0 Comments

Serap Aspirasi Masyarakat Tejo Agung Lewat Musrenbang

Wali Kota dan Wakil Wali Kota serap apirasi masyarakat dalam perencanaan, rancangan pembangunan dan pengalokasian anggaran melalui Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) di Kelurahan Tejo Agung, Selasa (06/02/2024). Wakil Wali Kota Metro Drs. H. Qomaru Zaman, MA an menyampaikan beberapa catatan pada kegiatan Musrenbang untuk dijadikan evaluasi catatan seluruh proses pembangunan yang dilaksanakan di 2023. “Dimana semua pihak juga mengawal semua pembangunan yang ada, mulai dari Pemerintah Kota Metro, DPRD dan Masyarakat, sehingga insya Allah ke depan pembangunan di Tejo Agung semakin baik lagi,” ujarnya. Qomaru juga berharap masyarakat dapat memberikan kemakluman dan memahanmi jika ada pembangunan daerah yang dirasa masih kurang baik. “Tidak ada pembangunan yang sangat-sangat super sempurna, tidak ada. Pasti ada saja hal-hal yang kurang,” tegasnya. Sebagai Wakil Wali Kota Metro, Qomaru menyampaikan apresiasinya pembangunan yang dilakukan oleh Kelurahan Tejo Agung dan Camat Metro Timur dengan memberikan anggaran sebanyak 6,763 Miliar. Menurutnya angka tersebut telah mengalami kenaikan yang luar biasa, dibandingkan tahun 2023 hanya sebesar 6,231 miliar dan tahun 2022 sebanyak  2,823. Qomaru juga berpesan kepada Lurah dan Camat dapat memberikan hasil yang maksimal serta manfaat untuk masyarakat di wilayah Tejo Agung dengan mengawal pembangunan yang ada. “Mohon maaf jika ada beberapa titik jalan yang belum terselesaikan di 2023, mudah-mudahan di 2024 akan diselesaikan,” tuturnya. Lanjutnya, Ia meminta respon cepat untuk para Camat, Lurah, RT, dan RW terlebih pada masalah dan laporan diberikan oleh masyarakat. “Yakinlah bahwa pemerintah betul-betul  akan sangat peduli kepada seluruh masyarakat yang ada di Kota Metro, tidak pilih-pilih karena pembangunan yang dilakukan harus berkeadilan dan bermanfaat untuk semua,” terangnya. Sementara itu, Wali Kota Metro dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG., M.H. mengatakan bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kelurahan harus dihadiri oleh forum anak dan disabilitas, kader-kader, dan tokoh-tokoh pembangunan lainnya. “3 tahun masa jabatan kita ini, tahun-tahun yang tentu memberikan pelajaran terbaik untuk kami, terutama bagi saya pribadi. Terimakasih atas doa dan dukungannya, terimakasih juga tentunya sudah memahami bagaimana proses pembangunan tersebut,” ucapnya. Wahdi juga mengungkapkan bahwa seluruh usulan yang diberikan oleh masyarakat tentu tidak semua bisa dilaksanakan oleh pemerintah, karena harus ada skala prioritas yang dilakukan melalui kajian dan pertimbangan dari para ahli-ahlinya. “Kita tentu terbuka dalam pembangunan dan ada juga pembangunan yang bisa dikerjakan oleh kelompok masyarakat, tapi ingat harus ada aturan jangan sampai terjadi pelanggaran,” bebernya. Dia juga mengingatkan bahwa pembangunan bukan hanya dilakukan pemerintah tetapi juga dijalankan oleh eksekutif dan legislatif sesuai dengan aturan yang tercantum undang-undang. Untuk itu, Wahdi meminta pembangunan yang dilakukan tidak boleh semena-mena dan perlu adanya kesetaraan serta keseimbangan yang berdasarkan dokumen pembangunan. Wali Kota Metro tersebut juga menilai bahwa masih banyak pembangunan yang akhirnya menelan biaya besar pemerintah, karena adanya pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan. (Dns/Sr)

0 Comments

Walikota dan Wakil Walikota Metro Serahkan Penghargaan 6 Unit Pelayanan Publik Berprestasi

Wali Kota Metro didampingi Wakil Wali Kota Metro menyerahkan Penghargaan Pelayanan Publik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI serta Penyerahan Piagam Penghargaan Wali Kota atas Predikat Kepatuhan Tinggi Berdasarkan Penilaian dari Ombudsman Republik Indonesia kepada 6 Unit Pelayanan Publik yang berprestasi saat Apel Mingguan berlangsung di Halaman Kantor Wali Kota Metro, Senin (05/02/2024). Wali Kota Metro, dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG., M.H. mengatakan bahwa Penyerahan secara simbolis Penghargaan Pelayanan Publik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI kepada Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Rumah Sakit Umum Daerah Jenderal Ahmad Yani Kota Metro, sebagai Unit Penyelenggara Pelayanan Publik kategori “Sangat Baik” Tahun 2023. Selain itu, juga ada penyerahan piagam Penghargaan Wali Kota Metro atas predikat kepatuhan tinggi berdasarkan penilaian dari Ombudsman RI yang telah diraih oleh Puskesmas Yosodadi dengan nilai 86,83. “Sementara itu, Puskesmas Iringmulyo dengan nilai 85,56 , Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Metro dengan nilai 84,60, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Metro dengan nilai 80,02, dan Dinas Sosial Kota Metro dengan nilai 79,32,” paparnya saat apel. Usai penyerahan, Wahdi berharap hasil yang didapatkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Unit penyelenggara pelayanan merupakan garda terdepan dalam upaya pemerintah daerah memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kemudian berharap unit yang termasuk ke dalam lainnya kategori sangat baik tersebut dapat menjadi percontohan bagi unit penyelenggara pelayanan publik lainnya,” ungkapnya. Wahdi juga mengingatkan kepada unit yang mendapat penghargaan untuk terus meningkatkan lagi tingkat pelayanannya kepada masyarakat. “Penghargaan yang telah diraih menjadi tantangan baru bagi Pemerintah Kota Metro, karena sejatinya mempertahankan sesuatu itu jauh lebih berat dari pada meraihnya. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama terus melahirkan inovasi-inovasi pelayanan terbaik bagi masyarakat di Kota Metro,” kata Wahdi. Pada kesempatan yang sama, Wahdi berpesan kepada Rumah Sakit Ahmad Yani untuk terus tingkatkan pelayanan terhadap masyarakat, karena bila masyarakat belum merasakan berarti itu belum sesuai. Sementara itu, Direktur RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro dr. Fitri Agustina M.K.Myang mendapatkan Penghargaan Unit Penyelenggara Pelayanan Publik dengan Predikat ” Sangat Baik” tahun 2023 mengucapkan rasa syukurnya, karena RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro kembali mendapatkan Penyelenggara Pelayanan Publik dengan Predikat SANGAT BAIK. “Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat kepada seluruh pegawai rumah sakit untuk bisa melayani dan memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat,” terangnya. Fitri juga mengucapkan terimakasih atas dukungan penuh yang telah diberikan oleh bapak Walikota, Wakil Walikota, Sekretaris Daerah, Dinas Kesehatan serta elemen lainnya selalu memberikan saran serta kritik kepada Rumah Sakit. (Yl/Sr)

0 Comments

Masuk Kampus : Kodam 0411/KM Siapkan Mahasiswa Yang Cerdas dan Tangguh

Institut Agama Islam (IAI) Agus Salim Kota Metro menjadi sasaran program unggulan Kodam II/Sriwijaya Masuk Kampus – Kodim 0411/KM, dengan mengusung tema “Siapkan Mahasiswa Yang Cerdas dan Tangguh”, Jum’at (02/02/2024). Rektor IAI Agus Salim Kota Metro Dr. Muslim,M.Pd.I, menyampaikan apresiasinya terhadap program Kodam II/Sriwijaya Masuk Kampus yang di lakukan di IAI Agus Salim Kota Metro. “Terima kasih kepada bapak Pangdam II/Sriwijaya, bapak Dandim dan bapak-bapak TNI lainnya. Program unggulan Kodam II/Sriwijaya Masuk Kampus ini bagi kami merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap generasi muda penerus bangsa, guna mewujudkan sinergitas dan kolaborasi TNI-Rakyat, khususnya Kodam II/Sriwijaya dan Satkowil jajaran bersama para Civitas Akademika Universitas,” ujarnya. Sementara itu, Asisten III Kota Metro Misnan, S.Sos mengucapkan, terima kasih program unggulan Kodam II/Sriwijaya Masuk Kampus. Untuk memperkenalkan Program-Program kita dari TNI, bahwa TNI itu bisa menunggal dengan masyarakat dan mahasiswa. “Artinya selama ini masih ada tanggapan masyarakat bahwa anggota TNI cuma bertugas saat perang. Kemudian dari kegiatan ini bisa mengedukasi para mahasiswa yang masih muda dalam program wajib militer untuk anak-anak muda. Mudah-mudahan teman mahasiswa ini memahami terkait dengan bela negara,” kata Misnan. Pada kesempatan yang sama, Kasdim 0411/KM Mayor Inf Wawan Cahya Gunawan,SH menyampaikan, amanat Dandim 0411/KM bahwa Program Kodam II/SWJ Masuk Kampus merupakan program unggulan Kodam II/SWJ. Hal ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan maupun memperkokoh Wawasan Kebangsaan serta menumbuhkan rasa cinta Tanah Air. “Dengan kegiatan ini para Mahasiswa dan Mahasiswi akan semakin mengerti mengenai peran dan fungsi Kodam II/SWJ,” ungkapnya. Kasdim 0411/KM berharap, Mahasiswa dan Mahasiswi IAI Agus Salim akan semakin terbentuk jiwa korsa dan rasa kebersamaan, juga kesamaan dalam cara memandang, maupun menyikapi permasalahan-permasalahan yang terjadi di wilayah Provinsi Lampung dengan mengedepankan Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pada Kesempatan yang sama, Kodam II/Sriwijaya Masuk Kampus juga mengenalkan seragam TNI, mulai dari pakaian dinas harian sampai dengan pakaian dinas kehormatan. Tak hanya itu para anggota TNI juga memberi pengetahuan mengenai senjata dan alat peralatan militer yang dipergunakan oleh TNI AD khususnya di Kodim 0411/KM. (Yl/Sr)

0 Comments

Pemerintah Kota Metro Memasuki Tahap II Penilaian PPD se Lampung

Pemerintah Kota Metro mengikuti penilaian dari Tim Penilaian Tahap 2 Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Pemerintah Provinsi Lampung. Hal ini berlangsung di Aula Pemerintah Kota Metro, Jumat (02/02/2024). Sekretaris Bappeda Provinsi Lampung Ir. Ahmad Lianurzen, MT., menyampaikan bahwa pelaksanaan Penilaian Tahap 2 Penghargaan Pembangunan Daerah yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Lampung di Kota Metro, dalam rangka untuk meningkatkan keterpaduan pelaksanaan pembangunan pusat dan daerah. “Penyelenggaraan Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) yang dilakukan oleh Bappenas juga sebagai bentuk evaluasi komprehensif dan kreatif terhadap Provinsi dan Kab/Kota dan juga sebagai bentuk motivasi serta apresiasi kepada Pemerintah Daerah, terhadap prestasinya dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan,” ungkapnya. Sebelumnya, Tim Penilaian PPD Kabupaten/Kota yang dilaksanakan oleh Tim Penilai Provinsi dan Tim Penilai Pusat, telah melakukan penilaian Tahap I di Kota Metro, yaitu berupa penilaian dokumen RKPD Kabupaten/Kota dan dokumen Inovasi yang telah ditentukan pula Nominasi Daerah yaitu 5 Kabupaten dan 2 Kota. “Dari hasil tersebut, Kota Metro dinyatakan masuk ke dalam 2 besar nominasi Kota. Untuk itu kami hadir hari ini untuk melaksanakan penilaian lanjutan, yaitu penilaian tahap II dengan melakukan verifikasi dan wawancara secara langsung,” tuturnya. Pada tahapan ke 2, Tim Penilai Provinsi yang dilaksanakan oleh Tim Penilai Independen (TPI), Tim Penilai Utama (TPU) dan Tim Penilai Teknis (TPT) akan melihat kesesuaian yang ada di lapangan dengan dokumen yang disampaikan dan dinilai yang di dapat pada tahap 1. “Aspek yang di nilai pada penilaian tahap II ini adalah Aspek Pencapaian Pembangunan, Aspek Kualitas Dokumen RKPD, Aspek Proses Penyusunan Dokumen RKPD dan Aspek Inovasi,” jelasnya. Selanjutnya, ia minta Kami Pemerintah Kota Metro dapat memberikan jawaban dan informasi yang sejelas-jelasnya. Karena Informasi dan jawaban akan sangat berpengaruh di dalam penilaian PPD Tahap II ini. “Semoga Kota Metro dapat menjadi kota terbaik pada PPD Tahun 2024,” ucapnya. Sementara itu, Wali Kota Metro dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG., M.H. mengucapkan selamat datang kepada Tim Penilai Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahap 2 Tingkat Provinsi Lampung. “Di Tahun 2023 lalu, Kota Metro telah mewakili Provinsi Lampung masuk dalam 10 besar Tingkat Nasional kategori Kota Terbaik Dalam Perencanaan dan Pencapaian Pembangunan Daerah Tahun 2024,” ucapnya. Harapannya, di tahun ini Kota Metro dapat kembali mewakili Provinsi Lampung untuk mengikuti tahapan selanjutnya. “Tak lupa saya juga mengucapkan terima kepada seluruh perangkat daerah dan stakeholder terkait, atas kinerja dalam berkolaborasi dalam sisi perencanaan pembangunan, juga pada pelaksanaan pembangunan di Kota Metro. Terkait dengan pelaksanaan penilaian PPD Tahun 2024, Kota Metro telah memasuki rangkaian penilaian pada tahap 1,” katanya. Wahdi juga menjelaskan bahwa kegiatan hari ini Pemerintah Kota Metro akan mengusung inovasi JAMA-PAI atau Jaringan Masyarakat Peduli Anak Ibu dalam penilaian tahap II. “JAMA-PAI merupakan gerakan peran serta dan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan anak dan ibu, yang didukung dengan perencanaan yang bersifat Tematik-Holistik, Integratif dan Spasial dengan mengkolaborasikan berbagai kegiatan. Kemudian program ini dilaksanakan secara bergotong-royong oleh pemerintah dan seluruh komponen masyarakat,” bebernya. Pada pelaksanaan yang sama, Wahdi meminta kepada Kepala Perangkat Daerah dan semua yang hadir untuk dapat mendukung terlaksananya Penilaian PPD Tahap 2 di Kota Metro. “Hal itu dikarenakan, di dalam sasaran penilaian Pemerintah Provinsi Lampung terdapat seluruh OPD Kota Metro yang terkait, baik penilaian pada sisi perencanaan dan pencapaian pembangunan, maupun pada sisi inovasi yang di usung yaitu Inovasi JAMA-PAI. Salah satunya dengan pembaruan inovasinya dengan berkolaborasi pada program smart village yang telah dilaksanakan di Kecamatan Metro Timur,” jelas Wahdi. (Yl/Sr)

0 Comments

Jangan Asal-Asalan Alih Fungsi, Ini Pesan Wahdi Saat Musrenbang di Sumbersari

Pemerintah Kota Metro mengadakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kelurahan Sumbersari Bantul yang bertempat di aula kelurahan setempat, pada Kamis (01/02/2024). Dalam hal ini, Walikota Metro Wahdi Siradjuddin mengapresiasi para tokoh-tokoh masyarakat, karena tanpa peran serta mereka pembangunan di Kota Metro tidak dapat berjalan dengan semestinya. Wahdi juga menyinggung Kecamatan Metro Selatan memilik lahan pertanian seluar 800 hektar, kemudian di Sumbersari kurang lebih ada 100 hektar. “Hal ini menandakan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di sini banyak yang harus di pertahankan untuk peningkatan ekonomi. Sehingga kalau berbicara terjadinya alih fungsi itu mesti tidak asal-asalan,” sambungnya lagi. Dari hasil musrenbang yang dilakukan dengan masyarakat ada beberapa hal yang menjadi catatan yaitu, terkait keinganan masyarakat untuk mengembangkan sosial budaya, peningkatan ekonomi melalui lahan pertanian dan infrastruktur mulai dari jalan yang ada di Jl. Susodo dan jl. Gorojok sampai tempat ibadah. Menanggapi usulan tersebut, Wahdi menekankan bahwa tidak semua usulan bisa terealisasikan di tahun ini, karena harus ada keseimbangan kesetaraan ingat bahwa ada 22 Kelurahan di Kota Metro. Pada kesempatan yang sama, Wahdi didampingi para jajarannya, peninjauan RSUD Sumbersari Bantul untuk melihat pelayananan kesehatan yang ada. “Sebagai rumah sakit yang berawal dari puskesmas, maka pelayanan dasarnya harus terpenuhi. Jangan sampai masyarakat tidak terpenuhi pelayananan dasar, karena RSUD Sumbersari Bantul merupakan rumah sakit pelayanan rujukan,” pintanya. Lanjutnya, Rumah sakit ini kita prioritaskan untuk lansia, karena jumlah kelompok lansia di Kota Metro semakin meningkat. “Selain itu, RSUD Sumbersari Bantul juga sudah bisa menjadi rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan terhadap para jamaah yang ingin menjalankan ibadah haji,” katanya. Sementara itu, Direktur RSUD Sumbersari Bantul Metro dr. Anita Veramawati,  mengaku senang sekali. “Dimana saat ini RSUD Sumbersari Bantul mempunyai 4 dokter specialis mayormayor dengan total pegawai 106 pegawai. Terdiri dari dokter specialis penyakit dalam, dokter anak, dokter bedah dan dokter kebidanan, dokter anastesi,dokter specialis, dokter umum, dokter gigi, dokter radiologi, dokter patologi klinik, perawat dan admin. Ada laboraturium sudah 24 jam dan radiologi coming soon sedang dalam proses,” jelas Anita. Dr Anita juga menjelaskan bahwa, Rumah sakit daerah yang mempunyai 54 kamar tersebut, didominasi oleh warga dari Sumbersari Bantul, Margototo. (Dns/Sr)

0 Comments

Sebanyak 130 Guru dan Kepala Sekolah Kota Metro, Diberi Peningkatan Kopetensi Kesehatan

Wali Kota Metro membuka Kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru SD dan Kepala Sekolah, tentang Kesehatan 2024 yang berlangsung di Hotel Grand Skuntum Kota Metro, Rabu (31/01/2024). Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Suwandi. S.IP., MM, melaporkan bahwa Pelaksanaan Kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru SD dan Kepala Sekolah tentang Kesehatan 2024 diikuti sebanyak 130 orang. “Peserta terdiri dari 65 Kepala Sekolah Negeri dan Swasta se-Kota Metro, dan 65 Guru PJOK Negeri dan Swasta se-Kota Metro, ” ucapnya. Suwandi menjelaskan tujuan pelaksanaaan kegiatan untuk meningkatkan kompetensi guru yang memiliki peran penting di dunia pendidikan, agar dapat melaksanakan profesi keguruannya secara profesional sehingga bisa mencapai standar kualitas dalam menjalankan tugas dan pekerjaannya. “Guru juga di dorong untuk menjadi pemimpin transformatif yang mempengaruhi Indonesia saat ini dengan adanya perubahan dalam dunia pendidikan, maka akan menciptakan dunia pendidikan yang lebih cepat berkembang, berakhlak mulia, bernalar kritis, mandiri, kreatif, mandiri, gotong-royong dan berfikiran global, ” bebernya. Sementara itu, Wali Kota Metro dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG., M.H. mengungkapkan bahwa salah satu target pembangunan nasional pada rencana pembangunan jangka panjang nasional adalah meningkatkansumberdaya manusia berkualitas dan berdaya saing dengan meningkatkan Kompetensi Guru dan Kepala Sekolah merupakan hal penting untuk dilakukan. “Adanya peningkatan kompetensi pada penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas maka akan menjadikan kualitas pendidikan itu meningkat dan akan menghasilkan generasi emas masa depan yang berprestasi dan membanggakan, “tuturnya. Untuk mendukung dunia pendidikan yang lebih baik lagi, maka menurutnya diperlukan sinergi dan kolaborasi dari kepala sekolah dan para guru. (Yl/Sr)

0 Comments

1850 Warga Metro Timur Terima Bantuan Beras

Pemerintah Kota Metro Meninjau Pelaksanaan Penyaluran Bantuan Pangan Beras ke 1850 warga di Wilayah Kelurahan se Kecamatan Metro Timur, Selasa (31/1/2024). Wakil Walikota Metro, Qomaru Zaman mengatakan, pembagian bantuan pangan beras itu diberikan ke 5 Kelurahan yang ada di Kecamatan Metro Timur. Diantaranya Kelurahan Yosodadi, Kelurahan Yosorejo, Kelurahan Iringmulyo, Kelurahan Tejo Agung, dan Kelurahan Tejosari. Lanjutnya, bantuan pangan beras ini sama seperti tahun 2023 lalu. Hanya terdapat pada perbedaan sumber data yang kini melalui data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Esktrem (P3KE). “Ini sama dengan tahun yang kemarin memberikan bantuan pangan beras program kelanjutan kemarin,” katanya. “Hanya yang berbeda sumber data dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Kementrian Sosial, sedangkan tahun ini menggunakan P3KE,” tambahnya. Sehingga, Qomaru juga menjelaskan bahwa, sangat dimungkinkan terdapat KPM (Keluarga Penerima Manfaat) yang tidak mendapatkan bantuan pangan beras tersebut. “Jadi datanya itu dari Kementerian dari bidang PMK diserahkan ke Bappenas. Kemudian dari Bappenas diserahkan ke setiap daerah. Bisa saja ada yang dapat dan tidak. PKH (Program Keluarga Harapan) dan lain-lain itu menggunakan DTKS. Kalau ini menggunakan P3KE,” sambungnya. Sementara itu, berdasarkan sambutan Camat Metro Timur, Ferry Handono menyebutkan jumlah masing-masing KPM di 5 Kelurahan yang menerima bantuan pangan beras bernaung pada Kecamatan Metro Timur. “Kelurahan Iringmulyo menjadi Kelurahan yang paling banyak menerima bantuan pangan beras dari Pemerintah Pusat tersebut yaitu 687.  Sedangkan Kelurahan Yosodadi ada 372, Kelurahan Yosorejo 361, Kelurahan Tejoagung 205, dan Kelurahan Tejosari ada 224,” papar Ferry. Ia mengaku pihaknya juga masih melakukan pengecekan terkait dengan penerima bantuan pangan beras tersebut. “Datanya dari pusat, kita juga sedang mengecek apabila nanti ada yang tidak layak, dikemudian hari akan bisa digantikan. Saat ini ada 1850 penerima yang mendapatkan bantuan beras 10 kilogram di Kecamatan Metro Timur,” pungkasnya. (Dns/Sr)

0 Comments

Pemkot Metro Salurkan Bantuan Beras ke 3137 Penerima

Pemerintah Kota Metro melaksanakan penyaluran bantuan pangan di wilayah Kecamatan Metro Pusat, yang berlangsung di Kelurahan Metro. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Pemkot Metro, Yeri Ehwan mengatakan, pembagian bantuan pangan beras itu diberikan ke 5 Kelurahan yang ada di Kecamatan Metro Pusat. Lima kelurahan ini yaitu Kelurahan Metro, Kelurahan Imopuro, Kelurahan Hadimulyo Timur, Kelurahan Hadimulyo Barat, dan Kelurahan Yosomulyo. “Bantuan pangan beras ini sama seperti tahun 2023 lalu. Bedanya hanya terdapat pada perbedaan sumber data, yang kini melalui data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Esktrem (P3KE) dari Kementrian Sosial,” kata Yeri, Selasa (30/1/2024). Selanjutnya, Yerri menekankan bahwa bantuan ini sangat dimungkinkan terdapat KPM (Keluarga Penerima Manfaat) yang tidak mendapatkan bantuan pangan beras tersebut. “Jadi datanya itu dari Kementerian bidang PMK diserahkan ke Bappenas. Kemudian dari Bappenas diserahkan ke daerah. Bisa saja ada yang dapat ada yang gak. PKH dan lain-lain menggunakan DTKS. Kalau ini menggunakan P3KE,” jelasnya. Pada kesempatan yang sama, Camat Metro Pusat, Yahya Rachmat menyebutkan bahwa jumlah masing-masing KPM di 5 Kelurahan bernaung pada Kecamatan Metro Pusat, yang menerima bantuan pangan beras. “Berdasarkan data Kelurahan Hadimulyo Barat menjadi kelurahan yang paling banyak menerima bantuan pangan beras dari Pemerintah Pusat. Sementara Kelurahan Metro ada 768, Kelurahan Imopuro 419, Kelurahan Hadimulyo Barat ada 818, Kelurahan Hadimulyo Timur 647, dan Kelurahan Yosomulyo ada 485,” papar Yahya. Ia mengaku pihaknya juga masih melakukan pengecekan terkait dengan penerima bantuan pangan beras tersebut. “Datanya dari pusat, kita juga sedang mengecek apabila nanti ada yang tidak layak nanti bisa digantikan. Karena berdasarkan data tahun kemarin berbeda dengan yang sekarang. Datanya ada 3137 penerima, setiap penerima mendapatkan 10 kilogram beras,” pungkasnya. (DNS/Sr)

0 Comments

Capai 2,61 Persen, Mendagri Apresiasi TPID

Pemerintah Kota Metro mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah 2024 secara virtual di OR Sekda Kota Metro, Senin (29/1/2024). Rakor Inflasi pada Minggu ke-4 di bulan Januari 2024 tersebut, diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI)secara rutin setiap minggunya yang diikuti oleh berbagai pihak dari provinsi hingga kabupaten/kota se-Indonesia, dengan memanfaatkan teknologi komunikasi Zoom Meeting. Menteri Dalam Negeri (Mendagri), M. Tito Karnavian, mengapresiasi kinerja yang ditunjukkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah dalam upaya mengembalikan inflasi yang saat ini berada di angka 2.61%. “Pencapaian ini tidak hanya mencerminkan komitmen yang tinggi, tetapi juga menunjukkan kontribusi yang signifikan terhadap tujuan pemerintah untuk menjaga stabilitas perekonomian nasional,” ungkapnya. Lanjutnya, jika inflasi man-to-man mengalami kenaikan dari yang sebelumnya berada di presentase 0.38% meningkat menjadi 0.41%. Sedangkan inflasi year to year (YoY) bulan Desember 2023 terhadap Desember 2022 mengalami penurunan dan berada di angka 2,61%. “Oleh karena itu, pemerintah harus terus berupaya melihat fakta lapangan terkait barang-barang apa saja yang mengalami kenaikan harga dan apa yang menyebabkannya,” katanya. Di sisi inflasi year to year mengalami penurunan, terdapat inflasi man to man yang mengalami kenaikan dari yang semula berada di kisaran 0.38%, kini berhasil berada di angka 0.41%, Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik, Pudji Ismartini menyampaikan bahwa secara nasional jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan IPH sampai dengan minggu ke empat Bulan Januari turun dibandingkan pada minggu sebelumnya. “Komoditas penyumbang andil kenaikan IPH terbesar di sepuluh wilayah didominasi oleh daging ayam ras, daging sapi, cabai rawit, dan bawang merah,” bebernya. (Yl/Sr)

0 Comments

Ini Pesan Wahdi pada Pemuda Muhammadiyah Jelang Musda

Wali Kota Metro didampingi dengan Asisten I Kota Metro dan Kepala Kesbangpol Kota Metro, melakukan audensi dengan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Metro yang berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Metro, Jumat (25/01/2024). Ketua Pemuda Muhammadiyah Metro, Suwarno mengatakan tujuan kedatangannya beserta rombongan yang pertama untuk bersilaturahmi sekaligus mengundang Wali Kota Metro agar hadir dan membuka acara Musyawarah Daerah Formatur Periode Tahun 2023-2027, yang akan dilaksanakan di SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kota Metro Kampus 2. “Kami berharap di acara Musda di hari Ahad yang berlangsung di Aula SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kota Metro Kampus 2, Bapak Wali Kota Metro bisa hadir untuk membuka acara secara resmi, “pintanya. Suwarno menjelaskan bahwa pada kegiatan tersebut, akan melakukan pemilihan kepengurusan baru pada Pemuda Muhammadiyah Metro. Tak hanya itu, pada kegiatan yang sama Pemuda Muhammadiyah Metro juga akan melakukan penyusunan program-program untuk periode 2023-2027 yang akan diadakan minggu besok. “Saat ini Pemuda Muhammadiyah Metro yang mempunyai jumlah suara penuh di Kota Metro ada 127 orang, yang berasal dari semua kader Pemuda Muhammadiyah Kota Metro. Baik pengurus tingkat daerah, maupun cabang di Kecamatan dan pengurus ranting yang ada di Kelurahan,” tuturnya. Sebagai Ketua Pemuda Muhammadiyah Metro, dia mengaku siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Metro untuk mewujudkan program dan visi misi pembangunan yang ada. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Metro dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG., M.H. mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas kunjungan serta undangan musyawarah daerah yang telah diberikan. “Saya juga mengucapkan terimakasih atas peran pemuda Muhammadiyah Kota Metro yang merupakan salah satu komponen dari masyarakat, yang juga ikut membangun Kota Metro dari segala aspek sosial, budaya, dan ekonomi, ” ucapnya. Dalam pembicaraan yang dilakukan, Wahdi menyambut baik atas kegiatan Musyawarah Daerah ke 6, yang akan diadakan oleh Pemuda Muhammadiyah Metro. “Mudah-mudahan acara Musda nya dapat berjalan dengan lancar, dan tentunya juga ke depan Pemuda Muhammadiyah Metro dapat semakin hebat lagi dalam peran-peran yang dilakukan,” ujarnya. Wahdi juga berharap Pemuda Muhammadiyah Metro dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat dan memberikan nilai-nilai pembangunan dan sumber daya manusia yang baik. (Yl/Sr)