0 Comments

Walikota Ajak Warga Hidup Sehat dan Eratkan Silaturahmi dengan CFD

Pemerintah Kota Metro berkolaborasi dengan swasta dan seluruh lapisan masyarakat kembali mengadakan hari bebas kendaraan bermotor atau Car Free Day (CFD), CFD bulan Agustus kali ini digar di area Alun-alun Taman Merdeka yang diikuti ribuan masyarakat, Minggu (04/08/2024). Diawali dengan senam bersama kegiatan kali ini bertajuk sehat, gembira dan silaturahmi mengingat kegiatan ini sangat ditunggu-tunggu terbukti berbagai komunitas memadati untuk mengikuti kegiatan CFD ini. Dalam sambutanya Walikota Metro, Wahdi mengatakan sehat menjadi landasan utama dalam kegiatan ini berbagai kalangan baik komunitas masyarakat dan juga para pegawai di instansi Pemerintah Kota Metro berkumpul seraya bersilaturahmi dengan mengikuti berbagai kegiatan yang dihadirkan di CFD ini. “Car Free Day ini menjadi momentum yang tepat bagi kita semua untuk bertemu, berinteraksi, dan saling mengenal satu sama lain, saya berharap kegiatan ini dapat membawa dampak positif bagi seluruh warga Metro. Mari kita tingkatkan kesadaran akan pentingnya hidup sehat, berbahagia, dan menjalin hubungan yang harmonis dalam kehidupan kita sehari-hari,” ujarnya. “Melalui kegiatan CFD, mari kita gunakan momen ini untuk membangun hubungan yang lebih kuat dalam kehidupan sehari-hari. Bersama-sama, mari kita menciptakan kota yang lebih inklusif, peduli lingkungan, dan penuh kebahagiaan,” lanjutnya Salah satu karyawan swasta di Metro, Winnardo mengatakan dirinya sangat antusias menghadiri acara CFD yang digelar pada hari ini. Menurutnya, dengan adanya CFD ini menjadikan warga semangat dalam menyambut Minggu pagi untuk berolahraga. Bahkan, lanjut dia, dirinya telah bersiap-siap sejak pukul 05.30 WIB untuk berolahraga pagi di gelaran CFD Metro. “Senang rasanya ada CFD, tadi dari pukul 05.30 WIB sudah stand by. Ada acara senam juga tadi, yang datang juga ramai masyarakat, ada mungkin sampai ratusan sampai ribuan orang,” bebernya. Terpisah, Warga Metro Pusat, Herlambang yang juga menghadiri CFD Metro menuturkan hal serupa. Menurutnya gelaran CFD harus sering digelar di Metro. “Ramai yang datang, ada yang jogging, ada juga senam serta tadi saya melihat ada yang pijet urat keseleo, dan ada juga cukur secara gratis harapan saya sih semoga gelaran CFD ini ada terus di tiap bulanannya ya, kalau bisa malah seminggu dua kali,” tukasnya. Tak hanya itu untuk memeriahkan kegiatan ini Pemerintah Kota Metro bekerja sama dengan komunitas seperti Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) secara gratis , dan lazis NU yang membuka bebershop secara gratis serta Bank Nasional Indonesia (BNI) yang membantu memudahkan masyarakat bertransaksi. (bsr/yus)

0 Comments

Wahdi Buka Event BSA Adventure Off Road #4, Ungkap Ajang Ini Patut Jadi se Kelas Nasional

Walikota Metro Wahdi menghadiri gelaran Kompetisi Off Road dari Komunitas Off Road Kota Metro. Event ke 4 ini bertemakan Metro Bumi Sai Wawai (BSW) Adventure Off-Road #4 Tahun 2024, Sabtu, (03/08/2024). Berlokasi di Stadion Tejosari Kota Metro, Walikota Metro, Wahdi berkesempatan melepas konvoi yang diikuti 48 Peserta dari seluruh penjuru Lampung maupun luar Provinsi Lampung. Dalam suasana kekeluargaan, Wahdi menyambut hangat para peserta Adventure Off-Road yang ke 4 ini, dimana dalam sambutanya ia mengatakan semoga para peserta bisa melewati tantangan yang ada di arena trek. “Jaga selalu sportifitas dan juga kesehatan supaya bisa melewati rintangan yang ada di lapangan, tentunya ada hal hal yang positif yang bisa kita ambil salah satunya yaitu bisa menyambung tali silaturahmi paling tidak kita bisa mengenal satu sama lain sesama pecinta olahraga Off-Road ini,” ujarnya. Ia juga menambahkan, event ini akan berlangsung selama 2 hari ke depan dengan total 48 peserta yang terbagi menjadi 16 tim regu, yang mana diketahui para tim Offroader ini akan terbagi menjadi 2 trek yaitu trek A dan trek B dengan total panjang trek kurang lebih 5 Kilometer, ia juga berharap event ini bisa menjadi terobosan untuk penyaringan atletik berbakat kedepannya. “Alhamdulillah sekitar pukul 08.30 tadi kita melepas para peserta Off-Road kali ke 4 ini di Kota Metro harapan saya ini bisa menjadi ajang dalam pencarian bakat atletik yang profesional, sehingga kedepannya event ini dapat diselenggarakan tidak hanya skala regional saja tetapi bisa skala nasional jika itu memungkinkan, kalau hobi bisa disalurkan dengan baik kenapa tidak,” katanya. Lebih lanjut menurut orang nomor satu di Kota Metro tersebut Event BSW Adventure Off-Road #4 yang diselenggarakan ini merebutkan hadiah utama berupa uang tunai sebanyak 10 juta rupiah serta medali dan door prize yang bisa dibawa pulang oleh para peserta. Dalam kesempatan yang sama hadir juga Sekertaris Indonesia Off-Road Federation (IOF) Provinsi Lampung, Arif Nanang Sulistiyo yang mengungkapkan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kota Metro yang mau menggelar Event Off-Road ini karena menurutnya Kota Metro merupakan Daerah yang bisa mensupport olahraga Off-Road. “Terus terang saya sangat mengapresiasi sekali kepada pengurus IOF Kota Metro dan Pemerintah Daerah karena cuma Kota Metro yang selalu melaksanakan event di setiap tahunnya saya berharap kedepannya event ini dapat diselenggarakan di skala nasional, atau minimal se Sumbagsel,” ucapnya. Ia juga berpesan kepada para peserta dapat menjunjung tinggi rasa sportifitas serta menjaga keselamatan mengingat olahraga ini cukup ekstrim dan dapat menjaga lingkungan sekitar. “Untuk lokasinya sendiri cukup ekstrim ya artinya kita harus bisa menjaga keselamatan dan berhati-hati serta jangan sembarangan kalau ada pohon atau tumbuhan lainya jangan sampai kita hancurkan supaya Ivent ini bisa berkelanjutan nantinya,” tuturnya. Ali Rahman juga berterimakasih untuk Pemerintah Kota Metro yang sudah memfasilitasi Event Adventure Off-Road ini. “Dengan adanya event seperti ini tentunya perputaran ekonomi yang ada di Kota Metro ini akan lebih cepat, mudah-mudahan setiap tahunya Pemerintah Kota Metro bisa mengadakan event seperti ini lagi supaya perputaran ekonominya bisa dirasakan masyarakatnya,” ujarnya (bsr/yus)

0 Comments

Hadiri Muharram Peduli Yatim, Wahdi Ucap Terimakasih kepada DT Peduli Metro di Bidang Pendidikan

Walikota Metro Wahdi beserta jajaran menghadiri Muharram Peduli Yatim dan peresmian Gedung Pemberdayaan Daarut Tauhid (DT) Peduli Metro. Yang bertempat di Jl. Khair Bras, Gg. Kelapa Muda, Ganjar Asri, Metro Barat, Jum’at, (02/08/2024). Kepala DT Peduli mengucapkan banyak terimakasih dan rasa syukur atas terselenggaranya acara Muharram Peduli Yatim dan peresmian Gedung Pemberdayaan DT Peduli Metro. “Saya bersyukur hari ini kita bisa hadir di Gedung Pemberdayaan DT Peduli yang baru diresmikan oleh Wali Kota Metro dr.Wahdi Sp.OG.(K), M.H,” katanya. Aris Setiawan mengucapkan terimakasih kepada Wali Kota Metro atas kehadirannya pada kegiatan meresmikan Gedung Pemberdayaan DT Peduli dan memberikan santunan kepada 55 anak yatim. “Mudah-mudahan ini memberikan semangat yang luar biasa bagi seluruh teman-teman dan adik-adik yang menerima bantuan dari bapak Wali Kota Metro yang insya allah sungguh-sungguh digunakan dengan sebaik-baiknya,” tandasnya. Sementara itu, Walikota Metro Wahdi Sp.OG.(K), M.H mengungkapkan kebanggaan atas kebersamaan yang telah terjalin antar DT Peduli dangan pemerintah Kota Metro untuk mendukung kemajuan pembangunan baik di bidang Pendidikan di Kota Metro. “Atas nama pemerintah kota metro, saya menyampaikan apresiasi dan menyambut baik atas terlaksananya kegiatan kepedulian seperti ini, semoga dapat memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi anak-anak yatim yang ada di Kota Metro,” katanya. Wahdi mengucapkan mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan DT Peduli Metro yang sudah merancang dan mendukung untuk suksesnya perkembangan dalam peningkatan mutu dan memajukan, khususnya pendidikan di Kota Metro. “Saya perlu mengingatkan kembali kepada kepada kita semua bahwa, sesuai visi Pembangunan Kota Metro, kita semua ingin menjadikan Kota Metro sebagai Kota Pendidikan dengan masyarakat yang berbudaya sehat sejahtera. Oleh sebab itu kita harus bersinergi melakukan berbagai langkah-langkah kongkrit,” Tutup wahdi.(bg/ysf)

0 Comments

FGMPL Audiensi dengan Walikota Metro, Ingin Jalin Kerjasama Bidang Peningkatan Literasi

Wali Kota Metro, Wahdi menerima audiensi dari Forum Guru Motivator Penggerak Literasi (FGMPL) Kota Metro di ruang kerjanya, Jumat (02/08/2024). Audiensi ini dipimpin oleh Pembina FGMPL Kota Metro, Sowiyah didampingi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Komaruddin. Dalam arahannya, Wahdi menyambut baik kunjungan FGMPL dan mengapresiasi atas inisiatif dan semangat serta peran aktifnya dalam mendorong gerakan literasi di Kota Metro. Ia menyatakan bahwa peningkatan literasi menjadi bagian integral dari pembangunan karakter dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Menurutnya, literasi sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia. Hal ini berkaitan dengan pentingnya peran guru dalam membentuk budaya literasi di masyarakat serta menyatakan komitmen Kemenag dalam mendukung upaya tersebut. “Saya sangat mengapresiasi dan mendukung adanya penggerak literasi dengan adanya berbagai program untuk bisa percepatan sehingga semua masyarakat terliterasi termasuk bagaimana kita harus menanamkan rasa optimalisasi, bukan hanya kognitif,” katanya. Menurutnya. Akan lebih efektif jika semua orang terampil untuk memberikan suatu penjelasan dengan bertutur kata, membentuk pribadi yang baik karena Metro ini merupakan salah satu barometer literasi di Provinsi Lampung. Ia berharap bahwa melalui sinergi antara pihak Pemkot Metro dan Forum Guru Motivator Penggerak Literasi, dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan meningkatkan keterampilan literasi peserta didik. “Saya juga mendorong FGML Kota Metro untuk menumbuhkembangkan dan meningkatkan literasi digital, khususnya dalam penggunaan media sosial. Literasi digital adalah kemampuan untuk memahami dan menggunakan informasi digital baik menggunakan komputer, internet, dan teknologi digital lainnya untuk menemukan informasi, berkomunikasi, dan menyelesaikan tugas,” ujarnya. Sementara itu, Pembina FGML Kota Metro, Sowiyah menyampaikan bahwa Forum Guru Motivator Penggerak Literasi adalah sebuah wadah atau kelompok yang terdiri dari para guru dan motivator di Provinsi Lampung yang memiliki fokus pada upaya meningkatkan minat baca dan literasi di kalangan masyarakat, khususnya dalam lingkungan pendidikan. Forum ini dapat terdiri dari para pendidik dari berbagai tingkatan, baik tingkat sekolah dasar, menengah, hingga perguruan tinggi. Tujuan utama dari Forum Guru Motivator Penggerak Literasi adalah untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan literasi, baik dalam hal membaca, menulis, maupun pemahaman teks. Para anggota forum berkomitmen untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, serta ide-ide inovatif dalam upaya meningkatkan keterampilan literasi di kalangan siswa dan masyarakat umum. “Selain ingin bersilaturahmi, kami juga ingin menjalin kerjasama dan mendapatkan dukungan untuk melaksanakan program-program literasi yang lebih besar dan efektif,” tuturnya. Sowiyah juga mengatakan bahwa akan diadakan Pengukuhan Forum Guru Penggerak Literasi yang akan dijadwalkan dalam waktu dekat ini. (tm/yus)

0 Comments

Lurah Ganjar Agung Ungkap Terbantu dengan Program Walikota, Hingga Raih Anugerah Anubhawa Sasana

Kelurahan Ganjar Agung telah mencatat prestasi gemilang dengan meraih penghargaan Anubhawa Sasana Jagaddhita sebagai bukti kesadaran hukum tinggi masyarakat yang diraih pada tanggal Desember 2023 lalu. Penghargaan tersebut tidak lepas dari kontribusi yang luar biasa dari masyarakat dalam memajukan kesadaran hukum di wilayah tersebut, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen yang tinggi terhadap penegakan hukum dan keadilan. Dalam pernyataannya, Lurah Ganjar Agung, Kiswantara menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang telah diraih. “Pada akhir bulan Desember tahun 2023, kami di Bidang Hukum mendapatkan penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Lampung sebagai desa kelurahan sadar hukum, dan penghargaan tersebut diberikan pada bulan Juni 2024 kemarin,” ungkapnya. Kiswantara juga mengatakan bahwa masyarakat kelurahan setempat sangat terbantu atas program kerja Walikota Wahdi. “Alhamdulillah masyarakat sangat terbantu atas program kerja pak Walikota Wahdi. Seperti Home Care, Stunting, pembagian bantuan dan kegiatan-kegiatan masyarakat yang lainnya. Apapun keluhan masyarakat, beliau cepat respon dan cepat hadir,” ujar Kiswantara, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (1/8/2024). Adapun program yang telah berjalan di Kelurahan Ganjar Agung yaitu Dulur Penting ( Dua Telur untuk Penurunan Stunting). Sebanyak 21 balita di kelurahan tersebut telah menerima bantuan berupa telur yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan dan perkembangan mereka, serta memperkuat kualitas hidup keluarga mereka secara keseluruhan. “Dengan adanya dukungan ini, diharapkan mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan sehat dan bahagia, membawa harapan untuk masa depan yang lebih baik bagi mereka,” tuturnya. Dia menambahkan, program pemberdayaan masyarakat seperti Bank Sampah telah berjalan baik. “Bank Sampah kami sudah berjalan dengan baik, untuk nasabahnya sendiri sudah lumayan banyak. Bank Sampah ini kita berkolaborasi dengan TP-PKK Kota Metro yang di Ketuai oleh ibu Silfia Naharani,” ujarnya. Selain itu, ia menyebut, untuk kegiatan kelompok masyarakat (Pokmas) dalam bulan ini akan segera dilaksanakan. “Untuk kegiatan Pokmas, rencananya akan dilaksanakan di bulan ini. Ada empat (4) titik pekerjaan yaitu, cor blok dan drainase,” ucapnya. (tim/yl/yus)

0 Comments

Kunjungi Pelaku UMKM Keripik Korban Kebakaran, Wahdi Berikan Semangat dan Sejumlah Bantuan

Walikota Metro Wahdi dan jajaran Pemerintah Kota Metro memberikan respon cepat kepada warga Ganjarasri pelaku UMKM keripik yang mengalami musibah kebakaran. Respon cepat dengan melakukan pemadaman serta pemberian bantuan agar korban dapat melanjutkan usahanya dengan lancar. Walikota Metro langsung mengunjungi korban yang beralamatkan di Jl Sedap Malam 1 RT 16 RW 04 Ganjar Asri, Kamis (01/08/2024) dengan memberikan bantuan berupa sembako, peralatan memasak serta material bangunan. Dengan sedikit bantuan tersebut harapannya dapat meringankan beban keluarga dan bisa tetap semangat untuk meneruskan usahanya. “Setiap manusia yang diberikan Ujian tentunya ada hikmah yang dapat diambil, dalam hal ini Pemerintah tentunya tidak hanya diam saja, semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban kelurga dan bisa semangat lagi untuk terus meneruskan usaha yang sekarang dijalani,” ujar orang nomor satu di Kota Metro tersebut. Dirinya juga meminta agar masyakarat lebih mengedepankan rasa bergotong royong antar warga sehingga jati diri dan tradisi masyarakat Indonesia tidak hilang, ia juga mengapresiasi kinerja Lurah dan Camat serta OPD terkait yang bekerja responsif, cepat, dan tanggap kepada warga yang mengalami musibah, dirinya meminta agar terus berkoordinasi dengan warga apapun yang menjadi keluhan dimasyarakat. “Di sini yang paling penting adalah masyarakatnya, jangan sampai ada tetangga yang mengalami kesulitan atau musibah kita biarkan saja harus dibantu, saya juga mengapresiasi kinerja Lurah, Camat serta OPD yang terkait yang memberikan pelayanan dan respon cepat kepada masyarakat,” Katanya. Di kesempatan yang sama Camat Metro Barat, Triyono mengatakan kejadian ini terjadi pada Rabu pagi sekitar pukul 09.00 WIB dimana dirinya mendapat Laporan dari masyarakat bahwa salah satu warganya mengalami musibah kebakaran yang diakibatkan oleh si jago merah disaat korban sedang menggoreng keripik singkong yang mana diketahui korban merupakan pelaku UMKM dengan usaha keripik singkong Cap Jago, saat itu api dengan cepat membesar sehingga merambat ke atap dapur rumah dengan total kerugian yang di tafsirkan mencapai kurang lebih 3 juta rupiah. “Saat kita mendapatkan laporan dari masyarakat kita langsung bergerak cepat dengan menghubungi tim pemadam kebakaran dengan di bantu warga sekitar yang bahu membahu untuk memadamkan api sehingga api dapat di padamkan sebelum menjalar jauh ke mana mana,” Ucapnya. Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati hati dalam kegiatan sehari hari terutama dalam penggunaan api dan sering mengecek instalasi listrik yang dapat memicu kebakaran mengingat sekarang ini memasuki musim panas. “Untuk masyarakat agar lebih hati hati lagi serta mengecek instalasi listrik secara rutin dan apapun yang dapat menyebabkan kebakaran, karena sekarang ini sudah masuk musim panas dan musim kering sehingga api dapat cepat merambat,” sambungnya. Di kesemapatan yang sama, Sigit selaku korban yang rumahnya mengalami kebakaran menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kota Metro yang memberikan respon cepat dan peduli terhadap warganya. “Terimaksih untuk pak Wali dan rekan rekan dari Pemerintah Kota Metro yang mau membantu dan memberikan bantuan terhadap keluarga saya, semoga bantuan yang diberikan ini bisa menjadi ladang pahala untuk kita semua,” Katanya. (bsr/yus)

0 Comments

Lurah Yosomulyo Ucapkan Terimakasih ke Walikota dan Wakil Walikota Metro

Lurah Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, Eko Triyono mengucapkan terima kasih atas masa kepemimpinan Wali Kota Metro, Wahdi dan Wakil Wali Kota, Qomaru Zaman yang dinilai banyak mengalami perubahan baik dari aspek pembangunan maupun pemberdayaan masyarakat. Hal ini diutarakan Eko pada saat ditemui di kantor kelurahannya, Rabu (31/07/2024). Menurutnya, seperti adanya perbaikan fisik yang dilakukan, mulai dari jalan protokol seperti Jalan Hasanudin yang akan diteruskan pada tahun ini, kemudian rencananya juga di Jalan Wolter Monginsidi, kemudian Jalan Nanas, kelurahan setempat. Untuk dari sisi pemberdayaan masyarakat, Eko menjelaskan bahwa di Kelurahan Yosomulyo mempunyai 2 Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai bentuk implementasi kepedulian Pemkot Metro terhadap kaum wanita. “Kita mempunyai KWT Yosomakmur Abadi dan KWT Kamboja 3 melalui GERTAPAGA (Gerakan Tanam Pangan Keluarga) yang merupakan program dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan dengan memanfaatkan lahan kosong yang ada sehingga dapat dimanfaatkan untuk ditanami berbagai jenis tanaman keluarga sehingga ibu-ibu bisa memetik hasil dari kreatifitas mereka menanam baik itu tanaman sayuran, palawija, dan lain-lainnya,” ungkapnya. Disisi lain, Kelurahan Yosomulyo telah menjalankan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat(STBM) yang diimplementasikan dari Geliat (Gerakan Lingkungan Sehat) dengan mengajak 2 sampai 3 RW setiap 2 minggu sekali untuk melaksanakan kegiatan tersebut. Lurah Yosomulyo ini juga menjelaskan program Tabuh (Tabungan Subuh) yang diinisiasi oleh Ketua TP-PKK Kota Metro, Silfia Naharani mulai di tingkat kelurahan, kecamatan hingga Kota. “Demi membantu warga membutuhkan, kita juga sudah menjalankan program Tabungan Subuh yang diperuntukkan bagi masyarakat yang sudah lansia, fakir miskin,yang sedang sakit maupun anak beresiko stunting,” tuturnya. Dirinya menambahkan, di kelurahan tersebut juga ada beberapa ikon ekonomi kreatif seperti Pasar Pelangi Yosomulyo (Payungi) yang telah dikunjungi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia,Muhadjir Effendi, kemudian juga kita ada ikon baru seperti Pakde Manis (Pasar Gede Jalan Manggis) yang mana ini sentra kuliner terbaru khusus malam minggu.(tm/yl/yus)

0 Comments

Sukseskan Program Pemkot Metro, Lurah Hadimulyo Barat Berterimakasih dengan Program Besutan Wahdi

Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat menunjukkan komitmen yang tinggi dalam mensukseskan program kerja untuk Pemkot Metro. Lurah juga berterimakasih kepada Walikota Metro, Wahdi sehingga program yang dihasilkan langsung dirasakan oleh masyarakat manfaatnya. Lurah Hadimulyo Timur, Agus Salim ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (30/07/2024), menjelaskan bahwa program-program Walikota sangat dirasakan langsung oleh masyarakat dan sudah berjalan dengan baik. “Salah satunya yaitu pelayanan kesehatan yang sangat responsif. Dengan adanya program dari pak Wahdi semua dimudahkan, contohnya kemarin ada warga yang tinggal di Hadimulyo Barat, awalnya mereka tidak memiliki KTP di kelurahan ini dikarenakan bukan warga setempat, tetapi kita tolong berobat jika sangat mengkhawatirkan. Kita bawa berobat bila ada kemungkinan pasien tersebut untuk opname, kita urus KK dan KTPnya sehingga dapat langsung ditangani,” tuturnya. Dirinya juga menambahkan, untuk yang belum memiliki BPJS, masyarakat Kelurahan Hadimulyo Barat dapat membawa KTP, hal ini sejalan dengan program yang telah dicanangkan yaitu BKD (Bawa KTP Dilayani) dan program BPJS Kelas III gratis bagi warga kurang mampu. “Bagi warga yang belum memiliki KTP dapat langsung berobat di Puskesmas terdekat dan langsung bisa ditangani, jika sakit keras bisa diopname, kami langsung buatkan BPJS yang gratis. Program Walikota Metro disini sangat membantu sekali seperti home care, orang sakit parah jadi seneng dikunjungi oleh Walikota, suatu kebanggaan bagi mereka membuat semangat untuk sembuh,” tuturnya Agus Salim menuturkan bahwa selama kepemimpinan Walikota Metro, Wahdi, pembangunan fisik (infrastruktur) di kelurahannya sedang berfokus pada perbaikan drainase. Menurut Agus, lokasi drainase tersebut sudah lama mengendap sehingga air tak bisa berjalan dengan baik, sehingga wilayah tersebut rawan banjir ketika musim hujan. “Jadi siring tersebut sudah tidak berfungsi sama sekali, karena siring tersebut sudah di penuhin oleh lumpur yang mengendap lama sehingga menjadi tanah yang menyebabkan air tidak bisa mengalir, sehingga setiap musim hujan air tersebut tidak masuk di tersier tersebut,” jelasnya. Pembangunan infrastruktur juga berfokus pada perbaikan di sepanjang Jalan Imam Bonjol agar memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang melintas. “Alhamdulillah awal pengaspalan sudah dilakukan, sudah selesai. Saat ini sedang perbaikan trotoar dan pengangkatan lumpur kemungkin dalam bulan-bulan ini selesai jika proyek itu berjalan lancar,semoga tidak ada lagi genangan air di Jalan Imam Bonjol ketika musim penghujan tiba,” imbunya. Agus Salim sangat berterimakasih kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Metro telah dilakukan upaya mengatasi banjir di jalan Imam Bonjol. “Saya selaku Lurah Hadimulyo Barat sangat berterima kasih sekali kepada Pemkot Metro terutama untuk Bapak Wahdi dan Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR),” tutupnya.(tm/yl/yus)

0 Comments

Qomaru Ikuti Kegiatan Anti Korupsi Bersama KPK RI, PJ Gubernur Lampung: Perlunya Penguatan Budaya Anti Korupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI) melalui Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat menggelar kegiatan Sosialisasi Program Percontohan Kabupaten dan Kota Anti Korupsi yang dibuka secara langsung oleh Penjabat Gubernur Lampung, Samsudin, Selasa (30/07/2024). Kegiatan ini diikuti oleh Wakil Wali Kota Metro, Qomaru Zaman secara daring, dan Sekretaris Daerah Kota Metro Bangkit Haryo Utomo secara luring. Samsudin menyambut baik atas diselenggarakannya kegiatan ini yang dilakukan oleh KPK di Provinsi Lampung sebagai upaya dalam penguatan budaya anti korupsi dan membangun integritas. “Saya menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai langkah awal untuk menyamakan persepsi kepada seluruh Pemerintahan Daerah, bahwa pemberantasan korupsi tidak hanya penindakan dan perbaikan sistem saja, tetapi diperlukan penguatan budaya anti korupsi dan peran aktif masyarakat dalam membangun integritas serta sebagai upaya memitigasi risiko korupsi dalam tata kelola pemerintahan yang dilaksanakan oleh pemerintahan kabupaten/kota,” ucapnya. Samsudin menjelaskan bahwa program kabupaten dan kota anti korupsi ini bukanlah membangun suatu aplikasi atau membangun sistem yang baru tetapi upaya untuk membangun implementasi dan sinergi kepada program-program pemerintah dengan melibatkan peran serta masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah yang bebas dari korupsi. “Program ini mengutamakan implementasi yang nyata di lapangan dalam mendukung perubahan yang meliputi komponen pembuatan tatalaksana kualitas pengawasan, peningkatan kualitas pelayanan publik, peningkatan budaya kerja anti korupsi, peran serta masyarakat dan kearifan lokal dalam mendukung daerah memiliki integritas yang tinggi,” jelasnya. Adapun tujuan yang ingin dicapai dari program ini menurut Samsudin yakni terbangunnya budaya anti korupsi dan nilai integritas pada penyelenggaraan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat di kabupaten kota serta mewujudkan masyarakat yang sejahtera serta peningkatan pencapaian kinerja dalam indikator makro pembangunan. “Kegiatan ini nanti akan dilanjutkan dengan observasi oleh KPK kepada dua Kabupaten di Provinsi Lampung yakni Kabupaten Pesawaran dan Lampung Tengah, dan kemudian dilakukan penilaian sebagai kabupaten kota percontohan anti korupsi,” pungkasnya. Sementara itu Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI Kumbul Kuswidjanto Sudjadi menyatakan bahwa dalam rangka memberantas korupsi, KPK menyadari tidak mungkin bekerja sendiri, KPK juga menyadari bahwa dalam rangka memberantas korupsi tidak mungkin selesai hanya dengan penegakan hukum, tetapi juga harus ditangani dengan kegiatan pendidikan. “Program ini mengutamakan implementasi yang nyata di lapangan dalam mendukung perubahan yang meliputi komponen pembuatan tatalaksana kualitas pengawasan peningkatan kualitas pelayanan publik, peningkatan budaya kerja anti korupsi, peningkatan peran serta masyarakat dan kearifan lokal dalam mendukung daerah memiliki integritas yang tinggi,” jelasnya. Adapun tujuan yang ingin dicapai dari program ini menurut Samsudin yakni terbangunnya budaya anti korupsi dan nilai integritas pada penyelenggaraan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat di kabupaten kota serta mewujudkan masyarakat yang sejahtera serta peningkatan pencapaian kinerja dalam indikator makro pembangunan. “Kegiatan ini nanti akan dilanjutkan dengan observasi oleh KPK kepada dua Kabupaten di Provinsi Lampung yakni Kabupaten Pesawaran dan Lampung Tengah, dan kemudian dilakukan penilaian sebagai kabupaten kota percontohan anti korupsi,” pungkasnya. Sementara itu Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI Kumbul Kuswidjanto Sudjadi menyatakan bahwa dalam rangka memberantas korupsi, KPK menyadari tidak mungkin bekerja sendiri, KPK juga menyadari bahwa dalam rangka memberantas korupsi tidak mungkin selesai hanya dengan penegakan hukum, tetapi juga harus ditangani dengan kegiatan pendidikan. Oleh karenanya menurut Kumbul, KPK memiliki berbagai program khususnya di bidang pendidikan dan pencegahan, diantaranya yakni program Desa anti korupsi pada tahun 2021 sampai dengan 2023 dan akan akan dilanjutkan sampai dengan 2027. “Alhamdulillah di setiap Provinsi kita sudah ada perwakilan desa anti korupsi, di seluruh Indonesia, kemudian mulai 2024 ini sampai dengan 2027 nanti kita akan bentuk di setiap Provinsi percontohan Kabupaten dan Kota Anti Korupsi,” ungkapnya. Kumbul juga menerangkan bahwa program Kabupaten Kota Anti Korupsi untuk tahun ini sudah berjalan, adapun observasi kabupaten Kota yang dilakukan di Lampung hari ini yakni di Kabupaten Pesawaran dan Lampung Tengah adalah untuk persiapan percontohan Kabupaten dan Kota Anti Korupsi tahun 2025. (tm/yus)

0 Comments

Walikota Metro Wahdi Wayangan Bersama Ratusan Warga Karang Rejo

Walikota Metro, Wahdi membersamai warga Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Metro Utara, pada acara Wayang Kulit semalam suntuk. Acara yang cukup meriah ini digelar dalam rangka HUT Karang Rejo ke 86 sekaligus HUT RI ke 79. Ratusan masyarakat tumpah ruah dalam acara ini, selain Walikota, hadir juga sejumlah kepala dinas diantaranya Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, sejumlah Camat, dan Lurah se Kecamatan Metro Utara. Darsono sebagai salah satu tokoh setempat yang juga caleg terpilih DPRD Metro periode 2024-2029 memberikan sambutan sekaligus menceritakan sejarah berdirinya wilayah Karang Rejo, yang dikenal meliputi 23 Polos, 23 A, dan 23 B ini yang lahir sejak era kolonialisasi. Walikota Metro, Wahdi mengapresiasi gelaran wayang kulit ini, menurut Wahdi hal ini adalah upaya pelestarian budaya dan nilai luhur bangsa, karena menurutnya bangsa yang besar adalah bangsa yang menjaga nilai adat dan budaya. Wahdi juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama bahu-membahu membangun Kota Metro yang kita cintai ini. Karena menurut Wahdi, semua keberhasilan belumlah cukup, karena tidak ada kata puas untuk kemajuan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Metro. “Masih banyak hal yang perlu dibenahi dan disempurnakan kembali. Untuk itu saya mengajak kepada kita semua agar selalu bergandengan tangan, bahu-membahu, gotong-royong serta bekerja dengan sebaik-baiknya sesuai dengan bidang dan keahliannya masing-masing, sehingga kita nantinya mampu membangun Kota Metro ini dengan lebih baik lagi,” katanya. Terlihat pada gelaran tersebut, masyarakat tumpah ruah mengikuti gelaran, bahkan gelaran tersebut berdampak pada ekonomi warga, yang mana para pedagang UMKM di area wayangan laris manis diserbu pembeli dari Karang Rejo, maupun Kabupaten Lampung Tengah dan Lampung Timur. (bgs/hsm/yus)