0 Comments

Jelang Idul Adha, Wakil Walikota Metro Pantau Stok Tabung Gas LPJ

Wakil Wali Kota Metro Qomaru Zaman, beserta jajaran Monitoring Gas Liquified Petroleum Gas (LPJ) dan saluran irigasi menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah pada hari Kamis (13/06/2024). Pada kesempatan ini Wakil Walikota Metro, Qomaru Zaman menyampaikan bahwa dirinya bersama jajaran dan pengusaha elpiji sudah memantau stok pasokan gas LPG di Kota Metro. “Insya Allah Kota Metro pasca lebaran idul Adha persediaan gas aman. Tadi sudah saya lihat turun langsung kelapangan dan melihat dari truk terdapat 530 gas. Jadi masyarakat Kota Metro tenang saja, karena Pemerintah Kota Metro tetap berusaha membuat aman masyarakat Kota Metro”, ucapnya. SPada kesempatan yang sama, Qomaru juga melakukan kunjungan di area Jl. Imam Bonjol Kelurahan Hadimulyo Timur Kecamatan Metro Pusat yang mana menurut laporan, lokasi tersebut sering terjadi banjir. “Alhamdulillah ada pihak masyarakat yang akan memberikan kontribusi penanganan banjir ini lebih lanjut lagi dan kami masih dalam proses perundingan.Kami ucapkan terimakasih kepada masyarakat yang peduli terhadap Kota Metro,” ucapnya. Qomaru juga berharap ada pengusaha pengusaha lainnya yang peduli juga terhadap Kota ini. Pemerintah akan sangat apresiasi dan menghargai sekaligus menghormati atas dukungannya. Turut di hadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kadis Perdagangan, Kabag Perekonomian, Perwakilan Dinas Putri, Camat Metro Pusat dan Lurah Hadimulyo Timur. (Dns/Sr).

0 Comments

Upaya Tingkatkan Pemahaman SAKIP di OPD, Pemkot Metro Undang Narasumber dari Kementerian

Upaya meningkatkan pemahaman tentang Perencanaan, Pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan Implementasi SAKIP seluruh OPD di Kota Metro, Pemerintah Kota Metro melalui Bagian Organisasi Setda Kota Metro menggelar Workshop Reformasi Birokrasi dan SAKIP bertempat di Aula Pemerintah Kota Metro, Kamis (13/06/2024). Sekretaris Daerah Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo menyampaikan, bahwa kegiatan yang diselenggarakan tersebut merupakan sebuah kebutuhan di tengah-tengah dinamika kompleksitas global yang menyebabkan tuntutan masyarakat semakin tinggi di era reformasi, membawa konsekuensi baik penyelenggara pemerintah. “Melalui kegiatan Workshop Reformasi Birokrasi dan SAKIP, diharapkan dapat membawa perubahan bagi pemerintah di segala lini untuk menjadi pemerintahan yang lebih baik,” ucapnya. Selanjutnya, kegiatan ini akan mengusung konsep penyelenggaraan yang mewadahi aspirasi Masyarakat di segala bidang yang memfokuskan kepada area pembenahan Peningkatan Akuntabilitas Kinerja, serta penguatan metode pengawasan dan evaluasi proses transisi perubahan birokrasi. “Selain itu, dengan sangat pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi informasi dan komunikasi serta perubahan lingkungan strategis yang menuntut birokrasi pemerintahan untuk direformasi dan disesuaikan dengan dinamika tuntutan Masyarakat,”ujarnya. Oleh karena itu, menurutnya perlu dilakukan Langkah-langkah yang bersifat mendasar, komprehensif, dan sistematik. Sehingga tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dapat dicapai dengan efektif dan efisien sesuai dengan amanat Peraturan Presiden No. 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025 dan Peraturan Presiden No.29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. “Pemerintah Kota Metro berupaya untuk mewujudkan tata Kelola pemerintahan yang baik (good governance) dengan berupaya memberikan pengetahuan dan pemahaman terhadap aparatur, sehingga sasaran perubahan untuk mewujudkan Pemerintah yang bersih, akuntabel dan berkinerja tinggi serta pelayanan publik yang berkualitas dapat tercapai sebagaimana amanat Peraturan Presiden yang telah saya sampaikan sebelumnya,” tuturnya. Harapannya, dengan hadirnya para Narasumber dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan juga akademisi dari Universitas Gajah Mada, dapat memberikan pencerahan dan wawasan terkait dengan Reformasi Birokrasi dan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) kepada seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Metro yang hadir. “Atas nama Pemerintah Kota Metro, kami menyambut baik dan mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Kami berharap dari kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang berguna bagi pembangunan Kota Metro yang kita cintai ini,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Metro, Zaki Mubaroq menjelaskan tujuan umum dilaksanakannya Workshop Reformasi Birokrasi dan SAKIP yang diikuti oleh seluruh OPD, untuk mendorong peningkatan pembangunan reformasi birokrasi dan SAKIP, baik pada tingkat Pemerintah Daerah maupun pada tingkat Perangkat Daerah, serta memperkuat pemahaman kepada Perangkat Daerah/Unit Kerja tentang peran perencanaan dan pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan I\implementasi SAKIP dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Selain itu, ia berkeinginan bisa mendorong budaya kinerja dilingkungan Pemerintah Kota Metro dengan menyusun indikator kinerja dan penjenjangan kinerja dalam rangka mencapai sasaran reformasi birokrasi yang bersih dan akuntabel, menciptakan sistem akuntabilitas dan peningkatan kinerja yang baik dalam penyelenggaraan Pemerintahan Kota Metro. “Para peserta diharapkan mampu memahami penyelenggaraan reformasi birokrasi dalam rangka peningkatan kualitas Reformasi Birokrasi dilingkungan Pemerintah Kota Metro, menyusun rencana aksi dan penjenjangan kinerja Reformasi Birokrasi general dan tematik yang diselaraskan dengan IKU RPJMD dengan IKU Renstra SKPD dalam menyusun program kerja daerah yang berorientasi pada out come, memperbaiki kualitas pelaksanaan serta predikat nilai Reformasi Birokrasi dan SAKIP,” harapnya. Dalam paparannya, Zaki membeberkan bahwa materi yang akan diberikan pada kegiatan Workshop Reformasi Birokrasi dan SAKIP adalah tentang Percepatan Reformasi Birokrasi, Kepemimpinan Reformasi Birokrasi, Percepatan dan Peningkatan Kualitas SAKIP, serta Evaluasi Reformasi Birokrasi dan SAKIP. “Peserta workshop diikuti oleh seluruh Perangkat Daerah/ Kepala OPD se-Kota Metro, Sekretaris OPD se-Kota Metro, Kepala Bagian pada Sekretariat Daerah Kota Metro, Pejabat Perencana atau staf yang membidangi Reformasi Birokrasi dan SAKIP dan Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) Ahli Madya” terangnya. Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Metro tersebut juga mengungkapkan bahwa materi akan diberikan secara langsung oleh Narasumber kegiatan dari Akademisi Universitas Gajah Mada Prof. Dr. Mudrajad Kuncoro, M.Soc.Sc. Pejabat Fungsional Tertentu pada Deputi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur Hatni ,SE. MM, dan Pengawasan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi. (Yl)

0 Comments

Diskominfo Sukses Gelar LCC KIM Yang Pertama Di Kota Metro

Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Metro sukses menggelar kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Tingkat Kota Metro Tahun 2024 yang dilaksanakan di Pelataran Rumah Asisten Wedana, Rabu (12/06/2024). Walikota Metro yang diwakili Wakil Wali Kota Metro, Qomaru Zaman berharap melalui kegiatan ini, masyarakat diberikan edukasi terkait tanggung jawab dalam memberikan kontribusi positif kepada Kota Metro dengan cara-cara yang berbasis pengetahuan, serta kritik yang berdasarkan data dan analisis yang mendalam. “Masyarakat harus diedukasi guna memberikan warna kota ini, cara mengkritiknya juga berpendidikan bukan hanya sekedar mengkritik, berikan alasan, dan diharapakan juga mampu memberikan solusi,” ujarnya Kedepan, dirinya juga berharap kegiatan-kegiatan yang dilakukan bukan hanya berfokus pada bidang hukum dan infrastruktur, sehingga dapat menciptakan masyarakat-masyarakat yang lebih holistik dan seimbang. “Bapak-ibu yang saya hormati, mungkin ini yang pertama untuk kegiatan cerdas cermat, berikutnya akan ada kegiatan yang berfokus pada penguatan-penguatan aspek lainnya. Tidak hanya berbicara tentang hukum, pertanian, infrastruktur dan sebagainya, tetapi juga bicara tentang tema-tema tentang keluarga, ” tuturnya Qomaru Zaman juga mengapresiasi kepada seluruh pihak terkait atas terlaksananya kegiatan Lomba Cerdas Cermat KIM tingkat Kota Metro sehingga dapat berjalan dengan baik. “Saya mengapresiasi momentum ini, bahwasannya masyarakat harus disadarkan, diingatkan kembali. Masyarakat adalah bagian dari Pemerintah Kota Metro yang juga bisa menikmati hasil-hasil pembangunan dengan baik, ” ucapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro, Subehi, melaporkan dasar dari kegiatan Lomba Cerdas Cermat KIM tingkat Kota Metro sesuai dengan Permenkominfo No. 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Konkuren Bidang Komunikasi dan Informatika. Di dalam peraturan tersebut, menyebutkan bahwa dinas juga melaksanakan kemitraan dengan pemangku kepentingan, salah satunya adalah Komunitas Informasi Masyarakat seperti yang tertuang dalam Pasal-pasal 16 ayat (2) huruf a. Tujuan dari kegiatan lomba yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Metro ke-87 adalah pemberdayaan masyarakat dalam memilih dan memilah informasi serta mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dua arah antara masyarakat dengan pemerintah. “Peserta lomba terdiri dari perwakilan yang ada di 5 kecamatan dengan masing-masing kecamatan mengirimkan 3 orang peserta dan 20 orang suporter, sehingga total peserta mencapai 115 orang, ” paparnya. Peserta KIM merupakan perwakilan dari kelompok-kelompok yang ada di kecamatan yang terdiri dari Karang Taruna, Kelompok Tani, KWT, RT/RW, IKM/UMKM, dan Kelompok Seni. “Harapannya dengan adanya lomba ini dapat menjadi jalan penghubung antara pemerintah dan masyarakat, serta dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam diseminasi informasi serta mempererat hubungan antara masyarakat dan pemerintah Kota Metro,” pungkasnya. Di penghujung acara telah diumumkan pemenang lomba yel-yel, untuk juara 1 oleh Kecamatan Metro Selatan, sedangkan juara 2 dimenangkan oleh Metro Pusat dan juara 3 dari Metro Utara. Kemudian untuk kategori lomba kostum dimenangkan Metro Utara sebagai juara 1, Metro Selatan juara 2 dan Metro Timur sebagai juara 3.(Yl/Sr)

0 Comments

261 Peserta SD dan SMP se-Kota Metro Lestarikan Olahraga Tradisional Lewat Lomba

Wakil Wali Kota Metro, Qomaru Zaman, menghadiri kegiatan Lomba Permainan dan Olahraga Tradisional Tingkat SD dan SMP se-Kota Metro yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro ini berlangsung di Lapangan Garuda Yosodadi Metro Timur, Selasa (11/6/2024). Lomba yang diadakan selama 4 hari tersebut diikuti oleh 261 peserta terdiri dari lomba Balap Karung Estafet, Egrang Estafet, Dagongan, dan Trompah Panjang, Membaca Aksara dan Menulis Cerpen Bahasa Lampung. Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Metro, Qomaru Zaman meminta, kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro agar kegiatan seperti ini tidak hanya diselenggarakan dalam bentuk lomba tetapi juga menjadi salah satu kegiatan tradisional yang diadakan di setiap sekolah. “Oleh karena itu, Pak Kadis kegiatan seperti ini mestinya tidak hanya dilombakan tetapi juga dibiasakan di setiap sekolah-sekolah melakukan kegiatan-kegiatan tradisional, “pintanya. Harapannya olahraga tradisional ini dapat terus dilestarikan dan dibudayakan serta mengenalkan kepada anak-anak ditengah-tengah gempuran gadget saat ini. “Hari ini saya bangga Bapak Wand dan ibu Siti Rogayati teruskan untuk selalu mengingiatkan permainan tradisional olahraga dan sebagainya yang membuat anak-anak ini menjadi nyaman, bahagia, senang dan mempunyai nilai semangat bagi anak-anak untuk berangkat ke sekolah, “tuturnya. Qomaru juga berharap, khususnya kepada guru-guru olahraga agar dapat mengangkat lagi nilai-nilai tradisional zaman dulu kepada para siswa-siswi yang ada disekolahnya masing-masing. “Tentu atas nama pemerintah saya sangat mengapresiasi kegiatan hari ini, dimana Bapak Suwandi sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama Tim telah berusaha untuk mendesain kota ini, betul-betul bukan hanya mengejar target output siswanya hebat-hebat saja tetapi nilai-nilai tradisional juga terus ditumbuhkan, “ucapnya. Sementara itu, Staff Ahli Bidang I Kemasyarakatan dan SDM Kota Metro, Silfia Naharani yang turut hadir pada kegiatan tersebut berpesan kepada para orang tua agar dapat selalu memantau tumbuh kembang anak agar terhindar dari pengaruh yang kurang baik, seperti rokok dan narkoba dengan melakukan kegiatan-kegiatan olahraga. “Satu prinsip yang saya tekankan adalah harus sehat jasmani, sehat rohani, dan sehat sosial. No Drugs, tidak ada lagi narkoba yang mana diawali dari merokok untuk anak-anak usia SD ataupun SMP, “ungkapnya. Mengingat rokok akan mempengaruhi paru-paru dan napas karena mengandung zat adiktif berisi racun yang mematikan. “Jadi, diharapkan para guru, para pendamping dan para orang tua untuk senantiasa menyanyangi anak kita dengan selalu menjaga dan memantau kemana saja anak-anak pergi,”harapnya. Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Suwandi menyampaikan, bahwa kegiatan yang dilaksanakan hari ini merupakan kegiatan rutin yang diselennggarakan setiap tahun sebagai bentuk upaya untuk mempertahankan tradisi peninggalan nenek moyang terdahulu yang memiliki nilai-nilai karakte baik dalam membangun kerjasama. “Ini harus kita pertahankan terus dan bila perlu nanti kita akan gali kegiatan tradisi-tradisi yang lain, yang dimungkinkan kita laksanakan di tahun-tahun yang akan datang, “tuturnya. Suwandi juga menjelaskan kegiatan Lomba Permainan dan Olahraga Tradisional Tingkat SD dan SMP se-Kota Metro diselenggarakan dari tanggal 11 sampai 14 Juni 2024. “Harapannya Kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa nasionalisme kepada anak-anak, rasa gotong-royongnya, rasa kerjasamanya, kreativitasnya sehingga dapat membangun karakter anak-anak yang baik melalui kegiatan-kegiatan seperti ini, “terangnya. (Yl/Ty/Ly) .

0 Comments

Wahdi Singgung Capaian Prestasi di Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi Kota Metro 87

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro gelar rapat paripurna yang memperingati hari jadi ke 87 Bumi Sai Wawai, acara berlangsung di ruang sidang DPRD pada Minggu, 9/06/ 2024. Ketua DPRD Metro Tondi Muammar Gaddafi Nasution saat membuka sidang mengatakan bahwa berdasarkan peraturan daerah nomor 11 tahun 2002 tanggal 9 Juni diperingati oleh pemerintah daerah dan seluruh masyarakat menjadi hari jadi Kota Metro,” kata dia. Selanjutnya, sejak dibentuknya 9 Juni 1937 sampai tahun 2024 Metro sudah berusia 87 tahun. Untuk sebuah kota yang akan terus membangun dan mengembangkan potensi daerahnya, tentu membutuhkan dan partisipasi dari semua komponen masyarakat. Ia juga menyampaikan perjalanan ke depan masih diwarnai dengan bermacam-macam tantangan, maka memerlukan kerjasama dengan semua pihak. “Dengan memperingati hari jadi ke-87 Kota Metro perjalanan ke depan akan masih diwarnai dengan bermacam-macam tantangan, kendala, hambatan juga berbagai harapan masyarakat yang akan kita hadapi,” ucapnya. Ia juga menambahkan perlunya komunikasi koordinasi dan kerjasama yang dinamis antara eksekutif, legislatif serta seluruh lapisan masyarakat yang ada di kota Metro,” sambungnya. “Saya berharap momentum ini sebagai bahan evaluasi diri terhadap apa yang sudah kita lakukan dan apa yang akan kita capai. Seiring dengan aspirasi masyarakat yang senantiasa berkembang,” ungkapnya. Sementara itu Asisten Administrasi Umum, Pemprov Lampung, Senen Mustakim, perwakilan Gubernur Lampung saat membacakan sambutan tertulis gubernur, menyampaikan ucapan selamat dan dirgahayu kepada Kota Metro . “Jadikan hari ini untuk terus berjuang dan berkarya, mengukir sejarah untuk masyarakat Kota Metro yang selama 87 tahun ini telah menjadi saksi sejarah yang cukup panjang terhadap pembangunan Metro,” ucapnya. Senen Mustakim juga mengatakan, patut kita syukuri adalah pembangunan di Kota Metro dari waktu ke waktu terus mengalami kemajuan yang signifikan. Maka dapat menggambarkan berapa besarnya potensi kondisi Kota Metro yang kaya dan beragam dapat menjadi landasan kuat. “Untuk itu terus jaga dan lestarikan warisan budaya sosial dan ekonomi yang telah menjadi bagian tak terpisahkan bagi identitas Kota Metro,” tambahnya. Kemudian juga, ia menegaskan bahwa Gubernur menjanjikan akan terus berkomitmen mendukung memperjuangkan membangun Kota Metro, agar terus maju dan berkembang berdasarkan potensi serta harapan semua pihak. Walikota Metro Wahdi Sirajuddin dalam kesempatannya juga mengatakan memasukinya usia 87 tahun, maka Kota Metro akan memasuki masa emas 100 tahun di tahun 2037, dengan melihat apa pencapaian yang sudah dicapai semestinya Kota Metro memiliki andil dan mengambil peran dalam mewujudkan Indonesia emas 2045 yaitu Indonesia sebagai negara Nusantara berdaulat maju dan berkelanjutan . “Kita lihat pencapaian selama 87 tahun pula, Kota Metro telah menunjukan sebagai Kota yang layak diperhitungkan di tingkat provinsi maupun nasional atas prestasi-prestasi yang telah diraih, baik prestasi dalam pelaksanaan pembangunan maupun prestasi anak bangsa, putra daerah. Sedangkan melalui perspektif pembangunan, Alhamdullillah, Kota Metro termasuk dalam kategori sebagai Kota yang berhasil dan dan mendapat pengakuan secara nasional”, pungkasnya. Diakhir penyampaiannya, Wahdi berharap hari jadi ini , untuk mengevaluasi dan mensyukuri dengan apa yang sudah diberikan serta didapat. (Dns/Sr)

0 Comments

Kenang Perjuangan Jasa Pahlawan di Hari Jadi ke 87, Pemkot Metro Gelar Tabur Bunga

Peringatan Hari Ulang Tahun Kota Metro yang ke-87, Sekretaris Daerah Kota Metro beserta seluruh jajaran Pemerintah Kota Metro dan Forkopimda melaksanakan Upacara dan Ziarah serta Tabur Bunga untuk mengenang jasa para pahlawan, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kemala Nusantara, Jumat (09/06/2024). Bertindak selaku inspektur upacara Sekretaris Daerah Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo didampingi oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Kota Metro beserta Ketua DWP Kota Metro, mengawali kegiatan dengan pemberian penghormatan kepada Arwah Pahlawan dan Peletakan Karangan Bunga. Hal tersebut merupakan suatu bentuk penghargaan dan penghormatan kepada para pahlawan yang berjuang untuk kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dalam perjuangan yang sangat luar biasa dalam menciptakan keamanan dan kondisi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bangkit berharap di Hari Jadi ke-87 , Kota Metro dapat menjadi lebih baik lagi sebagai kota berpendidikan, sehat, sejahtera dan berbudaya. “Harapannya Kota Metro akan lebih baik lagi akan menuju kota berpendidikan, sehat, sejahtera dan berbudaya, ” ujarnya. Kegiatan diakhiri dengan doa dan tabur bunga bersama tersebut dapat menumbuhkan nilai-nilai kepahlawanan sebagai modal sosial yang penting dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan masyarakat.(Yl/Ty)

0 Comments

Gubernur Arinal Silaturahmi Dengan Perkumpulan Petani Pesawahan Mulyosari, Kota Metro

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi didampingi Walikota Metro Wahdi Sirajuddin membuka acara Rapat Evaluasi Pelaksanaan SK Pola Tanam Tahun 2023-2024 dan Silaturahmi dengan Perkumpulan Petani Pengguna Air (P3A) di Areal Pesawahan Mulyosari, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro, Senin (10/6/2024). Gubernur Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi berharap kegiatan ini dapat bermanfaat untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai Pola Tanam yang efektif dan efisien, sehingga para petani di Provinsi Lampung dapat menerapkan metode pertanian yang lebih modern dan berkelanjutan. “Saya merasa bahagia bisa hadir dan bertatap muka dengan Bapak/Ibu sekalian, berkumpul bersama dengan para pihak terkait untuk bersilaturahmi dan berdiskusi dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan ketahanan pangan di Provinsi Lampung,” ujarnya. Gubernur Arinal mengatakan bahwa Provinsi Lampung saat ini berhasil memproduksi beras sebanyak 3,2 juta ton per tahun. Ia menyebut bahwa konsumsi beras oleh masyarakat Lampung hanya sebesar 1,2 juta ton beras dan 2 juta ton beras sisanya di ekspor keluar Provinsi Lampung sehingga meningkatkan perekonomian Lampung. Gubernur Arinal menganggap bahwa capaian tersebut merupakan kerja keras dan pengalaman petani Lampung yang handal. Selain itu, ia juga menyebut bahwa capain tersebut juga didukung oleh lahan di Provinsi Lampung yang subur serta irigasi-nya yang lancar dan selalu mengairi sawah-sawah petani. Seperti diketahui, pertanian merupakan sektor yang penting bagi Provinsi Lampung, yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Capaian kinerja perekonomian Lampung Tahun 2023 dapat tumbuh positif sebesar 4,55%, dengan kontribusi terbesar PDRB dari sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan (dalam arti luas) dengan kontribusi sebesar 27,29%. Provinsi Lampung sebagai Lumbung Pangan Nasional tercermin dari produksi dan kontribusi komoditas pertaniannya yang termasuk dalam 5 besar nasional (Padi, Ubi kayu, Nanas, Jagung, Kopi Robusta, Lada, Tebu, Kakao, Pisang dan sebagainya). Atas capaian tersebut, Gubernur Arinal mendapatkan penghargaan di bidang pertanian yaitu Adhikarya Nararya Pembangunan Pertanian karena Provinsi Lampung berhasil menjadi penghasil produksi Padi tertinggi nasional. Gubernur Arinal menyebut bahwa dalam menghadapi Musim Tanam II, Pemerintah Provinsi Lampung telah menyiapkan beberapa strategi dan upaya antara lain Optimasi Lahan rawa di 4 kabupaten yaitu Mesuji, Tulang Bawang, Lampung Tengahdan Lampung Timur, Irigasi Perpompaan dan bantuan pompa air, Bantuan benih padi gogo. Selain itu, juga dilakukan upaya penambahan areal tanam dengan peningkatan Indeks Pertanaman (IP) termasuk pengembangan IP 400 di lokasi yang tersedia air, Penggunaan budidaya tumpang sari/tumpang sisip serta Penggunaan benih Padi genjah dan super genjah. Ia berharap dengan adanya berbagai upaya tersebut pelaksanaan Musim Tanam II dapat berjalan dengan lancar dan hasilnya dapat optimal. Ditempat yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3), Herry Wiratno juga menjelaskan, inisiatif yang diarahkan Gebernur, bahwa Provinsi Lampung sudah menunjuk 3 Kabupaten dalam pengelolaan Bumdes tersebut. “Kemarin sudah pernah dilakukan sosialisasi hanya ditunjuk 3 kabupaten dulu, Pringsewu, Tanggamus dan Lampung Tengah. Jadi, kita belum kebagian penyaluran pupuk lewat Bumdes, itupun khusus pupuk yang swadana, artinya PT Pupuk Indonesia langsung berkoordinasi dengan Bumdes,” jelas Herry Wiratno. Herry Wiratno juga mengatakan inisiasi yang disampaikan oleh Gebernur diharapkan dapat ditindaklanjuti setelah 3 kabupaten tersebut. Jika 3 kabupaten sudah berjalan, mungkin di Metro Tahun 2025. “Saat ini kita belum bisa pastikan, nanti Bumkel di Metro hanya bisa bekerjasama dengan pupuk Indonesia. Dan pembentukan Bumkel sendiri menyesuaikan lokasi luas persawahan karena tidak semua kelurahan memiliki sawah,” pungkasnya. (Dns/Sr)

0 Comments

3027 Anggot LLI Kota Metro Rayakan HLUN ke 28

Lembaga Lansia Indonesia (LLI) Kota Metro hari ini merayakan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-28 yang dihadiri oleh ratusan lansia dan digelar di Depan Rumah Dinas Wali Kota Metro . Dalam paparannya, Wali Kota Metro, dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG., M.H., mengungkapkan keinginannya untuk membentuk Kota Metro sebagai kota yang memberikan perhatian khusus terhadap siklus kehidupan manusia yang lebih baik untuk kedepannya melalui gerakan JAMA-PAI. “Kita mempunyai gerakan namanya JAMA-PAI yang memiliki arti gotong-royong dan meraih juara 3 di Tingkat Nasional dalam Perencanaan Pembangunan se-Indonesia, “ujarnya, Sabtu (08/06/2024). Dalam kesempatan ini, Wahdi yakin bahwa Kota Metro dapat menjadi kota yang maju jika pembangunan yang dilakukan dan dikerjakan secara bersama-sama , dengan menghadirkan semua kehidupan mulai dari remaja, pra konsepsi, hamil, melahirkan, germas dan PHBS hingga lansia. “Bapak-bapak dan ibu-ibu di Hari Lanjut Usia Nasional yang ke-28 merupakan satu peristiwa yang tidak dapat dilupakan adalah sejarah. Karena Metro adalah tanah harapan yang akan berkembang lebih baik lagi, ketika kita mempunyai rasa ingin membangun Kota Metro, “tuturnya. Dirinya juga berharap lansia yang merupakan fokus utama bagi Rumah Sakit Sumbersari Bantul bisa mendapatkan perhatian khusus di Kota Metro, bisa mendapatkan perhatian khusus dalam tematik pembangunan melalui siklus kehidupan dengan membuktikan pelayanan terbaik. “Lansia adalah bagian dari pembangunan, lansia harus diperhatikan, tidak pada waktu tertentu, melainkan setiap waktu, “tegasnya. Untuk itu, dia meminta kepada Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial bersama Penggerak TP PKK, agar dapat memberikan memperhatikan kepada para lansia dengan turun langsung ke masyarakat. “Kalau RT/RW kita bekerja dengan baik, Dasa Wisma bekerja dengan baik, maka itulah kolaborasi yang sesungguhnya. Kita tidak ingin menjadikan masyarakat Kota Metro sebagai penadah, tetapi pelaku pembangunan, “ungkapnya. Hal tersebut juga harus diikuti oleh seluruh Kepala OPD sebagai suri tauladan dari pembangunan Kota Metro. “Di hari lansia yang ke 28, kita rawat lansia dengan sebaik-baiknya. Itulah martabat kita sebagai bangsa Indonesia, bahkan menghargai para pendahulu kita,” ucapnya. Sementara itu, Ketua LLI Kota Metro, Koes Sudiato menjelaskan, awal terbentuknya secara resmi Hari Lanjut Usia Nasional oleh Bapak Presiden Soeharto yaitu di Semarang pada tanggal 29 Mei 1996. “Ini merupakan bentuk apresiasi yang diberikan kepada para Lanjut Usia di Indonesia dalam kiprahnya mempertahankan kemerdekaan, mengisi pembangunan dan memajukan bangsa, “jelasnya. Pada pembentukannya, Pemerintah juga menetapkan Undang-Undang No. 13 tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia yang mengamanatkan bahwa Program atau Kegiatan Pembangunan Sosial harus Berorientasi pada Peningkatan Kesejahteraan Sosial Lansia. “Di dalam Peraturan Presiden No. 88 Tahun 2021 tentang Strategi Nasional Kelanjutan Usia juga menekankan pemerintah yakni Kementerian dan Lembaga termasuk Pemerintah Daerah, untuk meningkatkan kesadaran serta memberi perhatian khusus bagi lansia,”terangnya. Koes Sudiato juga menyebutkan terdapat 4 kandungan pada “Lansia Terawat Indonesia Bermartabat” pada tema Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional yang ke-28 yaitu mengingatkan para lansia untuk berupaya semaksimal mungkin menjaga kesehatan dan kebugaran, sehingga tetap dapat memberikan andil dalam pembangunan. Selain itu, Koes Sudiato mengingatkan kita semua untuk senantiasa memberi perhatian kepada kelompok lansia, karena mereka lebih berisiko mengalami penurunan kwalitas kesehatan, mengingatkan jajaran pemerintah untuk meningkatkan kesadaran serta perhatian khusus bagi lansia dalam mewujudkan lansia yang sehat, sejahtera dan bermartabat. “Serta mengingatkan generasi penerus bangsa untuk tetap menghormati lansia, karena diakui atau tidak Indonesia sampai saat ini juga bagian dari peran lansia, dan kondisi secara alami mereka akan menjadi lansia dikemudian hari, “bebernya. Ketua LLI Kota Metro juga menjelaskan bahwa, LLI di Kota Metro memiliki 3.027 Anggota di 22 Kelurahan. “Kami semua mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Metro yang telah memberi dukungan, sehingga kegiatan yang dilakukan lansia dapat berjalan dengan baik. Serta kami juga ucapkan kepada OPD yang telah membantu pengadaan door prize,”katanya (Yl/Sr)

0 Comments

Hari Jadi Kota Metro ke 87, Lestarikan Tradisi Manjau Anak Benulung Besunat

Walikota Metro, Wahdi Sirajuddin membuka acara Manjau Anak Benulung Besunat, dalam rangkaian hari jadi Kota Metro ke-87 tahun 2024, yang berlangsung di Rumah Dinas Walikota Metro setempat, Sabtu (08/06/2024). Wahdi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Penyeimbang Abung Siwo Migo dan Saibatin, atas partisipasinya dalam melestarikan adat budaya Lampung dalam acara selamatan Mandi Tukuk/Besunat pada Festival Putri Nuban di Bumi Sai Wawai. “Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk perlindungan dan pelestarian budaya, sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan terhadap leluhur,” ucapnya. Rajo Mengkubumei Siwawai ke-3, gelar adat Walikota Metro menilai, Manjau Benulung Besunat ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Metro, dalam upaya memelihara kebudayaan. Dimana unsur yang menjadi Fokus utama objek pemajuan kebudayaan yaitu adat istiadat. Ia menambahkan, masyarakat di Kota Metro hidup dengan akulturasi budaya yang sangat beragam di kalangan keluarga. Seperti yang dialami oleh keluarganya. “Seperti saya, yaitu ayah saya berakulturasi budaya juga. Karena berbeda juga, beda suku. Kemudian ibu dengan ayah saya pun berbeda, jadi lahirlah saya akulturasi itu. Maka kita sekarang ini hidup di Kota Metro ada budaya yang harus kita pertahankan, nilai-nilai itu saya kira,” tambahnya. Sementara itu, Majelis Penyeimbang Adat Lampung (MPAL) Kota Metro, Hadri Abunawar menjelaskan, acara Manjau Benulung Besunat ialah rangkaian kegiatan tradisi budaya pada Festival Putri Nuban ke-87, Hari Jadi Kota Metro. Menurutnya, acara Manjau Benulung Besunat merupakan tradisi budaya, bukan adat budaya. “Jadi kadang-kadang orang suka menyebut, istilah adat. Adat itu sebenarnya berbeda dengan budaya, tapi budaya itu bagian dari adat,” terangnya. Dia berharap, dengan adanya akulturasi budaya-budaya dari masing-masing adat di Kota Metro, disatukan, tanpa menghilangi budaya lama. “Kita ini orang Lampung, jadi gak ada lagi orang Jawa, orang Cina. Siapa yang sudah menjadi warga Kota Metro ini adalah, orang Lampung,” pungkasnya. (Dns/Sr)

0 Comments

Hari Jadi ke 87, Pemkot Metro Bagikan 1000 Paket Sayur dan 500 Paket Sembako Murah

Dalam Rangka Hari Jadi Kota Metro ke-87 dan Hari Besar Keagamaan Nasional Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Metro, mengadakan Pasar Tani Agro Ceria dan Gerakan Pangan Murah yang berlangsung di depan Halaman Dinas KP3 Kota Metro pada Jum’at, 07/06/2024. Dalam sambutannya Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, menyampaikan bahwa kegiatan hari ini merupakan rangkaian menguatkan Kota Metro dalam rangka acara ulang tahun Kota Metro ke-87. Ia juga mengatakan bahwa Pemerintah Kota Metro betul-betul konsisten untuk menjaga pangan yang ada di Kota Metro. baik dari segi kualitasnya kemudian sumber daya alamnya, yang lebih utama kesehatannya, supaya pangannya aman dikonsumsi dan dipasarkan. “Saya sangat gembira hari ini bersama dinas KP3 memberikan sebuah edukasi kepada masyarakat bahwa pangan itu harus aman. Kalau tidak aman berarti bukan pangan, artinya ada jaminan bahwa disini steril dari bahan pestisida san tentunya sudah diuji oleh Dinas KP3,” kata Qomaru. Selanjutnya, orang nomor dua ini mengajak masyarakat menjaga Kota Metro sebaik-baiknya, agar masyarakat sendiri semakin sehat dan sejahtera. “Hari ini kita akan membagikan 1000 paket sayuran gratis dan 500 paket murah, artinya pemerintah betul betul ingin warganya sehat. Kita berharap Kota Metro kedepan akan semakin bahagia, sejahtera dan semakin sehat,’ harapnya. Sementara itu, Kepala Dinas KP3 Metro Heri Wiratno menyampaikan bahwa kegiatan hari ini bertepatan dengan Hari Jadi Kota Metro ke-87 dan hari keamanan pangan sedunia. “Kemudian dalam rangka persiapan Hari Besar Keagamaan Idul Adha 1445 Hijriah yang kami sediakan adalah paket sembako murah yang di subsidi Rp 14.500 dengan harga tebus Rp. 48.000,- . Lalu ada pembagian sayuran gratis dari pemerintah dan pedagang di sektor hasil industri rumah tangga petani,” jelas Heri. Heri juga menegaskan bahwa, tepatnya hari ini pangan yang di jual merupakan promo untuk keamanan pangan. “Jadi kita mengambil tema kalo tidak aman bukan pangan”, ujarnya. Kabid Pertahanan Pangan Dinas KP3, Pipi Puspitasari, menjelaskan bahwa 500 paket sembako murah itu, 1 paket isinya minyak 1 liter, gula 1kg, telur 1kg ini disubsidi Pemerintah Kota Metro sebesar Rp 14.500 jadi masyarakat cukup menebus RP 48.000 saja. “Kemudian kita ada beras TTI subsidi Rp. 2.500 perkilo, sehingga sekitar Rp 12.500 harga per kg dan 1 paketnya berisikan 5 Kg. Lalu kita ada pembagian sayuran gratis dalam rangka komunikasi informasi dan edukasi ke masyarakat, tentang keamanan pangan pada Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) yang sayuran tadi sudah dicek residu pestisidanya”, paparnya. (Dns/Sr)