0 Comments

Lomba Teknopan Bappeda Metro, Siapkan SDM Gemerlang yang Punya Jiwa Kompetitif

Untuk menyongsong Indonesia Emas 2045 tepat 100 tahun Indonesia merdeka, dan membentuk Generasi Emas Metro Cemerlang (Gemerlang) Pemkot Metro melalui Bappeda menggelar lomba teknologi dan inovasi terapan (teknopan) tahun 2024. Lomba diikuti oleh para siswa dan juga mahasiswa Kota Metro, berbagai karya diciptakan oleh peserta lomba. Dalam kesempatan ini juga dilakukan penyerahan penghargaan Inovasi Daerah terinovatif Kota metro tahun 2023 yang berlangsung di Aula Setda, Senin, (29/07/2023). Dalam kesempatan ini Walikota Metro, Wahdi mengatakan dalam era globalisasi dan revolusi industri yang semakin pesat, kemampuan berinovasi dan menerapkan teknologi terbaru menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan dan persoalan birokrasi serta kemajuan perkembangan sebuah Daerah. “Hal ini yang menjadikan tujuan dalam lomba kali ini, kita menjadikan anak anak kita generasi berkelanjutan yang mampu mengimbangi perkembangan zaman, kalau kita tidak bisa mengimbangi itu kita akan tergilas oleh zaman sehingga generasi emas kedepannya akan sulit tercapai,” Ujarnya. Lebih lanjut ia mengatakan kegiatan ini merupakan agenda tahunan Bapedda dimana Teknologi dan inovasi terapan memainkan peran vital dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing di berbagai sektor, mulai dari industri, pendidikan, hingga pelayanan publik serta dalam hal memecahkan berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat disebuah daerah. “Contoh tadi ada inovasi penggunaan bonggol kedebok pisang menjadi abon ada juga teknologi early Warning sistem atau yang di kenal dengan sistem peringatan dini, hal seperti ini yang harus di dasari keilmuan yang dapat bermanfaat nantinya, Nah seperti inilah contoh konsep pembangunan di Kota Metro yang membangun SDM berkelanjutan dengan memanfaatkan sumber daya manusianya,” Katanya. Lebih lanjut ia menyampaikan Selain penyelenggaraan teknopan, Pemerintah Kota Metro juga menyelenggarakan Inovasi Daerah yang dikelola oleh Kementerian Dalam negeri yang bertujuan untuk menciptakan metode baru dalam memecahkan masalah, meningkatkan efisiensi dan mendorong pembangunan berkelanjutan. “Seperti tadi Kecamatan Metro Timur yang mendapatkan skor 96 dengan inovasi smart village katagori perangkat Daerah terinovatif, dan juga SatpolPP dengan katagori Perangkat Daerah Teraktif dan pengirim Inovasi terbanyak dengan judul WAJAH CANTIK Wanita Praja Humanis Ceria dan Simpatik,” tutupnya. Di kesempatan yang sama Kepala Bappeda Kota Metro, Anang Risgiyanto mengatakan tujuan dari pelaksanaan Kegiatan Lomba Teknologi dan Inovasi Terapan (Teknopan) dan Lomba Inovasi Daerah Tahun 2024 ini antara lain untuk pengembangan Sumber Daya Manusia melalui pengembangan keterampilan teknis dan kreativitas dan Peningkatan Kesadaran Teknologi bagi Masyarakat. “Ibarat komputer, mereka ini hardware yang harus di isi dengan software terkini jadi pengetahuan akan ilmu teknologi harus tertanam, mengingat era sekarang yang serba digitalisasi kita butuh SDM seperti mereka yang bisa membangun sebuah Daerah dengan inovasi dan kreativitas yang dimilikinya,” tuturnya. (bsr/yus)

0 Comments

Rakor TPID ke-84, Sekjen Kemendagri Minta Daerah Mahir Kendalikan Inflasi

Hingga 29 Juli 2024, tercatat Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah telah berlangsung sebanyak 84 kali sejak digelar perdana pada bulan September 2022. Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (Pemda) tegas dan mahir mengendalikan inflasi. Materi-materi yang disampaikan di dalam setiap Rakor diharapkan bisa menjadi program kegiatan strategis yang perlu ditindaklanjuti, baik oleh Pemda maupun kementerian/lembaga (K/L). “Pada kesempatan pagi hari ini, ini yang ke-84 kali kita mengadakan rapat yang terus-menerus setiap minggu. Oleh sebab itu tentunya harapannya sudah banyak yang kita lakukan dan melaksanakan perubahan dan program jangka panjang hampir dua tahun,” katanya pada Rakor Pengendalian Inflasi Daerah secara daring yang diikuti oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Metro di OR Setda setempat, Senin (29/07/2024). Tomsi menekankan agar Pemda tidak bersikap sebagaimana pemadam kebakaran yang bertindak hanya sesaat dalam mengendalikan inflasi. Upaya tersebut, kata dia, perlu dilakukan dengan penuh perencanaan. Untuk itu, dirinya mengingatkan Pemda agar tidak jatuh ke lubang yang sama dalam pengendalian inflasi. Sebab pola-pola grafik inflasi selama 5 tahun telah bisa dianalisis dan grafiknya cenderung sama setiap tahun. “Tidak henti-hentinya saya mengingatkan kembali bahwa kita selalu memiliki grafik yang sama setiap tahun. Saya pelajari semua berkaitan dengan beras, bawang, cabai, lima tahun ke belakang, itu kurang lebih di bulan-bulan itu turun dan utamanya yang naik,” ujarnya. Begitu juga dengan distribusi komoditas, Tomsi masih melihat terdapat berbagai gangguan dan ketidaklancaran. Dia meminta Pemda untuk melakukan evaluasi di daerah masing-masing. Bila terdapat petugas yang bertanggung jawab tidak cakap, dia meminta agar diganti atau dilakukan penyegaran dengan lebih dulu mengusulkan pada pimpinan. Pentingnya perencanaan juga berlaku berkaitan dengan pengadaan barang-barang impor. Menurutnya, timeline distribusi yang tepat waktu perlu diperhatikan, sehingga tidak dipermainkan oleh para distributor nakal. Dia menekankan, K/L dan Pemda perlu ketegasan dalam merespons kondisi tersebut. “Saat kita butuhkan barang itu berkurang atau kosong itu sama saja mereka-mereka mempermainkan kita. Jadi ketegasan ini perlu, hukuman bagi mereka juga perlu, supaya ini yang ke-84 kali harusnya kita sudah mahir,” ungkapnya. Di sisi lain, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini menambahkan, berdasarkan pemantauan harga Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) sampai dengan minggu keempat Juli 2024, beberapa komoditas pangan yang harganya meningkat dan perlu diwaspadai, yaitu cabai rawit, minyak goreng, dan beras. Pasalnya, terjadi penambahan jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga di tiga komoditas tersebut. Berdasarkan data, terdapat 203 kabupaten/kota yang mengalami kenaikan cabai rawit, 174 kabupaten/kota mengalami kenaikan minyak goreng, dan 120 kabupaten/kota mengalami kenaikan harga beras. Sementara itu harga daging ayam ras dan cabai merah terus mengalami penurunan hingga minggu keempat Juli 2024. (tam/yus)

0 Comments

Disdikbud Metro Gelar Bedah Buku Tema Cagar Budaya, Upaya Dukung Literasi Tenaga Pengajar Sejarah

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro menggelar bedah buku di halaman Rumah Asisten Wedana Metro, Jumat (26/7/2024). Dalam bedah buku ini dihadiri puluhan tenaga pengajar maupun mahasiswa yang akan menerapkan pada keilmuan sejarah setelah berkarir di bidang profesional. Dua buku yang dibedah adalah Pemanfaatan Cagar Budaya Kota Metro Menuju Destinasi Wisata Sejarah dan Panduan Pembelajaran Berbasis PJBL dan PBL Sejarah Lokal dan Cagar Budaya untuk Kurikulum Merdeka. Hadir sebagai narasumber Oki Hajiansyah Wahab dari Tim Ahli Cagar Budaya (TACB), Karsiwan akademisi IAIN Metro dan Bahtiar Afwan dari UM Metro. Kadisdikbud Kota Metro, Suwandi mengatakan sejak Kota Metro memiliki kurikulum lokal sejarah dan cagar budaya para guru dapat mengembangkan berbagai kreatifitas dalam pembelajaran. Dua buku ini merupakan salah satu materi atau sumber pembelajaran bagi para guru agar dapat terus mengembangkan pembelajaran bagi para peserta didik. Kabid Kebudayaan Disdikbud Siti Rogayati Seprita berharap ke depan para guru akan menjadi garda depan dalam mendorong pendidikan karakter bagi para peserta didik. “Terlebih kini sudah ada kebijakan wajib kunjung cagar budaya kepada siswa SD dan SMP se Kota Metro sebagai ikhtiar mendorong visi berbudaya,” tambahnya Karsiwan menambahkan lewat kurikulum lokal yang ada sekarang harus terus dikembangkan agar menjadi materi pembelajaran yang menarik dan melahirkan daya kritis. “Kurikulum ini merupakan kolaborasi antara dosen dan para guru pengajar sebagai kontribusi keilmuan yang harapannya lebih berorientasi student centre,” jelasnya Senada Bachtiar Afwan menambahkan lewat kurikulum lokal semacam ini harapannya akan lahir pembelajaran yang bermakna. “Kerja bersama antara perguruan tinggi dan para guru akan lebih membuat kurikulum ini terus berkembang sesuai kebutuhan dan perkembangan zaman,” pungkasnya. (ok/yus)

0 Comments

ISPI Lampung Audiensi dengan Walikota Metro, Bahas Kolaborasi Program

Perkumpulan Insinyur dan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) Lampung melakukan audiensi dengan Wali Kota Metro, Wahdi di Ruang Kerja Wali Kota Sekretariat Daerah, Jumat (26/07/2024). Tujuan audiensi ini adalah untuk mengenalkan organisasi ISPI dan sekaligus mengundang Walikota Metro dalam pelantikan kepengurusan ISPI mendatang. Dalam hal ini juga, ISPI Lampung membahas potensi kolaborasi dalam program-program Pemerintah Kota Metro ke depan salah satunya pencegahan stunting yang berlangsung. Ketua ISPI Lampung, Aris Susanto, memaparkan bahwa ISPI Lampung sudah melakukan inventarisasi program-program yang bisa dikolaborasikan. Ia berharap, kehadiran ISPI Lampung dapat memberikan manfaat bagi daerah, bukan hanya sekadar pelantikan. “Saya berharap dengan kepengurusan yang baru dapat berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah,” ucapnya. Pelantikan kepengurusan baru akan diiringi dengan kegiatan edukasi yang bekerja sama dengan TP-PKK Kota Metro dengan penekanan pada ibu hamil dan remaja. Salah satu fokus utama ISPI adalah pencegahan stunting, di mana produk peternakan, khususnya telur, dianggap sangat efektif. “Karena memang produk peternak ini merupakan barang yang sangat pas dimana kita bisa melakukan pencegahan dan penurunan stunting secara cepat yaitu telur. Karena kita mudah mendapatkannya, baik di warung, pasar maupun swalayan dengan harga yang terjangkau serta mempunyai nutrisi yang cukup untuk membantu menurunkan angka stunting, “paparnya. ISPI juga berencana berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Metro (DKP3) untuk mendukung upaya penurunan stunting. Wali Kota Metro, Wahdi dalam audiensi tersebut sangat antusias dengan adanya kegiatan yang akan dilaksanakan pada tanggal 3 Agustus mendatang. Dirinya juga berharap dengan adanya organisasi ini mampu membantu pembangunan Kota Metro di bidang kesehatan masyarakat maupun kemajuan peternak lokal. “Saya sangat merasa bangga dapat berdiskusi tentang pembangunan daerah dari perspektif sektor peternakan, dan juga diharapkan masyarakat dapat mengonsumsi produk peternakan yang higienis dan sehat, serta mendukung peternak dalam mendapatkan sertifikasi NKV (Nomor Kendali Veteriner) untuk memastikan kualitas produk yang dihasilkan, ” ungkapnya. Dengan langkah-langkah ini, ISPI berharap dapat berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dan pembangunan daerah. (tm/yus)

0 Comments

PJ Gubernur hingga Atlet Asal Bangka Belitung Memuji Kota Metro pada Momen Pertandingan Sepak Bola Putri

Momen uji coba pertandingan persahabatan antara Tim Sepakbola Putri PON Provinsi Bangka Belitung melawan Tim Sepakbola Putri (Perseti) FC Kota Metro mendapat pujian dari PJ Gubernur Lampung. Pertandingan yang digelar di Stadion Tejosari, Kota Metro ini dihadiri PJ Gubernur Lampung, Samsudin, Walikota Metro, Wahdi, pengurus PSSI Provinsi Lampung, KONI, hingga ketua TP PKK Provinsi Lampung dan Kota Metro, serta seluruh suporter bola mania. Pertandingan persahabatan ini mendapatkan pujian dari PJ Gubernur Lampung, menurutnya adalah sebuah kemajuan ketika suatu daerah memiliki atlet Sepakbola Putri, mengingat perkembangan olahraga ini cukup pesat di kancah internasional. “Ini adalah sebuah kemajuan, dan ini pertama kali saya lihat di Lampung. Saya berharap Sepakbola Putri di Lampung terus berkembang. Dan mudah-mudahan juga sepakbola di Kota Metro ini semakin maju, dan bahkan menjadi pusat sepakbola di Lampung,” kata Samsudin. Terkait fasilitas olahraga, PJ Gubernur Samsudin membuka peluang untuk memberikan dukungan terhadap pengembangan Stadion Tejosari. “Kita lihat anggaran terlebih dahulu, tentunya akan masuk dalam pembahasan anggaran perubahan,” kata Samsudin. Di tempat yang sama, Walikota Metro, Wahdi mengaku bangga atas hasil kerja keras tim sepak bola putri. “Kita patut bangga, uji coba melawan Bangka Belitung ini sangat menarik perhatian, dan ini adalah dalam persiapan untuk PON, tentunya setelah ini ada evaluasi, sehingga atlet kita lebih maju,” kata Wahdi. Terkait program revitalisasi Stadion Tejosari, Wahdi mengungkap sudah pernah diajukan ke kementerian olahraga, ia berharap dengan dukungan gubernur, revitalisasi tersebut bisa terlaksana. “Tentunya masterplan revitalisasi kita ada, dan sudah pernah kita ajukan. Revitalisasi ini tujuannya semata-mata untuk mendukung kegiatan olahraga di Kota Metro, bahkan tidak hanya Stadion tetapi sampai kepada kolam renang, bahkan sudah kita desain kolam renang khusus disabilitas,” kata Wahdi. Dari pantauan, para atlet tampat bertanding dengan sportif, meskipun harus menerima kekalahan 0:2 melawan tim Bangka Belitung, hal ini sangat menjadi pembelajaran bagi tim Kota Metro. Dari wawancara, salah satu atlet asal Bangka Belitung bahkan memuji Kota Metro, hal itu diungkapkan Ica Septrianda, pemain berposisi bek sayap tersebut mengaku kagum dengan Kota Metro. “Laganya seru ya, bahkan dihadiri PJ Gubernur dan Walikota, tentunya pasti disupport bahkan masyarakat di sini antusiasnya banyak sekali. Untuk fasilitasnya kami menginap di Asrama Haji, sangat baik sekali, dan Kota Metro ini kotanya rapi juga, dan warganya ramah-ramah,” ujar Ica. (hym/yus)

0 Comments

Rapat di Cagar Budaya, BPPRD Metro: Serapan Pajak dan Retribusi Melalui Non Tunai Tinggi

High Level Meeting atau rapat tingkat tinggi Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) oleh Pemerintah Kota Metro melalui BPPRD digelar di Cagar Budaya Rumah Asisten Wedana, Kamis (25/7/2024). Acara dihadiri oleh Wakil Walikota Metro, Ketua DPRD Metro, Perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Lampung, Perbankan dan OPD pengelola retribusi dan Camat dan Lurah se Kota Metro. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lampung Junanto Herdiawan mengatakan pihaknya menyambut baik inovasi yang dilakukan BPPRD Metro yang menggelar HLM di cagar budaya. “Mungkin ini yang pertama kalinya HLM TP2DD digelar di tempat heritage semacam ini dan inovasi semacam ini tentunya harus terus dilakukan,” jelasnya. Junanto juga memaparkan bahwa urgensi elektronifikasi transaksi bagi Pemerintah Daerah adalah dalam rangka memperkuat fiskal daerah, meningkatkan PAD, meningkatkan ekosistem Kerjasama,dan penguatan efektifitas monitoring kebijakan ETPD. “Karenanya Kota Metro harus terus melakukan sosialisasi dan edukasi program-program unggulan P2DD secara massif kepada wajib pajak, melakukan piloting e-retribusi pada beberapa retribusi potensial dan mendukung digitalisasi pembayaran khususnya retribusi melalui penerbitan kebijakan guna mendorong komitmen perangkat daerah dalam memanfaatkan kanal non tunai,” ungkapnya. Sementara itu Kepala BPPRD Kota Metro Syachri Ramadhan mengatakan bahwa HLM Tahun 2024 sengaja diadakan di Rumah Asisten Wedana sebagai bentuk kebanggan dan apresiasi kami terhadap pengelolaan Cagar Budaya yang merupakan bagian dari sejarah Kota Metro dan mengusung tema Kolaborasi Bersama PJP dan Masyarakat Untuk Meningkatkan Transaksi Non Tunai. Menurutnya guna mendukung program Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah, Pemerintah Kota Metro terus berupaya mengembangkan kebijakan dalam hal pembayaran Pajak Daerah, dan salah satunya melakukan kerjasama dengan Penyedia Jasa Pembayaran (PJP). “Allhamdulilah , saat ini kerjasama dengan PT Pos Indonesia, PT. BCA Tbk dan PT. BNI, (Persero) Tbk telah berjalan,” tambahnya. Ia juga menambahkan status Indeks ETPD Kota Metro untuk semester I Tahun 2024 sampai saat ini belum dirilis oleh Bank Indonesia. “Meski demikian, IETPD Semester I TA. 2023 untuk Kota Metro sebesar 92,2% dengan status DIGITAL. Sedangkan untuk semester II TA. 2023 sebesar 94,3% dengan status digital,” ungkapnya. Selanjutnya, dari aspek implementasi dan realisasi, untuk transaksi Pajak Daerah cut off 31 Mei 2024, sebesar 23,58% Wajib Pajak masih melakukan pembayaran melalui teller (non digital) dan 76,42% Wajib Pajak melakukan pembayaran secara digital dengan rincian 73,57% bertransaksi menggunakan m-banking; 1,28% menggunakan QRIS dan 1,57% menggunakan e-commerce. “Sementara untuk transaksi retribusi Daerah cut off 31 Mei 2024, sebesar 99,87% Wajib Retribusi masih melakukan pembayaran melalui teller (non digital) dan hanya 0,13% Wajib retribusi yang melakukan pembayaran secara digital, kontribusi pembayaran Retribusi Daerah secara digital berasal dari retribusi persampahan,” jelasnya. Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan MoU anatar Pemkot Metro bersama BNI, BCA dan pemberian penghargaan kepada para wajib pajak seperti Bebek Prakoso, Bengkel Perut dan Candy Fried Chicken. (Ok/yus)

0 Comments

Kemantapan Jalan Kota Metro Mencapai Nilai 83,92 Persen Lebih Tinggi di Atas Provinsi

Nilai kemantapan jalan di Kota Metro mencapai 83,92 persen, lebih tinggi dibandingkan Provinsi Lampung 78,68 persen. Kendati demikian, nilai kemantapan ini sama-sama mengalami fluktuatif peningkatan, terhitung per akhir tahun 2023. Secara definisi, nilai kemantapan artinya kondisi pelayanan sejak konstruksi masih baru sampai dengan kondisi pelayanan pada batas kemantapan atau akhir umur rencana, dengan nilai kemantapan wajar seperti yang diperhitungkan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kota Metro, Robby K Saputra, mengungkapkan bahwa tingkat kemantapan jalan di Kota Metro telah mencapai 83,92 persen berdasarkan survei yang dilakukan pada Desember 2023. “Kita sudah di angka 83,92 persen kemantapan jalan di Kota Metro. Hasil ini didapatkan berdasarkan survei yang diklasifikasikan berdasarkan tingkat kerusakan jalan, yaitu rendah, sedang, dan tinggi,” ujarnya, Rabu (24/07/2024). Ia menjelaskan, penentuan tingkat kerusakan jalan didasarkan pada ukuran kerusakan seperti kedalaman lubang, panjang kerusakan, dan permukaan bergelombang. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh konsultan menempatkan Kota Metro dalam kategori baik. “Dari angka 80 sampai 100 persen kan tingkat kemantapannya baik,” jelas Roby. Dirinya juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Metro telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan lingkungan sebanyak 96 titik, terdapat 62 titik di antaranya telah memasuki proses kontrak. “Sedangkan sebagiannya, sedang proses e-katalog untuk segera berkontrak. Saya juga meminta para rekanan untuk segera mempercepat proses tersebut,” terangnya. Selain pembangunan jalan lingkungan, PUTR Kota Metro juga telah mengerjakan sejumlah ruas jalan utama sejak April dan Mei lalu. “Jalan-jalan tersebut di antaranya Jalan Sultan Sahrir, Jalan WR Supratman, Jalan Diponegoro, Jalan FKPPI, Jalan Kacapiring, dan Jalan Imam Bonjol, “bebernya. Sementara itu, untuk pekerjaan Gedung, PUTR Kota Metro telah menyelesaikan pembangunan kantor Kelurahan Iringmulyo dan tahap tiga kantor Kelurahan Ganjar Asri. “Selain itu, kami juga tengah mengerjakan pembangunan trotoar kawasan pendidikan, di program murni ini kita prioritaskan di tengah kota dan beberapa titik di Jl. Ki Hajar Dewantara Iringmulyo serta pelebaran jembatan Jalan Proklamasi Mulyosari yang saat ini sedang dikerjakan,” kata Roby. Terkait penanganan genangan air, PUTR Kota Metro juga telah melakukan perbaikan penutup saluran drainase di Jalan Imam Bonjol dan akan melakukan pengangkatan terlebih sedimen di mulut Gang Bambu Kuning sebelum ditutup kembali. “Kami optimistis target pembangunan akan tepat waktu, yaitu Agustus,” ungkapnya. (yl/tm/yus)

0 Comments

Kolaborasi dengan Stakeholder, Pemkot Metro Berikan Hadiah Umrah dan Reward Lainnya kepada Kader Posyandu

Pemerintah Kota Metro dipimpin oleh Walikota Metro Wahdi dan Wakil Walikota Metro Qomaru senantiasa memperhatikan peningkatan sumberdaya manusia yang ada di Kota Metro dalam rangka mendukung program nasional mencapai Indonesia Emas tahun 2045, tepat 100 tahun kemerdekaan RI. Di Kota Metro sendiri dengan program Generasi Emas Metro Cemerlang (Gemerlang), seluruh SDM di Kota Metro mendapatkan perhatian serius. Salah satu yang tak luput dari perhatian adalah kader Posyandu, yang selama ini keberadaannya sangat mendukung dalam penyiapan SDM di Kota Metro. Berkaitan dengan itu, pada hari Selasa, 23 Juli 2024, di TMII Metro, Pemkot Metro bersama para stakeholder dan pihak swasta mengadakan kegiatan Jambore Kader Posyandu. Kegiatan ini diisi dengan edukasi peningkatan SDM dalam bidang kesehatan, hingga bidang keuangan melalui materi literasi keuangan keluarga oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung. Selain OJK, turut andil dalam kegiatan ini adalah PT. Bank Lampung, PT Astra, PT. Pegadaian (Persero), BPJS Kesehatan, hingga BPJS Ketenagakerjaan. Adapun kegiatan ini mengusung tema “Jambore Kader Terampil Wujudkan Masyarakat Sehat”. Dalam peningkatan kapasitasnya, para kader diberikan pelatihan dan pembekalan mengenai penanganan kasus kesehatan masyarakat, pentingnya promosi kesehatan, dan peran posyandu dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak, serta mengelola keuangan keluarga dengan bijak. Dalam kesempatan ini, Wahdi mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai edukasi untuk para kader, agar tercapai revitalisasi fungsi Posyandu sehingga terciptanya sumber daya manusia yang berdaya saing. “Kita bisa melihat di sini mereka ini ujung tombak dalam integrasi layanan primer sesuai dengan enam pilar transformasi di bidang kesehatan. Posyandu itu terbentuk sudah lama, makanya kita hanya perlu revitalisasi fungsi dan revitalisasi sarana dan prasarana, seperti kita lihat tadi ada masyarakat yang menghibahkan tanahnya untuk dibuat posyandu, ini wujud nyata bahwa peran masyarakat juga ada disini,” paparnya. Lebih lanjut dirinya mengungkapkan tak hanya fokus pada aspek kesehatan saja, melalui kerjasama yang baik antara Pemerintah dengan Industri jasa keuangan, Kader Posyandu yang hadir diberikan wawasan bagaimana mengatur keuangan dalam rumah tangga agar bisa menciptakan keluarga yang harmonis. “Semoga kegiatan Jambore Kader Posyandu dan Literasi Keuangan Keluarga ini dapat menjadi langkah awal bagi perubahan positif yang lebih luas dan berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan finansial masyarakat Kota Metro,” sambungnya. Sementara itu dalam sesi edukasi yang dipimpin oleh OJK, peserta diberikan informasi mengenai pengelolaan keuangan keluarga, investasi, perlindungan asuransi, serta pentingnya perencanaan keuangan untuk masa depan, sehingga masyarakat sejahtera secara finansial dan tidak terjebak kepada investasi ilegal atau bodong. Di kesempatan ini Oto fitriandi kepala OJK Provisi Lampung menyampaikan melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Metro, kader posyandu, dan OJK, masyarakat Kota Metro akan semakin sadar akan pentingnya kesehatan dan literasi keuangan. “Melalui kegiatan ini diharapkan pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat Daerah dapat ditingkatkan khususnya di Kota Metro. Sementara dari segi literasi keuangan, diharapkan masyarakat Kota Metro dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola keuangan secara bijaksana dan berkelanjutan,” ujarnya. Menurutnya penetrasi Jasa Keuangan disini bukan membahas soal bisnis semata akan tetapi mendukung Program-program Pemerintah Daerah melalui Kader posyandu dalam mendukung gerakan penurunan angka stunting serta pengetahuan literasi akan pentingnya mengelola keuangan keluarga. “Karna menurut saya kader posyandu inikan sesungguhnya bisa menjadi aset agen literasi kepada masyarakat di Kota Metro bisa kita lihat bahwa dalam pemetaan identifikasi masyarakat secara serentak 1 kader itu bisa meng cover 10 sampai 15 orang ini artinya pengetahuan kader posyandu kalau dibekali pengetahuan kesehatan dan pengelolaan keuangan yang baik itu bisa menjadi lengkap dalam kesejahteraan masyarakat berkelanjutan,” ungkapnya. Sebaga bentuk perhatian dan apresiasi, Pemerintah Kota Metro bekerjasama dengan pihak swasta memberikan hadiah wisata religi, berupa paket Umrah ke Arab Saudi, untuk 1 orang kader Posyandu yang diundi langsung oleh Walikota Metro. Dalam kesempatan ini juga, sebagai perhatian Wahdi memberikan santunan jaminan sosial kematian klaim BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp 42 Juta kepada ahli waris seorang kader posyandu yang meninggal dunia. Tak sampai di situ, ia juga menyerahkan beasiswa kepada anak cucu kader posyandu dengan masa bakti 40 tahun pengabdian yang berjumlah 4 orang kader. Kepada kader aktif yang mempunyai anak yang sedang sekolah juga diberikan Tabungan Simpanan Pelajar. Selain itu diberikan juga kepada Kader Berprestasi Tingkat Provinsi, Kader Inovasi Tingkat Kota Metro dan Posyandu Berprestasi Tingkat Nasional. (bsr/yus)

0 Comments

BNN Metro Sosialisasi P4GN di Diskominfo Metro

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Metro melakukan sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Metro. Sesuai dengan amanat undang-undang dan instruksi presiden, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Walikota Metro, Wahdi. Yang ditargetkan tahun 2024 ini, seluruh OPD mendapatkan sosialisasi dan tes urine bagi ASN. Sosialisasi digelar di Aula Diskominfo Metro, Selasa 23 Juli 2024, dihadiri Kepala Dinas, Subehi, Kabid Komunikasi Ahmad Ansori, dan Kabid Informatika Andi Setiono, serta seluruh staf ASN maupun tenaga kontrak. Selain sosialisasi, BNN Metro juga melakukan sampling tes urin dari ASN di lingkungan Diskominfo Metro, untuk Diskominfo dinyatakan nihil penggunaan narkoba. Subehi selaku kepala dinas mendukung kegiatan ini, menurut Subehi narkoba sangat berbahaya bagi kalangan ASN. “Jangan sampai di kalangan kita ada yang terpapar narkoba, tentunya ini menyulitkan diri kita sendiri maupun keluarga,” katanya. Ari Kurniawan, dari BNN Kota Metro menyebut, peredaran gelap narkoba memang perlu diawasi bersama tidak hanya dari pihak penegak hukum saja tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Menurut Ari, berkembangnya zaman para penjahat narkoba juga kerap memodifikasi jenis-jenis narkoba agar mudah diterima masyarakat. “Pengawasan orang tua tentunya penting, mungkin anak kita menolak diberikan rokok, diberikan minuman, tetapi narkoba sekarang banyak macam cara penjahat mengedarkannya, bisa dalam bentuk permen dan lain sebagainya, bisa saja anak kita atau keluarga kita, terkelabuhi,” kata Ari. Ari menjelaskan, sosialisasi P4GN ini merupakan hal yang wajib dilakukan di Kota Metro, mengingat warga Metro sering sekali menjadi korban dari kejahatan narkoba di Indonesia. (yol/tam/yus)

0 Comments

Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia, Pemkot Metro Siapkan Pendidikan dan Rumah Sakit Khusus

Pemerintah Kota Metro menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas hidup lansia dengan mempersiapkan Pendidikan Khusus Lansia dan Rumah Sakit Lansia. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Metro, Wahdi, dalam sambutannya pada Gebyar Senam Lembaga Lanjut Usia (LLI) di Stadion 24 Tejosari Metro Timur pada tanggal 21 Juli 2024. “Kota Metro sudah mempersiapkan Pendidikan Khusus Lansia, selain mempersiapkan Rumah Sakit Lansia di Sumbersari, walaupun saya tidak ingin rumah sakit itu dipenuhi lansia,” ungkap Wahdi. Wahdi menambahkan, Pendidikan Khusus Lansia ini bertujuan untuk memberikan berbagai program edukasi dan pelatihan yang bermanfaat bagi para lansia. Program-program ini diharapkan dapat membantu lansia untuk tetap sehat, mandiri, dan produktif di usia lanjut. “Bagaimana pemerintah hadir memperhatikan semua kelompok-kelompok lansia, itulah perhatian kita pada siklus kehidupan pada mereka saat ini,” ungkapnya. Selain itu, Rumah Sakit Lansia akan menyediakan layanan kesehatan khusus bagi para lansia, sehingga mereka dapat mendapatkan perawatan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Wahdi menekankan pentingnya perhatian terhadap lansia, mengingat jumlah lansia di Kota Metro yang semakin bertambah.Saat ini, lansia di Kota Metro mencapai 10% dari total populasi. Oleh karena itu, Wahdi menyerukan agar generasi muda dapat memberikan dukungan dan motivasi kepada para lansia. “Lansia kita semakin bertambah 10% disini, maka lansia di Kota Metro harus kuat di topang oleh generasi muda yang kokoh. Kita harus lebih berdaya, tangguh lagi, lansia itu hanya sekedar usia, terpenting bagaimana kita memenagemen hati kita dengan baik, setiap hati yang di menagemen dengan baik maka akan terpancar aura yang hebat, auranya senang terus, selalu mengapresiasi dengan senyuman,” tutur Wahdi. Pembentukan Pendidikan Khusus Lansia dan Rumah Sakit Lansia ini merupakan langkah yang positif dari Pemerintah Kota Metro untuk meningkatkan kesejahteraan para lansia. Diharapkan program-program ini dapat membantu para lansia untuk hidup dengan lebih sehat, bahagia, dan bermartabat. “Lansia tentunya harus sehat, tangguh, berdaya kemandiriannya tetap tantunya dapat menjadi suri tauladan bagi generasi muda, dikarenakan para anggota LLI hampir semua dulunya para PNS pejabat, pensiunan, tokoh-tokoh tentunya dapat memberikan suri tauladan terhadap pembangunan, mereka adalah perekat kesatuan, motivasi dalam pembangunan Kota Metro,” tuturnya. (bsr/yus)