Pemerintah Kota Metro bersama TP-PKK melakukan Lokakarya Wakuncar (WaktuKunjung Cari Data dan Informasi)Tahun 2021. Wakuncar merupakan wadah yang dapat menampung informasi mengenai aktivitas masyarakat untuk memperbarui data atas kegiatan, Kamis 30/12/2021. . Bertempat di Aula Rejomulyo, Komarudin selaku Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi mengatakan, beberapa data yang dapat menjadi contoh pada Wakuncar. Contoh ini berupa Data harian kasus Covid-19 terkonfirmasi, Data KWT di setiap kelurahan se Kota Metro dan Data UMKM di 22 Kelurahan. . “Selain data-data, Wakuncar dapat menjadi entry points menuju e-digital di 22 Kelurahan yang dapat dikelola oleh masyarakat. Hal ini bisa mempermudah masyarakat secara tematik untuk mengetahui luas wilayah dan beberapa tempat di Kota Metro. Tidak hanya itu adapun responden dari Wakuncar sebanyak 700 responden,” lapornya. . Lanjutnya, Komarudin juga menjelaskan bahwa, Karang Taruna se Kota Metro juga memiliki peran dalam pengembangan jalannya program Wakuncar. Peran Karang Taruna berupa memantau dan mengumpulkan data, serta informasi di setiap kelurahan. Selain itu juga guna menjalin kerja sama dengan RT/RW setempat. Walikota Metro Wahdi Siradjuddin, mengatakan kegiatan Lokakarya Wakuncar ini, mengusung prinsip pemberdayaan masyarakat dan kerjasama, serta kegotongroyongan. Hal ini sesuai dengan salah satu visi misi Kota Metro, Terwujudnya Kota Metro berpendidikan’. . “Wakuncar mendapat antusias yang luar biasa dari masyarakat. Karena itu saya ingin semua masyarakat harus belajar dan memahami lagi, bagaimana cara kerja dari Wakuncar,” ungkapnya. Lanjutnya, sesuai dengan Perda No 1 Tahun 2018, tentang pemanfaatan lahan dan pengelolaan sampah rumah tangga. Maka para lurah dapat mengidentifikasi lahan-lahan tidur yang ada diwilayahnya. Selain itu, lurah dituntut dapat mengatur tata kelola sampah rumah tangga, yang di liat dari sisi tata ruang wilayah. . “Dalam hal ini, Pemerintah melalui Dinas Kominfo membuat satu Big Data atau satu data yang terintegrasi. Secara formasi melalui penyusunan Rencana Induk Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE),” tuturnya. Tambahnya, Wahdi menjelaskan tentang Rencana Induk yang akan mengatur strategi dan road map, menuju Smart city atau Kota Metro yang berbasis literasi digital. “Oleh karenanya, kita harus melibatkan para generasi Z serta generasi milenial dalam menyukseskannya,” tuturnya. (Ins/Agr)
Audiensi Walikota Bersama DPC PWRI Kota Metro
Pemerintah Kota Metro Wahdi Siradjuddin, melakukan audiensi dengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kota Metro. Audiensi ini diadakan di Pandopo Rumah Dinas Walikota Metro, Kamis, 30/12/2021. . Ketua DPC PWRI Kota Metro Muktaridi, mengatakan audiensi yang dilakukan bersama Walikota, terkait melaporkan hasil studi banding. Dimana sebelumnya PWRI Kota Metro melakukan studi banding ke PWRI Kota Bandung & Kabupaten Kota Kuningan Provinsi Jawa Barat. Dalam kesempata ini, Muktaridi juga mengatakan studi banding ini untuk meningkatkan kinerja. Selain itu juga guna meningkatkan etika bagi wartawan yang sebaik baiknya, sesuai dengan keilmuan yang didapatkan. . “Kinerja anggota PWRI harus sesuai etika wartawan. Maka itu diharpakan ilmu yang telah di dapatkan dari studi banding dapat di terapka,” ungkapnya. .Walikota Metro Wahdi, mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan studi banding oleh anggota PWRI, diharapkan rekan-rekan wartawan dapat mengimplementasikan kegiatan studi banding dalam kesehariannya. (Ins/Agr)
INFO LOWONGAN KERJA
Pengumuman ini disampaikan berdasarkan hasil pelaksanaan Job Canvassing pada bulan Desember 2021 oleh Tim dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Metro ke perusahaan-perusahaan di dalam dan luar wilayah Kota Metro, terhadap 11 (sebelas) perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan untuk berbagai jabatan. lowongan kerja
Lindungi Pekerja di Kota Metro, Wahdi Jalin Kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan
Dalam rangka memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja di Kota Metro, Pemerintah Metro melakukan penandatanganan kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Acara ini berlangsung di Ruang Guest House, Rumah Dinas Wali Kota Metro, Kamis, 30/12/2021. . Penandatangan perjanjian kerjasama sama ini dilakukan dengan BPJS Ketenagakerjaan, oleh Walikota Metro, Kepala Cabang Kota Metro, bersama Kepala cabang BPJS Ketenagakerjaan cabang Bandar Lampung. Kemudian disaksikan langsung oleh Wakil Walikota Metro, dan Asisten II Kota Metro. Usai penandatanganan, Walikota Metro Wahdi Siradjuddin, mengatakan penandatanagan kerjasama ini bertujuan untuk, mengikut sertakan seluruh masyarakat khususnya RT, RW dan Kader Posyandu, sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. . “Program ini adalah bentuk kewajiban pemerintah terhadap rakyat. Ini adalah keseriusan dan bukti komitmen, serta kepedulian terhadap masyarakat Kota Metro, guna mewujudkan visi misi Pemerintah,” ungkap Wahdi. Kepala cabang BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lampung Darwati, menyampaikan penandatanganan kerjasama ini untuk memberikan jaminan sosial dan perlindungan ekonomi kepada pekerja. Sebagai wujud dari komitmen pemerintah dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, pekerja. Dan juga mengoptimalkan pelaksanaan pengawasan dan perlindungan terhadap ketenagakerjaan. . “Penyelenggaraan sistem jaminan sosial haruslah terintegrasi, bersinergi dan berkolabolari dengan semua pihak. Hal ini semua untuk terus konsisten profesional akuntabel dan transparan, guna menjaga kepercayaan publik,” ungkapnya. (Ins/Agr)