Wali Kota Metro didampingi Kepala Kesbangpol Kota Metro lakukan audensi dengan Kepala Lapas Kelas IIA Kota Metro di Ruang Kerja Wali Kota Metro, Kamis (12/09/2024). Audiensi ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan membangun sinergitas antara Lapas II A Kota Metro dengan Pemerintah Kota Metro. Dalam sambutannya, Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin menyambut baik kedatangan Kepala Lapas yang baru beserta jajarannya. “Selamat datang di Kota Metro, Pak Gumilar. Kehadiran Bapak sebagai Kepala Lapas tentu akan semakin memperkuat sinergitas dan kolaborasi antara Lapas dan Pemerintah Kota Metro. Sehingga saya berharap dengan hadirnya Pak Gumilar sebagai Kepala Lapas kelas IIA Kota Metro, Lapas akan menjadi lebih hebat, “ungkapnya. Sebagai Wali Kota Metro, dirinya menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi yang baik antara Lapas dan Pemerintah Kota dalam berbagai hal, terutama dalam mendukung program pembinaan narapidana. “Kami akan terus berkoordinasi dengan Lapas sebagai instansi vertikal tentu membutuhkan koordinasi, kolaborasi, dan sinergitas,” tegas Wali Kota. Menurutnya, hal tersebut bisa dilakukan melalui Rapat Koordinasi tingkat kabupaten/kota yang diadakan setiap bulan. Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Metro, Gumilar, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan dalam kunjungan silaturahmi yang dilakukan dengan Wali Kota Metro. “Saya sebagai Kepala Lapas Kelas IIA Metro yang baru dilantik kemarin tanggal 2 September 2024 di Kanwil dan serah terima, pisah sambut tanggal 4 September 2024 yang dilaksanakan secara intern saja dihadiri oleh Pak Kanwil, “tuturnya. Ia juga berkomitmen untuk mempertahankan kinerja yang sudah diraih oleh Lapas Kelas IIA Kota Metro dengan terus memberikan pembinaan yang dilakukan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota Metro baik di bidang kesehatan maupun UMKM. Gumilar juga bertekat untuk dapat menjaga dan mempertahankan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang telah diraih oleh Kanwil dan Pemerintah Kota Metro. “Saya mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat Bapak Wali Kota. Saya berkomitmen untuk menjaga dan mempertahankan predikat WBK yang sudah diraih dan akan terus berupaya meningkatkan kinerja Lapas,” ungkap Gumilar. Tak hanya itu, dalam pertemuan tersebut Gumilar juga menyampaikan rencana untuk menjalin kerjasama dengan berbagai dinas yang ada di Kota Metro. “Saya ingin berkoordinasi dengan berbagai dinas di Kota Metro untuk mendukung program pembinaan narapidana, termasuk program kesehatan dan pengembangan UMKM. Program UMKM ini sangat penting karena Pak Menteri sangat fokus pada pengembangan UMKM di Lapas demi terwujudnya pembinaan narapidana yang optimal,” jelas Gumilar. (Yl/Sr)
160 Peserta Kota Metro Ikuti Penyuluhan Hukum Terpadu dalam Perkembangan Digital
Sekertaris Daerah Kota Metro Bangkit Haryo Utomo membuka kegiatan Penyuluhan Hukum Terpadu bagi Masyarakat dan Aparatur Pemerintah Kota Metro yang berlangsung di Aula Pemerintah Kota Metro, Rabu (11/09/2024). Kegiatan yang mengangkat tema “Peningkatan Kesadaran Hukum Bagi Masyarakat dalam Perkembangan Digital” tersebut diikuti oleh 150 peserta. Dalam sambutannya, Bangkit Haryo Utomo, menekankan pentingnya kegiatan ini dalam meningkatkan pemahaman dan pengetahuan para peserta yaitu masyarakat serta aparatur pemerintah terhadap hukum yang berlaku, khususnya di era digital yang penuh dengan tantangan dan peluang baru. “Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran hukum pada masyarakat, sehingga tercipta budaya hukum dan taat serta patuh terhadap norma hukum dan peraturan yang berlaku,” ujar Bangkit Haryo Utomo. Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Kota Metro, Fachruddin, melaporkan kegiatan Penyuluhan Hukum Terpadu Tahun 2024 menghadirkan Narasumber yang terdiri dari Sekretaris Daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) , Bursa Efek Indonesia, Kejaksaan Negeri Metro, Kepolisian Resort Kota Metro, dan Pegadaian Cabang Kota Metro . “Materi yang akan disampaikan dalam Kegiatan ini adalah Peningkatan kesadaran hukum dalam rangka Wujudkan kota yang tertib aman dan damai , “ungkapnya. Selain itu, untuk menghindari jerat judi online, memberikan edukasi perlindungan hukum dari pemerintah daerah dan peningkatan kesadaran hukum khususnya di masyarakat Kota Metro. “Selanjutnya, peran dan tips dari kepolisian dalam hal ini penipuan online, adanya investasi aman di era digital, pemahaman hukum dalam investasi emas Jaminan keamanan dan keuntungannya , “terangnya. Fachruddin juga membeberkan jumlah peserta dari kegiatan Penyuluhan Hukum Terpadu di Kota Metro sebanyak 150 orang yang terdiri dari 3 sesi yang terdiri dari Masyarakat dan Aparatur Pemerintah Kota Metro. “Ada pun tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat dan aparatur pemerintah terhadap hukum yang berlaku khususnya yang ada di Kota Metro dan di Indonesia umumnya, “tutur Fachruddin. (Yl/Sr)
AC Yuliwati Buka Seminar Job Fair dan Direct Recruitment Penempatan Kerja di Eropa
Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, AC Yuliwati, secara resmi membuka Seminar Job Fair dan Direct Recruitment Penempatan Kerja di Eropa di Kota Metro yang berlangsung di Ballroom Hotel IDEA Indonesia, Selasa (10/09/2024). Dalam paparannya, AC Yuliwati mengungkapkan bahwa acara digelar tersebut merupakan hasil kerja sama antara IDEA Indonesia, PT TEI International, dan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Lampung. “Kerjasama ini, menunjukkan komitmen bersama dalam memberikan informasi dan peluang kerja yang lebih baik bagi para pencari kerja, serta memastikan perlindungan yang layak bagi mereka yang bekerja di luar negeri, “ungkapnya. Menurutnya, hal ini penting untuk dilakukan agar dapat memberikan wawasan yang bermanfaat bagi para peserta, membuka jalan bagi mereka untuk mendapatkan kesempatan kerja sesuai dengan kompetensi dan harapan mereka. “Dalam seminar ini, kita akan membahas berbagai peluang kerja di Eropa serta proses direct recruitment yang dapat diikuti oleh para peserta,”tuturnya. Selain itu, AC Yuliwati menekankan penting dalam memastikan bahwa setiap pekerja migran memiliki pemahaman yang jelas mengenai hak dan kewajiban mereka, serta mekanisme perlindungan yang tersedia. “Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia hadir sebagai lembaga yang akan memberikan dukungan dan perlindungan kepada pekerja migran kita selama mereka bekerja di luar negeri, “terangnya. Harapannya, semoga setiap informasi dan kesempatan yang diperoleh hari ini dapat membawa manfaat yang besar dan membantu mewujudkan cita-cita para peserta. Menanggapi hal tersebut, Kepala BP2MI Lampung, Gimbar Ombai Helawarnana, menjelaskan bahwa Pelindungan Pekerja Migran Indonesia telah tercantum dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 pasal 49 terkait pelaksana penempatan terdiri atas Badan (G to G dan G To P); P3MI (P TO P); dan Perusahaan yang menempatkan PMI untuk Kepentingan Sendiri. “Oleh karena itu, tepat rasanya jika IDEA Indonesia selaku lembaga penyiapan penempatan bekerjasama dengan P3MI atau pihak-pihak yang berwenang untuk melaksanakan proses penempatan PMI,” ujar Gimbar. Gimbar juga menyampaikan bahwa berdasarkan catatan BP3MI Lampung pada Sistem Komputerisasi untuk Pelayanan Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI), terdapat banyak peluang kerja ke Eropa yang dapat dilamar dari berbagai P3MI, termasuk PT TEI yang tercatat memiliki izin aktif untuk menempatkan PMI ke Rumania, Turki, dan Saudi Arabia. “Bekerja di luar negeri merupakan alternatif pilihan dengan berbagai faktor pendorong dan penariknya. Kewajiban pemerintah dalam hal pelindungan teknis adalah memastikan proses keberangkatan calon pekerja migran Indonesia dapat sesuai dengan prosedur yang berlaku sehingga risiko-risiko yang terjadi dapat diminimalisir,” tambah Gimbar. Dirinya juga mengapresiasi inisiatif IDEA Indonesia dalam menyelenggarakan Job Fair dan Direct Hiring. “Hal ini menandakan transparansi serta kompetisi yang terbuka bagi siapapun yang berminat. Kiranya kegiatan ini dapat menjadi langkah efektif untuk mendiseminasi informasi penyelenggaraan pelatihan vokasi, sekaligus memfasilitasi pemangku kepentingan, termasuk para pencari kerja dan pemberi kerja, untuk melakukan bisnis proses perekrutan PMI,” ungkapnya. Sementara itu, Presiden Direktur IDEA Indonesia, Eko Desriyanto, menyampaikan bahwa IDEA Indonesia telah memasuki tahun ke-15 dan telah memiliki 9.000 anggota yang bekerja di berbagai industri di Indonesia, seperti Hotel, restoran, resort, bandara, kapal siar, dan lainnya. “Ketika kami membuka peluang kerjasama dengan BP2MI Nasional dan BP2MI Provinsi. BP2MI inilah yang menjadi filter kita ketika, kita bekerjasama dengan PT. TEI untuk menghasilkan semua proses yang kami jalankan dari mulai debut, penempatan, proses-proses menuju pemberangkatan, pemberangkatan, penempatan di negara lain, sampai ditempatkan itu dilakukan dengan cara-cara yang baik,” jelas Eko. Eko juga menjelaskan bahwa IDEA Indonesia telah berkomitmen untuk melatih para calon pekerja migran agar memiliki kompetensi yang diakui oleh industri, baik lokal maupun internasional. “Maka di wilayah-wilayah ini kami ingin membawa semangat ayo memiliki kompetensi yang diakui oleh industri, bukan hanya lokal tetapi juga internasionalinternasional. Sehingga kita tidak perlu berdarah-darah berkompetisi dengan saudara-saudara kita sendiri untuk memperebutkan kesempatan kerja yang ada di Kota Metro dalam hal ketersediaan atau kesempatan kerja,” ungkapnya. Tak hanya itu, Eko menegaskan bahwa IDEA Indonesia juga telah berkomitmen untuk melatih para calon pekerja migran agar menguasai bahasa Inggris generatif dengan baik dalam waktu 4 bulan. “Kita membuat anak-anak menjadi spesialis, bukan generalis. Artinya, kita memberikan waktu hanya 4 bulan untuk belajar di IDEA Indonesia. Harus kompeten. Maka tidak mungkin mereka belajar secara generalis di semua bidang,” tegas Eko. Melalui Seminar Job Fair dan Direct Recruitment Penempatan Kerja di Eropa ini, Eko berharap IDEA Indonesia dapat memberikan kesempatan yang lebih baik bagi para pencari kerja di Kota Metro untuk meraih peluang kerja di Eropa, serta meningkatkan kualitas dan profesionalitas tenaga kerja Indonesia di kancah internasional. (Yl)
Sebagai Perwakilan Lampung, Wahdi Lepas Azrinaldo Pada Lomba Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Tingkat Nasional Tahun 2024
Wali Kota Metro melepas Azrinaldo Setiawan Lubis pelajar berprestasi dari SMK Muhammadiyah 3 Metro untuk berangkat mengikuti Lomba Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Tingkat Nasional Tahun 2024 yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Metro, Minggu (08/09/2024). Dalam sambutannya, Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas prestasi luar biasa yang telah diraih oleh Azrinaldo Setiawan Lubis sebagai perwakilan Provinsi Lampung dalam Lomba Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Tingkat Nasional Tahun 2024. “Saya sangat bangga dan mendukung penuh Azrinaldo untuk mengikuti lomba tingkat nasional di Jakarta. Semoga Azrinaldo dapat mengharumkan nama Kota Metro dan Provinsi Lampung,” ujarnya. Wahdi mengungkapkan bahwa perjalanan Azrinaldo menuju tingkat nasional ini merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa. “Semoga pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti lomba di tingkat Kota Metro dan Provinsi Lampung dapat menjadi bekal yang berharga dalam menghadapi persaingan di tingkat nasional, “ucapnya. Dirinya juga yakin sebagai anak muda, Azrinaldo mampu memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Kota Metro di kancah nasional. “Jangan pernah ragu untuk menunjukkan kemampuan dan potensi terbaiknya. Teruslah bersemangat, raihlah prestasi setinggi-tingginya, dan jadilah duta keselamatan berlalu lintas yang inspiratif bagi generasi muda di Kota Metro, “bebernya. Sebagai Wali Kota Metro, Wahdi juga berpesan kepada Azraldo untuk selalu meminta berdoa dan dukungan kepada orang tua. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Metro, Helmy Zain menuturkan bahwa Azrinaldo merupakan pelajar yang telah menorehkan prestasi gemilang di tingkat Kota Metro pada tahun 2023 dan 2024 dengan menjuarai Lomba Pelajar Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas di tingkat Kota Metro. “Keberhasilannya meraih Juara I di tingkat Provinsi Lampung pada tahun 2024 membuatnya terpilih menjadi perwakilan Provinsi Lampung untuk mengikuti lomba tingkat nasional yang akan diadakan di Jakarta pada tanggal 9 hingga 12 September 2024,” paparnya. Sebagai pelajar Kota Metro yang berhasil menjadi perwakilan Provinsi Lampung, Azrinaldo Setiawan Lubis, mengucapkan terimakasih kepada Wali Kota Metro dan Dinas Perhubungan Kota Metro serta SMK Muhammadiyah 3 Metro yang telah memberikan support serta dukungannya untuk dapat maju hingga ke tingkat Nasional. “Alhamdulillah di tahun 2024 ini, saya diberikan kesempatan lanjut ke tingkat provinsi dan lolos untuk mewakili Provinsi Lampung di tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Jakarta, ” tuturnya. Sebagai duta, Azrinaldo juga mengaku sudah mempersiapkan diri dengan matang untuk menghadapi Lomba Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Tingkat Nasional Tahun 2024. “Persiapan Insya Allah sudah lengkap semua, peralatan juga sudah disiapin, sudah di packing, besok tinggal berangkat,”terangnya. Azrinaldo juga berharap terpilihnya dirinya sebagai perwakilan dapat mengharumkan nama Provinsi Lampung, khususnya Kota Metro, di tingkat nasional. “Saya berharap pada perlombaan kali ini dapat membanggakan dan mengharumkan nama Kota Metro dan Provinsi Lampung di tingkat nasional dengan berhasil meraih juara terbaik pada ajang tersebut, “ungkapnya. (Yl/Sr)
Metro Sport Tourism, Wahdi Ajak Warga Rejemulyo Menjaga Kondusifitas
Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Pemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) gelar Metro Sport Tourism (MST) di Lapangan Rejemulyo 26B, Jalan Taruna Metro Selatan, Minggu (22/09/2024). Acara berlangsung meriah dihadiri oleh Walikota Metro Wahdi Sirajuddin dan Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman didampingi oleh Kepada Disporapar Kota Metro Tri Hendriyanto. Pada kesempatan tersebut Walikota Metro Wahdi mengatakan kegiatan Metro Sport Tourism (MST) kembali diadakan di Kelurahan Rejomulyo, Metro Selatan. Menurutnya kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang positif. “MST merupakan suatu agenda rutin, yang bisa menjadi pariwisata atau wisata termasuk juga kegiatan-kegiatan olahraga, prinsipnya bagaimana mengumpulkan orang banyak dengan segala kreativitas, begitu juga dengan Metro dengan ada kegiatan ini bisa dilihat orang dari luar juga,” ucap Wahdi. Wahdi menyebut Gelaran MST di kelurahan Rejomulyo sangat ramai diikuti oleh semua elemen masyarakat, dengan berpesan untuk menjaga Kota Metro dari hal-hal yang memecah belah persatuan. Mari kita bersatu padu untuk membangun Kota Metro, dengan menjaga kondusifitasnya, bahwa Kota Metro masyarakat yang cerdas tahu yang mana yang baik dan buruknya yang dapat memecah belah,” bebernya. Wahdi, berharap masyarakat Kota Metro dan khususnya di Kelurahan Rejomulyo Kecamatan Metro Selatan dapat bersama-sama membangun Metro Bumi Sai Wawai. “Saya juga berharap doa dari masyarakat, mudah-mudahan saya bersama bapak Qomaru dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. Setelah kegiatan Metro Sport Tourism Wahdi beserta jajaran melaksanakan homecare ke 3 lansia Rejomulyo yang menderita Stroke. (Dns/Sr)
Disela Isi Materi PBAK di IAIDA Lampung, Wahdi Lakukan Home Care
Bertema Kepemimpinan, Walikota Metro dr. H. Wahdi, Sp. OG(K)., MH menjadi narasumber di kegiatan Pembekalan Budaya Akademik Kemahasiswaan (PBAK) di Institut Agama Islam Darul A’mal (IAIDA) Lampung, Sabtu (07/09/2024). Sebelumnya, Walikota Metro dr. H. Wahdi, Sp. OG(K)., MH melaksanakan home care di salah satu warga Kelurahan Mulyojati, yang beralamat di Jl. Anggur RT 12 RW 04, bernama Mbah Satini yang mengalami penyakit diabetes. Atas kunjungan home care Wahdi, Mbh Satini sekeluarga mengucapkan terimakasih banyak kepada Walikota karena sudah peduli kepada warganya khusunya lansia. Sementara itu, dalam sambutannya di Kegiatan PBAK Walikota Metro, Wahdi merasa terhormat dapat hadir di tengah- tengah saudara sekalian, terlebih lagi dengan kesempatan untuk menyampaikan sambutan sekaligus menjadi key note speaker pada kegiatan yang mengusung tema kepemimpinan. Dalam materinya, Wahdi mengatakan bahwa ini adalah pengenalan masa akademik pada mahasiswa di Institut Darul Amal Lampung. Materi ini tentunya dalam rangka membangun mereka dalam karakter building dan leadership. “Kepemimpinan adalah topik yang sangat relevan, terutama di lingkungan akademik, karena mahasiswa adalah calon pemimpin masa depan yang akan membawa perubahan di masyarakat. Budaya akademik bukan hanya tentang pencapaian intelektual semata, tetapi juga tentang integritas, etika, dan kepemimpinan yang kokoh,” ujarnya. Selanjutnya, Wahdi mengingatkan bahwa, Mahasiswa harus mampu menjadi pemimpin yang tidak hanya pintar secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, mampu berpikir kritis, dan memiliki rasa tanggung jawab sosial. Tak hanya itu, Wahdi menekankan bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab untuk memberikan contoh yang baik, untuk memotivasi orang lain, dan untuk mengambil keputusan yang bijaksana demi kepentingan bersama. “Seorang pemimpin yang baik harus memiliki visi yang jelas, keterampilan komunikasi yang efektif, serta kemampuan untuk bekerja sama dengan berbagai pihak. Maka sebagai generasi muda, kita semua memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin-pemimpin masa depan yang berkualitas,” katanya. Oleh karena itu, Walikota Metro ini menginginkan peserta PBAK manfaatkanlah setiap kesempatan, termasuk kegiatan seperti ini, untuk mengasah kemampuan diri, baik dari segi akademik maupun kepemimpinan. “Tak lupa, saya ucapkan berterima kasih kepada segenap pengurus Yayasan Darul A’mal Lampung, yang sudah banyak berbuat untuk masyarakat di Kota Metro. Namun, tidak saja bagi Kota Metro Lampung, tapi mungkin di luar Lampung,” pungkasnya. Sementara itu, Rektor Institut Agama Islam Darul Amal ( IAIDA ) Lampung, Gus. KH. Dr. (CAND) Qodratulloh Sodiq,S.H.M.Pd. berpesan kepada mahasiswa agar mampu menunjukkan prestasi bidang akademik dan non akademik dalam menempuh pendidikan di kampus Islam ini, terpenting tetap menerapkan nilai-nilai moderasi beragama. ”Alhamdulillah, kegiatan Pengenalan Budaya Akademik Kampus ini adalah angkatan ketiga Institut Agama Islam Darul Amal Lampung. Adapun peserta yang ikut sebanyak 160 Calon Mahasiswa baru Tahun Akademik 2024-2025. Kegiatan ini sesuai arahan dari Kementrian Agama Republik Indonesia sebagai bentuk untuk mengenalkan budaya kampus pada calon mahasiswa baru,” imbuhnya. Turut hadir dalam kegiatan PBAK Kampus IAIDA Lampung, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir.Hi.Yery Ehwan, MT, Camat Metro Barat, Triyono, Lurah Mulyojati Ngadiono, S.IP, para Warek, para Dekan serta sivitas IAIDA Lampung.(Dns/Sr)
Sebagai Tolak Ukur Keberhasilan, Pemerintah Metro Sambut Tim Verifikasi Lapangan STPM Award 2024
Tim Verifikasi Lapangan STPM Award 2024 mulai melakukan proses verifikasi di Kota Metro yang dilakukan di Aula Pemerintah Kota Metro, Kamis (05/09/2024). Ketua Tim Verifikasi Lapangan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Adelina Hutauruk , dalam sambutannya menjelaskan bahwa keberhasilan program STPM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) ditentukan oleh tiga komponen utama yaitu Dima (kebutuhan masyarakat), Supply (ketersediaan sarana), dan Lingkungan yang Mendukung. “Kami ucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada kami selaku Ketua Tim Verifikasi Lapangan STPM Award di Kota Metro tahun 2024. Pemicuan ini bisa dilakukan secara bertahap dan berulang kali untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sanitasi, di mana pembangunan sarana jamban tidak selalu diikuti dengan perubahan perilaku masyarakat,” ucapnya. Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa setelah kebutuhan masyarakat yaitu Dima terpenuhi maka akan ada hal-hal yang mengikuti. “Masyarakat yang sudah memiliki keinginan untuk menggunakan jamban, membutuhkan sarana yang tersedia yang disebut dengan Supply dan sarana transplasi sehingga masyarakat memiliki berbagai pilihan untuk memenuhi kebutuhan sanitasi. Mulai dari jamban leher angsa, jamban dengan sistem karet, hingga jamban yang menggunakan tangan,” tuturnya. Hal tersebut juga akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan ketersediaan sumber daya yang mereka sediakan di sebut dengan Sanitas Spreader untuk mendapatkan Supply agar dapat mendukung yang dibutuhkan lingkungan. “Dukungan itu seperti dukungan dari Wali Kota, Perwali, Perda, serta dukungan pendanaan dan peran pemerintah sangat penting dalam mengawal kegiatan program STPM.”ungkapnya. Meskipun demikian, Tim Verifikasi Lapangan juga menemukan beberapa tantangan yang dihadapi, seperti kurangnya rasa memiliki dan dukungan regulasi yang perlu diatasi bersama untuk meningkatkan akses sanitasi dan mencapai target program STPM. “Pada kesempatan yang baik ini, kami ingin mengapresiasi Kota Metro yang telah berhasil melewati proses verifikasi dokumen. Semoga dokumen yang diajukan sesuai dengan kondisi lapangan atau bahkan lebih baik,” terangnya. Sebagai Ketua Tim, dirinya juga menjelaskan bahwa STPM Award 2024 merupakan penghargaan tahun ke-7 yang diberikan Kementerian Kesehatan kepada pemerintah daerah yang berhasil mencapai 100% akses sanitasi layak. “Kami berharap Kota Metro dapat mempertahankan capaian tersebut dan terus meningkatkan kualitas sanitasi di wilayahnya, “harapnya. Sementara itu, Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin, mengucapkan selamat datang kepada Tim Penilai STBM Award dari Kementerian Kesehatan RI di Kota Metro Bumi Sai Wawai. “Semoga dengan kehadiran Bapak/Ibu sekalian di kota ini dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi kami semua untuk terus memberikan upaya terbaik dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pelaksanaan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM),” tuturnya. Menurutnya, permasalahan sanitasi bukan hanya sekedar pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga terkait dengan perilaku higiene masyarakat yaitu strategi untuk meningkatkan kondisi sanitasi di masyarakat, dyang tidak cukup hanya dengan penyediaan sarana secara fisik, tetapi perlu kegiatan non fisik berupa pemberdayaan masyarakat. “Melalui Peraturan Kementerian Kesehatan No 3 Tahun 2014 tentang STBM menjadikan pendekatan dan paradigma pembangunan sanitasi di Indonesia baru yang mengedepankan pemberdayaan masyarakat dan perubahan perilaku, ” ungkapnya. Pendekatan ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian salah satu target SDGs yang memiliki tujuan yaitu pada tahun 2030 dengan mencapai akses sanitasi yang memadai dan layak untuk semua serta mengakhiri buang air besar sembarangan (BABS). “Kota Metro telah menjalankan berbagai program dan inisiatif untuk mendukung terlaksananya STBM, salah satunya adalah upaya kami dalam meningkatkan akses sanitasi yang layak dan berkelanjutan bagi seluruh warga,”bebernya. Selain itu, Pemerintah Kota Metro juga telah menggandeng berbagai pihak, mulai dari organisasi masyarakat, dunia usaha, hingga lembaga pendidikan, untuk turut serta dalam mewujudkan tujuan yang diharapkan bersama melalui beberapa program yang ada. “Program-program seperti edukasi sanitasi di sekolah-sekolah, pelatihan bagi kader kesehatan, hingga pembangunan fasilitas sanitasi di wilayah-wilayah yang masih membutuhkan, semuanya dilakukan sebagai bagian dari komitmen untuk memastikan seluruh masyarakat Kota Metro dapat hidup dalam lingkungan yang sehat,” sambungnya. Wahdi juga memaparkan bahwa keberhasilan dalam implementasi STBM tidak dapat dicapai tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat. “Oleh karena itu, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga Kota Metro yang telah dengan antusias mendukung program-program ini. Kerjasama yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta telah membawa kita pada pencapaian yang luar biasa hingga saat ini,” jelasnya. Wahdi juga berharap proses verifikasi yang akan dilakukan oleh Tim Penilai dari Kementerian Kesehatan RI dapat memberikan gambaran yang komprehensif tentang sejauh mana program STBM yang telah dilaksanakan di Kota Metro, serta area mana saja yang masih memerlukan perbaikan dan peningkatan. “Kami berharap, hasil verifikasi ini nantinya tidak hanya menjadi tolak ukur keberhasilan program, tetapi juga menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus bekerja keras dalam mewujudkan Kota Metro yang lebih baik, lebih sehat dan lebih sejahtera kedepannya,” pungkas Wahdi. (Yl/Sr)
Wahdi Lepas 6 dari 8 Peserta Perwakilan Kota Metro, Untuk Mewakili Lampung Pada Ajang MTQ Tingkat Nasional
Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin, melepas enam peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional 2024 yang akan mewakili Kota Metro di Kalimantan Timur. Acara pelepasan berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Metro, Rabu (04/09/2024). Keenam peserta MTQ Nasional ini merupakan hasil seleksi ketat dari berbagai cabang lomba dan akan bersaing dengan para qari dan hafiz terbaik dari seluruh Indonesia untuk memperebutkan gelar juara. “Senang rasanya bisa bertemu dengan adik-adik yang akan mewakili Pemerintah Kota Metro. Tentu saya merasa bangga dan berharap kalian dapat mengharumkan nama Kota Metro di kancah nasional,” ujar Wahdi Siradjuddin dalam sambutannya. Wahdi juga memberikan semangat kepada para peserta agar dapat mengikuti seluruh proses perlombaan dengan baik dan penuh dedikasi. “Mudah-mudahan nanti para peserta dapat mengikuti seluruh proses perlombaan yang dilakukan dengan maksimal dan tanpa hambatan suatu apa pun,” harapnya. Dirinya juga mengingatkan tentang pentingnya menjaga kesehatan, asupan makanan dan minuman serta istirahat yang cukup selama mengikuti perlombaan yang akan diadakan di Kalimantan Timur. “Jaga kesehatan dan istirahat kalian, karena itu merupakan hal yang paling penting. Jaga juga asupan makanan dan minuman, agar stamina kalian tetap terjaga selama mengikuti perlombaan,” tuturnya. Dalam pertemuan tersebut, Wahdi juga berpesan agar para peserta tidak hanya fokus pada target juara, tetapi juga menjadikan MTQ sebagai ajang silaturahmi dan berbagi ilmu dengan para peserta lainnya. “Harapannya juga, mudah-mudahan adik-adik kita para peserta MTQ Nasional dari Kota Metro dapat meraih prestasi terbaik dan mengharumkan nama Kota Metro di kancah nasional,” pungkasnya. Sementara itu, Kepala Bidang Kesra Sekda Kota Metro, Eka Syafriyanto melaporkan bahwa sebelumnya sudah ada 2 peserta lomba MTQ tingkat nasional yang dikirim ke Bandar Lampung untuk mengikuti karantina terlebih dahulu untuk memastikan kesiapan mereka dalam menghadapi perlombaan tingkat nasional. “Total ada 8 orang dari Kota Metro yang akan berangkat ke Kalimantan Timur. Namun, dua peserta sudah berangkat duluan ke Bandar Lampung untuk melalui karantina terlebih dahulu,” terang Kabag Kesra Sekda Kota Metro. Dalam kesempatan ini juga, Eka menjelaskan bahwa Provinsi Lampung akan mengirimkan 28 peserta pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXX Tahun 2024. “Jumlah kontingen yang akan mengikuti lomba ada 28 peserta, dimana 8 peserta di antaranya berasal dari Kota Metro dan akan berjuang untuk membawa pulang piala dan mengharumkan nama Provinsi Lampung di kancah nasional, “jelasnya. (Yl/Sr)
Solat Subuh, Wahdi Ajak Jamaah Tinjau Pembangunan Drainase Sekitar Mushola Al-Mujahidin
Walikota dan Wakil Wali kota Metro beserta jajaran menghadiri Solat Subuh Berjamaah dan meninjau pembangunan drainase di Mushola Al-Mujahidin Jl. Letjend Alamsyah Ratu Prawiranegara Kauman, Kelurahan Metro Pusat, Rabu (04/09/2024). Dalam kesempatan ini, Wahdi menyampaikan terimakasih atas kesempatan yang di berikan pada subuh untuk dapat menjalin tali silaturahmi dengan jamaah Musholla Al-Mujahidin. “Beberapa waktu lalu saya sudah mendengar bahwa mushola ini akan di kembangkan menjadi masjid. Jadi banyak juga rupanya di Kota Metro ini mushola berkembang menjadi masjid. Hal ini tak luput upaya kita sebagai umat dalam memakmurkan masjid,” ucapnya. Selanjutnya, Wahdi bersama Qomaru Zaman di dampingi oleh aparat Pemerintah Kota Metro, secara langsung akan melihat perkembangan dari pembangunan drainase sekitar jalan Letjend Alamsyah. “Jika disini masyarakat asli dan kecilnya tumbuh di lingkungan ini, maka akan tahu betul bahwa di daerah ini sering terjadi banjir termasuk sekitaran Sumur Bandung,” katanya. Berdasarkan pengetahuannya, Wahdi mengungkapkan bahwa sesungguhnya Kota Metro ini punya ketinggian 25-75 m di atas permukaan laut. Sedangkan di Kota Bekasi ketinggian nya 5 m sampai 12 m di atas permukaan laut. “Jika di bandingkan Kota Bekasi daerah Kota Metro berada jauh lebih tinggi, yang seharusnya kita lebih terhindar dari banjir. Namun permasalahannya yaitu Kota Metro di lalui oleh dua sungai besar yaitu sungai bunut dan sungai Batanghari. Yang mana keduanya juag memiliki DAS 2 (Daerah Atas Sungai 2) dan ada beberapa DAS 2 kita yang sudah tertutup di sekitar sini,” papar Wahdi. Tentunya dari kunjungan ini, Wahdi berharap Pemerintah Kota Metro bersama warganya dapat membangun Bumi Sai Wawai. Terlebih lagi warga asli dan lahir di Kota Metro ingin memajukan Kota ini lebih baik lagi. “Mudah mudahan sebelum musim hujan ini sudah selesai pembangunannya drainasenya. Saat ini juga ada pembangunan – pembangunan yang sudah di desain oleh pemerintah dengan baik,” ungkapnya. Wahdi yang di dampingi Qomaru juga menjelaskan kepada jemaah terkait masa jabatannya yang kurun waktu 3 tahun 6 bulan . “Awal masa jabatan kami di hadiahi dengan masa pandemi Covid-19 dan alhamdulillah kita bisa selesaikan pelan-pelan . Selanjutnya kami menfokuskan pada pembangunan jalan mantap, totalnya sekarang sudah 83,4. Data ini meningkat kurang lebih 20 persen sebelumnya 60 persen tahun 2021,” papar Wahdi. Tak lupa, Wahdi juga menginformasikan bahwa tatanan di masyarakat baik semua kegiatan penyelenggara pemerintah masuk dalam 10 besar dari 514 kabupaten terbaik, perencanaan pembangunan juara 3 nasional. “Tentunya dengan prestasi ini banyak upaya yang harus di lakukan. Saya dan Pak Qomaru punya tanggungjawab untuk menyelesaikan di Kota Metro. Mudah mudahan Allah menjadikan Kota Metro ini terjalin terus silaturahmi yang baik,” pungkasnya. Diakhir kunjungan Pemerintah Kota Metro memberikan 2 buah buku, 1 roll sajadah dan 1 buah sajadah imam. (Dns/Sr)
Wahdi Sambut Dan Optimis Menang pada Lomba Sekolah Sehat UKS Tingkat Provinsi Lampung
Walikota Metro di dampingi Wakil Walikota Metro menyambut Tim Penilai pada Lomba Sekolah Sehat Usaha Kesehatan Sekolah Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2024. Metro menunjuk TK Pembina Metro Pusat sebagai sekolah tingkat TK yang mewakili lomba di tingkatkan TK, kemudian SD Negeri 11 Metro Pusat di tingkat SD, lalu untuk tingkat SMP adalah SMP Negeri 5 Kota Metro, Selasa (03/09/2024) Dalam acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua penilaian Lomba Sekolah Sehat Usaha Kesehatan serta Biro Kesra, Dinas Pendidikan Provinsi , Dinas Kesehatan, dan Kementerian Agama. Wali Kota Metro Wahdi Sirajjudin memberikan ucapan selamat datang Kepada Tim Penilaian LSS UKS Provinsi Lampung. Atas nama Pemerintah Kota Metro, dirinya berharap dengan hadirnya tim penilai akan memberikan motivasi dan inspirasi bagi kita semua untuk melakukan upaya terbaik dalam pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah. “Kegiatan ini bukan sekadar tentang perlombaan, melainkan suatu sarana membentuk ecological system yang mampu menerapkan Tri UKS dengan baik. Baik dengan Tri UKS (Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan) tentang terbangunnya ecological system, pendidikan yang berbasis lingkungan. Jadi, anak-anak kita diberi pengetahuan tentang sadar kebersihan, bukan untuk diri sendiri saja, tapi lingkungannya juga harus bersih,” kata Wahdi. Mengenai langkah untuk menjadikan para pelajar bisa didampingi guru-guru yang bersih, Wahdi menekankan bahwa, dengan para pelajar yang sehat, maka dapat membangun akhlaqul karimah. Sementara itu, Kepala Biro Kesra Provinsi Lampung selaku Ketua Tim Penilai, Yulia Megaria menjelaskan indikator penilaian. Yang pertama kita lihat adalah bagaimana kesehatan sekolah ini ada. “Apakah UKS-nya berjalan atau tidak. Bagaimana penanganan sampahnya. Kemudian penyediaan fasilitas cuci tangannya, lalu kebersihan toiletnya, bagaimana kebersihan sekolahnya, lalu ketersediaan makanan atau jajanan sehat di kantin. Serta bagaimana konsep pendidikan agamanya, sistem pendidikannya berjalan, banyak lah kriteria yang harus kita lihat,” jelas Yulia. Sehingga dari kehadirannya, Yulia Megaria bertujuan ingin semua sekolah memenuhi standar kesehatan serta menerapkan Tri UKS. “Kita juga akan mengedukasi pelajar tentang wawasan kesehatan. Karena jika kesehatan terjaga maka pelajar akan kuat, sehat secara fisik, kuat mental dan akhlaknya baik,” imbuhnya. Sementara itu, Sekda Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo menjelaskan diadakan penilaian dari tim penilai dari Provinsi Lampung yang langsung datang ke tiga sekolah secara serentak dan terpisah. “Minimal dari 3 sekolah itu ada satu yang akan mewakili Kota Metro, baik di tingkat provinsi maupun di tingkat nasional. Tentunya kita merasa optimis, karena track record kita beberapa kali dari Kota Metro ini bisa unggul ke tingkat provinsi dan maju ke tingkat nasional. Kita pernah menang di tingkat TK dan di tingkat SMP,” lanjutnya. Kepala SD Negeri 11 Metro Yuliana merasa yakin dengan segala sesuatu yang telah dipersiapkan pihaknya dengan matang sesuai yang diharapkan oleh Pemerintah Kota Metro. “Alhamdulillah semua bidang sudah kita siapkan, baik dari UKS nya, perpustakaannya, termasuk juga kantin sehat,” kata Yuliana. Yulia juga menjelaskan terkait salah satu yang diunggulkan dalam kegiatan ini adalah pencegahan aksi perundungan atau aksi bullying di lingkungan sekolah. “Meski kondusivitas di SD 11 sini terjaga, tapi kami kerap melihat betapa masifnya di media sosial itu aksi bullying, seperti saling tendang menendang, saling ejek dan sebagainya. Nah itu yang kami pertahankan dan kami unggulkan,” ungkapnya. (Dns/Sr/Vb)