Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Lingkungan Hidup, Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro, melaksanakan Sidak kepada masyarakat yang membuang sampah sembarangan di sekitaran Kota Metro. Hal ini dilakukan dalam rangka kegiatan penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 tahun 2018 dan Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 33 tahun 2019, oleh Tim gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Kominfo melaksanakan sidak di beberapa tempat yang menjadi lokasi pembuangan sampah sembarangan oleh beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab. Kegiatan yang dilaksanakan dari tanggal 16 sampai dengan 30 November 2023, Tim Gabungan telah menangkap 14 orang yang ketahuan membuang sampah tidak pada tempatnya. Terlebih nya dari keterangan pelaku banyak yang mengaku bukan masyarakat Kota Metro. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Ardah, SE., M.AP., mengatakan kegiatan ini memang sudah kita agendakan untuk menertibkan bagi warga yang membuang sampah tidak pada tempatnya. “Kami Dinas Lingkungan Hidup bekerja sama dengan Dinas Kominfo dan Satpol Pp selaku Penegak Perda, melaksanakan kegiatan ini sebagai salah satu antisipasi kami yang ingin mengetahui siapa saja yang membuang sampah tidak pada tempatnya. Dimana sebelumnya kami sudah berupaya melakukan sosialisasi dan edukasi agar sampah – sampah bisa di kelola dari tempatnya masing – masing, dan ternyata masih ada dari mereka membuang sampah sembarangan,” jelasnya. Lanjutnya, Arda beranggapan bahwa, masyarakat yang membuang sampah sembarangan dikarenakan tidak ingin membayar retribusi atau memang mereka tidak mendapat pelayanan oleh Pemerintah Daerah. “Dengan adanya penindakan Perda seperti ini, maka kami mengetahui alasan mereka membuang sampah. Ada beberapa dari mereka memang tidak berlangganan retribusi dan ada juga yang tidak menerima layanan karena rumah mereka termasuk yang tidak di lalui oleh armada kita,” papar Arda. Arda juga dalam kesempatan ini, menghimbau kepada masyarakat untuk memilah sampah dari rumah sesuai dengan jenis sampah. “Mari kita secara bijak melakukan pemilahan sampah sesuai dengan jenisnya, yang kemudian manfaatkan Bank Sampah yang ada di setiap wilayah. Sampah itu membawa berkah sampah juga mempunyai nilai ekonomis dan nilai jual yang bisa membantu perekonomian di keluarga,” katanya. Jose Sarmento P, S.STP., M.H selaku Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, mengatakan bahwa dalam rangka menciptakan kebersihan dan keindahan di Kota Metro ini maka di harapkan kepada masyarakat supaya sadar membuang sampah pada tempatnya. “Saya harap kepada masyarakat yang belum berlangganan sampah, silakan komunikasi dengan Dinas Lingkungan Hidup supaya di fasilitasi. Jangan lagi ada yang membuang sampah di fasilitas umum, terutama di jalan – jalan protokol,” ungkapnya. Ia juga menekankan bahwa jika bukan dari masyarakat dari siapa lagi yang menjaga kebersihan di Kota Metro ini. Jadi harapannya semua elemen masyarakat ikut menjaga kebersihan lingkungan membuang sampah di sembarang tempat. (Dns/Sr)
Siap- Siap Warga Metro, Perum Damri Lampung-Bengkulu Akan Buka Pemadu Moda
Wali Kota Metro menerima Kunjungan Kerja General Manager Perum Damri Lampung-Bengkulu yang berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota, Senin (27/11/2023). General Manager Perum Damri Lampung-Bengkulu, Listawati melaporkan tujuannya melakukan audensi bersama Wali Kota Metro untuk membahas terkait pembukaan rute baru dari yang rencananya akan dilakukan di Bandara Radin Inten II Lampung, Natar, Lampung Selatan ke Kota Metro. “Kunjungan ini merupakan awal dari rencana Damri merancang angkutan pemadu moda yang masih memerlukan perencanaan khusus. Harapannya, jika rute tersebut dapat terlaksana dan di buka maka Lampung akan menjadi angkutan pemadu moda pertama,”ujarnya. Listawati juga membeberkan bahwa rute baru yang akan di bangun tersebut, nantinya akan akan dilayani mikro bus sekelas Hi-Ace sebanyak dua unit. Selain itu, jadwal keberangkatan juga nanti akan disesuaikan dengan jadwal terbang pesawat dari Bandara Radin Inten II Lampung. “Pembukaan rute ini juga sebagai respon atas permintaan PT. Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Radin Inten II yang ingin ada angkutan ke beberapa kota di Lampung seperti Metro, Pringsewu, dan Bandarjaya. Kota Metro juga merupakan kota yang akan difokuskan menjadi tahapan awal pelaksanaan,” bebernya. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Helmy Zain, A.TD, MT mengungkapkan bahwa sebelumnya Damri dan Dishub sudah merancang empat rute bus kota pada 2019 yang tidak sempat dilaksanakan karena terkendala pandemi Covid-19. Menurutnya, kunjungan GM Damri ke Kota Metro menjadi momen bagi Dishub Metro untuk kembali menggulirkan rencana tersebut melalui koordinasikan dan skema kerja sama yang sudah disetujui masing-masing pihak dan tinggal pelaksanaannya saja. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG (K), M.H. menyambut baik rencana tersebut dan menugaskan Dinas Perhubungan Kota Metro untuk dapat membantu mewujudkan rencana yang akan dilakukan oleh General Manager Perum Damri Lampung-Bengkulu tersebut. Wahdi menilai nantinya dengan adanya rute dari Metro menuju Bandara Radin Inten II tersebut tidak hanya akan dapat dimanfaatkan warga Metro saja, tetapi juga daerah sekitar karena Kota Metro merupakan kota yang dapat diakses dari delapan jalur keluar masuk. “Harapannya adanya rute Damri yang baru nanti dapat menghidupkan angkota kota yang saat ini juga dibutuhkan Kota Metro,” ungkapnya. (Yl)
Pemkot Metro Lakukan Penyuluhan dan Solialisasi UU Tentang Pemberhentian ASN dan PPPK dengan Hormat / Tidak Hormat
Asisten II Sekda Kota Metro lakukan Sosialisasi, Penyuluhan dan Pembinaan Hukum pada Satuan Pendidikan di Kota Metro Tahun 2023 yang berlangsung di SMP Negeri 2 Kota Metro, Senin (27/11/2023). Supriyadi M.H.,M.M selaku Asisten I Sekda Kota Metro, memaparkan adanya perubahan undang-undang No.5 Tahun 2014 menjadi undang-undang No.20 tahun 2023, tentang Aturan Aparatur Sipil Negara atau PPPK. Dimana di dalam undang-undang yang baru disahkan tersebut tertulis bahwa ASN dan PPPK dapat diberhentikan dengan hormat atau tidak hormat, apabila tersandung masalah hukum berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum dengan hukuman pidana penjara paling singkat yaitu 2 tahun dan pidana yang dilakukan tidak berencana. Menurutnya, pergeseran cara mendidik anak yang dulu dianggap biasa dan belum memasuki ranah hukum pidana harus dipahami oleh para guru sebagai pembina bagi murid-muridnya. “Karena ini bukan kayak di era 80’an , maka kita harus bisa menahan emosi dan menjaga komunikasi. Karena orang tua saat ini, saat menerima laporan dari anak terkait hukuman yang di terima di sekolah, maka orang tua murid akan langsung marah dan datang ke sekolah tanpa menanyakan masalahnya terlebih dahulu,” ujarnya. Supriyadi juga mengingatkan bahwa ada 3 musuh pemerintahan yang harus dihindari oleh ASN dan PPPK yaitu, teroris, narkoba, dan korupsi. Tak hanya itu, Supriyadi juga meminta ASN dan PPPK yang ada di lingkungan SMP Negeri 2 Kota Metro untuk tetap menjaga netralitas, mengingat saat ini sudah memasuki tahapan pemilu. “Kalau dulu mulut mu adalah harimaumu, saat ini berbeda jari mu adalah harimaumu yang bakal menelan dirimu. Untuk itu, jadilah guru yang cerdas dan tidak ikut-ikutan untuk mengshare bakal calon peserta pemilu,”tegasnya. Selain itu, guru juga diharapkan untuk mampu memahami sifat sikologis dari seorang anak yang berbeda dengan yang lainnya, dengan saling berkomunikasi. “Tren kejahatan pelajar yang mulai meningkat tentu harus menjadi perhatian dan pantauan para guru,”ungkapnya. Supriyadi juga mengajak para guru meningkatkan dunia pendidikan khusunya di SMP Negeri 2 Kota Metro dengan menciptakan inovasi dan melakukan evaluasi terhadap mutu pendidikan, sehingga sekolah negeri dapat menjadi sekolah terbaik di Kota Metro dan mendukung Indonesia Emas Tahun 2045. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Metro Suwandi, S. IP., M.M. mengungkapkan bahwa Sosialisasi, Penyuluhan dan Pembinaan Hukum Pada Satuan Pendidikan di Kota Metro Tahun 2023 merupakan agenda yang akan dilaksanakan di seluruh satker pendidikan di kota metro. Suwandi juga membeberkan bahwa latar belakang kegiatan tersebut dilaksanakan adalah karena maraknya persoalan-persoalan yang terjadi dikalangangan remaja seperti tauran, bullying dan tindakan kekerasan. “Ini yang mendorong kita Dinas Pendidikan untuk bergerak dengan harapannya kondisi Kota Metro dapat menjadi jauh lebih baik, sebagai kota pendidikan. Untuk itu seluruh guru sebagai pembina terhadap anak untuk berhati-hati dan bisa menjaga diri dalam membina anak didik agar tidak terkena masalah hukum dikemudian hari,”pintanya.(Yl)
1500-an Atlet Dari Berbagai Daerah Ikuti ‘Metro Run 12 Km’
Wali Kota Metro dr.Wahdi Siradjuddin, Sp.OG(K).,M.H didampingi Wakil Wali Kota Metro Drs. H. Qomaru Zaman, MA melepas peserta kejuaraan cabang olahraga Atletik ‘Metro Run 12 Km’, dalam rangka Walikota Cup IV tahun 2023, yang strartnya diselenggarakan di Depan Rumah Dinas Walikota Metro, Sabtu (25/11/2023). Sebanyak kurang lebih 1500 peserta/atlet baik dari Kota Metro maupun dari luar Kota Metro, mengikuti kegiatan ‘Metro run 12 Km’ yang di selenggarakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Metro ini. Dalam sambutannya Wahdi mengatakan tujuan kegiatan ini untuk bisa meningkatkan sumber daya manusia yang sehat jasmani dan rohani, serta memberikan ruang untuk para atlet agar bisa menyalurkan bakatnya di kegiatan ini. “Sumber daya manusia harus kita jaga dari sekarang, demi mewujudkan Indonesia Emas 2045 tentunya melalui kegiatan yang positif seperti ini contohnya. Kota Metro ini harus bisa memberikan ruang atau wadah untuk para atlet atau pemuda dalam mengembangkan bakatnya, sehingga bisa melahirkan atlet yang berkualitas maka dari itu peran Pemerintah sangat penting disini,” katanya. Lanjutnya, Wahdi menegaskan bahwa, Metro ini harus menjadi suatu magnet, karena itu ketika mengadakan kegiatan maka skalanya harus Nasional, seperti acara motor antique club indonesia (MACI) kemarin, yang di hadiri oleh peserta seluruh Indonesia. “Kemudian Fashion dilanjut lagi kegiatan Metro Run ini, sehingga perputaran ekonomi dan peran UMKM di Kota Metro bisa berkembang pesat dengan datangnya masyarakat dari luar Kota Metro. Nah itu yang kita harapkan bersama,” ucapnya. Dikesempatan yang sama Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Metro, Tri Hendriyanto, mengatakan secara teknis hadiah yang diperebutkan dalam Metro run tahun 2023 ini adalah uang pembinaan yang totalnya sebesar Rp. 27.000.000,-. Kemudian ada juga hadiah dari sponsor berupa sepeda dan juga door prize. Diakhir acara, Hamdan Sayuti pemenang juara 1 putra dalam peserta Metro run tahun 2023 yang berasal dari Padang Sumatra Barat, ini mengatakan terimakasih kepada Pemerintah Kota Metro yang telah menyelenggarakan acara ini. “Sebelumnya saya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Metro karena telah memberi wadah atau ruang untuk para atlit dalam mengembangkan bakat. Tentunya sangat senang sekali karena bisa mendapatkan juara 1 dimana mengingat saya baru pertama ke Kota Metro dan bisa ambil adil dalam perlombaan Metro Run ini, ” Katanya saat ditanya oleh media. Ia juga berharap kedepannya kegiatan seperti ini harus bisa lebih meriah lagi dari tahun ini, sehingga bisa menjadi daya tarik tersendiri untuk para Atlit di seluruh Indonesia untuk bisa datang ke Kota Metro mengingat di Kota Metro sangat murah dengan biaya hidupnya. “Saya berharap untuk ke depan bisa meriah lagi dari tahun ini, seperti mengajak sponsor lebih banyak sehingga hadiah yang di suguhkan juga semakin menarik, dan juga manajemen teknis perlombaannya bisa ditingkatkan lagi seperti menggunakan sistem timing chip supaya lebih efesien,” katanya. Hamdan Sayuti juga menuturkan bahwa dirinya baru pertama kali datang ke Kota Metro. “Dengan kuliner yang enak-enak dan murah serta biaya yang tak begitu mahal, saya yakin Kota Metro bisa lebih maju dan bisa membuat daya tarik tersendiri,” pungkasnya. (Bsr/Sr)
Lestarikan Batik dan Kenalkan Icon Batik Khas Metro ‘Leluwak Teghambur’, Pemkot Metro Gelar Membatik untuk Guru Seni
Batik merupakan hasil karya Bangsa Indonesia dan merupakan perpaduan seni dan teknologi yang harus dilestarikan. Hal itu disampaikan oleh Walikota Metro, dr. Wahdi, Sp.OG(K), MH saat meninjau kegiatan membatik bagi guru SD dan SMP Kota Metro, Sabtu, 25/11/2023. Bertempat di halaman Rumah Informasi Sejarah Dokter Swoning Kota Metro, kegiatan ini digelar oleh Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro. Tema kegiatan ini adalah Melalui Membatik Kita Tingkatkan Kreativitas dan Keterampilan Bagi Guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kota Metro. Berdasarkan keterangan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Suwandi S.IP., M.M mengatakan, kegiatan ini selain untuk melestarikan kebudayaan membatik, juga sebagai persembahan karya dalam peringatan Hari Guru tahun 2023. Dalam sambutannya, Wahdi sangat mengapresiasi peran guru dalam-dalam mewujudkan Generasi Emas Metro Cemerlang. Maka dibutuhkan para pendidik yang berdedikasi tinggi dan responsif terhadap kemajuan teknologi . “Dengan adanya kontribusi pada saat ini, diharapkan dapat memberikan sumbangsih dengan ikut mengenalkan dan mempromosikan motif batik khas Kota Metro yaitu ‘Leluwak Teghambur’, sehingga lebih dikenal oleh semua masyarakat,” kata Wahdi. Sementara itu, berdasar laporan Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Disdikbud Metro, Siti Rogayati Seprita , menjelaskan bahwa kegiatan membatik ini dilaksanakan selama dua hari, mulai taggal 24 dan 25 November 2023.” Untuk pesertanya sendiri sebanyak 50 guru seni dan keterampilan SMP dan 30 guru seni SD. Sedangkan narasumber kami hadirkan Rahayu Budiadi dari Canting Batik Metro,” jelasnya. Terkait dengan motif batik yang dilestarikan saat ini yaitu motif baru Leluwak Teghambur, yang ingin dikenalkan sebagai icon Kota Metro. “Leluwak Teghambur sendiri artinya adalah Kupu kupu Berterbangan . Diharapkan dengan kegiatan ini selain mensosialisasikan icon batik, juga dapat meningkatkan kualitas dan kapasitas guru agar nantinya dapat menjadi bahan pembelajaran seni di sekolah masing masing,” ucapnya. (Sr)
Kembangkan Potensi Ternak Sapi, Wahdi Canangkan Program ‘Gedor Kandang Sapi’
Wali Kota Metro, dr. Wahdi, Sp.OG (K), MH menghadiri Festival Cendolan yang diadakan di Balai Makempal Poknak Tunas Lembu Karya Kelurahan Yosodadi, Kamis (23/11/2023). Pada kegiatan tersebut, Wali Kota Metro menyerahkan bantuan kursi kepada Kelompok Ternak Tunas Lembu Karya Yosodadi, penyerahan inseminasi buatan atau kawin suntik kepada petugas inseminasi buatan atau kawin suntik kepada Inseminator dan medikvet. Wahdi, mengucapkan selamat kepada Kelompok Ternak Tunas Lembu Karya Yosodadi yang telah berjerih payah dalam pemeliharaan ternak sapi, sehingga akhirnya dapat memetik hasil yang menggembirakan dengan kelahiran anak sapi pedet yang pada akhirnya menambah produktivitas dan meningkatkan income pendapatan. “Tentunya apa yang telah dilaksanakan Kelompok Ternak Tunas Lembu Karya Yosodadi ini merupakan upaya untuk memberikan kontribusi nyata, terhadap upaya peningkatan produksi dan pengembangbiakan sapi di Kota Metro pada khususnya dan Provinsi Lampung pada umumnya,” ucapnya. Keberhasilan panen pedet, selain terletak pada aspek pemeliharaan oleh peternak juga tidak lepas dari peran Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan dalam memberikan layanan Inseminasi Buatan. “Terimakasih saya sampaikan kepada seluruh masyarakat, Inseminator, UPT Pembibitan, UPT Puskeswan, Medik Veteriner, Pengawas Bibit Ternak, Petugas Penyuluh Lapang, Pengawas Mutu Pakan atas sinergi yang telah dilaksanakan. Dan saya sangat mendukung upaya peningkatan produktivitas peternakan di Kota Metro, sehingga nantinya diharapkan akan terselenggara cendolan-cendolan lain di banyak titik di Kota Metro,” kata Wahdi. Wahdi juga mengatakan bahwa potensi peternakan sapi di Kota Metro cukup besar, Pemerintah Kota Metro akan berupaya untuk terus mendorong agar peternakan sapi di Bumi Sai Wawai bisa terus berkembang. “Potensi peternakan kita tentu besar sekali karena kita punya sapi ternak 530 ekor. Belum kambing etawa dan kemudian lahan pertanian kita sudah cukup luas,” ujarnya. Menurutnya, untuk mengembangkan potensi peternakan sapi, maka Pemerintah Kota Metro mencanangkan program ‘Gedor Kandang Sapi’ (Gerakan Mendorong Peningkatan Produksi dan Pengembangbiakan Sapi). “Gedor kandang itu ya gerakan yang dibangun saat ini, bagaimana kita itu membantu para peternak, inseminator nya ada, veterinernya ada, petugas lapangan ada,” katanya. Wahdi menjelaskan bahwa pemerintah akan berupaya untuk melakukan pendampingan kepada para peternak sapi. Kendati demikian, pihaknya meminta agar peternak bisa lebih adaptif dengan kemajuan teknologi. “Tentunya teknologi harus ditingkatkan, adaptif terhadap kemajuan teknologi. Pemerintah harus hadir disitu, memfasilitasi semuanya sehingga dapat menghasilkan peningkatan ekonomi,” tuturnya. Dia juga mengatakan bahwa saat ini Pemerintah Kota Metro telah menjalin kerjasama antar daerah (KAD) dengan Propinsi DKI Jakarta untuk memasarkan hasil ternak yang ada di Kota Metro seperti sapi, telur dan juga beras ke Jakarta. Harapannya petani di Kota Metro bisa lebih banyak mendapatkan keuntungan dan lebih sejahtera. Adanya potensi dan dukungan Pemerintah Kota Metro tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat Kota Metro untuk dapat menjadi pengusaha ternak. “Masyarakat juga harus jadi pengusaha, itu lah yang kita inginkan, jangan sampai masyarakat hanya jadi penonton,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Metro, Heri Wiratno menjelaskan bahwa Kota Metro sebelumnya sudah pernah mendapatkan bantuan sapi dari Kementerian Pertanian RI. “Ada bantuan tahun 2019 itu dapat 20 ekor, kemudian dikembangbiakkan peternak yang ada disini, dengan jenis sapi bantuannya adalah jenis brahman yang dikembangbiakkan lokal,” bebernya. Heri juga mengungkapkan bahwa sampai saat ini tidak ditemukan kendala pada perkembangbiakkan sapi jenis brahman di Kota Metro. “Kalo kendala emang gak ada, hanya dia lebih cepat melahirkan dan posturnya lebih kecil dari sapi impor,”jelasnya. Kepala DKP3 Kota Metro tersebut juga mengungkapkan bahwa sapi jenis brahman merupakan jenis sapi yang memiliki daya lebih tahan terhadap penyakit. Hal itu dapat dilihat dari adanya perkembangan dari jumlah sapi bantuan yang diberikan dari 20 ekor menjadi 32 ekor. (Yl)
Jujur dan Adil Jadi Tujuan Demokrasi Kampanye Damai Pemilu 2024
Walikota Metro dan Wakil Walikota Metro menghadiri Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2024 di Kota Metro yang berlangsung di Lapangan Samber Kota Metro pada Selasa 21/11/2023. Dalam kesempatannya Walikota Metro H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG (K), menyatakan atas nama masyarakat dan jajaran Pemerintah Kota Metro, saya menyampaikan apresiasi dan menyambut baik atas terlaksananya kegiatan ini. “Mudah-mudahan kegiatan ini dapat meningkatkan peran serta kita bersama dalam mewujudkan Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024 yang aman tertib dan damai”,ucapnya. Selanjutnya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian upaya bersama untuk dapat mewujudkan pelaksanaan pemilihan umum yang aman, tertib dan damai. Oleh karenanya peran serta kita bersama sangat menentukan sukses atau tidaknya pesta demokrasi tahun 2024. “Sebagai salah satu bagian terpenting dari sebuah proses Pemilu adalah peran dan partisipasi masyarakat. Pertimbangan rasional, dengan menjadi pemilih cerdas perlu terus-menerus disosialisasikan, sehingga nantinya diharapkan dapat terpilih pemimpin dan wakil-wakil rakyat yang mempunyai integritas dan kualitas yang tinggi,” katanya. Lebih lanjut, ia juga menyadari bahwa partisipasi politik merupakan tanggung jawab terhadap kehidupan bersama dalam lingkup suatu bangsa dan negara. Sebenarnya proses pemilu secara tidak langsung menentukan pembuat kebijakan yang akan menyejahterakan masyarakat secara umum, selain itu partisipasi politik masyarakat yang tinggi, baik secara kuantitas maupun kualitas. “Dengan demikian, Pemilu ataupun Pilkada akan dapat menghasilkan pemimpin dan wakil rakyat yang mempunyai legitimasi yang kuat serta amanah dalam menjalankan tugasnya”,ujarnya. Selanjutnya tak kalah pentingnya, independensi dari pihak panitia penyelenggara. Kami semua mempercayakan netralitas panitia penyelenggara yang pada intinya dan akhirnya, diperlukan persamaan persepsi di antara pemangku kepentingan Pemilu dalam upaya pencapaian Pemilu yang demokratis. “Berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan ini saya berharap kepada para hadirin sekalian agar dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Mudah-mudahan apa yang kita laksanakan pada hari ini dapat bermanfaat bagi kita semua, khususnya dalam rangka mewujudkan Pemilu yang Aman, Tertib dan damai di Kota Metro – Bumi Sai Wawai yang sama-sama kita cintai ini,” pungkasnya. Drs. Badawi Idham selaku Ketua Bawaslu, juga berharap dengan adanya kegiatan ini kita semua dapat memaknai penyelenggaraan Pemilu secara utuh dan dapat berlangsung dengan luber dan jurdil serta terlaksana sesuai regulasi yang berlaku. “Tidak kalah penting tahapan kampanye yang cukup panjang dapat terlaksana dengan baik tanpa adanya kendala dan berjalan sesuai aturan perundang-undangan”, ucapnya. Kapolres Metro AKBP Heri Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.I.K, mengatakan pada tahun 2024 akan ada agenda nasional, yakni Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPRD Provinsi maupun DPRD kabupaten/Kota. “Di mana hal itu merupakan momentum penting bagi bangsa kita. Dengan banyaknya kontestan atau peserta tentunya menghadirkan banyak pemilih sehingga menimbulkan dinamika di lapangan yang bisa membuat situasi menjadi kurang kondusif,” kata Kapolres. Menurut Kapolres, Deklarasi Damai diharapkan menjadi semangat dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. “Saya berpesan mari kita bersama-sama berkomitmen menjaga kondusifitas agar pelaksanaan pemilu berlangsung dengan suasana yang aman damai dan lancar hingga akhir tahapan nanti, jangan sampai masyarakat malah justru terpecah belah,” ujarnya. Pemilu yang demokratis, lanjut Kapolres menjadi sangat penting sehingga diharapkan pemilu berjalan aman, tertib dan menghasilkan pemilu yang kualitas dan ke depan menjadikan bangsa ini lebih baik. (Dns/Sr)
Mewujudkan Data Yang Akurat, Pemkot Metro Lakukan Rakor Satu Data Indonesia
Sekretaris Daerah Kota Metro memimpin Rapat Koordinasi Satu Data Indonesia (SDI)Tingkat Kota Metro Tahun 2023, yang berlangsung di OR Setda Kota Metro, Rabu (22/11/2023). Rapat Koordinasi Satu Data Indonesia (SDI) Tingkat Kota Metro Tahunan Anggaran 2023 diikuti oleh 41 admin Website Satu Data Indonesia Kota Metro, menghadirkan 3 Narasumber, yaitu Kepala BPS Kota Metro, Kepala Bappeda Kota Metro dan Kepala Dinas Kominfo Kota Metro. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro Subehi, S.STP, M.M. melaporkan bahwa dasar pelaksanaan Rapat Koordinasi Satu Data Indonesia (SDI) Tingkat Kota Metro Tahun 2023 adalah Undang – Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik, Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor 4 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Standar Data Statistik, Peraturan Gubernur Lampung Nomor 37 tahun 2022 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 43 tahun 2020 tentang Satu Data Provinsi Lampung dan Peraturan Walikota Metro Nomor 5 Tahun 2023 tentang Satu Data Indonesia Tingkat Kota Metro. “Dinas Kominfo Kota Metro selaku Wali Data Tingkat Daerah mempunyai tugas untuk memeriksa kesesuaian data yang disampaikan oleh Produsen Data tingkat daerah sesuai dengan prinsip Satu Data Indonesia, menyebarluaskan data dan metadata di Portal Satu Data Indonesia serta membantu Pembina Data tingkat daerah untuk membina Produsen Data yang ada di tingkat daerah,”ujarnya. Subehi juga menuturkan maksud dari adanya penyelenggaraan Rapat Koordinasi Satu Data Indonesia Tingkat Kota Metro Tahun 2023, sebagai sarana koordinasi bagi Forum Satu Data Indonesia Tingkat Kota Metro dengan tujuan kegiatannya adalah melakukan penguatan kolaborasi dan sinergitas antara Pembina, Wali Data, dan Produsen Data Satu Data Indonesia Tingkat Kota Metro. “Kita juga sudah melakukan bimtek di bulan Oktober dan Desember 2022, harapannya dengan adanya kegiatan tersebut kita dapat memiliki pemahaman yang sama terkait dengan progres SDI serta dapat menambah nilai indeks SDI yang ada di Kota Metro ini,” bebernya. Selain itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro, juga menekankan kepada seluruh OPD yang bertanggungjawab terhadap data tersebut untuk melakukan kroscek terlebih dahulu sebelum data tersebut terpublikasi. “Hasil dari kegiatan rapat ini juga saya harapkan dapat menjadi evaluasi kita bersama sebagai tindaklanjut untuk yang akan datang supaya menjadi lebih baik,”harapnya. Sekretaris Daerah Kota Metro Ir. Bangkit Haryo Utomo,MT menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Metro telah membentuk Forum Satu Data Tingkat Daerah melalui Surat Keputusan Wali Kota Metro No. 131/KPTS/D-13/2023 tentang Pembentukan Forum Satu Data Indonesia (SDI) Tingkat Kota Metro guna mendukung Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. Bangkit juga menuturkan bahwa data saat ini telah menjadi kebutuhan mendasar bagi perencanaan dan evaluasi Pembangunan, baik di daerah maupun pada tingkat nasional. “Baik itu data-data yang berasal dari sektor pemerintahan, kependudukan, pendidikan, kesehatan, sosial, ketenagakerjaan, pertanian dan lain sebagainya. Maka dari itu Pemerintah Kota Metro melalui Forum SDI Tingkat Kota ini terus mengupayakan peningkatan kualitas data baik di dalam perencanaan, pengumpulan, penyajian dan publikasinya,”jelasnya. Hadirnya Portal Satu Data Indonesia Tingkat Kota Metro yang bisa diakses melalui portal website data.metrokota.go.id merupakan wujud kongkrit implementasi satu data yang disajikan dalam bentuk digital yang telah melalui tahapan verifikasi dan validasi sehingga data yang tersajikan merupakan data yang seakurat mungkin untuk dibagi pakaikan. “Segala upaya yang telah diberikan oleh berbagai pihak dalam mewujudkan Satu Data Indonesia mempunyai tujuan untuk mendukung keterbukaan informasi publik, menjadi rujukan informasi dasar, perencanaan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya. Sebagai Sekretaris Daerah sekaligus menjadi Wakil Pengarah pada Forum Satu Data Indonesia Tingkat Kota Metro, Bangkit juga mengapresiasi kepada seluruh peserta karena dapat hadir pada Rapat Koordinasi Satu Data Indonesia (SDI) Tingkat Kota Metro Tahun Anggaran 2023. “Semoga dengan adanya rakor ini dapat menjadi wadah untuk berdiskusi dan saling memberikan masukan untuk mewujudkan Satu Data Kota Metro yang akurat, tepat dan bermanfaat,” pungkasnya. Diakhir penyampaiannya, Bangkit berharap dengan adanya rapat koordinasi yang dihadiri oleh seluruh admin Satu Data Indonesia yang ada di masing-masing OPD dapat melaksanakan fungsinya dengan baik agar dapat terimplementasikannya Satu Data Indonesia di Kota Metro. (Yl)
Pastikan Bahan Pangan di Pasar Margorejo Aman, Pemkot Metro Lakukan Pengawasan dan Pengujian Produk
Tim Sistem Keamanan Pangan Terpadu (SKPT) Kota Metro lakukan pengawasan dan pengujian terhadap bahan pangan yang dilakukan di Pasar Margorejo Kota Metro, Selasa (22/11/2023). Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekda Kota Metro, Ir. Yerry Ehwan, MT mengungkapkan bahwa kunjungan yang dilakukan oleh Tim Sistem Keamanan Pangan Terpadu (SKPT) Kota Metro hari ini untuk melakukan pemantauan dan pengujian produk pangan yang beredar di Pasar Margorejo. Dikatakannya, beberapa produk yang dilakukan pemantauan dan pengujian adalah pangan segar yang berasal tanaman, pangan segar asal hewan ternak, pangan segar asal ikan dan beberapa produk pangan olahan. “Kegiatan hari ini yang dileading sektori oleh DKP3 Kota Metro dengan turun langsung ke Pasar Margorejo karena kita ingin mengetahui kondisi pangan yang beredar di masyarakat. Bila di dalam pemantauan dan pengujian ditemukan adanya makanan dan produk yang tidak sehat dan mengandung campuran bahan-bahan yang berbahaya maka Tim SKPT Kota Metro akan langsung melakukan pembinaan kepada para pedagang,”ujarnya. Dalam pelaksanaannya, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekda Kota Metro yang juga menjabat sebagai Ketua Tim SKPT Kota Metro menghadirkan Dinas KP3, Dinas Kesehatan, Badan BPOM Provinsi Lampung, Dinas Perdagangan, dan Satgas Pangan Polres Metro untuk turun langsung melakukan pemantauan dan pengujian. Yerri Ehwan juga mengatakan gerakan dadakan yang dilakukan Tim SKPT pada pagi hari tersebut juga merupakan langkah awal pembinaan yang dilakukan ke para pedagang dengan melakukan pengujian pada produk-produk yang dijual guna memastikan bahwa makanan yang beredar merupakan makanan yang sehat dan aman untuk dikonsumsi. Sementara itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bandar Lampung Zafroni, berdasarkan hasil sampling yang dilakukan terhadap 21 bahan pangan siap saji, menemukan adanya pangan olahan yang positif mengandung rhodamin B atau pewarna textil pada kerupuk singkong dengan garis merah. “Kami akan melakukan tindakan langsung terhadap produk olahan yang ternyata mengandung rhodamin B dengan meminta 6 pedagang produk yang berasal dari pemasok yang sama dari luar daerah untuk menarik produk kerupuk singkong tersebut dari pajangan dan tidak menjualnya lagi,” tuturnya. Zafroni juga menuturkan bahwa sampai saat ini BPOM masih sering menemukan kandungan Rhodamin B yaitu pewarna merah dan kuning, bleng dan formalin pada produk siap saji. Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas DKP3 Metro Pipi Puspitasi, mengatakan bahwa Provinsi Lampung menjadi salah satu dari 7 Provinsi di Indonesia yang Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) nya mendapatkan penghargaan berupa Sertifikat Sistem Pengawasan Keamanan Pangan Segar dengan kategori Sangat Baik dan menerima Mobil Laboratorium Keliling dari Badan Pangan Nasional (Bapanas)pada tanggal 20 November 2023. “Di Kota Metro juga ada OKKPD yang dibentuk di DKP3 Kota Metro berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Metro, dimana salah satu program OKKPD kita adalah adanya Tim Sistem Keamanan Pangan Terpadu yang meliputi beberapa OPD, BPOM dan dari Satgas Pangan Polres Metro,”bebernya. Alasannya dipilihnya Pasar Margorejo sebagai pasar yang dilakukan pengawasan dan pengujian produk, karena tahun 2023 Pasar Margorejo telah ditetapkan oleh Menteri Badan Pangan Nasional sebagai pasar pangan, aman, dan segar. “Pengujian dilakukan langsung di pos pantau yang dilengkapi dengan alat-alat pemeriksaan ada tim Internal Control Sistem (ICS) yang ketuanya adalah kepala UPT. Perdagangan beranggotakan 4 orang yang akan secara rutin melakukan pemeriksaan terhadap pangan segar yang ada di Pasar Margorejo apakah mengandung residu pestisidanya formalinya didampingi DKP3 Kota Metro,”jelasnya. Pipi juga menjelaskan terkait untuk hasil pengujian terhadap bahan pangan segar yang berasal tanaman dan pangan segar asal hewan ternak masih memerlukan waktu 1 minggu untuk mendapatkan hasil dari pengujian yang dilakukan. (Yl)
Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Pemerintah Provinsi Lampung Sosialisasikan Aplikasi E-KPB
Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekda Kota Metro, Ir. Yerri Ehwan, MT mewakili Walikota Metro menghadiri Sosialisasi Aplikasi Kartu Petani Berjaya Berbasis Elektronik (E-KPB) untuk Perangkat Kelurahan dan Kecamatan se-Kota Metro yang di leading sektor oleh Dinas Kominfo Provinsi Lampung, yang diadakan di Barakah Meeting Point Kota Metro, Selasa (21/11/2023). Ir. Yerry Ehwan, MT, menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih yang setinggi-tinggi kepada Pemerintah Provinsi Lampung atas terlaksananya acara Sosialisasi Aplikasi Kartu Petani Berjaya Berbasis Elektronik (E-KPB) untuk Perangkat Kelurahan dan Kecamatan se-Kota Metro. “Semoga kehadirannya disini dapat membawa inspirasi bagi kita semua untuk membangun Kota Metro Bumi Sai Wawai yang kita cintai ini dan Provinsi Lampung pada umumnya,”ujarnya. Untuk mendukung Peraturan Presiden No.95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Komunikasi dan Informatika telah mengadakan Focus Group Discussion yang bertujuan mendukung untuk mewujudkan layanan publik yang berkualitas dan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan dan akuntabel yang berbasis elektronik. “Adanya program e-KPB ini dapat menghubungkan semua kepentingan pertanian untuk mencapai kesejahteraan petani dan semua pihak yang terlibat dalam proses pertanian secara bersama-sama serta saling berupaya untuk dapat menjaga ketersediaan benih, bibit dan pupuk, penanganan panen dan pasca panen, pendampingan budidaya, ketersediaan teknologi pertanian, permodalan, manajemen risiko usaha tani, jadwal tanam, dan penyaluran air irigasi,”tuturnya. Harapannya, dengan adanya Sosialisasi Aplikasi Kartu Petani Berjaya Berbasis Elektronik (E-KPB) dapat memudahkan semua kepentingan pertanian di Kota Metro, sehingga dapat mengoptimalkan manfaat nyata bagi para petani dalam meningkatkan hasil pertanian dan dapat dirasakan secara langsung kesejahteraan dan pengembangan masyarakat di Kota Metro. Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Ir. Zainal Abidin, M.T , mengungkapkan bahwa pertanian adalah tulang punggung perekonomian kita, dan petani adalah pilar utama di balik kesejahteraan masyarakat Lampung. “Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus memperbaiki, memodernisasi dan memberdayakan sektor pertanian, karena E-KPB adalah salah satu upaya Pemerintah Provinsi Lampung untuk dapat mencapai hal tersebut,”ungkapnya. Tak hanya itu, adanya Aplikasi Kartu Petani Berjaya berbasis elektronik adalah langkah revolusioner dalam memperkenalkan efisiensi dan kecepatan dalam administrasi pertanian, diantaranya yaitu E- Keanggotaan, E-Puber, E-Permodalan, E-Beasiswa, E-Alsintan dan lain-lain. “Dengan aplikasi ini, petani dapat mendaftar, mengakses informasi program pemerintah, melakukan pemesanan input pertanian dan terhubung dengan layanan perbankan secara lebih efisien dengan tujuan untuk memberikan kemudahan akses dan meningkatkan kesejahteraan para petani,”jelasnya. Zainal Abidin juga mengatakan bahwa Pelaksanaan Program Kartu Petani Berjaya telah mendapat berbagai apresiasi dari Pemerintah Pusat, diantaranya Provinsi Lampung meraih Penghargaan Provinsi Terbaik dalam Inovasi Pengembangan Akses Keuangan di Sektor Pertanian pada TPAKD Award 2021, Piagam Penghargaan Pembangunan Daerah 2021, Peringkat Pertama Penghargaan Abdi Bakti Tani Tahun 2021, Pemerintah Daerah Provinsi Pendukung Pelaksanaan Program Asuransi Pertanian Tahun 2022 dan Penghargaan Adhikarya Pembangunan Pertanian Nararya dari Kementerian Pertanian RI pada 14 Agustus 2023. Dia juga menekankan, keberhasilan yang telah di raih oleh Provinsi Lampung tersebut bukan berarti program telah selesai tetapi justru menjadi titik awal dilakukannya berbagai tindak lanjut dan pengembangan, yaitu melalui Kolaborasi Program KPB dengan Program Smart Village. “Perangkat desa dan Kelurahan memiliki peran yang sangat penting dalam menyukseskan E-KPB ini. Anda adalah tulang punggung komunitas kami melalui pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki. Saudara dapat membimbing petani di desa- desa kita untuk memahami dan menggunakan E-KPB dengan sebaik-baiknya,” papar Zainal. Menurutnya, untuk menyukseskan E-KPB diperlukan kerjasama antara perangkat desa, petani dan pemerintah daerah untuk memastikan kesuksesan program. “Kalian akan menjadi penghubung yang membantu mengatasi kendala dan mengumpulkan umpan balik dari petani terkait penggunaan aplikasi ini. Pengalaman dan masukan dari para perangkat desa dan Kelurahan menjadi hal yang berharga untuk terus meningkatkan dan mengembangkan aplikasi ini agar sesuai dengan kebutuhan dan harapan petani,” tegasnya. Dia juga meminta Camat dan Lurah bisa menjadi sumber inspirasi bagi petani dan dorong mereka untuk mengadopsi teknologi ini demi keberlanjutan dan kemajuan pertanian melalui interaksi dengan yang dilakukan dengan petani secara langsung . “Saya mengajak semua pihak yang hadir untuk terus berkolaborasi, berkomunikasi, dan memberikan dukungan satu sama lain. Sehingga kita bisa bersama-sama mewujudkan pertanian yang berkelanjutan dan sukses di Kota Metro,”ucapnya. (Yl/Sr)