Camat Metro Timur Bagikan Sertifikat PTSP Tahun 2018

Walikota Metro Achmad Pairin yang diwakili oleh Camat Metro Timur  Rosita membuka acara Kegiatan Pembagian Sertifikat  Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSP)  Tahun 2018 yang berlangsung di Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur, Pada Rabu (09/01/19).

Acara tersebut turut dihadiri oleh Kejaksaan Negeri Metro, Kepolisian Resort Metro, Kepala BRI Cabang Metro, Kepala BNI Cabang Metro, Kepala BPPRD Kota Metro dan  Masyarakat yang menerima sertifikat PTSP Kota Metro.

Dalam sambutannya Dr. Rosita mengucapkan, terimakasih kepada  Badan Pertanahan Nasional (BPN)  dimana saat ini  BPN sedang gencar-gencarnya mensosialisasikan program sertifikatkan tanah  anda menuju Metro lengkap 2019.

“Dengan adanya program sertifikatkan tanah anda menuju metro lengkap 2019, dapat membantu masyarakat Kota Metro yang belum pernah menyertifikatkan tanah, sehingga mendapatkan surat yang sah dalam kepemilikan tahan,” ujarnya.

Lanjutnya, program ini tentunya tidak memberatkan beban masyarakat dalam biaya pembuatannya, dimana kota metro Cuma dikenakan biaya Pokmas sebesar Rp 200.000. “Sedangkan dari BPN-nya sendiri tidak dikenakan biaya, alias gratis,” tutur Rosita.

Menurutnya, dari awal kegiatan sampai saat ini di Kelurahan Yosodadi tidak ada kendala sama sekali dalam proses penyertifikatannya.

Sementara itu, Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional, Rahmat melaporkan program sertifikatkan tanah  lengkap 2019 merupakan instruksi langsung dari presiden.

“Sertifikat tanah merupakan nilai ekonomi yang harus dijaga, karena tanah merupakan modal untuk membangkitkan ekonomi masyarakat sehingga harus di legalkan dengan menyertifikatkannya,” ucapnya.

Rahmat meminta, Lurah dan masyarakat Kelurahan Yosodadi untuk memberitahukan saudara, tetangga yang ada di lingkungan Yosodadi yang belum menyertifikatkan tanah, agar dapat melaporkan  ke Kantor Pertanahan Kota Metro dapat terdata dan dibuatkan sertifikat melalui program sertifikat kan tanah  anda menuju Metro lengkap 2019.

Diakhir acara Camat Metro timur dibagikan langsung sertifikat secara simbolis kepada masyarakat.

Pemerintah Kota Metro Gelar Rakor Bulan Januari

Pemerintah Kota Metro awal di tahun 2019 melakukan rapat koordinasi pada bulan Januari yang dihadiri Walikota Metro didampingi oleh  Wakil Walikota, Sekretaris Kota Metro, Staff Ahli Walikota Metro, Asisten Sekretaris daerah Kota Metro dan seluruh instansi yang ada di Lingkungan Pemerintah Kota Metro.

Dalam rapat koordinasi bulan ini beberapa instansi melaporkan hasil kerja di tahun 2018 dan menyampaikan segala permasalahan atau  yang dialami di tahun 2018 untuk dapat di bahas dan ditemukan jalan keluarnya.

Salah satunya Badan Pusat Statistik Kota Metro melaporkan inflasi yang ada di Kota Metro pada Desember 2018.

“Kota Metro mengalami inflasi sebesar 0,27 persen karena adanya kenaikan indeks dari 139,06 pada November 2018 menjadi 139,44 pada Desember 2018,” tuturnya.

Laporan Badan Pusat Statistik Kota Metro, ada enam kelompok pengeluaran memberi andil dalam  pembentukan inflasi, yaitu kelompok bahan makanan sebesar 0,1842 persen,  kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,0367 persen , diikuti oleh, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan  bakar sebesar  0,058 persen, kelompok sandang sebesar 0,0134 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,0108 persen dan kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,0052 persen.

Tambahnya, Terbalik dari enam kelompok  pengeluaran, ada satu kelompok  pengeluaran  memberikan andil dalam pembantukan deflasi yaitu kelompok  pendidikan, rekreasi dan olahraga seberas 0,0030 persen.

“Kota Metro pada Desember 2018 berdasarkan perhitungan inflasi tahun kalender (point to point) adalah sebesar 1,64 persen dan inflasi year on year (YoY) adalah sebesar 1,64 Persen,” tutupnya.

Penetapan 4 Raperda Baru Kota Metro

DPRD Kota Metro menggelar Rapat Paripurna Tingkat II, tentang Pengambilan Keputusan Bersama 4 Raperda yang bertempat di Ruang  Sidang DPRD Kota Metro, Senin (31/12/2018).

Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Metro, Anna Morinda ini dihadiri, Walikota Metro, Wakil Walikota Metro, Wakil Ketua DPRD Kota Metro, Anggota DPRD, Forkopimda, Kapolres, Perwakilan Dandim, Perwakilan Kejaksaan Negeri, Asisten, Para Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, Lurah, Pimpinan Parpol dan Ormas se-Kota Metro.

Adapun 4 (Empat) Rancangan Peraturan Daerah Kota Metro yang telah dibahas bersama terdiri dari :

  1. Rancangan Peraturan Daerah Kota Metro tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 15 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Metro 2016-2021.
  2. Rancangan Peraturan Daerah Kota Metro tentang Kota Layak Anak
  3. Rancangan Peraturan Daerah Kota Metro tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani
  4. Rancangan Peraturan Daerah Kota Metro tentang Inovasi Daerah.

Berdasarkan sambutan Walikota Metro Achmad Pairin menyampaikan, penyesuaian RPJMD dilakukan terhadap sistematika penyusunan dokume, sebagaimana yang diamanatkan dalam PERMENDAGRI Nomor 86 Tahun 2017, tentang Tata Cara Perencanaan, Pengedalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang RPJMD dan RPJMD serta Tata Cara Perubahan RPJMD dan RPJMD dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah.

“Selain daripada itu, penyesuaian dilakukan berdasarkan hasil evaluasi capaian target kinerja pelaksanaan pembangunan sampai tahun kedua RPJMD Kota Metro. Oleh sebab itu, Raperda tentang perubahan atas Perda Kota Metro Nomor 15 tahun 2016 tentang RPJMD Kota Metro 2016-2021 adalah Peraturan Daerah yang sangan penting sebagai sebuah landasan bagi pembangunan Kota Metro kedepan,” ungkap Pairin.

Lanjutnya, Pairin menjelaskan berdasar pada Pasal 28 b ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan bahwa, setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh kembang, serta berhak atas perlindungan dan atas diskriminisasi. Hal tersebut mengisyaratkan secara tegas bahwa negara, dalam hal ini adalah pemerintah daerah bertanggung jawab terhadap upaya mewujudkan kesejahteraan anak.

“Kami memberikan apresiasi yang tinggi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Kota Layak Anak yang telah disampaikan serta dibahas pada Tingkat Pansus, yaitu pada Pansus I DPRD Kota Metro,” ucapnya.

Tambahnya, pada bahasan yang ketiga mengenai Raperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, bahwasanya Pemerintah Kota Metro sangat mengapresiasinya. Dimana Perda ini sudah sangat baik, mulai dari prasarana dan sarana produksi petanian.

“Hal ini berupa penyediaan lahan pertanian, kepastian usaha, penghapusan praktik ekonomi biaya tinggi, ganti rugi gagal panen, akibat kejadian luar biasa, asuransi hingga hak kekayaan intelektual bagi petani. Sehingga, dengan kemudahan dan akses ilmu pengetahuan ini  juga akan membentuk petani semakin mandiri dan memiliki daya saing yang tinggi,” ujar Pairin.

Sementara guna meningkatkan kinerja penyelenggaraan Pemerintah Daerah diperlukan Inovasi. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan sasaran Inovasi Daerah yang diarahkan untuk mendorong dan mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

Salah satunya melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, pemberdayaan dan peran serta masyarakat dan peningkatan daya saing daerah. Dengan bentuk berkreativitas dan berkarya, sehingga melahirkan ide dan gagasan, menciptakan terobosan baru untuk mendukung peningkatan kinerja Pemerintah Daerah.

“Semoga ke 4 (empat) Rancangan Peraturan Daerah ini dapat menjadi landasan dalam pelaksanaan Pembangunan di Kota Metro yang semakin maju dan berkembang, sehingga menjadikan Kota Metro menjadi sebuah Kota Besar,” ucap Pairin.

Walikota Metro Launching Gedung dan Pelayanan RS Jend. A. Yani Kota Metro, Lampung

METRO,-.Peresmian Gedung VIP A Nowo Wawai,  Instalasi Kateterisasi Jantung dan Pembuluh Darah, Ruang Bedah Onkologi, Klinik Tumbuh Kembang, Ruang Perinatologi  RS BLUD Jend. A. Yani Kota Metro oleh Walikota Metro, Jumat (21/12/18).

Dalam laporannya, Direktur RS BLUD Jend. A Yani Erla melaporkan bahwa, kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat Kota Metro dan terwujudnya visi misi Kota Metro.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Walikota Metro yang telah meresmikan gedung RS BLUD Jend. A. Yani, karena sebagai RS BLUD yang diakui dan sebagai rumah sakit rujukan tipe B, tentunya rumah sakit dituntut untuk terus mengembangkan serta meningkatkan pelayanan yang sesuai dengan standar mutu akreditasi,” jelasnya.

Selain itu, Direktur RS Jend. A. Yani juga menerangkan instalasi kateterisasi jantung dan pembuluh darah hanya ada tiga di Provinsi Lampung salah satunya di Kota Metro.

Dalam sambutannya, Walikota Metro Achmad Pairin menyambut baik dan mengapresiasi atas keberadaan Gedung VIP A Nowo Wawai,  Instalasi Kateterisasi Jantung Dan Pembuluh Darah, Ruang Bedah Onkologi, Klinik Tumbuh Kembang, Ruang Perinatologi. Dengan harapan ini dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat khususnya Kota metro.

“Launching gedung vip,bedah onkologi, Cathlab dan ruang perina RS BLUD Jend. A. Yani ini, nantinya dapat melayani masyarakat secara optimal sehingga dapat mempercepat peningkatan pelayanan kesehatan,” harapnya.

Dari pada itu, untuk membangun SDM yang berkualitas tentunya dimulai dari pelayanan kesehatan yang memadai dan mumpuni, baik dari insfrastruktur serta pelayanan kesehatannya. Dengan di adakannya ini juga RS BLUD Jend. A. Yani sudah menunjukkan eksistensinya dan sebuah kerja keras dalam meningkatkan pelayanan kesehatan.

Turut hadir dalam kegiatan, Sekda Kota metro A. Nasir, Dewan Pengawas RS BLUD Jend. A. Yani, Direktur RS BLUD Jend. A. Yani, Kepala OPD Se Kota Metro, Ka. BPJS Cabang Kota Metro, Para Dokter Spesialis dan Dokter RS BLUD Jend. A. Yani, Camat dan Lurah serta tamu undangan.

Penyerahan Dana Insentif RT/RW di Metro Selatan

Asisten I Ridwan menghadiri sekaligus menyerahkan dana insentif RT/RW, guru TPA, sekolah minggu, juru makam berlangsung di Aula Kecamatan Metro Selatan, Jumat (21/12/2018).

Berdasarkan sambutan Asisten I Ridwan mengatakan, acara penyerahan  insentif RT/RW di Kecamatan Metro Selatan ini, merupakan salah satu wujud kepedulian Pemerintah Kota Metro, terhadap pelaksanaan kegiatan dalam penyelenggaraan pemerintahan di tingkat Kelurahan termasuk di dalamnya para RT dan RW se-Kota Metro.

“Dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat dan loyalitas dalam bekerja sehingga, terciptanya sumber daya manusia yang berkualitas yang selalu mengedepankan asas pelayanan yang cepat, tepat terhadap masyarakat yang membutuhkan,” Ungkap Ridwan.

Lanjutnya, Ridwan membeberkan mengenai jumlah perangkat Kecamatan  jumlah keseluruhan 120 orang se-Kecamatan Metro Selatan.

“Kemudian kenaikan insentif untuk RW dari Rp 250.000 menjadi Rp 300.000 per orang dan kenaikan insentif RT dari Rp 200.000 menjadi Rp 250.000 per orang. Sedangkan dana yang akan diterima Pengajar TPA, sekolah minggu, Kaum sebanyak  Rp. 600.000 per tahun,” ungkap Ridwan.

Tambahnya, Ridwan mengungkapkan harapannya bahwa, dana yang diberikan dapat meningkatkan semangat dan loyalitas dalam bekerja sehingga terciptanya sumber daya manusia yang berkualitas. Dapat menjadi faktor penggerak untuk menggali Swadaya dan partisipasi masyarakat sehingga membangun bidang sosial dan kemasyarakatan di Kota Metro dapat lebih meningkat pada masa-masa mendatang.

Bantuan yang kami berikan ini Mohon untuk tidak dilihat dari jumlahnya atau dari nilainya tetapi hendaknya dilihat dari seberapa besar bentuk kepedulian pemerintah kota metro dalam memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan.

“Terakhir saya minta kepada perangkat Kelurahan RT dan RW, mohon untuk tidak dilihat dari jumlahnya, tetapi hendaknya dilihat dari seberapa besar bentuk kepedulian Pemerintah Kota Metro dalam memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan. Kemudian kepada perangkat Kelurahan yang hadir menerima bantuan, agar dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya,” tutup Ridwan.

Peresmian Masjid Al-Ikhlas dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440H

Walikota Metro yang diwakili Kepala Bagian kesejahteraan rakyat (Kesra) meresmikan Masjid Al-Ikhlas yang berlangsung di halaman Masjid Al-Ikhlas 15 Polos, Kelurahan Metro, Kota Metro. Rabu (19/12/18).

Ketua pengurus Masjid Al-Ikhlas dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur berkat rahmat allah SWT, Masjid Al-Ikhlas dapat diresmikan pada hari ini dengan lancar tanpa ada halangan .

“Saya mewakili jamaah masjid al-ikhlas  mengucapkan terimakasih atas kehadiran para undangan yang bersamaan peringatan Maulid Nabi Muhammad 1440 H, allhamdullillah masjid al-ikhlas yang kita impikan telah resmi pada hari ini berkat para donatur dan Pemerintah Kota Metro, yang di biayai oleh para donatur 250 orang,” Ucapnya.

“Pembangunan masjid ini, tidak terlepas dari kerja keras panitia dan partisipasi dari berbagai pihak, baik dalam pemikiran, tenaga dan materi demi terwujudnya masjid baru di 15 Polos” Tuturnya.

Sementara itu, Kabag kesra Kuswanto menyampaikan, acara peresmian Masjid Al-Ikhlas menjadi momentum kita dalam bersilatuhrahim antara pemerintah kepada seluruh tamu yang hadir.

“Atas nama jajaran Pemerintah Kota Metro menyambut gembira atas terselesaikannya  masjid al-ikhlas, dimana masjid adalah rumah allah SWT yang harus kita jaga, peringatan Maulid Nabi Muhammad merupakan momentum untuk memperbaiki diri kita dengan mengingat dan meneladani sikap, sifat nabi  muhammad didalam kehidupan sehari-sehari,” kata Kuswanto.

Ia memaparkan, salah satunya yang dapat kita lakukan dengan kerukunan yang selalu dijaga, karena dengan kerukunan kita dapat membangun Kota Metro yg lebih baik lagi.

Sebelum mengakhiri sambutannya, kuswanto berpesan kepada masyarakat khususnya yang ada dilingkungan 15 polos kota metro untuk dapat memanfaatkan masjid yang telah diresmikan untuk menjadi tempat beribadah , melakukan kegiatan-kegiatan yang positif dan manfaat bagi masyarakat.

Dalam acara tersebut peresmian masjid al-ikhlah para ibu-ibu jamaah yang ada dilingkungan masjid memberikan santunan secara langsung kepada anak yatim piatu dan diakhiri dengan penguntingan pita sebagai simbolis telah diresmikannya masjid al-ikhlah 15 Polos Kota Metro.