhadap usulan tersebut,” ungkap Pairin.

Pairin juga menambahkan, terkait pencapaian PBB tahun 2018 yang telah disampaikan tadi, hendaknya kita sikapi dengan baik.  “Apa yang menjadi kendala dalam proses pemungutan, dicarikan solusinya. Baik kendala yang berasal dari eksternal maupun internal, maka saya mengajak seluruh masyarakat dan aparatur Pemerintah Kota Metro untuk bahu-membahu secara positif membangun Kota Metro,” ujarnya.

 

Launching Metro Command Center

Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro mengadakan Launching Metro Command Center, yang berlokasi di Lantai II Bappeda Kota Metro, Selasa (26/02/2019).

Berdasarkan laporan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro Farida mengatakan,  dengan Launcing Metro Command Center sebagai upaya pengembangan teknologi yang terpusat, untuk menjembatani aspirasi masyarakat dengan pemerintah. Dari pembangunan command center ini adalah sebagai awal Kota Metro menuju sebagai kota cerdas atau smart city.

“Sehingga launching Metro Command Center ini bertujuan untuk, meresmikan pusat kendali layanan informasi Pemerintah Kota Metro, sebagai sarana untuk meningkatkan kinerja dan mutu pelayanan pemerintah terhadap masyarakat di Kota Metro. Adapun aplikasi yang terdapat pada Metro Command Center di antaranya aplikasi Lapor Yai, sebagai sistem pelayanan pengaduan dan pelaporan masyarakat, Closed Circuit Television  (CCTV ) Kota Metro dan teleconference,” jelas  Farida.

Lanjutnya, Farida menjelaskan mengenai aplikasi yang terdapat pada Metro Command Center, diantanya Lapor Yai yang merupakan sebuah aplikasi berbasis mobile yang digunakan untuk membantu masyarakat dalam hal pelayanan pengaduan dan pelaporan yang terintegrasi. “Aplikasi ini relatif mudah digunakan karena tersedia beberapa input bahan pengaduan di antaranya berupa kategori pengajuan lokasi yang dilengkapi dengan peta foto dan isi dari pengaduan atau laporan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Walikota Metro Djohan menyampaikan bahwasannya dengan launching Metro Command Center ini, semoga kedepan dapat meningkatkan kinerja dan mutu pelayanan Pemerintah terhadap masyarakat di Kota Metro.

“Dalam peresmian acara ini merupakan cikal bakal pembentukan Kota Metro menjadi smart city. Dengan adanya 11 titik CCTV saat ini saya harapkan, pada tahun kedepannya akan dapat dilaksanakan penambahan pemasangan CCTV. Salah satunya dengan pemasangan di berbagai lokasi strategis di Kota Metro dan menggunakan jenis CCTV yang lebih baik, untuk keperluan pemantauan maupun penyempurnaan sektor pelayanan publik,” ungkap Djohan.

Dana 5 Miliyar akan di Glontorkan di Kelurahan Hadimulyo Barat

Musrenbang Tingkat Kelurahan yang kali ini berlangsung di Aula Kelurahan Hadimulyo Barat, Metro Pusat yang di hadiri langsung oleh Wakil Walikota Metro Djohan, Selasa (18/02/2019).

Pada kesempatan ini turut di hadiri para staf ahli dan Asisten Setda Kota Metro, Kepala OPD se Kota Metro, serta para Camat Metro Pusat dan Lurah Hadimulyo Barat. Tak luput juga dihadiri para LPM, Kader PKK, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh wanita di Kelurahan Hadimulyo Barat, Metro Pusat.

Dalam sambutan Lurah Hadimulyo Barat Herwan Efendi mengatakan luas Kelurahan Hadimulyo Barat seluas 1800 M2  dengan jumlah RW 11 dan Ketua RT 45. “Kemudian
realisasi pokok PBB tahun ini sebanyak Rp. 224.895.360 per desember, dan sudah masuk sebesar Rp. 156.916.780  atau sebesar 73,32 %,” ungkapnya.

Herwan menerangkan mengenai hasil pra musbang di bidang fisik rencananya untuk pembangunan Jl. Bambu Kuning RW 06, Jl. Kebun Cengkeh RW 04, Jl. Natuna RW 02 dan
Jl. pinglet RW 05 RT 21.

“Sedangkan untuk rencana pembangunan drainase akan ditempatkan di Jl. Mulia barat,  Jl. Poksai, Jl. Tanjung. Dimana jalan yang kami pilih dikarenakan, sebagian besar di wilayah ini belum adanya pembangunan drainase selama ini. Kemudian kita juga rencananya akan meningkatkan hasil rumah kerajinan tangan pada CV Wulandari,” jelas Herwan.

Sementara itu, Wakil Walikota Metro Djohan mengucapkan terimakasih kepada Bapak dan ibu yang sudah hadir dalam musrenbang kelurahan kali ini, terlebih yang sudah melakukan pra-musrenbang.

“Saya berpesan kepada masyarakat untuk selalu mengawasi perkembangan musrenbang dari tingkat Kelurahan, Kecamatan dan tingkat Kota. Sehingga jangan sampai ada pembangunan yang tidak di usulkan oleh masyarakat,” kata Wakil Walikota.

Lebih lanjutnya, Djohan mengatakan Kelurahan Hadimulyo Barat akan mendapatkan dana sebanyak 5 Miliyar untuk pembangunan. Ia juga meminta kepada masyarakat, untuk terus mengawasi pembangunan yang ada di wilayahnya.

“Masyarakat juga turut mengawasi pembangunan yang ada di wilayahnya, serta langsung laporkan jika pembangunan tidak sesuai standar. Jangan sampai sudah selesai bangunan yang bertahun-tahun baru di laporkan,” ungkapnya.

Masyarakat Imopuro Kenakan Peci dan Sarung saat Musrenbang Kelurahan

Walikota Metro Achmad Pairin menghadiri acara Musrenbang di Kelurahan Imopuro, Jumat (15/02/19).

Nazirwan ali selaku Lurah Kelurahan Imopuro menyampaikan laporannya bahwa, Kelurahan Imopuro adalah merupakan kelurahan pecahan dari 3 kelurahan di Metro Pusat. Serta berbatasan dengan Kelurahan Hadimulyo dan juga Kelurahan yosomulyo, PBB tahun 2018 sudah mencapai 92,67 % yang kedepannya akan ditingkatkan.

“Kami mengharapkan pembagian makam Rumah Sakit Ahmad Yani menjadi lebih teratur, jangan sampai acak-acakan dan bukan penduduk sekitar RSUD.A.Yani dimakamkan di pemakaman tersebut sehingga yang ditakutkan menimbulkan kekacauan bahkan penggalian makam setelah dimakamkan,” ucap Nazirwan.

Bangkit Haryo Utomo Kepala Bapedda menyampaikan bahwa Bappeda di bantu oleh staf ahli walikota metro telah menyusun tema untuk 2020 yakni, Pemantapan Pembangunan Manusia infrastruktur dan wisata keluarga untuk metro sejahtera. Adapun tema tersebut di susun berdasarkan masa kepemimpinan Walikota Metro dan Wakil Walikota Metro yang akan berakhir pada bulan februari tahun 2021 karena masing-masing memiliki 9 (sembilan) jatah wilayah.

“Saya pribadi mengucapkan terimakasih karena bapak ibu bersedia hadir di sini sedangkan ini dijam istirahat siang atau tidur siang namun justru mau membantu kami merencanakan pembangunan kedepannya” tutup Bangkit.

Sedangkan dalam arahan Walikota Metro Achmad Pairin menyampaikan bahwa apresiasi yang sebesar-besarnya kepada saudara  yang sudah menyambut kehadiran kami dengan menggunakan atribut ciri khas nya yakni memakai peci dan sarung.

Dalam acara tersebut Pairin memberikan hadiah uang tunai sebesar Rp.200.000 kepada 3 undangan yang hadir yang dapat menjawab pertanyaan seputar Visi dan Misi Kota Metro, serta DBD.

Turut serta hadir para Asisten , Para Staf Ahli, Kepala OPD se-Kota Metro, Camat Metro Pusat, Lurah Imopuro,  babinsa, Kapolsek, Kepala bapedda, Tim Tekhnis, Rt/Rw se kelurahan Imopuro, Tokoh Agama dan Masyarakat, serta tamu undangan.

Kunjungan Study Banding Komisi A DPRD Kabupaten Pati ke Kota Metro

Komisi A DPRD Kabupaten Pati melakukan study banding ke Pemerintah Kota Metro, yang bertempat di Aula Pemda Kota Metro, Kamis (14/02/2019).

Pada kesempatan tersebut, dari pihak Pemerintah Kota Metro dihadiri Asisten I Ridwan, Sekretaris DPRD Kota Metro, Plt Asisten III Suwandi, Kepala dinas Kominfo, Kabag Hukum, Kabag pemerintahan, Kabag protokol, Kabag organisasi.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Kota Metro Ridwan mengatakan, selamat datang kepada rombongan Komisi A DPRD Kabupaten Pati ke Kota Metro. Dalam hal ini ia menjelaskan mengenai gambaran umum Kota Metro, mengenai luas wilayah, jumlah penduduk dan pendapatan penduduk.

“Dengan wilayah yang kecil ini, semoga dari kunjungan Bapak dan Ibu  ini mampu memenuhi maksud dan tujuannya dalam study banding. Tidak lupa juga, kami minta maaf dari sisih penyambutan jika kurang berkenan,” ungkap Ridhwan.

Sedangkan dalam penyampaian Ketua Komisi A DPRD Pati  Aji Sumarmaji mengatakan, mengenai sisi bagian umum Kabupaten Pati yang berlokasi di Jawa Tengah dan terletak di bagian sisi pantai utara.

“Secara administrasi Kabupaten Pati terdiri dari 21 Kecamatan dan jumlah Desa beserta Kelurahan sebanyak 406. Dengan kunjungan ini, diharapkan kerjasamanya dengan Kota Metro terkait dengan Bidang Hukum, Bidang Kehumasan, Bidang Pemerintahan, Bidang Organisasi,” ungkapnya.

Kemudian disela sambutanya, Aji Sumarmaji memperkenalkan anggota yang ikut hadir sebanyak 12 anggota. Dan acara ini dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab antara  Pemerintah Kabupaten Pati dan Kota Metro, serta bertukaran dengan plakat.