Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, M. Tito Karnavian memberikan penghargaan kepada empat Wali Kota, tiga Bupati dan tiga Gubernur se-Indonesia. Penghargaan ini adalah “Karya Bhakti Sat Pol-PP” yang diberikan dalam rangkaian acara memperingati HUT ke-74 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan ke-62 Satuan Pelindungan Masyarakat (Satlinmas) di Lapangan Istana Gubernur Sumatera Barat, Minggu 3 Maret 2024. Penerima penghargaan tersebut adalah sebagai berikut: 1. Gubernur Sumatera Barat;2. Gubernur DI Yogyakarta;3. Pj. Gubernur Bali;4. Bupati Sintang;5. Bupati Tabanan;6. Pj. Bupati Bojonegoro;7. Wali Kota Surabaya;8. Wali Kota Metro;9. Wali Kota Blitar; dan10. Pj. Wali Kota Yogyakarta Menteri Dalam Negeri M. Tito Karnavian dalam suratnya yang ditanda tangani oleh Plh. Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Dr. Drs. Amran, MT menyatakan Penghargaan Karya Bhakti Peduli Satpol PP ini didedikasikan kepada Kepala Daerah yang mempunyai komitmen dan peduli terhadap Satuan Polisi Pamong Praja, sesuai dengan amanat Pasal 20 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2019 tentang Pemenuhan Hak Pegawai Negeri Sipil sebagai Penyediaan Sarana dan Prasarana Minimal, Pembinaan Teknis Operasional dan Penghargaan Satuan Polisi Pamong Praja. Walikota Metro, dr. Wahdi Siradjuddin, bersyukur dan berterima kasih atas raihan prestasi ini. “Saya bersyukur dan berterimakasih kepada seluruh stakeholder, khususnya jajaran Satpol PP Kota Metro di bawah komando Sdr. Jose Sarmento. Saya juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang turut mendukung dan berkolaborasi dalam pelaksanaan tugas-tugas Pemerintah, sehingga penghargaan ini dapat diraih,” kata Wahdi usai menerima penghargaan. Wahdi berharap penghargaan yang telah diterimanya ini dapat lebih memotivasi seluruh jajaran Satpol PP Kota Metro untuk bekerja dan melaksanakan tugas lebih baik lagi, dalam hal menjaga ketentraman dan ketertiban masyarakat serta menegakkan Peraturan Daerah Kota Metro. Ia juga meminta seluruh anggota Satpol PP Kota Metro memegang teguh “Panca Wira Satya Polisi Pamong Praja” sebagai pedoman dalam bekerja. “Bekerjalah dengan “CERIA” dan berikan pelayanan kepada masyarakat dengan sepenuh hati dan humanis agar Satpol PP Kota Metro semakin dicintai” ujar Wahdi.
Empat Wali Kota di Indonesia Diganjar Penghargaan “Karya Bhakti Sat Pol-PP” Oleh Mendagri, Wali Kota Metro Diantaranya
Pemkot Metro Adakan Car Free Day, Masyarakat Antusias Ikuti Gelaran
Pemerintah Kota Metro kembali adakan Car Free Day di depan rumah dinas Wali Kota Metro di minggu pertama Bulan Maret (03/03/2024) Acara ini dimulai sejak pukul 06.00 WIB yang diawali dengan senam pagi bersama dan pembagian doorprize. Tampak sekali antusias masyarakat kota Metro dengan adanya Car Free Day, karena tak hanya senam bersama namun banyak juga yang melakukan lari pagi, bersepeda, dan bermain futsal. Terlihat antusias warga yang mengikuti kegiatan tersebut hampir lebih dari 4000 orang turut meramaikan Car Free Day di bulan Maret ini, mengingat CFD rutin diadakan setiap awal bulan. Adapun tujuan dari acara ini ialah untuk meningkatkan Kesehatan warga Kota Metro dengan kegiatan yang positif serta meningkatkan angka harapan hidup masyarakat Kota Metro. Forkopimda, Sekertaris Daerah, para Staf Ahli, para Asisten, para kepala OPD, paraCamat seKota Metro, para lurah seKota Metro Tampak hadir di kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Sekda Kota Metro menyampaikan angka harapan hidup Kota Metro merupakan yang tertinggi di Provinsi Lampung, yaitu mencapai 75,61 tahun. “Yang pertama senam akan memperpanjang umur, yang kedua masyarakat kota metro sudah tau semua, kalau ia kekurangan vitamin tidak memakan obat tetapi buah buahan. Kalo kekurangan vitamin D tidak perlu ke toko obat tetapi ia berjemur, senam hari ini bapak ibu. Sehingga semua Panjang umur.” Ujarnya. Sekda juga sampaikan program Wali Kota untuk bertanggung jawab kepada semua orang yang panjang umur sehingga Rumah Sakit Umum Daerah Sumbersari Bantul dikhususkan kepada rumah sakit lansia. “Saya mohon kepada Bapak Ibu semuanya dari Kota Metro, pada minggu pertama di bulan Maret April Bapak Ibu jangan keluar kota dulu, ikuti Car Free Day terlebih dulu.” Lanjutnya. Tak sampai disitu, Sekda juga sebutkan harapannya agar angka harapan hidup Kota Metro bisa naik lagi mencapai 76 atau 77 tahun jika masyarakat mengikuti kegiatan positif seperti ini. (Bsr/lia/yus)
Walikota Metro Bersama Lazismu Serahkan Bantuan Bedah Rumah
Walikota Metro, Wahdi Siradjuddin hadiri serah terima kunci rumah Mbah Yasak, penerima manfaat program bedah rumah Lazismu di Masjid Nurul Amin, Yosorejo Metro Timur (01/03/2024). Program bedah rumah ini merupakan kolaborasi antara pemerintah Kota Metro dengan Lazismu. Ketua Takmir Masjid Nurul Amin menyampaikan kolaborasi pengumpulan dana yang diakomodir oleh Lazismu sampai saat ini berjumlah Rp.20.613.000,- yang semuanya sudah dialokasikan untuk kegiatan sambatan bedah rumah. “Sedangkan untuk tenaga kerja merupakan hasil gotong royong warga sehingga tidak ada upah tenaga kerja,” ujar Ketua Takmir Masjid Nurul Amin dalam sambutannya. Selain itu, beliau juga sampaikan harapannya lebih banyak lagi yang ditingkatkan melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah dan stakeholder lainnya. Dalam acara ini, Wahdi menyerahkan kunci secara simbolik kepada Mbah Yasak serta karpet, buku dan Al-Qur’an untuk Masjid Nurul Amin. Wahdi berharap pemberian ini semoga menjadi manfaat bagi Mbah Yasak serta masyarakat. Pak Saridi sampaikan rasa syukurnya atas bedah rumah yang dilakukan. “Semoga semua bantuannya berkah, Panjang umur, sehat selalu. Saya juga minta maaf sebelumnya, kekurangannya saya juga minta maaf,” ujar Saridi. Dalam sambutannya, Wahdi sampaikan rasa terima kasih kepada tokoh tokoh agama, masyarakat alih ulam dan lazismu serta tokoh tokoh yang terlibat lainnya sebagai bentuk kepeduliannya. “Harapan kita bahwa pemerintah itu hadir, benar benar hadir, apa yang diberikan kepada masyarakat kita belum banyak tetapi ada upaya tentunya, kedepan dan seterusnya memperhatikan masyarakat yang harus diperhatikan,” ucap Wahdi. Selain itu, Wahdi juga sampaikan mohon maaf kepada mbah Yasak dan Pak Saridi karena bedah rumah ini baru terpenuhi. “Saya minta benar benar kepada lurah, selalu turun ke bawah, lihat apa yang ada dibawah, menggerakkan juga masyarakat. Banyak yang harus kita perhatikan, banyak juga yang harus kita urusi. Mbah yasak kaleh mbah saridi, mohon maaf baru ini mungkin ini terpenuhi,” katanya. Tak hanya itu, Wahdi juga sampaikan harapannya tahun ini 400+ Masjid yang ada di Kota Metro bisa lebih mendapatkan perhatian lagi dan TPA dihidupkan.(bg/yus)
Ormas Granat Mesuji Audiensi dengan Walikota Metro dr. Wahdi
Wali Kota Metro dr. Wahdi Siradjuddin menerima audiensi Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Kabupaten Mesuji yang berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota setempat, Jumat (01/03/2024). Ketua DPC Granat Kabupaten Mesuji, Syamsudin menyampaikan maksud dan tujuan audiensi, yaitu untuk silaturahmi dengan Wali Kota Metro sekaligus mengundang untuk menghadiri pelantikan yang akan digelar pada tanggal 8 Maret mendatang. Ia juga berharap dari pertemuan ini,DPC Granat Mesuji dapat mempelajari berbagai hal yang dilakukan oleh DPC Granat Kota Metro,salah satunya pengembangan kelembagaan. ” Ada 2 hal utama dalam pengembangan organisasi Granat ini yaitu aspek kelembagaan dan program,dengan adanya pelantikan nanti dapat memperkuat kelembagaan baru dan akan di kembangkan sampai ke tingkat kecamatan dan desa di Mesuji,” tuturnya. Syamsudin juga berharap dengan dilantiknya akan ada sesuatu yang bisa diberikan kepada anggotanya dan memberikan warna dengan program-program bisa dikembangkan. “Mungkin ini bisa menjadi contoh karena cakupan Kota Metro tidak luas dan dapat masuk ke tingkat kelurahan. Diharapkan dari kelembagaan ini terbentuk dapat muatan dengan berbagai program, mudah mudahan segera kita lakukan pelantikan dan bentuk jaringan dan diisi dengan muatan sehingga pelaksanaan P4GN bisa dilakukan,” ungkap Syamsudin. Kemudian,Wali Kota Metro mengatakan bahwa setiap organisasi harus beraksi dalam penguatan kelembagaan dengan cara berbeda dari masing-maisng wilayahnya. “Kita saat ini tidak boleh berdiam diri tetapi juga butuh aksi ,hanya memang masing-masing daerah itu berbeda karena mempunyai karakter. Ini tentu juga menjadi catatan kita bahwa memang hanya bisa dilakukan di titik preentif dan preventif,maka P4GN itulah yang harus kita kerjakan,” paparnya. Dirinya juga menyampaikan bahwa perlunya penguatan kelembagaan men jadi tanggung jawab kita semua, dan harus memberikan nilai manfaat seperti berbagi dan mengajak semua elemen yang terlibat dan kerjasama berkolaborasi. Wahdi juga memaparkan bahwa di Kota Metro ada 4 Puskesmas dan 1 rumah sakit Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) bagi pengguna narkoba yang akan direhabilitasi yang bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri Metro. Wahdi pun berharap dengan pertemuan ini,DPC Granat Kota Metro dapat menjadi percontohan bagi Granat di kabupaten/kota lainnya. (tm/yus)
Walikota Metro Buka Khitan Masal Organisasi PKPK
Guna mewujudkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Kota Metro, Walikota Metro Wahdi, menghadiri acara khitan massal dan bazar UMKM yang diselenggarakan oleh Paguyuban Keluarga Permainan Dan Kuliner (PKPK) Kota Metro yang berlangsung di Wisma Haji Al-Khairiyah pada Jumat, (01/03/2024). Berdiri sejak 2017, Rozi Fernando, selaku Ketua PKPK dan Pewarta mengatakan bahwa dahulu organisasinya ini dipandang sebelah mata. “Alhamdulillah sekarang kami bisa berkolaborasi dalam pembangunan dan turut mensukseskan visi dan misi Walikota Metro, saya juga mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah dan juga para sponsor atas dukungan yang diberikan sehingga acara ini bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya. Dia berharap kedepannya PKPK bisa berpartisipasi dalam melakukan kegiatan positif demi keberlangsungan pembangunan yang ada di bumi sai wawai. dikesempatan yang sama Wali Kota Metro Wahdi Dr. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG(k), M.H memberikan apresiasi kepada PKPK, serta pihak-pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini dengan baik. Dia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini sangatlah bermanfaat bagi masyarakat Kota Metro sebagai sarana bagi para keluarga yang ingin mengkhitan anak laki-lakinya namun terkendala biaya serta upaya untuk membangun dan memberdayakan para Pelaku UMKM. “Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa khitan adalah salah satu bagian dari syariat agama Islam, karena mempunyai manfaat yang sangat penting bagi kesehatan tubuh. Selain itu saya juga berharap dalam penyelenggaraan kegiatan ini bisa bermanfaat untuk para pelaku UMKM,” ujarnya. Wahdi juga mengatakan Pemkot Metro melalui Dinas Kesehatan telah bekerjasama dan melakukan penandatanganan MoU dengan semua pihak Rumah Sakit Kota Metro yang merupakan bagian dari pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan melaksanakan khitan yang diberikan gratis kepada masyarakat kurang mampu di Kota Metro. “Untuk masyarakat Kota Metro yang ingin di khitan bisa langsung datang aja ke rumah sakit yang sudah berkerjasama dengan Dinas Kesehatan saya pastikan pelayanannya gratis,ini berlaku dari bulan juli tahun 2022 kemarin yaa” Ujarnya. Dirinya juga menyebut Rumah Sakit yang telah menandatangani MoU sepakat untuk melaksanakan kerja sama untuk membina hubungan kemitraan yang salin mendukung dan berbagi peran dengan menempatkan kepentingan bersama, sebagai upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan memberi pelayanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat Kota Metro melalui kegiatan khitan yang diberikan secara gratis di rumah sakit se-Kota Metro. “Sekarang kan sudah era nya Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) jadi gak ada lagi namanya masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan di ribet kan dengan persoalan administrasi semua nya sudah terintegrasi jadi masyarakat cukup bawa KTP saja ke pelayanan kesehatan saya pastikan akan di layani secara gratis,” Tambahnya. Menurut pengakuan, Yani salah satu orang tua peserta khitan massal, mengatakan bahwa kegiatan ini sangat membantu untuk warga Kota Metro yang ingin menyunatkan anaknya usia mulai dari 5 tahun. “saya merasa terbantu sekali atas terselenggaranya kegiatan seperti ini apalagi ditambah dengan program Pemkot yang hanya bawa KTP sudah bisa di layani, untuk masyarakat seperti kami tentunya sangat bersyukur sekali yaa karena sekarang sudah mudah untuk akses kesehatan,” Katanya. (Bsr/tyo/lia/yus)
Jajaran Pemkot Metro Berduka, Isteri Wakil Walikota Metro Meninggal Dunia
Malam ini, Jumat 1 Maret 2024 jajaran Pemerintah Kota Metro berduka. Pasalnya isteri Bapak Wakil Walikota Metro, Drs. Qomaru Zaman, M.A meninggal dunia. Almarhumah Asih Kusminah, S.Pd dikenal pribadi yang santun dan ramah. Beliau beberapa hari ini sempat mengalami perawatan intensif di rumah sakit, kemudian akhirnya berpulang. Suasana duka menyelimuti Bumi Sai Wawai malam hari ini. Seperti air hujan yang mengalir di Kota Metro sejak sore hingga malam hari ini, ucapan duka dan doa-doa juga terus mengalir kepada almarhumah. Ucapan duka juga disampaikan oleh Walikota Metro, dr. Wahdi melalui grup WA Metro Ceria. “Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh, Innalillahi wa inna ilaihi roji’un Allohumma firlaha warhamha wa ‘afiha wa’ fu’anha. Duka yang mendalam keluarga besar Pemkot Metro atas berpulangnya yang kita cintai Ibu Wakil Walikota, alm Asih Kusminah. Mari kita doakan bersama, kita urus dan hantarkan janazahnya. Alfatehah…” Saat ini jenazah sudah dibawa ke rumah duka di Jl. Stadion Tejosari Kelurahan Tegoagung Kecamatan Metro Timur. Jenazah almarhumah rencananya akan dikebumikan di TPU Tejosari, Metro Timur esok, Sabtu 2 Maret 2024. Pelepasan jenazah akan dilaksanakan dari rumah duka menuju TPU Tejosari pukul 07.00 WIB yang akan dilepas langsung oleh Walikota Metro. Almarhumah, diketahui meninggalkan satu orang suami, satu orang anak dan dua orang cucu. Selama hidup Almarhumah menjabat beberapa organisasi, seperti Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Metro, Wakil Ketua TP-PKK Kota Netro, dan beberapa penasehat organisasi kewanitaan lainnya.
Wahdi Lepas Jenazah Hj. Asih Kusminah, Isteri Wakil Walikota Metro
Duka yang mendalam tengah menyelimuti Pemerintah Kota Metro pasal nya Hj. Asih Kusminah, S.Pd binti Basir Istri dari Wakil Walikota Metro, Drs. H. Qomaru Zaman, MA meninggal dunia pada hari Jum’at 1 Maret 2024, pukul 19.42 WIB. Almarhumah menghembuskan nafas terakhir di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Jend. Ahmad Yani dengan meninggalkan satu orang suami, satu orang anak dan dua orang cucu. Suasana haru menyelimuti para pelayat yang datang ke rumah duka di Kelurahan Tejo Agung, Kecamatan Metro Timur, bersama dengan upacara pelepasan jenazah almarhumah Asih Kusminah sebagai bentuk penghormatan terakhir yang di lakukan oleh Pemerintah Kota Metro. Sebagai inspektur Upacara Walikota Metro, Wahdi Dr. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG(k), M.H mengatakan atas nama Pemerintah Kota Metro mengucapkan terimakasih atas pengabdian yang telah diberikan oleh almarhumah semasa hidup. “Semoga keluarga yang ditinggalkan bisa tabah dan ikhlas untuk menjalaninya karena kita tahu semua yang hidup pasti akan pergi, saya dan keluarga serta segenap masyarakat mengucapkan belasungkawa sedalam dalam nya dan almarhum diterima disisi nya,” Katanya. Jenazah yang di kenal ramah semasa hidupnya ini kemudian di semayatkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di tejosari Kecamatan Metro Timur. (Bsr/yus)
Buka Konferkot PWI Metro, Wahdi Harapkan PWI Tetap Menjadi Pilar Pembangunan
Walikota Metro, Wahdi Dr. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG(k), M.H menyebutkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) merupakan salah satu dari empat pilar pembangunan yang bersinergi dalam kemajuan suatu Daerah. Hal ini disampaikannya saat membuka acara Konferensi ke VII PWI Kota Metro yang berlangsung di gedung Wisma Haji Al-Khairiyah pada rabu (28/02/2024). Wahdi juga memberikan apresiasi kepada PWI serta pihak-pihak terkait atas terlaksananya kegiatan konversi PWI ke-7 hari ini. Menurutnya, media merupakan civil society yang penting dalam mendorong transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan untuk pembangunan yang ada di Bumi sai wawai ini. “Saya sudah sering menyampaikan peran media dalam pembangunan yakni sama seperti pernyataan kemerdekaan Indonesia yang disebarluaskan melalui media,” kata Wahdi. Tanpa adanya bantuan dari media massa sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah, maka pembangunan di Provinsi Lampung tidak akan berjalan dengan baik. “Konversi hari ini diharapkan dapat menentukan masa depan PWI untuk Kota Metro yang bisa membentuk suatu ekosistem cerah dan ceria. Jika sudah berawal dari cerah dan ceria maka akan membuat cerdas, cermat, empati, dan responsif menuju masyarakat yang berjaya juga makmur,” Kata Wahdi. Dalam kesempatan itu, Ketua PWI Provinsi Lampung, Wirahadikusumah mengungkapkan bahwa anggota PWI harus terus bergerak dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. “Kita harus cepat adaptif dengan kemajuan teknologi, sekarang ini ada Artificial Intelligence, kecerdasan buatan yang memang itupun kalau kita tidak segera memahaminya kita akan terlindas,” ucapnya. “Beberapa peran-peran wartawan sudah digantikan oleh AI, sekarang lewat AI membuat artikel bisa. Itu yang maksud saya kita harus cepat meningkatkan kualitas dan mutu serta berproses dan beradaptasi dengan teknologi saat ini,” sambungnya. Menurutnya, PWI Kota Metro kedepan perlu memprioritaskan pengembangan SDM melalui pendidikan dan pelatihan sebagai program kerja. “Maka di PWI itu jika ada 10 program, 1 sampai 9 nya itu pendidikan dan pelatihan dan yang ke-10 itu adalah dan lain-lain. Maka saya menghimbau kepada seluruh anggota PWI di Lampung ketika kegiatan itu berorientasi terhadap pendidikan dan pelatihan,” ujarnya. Selain itu, ia juga menilai bahwa wartawan perlu memiliki kompetensi. Sehingga, seluruh anggota PWI di Lampung wajib mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW). “Kalau uji kompetensi itu memang diwajibkan oleh dewan pers, karena PWI adalah konstituante dewan pers maka bagi PWI adalah wajib. Siapapun yang ingin menjadi anggota biasa PWI dia harus ikut uji kompetensi,” jelasnya. “Uji kompetensi itu menurut kami, wartawan itu adalah profesi dan erat kaitannya dengan kompetensi. Karena narasumber akan yakin kepada kita bahwa kompetensi kita adalah wartawan yang memiliki sertifikat kompetensi,” imbuhnya. Selain profesionalitas wartawan, kode etik bagi anggota PWI juga harus dijunjung tinggi. Ia meminta seluruh anggota PWI Metro ke depan untuk menjalankan kode etik saat melakukan tugas peliputan. “Karena kita ini profesi maka harus dibedakan, semua profesi itu adalah pekerjaan tetapi tidak semua pekerjaan itu adalah profesi. Profesi itu berkaitan erat dengan adanya kode etik, bagi kita kode etik itu dibuat supaya kita tidak arogan,” ungkapnya lagi. Dikesempatan yang sama Ketua PWI Kota Metro, Rino Panduwinata, mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang sudah membantu mempersiapkan kegiatan ini sehingga berjalan dengan baik. “Saya juga berharap kedepannya kegiatan ini bisa berjalan sukses, aman, serta terus bersinergi dan berkarya untuk pembangunan Kota Metro yang kita cintai ini,” Ujarnya. Dikesempatan ini juga Rino Panduwinata kembali dilantik menjadi Ketua PWI periode 2024-2027 dengan harapan kedepannya PWI Kota Metro bisa lebih berkontribusi dan bersinergi dalam pembangunan. (Bsr/tyo)
Pastikan Program 2024 Berjalan Lancar, BPKP dan Pemkot Metro Gelar Entry Meeting
Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Lampung Nani Ulina Kartika Nasution melakukan Entry Meeting Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran (Evran) APBD 2024 dengan Pemerintah Kota Metro, Rabu (28/02/2024). Kegiatan entry meeting ini dilaksanakan untuk mengawali rangkaian program kerja evaluasi perencanaan penganggaran yang dilaksanakan serentak pada bulan Februari 2024. Evaluasi Perencanaan Penganggaran bertujuan untuk memastikan program, kegiatan dan anggaran dirancang secara efektif dan efisien untuk menghasilkan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Bertempat di Ruang Rapat Wali Kota, kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin, Sekretaris Daerah Bangkit Haryo Utomo, dan para Kepala OPD Penanggung Jawab Sektor yang akan dievaluasi. Wali Kota dalam sambutannya menyampaikan evaluasi tersebut menjadi gambaran bagi Pemkot Metro dalam menurunkan angka isu strategis. “Tentu sudah menyeluruh dan juga menjadi gambaran buat kita, seperti manajemen resiko dalam penyelenggaraan pemerintah dan upaya upaya ini harus memang dilakukan secara transparansi karena banyak hal termasuk isu strategis dalam penurunan angka kemiskinan, pengangguran dan stunting yang harus turun angkanya. itu harus ada upaya dari pemda untuk hal tersebut, saya minta kepada sekda dan penanggung jawab sektor dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan sampai ke evaluasi,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Lampung Nani Ulina Kartika Nasution menyampaikan bahwa evaluasi dan perencanaan penganggaran tahun 2024 diprioritaskan pada sektor pengentasan kemiskinan dan penanganan prevalensi stunting. Kegiatan ini terfokus pada ketepatan penerima manfaat yang merupakan kunci utama kesuksesan program pemerintah ini. “Tujuan dari evaluasi perencanaan dan penganggaran yang dilaksanakan BPKP merupakan upaya pemerintah untuk memperoleh gambaran umum perencanaan dan penganggaran yang dievaluasi menyangkut efektivitas dan efisiennya program yang dijalankan,” tambahnya. (tm/yus)
Musrenbang Metro Pusat, Salah Satu Topiknya Pencegahan Banjir dengan Kolam Retensi
Musyarawah Rencana Pembangunan (musrenbang) dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kecamatan Metro Pusat Tahun Anggaran 2024 diselenggarakan di Gedung Nuwo Budayo, Selasa (27/02/2024). Wali Kota Metro,Wahdi Siradjuddin yang hadir membuka musrenbang, mengajak unsur pemerintahan desa atau kelurahan agar dapat memanfaatkan musrenbang dalam menyampaikan aspirasi-aspirasi masyarakat. Dirinya juga mengatakan bahwa, keseimbangan merupakan salah satu unsur dalam pembangunan kota. “Sudah diterangkan oleh Camat Metro Pusat bahwa salah satu unsur dalam pembangunan kota membutuhkan kesetaraan dan keseimbangan. Penyelenggaraan pemerintahan mulai dari perencanaan, pelaksanaan tentu harus sesuai dengan aturan,” ucap Wahdi. Wahdi juga menyampaikan ada beberapa catatan penting untuk Kecamatan Metro Pusat ini. “Realisasi anggaran kecamatan Metro Pusat sudah 100 persen. sebagai catatan pembayaran PBB nya terendah diantara 5 kecamatan itu perlu dievaluasi,” “Bukan hanya masalah titik NJOP saja,karena di tahun 2019 kita juga sudah bersama sama DPRD akan kita bahas lebih lanjut. tapi yang paling utama bahwa kita adalah pemerintah yang Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) nya sudah digital,” papar Wahdi. Wali Kota Metro ini juga mengatakan bahwa kepadatan penduduk di suatu wilayah akan berdampak kepada lingkungan, dan beberapa titik drainase di wilayah tersebut menjadi perhatian. Sementara itu, Camat Metro Pusat Yahya Rachmat menjelaskan langkah yang diambil Pemkot Metro dalam penanganan banjir, salah satunya di Kelurahan Hadimulyo Barat. “Pemerintah sedang mengupayakan lahan yang ada di belakang Metro Garden itu untuk ditukar dengan tanah Pemda yang ada di Yosomulyo, Jadi itu adalah salah satu cara untuk mengurangi banjir,” kata Yahya. Dirinya juga sangat berharap sekali kepada pihak luar karena Pemkot Metro sudah siap tinggal menunggu pihak luar apakah mau atau tidaknya. “Karena yang ada sekarang kan untuk resapan tapi saat ini kondisinya ditimbun makanya kalau bisa itu jangan digunakan itu untuk kolam retensi saja untuk wilayah tersebut. (tm/yus)