Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro menggelar pengajian awal tahun 2024, di Aula Dinas setempat, Selasa (09/01/2024). Dalam kesempatan ini, Walikota Metro, Wakil Walikota Metro beserta jajarannya menghadiri pengajian yang bertemakan, ‘Jalan Terjal Keimanan’. Walikota Metro H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG (K), M.H mengatakan pengajian ini dalam rangka penyambut tahun 2024, dan memberikan santunan kepada anak yatim piatu.Wahdi juga mengucapkan terimakasih kepada Ustadz Rifky Ja’far Thalib yang sudah hadir langsung dalam kegiatan pengajian yang diadakan oleh DKP3 Kota Metro. “Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro memiliki peran yang sangat besar dalam pembangunan Kota Metro, dimana 2.984 luas tanah di Kota Metro merupakan tanah pertanian produktif. Terlebih lagi dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat terutama menjaga ketahanan pangan kemudian bagaimana meningkatkan hasil pertanian dan perikanan,” ucapnya. Wahdi juga mengungkapkan bahwa jalan mantap di Kota Metro mengalami peningkatan 30 persen, selama 3 tahun masa jabatannya bersama Wakil Wali Kota Metro. “Pada tahun 2020 sampai 2021 hanya ada 56 persen jalan mantap yang ada di Kota Metro berdasarkan data yang diambil dari hasil refleksi akhir tahun. Alhamdulillah jalan kita saat ini sudah 86 persen mantap, jadi ada peningkatan kurang lebih 30 persen dalam waktu 3 tahun yaitu banyaknya jalan yang sudah di rigid cor,”bebernya. Lanjutnya Wahdi membeberkan terkait pelayanan kesehatan yang mudah juga menjadi salah satu hal yang diperhatikan pada masa kepemimpinannya. Hal ini melalui program pakai KTP dilayani dan saat ini BPJS Kesehatan Kota Metro tahun 2023 sudah mencapai 102 persen dari yang sebelumnya tahun 2022 95 persen. Tidak lupa pada kesempatan ini, Wali Kota Metro, mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang baik dari dinas-dinas, masyarakat, tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh agama. “Mohon bantuan doanya agar dalam menyelesaikan pembangunan yang sisanya sebentar ini, dukunglah kami. Kami bukan orang-orang yang tidak takut pada allah. Di hitung semuanya, sedikit saja apa yang terucap ini di hati berbeda, kami tidak sanggup mempertanggungjawabkannya ini semuanya dihadapan Allah,”ungkapnya. Selaku Ketua Panitia Andi Kardinal, S. Sos mengatakan, kegiatan seperti ini sudah berjalan selama 5 tahun. Pihaknya juga telah melakukan jumat berbagi yang kurang lebih telah menyalurkan 1150 paket. “Tepatnya pada kesempatan ini juga dari keinginan dari teman-teman DKP3 untuk berbagi dengan adik-adik yang ada di 4 yayasan di Kota Metro. 4 Yayasan ini yaitu Panti disabilitas Tri Bhakti Al qudwah sebanyak 10 orang yang berada di Rejomulyo, yang kedua panti asuhan Bina Ruhama Yosomulyo sebanyak 10 orang. Yang ketiga Panti Asuhan Bhakti Mulya Yosomulyo 5 orang dan ke empat Yayasan Pendidikan Al Qur’an Mahtah Ruwas Indonesia sebanyak 5 orang,” jelas Andi. (Dns/Sr)
Rakor Bulan Januari, Wahdi Beberkan Program Tahun 2024
Pemerintah Kota Metro mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) untuk yang pertama kalinya pada tahun 2024, di Aula Pemerintah Kota Metro. Dalam memimpin rakor, Wali Kota Metro H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG (K), M.H mengatakan Rapat Koordinasi instansi Pemerintah Kota Metro menjadi rapat koordinasi dengan instansi vertikal untuk membahas terkait program yang akan dilakukan. “Program ini terkait kebijakan pelayanan publik. Kedua bagaimana upaya yang sudah di lakukan terhadap pelayanan publik termasuk standar pelayanan minimal. Kemudian membahas terkait program-program yang harus dilakukan, karena setiap tahun program berbeda,” katanya, Senin (08/01/2024). Wahdi juga menjelaskan terkait program di tahun 2023 berupa penguatan infrastruktur, penguatan ekonomi dan SDM. Kemudian untuk penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) tahun 2024 masih berlanjut. “Pada tahun 2024 kita akan melakukan penguatan ekonomi yang di mulai dari pelayanan wajib seperti pendidikan, kesehatan kemudian infrastruktur. Yang selanjutnya pelayanan minimal yang ada pada setiap organisasi untuk dijalankan,” ucapnya. Selanjutnya, Wahdi juga menekankan bahwa pembangunan membutuhkan dana, salah satunya bisa diperkuat melalui konklusi PAD (Pendapat Asli Daerah) yang harus ditingkatkan, salah satunya dari retribusi pajak . “Dimana sebelum juga, pada tahun 2023 DID (Dana Insentif Daerah) kita paling besar bila dibandingkan Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung. Tak hanya itu, perlunya keikutsertaan peran Swasta dalam forum CSR untuk membangun Kota Metro lebih baik lagi dari sebelumnya,” pungkas Wahdi. (Dns/Sr)
Wahdi Beri Bantuan Saat Solat Jumat di Masjid Babul Jannah, Rejomulyo
Walikota Metro H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG (K), M.H beserta jajaran melakukan Solat Jum’at sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat Rejomulyo, Metro Selatan, Jum’at (05/01/2024). Selain itu, Pemerintah Kota Metro melalui Wali Kota Metro pada kesempatan ini memberikan bantuan di Masjid LDII Babul Jannah berupa karpet, 1 ambal, 1 sajadah imam dan 2 buku. Walikota Metro H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG (K), dalam kesempatannya, menyampaikan bahwa beberapa waktu yang telah melakukan solat jum’at atau solat – solat lainnya kurang lebih 423 masjid dan mushola di Kota Metro. “Tentu kita ingin tempat – tempat ibadah yang ada di Kota Metro semuanya baik. Memakmurkan masjid itu adalah satu hal yang sangat baik sekali,” kata Wahdi. Wahdi juga mengatakan Alhamdulillah juga bersama forum kerukunan umat beragama, kehidupan beragama di Kota Metro ini sangat baik sekali. Ini yang sesungguhnya kita inginkan, sehingga dapat membangun Kota Metro ini dengan baik. “Tentunya pasti ada perbedaan di sana dan disini, namun hal ini bukan menjadi suatu hal yang besar. Maka dengan itu, sesungguhnya harus bersama – sama kita pahami dan teladani bersama sebagai umat yang memberikan nilai – nilai yang baik yang mencegah kejahatan dan mengajak dalam kebaikan,” ucapnya. Dalam kesempatan yang sama, Margono selaku lurah Rejomulyo menyampaikan atas nama pribadi dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Walikota dan jajaran yang sudah menyempatkan waktu hadir dan atas bantuan yang di berikan di Masjid Babul Jannah. (Dns/Sr)
Wujudkan Sekolah Ramah Anak dan Nyaman Bagi Siswa, Pemkot Metro Kumpulkan 170 Kepala Sekolah
Workshop Implementasi Sekolah Ramah Anak dan Perlindungan Anak Dalam Perspektif Hukum Positif di Indonesia, dibuka langsung Wali Kota Metro H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG (K), M.H di Aula SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan, Rabu (03/01/2024). Dalam sambutannya, Wahdi Siradjuddin, Sp.OG (K), M.H menyambut baik sekaligus memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada majelis hukum dan HAM pimpinan daerah Aisyiyah Kota Metro atas terselenggaranya kegiatan workshop ini. “Mudah-mudahan dengan diselenggarakannya kegiatan ini akan memberikan manfaat yang besar untuk meningkatkan pemahaman kita akan implementasi sekolah ramah anak dan perlindungan anak dalam perspektif hukum. Hal ini sebagai salah satu upaya kita semua untuk dapat menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat dan menyenangkan bagi anak-anak kita,” ucapnya. Ia juga menyampaikan bahwa hal ini tentunya sangat sejalan dengan upaya pencapaian program Gemerlang (Generasi Emas Metro Cemerlang) dan juga sejalan dengan visi misi Kota Metro Kota Metro berpendidikan, sehat, sejahtera dan berbudaya. “Saat ini kita akan membahas terkait komponen orang tua, baru kita bisa bicara siswanya. Untuk menyiapkan generasi unggul, maka Sumber Daya Manusia sangat terpenting untuk masa depan. Di Metro yang IPM yang meningkat ini di 2021 yang masih 71,89 dan sekarang sudah 75,85. Dari data ini menandakan adanya perkembangan yang pesat sekali dan tertinggi di Provinsi Lampung,” katanya. Mengingat pentingnya perlindungan hukum, Wahdi juga menekankan bahwa bagaimana upaya kita bersama dalam membuat rasa aman dan nyaman para siswa di sekolah. “Semua ini bisa kita lakukan dengan memahami beberapa komponen, mulai dari sekolah yang nyaman, aturan kepastian hukum, orang tua yang di edukasi untuk mendidik anak dan bisa memahami tentang perilaku dan aturan yang berlaku di pendidikan. Jadi, pengetahuan dan pemahaman perlu sekali agar tidak ada yang salah sangka,” papar Wahdi. Wahdi juga menekankan bahwa ke tiga komponen itu tidak bisa dipisahkan, sekolah dengan aturan nya, orang tua serta kepastian hukum dengan hukum positif. Dra, Hj. Tugirah, MM sebagai ketua Pimpinan Daerah Aisiyah kota Metro, berharap seluruh peserta yang berjumlah 170 dari kalangan kepala sekolah yang ada di sekolah Muhammadiyah dan sekolah Aisiyah yang ada di Kota Metro dapat sungguh – sungguh dalam mengikuti workshop. “Semoga Bapa/Ibu yang mengikuti acar ini dapat memahami materi yang akan di sampaikan, sebagaimana sesuai dengan tema meningkatkan peningkatan peran guru dalam menjaga hak – hak hukum peserta didik,” pungkas Tuqirah. (Dns/Sr)
Iuran BPJS Ketenagakerjaan Naik Sampai Rp. 2.100
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Kota Metro, memimpin rapat Pembahasan Addendum Draft Perjanjian Kerjasama antara Pemkot Metro dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bandar Lampung, yang berlangsung di OR Setda Kota Metro, Rabu (03/01/2023). Dalam kesempatan ini kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan adalah Ketua RT, Ketua RW, Kader Posyandu Balita, Anggota Perlindungan Masyarakat (LINMAS), Anggota Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan, Kader Poskeskel, Kader Posyandu Lansia, Juru Kunci Makam, Marbot, Kaum, Guru TPA dan Guru Sekolah Minggu di Kota Metro. Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lampung yang diwakili oleh Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kota Metro, Imiati menjelaskan bahwa rapat addendum yang dilakukan berkaitan kesepakatan kerjasama yang sebelumnya sudah dilakukan untuk non ASN dan perangkat lainnya. “Untuk itu, BPJS Ketenagakerjaan akan melakukan beberapa perubahan data terhadap kepesertaan yang seharusnya masuk dalam peserta BPU (Bukan Penerima Upah) yang terdaftar sebagai PU (Penerima Upah),” katanya. Imiati juga mengatakan bahwa perubahan yang dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan banyak manfaat bagi peserta, terutama bagi RT, RW, Guru Ngaji dan Kaum. “Tetapi hal itu, tidak berlaku bagi kepesertaan yang terdaftar sebagai Penerima Upah seperti THL Pejabat Pemerintah dan Guru tidak tetap. Karena dia selama ini terstruktur sebagai penerima upah, sehingga kita alihkan ke bukan Penerima Upah,” jelasnya. Tak hanya itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kota Metro juga mengungkapkan adanya kenaikan pada iuran BPJS Ketenagakerjaan dari Rp. 14.700,- menjadi Rp. 16.800,- . “Meski iurannya mengalami kenaikan sedikit, tapi manfaat yang diberikan tidak mengalami berubah,” ungkapnya. Menanggapi hal tersebut, Asisten I Pemerintahan dan Kesra Kota Metro Supriyadi, berharap tidak adanya tumpang tindih antara bantuan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan yang nantinya bisa menyebabkan hilangnya pemberian bantuan dari pusat, baik itu bantuan anak sekolah maupun bantuan PKH (Program Keluarga Harapan) yang nilainya jauh lebih besar dari bantuan BPJS Ketenagakerjaan. Supriyadi juga mengatakan bahwa rapat tersebut juga akan dilakukan di tingkat Camat dan Lurah, karena Lurah adalah yang mengeluarkan SK (Surat Keputusan) yang berkaitan dengan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. “Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, perlu dilakukan verifikasi data kepada RT/RW dan lainnya yang terdaftar sebagai Bukan Penerima Upah. Sehingga yang sudah terdaftar dibantuan pusat, maka tidak didaftarkan lagi pada BPJS Ketenagakerjaan. Karena jika mereka tetap terdaftar pada BPJS Ketenagakerjaan maka bantuan yang didapatkan dari pusat akan hilang baik bantuan untuk anak sekolah dan PKH yang nilainya lebih besar dari Rp. 200.000,- ,” papar Supriyadi. Tak hanya itu, Supriyadi juga menekankan perlu adanya sosialisasi terkait konsekuensi yang harus diketahui bagi peserta yang tidak terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan, yaitu tidak adanya JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) jika terjadi hal yang tidak diinginkan apabila tidak terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan.(Yl/Sr)
Membuka Pintu Tahun Baru Dengan Kesadaran Hati, Jadi Tema Tabligh Akbar Diujung Tahun 2023
Menyambut pergantian tahun 2023 ke tahun 2024, Pemerintah Kota Metro menggelar tabligh akbar dan dzikir bersama dengan tema Membuka Pintu Tahun Baru Dengan Kesadaran Hati. Kegiatan yang berlokasi di Masjid Taqwa dengan dihadiri Walikota Metro, Wakil Walikota Metro, anggota Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas, Staf Ahli Walikota, Sekretaris, Camat, Lurah dan warga. Pada kesempatan ini juga diisi penceramah oleh beberapa Ustadz ternama di Kota Metro, Ahad (31/12/2023). Dalam sambutannya,Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin, mengapresiasi kegiatan ini sekaligus mengingat semua kegiatan yang sudah berjalan di tahun 2023 ini. “Mudah mudahan kita menjadi hamba Allah yang terbaik. Semoga kita semua yang mengalami musibah, masalah akan diangkat dan dimudahkan di akhir tahun ini.” kata Wahdi. Lanjutnya, Kota Metro yang memasuki 86 tahun, kita perlu intopeksi dan melakukan yang lebih baik lagi dalam memasuki bonus demografi, maka kedepan pembangunan manusia itu sangat penting. “Sebagai umat manusia, kita perlu melakukan refleksi apa yang akan kita lakukan, karena trend sesungguhnya manusia itu harus lebih baik, meningkat keimanannya sampai akhir nanti menjadi khusnul khotimah. Maka itu, mari kita gunakan waktu dengan sebaik-baiknya, jangan sampai waktu itu terbuang, karena sesungguhnya kerugian buat kita waktu yang tidak di manajemen dengan baik,” ucapnya. Wahdi dalam kesempatannya juga mengucapakan terimaksih kepada semua elemen, tidak luput masyarat atas kerjasamanya dalam membangun Kota Metro menjadi lebih baik. Serta kepada ACM (Ayo Cinta Masjid) Masjid Taqwa Kota Metro yang telah mengadakan acara ini. Sementara, menurut salah satu jamaah, Edo (24) yang merupakan warga Jalan Budi Utomo, Kelurahan Margodadi, mengatakan acara ini sangat bermanfaat bagi warga Metro dan berharap Pemerintahan lebih baik lagi kedepannya. “Acaranya bagus sekali, daripada kita melakukan hal yang berfoya-foya, lebih baik mengikuti kegiatan ini. Saya harapan untuk Kota Metro semakin lebih baik lagi, dari pelayanannya maupun pemerintahannya juga,” kata Edo. (Dns/Bsr/Sr)
Di Penghujung Tahun, Jalin Silaturahmi Anggota PWRI Lakukan Senam Bersama
Walikota Metro bersama Wakil Wali Kota Metro menghadiri senam bersama Anggota PWRI Kota Metro yang berlangsung di Lapangan Wisma Haji Al Khairiyah Kota Metro, Sabtu (30/12/2023). Dalam sambutan, Wali Kota Metro Wahdi Sirajuddin bersyukur bisa berkumpul di penghujung tahun 2023 dengan menggunakan kaos , topi yang sama dengan sikap berdiri rapih dan teratur serta tegak semua. “Hal ini menandakan bahwa usia tidak menjadi halangan untuk melakukan aktivitas. Saya juga ingin kita semua terus melakukan olahraga dan berfikir positif agar jiwa raga kita sehat,” kata Wahdi. Lanjutnya, Wahdi menyinggung terkait, Sumber Daya Manusia (SDM) dari anak-anak kita yang nantinya akan menggantikan posisi saat pensiun menjadi ASN. “Dengan anggota yang terus bertambah, maka saya harap acara ini bisa menjadikan PWRI sebagai rumah kita dalam membantu membangun Kota Metro menjadi kota idaman bagi semua umur. Dimana bayi yang lahir di Kota Metro akan mempunya usia harapan hidup 75,8 tahun. Usia ini menunjukan bahwa angka harapan hidup di Kota Metro tertinggi di atas tingkat nasional dan Provinsi,” ujarnya. Wahdi juga berharap bahwa PWRI memberikan masukan dalam segalanya, terlebih pada saudara – saudara disabilitas kita dalam pembangunan agar tidak ada yang tertinggal. “Mudah – mudahan acara ini menjadikan kita sehat dan silaturahmi di jaga terus,” pungkasnya. Ridwan Maun Ali selaku Ketua PWRI Kota Metro, menyampaikan bahwa bantuan anggara sebanyak Rp. 60.000.000,- kemarin dihadirkan menjadi seragam kurang lebih sebanyak 500 pics yang terdiri dari kaos, training dan topi. “Sebelumnya kami minta ijin terkait acara yang sederhana. Kami juga merangkul RS Islam untuk melakukan pengobatan massal. Dan tidak lupa saya laporkan terkait anggota kami yang terus bertambah, semula 100 orang setelah 6 bulan sudah 500 lebih,” paparnya. (Dns/Sr)
Buka Lakasabha Ke XIII, Wahdi Pesan Dapat Ikut Membangunan Kualitas SDM
Wali Kota Metro membuka Kegiatan Lokasabha ke-XIII Pimpinan Daerah (PD) Kesatuan Mahasiswa Hindu Darma Indonesia (KMHDI) Lampung PD KMHDI Lampung yang berlangsung di Nuwo Budayo Kota Metro, (29/12/2023). Ketua KMHDI Provinsi Lampung Ketut Agung Setiawan mengungkapkan bahwa kegiatan hari ini adalah kegiatan pertama yang diadakan KMHDI di Kota Metro. “Organisasi KMHDI yang sudah tersebar di seluruh Provinsi Lampung tidak hanya dapat selalu membangun sinergitas di Pemerintah Provinsi, tetapi juga harus dilakukan di tingkat kota,”terangnya. Ketut juga berharap setiap kegiatan yang dilakukan oleh KMHDI dapat di dukung oleh pemerintah, karena KMHDI merupakan bagian dari warga negara. “Bahkan banyak pemuda yang menyukseskan pembangunan bangsa, tentu juga salah satu mewujudkan tujuan dari negara yang dipimpin oleh pemerintahan,”tuturnya. Sementara itu, Wali Kota Metro dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG., M.H menyampaikan apresiasi dan mengucapkan selamat atas diselenggarakannya kegiatan Lokasabha KMHDI Lampung ke-13 Tahun 2023. “Mudah-mudahan dengan dilaksanakannya Lokasabha ini, akan menghasilkan keputusan yang dapat memberikan kemanfaatan khususnya bagi segenap pengurus Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia nantinya,”ucapnya. Menurutnya, kegiatan Lokasabha merupakan forum tertinggi dari organisasi Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia, yang dilaksanakan untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan dalam menjalankan amanat organisasi, memilih ketua umum dan formatur kepengurusan untuk periode selanjutnya, serta merumuskan berbagai macam rencana kerja organisasi ke depannya. “Lokasabha ini saya nilai, sebagai suatu tahapan yang strategis bagi kelangsungan organisasi KMHDI untuk meneruskan semangat dan nilai-nilai perjuangan serta sebagai wujud pengabdian segenap Mahasiswa Hindu Dharma kepada masyarakat, bangsa dan negara,”bebernya. Wahdi juga berharap seluruh peserta Lokasabha dapat memberikan kontribusi positif pada kegiatan tersebut, demi mewujudkan kebaikan dan kelangsungan hidup organisasi KMHDI dengan tidak mengutamakan kepentingan pribadi ataupun kelompok. “Hendaknya dengan adanya kegiatan ini juga adik-adik sekalian akan mampu untuk melahirkan pemikiran dan pandangan serta program kerja yang realistis dalam upaya pembinaan segenap anggota KMHDI. Sehingga pada akhirnya akan dapat mewujudkan peran lebih di tengah-tengah masyarakat serta membantu dalam pencapaian keadilan dan kemakmuran bagi seluruh masyarakat kita, baik secara material maupun secara spiritual,”ujarnya. Tak hanya itu, Wahdi juga mengatakan kepada para peserta Lokasabha bahwa semua memiliki kedudukan yang sama, baik dalam mengajukan pendapat maupun dalam memilih formatur kepengurusan. “Terkadang dalam pelaksanaan Lokasabha ini akan muncul perbedaan pendapat, baik dalam menyusun rencana kerja organisasi, maupun dalam memilih pengurus untuk masa bhakti berikutnya. Perbedaan pendapat tentunya merupakan hal yang wajar dalam melaksanakan suatu musyawarah dan kadangkala memang diperlukan guna memilah dan memilih pendapat-pendapat yang terbaik dari berbagai pendapat yang disampaikan,” pintanya. Sebagai Wali Kota Metro, dia berharap apapun hasil keputusan dari Lokasabha nantinya dapat didukung sepenuhnya oleh segenap peserta Lokasabha dengan tidak ada yang merasa menang maupun kalah. “Mari kita mengedepankan prinsip-prinsip kebersamaan, kekeluargaan dan keharmonisan guna memajukan dan mewujudkan visi organisasi KMHDI sebagai wadah pemersatu dan alat pendidikan Kader Mahasiswa Hindu Indonesia,”ungkapnya. Tentunya, karena visi KMHDI sangat sejalan dengan visi kota Metro yaitu terwujudnya Kota Metro yang berpendidikan, sehat, sejahtera dan berbudaya. “Mudah-mudahan Lokasabha KMHDI Lampung ke-13 Tahun 2023 ini, dapat dijadikan sebagai sarana komunikasi dan media menjalin tali silaturahmi bagi segenap anggota KMHDI guna menghadapi tantangan persaingan global, khususnya bagi para generasi muda di masa-masa mendatang,”jelasnya. Harapannya, KMHDI baik yang ada di Provinsi Lampung maupun di Kota Metro dapat terus tampil dan berperan aktif di garda terdepan sebagai pelopor persatuan dan pembangunan kualitas sumber daya manusia di tengah-tengah masyarakat. “Dengan peran aktif kita, mari kita membangun bangsa ini ke depan sebagai bangsa yang kuat dan berdiri di tengah-tengah persaingan global,”tutupnya. (Yl)
Audiensi dengan KMHDI, Wahdi Sambut Baik AKan Adanya Kaferda di Metro
Wali Kota Metro lakukan audiensi dengan Pimpinan Daerah KMHDI (Kesatuan Mahasiswa Hindu Darma Indonesia) Lampung yang berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Metro, Kamis (28/12/2023). Kehadiran KMHDI beserta rombongan yang didampingi oleh Kepala Kesbang Pol Kota Metro tersebut, merupakan sebuah organisasi mahasiswa Hindu di Indonesia yang merupakan satu-satunya organisasi kemahasiswaan yang bernafaskan Hindu dan berskala Nasional yang sudah berdiri pada 3 September 1993. Wali Kota Metro dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG., M.H. juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Metro akan selalu mengapresiasi dan mendukung kegiatan-kegiatan yang ada di kesatuan-kesatuan mahasiswa yang ada di Kota Metro. “Tidak ada yang tidak akan diperhatikan, salah satunya adalah KMHDI yang merupakan salah satu komunitas yang menjadi perhatian Pemerintah Kota Metro,” jelasnya. Wahdi juga mengaku bangga Kota Metro bisa terpilih menjadi tuan rumah pada kegiatan konferda. “Saya berharap komunikasi yang baik dapat terus terjalin antara KMHDI dan Pemerintah Kota Metro, dimana kita tahu bahwa pemuda adalah investasi ke depan,” ucapnya. Dia juga berharap, kegiatan yang dilaksanakan juga bisa berlangsung dengan baik dan sukses sampai selesai. Sementara itu, Pengurus Pimpinan Daerah Tingkat Kabiro Provinsi Lampung I Nengah Candra Irawan mengaku senang dapat bertemu secara langsung dengan Wali Kota Metro. “Kedatangan kami hari ini adalah terkait agenda terdekat yang akan diadakan oleh KMHDI yaitu akan mengadakan konferda di Kota Metro, dimana ini yang pertama kalinya Metro menjadi tuan rumah,” terangnya. I Nengah Candra Irawan juga menjelaskan tujuan kedatangan bersama rombongan untuk mengundang Wali Kota Metro untuk hadir pada kegiatan KMHDI pada tanggal 29 Desember 2023 yang diadakan di Nuwo Budayo. “Kami juga berharap kawan-kawan KMHDI bisa membuat ide gagasan untuk Kota Metro sepenuhnya, melalui berkolaborasi langsung dengan Wali Kota Metro,”harapnya. Dia juga menginginkan hubungan yang sudah bangun baik hari ini, bisa terus berjalan melalui kolaborasi yang lebih dengan kawan-kawan KMHDI. “Ini merupakan harapan besar kami, karena kami ini ingin memunculkan branding personal bersama pemerintah tentang keberadaan KMHDI di Kota Metro,” katanya. Keterbukaan Wali Kota Metro sebagai pemimpin daerah terhadap Hindu pun mendapatkan apresiasi tinggi dari Kabiro KMHDI Provinsi Lampung. (Yl/Sr)
Wahdi Apresiasi Pohon Natal Gereja Hari Kudus dari Limba Rumah Tangga
Walikota Metro dan Wakil Walikota Metro beserta Jajaran mengunjungi Gereja Hati Kudus Kota Metro, sebagai apresiasi perayaan Natal yang Pohon Natal menggunakan Limbah Sampah Rumah Tangga pada Selasa (26/12/2023). Pada kesempatannya, Walikota Metro H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG (K), menyampaikan bahwa dirinya bersama anggota Fokorpimda telah melakukan kunjungan pada saat misa. Dan sudah 3 tahun berturut turut hadir disini untuk bersama- sama bersilatirahmi. “Saya turut menyambut gembira. Kunjungan kami sebagai upaya persatuan untuk keumatan agar terciptanya kekokohan untuk pembangunan Kota Metro,” ucapnya. Selanjutnya ia juga mengatakan bahwa atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Metro, mengapresiasi gerakan gereja Hati Kudus dalam upaya mengedukasi dan mengurangi limbah rumah tangga dengan membuat pohon natal menggunakan prinsip 3R (Reuse, Reduce, Recycle). “Saya kira upaya ini sangat bagus sekali guna mendukung ekonomi sekuler pihak gereja menggunakan sampah bekas untuk meminimalisir sampah rumah tangga,” katanya Wahdi berharap semoga kerukunan umat beragama di kota metro selalu dapat terjaga, ini terbukti perayaan natal kali ini dihadiri oleh FKUB Kota Metro. “Semoga kedepan di Kota Metro dapat mendirikan sebuah tugu kerukunan umat beragama. Selamat merayakan natal kepada umat kristiani di Kota Metro semoga kedamaian selalu menyertai kita semua,” tutupnya. Suster Stefani selaku kepala suster Hati Kudus, mengatakan bahwa pohon natal yang di gereja Hati Kudus Metro ini merupakan upaya dari pastur supaya umat itu semakin guyub, semakin bersatu dan semakin bisa bekerja sama, natal merupakan salah satu momen yang salah satu cirinya adalah pohon natal. Di gereja hati kudus itu ada 30 lingkungan dan masing – masing lingkungan membuat satu pohon natal dan itu nanti akan di lombakan. “Pohon natal yang di buat dari bahan yang bisa di daur ulang dengan prinsip 3R (Reuse, Reduce, Recycle) salah satu bentuk mencintai lingkungan supaya tidak terlalu banyak limbah di Kota kita ini,” ujarnya. (Dns/Sr)