0 Comments

Rayakan HUT Kota Metro Ke 87, Pemkot Metro Undang Ustadz Dennis Lim

Memperingati HUT Kota Metro Ke-87, Pemerintah Kota Metro, yang bertempat di Mall Pelayanan Publik menyelenggarakan Pengajian Akbar yang mengundang Ustadz ternama Dennis Lim serta Istri Yunda Faisyah. Pengajian yang dihadiri oleh ribuan masyarakat Kota Metro ini berlangsung di Aula Gedung MPP Kota Metro (Gedung Sessat Agung Bumi Sai Wawai), Rabu (08/05/2024). Dalam kesempatannya, Sekretaris Daerah Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo menyambut hangat kedatangan Ustadz Dennis Lim dan istri beserta rombongan. “Atas nama Pemerintah Kota Metro, kami menyampaikan selamat datang kepada Ustadz Dennis Lim beserta rombongan, karena telah dapat bersilaturrahmi dan berkunjung ke Kota Metro”, ucapnya. Bangkit berharap pengajian ini dapat mempererat Ukuwah Islamiyah di Kota Metro serta dapat memberikan dampak positif. “Saya harap kita dapat memelihara jalinan silaturahmi yang tidak hanya pada situasi resmi seperti sekarang, tetapi berlangsung seterusnya dalam keseharian kita. Semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif di dalam upaya meningkatkan iman dan taqwa serta guna mempererat Ukuwah Islamiyah di Kota Metro yang kita cintai ini”, ujarnya. Pada kesempatan yang sama, Ustadz Dennis Lim, menyampaikan tausiah dengan tema Merawat Cinta Sampai ke Syurga yang mana cinta disini dimaknai sebagai sarana guna mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dirinya menuturkan bahwa pernikahan yang baik bukan hanya sekedar perasaan, namun sebuah ikatan spiritual yang harus dijalin dengan kesungguhan hati agar dapat menuntun jalan menuju surga. “Saya meyakini pernikahan yang sukses itu bukan ketika kita setiap hari bikin romantis, tapi yang bisa menggandeng tangan pasangannya satu sama lain hingga ke surganya Allah,” katanya. Sementara itu, Yunda Faisyah menjelaskan bahwa cinta berasal dari Allah SWT, Perasaan suka, kagum dan cinta kepada seseorang merupakan karunia dari Allah yang ditanamkan dalam hati kita. “Cinta ini yang memberikan adalah Allah SWT. Jika Allah tidak mengizinkan cinta di hati, maka tidak akan terbentuk. Dengan begitu yang jadi fokus kita adalah bagaimana agar kita layak ditolong Allah,”pungkasnya. (Dns/Sr/Ly/Ti)

0 Comments

Apresiasi Kinerja dan Kedisiplinan Pegawai, Pemkot Metro Beri Penghargaan ke ASN, Non ASN dan Satlinmas

Pemerintah Kota Metro gelar Apel Mingguan sekaligus memberikan Penghargaan kepada ASN dan Non ASN Terbaik di Lingkungan Setda Kota Metro yang berlangsung di Halaman Kantor Wali Kota Metro, Senin (06/05/2024). Dalam kesempatan itu, Piagam penghargaan juga diberikan kepada 10 Satlinmas yang telah berdedikasi dan memberikan pelayanan maksimal selama 30 tahun, sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan Pemerintah Kota Metro atas dedikasi serta komitmen mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Sekretaris Daerah Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo, Bangkit Haryo Utomo, berharap piagam dan penghargaan yang diberikan dapat menjadi contoh dan menambah semangat kerja bagi seluruh pegawai di Sekretariat Daerah Kota Metro dan Satlinmas Kota Metro dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, bangsa dan negara. “Untuk Dasar Pelaksanaan Penilaian Pegawai ASN dan Non ASN terbaik periode Januari sampai dengan Maret 2024 (Tri Wulan 1) merupakan bagian dari siklus manajemen yang tidak terlepas dari perubahan paradigma baru dalam manajemen pemerintahan dan pelaksanaannya penilaian setiap Triwulan, “ujarnya. Hal tersebut dilakukan, sebagai bentuk upaya Pemerintah Kota Metro khususnya pada Sekretariat Daerah Kota Metro yang dilakukan melalui Bagian Organisasi dalam mengimplementasikan Core Values ASN “BerAkhlaq” yang mencarikan dan menyederhanakan nilai-nilai dasar ASN yang ada dalam UU No. 20 tahun 2023 tentang ASN. “Sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo yang sering menekankan pentingnya pelayanan kepada masyarakat, maka ada 7 nilai yang berlaku bagi ASN di seluruh Indonesia, yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif, ” ungkapnya. Bangkit juga menuturkan bahwa bekerja keras dan ikhlas merupakan kewajiban kita atas hak yang sudah kita peroleh. “Bekerja bukan untuk pimpinan tetapi untuk diri kita sendiri. Disiplin dan berkinerja sudah menjadi suatu keharusan, bahwa kerja tanpa ada yang mengawasi dan merasa diawasi adalah tingkatan tertinggi dalam karir individu pegawai untuk menunjukan eksistensi dirinya sebagai seorang abdi negara yang produktif dan bermanfaat untuk institusinya, bangsa dan negara, ” katanya. Selain itu, dirinya berpesan bahwa sebagai pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Metro juga membutuhkan penguatan dan kompetensi yang harus terus meningkat sesuai kebutuhan setiap waktu. “Perundang-undangan setiap saat terbit yang baru dan berubah juga menjadi pegangan di dalam peningkatan capaian individu pegawai dan lembaga agar tetap sesuai dengan peraturan yang berlaku termasuk di dalamnya adalah Core Values (Nilai-Nilai Dasar) ASN BerAKHLAK, “tuturnya. Tak hanya itu, Pegawai ASN dan Non ASN terbaik juga diharapkan mampu menjadi role model yang menginspirasi ASN lainnya untuk berkinerja terbaik dengan kompetensi, kualifikasi, kinerja dan disiplin yang baik. “Birokrasi Pemerintah Kota Metro harus bertransformasi dalam meningkatkan SDM, tata laksana dan organisasi. Dari segi SDM, ASN harus terus menambah pengetahuan, pengalaman, sikap mental dan integritas yang kuat,” bebernya. Termasuk dalam tata kelola, ASN juga diharuskan sudah menerapkan sistem digitalisasi dan di Bidang Organisasi harus mampu berkolaborasi dan berinovasi “Atas nama Pemerintah Kota Metro khususnya pada lingkungan Sekretariat Daerah Kota Metro, saya menyampaikan ucapan selamat kepada 2 orang Pegawai ASN dan 1 orang Pegawai Non ASN yang telah dipilih sebagai Pegawai ASN dan Non ASN terbaik periode Januari sampai dengan Maret 2024 (Tri Wulan 1) di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Metro. Piagam Penghargaan juga kami diberikan kepada 10 Satlinmas yang sudah bekerja selama 30 tahun, “ucapnya. Harapannya, dengan adanya pemberian penghargaan/reward Pegawai ASN dan Non ASN terbaik secara khusus bermanfaat bagi Sekretariat Daerah Kota Metro dan dapat diikuti oleh OPD-OPD lainnya. (Yl/Sr)

0 Comments

Jelang Idul Adha, 70 Peserta Ikuti Pelatihan Penyembelihan Hewan yang ASUH

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Metro membuka kegiatan Pelatihan Penyembelihan Hewan Qurban yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal) oleh DPD Juru Sembelih Halal (JULEHA) Kota Metro, berlangsung di UPTD Rumah Potong Hewan dan Laboratorium Kesmavet Kota Metro, Minggu (05/05/2024). Ketua DPD Juleha Kota Metro, Wahyudi, mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas KP3 Kota Metro yang telah memberikan sarana dan prasarana di tempat UPTD Rumah Potong Hewan danLaboratorium Kesmavet, sebagai tempat melaksanakan kegiatan Pelatihan Penyembelihan Hewan Qurban yang pertama kali di Kota Metro. “Kami juga ucapkan terima kasih kepada bapak DPW Juleha Lampung yang telah menghadiri kegiatan ini, wabil khusus kepada bapak-ibu peserta Juleha, ” ucapnya. Dalam laporannya, Wahyudi menyampaikan bahwa anggaran yang digunakan dalam kegiatan pelatihan yang diikuti oleh 70 peserta, merupakan anggaran mandiri yang didapatkan dari sumbangan para peserta pelatihan penyembelihan hewan kurban. “Maksud dan tujuan adalah untuk memberikan edukasi bersama-sama untuk belajar agar bisa menghasilkan sesuatu pengalaman baru buat kita, sehingga nanti ilmu yang di dapat bisa digunakan bukan hanya pada Hari Raya Qurban, tetapi juga keluarga dan masyarakat, ” ungkapnya. Lanjutnya, kegiatan ini juga ditujukan untuk para pengusaha di sektor makanan, minuman, penyembelihan atau produk-produk lain yang dikonsumsi oleh umat Muslim yang dituntut untuk memiliki sertifikat halal sebagai bukti bahwa produk tersebut telah memenuhi standar dan persyaratan yang ditetapkan dalam agama Islam. “Menanggapi seperti itu, kami DPD Juleha ibarat gayung bersambut, untuk mensukseskan program pemerintah. Harapannya kedepan, Pemerintah Kota Metro melalui kepala Dinas KP3 dapat terus memberikan dukungan dan support terhadap kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan oleh DPD Juleha Kota Metro,” katanya. Dengan harapan, kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh Juleha dapat sejalan dengan program-program pemerintah yang mungkin efektif lebih besar, sehingga apa yang diprogramkan oleh pemerintah itu bisa berjalan. Sementara itu, Kepala DKP3 Kota Metro, Hery Wiratno, mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPD Juleha Kota Metro, telah memilih UPTD Rumah Potong Hewan danLaboratorium Kesmavet sebagai tempat untuk menyelenggarakan pelatihan Juleha. “Sekali lagi terima kasih atas kepercayaan telah diberikan oleh Bapak Wahyudi kepada LPH Kota Metro sebagai tempat penyelenggaraan Pelatihan Penyembelihan Hewan Qurban yang peserta tidak hanya dari Metro, juga dihadiri dari Lampung Timur, Lampung Tengah dan Lampung Selatan, ” tuturnya. Hery Wiratno juga memberikan peringatan bahwa pentingnya menjaga keamanan, kebersihan, dan kehalalan makanan yang di konsumsi oleh tubuh, karena sebagian besar makanan yang masuk ke dalam tubuh kita yaitu sekitar 99,90%, dapat memiliki dampak pada kesehatan kita jika tidak dikelola dengan baik. “Terlebih, tuntutan terkait dengan persyaratan izin sertifikasi halal telah di tekankan oleh pemerintah pada bulan Oktober 2024 bahwa segala proses itu harus ada sertifikasi halal, ” tegasnya. Untuk itu, Kota Metro sebagai salah satu kota di Provinsi Lampung, dituntut harus menjadi contoh yang mencerminkan dari pola perilaku masyarakat, perilaku pendidikan dan lain-lain dengan memenuhi kaidah-kaidah dan ketentuan yang berlaku, baik secara syariah maupun secara hukum dan keilmuan. “Saya berharap bapak-ibu dapat memperhatikan secara detail bagaimana cara-caranya, bagaimana prosedurnya karena itu sangat penting. Karena daging yang kita konsumsi 80 persen ada kandungan air yang merupakan sarana dari perkembangbiakan dari seluruh bakteri yang ada,” pesannya. (Yl/Sr)

0 Comments

Audiensi dengan Walikota Metro, Media Harian Kompas Tawarkan Riset Pilkada

Wali Kota Metro melakukan audiensi bersama Media Harian Kompas yang berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota, Jumat (03/05/2024) . Senior Sekretaris Manajemen Harian Kompas, Sapto, melaporkan bahwa tujuannya berkunjung ke Kota Metro adalah untuk bersilaturahmi dengan Wali Kota Metro. “Kami sengaja berkunjung ke Lampung dari kemarin sampai hari ini, dikarenakan memang sedang bertugas dalam rangka Pilkada yang akan diadakan pada bulan November nantinya. Sebelumnya Harian Kompas telah berkeliling dari Jawa Barat, Jawa Timur, dan Banyuwangi,” katanya. Dalam kunjungannya, dia juga membeberkan bahwa habis dari Lampung, Senin dan Selasa besok akan menuju ke Padang, pertengahan ke NTB dan kemudian akhir di Medan. “Tujuan utama audiensi dengan Wali Kota Metro untuk bekerjasama dengan pemda-pemda dan tokoh-tokoh politik daerah yang masih menjabat sebagai pejabat. Dimana kami juga ada program Pilkada dari Litbam Kompas, dimana Kompas membuat riset kepada pemda-pemda yang berkaitan dengan persepsi publik tentang pemerintah daerah dalam hal ini mungkin Metro Lampung,” ungkapnya. Melalui program tersebut nantinya, Harian Kompas akan melakukan survei yang bukanlah tentang elektabilitas, tapi riset ke perspektif publik terhadap Pemda dan pemimpin daerah. “Ini merupakan program utama kami ke Pemkot atau Pemda, yang sedang kami jalankan selain dari advetorial atau konten marketing, kami memang fokus ke Pemda terkait penawaran jasa riset, yang akan dilakukan oleh Lip Balm Kompas, kemudian nantinya akan di amplifikasi ke media Kompas digital dan media sosial kami, “ujarnya. Sementara itu, Wali Kota Metro mengaku senang dapat berjumpa dan bersilaturahmi secara langsung dengan jajaran dari media Harian Kompas. “Saya berterima kasih tentunya terhadap Kompas yang merupakan media besar sekala nasional yang mempunyai kredibilitas sudah jelas, visibilitasnya terkait kenegaraan dan wawasan kebangsaan Indonesia dengan melihat yang terjadi dari 514 kabupaten/kota, “ucapnya. Selain itu, Harian Kompas juga menurutnya merupakan media yang selalu memperhatikan penyelenggaraan pemerintahan , tata kelola yang baik dengan sistem society-nya tidak pernah lepas dari pemerintahan. “Karena pemerintahan yang baik itu yang menjadikan masyarakatnya betul-betul berdaya. Tentu juga saya berterima kasih juga kepada Harian Kompas yang sudah membantu pemerintah dalam publikasi, ” terangnya (Yl)

0 Comments

Pasar Agroceria Metro, Jadi Sample Program Kabupaten Way Kanan

Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (KP3) Kota Metro menyelenggarakan kegiatan Pasar Tani Agroceria, yang berlangsung di Halaman Dinas setempat Kota Metro, Jumat (03/05/2024). Kepala Dinas KP3 Kota Metro, Hery Wiratno, menyampaikan bahwa saat ini komoditas beras terpantau normal di banding saat lebaran. “Komoditas beras sempat mengalami peningkat, dan sekarang kembali normal, hanya saja bawang merah belum stabil dikarenakan belum musim, “tuturnya. Meski begitu, Hery mengatakan bahwa harga beras saat ini masih terjangkau untuk masyarakat. “Harapannya dengan adanya Pasar Agroceria yang dilaksanakan pada hari Jumat ini, dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan bahan pangan aman dan segar, serta dapat menjadi contoh bagi daerah lainnya, “ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas KP3 Kabupaten Way Kanan, Riva Adi Chandra, menyampaikan bahwa tujuannya datang ke Kota Metro adalah untuk mempelajari tentang Pasar Agroceria yang di leading sektor oleh Dinas KP3 Kota Metro. “Kedatangan kami terkait masalah bagaimana pengelolaan sandang pangan, bagaimana cara pembentukannya, bagaimana nanti mengatasi teknik kolaborasi dengan dinas terkait,” jelasnya. Menurutnya, pengelola Pasar Agroceria bersama para petani Kota Metro merupakan contoh keberhasilan Kota Metro dalam menciptakan pasar yang aman dan segar bagi masyarakat. “Suasananya sangat luar biasa, di kabupaten Way Kanan belum pernah terjadi seperti ini. Kota Metro luar biasa saya ingin belajar lebih dalam lagi dengan Bapak Hery, ” ungkapnya. (Dns/Sr)

0 Comments

Peringati Hari Pendidikan Nasional, para Pendidik Dapat Pesan dari Wakil Walikota Metro

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kota Metro mengadakan upacara di Halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat, Kamis (02/05/2024). Wakil Wali Kota Metro, Qomaru Zaman yang juga sebagai pembina upacara, mengatakan dalam proses mencerdaskan bangsa khususnya di Kota Metro melalui pendidikan. “Dengan itu, yang perlu saudara pahami, bahwa pendidikan itu, paling tidak untuk mencegah kebodohan, maka itu Kota Metro harus diurus dengan kehormatan dan peradaban,” katanya. Peringati hari Pendidikan Nasional, Qomaru mengulas kembali kisah Ki hajar Dewantara, dengan pemikirannya yang bisa diartikan harapannya untu para penerus bangsa bisa mengurus negara ini dengan sebaik baiknya. “Saya harap seluruh instansi, guru guru, beserta jajarannya dapat membuktikan bahwa Kota Metro dapat menjadi Kota yang terhormat dan bermartabat. Tentunya di bidang pendidikan yang bisa merubah dunia, bisa merubah alam pikir, dan bisa merubah niat yang tadinya tidak baik menjadi baik,” ajaknya. Selain itu juga, Qomaru mempertimbangkan Kota untuk di perbaiki suasana kota, yang tentunya dimulai dari guru, yang kedua orang tua. “Kami sebagai penjabat hanya bisa berupaya dan mengupayakan serta mendorong perubahan suasana Kota Metro,” ucapnya. Qomaru juga menuturkan jika pendidikan dapat diperoleh di mana saja dan kapan saja. Yang artinya pendidikan tidak hanya bisa di dapatkan dengan formalitas saja, melainkan bisa didapat darimana saja. Selain itu, ia juga sampaikan jika pendidikan akan berdampak sangat besar terhadap perilaku, kepribadian, etika dan sebagainya. “Kalau pendidikan tidak menjamin ada perubahan besar dalam perubahan perilaku etika dan sebagainya, maka saya anggap pendidikan itu gagal. Kita sebagai Aparatur bertanggung jawab mampu merubah sikap, etika, etitude, dan lain sebagainya,” ajaknya. Di akhir sambutannya, Qomaru berharap jika melalui pendidikan harus dimulai dengan menumbuhkan peserta didik yang kritis, inovatif dan solutif, karena di masa depan akan adanya perubahan zaman dan menjadi tantang yang sangat berat. “Saya percaya para pengawas, dewan guru di bawah komando Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro telah melakukan yang terbaik untuk Kota Metro terutama di bidang pendidikan nya,” pungkasnya. (Dns/Sr/Im)

0 Comments

Pemkot Metro Serahkan Bantuan Hibah di Acara Halal Bihalal dengan MUI

Wali Kota Metro membuka acara Halal Bihalal Pemerintah Kota Metro dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Metro sekaligus menyerahkan Bantuan Hibah yang berlangsung di Gedung Sessat Agung Bumi Sai Wawai, Selasa (30/04/2024). Wali Kota Metro menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara halal bihalal yang merupakan momen penting untuk mempererat hubungan silaturahmi antara pemerintah dan MUI serta masyarakat yang ada Kota Metro. “Saya berharap antara umat dan ulama bersama masyarakat dapat berkolaborasi dan saling bersinergi untuk memajukan pembangunan Kota Metro, “ungkapnya. Untuk pembangunan sumber daya manusia yang baik di masa depan, menurutnya dibutuhkan peran aktif dari seluruh stakeholder dalam memberikan kontribusi melalui berbagai program dan kegiatan yang dilakukan untuk masyarakat. “Kembali juga tentu kita diingatkan untuk memikirkan masa depan, masa ini adalah masa yang akan kita berikan untuk peradaban ke depan dengan mengajak organisasi kemasyarakatan untuk berperan aktif dalam pembangunan, “ujarnya. stakeholder tentu dapat memberikan dukungan melalui tata kelola yang baik, sinergi dan kolaborasi agar dapat membentuk komitmen bersama serta mempersatukan persepsi antar satu dan lain. “Kegiatan ini betul-betul kegiatan yang sangat baik dan terus di pupuk sebagai sarana silaturahim, menjaga dan menguatkan persatuan kita sebagai anak bangsa tentu harus melakukan upaya hal terbaik dalam kehidupan kita, “ucapnya. Wahdi juga menginginkan jiwa nasionalisme anak bangsa di Kota Metro dapat terus terjaga, karena itu merupakan investasi terbesar Kota Metro yang sejalan dengan Visi Kota Metro yaitu Terwujudnya Kota Metro yang Berpendidikan, Sehat, dan Sejahtera Berbudaya. “Melalui acara Halal Bihalal ini, dapat terjalin sinergi yang baik antara pemerintah, MUI, dan masyarakat dalam membangun Kota Metro yang lebih baik dan berkeadilan. Semoga kerjasama ini dapat terus ditingkatkan dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Kota Metro, “tuturnya. Sementara itu, Ketua MUI Kota Metro, K. H Zakaria Ahmad, BA, berharap MUI Kota Metro bisa terus berkolaborasi dengan pemerintah untuk membangun Kota Metro. “Insya allah MUI Kota tidak hanya seiring sejalan tapi saling bantu-membantu dengan pemerintah Kota Metro,”bebernya. Tak hanya itu, Zakaria Ahmad mengatakan bahwa sampai saat ini persatuan dan kesatuan antara ulama dan umara di MUI Kota Metro masih terpantau aman dan kondusif. “Kondisi saat ini sangat-sangat kondusif di Kota Metro, hubungan antara ulama dan umara juga bagus “pungkasnya. Oleh karena itu, dia menekankan bahwa ulama dan umara juga mempunyai tanggung jawab untuk memberikan bimbingan, nasihat, dan dukungan kepada umat dalam segala aspek kehidupan serta tugas dalam mengayomi masyarakat. Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Metro juga menyerahkan Bantuan Hibah secara langsung kepada BNN Kota Metro, Dewan Masjid Indonesia, dan MUI Kota Metro. (Yl/Dns)

0 Comments

Peringatan Hari Kartini, TP-PKK Kota Metro Jadi Inspektur

Dalam memperingati Hari Kartini yang ke 145 Tahun 2024, Pemerintah Kota Metro melakukan beberapa rangkaian acara, salah satunya melakukan Ziarah di Makam Pahlawan Kemala Nusantara Kota Metro, Senin 29/04/2024. Ziarah Makam Pahlawan ini selalu menjadi agenda wajib Pemerintah Kota Metro, khususnya bagi organisasi TP-PKK Kota Metro, Dharma Wanita, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), serta organisasi yang lainnya. Pada kesempatan ini, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Metro, Silfia Nahari Wahdi, yang menjadi inspektur pada upacara Ziarah Makam Pahlawan. Kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan tabur bunga di pusaran makam pahlawan yang diikuti oleh seluruh rombongan ziarah. Turut hadir dalam upacara tersebut Ketua Dharma Wanita, Kepala Dinas PAPPKB, dan beberapa perwakilan organisasi wanita di Kota Metro. (Dns/Sr)

0 Comments

Pemerintah Kota Metro Gelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke – XXVIII

Pemerintah Kota Metro gelar peringatan hari Otonomi Daerah Ke – XXVIII. Tahun 2024 yang dilaksanakan di Halaman Kantor Wali Kota Metro, Senin (29/04/2024). Amanat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Metro, Ir. Bangkit Haryo Utomo, MT.,bahwa upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXVIII pada April 2024 mengusung tema Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan Yang Sehat. “Tema Hari Otonomi Daerah ke XXVIII ini, dipilih untuk memperkokoh komitmen, tanggung jawab dan kesadaran seluruh jajaran Pemerintah Daerah akan amanah, serta tugas untuk membangun keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup di tingkat lokal serta mempromosikan model konomi yang ramah lingkungan untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang, “ujarnya. Dalam sambutannya, Bangkit mengatakan bahwa perjalanan kebijakan otonomi daerah selama lebih dari seperempat abad merupakan momentum yang tepat bagi kita semua untuk memaknai kembali arti filosofi dan tujuan dari otonomi daerah. “Otonomi daerah merupakan hak, wewenang, dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan serta kepentingan masyarakat setempat. Dalam Sistem Negara dan Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dengan filosofi otonomi daerah dilandaskan pada prinsip-prinsip dasar yang tertuang dalam pasal 18 UUD 1945,” jelasnya. Berdasarkan prinsip tersebut, otonomi daerah dirancang untuk mencapai 2 (dua) tujuan utama termasuk diantaranya tujuan kesejahteraan dan demokrasi. “Dari segi tujuan kesejahteraan, desentralisasi diarahkan untuk memberikan pelayanan publik bagi masyarakat secara efektif, efisien dan ekonomis melalui berbagai inovasi kebijakan pemerintahan yang menekankan kepada kekhasan daerah yang bersangkutan (Endogenous Development) serta pemanfaatan potensi sumber daya alam yang bijak dan berkelanjutan (sustainable),” ungkapnya. Selain itu, pembagian urusan pemerintah-pemerintahan konkuren atau urusan yang dapat dikelola menjadi urusan bersama antara Pusat, Provinsi dan/atau Kabupaten/Kota menuntut Pemerintah Daerah untuk mampu mengartikulasikan kepentingan masyarakat dan mengimplementasikan kepentingan tersebut ke tata kelola pemerintahan yang lebih partisipatif, transparan dan akuntabel serta responsif. “Sementara itu dari segi tujuan demokrasi, kebijakan desentralisasi menjadi instrumen pendidikan politik di tingkat lokal yang mempercepat terwujudnya masyarakat madani atau civil society,” terangnya. Bangkit juga menjelaskan jika proses demokrasi di tingkat lokal melalui penyelenggaraan pemilihan perwakilan daerah secara langsung akan dilaksanakan pada bulan November 2024, untuk penyusunan Perda mengenai APBD sampai perencanaan pembangunan daerah yang melibatkan partisipasi masyarakat secara aktif yang pada akhirnya akan menumbuhkan komitmen, kepercayaan(trust), toleransi, kerjasama, solidaritas serta rasa memiliki(sense of belonging) yang tinggi dalam masyarakat terhadap kegiatan pembangunan di daerah sehingga berkorelasi positif terhadap perbaikan kualitas kehidupan demokrasi. “Kebijakan desentralisasi juga diharapkan dapat memperbaiki tata hubungan pusat-daerah sehingga menjadi lebih proporsional, harmonis dan produktif dalam rangka penguatan persatuan dan kesatuan bangsa, “tuturnya. Dijelaskannya, bahwa kedua tujuan otonomi daerah ini tidak bersifat eksklusif atau terpisah satu sama lain, namun pencapaian satu tujuan yang secara tidak langsung akan mempengaruhi percepatan pencapaian tujuan lainnya. “Peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan kualitas pelayanan publik akan berdampak pada peningkatan partisipasi politik dana iklim politik yang kondusif dan demikian pula sebaliknya. Penguatan partisipasi masyarakat yang bertanggung jawab dan tidak anarkis dapat menciptakan daerah yang ramah investor (investment-friendly) sehingga dapat mendorong percepatan perbaikan kualitas pelayanan publik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, “ucapnya. Tak hanya itu, dalam konteks ekonomi hijau yang merupakan salah satu dari enam strategi transformasi ekonomi Indonesia untuk mencapai visi 2045, kebijakan desentralisasi memberikan ruang bagi Pemerintah Daerah untuk melakukan pengelolaan sumber daya alam secara lebih efisien dan berkelanjutan. Termasuk transformasi produk unggulan yang semula berbasis produk yang tidak dapat diperbaharui seperti industri pengolahan pertambangan saat ini menjadi produk dan jasa yang diperbaharui dengan tetap memperhatikan potensi daerah, seperti pertanian, kelautan dan pariwisata. “Melalui kebijakan otonomi daerah juga membantu dalam memberikan keleluasaan Pemerintah Daerah untuk melakukan eksperimentasi kebijakan di tingkat lokal untuk mendorong implementasi teknologi hijau seperti penggunaan energi terbarukan seperti energi matahari (solar panel), penggunaan mobil listrik yang menggantikan eksistensi mobil berbahan bakar fosil, pengolahan limbah yang ramah lingkungan sampai desain green building yang memperhatikan efisiensi energi, penggunaan material konstruksi ramah lingkungan dan manajemen limbah bangunan. Dirinya juga mengatakan bahwa dengan menggabungkan kebijakan otonomi daerah yang berfokus pada pembangunan ekonomi hijau dapat menciptakan dampak positif bagi lingkungan, perekonomian secara keseluruhan. “Kementerian Dalam Negeri juga berkomitmen untuk memperkuat fungsinya dalam Fasilitasi Produk Hukum Daerah yang berfokus pada pembangunan ekonomi hijau untuk mencapai keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat secara holistik. Fungsi ini bertujuan untuk memaksimalkan peran Peraturan Daerah yang berfokus pada komoditas dan sektor unggulan yang ramah lingkungan dengan memperhatikan aspek fungsi ekologis, resapan air, ekonomi, sosial budaya, estetika dan penanggulangan bencana, “bebernya. Disamping mendorong percepatan perbaikan kualitas pelayanan publik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam konteks ekonomi hijau, pemerintah daerah secara eksisting dihadapkan pada hambatan dan tantangan dalam pembangunan daerah untuk mendorong program pembangunan nasional meliputi penanganan stunting, penurunan angka kemiskinan ekstrem, pengendalian inflasi, peningkatan pelayanan publik yang berkualitas melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). “Percepatan perekonomian nasional maupun daerah serta ekonomi proses pemulihan hijau dan lingkungan yang sehat. Pemerintah Pusat menargetkan tahun 2024 angka stunting anak turun menjadi 14 persen secara nasional, untuk itu koordinasi dan sinergitas seluruh jajaran Forkopimda Provinsi dan Kabupaten/Kota perlu ditingkatkan dalam mengambil langkah-langkah strategis dalam upaya menekan angka stunting di wilayah masing-masing, “ungkap Bangkit. Dukungan arah kebijakan dan anggaran untuk perbaikan pola asuh dan lingkungan, menjadi hal utama dalam penanganan kurang gizi dan anemia yang tepat sasaran kepada ibu dan anak. Disisi lain, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia berdasarkan arahan Bapak Presiden Joko Widodo, terkait Pengendalian Inflasi Tahun 2024 dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah guna menjaga ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga pangan, daya beli masyarakat, dan mendukung kelancaran distribusi serta stabilitas perekonomian yang disampaikan dalam rapat penanganan inflasi untuk memantau perkembangan inflasi di daerah dengan membentuk Satgas Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). “Setelah 28 tahun berlalu, otonomi daerah telah memberikan dampak positif berupa meningkatnya angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM), bertambahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kemampuan Fiskal Daerah,” katanya. Harapannya, Kepada daerah-daerah otonom baru yang telah berhasil meningkatkan PAD dan memiliki kemampuan fiskalnya bisa dimanfaatkan untuk program-program pembangunan dan kesejahteraan rakyat sehingga dapat meningkatkan angka IPM yang masih rendah, menurunkan angka kemiskinan yang masih cukup tinggi, konektivitas infrastruktur yang baik dan lain-lain maka perlu kiranya melakukan evaluasi untuk memastikan bahwa penyusunan

0 Comments

Pemkot Metro Mempererat Tali Silaturahmi lewat KOSDAMAS

Komunitas Seni Dari Masa ke Masa (KOSDAMAS) Kota Metro, adakan kegiatan Halal Bihalal yang berlangsung di Cafe Nanggroe, Mulyojati 16C Metro Barat, Minggu (28/04/2024). Sekretaris Daerah Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo menyampaikan bahwa KOSDAMAS adalah Komunitas Seni dari masa ke masa yang beranggotakan para lansia Kota Metro, baik yang sudah pensiun dari pemerintahan maupun yang masih aktif bekerja. Bangkit menuturkan bahwa KOSDAMAS Kota Metro sudah berdiri dari 8 tahun yang lal ketuai oleh Bapak Iskandar. “Pertama kali KOSDAMAS di ketuai oleh Bapak Iskandar yang sudah almarhum, kemudian diganti dengan saya, ” katanya Dirinya juga menjelaskan bahwa pertemuan yang diadakan oleh KOSDAMAS Kota Metro, merupakan kegiatan rutin yang diadakan sebulan sekali guna mempererat tali silaturahmi dan kekeluargaan dari keluarga besar KOSDAMAS Kota Metro. “Kami setiap bulan sekali adakan pertemuan untuk bersilaturahmi dan menghibur diri, anggota kami merupakan para penyanyi-penyanyi semua,” ucapnya. Suasana kebersamaan dapat dirasakan saat seluruh anggota ikut bernyanyi bersama merupakan salah satu cara yang dilakukan KOSDAMAS Kota Metro untuk menghibur diri. Melalui kegiatan rutin tersebut, diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi dan kerjasama antara KOSDAMAS dan Pemerintah Kota Metro.(Yl/Sr)