Walikota Metro, Wahdi menghadiri dan menyerahkan pemberian remisi kepada sebanyak 381 orang Warga Binaan Pemasyarakatan pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Metro. Remisi ini khusus Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 Tahun 2024. Pemberian remisi tersebut berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor PAS-1616.PK.05.04 Tahun 2024 Tentang pemberian Remisi Umum (RU) Tahun 2024,pemerintah pada hari ini memberikan remisi umum dan pengurangan masa pidana umum sebanyak 176.984 orang, terdiri dari 175.728 dan 1.256 orang anak binaan seluruh Indonesia. Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II A Kota Metro, Muchamad Mulyana mengatakan pemberian remisi umum 17 Agustus merupakan hak narapidana yang telah memenuhi segala persyaratan seperti yang diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan. ”Kegiatan ini setiap tahun selalu kita selenggarakan pada peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia,untuk itu Kementerian Hukum dan HAM RI memberikan pengurangan atau remisi bagi narapidana yang telah memenuhi syarat,” ucapnya. Mulyana juga menyampaikan Lapas IIA metro menjelaskan, 5 orang yang seharusnya bebas pada hari ini namun berubah menjadi 4 narapidana dikarenakan salah satunya harus menjalani masa pidananya. Ia juga menjelaskan besaran remisi yang didapat oleh narapidana sebesar 1 sampai 6 bulan sesuai dengan menjalani masa pidana. “Jadi untuk narapidana yang baru menjalani 6 sampai 12 bulan mendapatkan 1 bulan remisi dan terus sampai paling besar yaitu 6 bulan pengurangan masa tahanan,” ungkapnya. Wahdi yang membacakan teks sambutan Menkumham RI mengatakan bahwa HUT Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ke 79 tahun ini bertepatan dengan 3 momen penting, yaitu Ibu Kota Nusantara, Pergantian presiden dan menuju Indonesia emas 2045. Hari ini juga bertepatan dengan momen penting karena Indonesia berhasil merdeka berkat jasa para pahlawan oleh karena itu patutlah kita berterima kasih dan mengenang jasa para pahlawan. “Kemerdekaan ini adalah Rahmat Tuhan yang maha kuasa yang patut disyukuri, tidak terkecuali bagi warga binaan yang hari ini juga menerima remisi, sehingga pemerintah memberikan Remisi. Dirinya mengucapkan selamat bagi seluruh warga binaan di lapas, yang menerima remisi dan pengurangan masa tahanan, serta berpesan agar semua warga binaan untuk menunjukkan sikap dan perilaku yang lebih baik dalam setiap tahapan,” ucapnya. (tm/yus)
31 Paskibraka Kota Metro Dikukuhkan, Siap Kibarkan Sang Merah Putih
Sebanyak 31 anggota pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) di Kota Metro dikukuhkan. Pengukuhan digelar di Gedung Sessat Agung Bumi Sai Wawai, Kamis 15 Agustus 2024. Anggota Paskibraka ini nantinya akan mengibarkan dan menurunkan bendera pusaka di Stadion Tejosari, Metro Timur 17 Agustus ini. Dalam suasana haru, acara ini dihadiri seluruh orang tua dari peserta Paskibraka Kota Metro. Hadir dalam acara ini juga adalah Walikota Metro Wahdi, selaku pembina, Wakil Wali kota Metro, Qomaru, Sekda Metro Bangkit, dan seluruh Kepala OPD. Wahdi dalam momen tanya jawab berpesan, agar para Paskibraka Kota Metro bersemangat dalam meraih prestasi. Ia siap mendukung berbagai macam program dan kegiatan dari Paskibraka di Bumi Sai Wawai. Ia juga berpesan khusus kepada Paskibraka agar senantiasa patuh kepada kedua orang tua agar cita-cita yang ingin diraih tercapai. “Patuh kepada orangtua banggakan kedua orang tua, jaga nilai-nilai spiritual, kalau nilai spiritual dijaga dengan bagus, akan membangun semuanya sistem tubuh kita, pola pikir kita, dan outputnya akan baik semua,” kata Wahdi. Bagi yang bercita-cita ingin melanjutkan pendidikan kepemimpinan Wahdi berharap agar seluruh peserta Paskibraka dapat meraih cita-cita yang gemilang. “Kita selalu bicara Gemerlang, karena adek-adek sekalian adalah agen-agen Gemerlang, karena Indonesia Emas 2045 akan tercapai apabila kita menjaga nilai-nilai Gemerlang,” kata Wahdi. Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Metro, Edwin Syam mengatakan, anggota paskibraka ini merupakan anak-anak pilihan yang didatangkan dari 34 sekolah jenjang SMA dan SMK di Bumi Sai. “Kami telah melakukan seleksi terhadap 34 sekolah yang ada di Metro. Kami telah mendapatkan 31 anggota paskibraka yang nantinya siap mengibarkan pada 17 Agustus esok di Metro, dan mengirimkan 4 anggota di Provinsi. Serta, ada satu anggota paskibraka cadangan yang mengibarkan di Istana esok,” kata dia, Kamis, 15 Agustus 2024. Dia menambahkan, dalam membina para anggota paskibraka tentu memiliki banyak makna dimana, baik pelatih maupun tim medis sama-sama bekerjasama untuk bisa membentuk pasukan yang tangguh. Ucapan terimakasih dan apresiasi juga diungkapkan oleh orang tua Paskibraka, Erlian Eka Damayanti. Dia sangat berterima kasih atas telah didampinginya dan pendidikan kepada para anak-anak yang terpilih menjadi anggota paskibraka tahun 2024. “Saya ibu dari Muhammad Rafi Akmal tentunya sangat berterima kasih atas kesempatan dan terpilihnya anak-anak kami sebagai anggota paskibraka tahun ini,” kata dia. Dia juga mengapresiasi atas segala kesabarannya yang telah membimbing dan memberikan motivasi selama menjalani pendidikan. (bgs/hsm/bsr/yus)
Sekda Metro hadiri Final Liga Sebar, Mulyojati menang kontra Margodadi adu penalti
Forum Masyarakat Selatan Barat (Sebar) sukses menggelar liga sepak bola yang dipertandingkan sejak bulan Juli hingga final bulan Agustus 2024. Forum Sebar menggelar liga ini di Lapangan Margodadi, Kecamatan Metro Selatan. Keluar sebagai juara adalah Kelurahan Mulyojati, Kecamatan Metro Barat, juara kedua adalah Kelurahan Margodadi, Kecamatan Metro Selatan, dan Juara ke 3 Kelurahan Ganjar Agung, Metro Barat. Hadir dalam penyerahan Piala juara ini adalah, Sekda Metro, Ir. Bangkit, Kadis Porapar Metro, Tri Hendrianto, Staff Ahli dr. Silfia Naharani, Camat Metro Selatan, Fajar Riatama, Camat Metro Barat Triyono, sejumlah kepala OPD dan Pengurus Forum Sebar. Sekda mengucapkan selamat atas prestasi yang berhasil diraih oleh para pemenang Liga ini. Meskipun ada yang kalah, Sekda berharap tidak mematahkan semangat para atlet untuk meraih prestasi. “Selamat bertanding pada babak final ini, dan bagi yang juara tetap rendah hati dan bagi yang belum menang tetap semangat mengejar prestasi, semoga kegiatan ini senantiasa ada untuk tahun-tahun selanjutnya,” kata Bangkit. Pertandingan terlihat sangat seru, sejumlah pendukung dari dua Kelurahan ini tampak memadati lapangan, hingga peluit akhir babak pertandingan skor tetap 0-0 sehingga panitia memutuskan adu penalti, dengan hasil dimenangkan Kelurahan Mulyojati. Pada pertandingan ini, juga diberikan bonus berupa dua unit sepeda bagi pemain terbaik, satu dari Kelurahan Margodadi dan satu dari Kelurahan Mulyojati. (bgs/yus)
Walikota Wahdi jadi Narasumber Sarasehan Penanganan Kesejahteraan Sosial
Wali Kota Metro menjadi Keynote Speaker pada Sarasehan Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial dengan tema “Satukan Langkah dalam Penanganan Isu-Isu Krusial Kesejahteraan Sosial di Kota Metro” yang digelar di Gedung Sessat Agung Bumi Sai Wawai pada Selasa (13/08/2024). Kepala Dinas Sosial Kota Metro, Sri Amanto, melaporkan bahwa kegiatan Sarasehan bertujuan untuk memperoleh saran dan masukan demi penyelenggaraan kegiatan sosial yang lebih baik di Kota Metro. “Sarasehan tersebut memiliki tiga tujuan utama, yaitu mengintegrasikan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) melalui forum RT dan RW di seluruh Kota Metro, memperkuat verifikasi data PPKS, dan memperoleh komitmen bersama dari para pemangku kepentingan untuk mendapatkan data yang valid dan layak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),” ucapnya. Di Kota Metro, berdasarkan data Dinas Sosial terdapat lebih dari 7000 penerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). “Penerima BPNT di Kota Metro ada 7.000an lebih,” bebernya. Untuk memastikan bantuan tetap tersalurkan, Amanto juga mengerahkan relawan untuk aktif berkoordinasi dengan Bank BRI dan Kantor Pos untuk memastikan menyalurkan bantuan kepada para penerima BPNT berjalan dengan baik. “Untuk menurunkan angka kemiskinan, Dinas Sosial Kota Metro bertanggung jawab untuk mengurangi beban pengeluaran dengan melaksanakan program-program seperti Program Keluarga Harapan (PKH), BPNT, dan bantuan persandangan, “ungkapnya. Program-program ini melibatkan berbagai sektor seperti pendidikan dan pertanian untuk mengatasi kemiskinan, yang nantinya akan dinilai oleh Badan Pusat Statistik (BPS). “Kegiatan yang dilaksanakan hari ini merupakan langkah penting dalam menentukan penerima bantuan dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat seperti Pendamping Sosial Mandiri (PSM), Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKSK), RT, RW, dan Lurah dalam musyawarah kelurahan, “kata Amanto dalam paparannya. Dalam penuturunnya, Amanto juga mengatakan jika saat ini Penanggulangan kemiskinan di Kota Metro bahkan telah menjadi target yang akan terus dikejar sesuai dengan RPJMD tahun 2025-2029. “Sampai detik ini tidak terdeteksi ada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Metro yang menerima bantuan sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan, “terangnya. Musyawarah Kelurahan menjadi salah satu proses seleksi yang dilakukan Dinas Sosial untuk mendata penerima bantuan. “Dinas Sosial Kota Metro melakukan musyawarah kelurahan dengan data yang dibawa oleh RT dan RW serta usulan dari masyarakat yang layak menerima bantuan, “tuturnya. Amanto juga berharap kehadiran Wali Kota Metro sebagai Keynote Speaker dapat menjadi motivasi, penguatan, dan soliditas dalam mendukung program kesejahteraan sosial untuk Kota Metro yang berkelanjutan. Sementara itu, Wali Kota Metro Wahdi menjelaskan bahwa negara telah menjamin kesejahteraan masyarakat sesuai dengan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. “Isu-isu strategis dalam kesejahteraan sosial yang dijamin oleh negara yaitu anak terlantar, penyandang disabilitas, anak berkebutuhan khusus, kebencanaan, dan lanjut usia terlantar, “ungkapnya. Untuk itu, Pemerintah Kota Metro menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yang terlihat dari berbagai program dan upaya yang telah membuahkan hasil positif. “Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Metro menunjukkan penurunan angka kemiskinan yang signifikan dari 8,93% pada 2021 menjadi 6,7% pada 2024,”ujarnya. Penurunan juga terjadi pada Angka pengangguran yang sebelum berada di angka 5,40% pada 2020 menjadi 3,60% pada 2023 menunjukkan adanya perbaikan dalam pasar tenaga kerja dan meningkatnya kesempatan kerja bagi masyarakat. “Untuk mencapai hal tersebut Pemerintah Kota Metro berkolaborasi dengan berbagai instansi, seperti PSM, TKSK, dan pendamping PKH, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, “kata Wahdi. Kolaborasi tersebut meliputi penyusunan data, pendampingan, dan program-program tepat sasaran yang menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menangani isu kemiskinan dan pengangguran di Kota Metro. “Dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas program kesejahteraan sosial, Kota Metro memanfaatkan teknologi informasi. Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) dan Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) yang menjadi contoh nyata implementasi teknologi dalam program-program sosial, “imbuhnya. Pada Bidang Kesehatan di RSUD Jendral A. Yani Metro berhasil kembali menorehkan prestasi dengan meraih akreditasi paripurna atau setara dengan bintang 5 untuk yang kedua kalinya. “Hal tersebut diberikan kepada rumah sakit apabila dapat memenuhi setidaknya 80 persen dari masing-masing standardisasi pelayanan berdasarkan peraturan yang ditetapkan oleh Kemenkes Rl, “ Kota Metro telah mendapatkan pengakuan atas prestasinya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak hanya di tingkat Provinsi Lampung, tetapi juga secara nasional dengan menerima 21 Penghargaan. “Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kota Metro melalui JAMA PAI telah mencanangkan gerakan peran serta dan kepedulian masyarakat. Gerakan ini melibatkan berbagai pihak seperti OPD, perguruan tinggi, swasta, organisasi profesi, media, dan masyarakat yang juga terintegrasi dengan program Smart Village, sehingga memberikan dampak positif yang lebih luas dan berkelanjutan bagi pembangunan kota dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. Kolaborasi lintas sektor yang terjalin menjadi kunci keberhasilan program kesejahteraan sosial di Kota Metro dengan menjalin kerjasama antar sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan serta menciptakan lapangan kerja. (yl/hsm/yus)
LAZ MKU Fajar Bina Sejahtera Kukuhkan Pengurus Layanan Provinsi Lampung
LAZ MKU Fajar Bina Sejahtera Kota Metro menggelar pengukuhan pengurus Layanan Zakat Membangun Keluarga Utama (LAZNAS MKU) Provinsi Lampung sekaligus bimbingan teknis Fundraising Baitul Maal. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Eka Syafrianto yang berlangsung di Aula SMK Negeri 2 setempat, Selasa (13/08/2024). Dalam sambutannya, Eka menyambut baik dan mengapresiasi atas diadakannya workshop LAZ MKU dan berharap melalui kegiatan ini dapat mencetak generasi yang kreatif, inovatif dan mandiri. “Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi sarana sebagai ilmu wawasan dan pengalaman bagi para peserta workshop agar kedepan menjadi generasi yang kreatif inovatif dan mandiri dalam menguatkan keinginan dan berwawasan luas,” ucapnya. Untuk mewujudkan visi misi Kota Metro sebagai kota berpendidikan sehat sejahtera dan berbudaya dengan salah satu misinya yaitu meningkatkan kualitas pendidikan dan kebudayaan yang berdaya saing di tingkat internasional dan global dengan menjunjung tinggi nilai keagamaan. “Tentunya hal ini membutuhkan dukungan dari semua pihak, diadakan workshop ini adalah salah satu upaya kita bersama terutama LAZ MKU di Lampung yang terus berkomitmen untuk mendukung berbagai program pemerintah yang telah ditanamkan,” tuturnya. Diharapkan melalui kolaborasi dan identitas ini dapat terus terjaga sehingga kedepan berbagai upaya yang telah dilakukan dapat bermanfaat bagi semua masyarakat, khususnya di Kota Metro. “Saya juga berharap seluruh peserta agar mengikuti workshop ini dengan sebaik-baiknya dan dapat mengambil manfaat dari kegiatan ini, dan menjadikan ini sebagai sarana mengambil hal-hal positif guna mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kota Metro,” katanya. Kepala Majelis Pengurus Wilayah Lampung, Supadin mengatakan kegiatan ini untuk memperkuat pondasi keluarga, memperbanyak kegiatan sosial dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. “Kegiatan workshop yang dilakukan pada hari ini juga kami lakukan untuk memperkuat pondasi keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat, menjadi pusat kegiatan sosial dan keagamaan serta LAZNAS MKU juga aktif dalam program-program yang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup, terutama kelompok dhuafa,” paparnya. Dirinya juga menyampaikan tujuan kegiatan ini untuk mencetak agen-agen perubahan sehingga dapat menerapkan dan menanamkan Core Value LAZ MKU yaitu “RESPECT” (Responsive, Empowerment, Sustainable, Proffesional, Educative, Colaborative, Trustworthy) kepada semua amil-amil BMT di seluruh Indonesia. (tm/yus)
Tomsi Tohir Pimpin Rakor Virtual bersama TPID Kota Metro
Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir menegaskan kepada seluruh Kepala Daerah yang wilayahnya mengalami kenaikan inflasi untuk terus memantau perkembangan harga hingga stabil. Hal ini disebabkan adanya beberapa kabupaten/kota yang berdekatan tetapi angka inflasinya berbeda. “Kepada seluruh kepala daerah kabupaten tetangga, khususnya di wilayah Bone, Sumbawa Barat, hingga Lumajang, kami perlu melakukan evaluasi mendalam terkait kenaikan harga yang terjadi secara insidentil di beberapa daerah. Contohnya kabupaten tetangga seperti Banyuasin dan Palembang memiliki angka inflasi yang berbeda, hal ini mengindikasikan adanya faktor spesifik yang mempengaruhi daerah tertentu,” ucapnya pada saat Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi secara virtual yang diikuti oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Metro, Senin (12/08/2024). Dirinya juga mengajak seluruh kepala daerah untuk melakukan pemantauan harga secara intensif dan harian sehingga dapat mengidentifikasi penyebab kenaikan harga secara akurat, serta mengambil langkah-langkah strategis untuk mengendalikan inflasi dan melindungi daya beli masyarakat. Tomsi juga menyoroti masalah fluktuasi harga bawang putih yang masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan yaitu 42.000 Rupiah/kg. Meskipun sudah menunjukkan tren penurunan. Beliau menyimpulkan bahwa dengan penegakan HET yang lebih tegas, harga bawang putih dapat dikembalikan ke level yang seharusnya yaitu 37.900 Rupiah. Untuk komoditas minyak goreng diharapkan juga proses administrasinya bisa dipercepat demi menghindari oknum yang memanfaatkan kesempatan untuk menaikkan HET-nya. Direktur Direktorat Statistik harga BPS Windhiarso Ponco memaparkan hasil tinjauan inflasi dan indeks perkembangan harga minggu ke-2 di bulan Agustus 2024 mengalami deflasi sebesar 1,29 persen dengan andil sebesar 0,32 persen terhadap deflasi di bulan Juli 2024. “Beberapa komoditas yang andil dalam deflasi diantaranya adalah bawang merah, cabe merah, tomat, daging ayam ras, bawang putih dan telur ayam ras. Tentu kita terus melihat perkembangan komoditas ini di bulan Agustus manakala capaian inflasinya masih disumbang oleh kelompok harga bergejolak maupun komoditas lainnya,” paparnya. Dirinya juga menjelaskan untuk komponen harga bergejolak yang mengalami deflasi secara umum disumbang oleh komponen tersebut dan mengalami deflasi berturut-turut mulai dari bulan April sampai bulan Juli sehingga komponen harga bergejolak beberapa jenis komoditas holtikultura. “Melalui survei harga konsumen yang dipantau 150 kabupaten/kota di 6 komoditas ini sebagian besar di atas 120 kota mengalami deflasi baik bawang merah,cabai merah,tomat,daging ayam ras,bawang putih dan telur ayam ras. Jadi terlihat sekali bagaimana hampir seluruh kabupaten/kota terpantau mengalami deflasi pada 6 komoditas dan ini juga tercermin dari berbagai platform pemantauan harga yang juga dilakukan oleh beberapa Kementerian,Lembaga dan Pemerintah Daerah selalu kami sampaikan setiap minggu,” ungkapnya. Adapun perkembangan harga rata rata nasional sampai minggu ke-2 bulan Agustus 2024 diantaranya cabai rawit mencapai 69.440 rupiah atau mengalami kenaikan sebesar 17,85 persen, kemudian harga beras mengalami kenaikan yaitu sebesar 0,13 persen, disusul minyak goreng naik 0,27 persen dan hanya harga cabai merah turun sebesar 2,82 persen. (tm/yus)
Wahdi Salurkan Bantuan Pangan Beras di Metro Pusat dan Metro Barat
Wali Kota Metro Wahdi beserta jajaran meninjau sekaligus menyerahkan bantuan pangan Beras Bulog Kota Metro, bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) se- Kecamatan Metro Pusat dan Metro Barat pada hari Senin 12/8/2024. Penyaluran bantuan beras ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Metro kepada masyarakat yang kurang mampu. Hadir dalam acara ini puluhan KPM secara bergiliran sesuai dengan undangan dari pihak kelurahan setempat. Bantuan ini diterima oleh masyarakat sebanyak 10 kg per keluarga. Di Metro Pusat dialokasikan 3.135 paket sak beras. Untuk Hadimulyo Barat 818, Hadimulyo Timur 647, Imopuro 417.Metro 767, dan Yosomulyo 486. “Pemberian bantuan ini khusus kepada masyarakat yang kurang mampu dan sudah terdata di data terpadu Dinas Sosial. Harapannya mampu meringankan KPM yang ada di Metro Pusat ini,” jelas Wahdi. Bantuan ini diketahui adalah untuk masyarakat pra sejahtera atau kurang mampu, dan apabila ada masyarakat yang sudah mampu atau sejahtera bisa melaporkan sehingga tidak mengambil hak saudara yang lebih membutuhkan. “Adanya pembagian beras itu diberikan kepada mereka yang pantas, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang sudah dicatat oleh negara. Negara wajib mensejahterakan masyarakat. Dengan cadangan beras Bulog yang ada tentunya masyarakat tidak perlu khawatir stok akan terpenuhi,” tutup Wahdi. (bgs/yus)
Wahdi Apresiasi Cakupan PIN Polio Putaran I Capai 95,1 persen
Dalam upaya mencetak Generasi Emas Metro Cemerlang (Gemerlang) sebagai peta jalan menuju Indonesia Emas 2045, Pemkot Metro serius menyiapkan SDM yang unggul sejak dini. Salah satu aspek terpenting dalam mewujudkan Gemerlang adalah kesehatan. Program kesehatan yang ada harus mendukung terciptanya Gemerlang. Salah satu program kesehatan yang sudah dilaksanakan adalah, pelaksanaan Putaran I Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio. Disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, DR. Eko Hendro Saputra, ST., M.Kes pada Minggu 11 Agustus 2024 capaian vaksin Polio Kota Metro sendiri telah mencapai target 95,1 persen per 10 Agustus 2024, ini terbilang cukup tinggi dan sudah memenuhi standar kesehatan dunia. “Cakupan PIN polio sendiri memang harusnya berada di angka 95 persen, agar kekebalan individu dan kekebalan kelompok (herd Immunity) dapat terbentuk,” kata Eko. Dalam awal pelaksanaan pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) polio sendiri, Eko Hendro mengatakan pihaknya memiliki kendala pada penjaringan sasaran di Tingkat RT dan RW, ada orang tua sasaran yang enggan untuk mengunjungi POS PIN. “Alhamdulillah untuk kendala ini telah teratasi oleh “Terobosan Terbaru Gerakan Serentak Kunjungan Rumah” yang dilaksanakan mulai tanggal 05 Agustus 2024 oleh Pemerintah Kota Metro, dalam kegiatan tersebut kader serta tenaga Kesehatan juga melaksanakan sweeping untuk mencari sasaran yang belum mendapatkan vaksin Polio nOPV2,” katanya. Selanjutnya PIN Polio akan dilaksanakan dua putaran. Di mana setiap sasaran harus mendapatkan 2 kali Vaksin Polio nOPV2. Oleh sebab itu, Dinkes Kota Metro menghimbau kepada seluruh orang tua yang memiliki anak usia 0-7 Tahun, untuk membawa anaknya ke POS PIN terdekat untuk mendapatkan imunisasi polio. “Dan anak-anak yang telah mendapatkan Imunisasi Polio putaran 1, untuk kembali datang ke POS PIN terdekat untuk mendapatkan imunisasi polio kembali di putaran kedua mulai Senin tanggal 12 Agustus 2024, agar kekebalan terhadap virus polio tipe 2 benar-benar dapat terbentuk dengan sempurna,” katanya. Walikota Metro, Wahdi mengapresiasi capaian ini, hal ini karena para anak-anak dan balita adalah calon penerus bangsa dan pemimpin masa depan Indonesia secara umum dan Kota Metro secara khusus. “Modalitas SDM tentunya sangat penting, bagaimana kita menyiapkan generasi penerus untuk membangun kota yang kita cintai bersama-sama. Pin Polio ini sejalan dengan program unggulan lain, seperti Jama-PAI menyiapkan SDM sedini mungkin untuk mewujudkan Gemerlang,” kata Wahdi. Pos PIN yang dilakukan secara jemput bola ini menjadi sebuah pencapaian tersendiri, hal ini adalah bentuk kepedulian pemerintah kepada rakyatnya. Sehingga seluruh masyarakat di suatu wilayah harus tercover jaminan kesehatannya. (yus)
Qomaru Zaman Isi Tausiyah PD Muhammadiyah Kota Metro
Menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, Wakil Wali Kota Metro, Qomaru Zaman mengisi tausiyah pada kegiatan kajian Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Metro yang bertemakan “Spirit Kemerdekaan Dalam Persyarikatan Muhammadiyah”. Dalam tausiyahnya, Qomaru menjelaskan bahwa kemerdekaan sejati adalah merdeka dari segala bentuk penjajahan, baik fisik maupun mental.Dirinya juga mengajak para anggota Muhammadiyah untuk meneruskan perjuangan para pendahulu dengan mengisi kemerdekaan ini dengan amal saleh dan pengabdian kepada bangsa. “Kemerdekaan yang kita nikmati saat ini adalah hasil perjuangan panjang para pahlawan. Sebagai umat Muhammadiyah, kita memiliki tanggung jawab moral untuk meneruskan perjuangan mereka. Spirit kemerdekaan harus terus kita kobarkan dalam setiap langkah hidup kita. Mari kita jadikan kemerdekaan sebagai momentum untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas iman, dan mengabdi kepada masyarakat,” paparnya di Aula PD Muhammadiyah setempat,Minggu (11/08/2024). Dirinya juga mengimbau para anggota PD Muhammadiyah untuk terus berinovasi dan berkontribusi bagi kemajuan umat dan bangsa dengan tetap memegang teguh nilai-nilai Islam dan semangat persatuan. “Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, Muhammadiyah dituntut untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam memberikan solusi. Dengan memegang teguh nilai-nilai Islam dan semangat persatuan, mari kita hadapi masa depan dengan optimisme dan penuh keyakinan. Bersama-sama kita akan mampu membangun peradaban yang lebih baik,” ajaknya. Qomaru juga memaparkan tantangan kompleks yang dihadapi bangsa Indonesia di era saat ini, salah satunya adalah radikalisme yaitu munculnya paham radikal yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa sehingga permasalahan itu dapat diatasi dengan beberapa upaya. “Tantangan dalam menghadapi radikalisme sangat kompleks dan dinamis. Namun, dengan semangat persatuan dan kerjasama, Muhammadiyah yakin mampu mengatasi tantangan tersebut dan memberikan kontribusi yang signifikan dalam menjaga keutuhan NKRI,” kata Qomaru Qomaru menjabarkan, bahwa beberapa diantaranya untuk menghadapi permasalahan tersebut diantaranya adalah penguatan pendidikan agama kepada generasi penerus di sekolah, melakukan dakwah secara aktif untuk menjelaskan ajaran Islam yang benar dan menjauhkan masyarakat dari paham radikal, menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah untuk mencegah radikalisme dan pemanfaatan teknologi dengan menyebarkan pesan-pesan moderasi dan melawan narasi radikal di media sosial,” tutupnya. (tm/yus)
Songsong HUT RI ke-79 TK Pertiwi Metro Adakan Penguatan Pancasila
Dalam rangka menyongsong peringatan perayaan HUT RI yang ke-79 Tahun 2024 sekaligus mendukung pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, TK Pertiwi Kota Metro mengadakan jalan sehat bersama yang berlangsung di Halaman TK Pertiwi Kota Metro, Sabtu (10/08/2024). Diikuti sebanyak 310 peserta yang terdiri dari Anak didik TK, KB Pertiwi Metro beserta Wali Murid pendamping Kegiatan ini di buka langsung oleh Walikota Metro, Wahdi yang mana di ketahui kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kurikulum merdeka (IKM). Dalam sambutannya Wahdi mengatakan, susai dengan visi pendidikan Indonesia yaitu Mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, berkepribadian serta terciptanya pelajar Pancasila kegiatan ini membantu membentuk karakter pelajar sejak sedini mungkin. “Pengenalan kebangsaan harus tertanam sejak sedini mungkin maka dari itu melalui kegiatan ini kita melatih motorik bagi Peserta Didik untuk bisa kolaboratif lintas disiplin ilmu dalam mengamati, mengeksplorasi pengembangan diri, dan merumuskan solusi terhadap permasalahan nyata yang dihadapi di lingkungan sekitar,” ujarnya. Dalam kesempatan yang sama Kepala Sekolah TK Pertiwi Metro, Astuti menyampaikan Pendidikan karakter pada generasi Alpha ini harus dilakukan secara terintegrasi dan holistik, mengingat Generasi Alpha merupakan generasi yang lahir setelah tahun 2010, serta tumbuh dan berkembang di era digital. “Tema ini diambil supaya Anak-anak perlu mengenal dan mempelajari seni budaya mereka masing-masing agar mereka bangga menjadi anak Indonesia dan keberadaan seni budaya tersebut tetap lestari mengingat era nya sekrang ini apa apa serba digital ya jadi penting sekali mengenal kebangsaan itu sendiri sejak dini,” katanya. Ia menambahkan kegiatan ini di isi dengan berbagai macam event seperti kegiatan parenting memasak menu makanan tradisional, musik kroncong, serta pelepasan balon sebanyak 310 balon mengingat tema yang di ambil adalah aku cinta Indonesia. (bsr/yus)